cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Educatio
Published by Universitas Hamzanwadi
ISSN : 19083224     EISSN : 25279998     DOI : -
Core Subject : Education,
Educatio, ISSN: 1908-3224 (printed) and 2527-9998 (online), is an open access peer reviewed research journal that is published by the Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Hamzanwadi. Educatio is providing a platform for the researchers, academicians, professionals, practitioners and students to impart and share knowledge in the form of high quality empirical and theoretical research papers, case studies, and literature reviews on education science. Educatio welcomes and acknowledges high quality theoretical and empirical original research papers, case studies, review papers, literature reviews, book reviews, conceptual framework, analytical and simulation models, technical notes about education science from researchers, academicians, professionals, practitioners, and students from all over the world.
Arjuna Subject : -
Articles 40 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2015)" : 40 Documents clear
KESANTUNAN MAHASISWA STKIP HAMZANWADI DALAM MERESPONS PUJIAN Muhammad Ardian; Herman Wijaya
Educatio Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v10i2.164

Abstract

This research is a qualitative descriptive research that is aimed (a) to describe the students’ strategy of STKIP Hamzanwadi Selong in responding the compliment, and (b) to explain the use of politeness for students of STKIP Hamzanwadi in responding the compliment.The location of this research is conducted at STKIP Hamzanwadi Selong by its research sample are 55 students that is registered actively. Data collection is conducted by using questioner (Discourse Completing Text/ Tes Melengkapi Wacana). The analysis is conducted by using pragmatic match method and extralingual match.The research finding shows that the students use nine strategies to respond compliment. They are (1) token appreciation, (2) comment acceptance, (3) praise upgrade, (4) reassignment, and (5) return, to accept the compliment; and (6) scale down, (7) question, (8) disagreement, and (9) qualification to reject the compliment. In related to the applied of politeness, the students use four maxims Leech, these are tact maxim, generosity maxim, approbation maxim, modesty maxim, agreement maxim, and sympathy maxim.Keywords: politeness, compliment responses, and pragmatic
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MELALUI DEBAT TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN BERPIKIR KRITIS PADA PERKULIAHAN TEORI AKUNTANSI Andi Sulastri; syahrul Amar
Educatio Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v10i2.159

Abstract

The study aims to determine the effect of contextual learning through debate on the understanding of concepts and critical thinking skills in Accounting Theory lectures. With contextual learning through debates the students are able to: 1) Acquire knowledge and analyze problems, issues that are hot are contextually related to the concept in the theory of accounting, 2) Think critically and logically, and 3) Generate creative ideas clear and systematic as well as issued an opinion in discussions with a clear concept with broad-minded critical thinking about the Theory of Accounting. Quasi-experimental research methods with non equivalent control group design. The research design used Post-Test Only Control Group Design. IV semester student study sample that administer accounting theory courses in the academic year 2014/2015 . Instruments used: 1). Syllabus, SAP and textbooks, 2). Test understanding of concepts and critical thinking skills. Test Hipotesis1 and 2 used Independent Sample T-Test, the PC SPSS 16.0 for windows.uji Hypothesis 3 used test Manova. From the results of hypothesis testing, the significance level of 5% (1.232 2.000), which means that Ho received, meaning there is no difference H1 understanding of the concept among the students who follow contextual learning through debate and students who attend the Learning Conventionally, while H 2: With t = 5.297, the significant level of 5% (5.297 2.000) which means Ha accepted, meaning Differences in Thinking Skills Critical significant Among students who attend Contextual learning through debate and students who followed the conventional learning. And 3 simultaneously using current hypothesis test obtained Multivariate statistical values Pillai's Trace, Wilk's lambda, Hotelling's Trace, and Roy's Largest Root each with F = 14.304 with significance = 0.00. so it can be concluded that the adoption of Contextual learning through debate there is a significant impact on the understanding of concepts and Critical Thinking Skills students.Keywords: Contextual learning, debate, understanding of concepts and critical thinking skills
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIF TIPE INTEGRETED READING AND COMPOSATION (CIRC) TERHADAP HASIL BELAJAR MEMBACA PEMAHAMAN SISWA saprudin jauhari; shofa ilhami
Educatio Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v10i2.168

Abstract

The aim of this study was to determine whether there is influence Kooperative Learning Model Type Integrated Reading and Composition (CIRC) on reading comprehension skills in grade IV SDN 1 Cape. This type of research is the study of this experiment using a pattern True Experimental Design with shapes Posttest-Only Control Design. This study was conducted SDN 1 Tanjung learning year 2014-2015. The hypothesis proposed in the form of the alternative hypothesis (Ha) is no influence of Cooperative Learning Model Integrated Reading and Composition (CIRC) on reading comprehension skills. In hypothesis testing used test "t-test" with a 5% confidence level and degrees of freedom n - 2 = 47-2 = 45 with criteria is Ha accepted if t is greater than t table and Ho is rejected. Having analyzed obtained ttable thitung 8.581 and 2.014. Thus the hypothesis (Ha) is accepted because t count t table. It was concluded that the hypothesis Ha Ho accepted and rejected, this means that there is a significant influence on the Cooperative Learning Model Type Integrated Reading and Composition (CIRC) on reading comprehension skillsKeywords : Learning Model CIRC, Skills Reading Comprehension
UPAYA MEMINIMALISIR KECEMASAN SISWA MENGHADAPI UN MELALUI APLIKASI MODUL PELATIHAN “MENGHADAPI UN TANPA STRESS” PADA SISWA KELAS XII MULTIMEDIA SMK N 1 KOPANG LOMBOK TENGAH Aulia Fitri; Marfuatun Marfuatun
Educatio Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v10i2.154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aplikasi dari pelaksanaan modul pelatihan “Menghadapi UN tanpa Stress” dalam meminimalisir kecemasan siswa kelas XII SMK N 1Kopang Lombok Tengah. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental yaitu dengan menggunakan one group pretest-posttest design. Pemmberian tindakan dalam penelitian ini beracuan pada modul “Menghadapi UN tanpa Stress”. Hal ini sangat mempengaruhi tehnik pengumpulan data dan analisis yang akan dilakukan. Instrumen dalam penelitian ini terdiri dari beberapa bentuk, hal ini disesuaikan dengan bahan evaluasi yang telah disiapkan didalam modul, yaitu angket terbuka dan tertutup. Analisis data juga dilakukan dengan cara kualitatif dan kuantitatif. Berdassarkan penelitian yang telah dilakukan Ha terjawab, yakni terdapat perbedaan yang signifikan pada upaya meminimalisir kecemasan menghadapi UN pada siswa multimedia SMK N 1 Kopang setelah dilakukan pelatihan dengan modul “Menghadapi UN tanpa Stress” Kata kunci: kecemasan, modul Menghadapi UN tanpa Stress
DEWI RENGGANIS (KAJIAN ANTROPOLOGI SASTRA LEVI- STRAUSS) hilmiyatun hilmiyatun; Dharma satrya
Educatio Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v10i2.163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan civitas budaya yang muncul dari nalar masyarakat Sasak Lombok yang terkandung dalam cerita rakyat Dewi Rengganis. Pendekatan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah  pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian analisis teks (content analysis). Teknik noniteraktif dilakukan untuk pengumpulan data dengan cara membaca secara intensif cerita rakyat  Dewi Rengganis dengan melakukan pencatatan secara aktif melalui analisis dokumen. Sementara itu teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis model interaktif yang meliputi tiga komponen penting yang selalu bergerak, yaitu reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan simpulan (conclusion drawing). Selanjutnya Keabsahan data yang digunakan adalah teknik trianggulasi data. Trianggulasi data atau sumber dilakukan dengan cara mencarik informasi tentang produk nalar masyarakt Sasak Lombok yang terdapat pada naskah cerita rakyat Dewi Rengganis berdasarkan analisis dokumen. Hasil penelitian mengungkap bahwa cerita rakyat Dewi Rengganis  merupakan hasil imajinasi manusia dan produk nalar manusia khususnya masyarakat Sasak. Sebagai hasil imajinasi, cerita rakyat Dewi Rengganis ini menjadi tempat ekspresi untuk mengungkapkan banyak hal, baik yang sifatnya nyata maupun tidak nyata, dan bahkan tidak akan pernah nyata namun terwijud dalam civitas budaya masyarakat Sasak pada umumnya. Hal ini dibuktikan dengan adanya kepercayaan masyarakat Sasak tentang sebuah keajaiban berasal dari kegaiban (bersifat tidak nyata). Selain itu adanya aktivitas bermusyawarah diyakini sebagai salah satu cara menyelesaikan persoalan yang dihadapi oleh masyarakat Sasak untuk menemukan solusi dari masalah yang menimpa mereka (bersifat nyata). Kata Kunci: Cerita Rakyat, Dewi Rengganis, Antropologi Sastra
PENGEMBANGAN MEDIA ANIMASI PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK SISWA KELAS 1 SD PADA BIDANG KOGNITIF TEMA ALAT TRANSPORTASI yuyun febriani; Donna Boedi Maritasari
Educatio Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v10i2.160

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media animasi pembelajaran interaktif pada bidang kognitif tema alat transportasi untuk siswa kelas 1 SD. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan Borg dan Gall yang dimodifikasi menjadi 7 langkah penelitian yaitu: (1) Penelitian dan pengumpulan data; (2) Perencanaan ; (3)  Pengembangan draft produk (4)  Uji coba lapangan awal/permulaan ; (5) Perbaikan hasil uji coba ; (6) Uji coba lapangan; (7) Penyempurnaan produk hasil uji coba lapangan. Intrumen yang digunakan adalah kuesioner tentang media yang dibuat dan penilaian untuk aspek kemenarikan, efesiensi, dan efektifitas media. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan kuantitatif berupa persentase. Hasil penelitian menunjukkan untuk validasi ahli materi adalah 90,58% dan media 95% yang berarti media yang dikembangkan layak untuk digunakan. Selanjutnya uji coba permulaan dengan 6 orang siswa sebagai sampel dan didapatkan 95,83% untuk aspek kemenarikan, 80,56% untuk aspek efesiensi, dan 88% untuk aspek efektifitas  serta uji coba lapangan dengan masing-masing 30 siswa di ketiga sekolah di dapatkan untuk ketiga aspek penilaian didapatkan dalam rentang 80-100%.  Hasil ini menunjukkan bahwa media yang dikembangkan layak untuk digunakan dan dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran bidang kognitif untuk siswa kelas 1 SD. Kata Kunci: Pengembangan, MediaAnimasi Interaktif Tema Alat Transportasi, dan Kuisioner
KONTRIBUSI KINERJA GURU DALAM MENGELOLA PROSES PEMBELAJARAN DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VII MTs MU’ALLIMIN NW PANCOR (Studi Persepsi Para Siswa Kelas VII MTs Mu’allimin NW Pancor ) Deni Siregar
Educatio Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v10i2.171

Abstract

Penelitian ini bertujuan mencari kontribusi “ kinerja guru dalam mengelola proses pembelajaran (X1), dan motivasi belajar siswa (X2) terhadap hasil belajar IPS (Y) siswa, baik secara terpisah maupun bersama-sama. Melalui teknik  proportional random sampling, jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 127 orang, penelitian ini menggunakan rancangan ex-post facto. Data di kumpulkan dengan menggunakan kuesioner untuk variabel bebas dan dokumentasi untuk variabel terikat, kemudian data dianalisis dengan menggunakan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat  kontribusi yang  signifikan X1 terhadap Y dengan á¿©=29,192+0,502X1  dengan F reg = 42,013 FTabel = 8,89 (2) terdapat kontribusi yang signifikan X2 terhadap Y dengan á¿©=76,485+0,327X2 dengan F reg =14.969 FTabel = 8,89  (3) terdapat kontribusi secara simultan yang signifikan X1, X2, dan X3 terhadap  Ydengan á¿©=11,662+0, 449X1+0,514 X2 dengan Freg = 26,717 FTabel = 8,89,  determinan sebesar 30,10 %, SE  X1 = 16,50%, dan  X2 = 14,50 %.  Berdasarkan hasil temuan tersebut disimpulkan bahwa terdapat kontribusi yang signifikan baik secara terpisah maupun simultan antara kinerja guru dalam mengelola proses pembelajaran , dan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar IPS siswa kelas VII MTs Mu’allimin NW Pancor. Kata Kunci: Kinerja Guru dalam Mengelola Proses Pembelajaran, Motivasi Belajar, dan Hasil Belajar IPS Siswa.
PENGEMBANGAN MODEL PMBELAJARAN DAN BAHAN AJAR IPS TERPADU YANG TERINTEGRASI DI SMP KOTA SELONG Syahrul Amar; Abdul Rasyad; Suhartiwi Suhartiwi
Educatio Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v10i2.158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan : 1)  model pembelajaran IPS Terpadu yang terintegrasi dan bahan ajar IPS Terpadu yang terintegrasi di SMP. Pengembangan  Model pembelajaran dan Bahan ajar IPS Terpadu yang terintegrasi yang dihasilkan diharapkan mampu memberikan solusi bagi guru dan siswa dalam mengintegrasikan materi ajar IPS secara terpadu serta menambah wawasan siswa dalam kajian antar ilmu dalam lingkup IPS.  Rancangan penelitian menggunakan rancangan analisis pengembangan yang meliputi: 1) analisis kebutuhan model pembelajaran dan bahan ajar IPS Terpadu yang terintegrasi; dan 2) merancang model pembelajaran dan bahan ajar IPS Terpadu yang terintegrasi dan; 3) validatas ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dan siswa SMP Kota Selong mengalami kesulitan menghubungkan dan mengintegrasikan materi ajar IPS Terpadu. Guru belum mampu menyampaikan materi ajar secara integral antara materi sejarah, ekonomi geografi dan sosiologi. Kondisi ini berpengaruh pada rendahnya wawasan siswa terhadap interdisipliner keilmuan IPS. Guru dan siswa mengharapkan adanya Model pembelajaran dan bahan ajar yang terintegrasi. Penelitian ini menghasilkan Model pembelajaran dan bahan ajar IPS terpadu yang terintegrasi. Hasil penelitian juga menunjukkan model pembelajaran dan bahan ajar yang telah dibuat tergolong kriteria sangat baik dan relevan dalam pembelajaran berdasarkan uji validatas ahli.  Kata kunci : Model pembelajaran, bahan ajar, IPS Terpadu, Terintegrasi
HUBUNGAN KONSEP DIRI DAN MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN HASIL BELAJAR MAHASISWA STKIP HAMZANWADI SELONG PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI TAHUN AKADEMIK 2015/2016 Sri Agustina; Tuti Mutia
Educatio Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v10i2.185

Abstract

This study aims to determine whether there is a relationship between self-concept and achievement motivation and academic achievement of students of Geography Education. This study uses a quantitative approach to research that the data in the form of numbers, or qualitative data diangkakan (Sugiyono, 2005: 13), while the method used in this research is to use the correlation method. The population in this study were all students of geography education. This study aims to determine the relationship between self-concept (X1) and achievement motivation (X2) with student learning outcomes (Y). Then the tool used to collect data were questionnaires and documentation. Results of analysis using the Correlation showed that: (1) there is a positive and significant relationship between self concept with student results STKIP Hamzanwadi Selong Geography Education courses Academic Year 2014/2015; (2) there is a positive and significant relationship between achievement motivation and student learning outcomes STKIP Hamzanwadi Selong Geography Education courses Academic Year 2014/2015; (3) there is a positive and significant relationship between self-concept and achievement motivation and learning outcomes STKIP Hamzanwadi Selong Geography Education courses for academic year 2014/2015. Keywords: Self-concept, Achievement Motivation, Learning Outcomes
PENGEMBANGAN PRANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS MASALAH UNTUK MENDORONG KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KOMUNIKASI MATEMATIS nila hidayati; Zodatul Wardi
Educatio Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v10i2.162

Abstract

Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  mengembangkan  perangkat pembelajaran matematika berbasis masalah yang valid, praktis, dan efektif, untuk mendorong kemampuan kemampuan berpikir kritis dan komunikasi matematis.Pengembangan model pembelajaran dalam penelitian ini menggunakan model pengembangan 4-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel Semmel yang telah dimodifikasi. Pengembangan model tersebut dimulai dari tahap pendefinisian, perancangan, dan pengembangan. Tahap penyebaran (dissemination) belum dilakukan dalam penelitian. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari: (1) lembar validasi perangkat, (2) lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, (3) lembar observasi aktivitas siswa, (4) angket kepraktisan menurut guru, (5) angket kepraktisan menurut   siswa, (6) tes kemampuan berpikir kritis, dan (7) tes kemampuan komunikasi matematis. Data kevalidan dan kepraktisan dianalisis dengan mengkonversi skor menjadi data kualitatif skala lima  sedangkan  data  keefektifan  dianalisis  dengan  prersentase  ketuntasan belajar dan uji one sample tes.Melalui  proses  pengembangan,  telah  dihasilkan:  (1)  perangkat pembelajaran matematika berbasis masalah dan (2) instrumen penelitian. Berdasarkan analisis uji coba lapangan,  hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran matematika berbasis masalah telah memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Kriteria kevalidan terlihat dari hasil analisis kevalidan perangkat pembelajaran matematika yang memenuhi kriteria valid, kriteria kepraktisan perangkat pembelajaran matematika dilihat dari skor angket kepraktisan menurut guru  yang memenuhi kriteria mudah digunakan dan skor angket kepraktisan siswa yang positif. Kriteria keefektifan perangkat pembelajaran matematika berdasarkan pada: (1) persentase ketercapaian ketuntasan belajar siswa secara klasikal dengan tingkat penguasaan minimal tinggi dan sangat tinggi adalah 80% dari 20 siswa yang mengikuti tes; (2) keterlaksanaan pembelajaran sudah memenuhi kriteria baik; dan (3) aktivitas siswa sudah memenuhi kriteria baik. Selain itu, hasil analisis komparasi antara kelas   eksperimen   dengan   kelas   kontrol   adalah:   (1)   terdapat   perbedaan keefektifan penggunaan perangkat pembelajaran matematika berbasis masalah dengan penggunaan perangkat pembelajaran matematika yang sudah tersedia di sekolah ditinjau dari kemampuan berpikir kritis dan komunikasi matematis siswa, dan (2) penggunaan perangkat pembelajaran matematika berbasis masalah lebih efektif dibanding penggunaan perangkat pembelajaran matematika yang sudah tersedia di sekolah ditinjau dari kemampuan berpikir kritis dan komunikasi matematis siswa. Kata kunci : Kemampuan Berpikir Kritis, Komunikasi Matematis, Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM).

Page 3 of 4 | Total Record : 40


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol 20 No 2 (2025): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 20 No 1 (2025): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 19 No 2 (2024): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 19 No 1 (2024): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 18 No 2 (2023): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 18 No 1 (2023): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 17 No 2 (2022): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 17, No 1 (2022): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 2 (2021): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 1 (2021): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 15, No 2 (2020): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 15, No 2 (2020) Vol 15, No 1 (2020): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 15, No 1 (2020) Vol 14, No 2 (2019) Vol 14, No 1 (2019) Vol 14, No 1 (2019) Vol 13, No 2 (2018) Vol 13, No 2 (2018) Vol 13, No 1 (2018) Vol 13, No 1 (2018) Vol 12, No 2 (2017) Vol 12, No 2 (2017) Vol 12, No 1 (2017) Vol 12, No 1 (2017) Vol 11, No 2 (2016) Vol 11, No 2 (2016) Vol 11, No 1 (2016) Vol 11, No 1 (2016) Vol 10, No 2 (2015) Vol 10, No 2 (2015) Vol 10, No 1 (2015) Vol 10, No 1 (2015) Vol 9, No 2 (2014) Vol 9, No 2 (2014) Vol 9, No 1 (2014) Vol 9, No 1 (2014) Vol 8, No 2 (2013) Vol 8, No 2 (2013) Vol 8, No 1 (2013) Vol 8, No 1 (2013) Vol 7, No 2 (2012) Vol 7, No 2 (2012) Vol 7, No 1 (2012) Vol 7, No 1 (2012) Vol 6, No 2 (2011) Vol 6, No 2 (2011) Vol 6, No 1 (2011) Vol 6, No 1 (2011) Vol 5, No 2 (2010) Vol 5, No 2 (2010) Vol 5, No 1 (2010) Vol 5, No 1 (2010) Vol 4, No 2 (2009) Vol 4, No 2 (2009) Vol 4, No 1 (2009) Vol 4, No 1 (2009) More Issue