cover
Contact Name
Manpan Drajat
Contact Email
Manpan Drajat
Phone
-
Journal Mail Official
alafkarjurnal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
al-Afkar, Journal For Islamic Studies
ISSN : 26144883     EISSN : 26144905     DOI : -
Core Subject : Social,
al-Afkar, Journal for Islamic Studies is published by Association of Secondment Lecturers (Asosiasi Dosen DPK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Indonesia. Focus of al-Afkar, Journal for Islamic Studies is on publishing original empirical research articles and theoretical reviews of Islamic Studies, it covers various issues on the Islamic studies within such number of fields as Islamic Education, Islamic thought, Islamic law, political Islam, and Islamic economics from social and cultural perspectives and content analysis from al-Qur’an and Hadist. In other than forementioned field in Islamic Studies, al-Afkar, Journal for Islamic Studies also accepts articles which cover the topic on the cross section between Islam Studies and other scientific field, such as sociology, law, economics, and others.
Arjuna Subject : -
Articles 1,567 Documents
Pelaksanaan Khataman Al-Qur’an (Tradisi Sosial Keagamaan Pada Masyarakat Melayu Kota Pontianak) Ridwan; Setiani; Sandy; Eti Sustini
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 5, No. 4, October 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v5i4.365

Abstract

Artikel ini menggambarkan proses pelaksanaan tradisi khataman Al-Qur’an pada masyarakat Melayu Pontianak. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah penelitian lapangan (field research) serta dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sejarah dari tradisi Khataman Al-Qur’an muncul sering dengan masuknya Islam di beberapa daerah yang ada Kalimantan Barat, kemudian pada perlengkapan yang digunakan dalam tradisi Khataman Al-Qur’an terdiri dari tarob, rehal, kitab suci Al-Qur’an, pakaian adat Melayu, mic dan sound speaker, dan pohon telur. Kemudian dalam pelaksanaan tradisi Khataman Al-Qur’an yaitu dilakukan pada malam hari sekitar pukul 20.00 Wib sampai selesai, kemudian jumlah dari peserta boleh lebih dari satu orang yang didampingi oleh guru ngajinya, pembacaan kitab suci Al-Qur’an dilakukan secara bergilir setiap surah dari Qs, Ad-Duha sampai Qs, An-Naas yang kemudian diikuti kalimat takbir dan tahlil oleh para tamu undangan yang hadir, proses dilanjutkan dengan pembacaan doa Khataman Qur’an oleh salah satu peserta, kemudian peserta yang melanjutkan dengan membaca pidato yang berisi ucapan terimakasih kepada orang tua, guru ngaji dan tamu undangan, dan pada kegiatan terakhir yaitu mengunjungi rumah guru ngaji dengan membawa beberapa makanan dan hadiah untuk diberikan kepda guru ngaji sebagai tanda ucapan terima kasih
The Current Research of Pesantren Muhammadiyah in Indonesia: A Bibliometric Study from 2011-2020 Naufal Ahmad Rijalul Alam; Asyraf Isyraqi Jamil; Mohamad Azrien Mohamed Adnan
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 5, No. 4, October 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v5i4.367

Abstract

The number of pesantren Muhammadiyah has increased dramatically in recent years. Therefore, a mapping of pesantren Muhammadiyah research is required to find the trend of publications, article citations, publishers, and keywords. Through bibliometric studies, this article seeks to identify and analyze pesantren Muhammadiyah's studies published in reputable journals between 2011 and 2020. The mind-mapping method used in this study consisted of four stages: first, searching articles from the Google Scholar database using the Publish or Perish (PoP) applications. Second, papers are filtered. Third, double-check and complete the paper metadata. Fourth, arranging bibliometric analysis using the VOSviewer. The investigation yielded four conclusions: first, Pesantren Muhammadiyah publication trends yearly. The study revealed an improving publication trend; second, the scope of religious awareness received the most citations in pesantren Muhammadiyah articles; third, the most reports on pesantren Muhammadiyah and its publisher. The most frequently cited journal is Jurnal Tarbiyatuna, the most commonly cited publisher is Universitas Muhammadiyah Makassar, and the most frequently cited author keywords in pesantren Muhammadiyah articles are Universitas Muhammadiyah Makassar. The most widely used keyword term by authors is pesantren Muhammadiyah. The findings of this study, the number of publications in pesantren Muhammadiyah increased, and the number of citations decreased.
The Values In Wayang Golek Entrepreneurship Bahagia; Leni Muniroh2; Abdul Karim Halim; Rimun Wibowo; M. Azhar Al-Wahid
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 5, No. 4, October 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v5i4.374

Abstract

The main objective of this research is to find religious, social and cultural values based on wayang golek entrepreneurship. The research method used is a qualitative method. Meanwhile, the respondents were taken using purposive technique. Data collection is done by in-dept-interview, documentation, and observation. The results of the study indicate that there are moral values in the wayang golek business because to make wayang, one must understand the character of the wayang. While the puppet characters include wisdom, musharaka, and honesty. second, the preservation of wayang is carried out by providing training to elementary school students so that the younger generation understands wayang. In addition, the wayang market is held from Bogor, DKI. Jakarta, D.I. Yogyakarta, and Bali. Finally, making puppets must pay attention to the type of wood because the wood used will be related to the resistance of the puppets.
Pengajaran Qawa’id Lijar (Arab Lima Jari) Bagi Disabilitas Netra di Pondok Pesantren Sam’an Netra Mulia Bandung Ridwan Effendi
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 5, No. 4, October 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v5i4.375

Abstract

Pengajaran qawaid merupakan salah satu materi yang sulit untuk difahami karena berisi rumusan baku terkait aturan dalam bahasa arab baik diberikan kepada orang normal maupun penyandang disabilitas, dalam hal ini disabilitas netra. Tujuan penelitian ini untuk mengintrepretasikan tahapan materi Qawaid Arab Lijar dengan pendekatan R&D. Model yang digunakan adalah model 4D (Define-Design-Develop-Disseminate). Analisis yang digunakan kualitatif-kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Define terdiri analisis awal-akhir proses pembelajaran, analisis materi pembelajaran dan analisis butir soal. (2) Design pada tahapan ini mencakup kegiatan pemilihan materi dan layout bahan ajar (3) Develop, pada yaitu validasi ahli dan uji keterbacaan. (4) Disseminate yaitu tes validasi terhadap bahan ajar Qawaid Lijar (Qawaid Lima Jari) yang telah diujicobakan kepada 25 santri di Pondok Pesantren Sam’an Netra Mulia Bandung.  Hasil uji validitas diketeahui bahwa nilai r tabel (0.39) r hitung > r tabel maka seluruh butir valid. Hasil tes rata-rata 90.36.
Manajemen Mutu Pembinaan Tenaga Pendidik Dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional (Studi Analitis Deskriptif Di SMK Pelayaran Malahayati Jakarta Dan SMK Pelayaran Buana Bahari Cirebon) Bagaskoro
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 5, No. 4, October 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v5i4.376

Abstract

Manajemen mutu dalam pembelajaran meliputi : perencanaan, pengorganisasian pembelajaran. pelaksanaan pembelajaran, pengawasan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran. Dibutuhkan tenaga pendidik yang memiliki kapabilitas, kompetensi dan profesional untuk menjadikan lulusan SMK pelayaran memiliki kompetensi dalam bidangnya. Mutu pembelajaran merupakan salah satu elemen penting dalam mendidik agar peserta didik mampu mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki..  kegiatan pembelajaran yang bermutu menggunakan prinsip-prinsip yang (1) berpusat pada peserta didik, (2) mengembangkan kreativitas peserta didik, (3) menciptakan kondisi menyenangkan dan menantang, (4) bermuatan nilai, etika, estetika, logika, dan kinestetika, dan (5) menyediakan pengalaman belajar yang beragam melalui penerapan berbagai strategi dan metode pembelajaran yang kontekstual, efektif, efisien, menyenangkan dan bermakna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa 1). Sekolah Menengah Kejuruan Pelayaran memiliki kekhasan tersendiri dimana tenaga pendidik merupakan pengajar yang direkrut dari orang-orang dengan latar belakang pendidikan kepelautan 2). Aspek kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional merupakan kekurangan tenaga pendidik yang berlatar belakang pelaut untuk tercapainya tujuan pembelajaran secara optimal. Guna mengatasi permasalahan tersebut diperlukan perubahan paradigma tenaga pendidik dan pengelola sekolah, keterpaduan antara tenaga pendidik dan pengelola sekolah dalam hal program peningkatan kompetensi tenaga pendidik yang pada gilirannya dapat meningkatkan mutu pembelajaran pada semua mata pelajaran di sekolah khususnya mata pelajaran bidang kepelautan
Manajemen Integrasi Kurikulum Pesantren Dan Nasional Untuk Meningkatkan Mutu Lulusan Pesantren Lucia Maduningtias
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 5, No. 4, October 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v5i4.378

Abstract

Pesantren  adalah  suatu  lembaga  pendidikan  Islam yang  tumbuh dan diakui  oleh  masyarakat  sekitar  dengan  sistem asrama  yang  santri-santrinya  menerima  pendidikan  agama  melalui sistem pengajian atau madrasah. Kurikulum  adalah  salah  satu  komponen  penting  pada  lembaga  pendidikan formal   yang   digunakan   sebagai   acuan   untuk   menentukan   isi   pengajaran, mengarahkan  proses  mekanisme  pendidikan,  mengukur  keberhasilan  dan  kualitas hasil  pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa agar santri memiliki kualitas tersebut kurikulum pesantren perlu direvitalisasi. Integrasi kurikulum mengandung arti perpaduan antara beberapa jenis kurikulum di antaranya kurikulum Kemendikbud, kurikulum Kemenag, dan kurikulum Pesantren yang secara umum perpaduan dalam materi pembelajaran dan dikelola dalam satu manajemen kurikulum. Dalam hal manajemen pelaksanaannya disatukan supaya tidak ada dikhotomi antara pesantren dan sekolah.
Manajemen Penguatan Pendidikan Karakter Dalam Mewujudkan Mutu Lulusan Siswa Di Sekolah Satuan Pendidikan Kerjasama F.X Susanto
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 5, No. 4, October 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v5i4.379

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalis manajemen penguatan pendidikan karakter dalam mewujudkan mutu lulusan siswa di sekolah satuan pendidikan kerjasama. Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK) adalah kategori sekolah yang dicetuskan oleh pemerintah sebagai pengganti kategori Sekolah Nasional Plus dan Sekolah Internasional. Berdasarkan Permendikbud No:31 Tahun 2014 Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK) wajib mengajarkan mata pelajaran Pendidikan Agama dan budi pekerti, PPKn, dan Bahasa Indonesia untuk menguatkan karakter siswa. Melalui penguatan pendidikan karakter, individu berproses serta menjadi insan yang memiliki mental, spiritual serta kognitif. Integrasi nilai-nilai agama, nilai luhur, serta kognisi akan membentuk peradaban yang maju. Dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia, pendidikan karakter harus mengandung perekat bangsa yang memiliki beragam budaya dalam wujud kesadaran, pemahaman, dan kecerdasan kultural masyarakat. Di sekolah satuan pendidikan kerjasama, manajemen pendidikan  karakter  tersusun  dengan  baik  bersama  dengan  kurikulum  pendidikan, RPP, silabus, serta dapat diterapkan dalam berbagai mata pelajaran di sekolah.
Manajemen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Dalam Meningkatkan Mutu Lulusan Perguruan Tinggi Herni
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 5, No. 4, October 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v5i4.380

Abstract

. Tulisan ini bertujuan menggambarkan sisi lain dari menejemen sistem penjaminan mutu internal (SPMI) dalam meningkatkan mutu lulusan perguruan tinggi. Manajemen peningkatan mutu berbasis Lulusan Perguruan Tinggi merupakan alternatif baru dalam pengelolaan pendidikan yang lebih menekankan kepada kemandirian dan kreatifitas . Pengembangan manajemen sisitem penjaminan mutu tersebut, didesain untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola perubahan pendidikan kaitannya dengan tujuan keseluruhan, kebijakan, strategi perencanaan, inisiatif kurikulum yang telah ditentukan oleh pemerintah dan otoritas pendidikan. Oleh karena itu, output pendidikan menuntut adanya perubahan sikap dan tingkah laku seluruh komponen yang melibtakaan semua orang baik masyarakat dalam memandang, memahami, membantu sekaligus sebagai pemantau yang melaksanakan monitoring dan evaluasi. Kajian ini menggunakan pendekatan metode deskriptif analisis. Sebuah pendekatan metode yang digunakan untuk menganalisis, menggambarkan dan meringkas berbagai kondisi, dan situasi dari berbagai data yang dikumpulkan dari hasil pengamatan mengenai masalah yang diteliti pada saat penelitian berlangsung. Masalah mutu perguruan tinggi yang masih rendah  ini, menjadi alasan pemerintah memberikan kebijakan dengan menghadirkan Sistem penjaminan mutu internal (SPMI) pada perguruan tinggi. Sistem penjaminan mutu internal (SPMI) dikelola secara independen oleh perguruan tinggi bersangkutan. Kemudian dalam pengelolaan mutu perguruan tinggi dilakukan secara berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan mengungkap secara analisis peran sistem penjaminan mutu internal (SPMI) dalam meningkatkan mutu perguruan tinggi.
Manajemen Pembelajaran Dalam Peningkatan Mutu Lulusan Pada Madrasah Aliyah Di Kota Serang Provinsi Banten Abdul Rojak
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 5, No. 4, October 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v5i4.381

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena menarik pada penyelenggaraan Madrasah Aliyah di kota Serang Provinsi Banten. Perhatian Pemerintah Daerah yang sangat kuat terhadap pendidikan keagamaan menajdi fokus permasalahan dalam penelitian ini. Penelitian ini menyajikan hasil penelitian tentang manajemen pembelajaran dalam peningkatan mutu lulusan Madrasah Aliyah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif yang dilakukan pada Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Serang. Analisa data menghasilkan kesimpulan bahwa capaian hasil pelaksanaan pembelajaran di Madrasah Aliyah selama ini telah memenuhi standar kelulusan siswa, namun dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran masih belum optimal. Pelaksanaan kebijakan dan program pendidikan bermutu pada MA dilakukan oleh guru sehingga lulusan MA mempunyai : 1). Mengusai pengetahuan agama dan mampu membaca Al-Qur’an dan menulis huruf Arab juga mampu melaksanakan ibadah sesuai dengan syarat dan rukunya. 2). Karakter Siswa MA dalam kehidupan sehari-hari dan bersosial saling menghargai sesama dan menghormati orang tua dan selalu ramah dan sopan santun dalam kehidupan sehari hari. 3). Siswa mengaplikasikan pengetahuan agama pada kehidupan sehari-hari dengan tatakrama sopan santun dan berakhlaq mulia. Untuk itu dalam rangka penerapan manajemen pembelajaran dalam peningkatan mutu lulusan pada madrasah Aliyah, maka sudah seharusnya Pemerintah memberikan perhatian yang maksimal kepada pendidikan Islam di Indonesia, khususnya madrasah Aliyah.
Pengembangan Manajemen Mutu Madrasah Dalam Meningkatkan Mutu Lulusan Di Madrasah Ahmad Gunawan
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 5, No. 4, October 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v5i4.382

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana pengembangan manajemen mutu madrasah dalam meningkatkan mutu lulusan di madrasah Aliyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan metode library research berupa penelaan berbagai sumber primer dan sekunder yang relevan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen mutu madrasah dimulai dengan memiliki teamwork yang berkualitas dalam peningkatan mutu dengan peran dan tanggung jawab yang terstruktur. Menjadi sebuah kebutuhan dan keharusan lembaga pendidikan Islam khususnya Madrasah Aliyah untuk meningkatkan mutunya guna menghadapai persaingan global. Untuk itu: 1). Perencanaan program madrasah Aliyah dirumuskan bersama stakeholder. 2). Pelaksanaan rencana kerja oleh Kepala Madrasah yang bertanggung jawab, 3).  Pengawasan dan evaluasi dilakukan secara obyektif dan berkelanjutan yang didasarkan pada standar nasional. Madrasah Aliyah yang bermutu disebut juga madrasah yang berprestasi atau  madrasah yang unggul. Madrasah yang unggul dan bermutu itu adalah madrasah yang mampu bersaing dengan siswa di luar Madrasah dan  memiliki karakter serta nilai-nilai akhlak yang baik.

Page 21 of 157 | Total Record : 1567