cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Solidaritas
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 685 Documents
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN MOTIVASI PEGAWAI TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DI BADAN KEPEHAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBERDAYA MANUSIA KOTA SURAKARTA: THE INFLUENCE OF ORGANIZATIONAL CULTURE AND EMPLOYEE MOTIVATION ON THE QUALITY OF SERVICE IN THE STAFFING AGENCY AND HUMAN RESOURCE DEVELOPMENT IN SURAKARTA CITY Jayanti, Datik Dwi; Pramono, Joko; Winduro, Wirid
Solidaritas Vol 7 No 2 (2023): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Pelayanan merupakan kunci penentu yang memiliki kaitan erat terhadap proses pemberian kepuasan kepada pelanggan. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kota Surakarta merupakan organisasi publik yang menunjang urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah pada bidang kepegawaian, dan pengembangan sumberdaya manusia maka diperlukan penilaian kinerja sebagai upaya perbaikan guna meningkatkan pelayanan dalam jangka kedepan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari Budaya Organisasi dan Motivasi pegawai terhadap Kualitas Pelayanan di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kota Surakarta. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yakni penelitian kuantitatif. Analisis data diproses dengan SPSS Statistics 28 untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Populasi dari penenlitian ini adalah seluruh pegawai dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kota Surakarta. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik sampling non probability atau sampel jenuh, sehingga diperoleh 40 orang sebagai sampel dalam penelitian ini. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini ada 3 yakni, metode observasi, metode angket, dan metode dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif, uji validitas, uji reabilitas, uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa Budaya Organisasi memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Kualitas Pelayanan di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kota Surakarta dan Motivasi Pegawai juga memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Kualitas Pelayanan di Badan Kepegawaian dan pengembangan Sumberdaya Manusia Kota Surakarta. Kata kunci : Budaya Organisasi, Motivasi pegawai, Kualitas Pelayanan.
Kualitas Pelayanan Pengurusan Persyaratan Administrasi Perkawinan Di Kantor Urusan Agama Kecamatan Simo Kabupaten Boyolali: Kualitas Pelayanan Pengurusan Persyaratan Administrasi Perkawinan Di Kantor Urusan Agama Kecamatan Simo Kabupaten Boyolali Ramadhani, Lusiana; Pramono, Joko; Sugiyarti, Sri Riris
Solidaritas Vol 7 No 2 (2023): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kantor Urusan Agama merupakan instansi pemerintah yang menyelenggarakanpelayanan Pengurusan Administrasi Perkawinan. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisa tentang Kualitas Pelayanan diKantor Urusan Agama Kecamatan Simo.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif denganmenggunakan dimensi yang dikembangkan oleh Zeithaml, Parasuraman dan Berry (1990)dalam Hardiyansyah (2011:11) seperti tangible (bukti fisik), reliability (kehandalan),responsiveness (daya tanggap), assurance (jaminan), dan emphaty (empati). Metode padapengumpulan data dari penelitian ini dilakukan dengan cara Observasi, Wawancara danDokumentasi. Sedangkan untuk teknik analisis data yang digunakan yakni denganmenggunakan teori dari Mathew B, A. Michael Huberman dan Johny Saldana dalamMiles dan Huberman (2014:12) yakni teknis analisis data interaktif.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Kualitas Pelayanan PengurusanPersyaratan Administrasi Perkawinan di Kecamatan Simo Kabupaten Boyolali mampudinilai baik, hal ini dapat dilihat dari beberapa dimensi yang dikembangkan olehZeithaml, Parasuraman dan Berry (1990) dalam Hardiyansyah (2011:11). Namun padadimensi tangible dan assurance belum sepenuhnya mampu dikatakan baik, yakni padaarea parkir yang belum beratap perlu untuk diperbaiki. Serta pada jaminan informasiterbaru karena kurangnya sosialisasi terhadap pengguna layanan dan tidak tersedianyamedia sosial sebagai alat untuk masyarakat mengakses informasi yang dibutuhkansehingga kebutuhan pengguna layanan menjadi tidak terpenuhi, dengan adanya hal itumaka pada KUA Kecamatan Simo perlu mengadakan perbaikan serta sosialisi terhadappengguna layanan melalui media online maupun offline untuk memenuhi kebutuhan padapengguna layanan.Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Persyaratan Administrasi Perkawinan
EFFECTIVENESS OF MOVING SAMSAT PROGRAM AT WONOREJO VILLAGE OFFICE, GONDANGREJO DISTRICT, KARANGANYAR DISTRICT: EFEKTIVITAS PROGRAM SAMSAT KELILING PADA KANTOR DESA WONOREJO KECAMATAN GONDANGREJO KABUBATEN KARANGANYAR Pambudi, Anggit; Suhita, Damayanti; Winduro, Wirid
Solidaritas Vol 7 No 2 (2023): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya permasalahan dalam membayar pajak dimasyarakat diantarnya ialah masihrendahnya kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak. Selain itu masih kurangnya fasilitasyang kurang memadai seperti misalnya ruang tunggu yang kurang nyaman dan terbatas tempatduduk, masih kurang luasnya lahan parkir yang tersedia sehingga banyak masyarakat yangenggan melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor di kantor desa Wonorejo.Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikanEfektivitas program SAMSAT keliling pada unit pelayanan di kantor desa Wonorejo kecamatanGondangrejo kabupaten Karanganyar. Penelitian ini dilakukan menggunakan teori pengukuranefektivitas sebagaimana yang dikemukakan oleh Budiani (2007:53). Dengan metode penelitiandeskriptif kualitatif.Berdasarkan analisis dan pembahasan dalam penelitian Efektivitas program SAMSATkeliling di kantor desa Wonorejo maka dapat ditarik kesimpulan bahwa program SAMSATkeliling di kantor desa Wonorejo sudah efektif, karena banyak indikator efektivitas programyang disebutkan oleh Budiani sudah terpenuhi secara maksimal. tiga indikator yang sudahtercapai yaitu ketepatan sasaran program tercapai karena mempermudah masyarakat dalammelakukan pembayaran pajak bermotor dan banyak wajib pajak yang melakukan pembayarandi SAMSAT keliling desa Wonorejo. Indikator selanjutnya sosialisasi program karenapenyampaian program terdapat informasi-informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat. Indikatoryang terakhir yaitu pemantauan program karena sudah ada pemantauan dari pihak SAMSATkeliling maupun pihak kantor desa Wonorejo. Namun ada satu indikator yang tidak terpenuhisecara maksimasl yaitu pencapaian tujuan program.Adapun saran dari penulis yaitu menyediakan kotak saran yang berfungsi sebagai tempatmasyarakat atau wajib pajak untuk dapat memberikan masukan kepada samsat keliling di kantordesa WonorejoKata Kunci : Efektivitas, Program, SAMSAT Keliling
Manajemen Dana Desa Untuk Kesejahteraan Masyarakat di Desa Sidorejo Kecamatan Jatisrono Kabupaten Wonogiri Utami, Annisa Wahyu; Pramono, Joko; Sugiyarti, Sri Riris
Solidaritas Vol 7 No 2 (2023): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan manajemen dana desa untuk kesejahteraan masyarakat di Desa Sidorejo Kecamatan Jatisrono Kabupaten Wonogiri. Manajemen dana desa di Desa Sidorejo selalu digunakan untuk kegiatan pembangunan fisik seperti rabat jalan, talud jalan, pembuatan saluran air dan irigasi, perbaikan rumah tidak layak huni, pipanisasi air bersih, pembuatan jambanisasi, dan pembuatan jalan usaha tani. Manajemen yang baik menjadi tolak ukur organisasi untuk mencapai tujuan dalam melakukan program kegiatan kesejahteraan masyarakat di Desa Sidorejo. Manajemen yang baik menurut George R. Terry yang terdiri dari 4 indikator yaitu planning (perencanaan), organizing (pengorganisasian), actuating (penggerakan), dan controlling (pengawasan). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, dokumentasi, dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen dana desa di Desa Sidorejo Kecamatan Jatisrono Kabupaten Wonogiri sudah cukup baik. Dalam indikator perencanaan hal ini dibuktikan dengan pemerintah desa yang telah melaksanakan penetapan tujuan yang cukup jelas dengan melihat kemampuan dan kualitas sumber daya yang dimiliki. Dalam indikator pengorganisasian hal ini dapat dibuktikan dengan pemerintah desa yang melibatkan semua sumber daya manusia yang dimiliki, merumuskan dan menetapkan tugas dengan teliti serta membagi tugas sesuai dengan bidangnya masing-masing. Dalam indikator penggerakan hal ini dapat dibuktikan dengan upaya pemerintah desa untuk selalu memberikan arahan dan motivasi kepada berbagai pihak untuk melakukan kerja cerdas dan kerjasama. Dalam indikator pengawasan hal ini dapat dibuktikan dengan pemerintah desa yang melakukan evaluasi dengan melibatkan semua pihak dan membatu memberikan solusi pada masalah yang terjadi.   Kata kunci : manajemen, kesejahteraan, dana desa
KEPUASAN MENONTON TV DIGITAL (Studi Kasus Penonton Program Acara TransTV My Trip My Adventure di Wilayah Karangdowo Kabupaten Klaten): STUDI KASUS PENONTON PROGRAM ACARA TRANSTV MY TRIP MY ADVENTURE DI WILAYAH KARANGDOWO KABUPATEN KLATEN Cahyani, Aprilia Wulan; Suryo, Herning; Sihabuddin, Sihabuddin
Solidaritas Vol 7 No 2 (2023): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Setelah penerapan ASO (Analog Switch Off) maka terjadilah fenomena penerapanmigrasi ke TV digital secara besar-besaran di seluruh indonesia. Tujuan penelitian ini inginmendeskripsikan kepuasan menonton TV digital melalui program "My Trip My Adventure" diwilayah Karangdowo, Klaten. Televisi digital adalah bentuk televisi yang menggunakanteknologi modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyampaikan sinyal video, audio, dandata kepada penerimaan televisi. Penelitian ini menggunakan teori used and gratification.Kepuasan menonton TV adalah perasaan senang atau puas yang dirasakan seseorang setelahmenonton program televisi atau acara yang diinginkan. Penelitian ini menggunakanmetodologi kualitatif dan pendekatan analisis deskriptif. Penentuan informan dilakukan denganmetode purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peralihan dari siarananalog ke siaran digital dalam program My Trip My Adventure di TransTV memiliki dampakpositif terhadap kepuasan menonton dalam berbagai aspek yaitu kepuasan informasi, hiburan,edukasi, interaksi sosial, pelayanan, dan paling utama kepuasan penamilan/kualitas gambar.Kata kunci : Kepuasan, Menonton, TV Digital
PERANAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS PASCA PANDEMI (5 siswa Kelas XI yang mendapatkan bimbingan konseling pada tengah semester 1 di Sekolah Menengah Atas Kristen 1 Sur: 5 siswa Kelas XI yang mendapatkan bimbingan konseling pada tengah semester 1 di Sekolah Menengah Atas Kristen 1 Surakarta Dian Pamardi, Andhika; Hastuti, Nurnawati Hindra; Muadz, Muadz
Solidaritas Vol 7 No 2 (2023): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpindahan antara pandemi ke pasca pandemi kembali menuntut para siswauntuk dapat beradaptasi kembali akan proses pembelajaran. Seperti yang dirasakanoleh para siswa dan guru di SMA Kristen 1 Surakarta mereka menyambutnya denganbaik, akan tetapi ada sebagian dari siswa yang kesulitan dalam proses adaptasisehingga berdampak pada menurunya prestasi akademik. Hal ini disebabkan karenapara siswa kesulitan dalam memahami materi yang diberikan dan banyak darimereka yang kehilangan motivasi dalam belajar. Peran guru dan karyawan disinisangatlah penting untuk meningkatkan nilai prestasi akademik para siswa, terutamaadalah guru BK. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimanakomunikasi intrapersonal guru BK dalam meningkatkan motivasi belajar 5 siswakelas XI yang mendapatkan bimbingan konseling pada tengah semester 1 di SMAKristen 1 Surakarta pasca pandemi. Teori yang digunakan dalam penelitian iniadalah keefektifan komunikasi interpersonal menurut Devito (keterbukaan, rasapositif, empati, dukungan, kesetaraan). Dengan menggunakan pendekatan metodedeskriptif kualitatif. Teknik pengambilan informan menggunakan metode purposivesampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode triangulasi (observasi,wawancara, dokumentasi). Berdasarkan hasil penelitian, peranan komunikasiinterpersonal guru BK dalam meningkatkan motivasi belajar 5 siswa pada kelas XIberjalan dengan baik sesuai dengan teori keefektifan komunikasi interpersonalmenurut Devito. Hal ini dapat dilihat dari perubahan dan peningkatan motivasibelajar siswa. Dilihat dari keterbukaan, siswa mampu terbuka akan permasalahanyakepada guru BK. Rasa positif, siswa percaya bahwa guru BK mampu menjagakerahasiaannya. Empati, siswa merasa tidak sendiri dalam menghadapi masalahnnyakarena perhatian dari guru BK. Dukungan, siswa merasa terbantu setelahberkonsultasi dengan guru BK dan dapat kembali menemukan motivasi belajarnya.Kesetaraan, siswa merasa tidak sungkan ketika menceritakan permasalahannyakarena guru BK mampu memposisikan diri dengan baik sebagai teman atau sahabat.Kata Kunci : Komunikasi Interpersonal, Bimbingan Konseling, Teori Keefektifanmenurut Devito.
Pola Komunikasi Interpersonal Guru Dan Siswa Berkebutuhan Khusus Dalam Membentuk Rasa Percaya Diri Di Yayasan Sekolah Luar Biasa (SLB) Anugerah Colomadu Bahari, Puspalangit Pratika; Riyanto, Buddy; Widiyowati, Estu
Solidaritas Vol 7 No 2 (2023): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan luar biasa bisa dikatakan sebagai pendidikan dengansuatu sistem yang memberikan layanan kepada pendidikan anakberkebutuhan khusus yang belajar bersama dengan anak sebayanya disekolah umum. Sekolah ini merupakan satu dari dua sekolah luar biasa diColomadu. Dalam proses kegiatan pemberian materi dan pengajaran ,guru akan lebih ditantang dalam memberikan cara khusus untuk dapatmengatasi bermacam bentuk kelainan perilaku yang akan muncul, agarmateri yang telah diberikan dapat diterima. Komunikasi interpersonaljuga merupakan alat efektif jenis penelitian deskriptif dengan metodekualitatif, dimaksud untuk membuat deskripsi , gambaran secarasistematis , faktual dan akurat mengenai suatu objek, suatu kondisi sertafenomena yang diselidiki.pola komunikasi interpersonal guru dan siswabekebutuhan khusus menggunakan pola komunikasi primer denganmenggunakan lambang verbal dan non verbal seperti menggunakanbahas lisan dengan pengucapan yang pelan – pelan ( bahasa oral ) dangerakan tubuh (mimik wajah) secara tatap muka langsung dengan parasiswa berkebutuhan khusus.Komunikasi guru dan anak berkebutuhankhusus adalah model interaktif dengan menggunakan media interaktifyang dapat menciptakan suasana kelas yang menyenangkan tidakmembosankan dan kondusif yang dimana proses komunikasi guru dansiswa terjadi umpan balik , jika guru bertanya siswa dapat memberikanrespon mengerti atau tidak mengerti maksud dari yang telah disampaikanoleh guru. Melalui pola komunikasi primer dan model interaktif inilahguru dapat cukup efektif dalam membentuk rasa percayadiri siswaberkebutuhan khusus lewat pola komunikasi interpersonal yangdilakukan secara terus menerus saat proses pembelajaran agar dapatmembantu siswa berlatih mengembangkan percaya diri dan bertambahkosa kata , berani berdiskusi dengan teman yang lain ,memungkapkanperasaaan yang mereka rasakan serta menjeaskan ulang materi yangdisampaikan , dan berani berkomunikasi dengan orang lain dilingkungankeluarga dan masyarakat.Kata kunci : Komunikasi Interpersonal, Anak Berkebutuhan Khusus,SekolahLuar Biasa,Guru, Percaya Diri
KOMUNIKASI PERSUASIF PADA AKUN INSTAGRAM SOLO SAFARI DALAM MENINGKATKAN BRAND IMAGE Valiant Wicaksono, Giovanni; Hindra, Nurnawati; Sihabuddin, Sihabuddin
Solidaritas Vol 7 No 2 (2023): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi persuasif yangdilakukan oleh Solo Safari melalui akun Instagram mereka dan bagaimana strategi iniberkontribusi dalam meningkatkan citra merek atau brand image mereka. Melaluipendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi konten di akun Instagram SoloSafari, serta wawancara dengan beberapa pengunjung sebagai penerima pesan. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa Solo Safari berhasil mengimplementasikan berbagai teknikkomunikasi persuasif di platform Instagram mereka. Konten visual yang menarik danberkualitas tinggi berhasil menarik perhatian pengikut dan calon pengunjung. Penggunaancerita pengalaman pelanggan, testimonial, dan ulasan positif membantu membangunkepercayaan dan keyakinan terhadap merek. Melalui penggunaan pesan tentang keunikan,eksklusivitas, komitmen pada kelestarian alam, dan fokus pada pengalaman pelanggan, SoloSafari berhasil meningkatkan citra mereka sebagai destinasi safari solo yang berkelas danpeduli terhadap lingkungan. Interaksi aktif dengan pengikut dan influencer marketing jugaberkontribusi dalam memperluas jangkauan merek dan meningkatkan keterlibatan.Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa komunikasi persuasif melalui akun Instagram SoloSafari telah berdampak positif dalam meningkatkan citra merek mereka. Strategikomunikasi yang efektif membantu menciptakan kesan positif tentang merek di benakpengikut dan calon pengunjung. Namun, tetap diperlukan evaluasi dan penyesuaianberkelanjutan untuk menjaga keterhubungan dengan target audiens dan terus memperkuatbrand image Solo Safari di pasar yang kompetitif.Kata Kunci : Komunikasi Persuasif, Pesan Persuasif, Solo Safari, Instagram, Brand Image.
Partisipasi Masyarakat Dalam Upaya Pengembangan Kampung Wisata Berbasis Cluster Di Kelurahan Rejowinangun Kecamatan Kotagede Kota Yogyakarta: Partisipasi Masyarakat Dalam Upaya Pengembangan Kampung Wisata Berbasis Cluster Di Kelurahan Rejowinangun Kecamatan Kotagede Kota Yogyakarta Alifah, Inayatul; Haryanto, Aris tri; Sugiarti, Sri Riris
Solidaritas Vol 7 No 2 (2023): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Partisipasi masyarakat merupakan faktor penting dalam membantu proses keberhasilan program pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan partisipasi masyarakat dalam upaya pengembangan Kampung wisata Rejowinangun di kelurahan Rejowinangun, kecamatan Kotagede, kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan empat indikator partisipasi masyarakat menurut teori Cohen dan Uphoff (1977:99) dalam Mohammad Mulyadi (2019:25), yang terdiri dari : (1) partisipasi dalam pengambilan keputusan, (2) Partisipasi dalam implementasi (3) partisipasi dalam kegiatan kemanfaatan, (4) Partisipasi dalam kegiatan evaluasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dan teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif. Pendekatan kualitatif dengan analisis data deskripstif menggunakan model Miles, Huberman, dan saldana yaitu dengan cara (1) Pengumpulan Data, (2) Kondensasi Data, (3) Penyajian Data, dan (4)Penarikan Kesimpulan dan enggunakan metode observasi, wawancara, dan Dokumentasi.   Berdasarkan hasil dari temuan yang di temukan oleh peneliti, partisipasi masyarakat dalam pengembangan Kampung wisata Rejowinangun ini dapat di katakan belum optimal, dimana kurangnya kerjasama antara pihak pengelola dengan masyarakat dalam hal yang sifatnya membangun, serta mendukung potensi yang dimiliki oleh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat Kampung wisata Rejowinangun masih belum sempurna, dalam artian masyarakat belum sepenuhnya memberikan kontribusi terhadap pengembangan Kampung wisata Rejowinangun. Masyarakat masih belum sepenuhnya meresap terhadap Kampung wisata Rejowinangun dan pihak pengelola menyadari hal ini terjadi karena kurangnya komunikasi antara masyarakat dengan pihak pengelola serta dasar dari kebutuhan masyarakat tersebut, dan faktor dari rata-rata masyarakat tersebut telah di sibukkan dengan pekerjaannya masing-masing. Sehingga hanya sebagian masyarakat yang mampu ikut serta dalam berpartisipasi dalam pengembangan Kampung wisata Rejowinangun ini.   Saran dari penulisan penelitian ini adalah perlu adanya pengembangan program yang menjadikan masyarakat lebih tertarik dengan Kampung wisata nya, sehingga pengelola tidak terkesan bekerja sendiri.Sehingga tujuan yang ingin dicapai berjalan sesuai dengan baik. Pada partisipasi dalam kegiatan evaluasi, pihak pengelola perlu melibatkan masyarakat langsung agar masyarakat tidak hanya diminta feedback nya saja. Dalam hal ini perlu keterlibatan masyarakat agar mereka dapat memberikan saran dari kegiatan yang telah di laksanakan sebelumnya. Kata kunci: Partisipasi masyarakat, Pengembangan Kampung wisata
Kolaborasi Pemerintahan Dalam Program Kota Tanpa Kumuh di Kampung Debegan Kelurahan Mojosongo: Kolaborasi Pemerintahan Dalam Program Kota Tanpa Kumuh di Kampung Debegan Kelurahan Mojosongo Dhamastuti, Eka Putri; Suwardi, Suwardi; Sugiyarti, Sri Riris
Solidaritas Vol 7 No 2 (2023): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Collaborative Governance sangat penting dalam mengoptimalkankebijakan pemerintah baik dalam pengambilan kebijakan maupun dalamimplementasi kebijakan. Begitu pula dalam upaya menjalankan programKota Tanpa Kumuh di pemerintah kota Solo khususnya di KampungDebegan Kelurahan Mojosongo juga membutuhkan dan menerapkanlangkah bersama dalam wujud Collaborative Governance. Teori yang digunkandalam penelitian collaboraive governance ini berdasarkan teori Ansell andGash (2007:228) yang menggunkan 5 (lima) indikator terbentuknyacollaborative governance yang terjalin oleh pemerinrtah, swasta danmasyaraka yakni, Face to Face Dialogue, Trust Building, Commitmen to process,Shared Understanding dan IntermediatedOutcomes.Metode yang digunkanadalah kualitatif. infroman yang di pilih Secara purposive sampling yaitudinas terkait program KOTAKU di Kampung Debegan, mulai dari penggerakKampung, Kelurahan , Dinas Pemadaman Kebakaran, Dinas Perumahan danDinas Lingkungan Hidup serta kedinasa lainnya yang tidak di sebutkan.Tehnik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.Tehnik analisi yang di gunakan menggunkan teori dari miles huberman(2014) yakni teknik analisis interaktif (pennyajian data)Hasil penelitianmenunjukan bahwa Proses Collaborative Governance pada pelaksanaanProgram KOTAKU di Kampung Debegan Kelurahan Mojosongo KotaSurakarta sudah berjalan dengan baik meskipun terdapat beberapa catatandan kekurangan., Hal ini dapat terilihat dari terlaksananya 5 indikator yakniFace to Face Dialogue, Trust Buliding, Commitment to the Process SharedUnderstanding and Intermediated Outcomes. Pelaksanaan CollaborativeGovernance Dalam Program Kota Tanpa Kumuh Di Kampung DebeganKelurahan Mojosongo Kota Surakarta berjalan dengan lancar,di mulai daritahap persiapan, perencanaan, pelaksanaan dan keberlanjutan.Kata kunci : Collaborative Governance, Program KOTAKU