cover
Contact Name
Tri Kurniawati
Contact Email
-
Phone
+62811313559
Journal Mail Official
pedagogi@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
Jl. Sutorejo No. 59 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
PEDAGOGI
ISSN : 25990438     EISSN : 2599042X     DOI : -
Core Subject : Education,
PEDAGOGI merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Anak Usia Dini Universitas Muhammadiyah Surabaya. Jurnal ini memfokuskan pada publikasi hasil penelitian, kajian dan telaah ilmiah kritis dan komprehensif dalam bidang ilmu murni anak usia dini dan pendidikan anak usia dini
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 367 Documents
PENERAPAN DISIPLIN SEBAGAI BENTUK PEMBINAAN PENDIDIKAN KARAKTER TERHADAP ANAK USIA DINI Anisa Yunita; Fitri Rofiyarti
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3 No 3c (2017): DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v3i3c.1077

Abstract

Pendidikan  karakter  disiplin  perlu  ditanamkan  semenjak  dini,  anggapan  bahwa  anak  usia  dini belum perlu diperkenalkan disiplin karena masih terlalu muda adalah anggapan yang tidak tepat. Karena  karakter  merupakan  sikap  atau  watak  yang  akan  terus  melekat  pada  anak  sampai  anak dewasa.  Manusia  merupakan  makhluk  monodualis,   yaitu    manusia  sebagai  makhluk  individu sekaligus  sebagai  makhluk  sosial.  Menerapkan  disiplin  kepada  anak   bertujuan  agar anak dapat berperan  sebagai  makhluk  sosial  karena  akan  bersinggungan  antara  kehidupan  individual  anak dengan   kehidupan   sosial   bermasyarakat,   sehingga   anak   harus   terampil   dan   terlatih   untuk berdisiplin  agar  dapat  menyesuaikan  kehidupan  dalam  bermasyarakat.  Anak  dapat  membentuk perilaku   sesuai dengan peran-peran yang ditetapkan kelompok budaya, tempat individu itu diidentifikasikan.  Karena  tidak  ada  pola  budaya  tunggal,  pergesekan  dengan  lingkungan  sosial tidak dapat dihindari,  agar anak dapat masuk dalam lingkungan  sosial maka diperlukan  karakter yang dapat diterima oleh lingkungan sosial. Kata Kunci:anak usia din, disiplin, pendidikan karakter
FULL DAY SCHOOL SEBAGAI PELUANG DAN TANTANGAN PAUD MASA DEPAN Nur Hazizah
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3 No 3c (2017): DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v3i3c.1078

Abstract

Tulisan ini memfokuskan untuk mengkaji sejauh mana kebutuhan masyarakat tentang pendidikan dan pelayanan pada dunia pendidikan, manfaat fullday school bagi sekolah dan oangtua dan masyarakat, mengkaji peluang perkembangan program full day school, dan mengkaji tantangan-tangtangan full day school PAUD masa depan. KATA KUNCI: full day school, peluang dan tantangan PAUD masa depan
PELAKSANAAN PENGENALAN MATEMATIKA DI TK ABA SONO Febritesna Nuraini
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3 No 3c (2017): DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v3i3c.1079

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan proses pembelajaran matematika di TK ABA Sono Sleman Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif naturalistic. Berdasarkan hasil kesimpulan penelitian dapat di simpulkan bahwa ; (1) pelaksanaan pengenalan matematika di TK ABA Sono telah berjalan dengan baik dengan diterapkan nya langkah-langkah umum dalam proses pembelajaran. Dalam kegiatan proses pembelajaran guru menekankan pada pemahaman konsep melalui kegiatan bermain. Penggunaan media dan metode dalam proses pembelajaran belum mendukung kegiatan belajar  anak. (2) kendala yang dihadapi dalam pembelajaran mengenalkan matematika seperti: a) anak terlihat tidak terlalu semangat, b) media yang tersedia masih terbatas. Kata Kunci: matematika, Taman Kanak-kanak 
PERILAKU ANTI SOSIAL ANAK JALANAN USIA DINI DI KOTA SURABAYA (Studi Kasus Anak Jalanan Usia Dini di Kawasan Jembatan Merah) Aristiana P Rahayu
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3 No 3c (2017): DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v3i3c.1142

Abstract

Perilaku anti sosial mencakup problem yang disebabkan adanya penyimpangan perilaku yang terkait dengan mencakup perkembangan sosial, emosi, dan moral. Hal ini akan menjadi permasalahan yang komplek pada anak dan akan berdampak pada perilaku agresif. Anak jalanan, adalah salah satu problem sosial tersendiri bagi kota besar, termasuk kota Surabaya. Tidak sulit menemukan anak jalanan di Surabaya. Di traffict light, pasar-pasar, lokasi parkir, lokasi wisata, maupun terminal akan mudah kita temukan mereka dengan bergam aktivitasnya bekerja. Anak usia dini yang menghabiskan sebagian waktunya di jalanan karena terpaksa (dipaksa) ikut bekerja oleh orang tua atau orang dewasa yang membesarkannya, tidak luput dari berbagai persoalan dalam perkembangan aspek sosial emosionalnya. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan prilaku antisosial yang muncul pada anak jalanan usia dini dan faktor-faktor yang menyebabkan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data lapangan diambil melalui observasi dan wawancara secara mendalam serta dukungan data dokumentasi. Data diukur melalui rating scale yang kemudian dianalisa secara deskriptif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa prilaku antisosial yang dominan muncul apada anak jalanan usia dini adalah mengumpat, memukul, mengancam, temper tantrum, cengeng, tidak jujur, tidak bisa (sabar) antri. Faktor yang mendorong prilaku antisosial tersebut adalah pola asuh yang salah dan prilaku antisosial orang-orang di lingkungan tempat tinggal anak baik teman bermain maupun orang dewasa yang dilihat sehari-hari.Kata kunci :  lingkungan, prilaku anti sosial, pola asuh 
PEMANFAATAN MEDIA PERMAINAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATAN METAKOGNITIF ANAK USIA DINI Endah Hendarwati
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3 No 3b (2017): DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v3i3b.1150

Abstract

Metakognitif mempunyai peran yang sangat penting bagi seseorang dalam mengembangkan kesadaran berpikir.  Vennman, dkk (2006) menyatakan bahwa antara usia 3 dan 5 tahun metamemori dan pengetahuan metakognitif mulai berkembang dan berlangsung seiring perkembangan usia, sedangkan keterampilan metakognitif berkembang antara 8 dan 10 tahun dan berkembang pada saat-saat dibutuhkan. Istomina (1982) mempelajari cara-cara anak-anak yang dilakukan oleh anak dalam berbagai usia, Anak-anak berusia 4 tahun lebih tertarik dengan sesuatu yang harus di lakukan sesuai dengan yang mereka ingat, anak-anak berusia 5 dan 6 tahun mencoba menghafal apa yang telah mereka katakan dengan meminta agar hal itu diulang, anak-anak berusia 7 tahun mencoba membuat beberapa koneksi logis antara item dalam daftar pikiran mereka. Guru berperan besar dalam melatih metakoginif dan membantu anak mengembangkan kesadaran metakognitif, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang meningkatkan perkembangan metakognitif. Permasalahannya pembelajaran selama ini belum melatih anak memiliki kemampuan berpikir, memberdayakan anak berpikir kreatif dan termotivasi materi yang dipelajari. Dalam melatih kemampuan metakoginitiff anak media permaianan dapat digunakan dalam pembelajaran. Media yang digunakan dengan media permainan mencampur warna, balok, bombix, dan pasir.Kata Kunci: Metakognitif Anak, Media Permainan
PENGARUH MENGGAMBAR BEBAS TERHADAP KEMAMPUAN BERCERITA ANAK Indra Jaya
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3 No 3c (2017): DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v3i3c.1183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kemampuan untuk menggambar secara bebas kepada anak-anak di TKP Tabing Padang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan penelitian eksperimental tipe quashi dengan menggunakan gambar hasil undian yang bebas. Hasil penelitian ini diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen yang menggunakan citra hasil undian bebas lebih tinggi (84,3) dibandingkan dengan kelas kontrol yang menggunakan gambar dari aktivitas pewarnaan gambar (68,3). Berdasarkan hasil perhitungan t-test menunjukkan bahwa t hitung lebih besar dari ttabel yang mengindikasikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan memberi tahu seorang anak pada TK TK Tabing Padang.Kata kunci: Story Telling, Kemampuan, Menggambar Kata Kunci : cerita anak, menggambar bebas  
PENINGKATKAN KEMAMPUAN BERCERITA MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN TALKING STICK DI KELOMPOK B TK AISYIYAH 66 SURABAYA Novfitri Kurniawati
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3 No 3c (2017): DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v3i3c.1186

Abstract

AbstrakBerdasarkan pengembangan bahasa di Tk Aisyiyah 66 Surabaya masih ada masalah khususnya pada kelas peneliti, diketahui bahwa masih ada sebagian banyak anak yang mengalami kesulitan dalam  pengembangan bercerita. Hal ini disebabkan oleh kurangnya keantusiasan anak dalam mengikuti pembelajaran, suasana kelas pasif, anak sulit memahami materi yang dijelaskan guru, media yang digunakan kurang menarik bagi anak. Mengingat pengembangan bahasa khususnya kemampuan bercerita sangatlah penting, oleh karena itu peserta didik perlu ditingkatkan kemampuan  berbicara khususnya bercerita melalui berbagai metode dalam hal ini peneliti menggunakan metode pembelajaran Talking Stick untuk meningkatkan keaktifan dalam kegiatan bercerita.Penelitian ini berjenis penelitian tindakan kelas, yang terdiri dari 2 siklus dan masing-masing siklus melihat tahap-tahapnya yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Untuk meningkatkan kemampuan bercerita peserta didik melalui  kelompok B TK Aisyiyah 66 Simorejosari Surabaya melalui metode pembelajaran Talking Stick untuk meningkatkan keaktifan dalam kegiatan bercerita.Hasil dari siklus 1 kemampuan anak dalam bercerita 65% dan keaktifan 69,67 % sudah terlihat peningkatan, meski belum sesuai dengan target yang diinginkan peneliti dan di siklus 2 kemampuan bercerita anak 86 % dan keaktifan anak 89,33% sudah terlihat bahkan melebihi target yang di tentukan.Hasil peneliti menunjukkan bahwa metode pembelajaran Talking Stick dapat meningkatkan kemampuan bercerita  pada peserta didik di kelompok B TK Aisyiyah 66 Simorejosari Surabaya. Kata kunci: Talking Stick, Kemampuan bercerita
Problematika Pembelajaran Seni Tari Di TK Candra Kirana Surabaya Aris Setiawan
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3 No 1 (2017): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v3i1.1217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran tari di TK Candra Kirana Surabaya . Pada prosesnya banyak persoalan yang menjadi kendala dalam pembelajaran tari di TK tersebut. Kendala itu meliputi Tenaga pendidik yang kurang kompeten, Perencanaan yang  kurang terprogam serta pelaksanaanan yang berlangsung hanya sesaat saja.Berbagai kendala itulah yang membuat pembelajaran tari di TK Candra Kirana kurang maksimal. Kata Kunci: Tenaga Pendidik, Perencanaan, Pelaksanaan. 
Pengaruh Gerak Dan Lagu Terhadap Pengenalan Konsep Kanan Dan Kiri Pada Anak Kelompok A Annita Nura'inayah; Ratno Abidin; Wardah Suweleh
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3 No 1 (2017): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v3i1.1218

Abstract

Penelitian ini termotivasi bahwa anak-anak kurang mampu memahami konsep kanan dan kiri. Ini karena metode pembelajarannya monoton. Kebutuhan akan sesuatu yang lebih aktif dan menyenangkan. Seperti aktivitas gerak dan nyanyian. Tujuan gerakan dan nyanyian untuk membantu anak mengenali konsep kanan dan kiri. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Subyek penelitian terhadap 25 anak masing-masing kelompok. Analisis data yang menggunakan uji t (t-test) diolah dengan menggunakan SPSS 16. Dimana t hitung> t tabel hasil signifikan dari penelitian ini menunjukkan pengaruh antara kedua kelompok. Berdasarkan hasil analisis data, kemampuan mengenali konsep kanan dan kiri saat lagu preetest dan posttest, diperoleh rata-rata preetest 5,96 dan rata-rata posttest 11,56. Hasil uji t (t-test) diperoleh t = 9,773 lebih besar dari tabel = 1,708. Hasil keputusan menunjukkan bahwa dapat diterima karena t hitung H1> t tabel (9,773> 1,708) dan H0 ditolak karena t hitung <t tabel (9,773 <1,708). Berdasarkan analisis penilaian yang menyimpulkan pengaruh gerakan dan nyanyian terhadap pengenalan konsep kanan dan kiri pada anak. Kata Kunci : lagu motion, konsep kanan kiri  
Melatih Kemampuan Motorik Kasar Anak Melalui Permainan Bola Sendok “Bolsen” Di Kelompok Bermaian (KB) Taman-Kanak (TK) Islam Terpadu (IT) Al Ihsan Surabaya Tahun Ajaran 2016-2017 Arina Rihal Jannah; Ratno Abidin; Wardah Suweleh
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3 No 1 (2017): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v3i1.1251

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah  motorik kasar  anak-anak yang kurang. Hal itu bisa disebabkan oleh metode pembelajaran monoton pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk melatih motorik kasar anak-anak melalui permainan bola dan sendok "Bolsen" di KB TK Islam Terpadu Surabaya dimana dapat digunakan sebagai media pembelajaran di sekolah dan meng-upgrade motorik kasar pada anak-anak.Para peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif untuk subjek penelitian adalah 13 (tiga belas) anak, kepala sekolah, dan dua (2) guru, yang menjadi sumber informasi lain serta tahap pengamatan kegiatan anak pada saat belajar. Di sekolah Data dan informasi diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasiHasil penelitiannya adalah Guru dapat menjadi media pengantar kepada anak-anak untuk melatih motor kasar anak-anak di permainan Ball dan sendok "Bolsen". Proses belajar bisa menjadi kegiatan yang menarik, tidak membosankan, dan itu bisa membuat anak lebih antusias dalam belajar sambil bermain.Kata kunci: kemampuan motorik kasar, scoop permainan bola "bolsen"