Educatio
Educatio, ISSN: 1908-3224 (printed) and 2527-9998 (online), is an open access peer reviewed research journal that is published by the Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Hamzanwadi. Educatio is providing a platform for the researchers, academicians, professionals, practitioners and students to impart and share knowledge in the form of high quality empirical and theoretical research papers, case studies, and literature reviews on education science. Educatio welcomes and acknowledges high quality theoretical and empirical original research papers, case studies, review papers, literature reviews, book reviews, conceptual framework, analytical and simulation models, technical notes about education science from researchers, academicians, professionals, practitioners, and students from all over the world.
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 8, No 1 (2013)"
:
12 Documents
clear
PENINGKATAN KOMPETENSI DOSEN MELALUI LESSON STUDY PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA STKIP HAMZANWADI SELONG
Padlurrahman, Padlurrahman;
Novianti, Baiq Aryani
Educatio Vol 8, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (217.688 KB)
|
DOI: 10.29408/edc.v8i1.8
Kajian ini merupakan ulasan ilmiah tentang peran lesson study dalam meningkatkan kompetensi dosen program studi pendidikan Fisika di STKIP Hamzanwadi Selong. Kajian ini difokuskan pada pelaksanaan tahapan lesson study yang terdiri atas plan. do, dan see pada dua semester. Dengan demikian kajian ini dapat dikatagorikan sebagai action research. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan menggunakan instrument observasi, angket, dan pedoman wawancara. Data dianalisis menggunakan tahapan reduksi, katagorisasi, dan sintesis. Subjek kajian adalah dosen model, observer, mahasiswa, dan PiC lesson studi program studi pendidikan Fisika. Hasil kajian menunjukkan bahwa peran lesson study pada setiap semester dapat meningkatkan kompetensi dosen. Hal ini dapat dilihat dari indikator kemampuan dosen antara lain mampu merencanakan pembelajaran, mengelola kelas, memilih materi dan alat evaluasi, memilih metode dan media pembelajaran, memanfaatkan teknologi informasi, dan memiliki sikap positif terhadap pembelajaran serta memiliki semangat kolegalitas yang tinggi. Selain itu, partisipasi dosen selama pelaksanaan lesson study menunjukkan tingkat partisipasi yang cukup baik seperti ikut serta dalam merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran. Semua dilakukan secara bersiklus.
PENERAPAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK DAPAT MENINGKATKAN KEBERMAKNAAN PEMAHAMAN MATEMATIKA SISWA KELAS XI MADRASAH ALIYAH MU’ALLIMIN NW PANCOR
Waluyo, Edy
Educatio Vol 8, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (264.948 KB)
|
DOI: 10.29408/edc.v8i1.4
Pembelajaran matematika dalam kurikulum berbasis kompetensi ditekankan pada kemampuan memecahkan masalah, pengembangan cara berpikir dan bernalar, serta mengkomunikasikan gagasan matematika pada berbagai konteks ilmu pengetahuan dan teknologi (Depdiknas, 2003). proses pembelajaran matematika yang selama ini dilakukan yaitu pembelajaran yang lebih mementingkan hasil akhir daripada proses tidak cukup memadai untuk menjawab tuntutan kurikulum matematika 2004. Pembelajaran Matematika Realistik merupakan pendekatan dalam pembelajaran matematika yang menggunakan realitas ( dunia nyata ) kehidupan siswa sebagai tempat belajar atau sebagai pengantar ke pokok bahasan atau konsep yang akan di pelajari. Kebermaknaan pemahaman matematika merupakan pengetahuan yang dimiliki oleh siswa baik selama mengikuti proses pembelajaran maupun setelah mengikuti proses pembelajaran yang ditunjukkan oleh perubahan aktivitas siswa selama proses pembelajaran dan hasil belajar siswa. tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk meningkatkan kebermaknaan pemahaman matematika melalui pembelajaran Matematika Realistik siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian Pengembangan Inovasi Pembelajaran di Sekolah yang pelaksanaannya terdiri dari 2 siklus. Masing masing siklus terdiri dari 5 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi dan refleksi. Pada siklus I terdapat 27 siswa yang tuntas belajar dan 13 siswa belum tuntas belajar, sehinga prosentasae ketuntasan belajar siswa pada siklus I adalah 67,5 %. Dari 40 siswa yang mengikuti tes hasil belajar setelah pembelajaran pada siklus II terdapat 37 siswa yang tuntas belajar dan 3 siswa belum tuntas belajar, sehinga prosentasae ketuntasan belajar siswa pada siklus I adalah 92,5 %. Berdasarkan indikator keberhasilan yang sudah ditetapkan yaitu P ≥ 85 % maka pada pelaksanaan siklus II telah mencapai ketuntasan belajar secara klasikal.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN ORANG TUA AUTHORITATIVE TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS VIII MTs MUALIMAT NW PANCOR
Triyanto, Muhamad;
Badarudin, Badarudin
Educatio Vol 8, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (28.822 KB)
|
DOI: 10.29408/edc.v8i1.1
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi mengenai pengaruh pengasuhan orang tua authoritative terhadap kemandirian belajar siswa kelas VIII MTs Mu’alimat NW Pancor. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan penelitian kuantitatif, karena data-data penelitian ini berupa angka-angka dan analisis datanya menggunakan statistik. Berdasarkan keadaan objek penelitian ini yaitu gejala yang diteliti telah ada secara wajar di lapangan. Oleh karena itu penelitian ini termasuk jenis penelitian “ex post facto”. Populasi penelitian ini adalah semua kelas VIII siswa MTs Mu’alimat NW Pancor. Ada tiga metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode angket, dokumentasi, dan wawancara. Analisis data yang digunakan untuk melihat pengaruh pengasuhan orang tua authoritative terhadap kemandirian belajar siswa kelas VIII MTs Mu’alimat NW Pancor dengan rumus regresi sederhana. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis maka kesimpulan penelitian ini, yaitu ada pengaruh pengasuhan orang tua authoritative terhadap kemandirian belajar siswa Kelas VIII MTs Mualimat NW Pancor, hal ini dbuktikan dari hasil analisis regresi sederhana, dimana F hitung lebih besar dari F tabel atau 5.50 > 4.12.
PENGARUH DISKUSI KELOMPOK TERHADAP KECAKAPAN SOSIAL SISWA KELAS XI SMAN 1 MASBAGIK
Jamali, Jamali
Educatio Vol 8, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (487.96 KB)
|
DOI: 10.29408/edc.v8i1.6
Penelitian ini bertujuan untuk “mengetahui pengaruh diskusi kelompok terhadap kecakapan social siswa kelas XI SMA Negeri 1 Masbagik tahun pelajaran 2013/2014. Dari hasil analisis data dengan menggunakan metode penelitian Eksperimen dengan disain one group pretest posttestyaituhasil analisis angketpree-tes menyimpulkan bahwa tingkat kecakapan sosial siswa kelas XI SMA Negeri 1 Mabagik tahun pelajaran 2013/2014 termasuk dalam kategori sedang. Hasil angket yang di berikan kepada kelompok eksperimen menunjukan jumlah skor yang di capai oleh 69 orang siswa adalah 3924 dengan nilai rata-rata 56,869 dengan kategori sedang. Hasil analisi angket post-tes(setelah di berikan perlakuan)kepada kelompok eksperimen menunjukan peningkatan dimana skor yang di peroleh oleh 69 siswa adalah 3997 dengan nilai rata-rata 57,927 dengan kategori mendekati tinggi.
PEMBELAJARAN BIOLOGI DENGAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DAN STAD DITINJAU DARI KREATIVITAS DAN GAYA BELAJAR SISWA
Nuraini, Nuraini
Educatio Vol 8, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (376.137 KB)
|
DOI: 10.29408/edc.v8i1.2
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) perbedaan penggunaan metode jigsaw dan STAD terhadap prestasi belajar siswa; 2) perbedaan kreativitas tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar ; 3) perbedaan gaya belajar kinestetik, auditorial, visual terhadap prestasi; 4) interaksi metode dengan kreativitas terhdap prestasi; 5 ) interaksi metode dengan gaya belajar terhadap prestasi belajar , 6) interaksi antara kreativitas dengan gaya belajar terhadap prestasi belajar; 7) interaksi antara metode, kreativitas, dan gaya belajar terhadap prestasi belajar. Populasi penelitian adalah siswa kelas IX Mts Muallimat NW Pancor yang terdiri dari 6 kelas berjumlah 226 orang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan Cluster Random sampling, dengan satu kelas sebagai kelompok eksperimen dan satu kelas sebagai kelompok kontrol. Data penelitian untuk prestasi belajar diperoleh dengan menggunakan tes, sedangkan data untuk kreativitas dan gaya belajar menggunakan angket. Analisis data dengan menggunakan Anava tiga jalan dengan taraf sifnifikasi 5%. Dari analisis data diperoleh : 1) terdapat perbedaan penggunaan metode jigsaw dan STAD terhadap prestasi belajar siswa ; 2) tidak terdapat perbedaan kreativitas tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar ; 3) tidak terdapat perbedaan gaya belajar kinestetik, auditorial, visual terhadap prestasi ; 4) tidak terdapat interaksi metode dengan kreativitas terhdap prestasi ; 5 ) tidak terdapat interaksi metode dengan gaya belajar terhadap prestasi belajar , 6) tidak terdapatinteraksi antara kreativitas dengan gaya belajar terhadap prestasi belajar ; 7) tidak terdapat interaksi antara metode, kreativitas, dan gaya belajar terhadap prestasi belajar .
ANALISIS WACANA LIRIK LAGU “WASIAT RENUNGAN MASA” KARYA TGKH. M. ZAINUDDIN ABDUL MAJID TINJAUAN KONTEKSTUAL DAN SITUASI SERTA ASPEK GRAMATIKAL DAN LEKSIKAL
Wijaya, Herman
Educatio Vol 8, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (388.078 KB)
|
DOI: 10.29408/edc.v8i1.7
TGKH. M. Zainuddin Abdul Majid adalah pendiri organisasi Nahdlatul Wathan. Beliau sekaligus pengarang syair yang menjadi objek penelitian ini. Salah satu syair beliau yang menjadi kajian penelitian ini adalah wasiat renungan masa. Syair tersebut sarat dengan makna yang bermanfaat bagi kita terutama bagi anak dan cucu beliau serta jmaah Nw pada umumnya. Penetian ini memfokuskan kajiannya pada aspek kontekstual dan situasi dan aspek gramatikal dan aspek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitan menunjukkan: (1) budaya yang tersirat dalam syair wasiat renungan masa ini menceritakan kondisi keluarga Bapak Hamzanwadi yang berlokasi di Lombok. Situasi yang meliputi konteks fisik, epistemis dan sosial.(2) syair wasiat renungan masa memiliki aspek gramatikal yang membentuk kohesi dan koherensi dalam lirik syair tersebut. Aspek gramatikal yang dimaksud, yakni pengacuan persona dan demonstratif; penyulihan nomina; pelesapan frasa; dan konjungsi syarat dan harapan. (3) Aspek leksikal yang terdapat dalam syair tersebut, yakni repetisi kata; sinonimi kata dengan kata; antonimi.
ANALISIS WACANA LIRIK LAGU “WASIAT RENUNGAN MASA†KARYA TGKH. M. ZAINUDDIN ABDUL MAJID TINJAUAN KONTEKSTUAL DAN SITUASI SERTA ASPEK GRAMATIKAL DAN LEKSIKAL
Herman Wijaya
Educatio Vol 8, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29408/edc.v8i1.7
TGKH. M. Zainuddin Abdul Majid adalah pendiri organisasi Nahdlatul Wathan. Beliau sekaligus pengarang syair yang menjadi objek penelitian ini. Salah satu syair beliau yang menjadi kajian penelitian ini adalah wasiat renungan masa. Syair tersebut sarat dengan makna yang bermanfaat bagi kita terutama bagi anak dan cucu beliau serta jmaah Nw pada umumnya. Penetian ini memfokuskan kajiannya pada aspek kontekstual dan situasi dan aspek gramatikal dan aspek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitan menunjukkan: (1) budaya yang tersirat dalam syair wasiat renungan masa ini menceritakan kondisi keluarga Bapak Hamzanwadi yang berlokasi di Lombok. Situasi yang meliputi konteks fisik, epistemis dan sosial.(2) syair wasiat renungan masa memiliki aspek gramatikal yang membentuk kohesi dan koherensi dalam lirik syair tersebut. Aspek gramatikal yang dimaksud, yakni pengacuan persona dan demonstratif; penyulihan nomina; pelesapan frasa; dan konjungsi syarat dan harapan. (3) Aspek leksikal yang terdapat dalam syair tersebut, yakni repetisi kata; sinonimi kata dengan kata; antonimi.
PENINGKATAN KOMPETENSI DOSEN MELALUI LESSON STUDY PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA STKIP HAMZANWADI SELONG
Padlurrahman Padlurrahman;
Baiq Aryani Novianti
Educatio Vol 8, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29408/edc.v8i1.8
Kajian ini merupakan ulasan ilmiah tentang peran lesson study dalam meningkatkan kompetensi dosen program studi pendidikan Fisika di STKIP Hamzanwadi Selong. Kajian ini difokuskan pada pelaksanaan tahapan lesson study yang terdiri atas plan. do, dan see pada dua semester. Dengan demikian kajian ini dapat dikatagorikan sebagai action research. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan menggunakan instrument observasi, angket, dan pedoman wawancara. Data dianalisis menggunakan tahapan reduksi, katagorisasi, dan sintesis. Subjek kajian adalah dosen model, observer, mahasiswa, dan PiC lesson studi program studi pendidikan Fisika. Hasil kajian menunjukkan bahwa peran lesson study pada setiap semester dapat meningkatkan kompetensi dosen. Hal ini dapat dilihat dari indikator kemampuan dosen antara lain mampu merencanakan pembelajaran, mengelola kelas, memilih materi dan alat evaluasi, memilih metode dan media pembelajaran, memanfaatkan teknologi informasi, dan memiliki sikap positif terhadap pembelajaran serta memiliki semangat kolegalitas yang tinggi. Selain itu, partisipasi dosen selama pelaksanaan lesson study menunjukkan tingkat partisipasi yang cukup baik seperti ikut serta dalam merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran. Semua dilakukan secara bersiklus.
PENERAPAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK DAPAT MENINGKATKAN KEBERMAKNAAN PEMAHAMAN MATEMATIKA SISWA KELAS XI MADRASAH ALIYAH MU’ALLIMIN NW PANCOR
Edy Waluyo
Educatio Vol 8, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29408/edc.v8i1.4
Pembelajaran matematika dalam kurikulum berbasis kompetensi ditekankan pada kemampuan memecahkan masalah, pengembangan cara berpikir dan bernalar, serta mengkomunikasikan gagasan matematika pada berbagai konteks ilmu pengetahuan dan teknologi (Depdiknas, 2003). proses pembelajaran matematika yang selama ini dilakukan yaitu pembelajaran yang lebih mementingkan hasil akhir daripada proses tidak cukup memadai untuk menjawab tuntutan kurikulum matematika 2004. Pembelajaran Matematika Realistik merupakan pendekatan dalam pembelajaran matematika yang menggunakan realitas ( dunia nyata ) kehidupan siswa sebagai tempat belajar atau sebagai pengantar ke pokok bahasan atau konsep yang akan di pelajari. Kebermaknaan pemahaman matematika merupakan pengetahuan yang dimiliki oleh siswa baik selama mengikuti proses pembelajaran maupun setelah mengikuti proses pembelajaran yang ditunjukkan oleh perubahan aktivitas siswa selama proses pembelajaran dan hasil belajar siswa. tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk meningkatkan kebermaknaan pemahaman matematika melalui pembelajaran Matematika Realistik siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian Pengembangan Inovasi Pembelajaran di Sekolah yang pelaksanaannya terdiri dari 2 siklus. Masing masing siklus terdiri dari 5 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi dan refleksi. Pada siklus I terdapat 27 siswa yang tuntas belajar dan 13 siswa belum tuntas belajar, sehinga prosentasae ketuntasan belajar siswa pada siklus I adalah 67,5 %. Dari 40 siswa yang mengikuti tes hasil belajar setelah pembelajaran pada siklus II terdapat 37 siswa yang tuntas belajar dan 3 siswa belum tuntas belajar, sehinga prosentasae ketuntasan belajar siswa pada siklus I adalah 92,5 %. Berdasarkan indikator keberhasilan yang sudah ditetapkan yaitu P ≥ 85 % maka pada pelaksanaan siklus II telah mencapai ketuntasan belajar secara klasikal.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN ORANG TUA AUTHORITATIVE TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS VIII MTs MUALIMAT NW PANCOR
Muhamad Triyanto;
Badarudin Badarudin
Educatio Vol 8, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29408/edc.v8i1.1
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi mengenai pengaruh pengasuhan orang tua authoritative terhadap kemandirian belajar siswa kelas VIII MTs Mu’alimat NW Pancor. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan penelitian kuantitatif, karena data-data penelitian ini berupa angka-angka dan analisis datanya menggunakan statistik. Berdasarkan keadaan objek penelitian ini yaitu gejala yang diteliti telah ada secara wajar di lapangan. Oleh karena itu penelitian ini termasuk jenis penelitian “ex post factoâ€. Populasi penelitian ini adalah semua kelas VIII siswa MTs Mu’alimat NW Pancor. Ada tiga metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode angket, dokumentasi, dan wawancara. Analisis data yang digunakan untuk melihat pengaruh pengasuhan orang tua authoritative terhadap kemandirian belajar siswa kelas VIII MTs Mu’alimat NW Pancor dengan rumus regresi sederhana. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis maka kesimpulan penelitian ini, yaitu ada pengaruh pengasuhan orang tua authoritative terhadap kemandirian belajar siswa Kelas VIII MTs Mualimat NW Pancor, hal ini dbuktikan dari hasil analisis regresi sederhana, dimana F hitung lebih besar dari F tabel atau 5.50 4.12.