cover
Contact Name
Akhyar Anshori
Contact Email
akhyaransori@umsu.ac.id
Phone
+6282277000285
Journal Mail Official
jurnalinteraksi@umsu.ac.id
Editorial Address
Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UMSU Gedung C Jalan Kapten Mukhtar Basri No 3 Medan, Sumatera Utara 20238
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
urnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : -     EISSN : 25806955     DOI : https://doi.org/10.30596/interaksi
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) bekerjasama dengan Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (APIK PTM) yang terbit dua kali dalam setahun pada bulan Januari dan Juli. Terbit pertama kali pada bulan Januari 2017.
Articles 245 Documents
Representasi Identitas dan Transformasi Diri Raisa Andriana dalam Lirik Lagu “The Girl That I Used to Be” melalui Analisis Hermeneutika Schleiermacher Kurniawan, Yoseph Wahyu; Rizky, Ramadhanty Cahyaning; Suskarwati, Sri Ulya
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v10i1.27790

Abstract

ABSTRACTIndonesian popular music has become an important medium for expressing women’s identities and personal experiences. This research aims to analyze Raisa Andriana’s representation of identity and self-transformation in the song “The Girl That I Used to Be” through Schleiermacher’s hermeneutic analysis. The song reflects Raisa’s perspective on her past while constructing new meanings of herself in the present. This research uses an interpretive qualitative method with a focus on deep understanding of the text and its cultural context. Schleiermacher’s hermeneutic theory is used because it offers two main dimensions of interpretation, such as grammatical and psychological. The grammatical analysis is conducted through the interpretation of the language structure, metaphors, and symbols in the song’s lyrics, while the psychological analysis is used to understand Raisa’s intentions and subjective experiences as both singer and songwriter. The result shows that the song’s lyrics represent Raisa’s identity journey, from past reflection to the construction of a more mature self. This research affirms that popular music functions not only as a medium of personal expression but also as a cultural space that allows women to negotiate their identities and self-transformation.Keywords: Representation, Identity, Self-Transformation, Song Lyrics, Schleiermacher's Hermeneutics ABSTRAKMusik populer Indonesia telah menjadi medium penting bagi perempuan untuk mengekspresikan identitas dan pengalaman personal mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi identitas dan transformasi diri Raisa Andriana dalam lagu “The Girl That I Used to Be” melalui analisis hermeneutika Schleiermacher. Lagu tersebut merefleksikan cara Raisa dalam memandang masa lalunya, sekaligus membangun pemaknaan baru atas dirinya di masa kini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif interpretif dengan fokus pada pemahaman mendalam terhadap teks dan konteks budaya. Teori hermeneutika Schleiermacher digunakan karena menawarkan dua dimensi utama dalam penafsiran, yaitu gramatikal dan psikologis. Analisis gramatikal dilakukan melalui penafsiran struktur bahasa, metafora, dan simbol dalam lirik lagu, sedangkan analisis psikologis digunakan untuk memahami intensi dan pengalaman subjektif Raisa sebagai penyanyi maupun penulis lagu tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu ini merepresentasikan perjalanan identitas Raisa dan refleksi masa lalu menuju konstruksi diri yang lebih matang. Penelitian ini menegaskan bahwa musik populer berfungsi tidak hanya sebagai media ekspresi personal, tetapi juga sebagai ruang kultural yang memungkinkan perempuan menegosiasikan identitas dan transformasi dirinya.Kata Kunci: Representasi, Identitas, Transformasi Diri, Lirik Lagu, Hermeneutika Schleiermacher
Calon Presiden 2024 Adu Rap: Merepresentasikan Citra Politik dalam Video YouTube Epic Rap Battles of Presidency Surya, Arista Chandrika; Rachmawati, Farikha
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v10i1.19996

Abstract

Politik modern membutuhkan sebuah citra politik yang dapat dibangun melalui sebuah media, media tersebut dapat membantu penyebaran informasi dan pembentukan sebuah citra politik terhadap kepentingan siapapun yang sedang berkompetisi di dunia politik. Salah satu cara mengetahui sebuah media yang digunakan untuk pembentukan citra politik adalah dengan level realitas dan penggambaran identitas seseorang di dalam konten tersebut. Untuk itu, peneliti menggunakan tiga level pada teori kode-kode televisi John Fiske (level realitas, level representasi, level ideologi) sebagai bentuk analisis dan berpacu pada lima jenis citra yang digunakan politikus menurut Jefkins (mirror image, current image, wish image, corporate image dan multiple image). Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan adanya penggambaran citra politik berdasarkan gesture, penampilan, dan lingkungan yang melekat pada masing-masing peserta pemilihan calon presiden dan wakil presiden dan ditunjukkan dalam bentuk video parody.
Analisis Strategi Branding Transformasi Digital PT Pos Indonesia Catalignia, Lydian; Parsono, Slamet
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v10i1.16269

Abstract

PT Pos Indonesia telah resmi bertransformasi digital terhitung sejak 26 Agustus 2022. Walaupun PT Pos Indonesia telah berkembang mengikuti jaman, adanya persepsi kuno dan tidak berjalan mengikuti jaman dari masyarakat kepada PT Pos Indonesia. Hal tersebut yang membuat peneliti ingin mengetahui bagaimana strategi branding transformasi digital yang dilakukan oleh PT Pos Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi branding transformasi digital PT Pos Indonesia. Penelitian ini menggunakan teori strategi branding dari Gelder serta Schultz Barnes dengan tiga sub-analisis tiga poin utama, yakni brand positioning, brand identity, dan brand communication. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui teknik pengumpulan data observasi, wawancara dengan 3 orang informan, dan dokumentasi. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa PT Pos Indonesia menerapkan beberapa strategi branding transformasi digital seperti melakukan beberapa analisis kompetitor, penguatan identitas korporat dan menyebarkan informasi transformasi digitalnya melalui beberapa platform media. Strategi branding transformasi digital yang dilakukan oleh PT Pos Indonesia mengharapkan dapat mengubah persepsi kuno terhadap PT Pos Indonesia serta penggunaan jasa layanan PT Pos Indonesia yang semakin marak digunakan. 
Pengaruh Komunikasi Pimpinan terhadap Kinerja Pegawai Kantor Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Sumatera Utara Dina Afifah; Abrar Adhani
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v10i2.30086

Abstract

An organization is a place or container for a group of people who work together to achieve a common goal. Each individual in the organization has a specific and complementary role, thus creating harmony in carrying out tasks. Good communication allows the organization to run smoothly and efficiently. Conversely, if communication is lacking or does not work, the organization can experience chaos. Therefore, the role of leadership in organizational communication is very important, because leaders function as one of the main keys to the success of an organization. The purpose of this study is to analyze leadership communication in the North Sumatra Representative Office of the Supreme Audit Agency (BPK), measure employee performance, and identify the influence of leadership communication on that performance. The research method used is a quantitative method that relies on field data collection techniques that focus on numbers and numerical values. The data collection techniques used in this study were questionnaires and documentation. The results of this study indicate that there is a positive and significant influence of leadership communication on employee performance. Leadership communication has an influence on employee performance with an R Square value of 0.788. This indicates a strong and unidirectional relationship. This value indicates that 78.8% of the variation in employee performance is influenced by leadership communication, while 21.2% is influenced by other variables.
Pembentukan Identitas Diri pada Akun Pertama dan Akun Kedua di Media Sosial Instagram (Studi Netnografi) Sabrina Putri Anjali; Weni Adityasning Arindawati; Nurkinan -
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v10i2.20826

Abstract

Instagram telah berkembang menjadi media sosial yang bukan hanya digunakan sebagai alat berkomunikasi, tetapi juga berfungsi menjadi panggung tempat individu dapat membentuk identitas diri melalui konten yang diunggah. Salah satu hal yang menarik untuk dikaji terkait Instagram sebagai alat untuk mengekspresikan diri adalah terkait bagaimana individu memperlihatkan dan menyajikan dirinya pada akun yang berbeda. Penelitian  ini bertujuan untuk mengeksplorasi pembentukan identitas diri yang terjadi diantara akun pertama dan akun kedua . Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode netnografi. Teknik pengumpulan data menggunakan investigasi, interaksi, dan imersi. Teknik analisis data menggunakan analisis tematik, meliputi memberi kode , mencari tema, meninjau tema potensial, dan mendefinisikan dan memberi nama tema.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa akun pertama berfungsi sebagai panggung depan yang menampilkan identitas diri yang diinginkan pemilik akun, sedangkan akun kedua berfungsi sebagai panggung belakang yang menampilkan sisi yang lebih personal dan autentik.
Representasi Rivalitas Perempuan Sebagai Internalized Mysogyny pada Lirik Lagu K-Pop “Step Back” Oleh GOT The Beat Deva Andanny Oktavionita
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v10i2.25831

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi rivalitas perempuan dalam lirik lagu “Step Back” oleh GOT The Beat serta mengungkap bagaimana representasi tersebut mencerminkan konsep internalized misogyny. Rivalitas antarperempuan sering kali direproduksi dalam budaya populer sebagai bentuk konflik horizontal yang memperkuat nilai-nilai patriarkal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes dan teori representasi dari Stuart Hall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik-lirik dalam lagu “Step Back” mengandung makna denotatif berupa peringatan kepada perempuan lain agar menjauh dari pasangan si pembicara. Namun, secara konotatif, lirik tersebut mengandung pesan ideologis tentang penguasaan ruang relasi oleh perempuan atas dasar rasa kepemilikan terhadap laki-laki, yang mencerminkan sikap merendahkan perempuan lain dan menjadi wujud dari internalized misogyny. Lagu “Step Back” merepresentasikan perempuan tidak sebagai agen solidaritas, melainkan sebagai kompetitor dalam sistem yang dibentuk oleh logika patriarki. Kata Kunci: rivalitas perempuan, internalized misogyny, semiotika Barthes, representasi, K-Pop.
Analisis Framing Konstruksi Identitas Ibu Modern Pada Podcast Mom’s Corner Nikita Willy Perspektif Zhongdang Pan – Gerald Kosicki Winda Saeni; Diryo Suparto; Inas Sany Muyassaroh
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v10i2.30203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana program podcast Mom’s Corner di kanal YouTube Nikita Willy Official mengonstruksi identitas ibu modern dan isu pengasuhan (parenting) melalui analisis framing. Di tengah banjir informasi digital, media baru seperti podcast menjadi rujukan utama bagi orang tua muda dalam mencari solusi atas kompleksitas rumah tangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model analisis framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki yang membedah empat dimensi struktur: sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Objek penelitian ini adalah lima episode terpilih yang membahas isu kesehatan, psikologi anak, finansial, kolaborasi pasangan, dan stimulasi sensori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mom’s Corner melakukan konstruksi realitas melalui pergeseran paradigma dari pola asuh tradisional-intuitif menuju pola asuh ilmiah-rasional. Pada struktur sintaksis dan skrip, penggunaan narasumber ahli dan pendekatan tanya-jawab berbasis "How" mempertegas otoritas informasi yang kredibel dan praktis. Secara tematik, ditemukan adanya hubungan sebab-akibat yang kuat antara kesejahteraan fisik dan mental orang tua terhadap optimalisasi tumbuh kembang anak. Pada struktur retoris, penggunaan metafora seperti "Tabungan Otot" dan "Parenting Roller Coaster" berfungsi menyederhanakan konsep medis dan psikologis yang kompleks agar lebih mudah diterima audiens. Kesimpulan umum dari penelitian ini adalah Mom’s Corner membingkai identitas ibu modern sebagai sosok yang literat, berbasis data (data-driven), dan berkesadaran penuh (mindful parenting).
Analisis Framing Berita pada Akun Instagram @narasinewsroom Mengenai Isu Politik di Indonesia Denaya Attala Aulyzan; Diryo Suparto; Inas Sany Muyassaroh
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v10i2.30121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembingkaian pemberitaan mengenai isu politik di Indonesia pada akun Instagram @narasinewsroom selama periode Agustus–September 2025. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis framing model Robert N. Entman yang mencakup empat elemen utama, yaitu pendefinisian masalah, penentuan penyebab, penilaian moral, dan penanganan rekomendasi. Data diperoleh melalui teknik dokumentasi terhadap konten visual dan narasi teks dari 10 unggahan berita yang dipilih berdasarkan relevansi isu politik, meliputi kebijakan publik, penegakan hukum, hak asasi manusia, dan hubungan kekuasaan negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun @narasinewsroom membingkai isu politik sebagai persoalan praktik kekuasaan negara, perilaku elite politik, dan kebijakan publik. Pemberitaan menyoroti penegakan hukum represif, dugaan korupsi, serta pelanggaran etika oleh pejabat publik, dengan penilaian moral yang cenderung kritis terhadap praktik kekuasaan yang dinilai menyimpang dari prinsip keadilan dan demokrasi. Rekomendasi yang ditampilkan mendorong transparansi, akuntabilitas, dan reformasi kelembagaan. Penonjolan isu dominan terletak pada tindakan represif aparat terhadap masyarakat sipil, yang tercermin dari penggunaan diksi yang menempatkan masyarakat sebagai pihak terdampak. Hal ini menunjukkan kecenderungan framing yang berorientasi pada masyarakat, sehingga pemberitaan tampak kritis terhadap pemerintah. Namun kecenderungan tersebut tidak semata-mata menunjukkan keberpihakan, melainkan merupakan hasil dari proses seleksi dan penonjolan realitas dalam framing. Penelitian ini menegaskan bahwa Instagram berperan sebagai arena produksi makna politik dalam membentuk persepsi publik di era demokrasi digital.
Studi Netnografi Perilaku Oversharing Mengenai Childhood Trauma pada MV Idgitaf Satu-Satu Aulia Baduna Azzahra; Nurudin Nurudin
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v10i2.30802

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perilaku oversharing di media sosial dengan fokus pada pengalaman childhood trauma. Seiring dengan meningkatnya penggunaan media sosial sebagai sarana untuk membagikan pengalaman childhood trauma. Penelitian ini menggunakan Teori Computer Mediated Communication (CMC) dan menggunakan metode Netnografi dengan bantuan NVIVO 14 dan Ncapture untuk mengolah data. Data penelitian bersumber dari komentar netizen pada musik video “Satu-Satu” Idgitaf di platform YouTube. Analisis dilakukan dengan mengklasifikasikan komentar ke dalam tiga kategori, yaitu bentuk childhood trauma, alasan oversharing, tujuan oversharing. Hasil penelitian menunjukkan bentuk childhood trauma yaitu rasisme, bullying kondisi sosial pelecehan kekerasan fisik, kehilangan anggota keluarga, diskriminasi, broken home. Alasan oversharing meliputi spiritualitas, proses healing, sudah berdamai, belum berdamai, flashback, motivasi dan harapan, emotional related. Adapun tujuan oversharing sebagai coping mechanism, katarsis, membangun kedekatan, mencari dukungan sosial, motivasi dan harapan, transformasi diri.
Komunikasi Instruksional Pelatih Basket dalam Membangun Kerja Sama Tim Maura Sekar Paramitha; Didi Permadi; Sarwo Edy
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v10i2.31209

Abstract

Dalam olahraga basket, kerja sama tim yang baik tidak muncul begitu saja, melainkan sangat dipengaruhi oleh bagaimana pelatih menyampaikan instruksi kepada para pemain. Selama ini, kajian mengenai komunikasi pelatih sering kali terpusat pada atlet profesional atau hanya menyoroti komunikasi antarpribadi secara umum. Hal tersebut membuat dinamika di tingkat sekolah menengah terutama madrasah kerap terabaikan. Padahal, konteks sekolah memiliki keunikan tersendiri dari segi pendekatan komunikasi maupun tujuan pendidikan karakternya. Berdasarkan dari celah tersebut, penelitian ini difokuskan untuk membedah peran komunikasi instruksional pelatih basket di MTsN 2 Tegal, khususnya dalam upaya menumbuhkan kekompakan tim. Kajian dirancang menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui kacamata fenomenologi. Untuk menggali data secara mendalam, peneliti melakukan wawancara, observasi partisipatif, serta studi dokumentasi. Sebagai pembeda dari riset-riset sebelumnya, penelitian ini menggunakan teori komunikasi instruksional dari Richmond dan McCroskey untuk melihat realitas olahraga di lingkup sekolah. Hasil penelitian difokuskan pada tiga unsur utama komunikasi instruksional, yaitu kejelasan instruksi, gaya komunikasi, dan pemberian umpan balik (feedback). Berdasarkan temuan di lapangan ditemukan hasil. Pertama, kejelasan instruksi, pemain terbukti lebih cepat menangkap taktik saat pelatih memberikan instruksi yang lugas melalui metode komando disertai contoh gerakan langsung. Kedua, gaya komunikasi, gaya komunikasi  pelatih yang tegas namun tetap interaktif dan peka terhadap karakter setiap anak ternyata sangat efektif dalam mendongkrak motivasi serta solidaritas. Ketiga, umpan balik, sesi evaluasi atau pemberian umpan balik selepas latihan memainkan peran krusial untuk memacu pemain agar berintrospeksi dan memperbaiki kesalahan secara kolektif. Secara keseluruhan, penerapan ketiga aspek komunikasi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer materi teknis, tetapi secara komprehensif menjadi mekanisme sentral yang memperkuat koordinasi, solidaritas, dan kekompakan kerja sama tim secara utuh.