cover
Contact Name
Tri Kurniawati
Contact Email
-
Phone
+62811313559
Journal Mail Official
pedagogi@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
Jl. Sutorejo No. 59 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
PEDAGOGI
ISSN : 25990438     EISSN : 2599042X     DOI : -
Core Subject : Education,
PEDAGOGI merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Anak Usia Dini Universitas Muhammadiyah Surabaya. Jurnal ini memfokuskan pada publikasi hasil penelitian, kajian dan telaah ilmiah kritis dan komprehensif dalam bidang ilmu murni anak usia dini dan pendidikan anak usia dini
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 240 Documents
Pengaruh Bermain Kinetic Sand Terhadap Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun Wulandari, Fitrianti
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 2 (2017): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.208 KB) | DOI: 10.30651/pedagogi.v3i2.1531

Abstract

 Taman Kanak-kanak adalah pendidikan anak usia dini pada jalur formal, yang membantu anak mengembangkan berbagai potensi. Salah satunya adalah kreativitas. Beberapa permainan dapat digunakan untuk mengasah kreativitas anak. Salah satunya dengan bermain kinetic sand. Peneliti ingin menggunakan metode bermain kinetic sand untuk mengetahui pengaruh kinetic sand terhadap kreativitas anak usia 5-6 tahun.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain penelitian non quivalent control group design. Akan dipilih 60 anak, kemudian peneliti melakukan pretest dengan melakukan finger painting untuk menentukan kelompok mana yang menjadi kelompok eksperimen dan mana yang akan menjadi kelompok kontrol. Setelah itu pada kelompok eksperimen diberikan perlakuan terhadap kelas B1 yaitu dengan bermain kinetic sand. Sedangkan kelompok kontrol pada kelas B2 tidak diberi perlakuan. Setelah perlakuan diberikan kepada kelompok eksperimen, peneliti melakukan posttest pada kedua kelompok penelitian. Instrumen yang digunakan lembar observasi dan dokumentasi. Analisis penelitian menggunakan uji t-dua sampel independent.Dari analisa deskriptif dalam tabel 1.1 diketahui bahwa perkembangan kreativitas anak sebelum perlakuan 53% kategori sedang, 47% kategori rendah, dan sesudah perlakuan meningkat menjadi 70%. Berdasarkan hasil penelitian mengatakan bahwa bermain kinetic sand dapat meningkatkan kreativitas anak usia 5-6 tahun.Kata Kunci: kinetic sand, kreativitas, anak usia 5-6 tahun ABSTRACT Kindergartens are early childhood education on a formal pathway, which helps children develop a variety of potentials. One of them is creativity. Some games can be used to sharpen children's creativity. One of them by playing kinetic sand. Researchers want to use the method of playing kinetic sand to determine the effect of kinetic sand on the creativity of children aged 5-6 years. This research uses quantitative experimental approach with non quivalent control group design. 60 children will be selected, then researchers do a pretest by doing finger painting to determine which groups are the experimental group and which will be the control group. After that the experimental group was given treatment to class B1 that is by playing kinetic sand. While the control group in class B2 was not treated. After the treatment was given to the experimental group, the researchers conducted posttest in both study groups. Instruments used observation sheets and documentation. The research analysis used independent t-two sample test. From the descriptive analysis in table 1.1 it is known that the development of creativity of children before the treatment of 53% medium category, 47% low category, and after treatment increased to 70%. Based on the results of research says that playing kinetic sand can improve creativity of children aged 5-6 years. Key Words: kinetic sand, creativity, children aged 5-6 years 
MENGAJARKAN DAILY LIFE SKILL PADA ANAK USIA 6 TAHUN YANG MENDERITA RETARDASI MENTAL DENGAN PENDEKATAN MONTESSORI Adhani, Dwi Nurhayati; Mayangsari, Dewi; Fitroh, Siti Fadjryana
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 3a (2017): DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.364 KB) | DOI: 10.30651/pedagogi.v3i3a.1033

Abstract

Anak usia  dini mengalami beberapa bentuk perkembangan, yaitu perkembangan kognitif, sosial emosional, fisik motorik, bicara bahasa, kreativitas. Namun adakalanya seorang anak memiliki perkembangan yang kurang optimal dikarenakan anak tersebut termasuk anak dengan retardasi mental. Retardasi mental memiliki karakteristik yaitu memiliki intelejensi dibawah rata-rata  dan memiliki kemampuan kecakapan hidup (daily life skills) yang dibawah standar usianya. Kemampuan kecakapan hidup sangat penting bagi seorang anak yang memiliki retardasi mental karena akan bermanfaat bagi kemandirian. Kemampuan kecakapan hidup (daily life skills) yang diajarkan pada anak usia 5-6 tahun yang menderita retardasi mental disesuaikan dengan kemampuan mana yang belum ia kuasai, misalnya mengancingkan baju. Penggunaan daily life skills dapat diajarkan salah satunya dengan pendekatan Montessori. Pendekatan Montessori yang digunakan menggunakan alat peraga yanghampir menyerupai alat sebenarnya. Kata kunci : Anak usia dini, retardasi mental, pendekatan Montessori
KEMANDIRIAN ANAK KELOMPOK A TAMAN KANAK‐KANAK MANDIRI DESA  SUMBER ASRI KECAMATAN NGLEGOK KABUPATEN BLITAR  saida, naili
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 2 (2016): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.289 KB) | DOI: 10.30651/pedagogi.v2i2.541

Abstract

This  study  aims  to  describe  the  child's  independence  in  group  A  of  Mandiri kindergarten  Blitar.  This  study  uses  descriptive  qualitative  research.  His  research  interests are  as  many  as  10  children  in  group  A  of  Mandiri  kindergarten.  The  data  analysis technique  consisted  of  qualitative  data  analysis  and  descriptive.  Qualitative  data  analysis using  the  techniques  according  to  Miles  and  Huberman  consisting  of  data  reduction,  data display,  and  verification  collected  through  independence  instruments,  interviews,  field notes,  and  documentation.  From  this  research  it  is  known  that  the  independence  of children in group A Mandiri kindergarten implanted through intervention, habituation and reinforcement.  Keywords:  Independence, group A of Mandiri Kindergarten
PENINGKATKAN KEMAMPUAN BERCERITA MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN TALKING STICK DI KELOMPOK B TK AISYIYAH 66 SURABAYA Kurniawati, Novfitri
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 3c (2017): DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.471 KB) | DOI: 10.30651/pedagogi.v3i3c.1186

Abstract

AbstrakBerdasarkan pengembangan bahasa di Tk Aisyiyah 66 Surabaya masih ada masalah khususnya pada kelas peneliti, diketahui bahwa masih ada sebagian banyak anak yang mengalami kesulitan dalam  pengembangan bercerita. Hal ini disebabkan oleh kurangnya keantusiasan anak dalam mengikuti pembelajaran, suasana kelas pasif, anak sulit memahami materi yang dijelaskan guru, media yang digunakan kurang menarik bagi anak. Mengingat pengembangan bahasa khususnya kemampuan bercerita sangatlah penting, oleh karena itu peserta didik perlu ditingkatkan kemampuan  berbicara khususnya bercerita melalui berbagai metode dalam hal ini peneliti menggunakan metode pembelajaran Talking Stick untuk meningkatkan keaktifan dalam kegiatan bercerita.Penelitian ini berjenis penelitian tindakan kelas, yang terdiri dari 2 siklus dan masing-masing siklus melihat tahap-tahapnya yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Untuk meningkatkan kemampuan bercerita peserta didik melalui  kelompok B TK Aisyiyah 66 Simorejosari Surabaya melalui metode pembelajaran Talking Stick untuk meningkatkan keaktifan dalam kegiatan bercerita.Hasil dari siklus 1 kemampuan anak dalam bercerita 65% dan keaktifan 69,67 % sudah terlihat peningkatan, meski belum sesuai dengan target yang diinginkan peneliti dan di siklus 2 kemampuan bercerita anak 86 % dan keaktifan anak 89,33% sudah terlihat bahkan melebihi target yang di tentukan.Hasil peneliti menunjukkan bahwa metode pembelajaran Talking Stick dapat meningkatkan kemampuan bercerita  pada peserta didik di kelompok B TK Aisyiyah 66 Simorejosari Surabaya. Kata kunci: Talking Stick, Kemampuan bercerita
PEMBENTUKAN KARAKTER SIAGA BENCANA SEBAGAI PERWUJUDAN HAM MELALUI PKN martati, Badruli; Hariyadi, Misrin; Mukarrohmah, Nur
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 1 (2016): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.292 KB) | DOI: 10.30651/pedagogi.v2i1.29

Abstract

PEMBENTUKAN KARAKTER SIAGA BENCANA SEBAGAI PERWUJUDAN HAM MELALUI PKN Badruli Martati, Misrin Hariyadi, Nur Mukarrohmah *)Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jl. Sutorejo No. 59, Surabayae-mail: badrulimartati@gmail.com, gukrin@gmail.com, AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis standar kompetensi & kompetensi dasar dalam PKn, serta menghasilkan perangkat pembelajaran PKn berbasis karakter siaga bencana bagi mahasiswa dalam rangka pendidikan demokrasi. Pengembangan dengan 4-D model: define, design, develop, disseminate. Prosedur pengembangan melalui tiga tahap, pertama rancangan survai dan forum diskusi; kedua rancangan penelitian kaji-tindak kolaboratif; ketiga kaji- tindak kolaboratis dan kuasi eksperimen. Pengumpulan dan analisis data: survey, diskusi kelompok terfokus, dan kuasi-eksperimen. Diperoleh hasil yang baik dari perangkat pembelajaran PKn berbasis karakter siaga bencana. Respon mahasiwa terhadap pembelajaran senang, aktifitas mahasiswa baik dari tes yang diberikan menunjukkan ketuntasan hasil belajar. Kata kunci: perangkat pembelajaran, PKn, karakter, siaga bencana, model. Abstract: This research is to identify and analyze standards of competence and basic competences in learning Civics, Civics and produce character-based learning tools disaster preparedness education for students in order to democracy. Development with 4D models that define, design, develop, disseminate. The procedure development through three stages, the first draft surveys and discussion forums, the second is kaji-tindak of collaborative research, third is kaji-tindak of collaborative and quasi-experimental. Data collection and analysis of data used surveys, focus groups, and quasi-experiments. Delighted student response to learning, both the student activity of a given test showed mastery of learning outcomes.  Keywords: learning device, Civics, character, disaster preparedness, models.
PELAYANAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI TAMAN KANAK-KANAK INKLUSI TIJI SALSABILA KOTA PADANG Hartati, Sri
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 3b (2017): DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.197 KB) | DOI: 10.30651/pedagogi.v3i3b.1074

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana bentuk layanan yang diberikan Taman Kanak-Kanak (TK) terhadap anak berkebutuhan khusus di Taman Kanak-Kanak Inklusi Tiji Salsabila Padang. Jenis penelitian yang digunakan ialah kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan maka diperolehlah hasil penelitian bahwa layanan yang diberikan guru kelas dan Guru Terapi Pendidikan Khusus terhadap anak berkebutuhan khusus di Taman Kanak-Kanak Tiji Salsabila Padang dengan waktu yang berbeda. Guru Taman Kanak-Kanak Inklusi Tiji Salsabila Padang berperan dalam memberikan layanan yang sama terhadap anak, baik anak normal maupun anak berkebutuhan khusus pada proses pembelajaran di kelas, kecuali terhadap anak yang membutuhkan guru pendamping khusus seperti anak hiperaktif. Guru TK memberikan bantuan terhadap anak berkebutuhan khusus dalam melaksanakan kegiatan sesuai dengan kebutuhannya masing-masing hanya seadanya karena guru TK berlatar belakang pendidikan PGPAUD, sehingga guru TK tidak memiliki pengetahuan dalam melayani anak berkebutuhan khusus sesuai dengan yang seharusnya. Berdasarkan hal tersebut disarankan pada instansi terkait bahwa Guru di TK Inklusi Tiji Salsabila hendaknya diberikan pendidikan dan pelatihan tentang pendidikan inklusi sehingga guru memiliki kemampuan dalam melayani anak berkebutuhan khusus yang ada pada kelas inklusi dan pada perguruan tinggi khususnya pada Jurusan PGPAUD hendaknya ada mata kuliah pendidikan inklusi yang akan memberikan bekal bagi mahasiswa dalam melayani anak berkebutuhan khusus.  Kata Kunci: layanan sekolah; anak berkebutuhan khusus.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK MAKE A MATCH SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SD DALAM PEMBELAJARAN IPS POKOK BAHASAN PERKEMBANGAN TEKNOLOGI PRODUKSI, KOMUNIKASI DAN TRANSPORTASI Zahroul, Chumi; Nur A, Windy
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 1 (2015): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.831 KB) | DOI: 10.30651/pedagogi.v1i1.23

Abstract

Chumi Zahroul F dan Windy Nur ADosen FKIP Universitas Negeri Jemberemail: chumizahroul@yahoo.co.id ABSTRAKPenelitian ini menjelaskan proses belajar mengajar dengan menggunakan teknik pembelajaran kooperatif untuk membuat pertandingan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil studi dalam ilmu sosial subyek pengembangan studi teknologi produksi, komunikasi dan transportasi. Secara umum masalah tersebut berhasil diidentifikasi dalam IPS dalam belajar SDN 01 Jember Kaliwining yaitu guru kurang memberikan kesempatan kepada siswa untuk secara aktif terlibat dalam kegiatan pembelajaran dapat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kelas tindakan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk kelas 4 dan SDN 01 Kaliwining Jember terdiri dari 46 siswa. Pelaksanaan tindakan yang dilakukan oleh para peneliti. Penelitian dilakukan dengan observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif. teknik pembelajaran kooperatif untuk membuat pertandingan dari siswa dapat berperan aktif dalam kegiatan pembelajaran, bekerja sama untuk mencari tahu jawaban atas masalah yang diberikan serta semangat para siswa akan lebih besar karena keterlibatannya dalam kegiatan pembelajaran. Dengan kegiatan belajar terlibat langsung dalam hasil belajar siswa akan meningkat. Kata Kunci: metode kooperatif, aktivitas pembelajaran, dan hasil belajar siswa ABSTRACTThis study describes the process of teaching and learning using cooperative learning techniques to make a match to increase the activity and results of the study in social science subjects study development of production technology, communications and transportation. In general the problem is successfully identified in IPS in learning SDN 01 Jember Kaliwining i.e. guru less provides the opportunity to students to be actively involved in learning activities. This research was done using the research action class. This research is aimed at grade 4 and SDN 01 Kaliwining Jember consists of 46 students. Implementation of the actions carried out by the researchers. Research done by observation, interviews, tests, and documentation. Data were analyzed using qualitative analysis techniques. cooperative learning techniques to make a match of students can play an active role in the learning activities, work together to figure out the answer to the problem is given as well as the spirit of the students will be greater because of his involvement in learning activities. With the learning activities was directly involved in the learning outcomes students will increase.  Keywords : cooperative learning, student activities, result of the study
PENGARUH BERMAIN TERHADAP KEMANDIRIAN SISWA RETARDASI MENTAL RINGAN DALAM PEMENUHAN ACTIVITY DAILY LIVING DI TK ABA 58 SURABAYA Abidin, Ratno
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 3b (2017): DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.654 KB) | DOI: 10.30651/pedagogi.v3i3b.1061

Abstract

Anak dengan retardasi mental memiliki fungsi intelektual yang bermakna dan   di bawah   rata-rata   sehingga   menyebabkan   gangguan   dalam   perilaku adaptif.  Hal  tersebut  menyebabkan  anak  mulai  mengalami  keterlambatan dalam  berbagai  hal,  diantaranya  keterampilan  merawat  diri  dan  kemandirian dalam pemenuhan aktivitas sehari-hari. Kemandirian dalam hal aktivitas sehari- hari sangat diperlukan oleh anak dengan retardasi mental agar anak mampu mengurus diri sendiri, sehingga anak tidak menjadi beban bagi orang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh aktivitas bermain drama dengan boneka tangan terhadap kemandirian dalam pemenuhan Activity Daily Living (ADL) pada  anak  retardasi  mental  ringan di di TK Aisyiyah 58 Surabaya.Penelitian ini menggunakan desain penelitian pre-experimental,   dengan pendekatan one group pre-test-post test design. Sample yang diteliti adalah 20 anak usia pra sekolah di TK Aisyiyah 58 Surabaya yang diambil dengan teknik Nonprobabiliti purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah media boneka tangan dan lembar observasi yang kemudian dianalisis menggunakan uji statistic Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat kemaknaan ɑ <0,05.
PROGRAM BIMBINGAN MENGGUNAKAN MEDIA MUSIK DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BILANGAN PADA ANAK TAMAN KANAK-KANAK KELOMPOK A SURABAYA Hasiana, Isabella; Wirastania, Aniek
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 3a (2017): DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.458 KB) | DOI: 10.30651/pedagogi.v3i3a.1029

Abstract

Pemahaman konsep bilangan merupakan sesuatu yang sangat penting khususnya bagi anak usia dini. Hal ini dikarenakan bilangan selalu digunakan sepanjang proses kehidupan. Selain itu memahami bilangan merupakan langkah awal dari pelajaran matematika, tanpa pemahaman akan bilangan, maka anak akan mengalami kesulitan dalam tahapan pembelajaran selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan mengenal bilangan siswa  kelompok A melalui program bimbingan menggunakan media musik. Dengan menggunakan metode penelitian  quasi experimental design  (eksperimen semu). Penggunaan metode ini dilakukan agar dapat mencapai tujuan penelitian.  Desain quasi eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah non-equivalen pretest-posttest control group design yang dilakukan dalam uji lapangan program bimbingan menggunakan media musik dalam meningkatkan kemampuan mengenal bilangan pada anak TK Kelompok A. Hasil penelitian ini dianalisa dengan rumus Uji T yang dilakukan menggunakan bantuan program SPSS.  Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh dengan sig (0,000) < 0,05 yang berarti ada perbedaan antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol dalam mengenal lambang bilangan dengan menggunakan musik. Maka dapat disimpulkan bahwa program bimbingan dengan menggunakan media musik yang telah disusun dapat dikatakan memiliki pengaruh dalam meningkatkan kemampuan mengenal bilangan pada anak kelompok A. Kata Kunci: anak usia dini; bilangan; musik; eksperimen
Pengaruh Permainan Maze Angka Terhadap Kemamapuan Berhitung Anak Kelompok B Maghfiroh, Sholihatul; Abidin, Ratno; Suweleh, Wardah
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2017): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.054 KB) | DOI: 10.30651/pedagogi.v3i1.1252

Abstract

AbstrakPenelitian ini dimotivasi kurangnya kemampuan anak untuk menghitung. Karena belajar kurang atraktif. Salah satu pembelajaran menarik menggunakan angka permainan labirin. Tujuan penelitian ini menentukan apakah ada pengaruh permainan angka labirin yang untuk keterampilan anak. Penelitian ini menggunakan dua kelas yaitu kelas eksperimen (dengan menggunakan labirin permainan angka) dan kelas kontrol (tanpa menggunakan gambar labirin) Jenis penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan Desain Eksperimental Pree untuk One-Group-Pretest-Posttest. Subjek penelitian berjumlah 20 anak-anak. Data yang dianalisis dengan menggunakan uji t (uji t) diolah dengan menggunakan SPSS 20. Dimana jika t hitung> t tabel yang menunjukkan hasil signifikan memberi pengaruh antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan pada saat preetest dan posttest dengan permainan labirin nomor diperoleh preetest dengan nilai rata-rata 10.2 dan rata-rata 15.70 posttest. Hasil uji t diperoleh t = 12,833 dan t tabel = 1,686 hasil keputusan, yaitu: H1 diterima thitung> t tabel (12,833> 1,686), H0 ditolak karena t hitung <ttabel (12,833 <1,686). Game labirin nomor itu mempengaruhi kemampuan menghitung jumlah anak di kelompok B di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 58 Surabaya. Permainan angka labirin bisa membantu anak memahami pengetahuan dasar perkembangan kognitif dalam hal keterampilan berhitung.Kata kunci: Maze Game Of Numbers, Numeracy Skill

Page 4 of 24 | Total Record : 240