cover
Contact Name
Abdul Kadir Jaelani
Contact Email
alanzaelani50@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
alanzaelani50@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25982273     EISSN : 25982281     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal yang berisikan kumpulan hasil pengabdian dosen Universitas di Surakarta dan sekitarnya yang disusun dalam bentuk artikel pengabdian. Jurnal Pengabdian Adi Widya diterbitkan oleh Universitas Slamet Riyadi Surakarta dengan penebitan 2 kali 1 tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2019): ADIWIDYA" : 20 Documents clear
Peningkatan Budaya Belajar-Mengajar Dan Reputasi Sekolah Melalui Penerapan Sistem Monitoring Pembelajaran Online Rudi Walujo Prastianto; Mahmud Mustain; Herman Pratikno; Handayanu Handayanu; Dwi Purnomo H, Zuhud Ubaidillah & Miftakh D.S
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v3i2.3350

Abstract

Inovasi teknologi untuk pendidikan mutlak dibutuhkan di era Revolusi Industri 4.0, karena teknologi digital dapat memberikan solusi terhadap permasalahan masyarakat di sektor pendidikan. Fleksibilitas, efektifitas dan efisiensi penggunaan teknologi yang tepat dapat menembus ruang dan waktu dalam menjembatani komunikasi antar para pemangku kepentingan dalam proses pendidikan. Penerapan sistem monitoring pembelajaran online sebagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh Departemen Teknik Kelautan FTK-ITS dengan mitra sekolah Al Uswah Surabaya, menjadi solusi terhadap sistem yang masih konvensional yang kurang efektif dan efisien serta rentan terhadap ketidakakuratan akibat kesalahan manusia. Pada akhirnya, dengan sistem ini dapat memperbaiki pelayanan dan kinerja, sehingga efektivitas dan efisiensi proses tersebut meningkat. Parameter penting yang direkam menjadi database oleh sistem monitoring pembelajaran terkait kehadiran siswa, kehadiran guru dan durasi waktu proses belajar mengajar dapat dianalisis secara statistik deskriptif. Fitur sistem yang mampu diakses orang tua siswa, bahkan dapat menjadi media promosi untuk meningkatkan reputasi sekolah serta peran serta orang tua/wali siswa dalam mendukung kesuksesan kegiatan pendidikan. Sistem elektronik ini tidak akan memberikan hasil optimum jika tidak diiringi dengan perubahan pemahaman dan perbaikan budaya belajar mengajar guru, siswa, serta manajemen sekolah. Atau sebaliknya, dengan kehadiran sistem ini secara tidak langsung dapat memaksa untuk terjadinya perubahan budaya belajar-mengajar ke arah yang lebih baik secara bertahap. Dalam penelitian ini parameter penting terkait kegiatan proses belajar mengajar selanjutnya dianalisis untuk menemukan hubungan yang mendukung hipotesis terkait peningkatan budaya belajar mengajar dan reputasi sekolah melalui penggunaan sistem berbasis teknologi komunikasi dan informasi ini.
Penguatan Kapasitas Sumberdaya Manusia Dan Manajemen Kelembagaan Petani Kopi Robusta Temanggung Sebagai Upaya Penguatan Ekonomi Lokal Berbasis Indikasi Geografis Dwiningtyas Padmaningrum
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v3i2.3351

Abstract

Temanggung robusta coffee has flavors and raw material components that reflect the regional characteristics. To assure the quality and increase the competitiveness, coffe harvesting and post-harvest processing must be carried out according to the geographical indication standart (IG). The application standar of IG practically still has several problems such as a low motivation of harvest and post-harvest processing aspects as well as farmer’s group management. By cooperating with two farmers’ group in Muncar and Ngadisepi village, Gemawang sub-district, Temanggung Regency, Universitas Sebelas Maret has implemented community partnership program. This aim at increasing motivations and skills of farmers in managing coffee processing based on IG standart. Methods used in this programs include: (1) training, (2) introduction of a pulper device, and (3) supervision. This program has: (1) increased motivation, knowledge, skills of farmers’ group in coffee post-harvest processing based on IG standart, (2) increased motivation for strengthening management of farmers’ group institutions, (3) provided applied technology, and (4) increased the economic of coffee value added.
Pengembangan Soal Higher Order Thinking Skills (Hots) Bagi Guru Sekolah Dasar Anggit Grahito Wicaksono; Jumanto Jumanto
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v3i2.3352

Abstract

Hasil survei TIMSS menunjukkan Indonesia berada di posisi bawah jika dibandingkan dengan beberapa negara di Asia. Upaya yang dapat ditempuh dalam mengatasi permasalahan tersebut adalah adanya pelatihan penyusunan soal HOTS bagi guru. Tujuan yang hendak dicapai dari program pengabdian ini adalah (1) memberikan pemahaman tentang ciri-ciri dan cara pengembangan soal HOTS yang berkualitas baik; (2) memberikan pengalaman langsung dalam mengubah soal biasa menjadi soal HOTS; dan (3) pengembangan soal HOTS bagi guru-guru di SD Djama’atul Ichwan Surakarta. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: (1) metode pendekatan yang dilakukan mulai tahap survei, perijinan, dan pemberian motivasi bagi guru yang akan mengikuti pelatihan (2) metode pelaksanaan program, meliputi tahap pendahuluan, tahap sosialisasi dan audiensi, tahap pelaksanaan, serta tahap evaluasi akhir. Target luaran yang dihasilkan melebihi target luaran yang diharapkan yaitu jumlah guru yang hadir dan mampu mengembangkan perangkat soal HOTS berjumlah 25 guru meningkat dari 21 guru yang ditargetkan. Hasil kuesioner tanggapan guru terhadap pengabdian yang telah dilakukan menunjukan bahwa materi pelatihan pengembangan soal HOTS sangat diminati dan dibutuhkan guru dalam pengembangan pembelajaran abad 21 dan menunjang era revolusi industri 4.0. Guru merasakan manfaat dari kegiatan pengabdian yang dilaksanakan karena dapat menjadi wawasan keilmuan baru dalam pengembangan kegiatan pembelajaran di sekolah. Luaran yang dihasilkan berupa perangkat soal HOTS sesuai dengan materi yang diampu guru serta implementasinya dalam pembelajaran di kelas, serta publikasi artikel pengabdian dalam jurnal ilmiah.
Tahap –Tahap Bimbingan Untuk Mengatasi Kesulitan Belajar lydia ersta kusumaningtyas; A. Roedy Koesdyantho
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v3i2.3353

Abstract

Judul Pengabdian ini adalah “: Mengenal Multiple Intelligences untuk mengembang– kan  Bakat dan Minat Anak”Khalayak sasaran dalam program pengabdian ini adalah Masyarakat Non Produktif yaitu guru dan orang tua peserta didik TK Lakshmi 7 Surakarta. Mereka perlu diberi tambahan pengetahuan dikarenakan guru TK Lakshmi 7 tidak berlatar belakang S1 Pendidikan,  melainkan guru TK Lakshmi 7 hanya dari SMK,         Sedangkan Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Ceramah/penyuluhan, diskusi dan pelatihan..Sebagai evaluasinya dipergunakan angket dan observasi  untuk menjajaki cara mengimplementasi mereka dilapangan setelah ada penyuluhan.            Hasil dari pengabdian ini orang tua dan guru dapat memahami pentingnya Multiple Intelligence untuk mengembangkan bakat sdan minat anak. Sedangkan dari hasil penyebaran angket didapat hasil sebagai berikut  77,8% (21 Orang tua dan guru) dapat memahami Multiple Intelligence.Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa pelaksanaan pengabdian Mengenal Multip\Intelligences untuk mengembang– kan  Bakat dan Minat Anak”pada orang tua peserta didik dan guru TK Lakshmi 7 Turisari Surakarta berhasil. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil pelatihan yang diikuti oleh 27 orang , 24 orang (88,89%)  diantaranya sdh memahmi baik teori maupun prakteknya sedangkan yang 3 orang (11,11%) kurang menguasai dikarenakan tidak rutin hadir dalam pertemuan
Pengembangan Wisata Budaya Di Desa Wisata Tapak Tilas Sultan Agung Dan Desa Wisata Songgo Langit Tanto Lailam; Awang Daru Murti; Ani Yunita
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v3i2.3354

Abstract

Pengembangan wisata budaya di Desa Wisata Tapak Tilas Sultan Agung dan Desa Wisata Songgo Langit ini merupakan bagian dari Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) ini memfokuskan pada program Desa Mangunan Sebagai Wisata Desa Unggulan Yang Kompetitif dan Berbudaya. Tujuan program ini adalah menjadikan mitra sebagai model pusat pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan kesejahteraan masyarakat berkelanjutan melalui potensi desa wisata yang dipadukan dengan budaya. Program pengembangan yang dilakukan, meliputi: legalisasi perkumpulan dalam bentuk sanggar seni. Untuk melakukan legalisasi Sanggar Lestari Budaya dan Sanggar Ngesti Budoyo dibuatlah akta notaris agar dalam beraktivitas memiliki keabsahan dan dilindungi oleh Peraturan Perundang-undangan yang berlaku. Program lainnya adalah pelatihan inovasi pengembangan seni budaya, pemaketan wisata budaya.
Inovasi Produk Ukm Putri Timus Melalui Timus Frozen Sunardi Sunardi; Erni Suparti, Ida Giyanti, Sugiarti
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v3i2.3355

Abstract

The activities of the Program Pengembangan Produk Daerah (PPPUD) have been carried out at Micro small business (MSB) Putri Timus, which is held at Manggung RT 03 RW 08 Cangakan Karanganyar. This PPPUD activity is made in the framework of promoting the timus as a superior product in the Karanganyar area. MSB Putri Timus produce fried timus which is a typical Karanganyar food and souvenir. The fried timus that provides MSB has a specialty that is bligo (Benincasa hispida). But the drawback of this product is not durable, only last less than 24 hours. The purpose of this activity is to carry out production through frozen timus so that durability can be marketed outside the Karanganyar region. The method used to achieve the objectives is to increase knowledge about Good Production Methods (GMP) and freezer procurement. The result of this activity is the availability of freezers and the production of timus frozen by MSB Putri Timus. The resulting frozen timus specifications are available in a plastic bag containing 12 timus. This frozen thymus has a durability of more than 30 days.
Pendidikan Sebagai Upaya Meningkatkan Kreativitas Perempuan Untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan Setyasih Harini; Ganjar Widhiyoga
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v3i2.3356

Abstract

Female teachers of SMK Negeri 4 Surakarta have not been able to fill sustainable development, especially in increasing their professionalism in making scientific work. This work is very important in addition to measuring the success of learning as well as to improve the analytical skills of teachers in dealing with problems in the classroom. The problems faced by partners are: (1) lack of understanding and insight into the importance of other libraries that can be used to add teaching material in the teaching and learning process; (2) female teachers are not yet motivated to arrange scientific work as demands that must be met as professionals; (3) not many female teachers take advantage of opportunities and opportunities to develop themselves and increase their creativity as educators to support sustainable development practices; (4) there are still teachers who have not utilized the existence of mass media as partners that can be used to accommodate scientific work to meet the requirements as certified teachers. The targets of the Community Service are as follows: (1) socializing the importance of scientific work as a manifestation of professionalism; (2) holding a meeting to increase the motivation of female teachers in making work of innovation and creativity in order to improve the learning process; (3) provide training in the formulation of opinions based on scientific articles to be uploaded to online mass media. Outputs that can be given through community service are as follows: (1) report on the results of service; (2) making articles for scientific publications that are submitted to the journal of the results of the service; (3) submitting articles to mass media. The method of implementation is through socialization, training, mentoring and motivation. The results of the implementation of the activity showed the enthusiasm and great interest of the female teachers in the socialization and training of the preparation of scientific publications including articles produced to be published in print and online mass media.
Penggunaan Media Word Webs Dalam Pembelajaran Kosa Kata Bahasa Inggris Di Sdnn 01 Suruh Tasikmadu Karanganyar Evy Tri Widyahening; Imroatul Ma’fiah
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v3i2.3357

Abstract

English learning for children called English for Young Learners (TEYL) is developing in various parts of the world, especially in developing countries including Indonesia. This policy began in Indonesia since the enactment of the 1994 Curriculum, and its implementation continues to be increasingly necessary. This is related to the government's efforts to prepare reliable and quality students, who will be able to compete at the national and international levels. English has become a very important language in the international community. Therefore, everyone is expected to be able to learn, master and understand English well. In Indonesia, English occupies an important priority as the first foreign language that must be studied and mastered by students and has been taught in schools ranging from kindergarten to university level. In learning English, there are four (4) language skills that must be learned by students, namely listening, speaking, reading, and writing. One of the important language skills to be learned by students is speaking. One element of language that needs to be improved to support speaking skills is vocabulary. Vocabulary plays an important role in word recognition. The more English vocabulary that is owned and mastered by students, the better they are at understanding various learning materials delivered in English. Mastery of a large and extensive English vocabulary can also improve students' ability to communicate using English. The introduction of English vocabulary in SDN 01 Suruh Tasikmadu Karanganyar can use learning media that is fun, easy and effective. The learning media is Word Webs. The Word Webs media has the benefit of increasing students' knowledge of English vocabulary and strongly supports speaking skills. Word Webs learning media is a learning media that can be used in the teaching and learning process of English especially Vocabulary. Through this Community Service Activity or Pengabdian Kepada Masyarakat, learning English using Word Webs media at SDN 01 Suruh Karanganyar feels more fun and memorable. This will make students feel enthusiastic and happy in learning English provided by using Word Webs media. This media can also help teachers in teaching English vocabulary to support students' speaking skills with fun.
Bank Desain Sebagai Peningkatan Daya Saing Pasar Rotan Trangsang Supono Sasongko; Djoko Panuwun; Ik Endang S. Wahyuningsih
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v3i2.3358

Abstract

Desa Trangsang, kecamatan Gatak, kabupaten Sukohajo, merupakan sentra industry mebel dan berbagai jenis produk kerajian berbahan dasar rotan. Produk kreatif mebel rotan merupakan produksi industry rumah tangga di wilayah tersebut saat ini semakin meningkat permintaan dengan berbagai bentuk. Desain-desain bentuk produk rotan yang dikerjakan berasal dari buyer dengan membawa mock-up atau contoh produksi dengan skala 1:1. Melalui contoh produk tersebut para pengrajin tinggal mencontohnya saja. Hal ini dirasa sangat merugikan para pengrajin yang berakibat tidak bisa mengembangkan desain mereka sendiri. Untuk mendukung tercapainya tujuan berupa terbentuknya kluster pengrajin rotan maka melalui program pengabdian masyarakat ini akan menciptakan desa pengrajin yang memiliki bank desain sendiri.
Implementasi Prosedur Penerbitan Buku Ajar Dan Modul Praktikum Di Polibatam Press Nanik Lestari; Mega Mayasari; Metta Santiputri; Uuf Brajawidagda
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v3i2.3359

Abstract

Polibatam press bergerak dalam bidang usaha penerbitan buku ajar dan modul praktikum yang merupakan hasil karya dari civitas akademik Politeknik Negeri Batam. Sejak berdirinya Polibatam Press belum memiliki prosedur yang baku mengenai penerbitan buku ajar dan modul praktikum. Pembahasan mengenai prosedur ini untuk mengetahui bagaimana proses implementasi penerbitan buku ajar dan modul praktikum di Polibatam Press. Metode yang digunakan berupa analisis diskriptif, penulis mengumpulkan data yang diperoleh dari perusahaan berupa dokumen dan keterangan yang diberikan perusahaan mengenai prosedur penerbitan buku ajar dan modul praktikum, selanjutnya penulis akan menguraikan secara rinci proses penerbitan buku ajar dan modul praktikum. Hasil analisis menyimpulkan bahwa prosedur penerbitan buku ajar dan modul praktikum di Polibatam Press terdiri dari kegiatan yaitu sales order dari penulis, administrasi (Down Payment/DP), penyerahan naskah, design sampul atau re-layout, proofreading penulis, proses revisi setelah proofreading dari penulis (bila ada yg di revisi), proses proofreading akhir penulis (apabila sudah bebas koreksi, lanjut ke-), pengajuan ISBN, pendaftaran Perpusnas RI, proses cetak dummy buku dan proses cetak massal, serta penyelesaian administrasi.

Page 1 of 2 | Total Record : 20