cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL IBNU SINA BIOMEDIKA
ISSN : -     EISSN : 25980165     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal ilmiah Ibnu Sina Biomedika menerima artikel ilmiah dari hasil penelitian, laporan/studi kasus, kajian/tinjauan pustaka, maupun penyegar ilmu kedokteran, yang berorientasi pada kemutakhiran ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran, agar dapat menjadi sumber informasi ilmiah yang mampu memberikan kontribusi dalam mengatasi permasalahan kedokteran yang semakin kompleks.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 1 (2018)" : 12 Documents clear
PERUBAHAN KADAR HEMOGLOBIN DAN NILAI ENZIM AMINOTRANSFERASE PADA TERAPI ANTIRETROVIRAL LINI PERTAMA Ratnaningrum, Kanti; Wahab, Zulfachmi; Augatha, Arrafli Bagas
JURNAL IBNU SINA BIOMEDIKA Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.6 KB) | DOI: 10.30596/isb.v2i1.1832

Abstract

Pendahuluan: Terapi Anti Retroviral (ARV) lini pertama (Human Immunodeficiency Virus) HIV masih digunakan sebagai pilihan utama dalam pengobatan HIV. Penggunaan ARV memerlukan pemantauan nilai laboratorium untuk meghindari efek samping akibat terapi tersebut. Sedikitnya informasi tentang efek samping terapi ARV dan semakin banyaknya kasus pasien HIV menyebabkan peneliti ingin mengetahui jumlah penurunan kadar hemoglobin dan peningkatan nilai enzim amino transferase pada pasien HIV dengan terapi ARV lini pertama kombinasi duviral dan neviral.Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan pendekatan cross  sectional, dengan metode consecutive  sampling. Data merupakan data sekunder pasien HIV di RSUD Ambarawa. Kriteria inklusi berusia ≥18 tahun, menjalani 1 tahun pengobatan dalam kurun waktu 2011-2015 dengan kombinasi duviral dan neviral. Data dianalisis menggunakan uji T berpasangan untuk kadar hemoglobin dan uji chi square untuk nilai enzim aminotransferase.Hasil: Dari 37 sampel, terdapat sigifikansi antara terapi anti retroviral lini pertama terhadap perubahan kadar hemoglobin (p=<0,001) dengan delta penururan 3,29 mg/dl dan nilai enzim aminotransferase yaitu nilai SGPT (p=<0,001) dengan delta peningkatan 14,09 IU serta SGOT (p=0,021) dengan delta peningkatan 11,40 IU.Simpulan: Terjadi penurunan kadar hemoglobin sebesar 3,29 mg/dl, peningkatan nilai enzim aminotransferase sebesar 14,09 IU pada SGPT serta 11,40 IU pada SGOT setelah terapi ARV lini pertama.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BUAH PARE (MOMORDICA CHARANTIA) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI ORGAN TRAKEA PADA TIKUS WISTAR YANG DIINDUKSI OBAT NYAMUK BAKAR Utami, Tania Mulia; Lubis, Humairah Medina Liza; Delyuzar, Delyuzar; Sutysna, Hendra
JURNAL IBNU SINA BIOMEDIKA Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.5 KB) | DOI: 10.30596/isb.v2i1.1907

Abstract

Background: indonesia is a tropical country and has two seasons, there are summer and rainy season. This condition will  increase the population of mosquito especially in transition period. The producer of insect-repellent use this opportunity to make mospuito coil. In fact, mosquito coil is dangerous for the healthy of trachea. There are many herbs has been investigated, including pare, because it contains antioxidant. Objective: This experiment is about the effect of pare’s extract (Momordica charantia) in  histopathology of trachea in wistar mouse which is induced by mosquito coil. Method : laboratoric experiment with posttest only with control group design. Mouses divide into 4 groups and will be treat for 30 days. After that, the extract will be given in250mg/bw and500mg/bw. This experiment will examine the histopathology of trachea with HE and  light microscope. The data will be analyzed with Kruskal-wallis post Hoc Mann-Whitney. Result: there are significant diffrentiation  in degeneration, metaplasia, necrosis, and mucose thickening score in experiment and control group. Giving 250mg/bw and 500mg/bw of pare’s extract show improvement in trachea tissue. Conclusion: giving mosquito coil can induce the damage of trachea tissue with degeneration, metaplasia, necrosis and mucose thickening process. Giving pare’s extract as antioxidant show the improvement of trachea histopathologyKeywords: pare’s extract, mosquito coil, trachea histopathology, flavonoid.

Page 2 of 2 | Total Record : 12