cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
ISSN : 2597520X     EISSN : 25975218     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 240 Documents
Tantangan Integritas Akademik di Era Artificial Intelligence dalam Penulisan Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/f0wvtn05

Abstract

Penelitian ini mengkaji tantangan integritas akademik yang berkaitan dengan penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam penulisan karya ilmiah mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui Systematic Literature Review dan analisis bibliometrik dengan menyeleksi artikel dari basis data ProQuest dan ScienceDirect pada rentang tahun 2011–2025. Mengikuti pedoman PRISMA 2020, sebanyak 20 artikel terpilih dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren publikasi didominasi oleh isu risiko plagiarisme, keaslian kepengarangan, dan etika penilaian, yang sering kali mengaitkan penggunaan AI dengan niat serta kepercayaan terhadap mahasiswa. Secara krusial, penelitian ini menekankan pentingnya pergeseran paradigma dari deteksi kecurangan menuju transformasi literasi digital untuk membangun kompetensi yang bertanggung jawab. Diskursus ini meningkat signifikan pada periode 2022–2023 dalam konteks pascapandemi COVID-19, ketika sektor pendidikan pada awalnya bersikap defensif dengan memandang AI sebagai potensi ancaman. Namun demikian, paradigma tersebut kini berkembang dari pendekatan sempit “anti-plagiarisme” menuju konsep yang lebih luas, yaitu “tanggung jawab digital”. Oleh karena itu, institusi pendidikan tinggi perlu melampaui upaya pengawasan pelanggaran semata dan berfokus pada pengembangan lingkungan pembelajaran etis berbasis literasi digital kritis, guna memastikan pemanfaatan AI secara bertanggung jawab, reflektif, dan kreatif. Kata Kunci: Artificial Intelligence, Generative-AI,  Integritas Akademik, Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa
Tanggung Jawab Tokoh Utama dalam Film  1 Kakak 7 Ponakan Sutradara Yandi Laurens
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/4179wc83

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tanggung jawab tokoh utama dalam film 1 Kakak 7 Ponakan sutradara Yandi Laurens. Film ini menceritakan kehidupan Moko yang harus memikul tanggung jawab besar sebagai pengasuh tujuh ponakannya setelah orang tua mereka meninggal dunia. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk tanggung jawab tokoh utama dalam film tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan moral dengan jenis penelitian kualitatif dan metode deskriptif analisis. Data berupa dialog, adegan, dan tindakan tokoh utama yang mengandung bentuk tanggung jawab, sedangkan sumber data adalah film 1 Kakak 7 Ponakan yang dirilis pada tahun 2025. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, studi pustaka, dan teknik catat. Analisis data meliputi tahap identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 40 data yang mencerminkan bentuk tanggung jawab tokoh utama, meliputi tanggung jawab terhadap Tuhan (3 data), tanggung jawab terhadap diri sendiri (3 data), tanggung jawab terhadap keluarga (33 data), dan tanggung jawab terhadap masyarakat (1 data). Bentuk yang paling dominan adalah tanggung jawab terhadap keluarga, terutama dalam menjaga keharmonisan. Sementara itu, tanggung jawab terhadap bangsa dan negara tidak ditemukan. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa film dapat dimanfaatkan sebagai bahan kajian untuk memahami bentuk tanggung jawab tokoh dalam karya audiovisual. Peneliti selanjutnya disarankan mengkaji objek dan pendekatan berbeda guna memperkaya penelitian tentang tanggung jawab. Kata Kunci: Film, Keluarga, Pendekatan Moral, Tanggung Jawab, Tokoh Utama  
Respon Pembaca terhadap Novel 01.00 Karya Ameylia Falensia pada Platform Digital Wattpad
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/pf7cfh07

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan respon pembaca awam terhadap novel 01.00 karya Ameylia Falensia pada platform digital Wattpad. Penelitian menggunakan pendekatan resepsi sastra dengan metode deskriptif kualitatif. Data berupa 62 komentar pembaca yang dianalisis melalui tahap reduksi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pembaca memberikan respon positif terhadap penggambaran emosi tokoh, suasana melankolis yang kuat, serta gaya bahasa yang puitis dan menyentuh. Pembaca merasa terlibat secara emosional dan mampu berempati terhadap tokoh utama. Namun, ditemukan pula respon negatif terkait alur yang dinilai lambat dan penggunaan teknik kilas balik yang dianggap berulang. Secara keseluruhan, novel ini lebih banyak memperoleh apresiasi daripada kritik. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa platform digital seperti Wattpad menjadi ruang penting dalam membentuk budaya resepsi sastra yang partisipatif dan interaktif. Disarankan bagi penulis untuk lebih memperhatikan variasi alur agar tidak menimbulkan kesan monoton, serta bagi peneliti selanjutnya untuk mengkaji resepsi pembaca pada genre atau platform digital lain secara lebih mendalam. Kata Kunci: Novel Digital, Resepsi Sastra, Respon Pembaca, Wattpad
Penggunaan Klausa Adjektiva dalam Buku Pembelajaran Bahasa Indonesia SMP Kelas VII
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/0v3ggp42

Abstract

Klausa adjektiva merupakan klausa yang memiliki subjek berkategori nomina dan  predikatnya predikatnya berkategori adjektiva yang berfungsi menyatakan keadaan, sifat, atau perasaan. Dalam teks pembelajaran, berbagai kalimat dapat mengandung klausa adjektiva yang membentuk struktur sintaksis tertentu. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan klausa adjektiva yang terdapat dalam kalimat-kalimat pada buku pembelajaran Bahasa Indonesia SMP kelas VII. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana penggunaan klausa adjektiva yang terdapat dalam isi teks buku tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sintaksis. Data penelitian berupa kutipan kalimat yang mengandung klausa adjektiva yang bersumber dari buku teks Bahasa Indonesia SMP kelas VII terbitan Erlangga tahun 2021 sebagai buku resmi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi dengan membaca, menandai, mencatat, dan mengklasifikasikan data. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menganalisis struktur serta fungsi klausa adjektiva. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 150 data klausa adjektiva dengan fungsi subjek berkategori nomina dan predikat berkategori adjektiva. Berdasarkan makna predikatnya ditemukan 62 data bermakna keadaan fisik, 42 data sifat batin, dan 46 data perasaan batin. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa klausa adjektiva dalam teks pembelajaran memiliki pola struktur yang konsisten sehingga dapat menjadi referensi dalam kajian sintaksis bahasa Indonesia.   Kata Kunci: Buku Teks, Klausa Adjektiva, Pendekatan Sintaksis
Makna Leksikal  dalam Buku Ajar  Bahasa Indonesia SMP Kelas VII
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/ecez5749

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna leksikal berdasarkan kelas kata yang terdapat dalam buku ajar Bahasa Indonesia untuk SMP kelas VII karya Rahma. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman makna kata dalam pembelajaran, karena buku ajar menjadi sumber utama dalam penyampaian materi kepada siswa. Oleh karena itu, kajian terhadap makna leksikal berdasarkan pengelompokan kelas kata perlu dilakukan untuk mengetahui penggunaan kata sesuai dengan makna dasarnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan semantik dengan metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa kata-kata yang mengandung makna leksikal, sedangkan sumber data adalah buku ajar Bahasa Indonesia untuk SMP kelas VII karya Rahma. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan membaca ulang buku ajar secara cermat, menandai kata-kata yang mengandung makna leksikal, kemudian mengumpulkan data menggunakan instrumen penelitian. Analisis data dilakukan melalui tahap klasifikasi berdasarkan kelas kata, analisis makna leksikal sesuai kamus, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 455 kata bermakna leksikal yang terdiri atas 335 nomina, 17 verba, dan 103 adjektiva. Kelas kata yang paling dominan adalah nomina, sedangkan yang paling sedikit ditemukan adalah verba. Untuk ke depannya, penulis mengharapkan agar penelitian ini dapat menjadi referensi bagi mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dalam mengembangkan kajian semantik.   Kata Kunci: Buku Ajar, Makna Leksikal, Pendekatan Semantik  
Kesalahan Berbahasa Indonesia dalam Abstrak Skripsi Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Bengkulu Tahun 2024
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/6gwka618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pesan-pesan ekologi dalam antologi cerita anak 20 Cerita Kak Awam karya Awam Prakoso. Penelitian ini menggunakan pendekatan ekokritik sastra dengan jenis penelitian kualitatif dan metode deskriptif analisis. Data berupa kutipan narasi, dialog, dan peristiwa yang mengandung pesan ekologi, yang dikumpulkan melalui teknik baca, catat, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai bentuk pesan ekologi, meliputi pelestarian lingkungan, kritik terhadap kerusakan alam, hubungan harmonis manusia dengan alam, serta tanggung jawab ekologis. Pesan yang dominan adalah ajakan menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui perilaku sehari-hari. Pesan-pesan tersebut disampaikan secara sederhana melalui tokoh dan peristiwa yang dekat dengan kehidupan anak. Penelitian ini menegaskan bahwa karya tersebut tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga sebagai media edukatif untuk menanamkan kesadaran ekologis sejak dini. Kata Kunci: Cerita Anak, Ekokritik Sastra, Pesan Ekologi
Tindak Tutur Ilokusi Pada Berita Media Online Kompas.Com
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/tsts6d35

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penggunaan bahasa dalam media online, khususnya dalam penyampaian informasi melalui teks berita yang tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga mengandung fungsi pragmatik. Salah satu kajian pragmatik yang penting adalah tindak tutur ilokusi asertif yang digunakan untuk menyampaikan fakta, pernyataan, laporan, maupun sikap penutur terhadap suatu peristiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur ilokusi asertif yang terdapat dalam berita media online Kompas.com kategori nasional edisi Desember 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Data penelitian berupa tuturan atau kalimat yang mengandung tindak tutur ilokusi asertif yang terdapat dalam 31 berita Kompas.com edisi Desember 2025. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak, catat, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahap identifikasi, klasifikasi, deskripsi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 278 data tindak tutur ilokusi asertif yang terdiri dari menyatakan sebanyak 126 data, melaporkan 87 data, menuntut 43 data, mengeluh 13 data, dan membanggakan 9 data. Bentuk yang paling dominan adalah menyatakan, sedangkan yang paling sedikit adalah membanggakan. Temuan ini menunjukkan bahwa tindak tutur asertif dalam berita berfungsi utama untuk menyampaikan informasi faktual, pernyataan narasumber, serta memperkuat objektivitas dalam pemberitaan.   Kata Kunci: Asertif, Berita Online, Kompas.com, Tindak Tutur Ilokusi
Diksi dalam Teks Pidato Rektor Universitas Muhammadiyah Bengkulu
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/1pb6cf73

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemilihan diksi dalam pidato resmi, khususnya pidato rektor pada acara wisuda yang sarat dengan pesan akademik, persuasif, dan kelembagaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis-jenis diksi serta mengidentifikasi jenis diksi yang paling dominan dalam teks pidato Rektor Universitas Muhammadiyah Bengkulu periode Mei dan Oktober 2025. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi. Data penelitian berupa kata dan frasa yang mengandung unsur diksi, kemudian dianalisis dan diklasifikasikan berdasarkan teori Keraf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan dua belas jenis diksi, yaitu denotatif (26 data), konotatif (8 data), kata ilmiah (14 data), kata umum (7 data), kata khusus (6 data), kata abstrak (5 data), kata konkret (9 data), kata populer (14 data), jargon (25 data), kata asing (12 data), dan kata serapan (14 data). Diksi denotatif dan jargon merupakan jenis yang paling dominan digunakan. Dengan demikian, pemilihan diksi dalam pidato tersebut mencerminkan karakter informatif, akademik, dan persuasif yang sesuai dengan konteks wisuda. Kata Kunci: Analisis Kebahasaan, Diksi, Pidato, Rektor
Kemampuan Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VII  SMP Negeri 11 Kota Bengkulu
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/13nrgs50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP Negeri 11 Kota Bengkulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 11 Kota Bengkulu yang berjumlah 317 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes menulis teks deskripsi. Instrumen penelitian berupa rubrik penilaian yang menilai dua aspek utama, yaitu struktur teks deskripsi dan kaidah kebahasaan yang meliputi penggunaan kalimat perincian, serapan pancaindra,kata dasar,sinonim dan oenggunaan majas. Data dianalisis dengan menghitung skor, nilai rata-rata, serta persentase kemampuan siswa berdasarkan skala empat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis teks laporan hasil observasi siswa kelas VII SMP Negeri 11 Kota Bengkulu memperoleh nilai rata-rata sebesar 57,42% dengan skor maksimal 95 dan skor minimal 20. Berdasarkan tabel skala empat, nilai tersebut berada pada interval 56%-74% sehingga termasuk dalam kategori cukup. Pada aspek struktur teks laporan hasil observasi diperoleh nilai rata-rata 68,7% yang berada pada interval 56%-74% dengan kategori cukup. Sementara itu, pada aspek kaidah kebahasaan diperoleh nilai rata-rata 46,2% yang berada pada interval 10%-55% dengan kategori kurang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah memahami kerangka dasar teks deskripsi namun masih terdapat beberapa kesalahan dalam kelengkapan kaidah kebahasaan serta penggunaan ejaan dan tanda baca. Dengan demikian, kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP Negeri 11 Kota Bengkulu termasuk dalam kategori cukup (56%-74%). Kata Kunci: Kaidah Kebahasaan, Kemampuan Menulis, Struktur Teks, Teks Deskripsi
Konflik Sosial dalam Kumpulan Cerpen Robohnya Surau Kami Karya A.A Navis Kajian Sosiologi Sastra
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/ww5xj590

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konflik sosial dalam kumpulan cerpen Robohnya Surau Kami karya A.A. Navis dengan pendekatan sosiologi sastra. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa kutipan-kutipan yang mengandung konflik sosial, dikumpulkan melalui teknik baca dan catat. Hasil penelitian menemukan 80 data konflik sosial yang terbagi dalam empat jenis, yaitu kemiskinan dan lapangan pekerjaan (20 data), generasi muda dalam masyarakat modern (23 data), disorganisasi keluarga (16 data), serta agama dan kepercayaan (21 data). Temuan ini menunjukkan bahwa cerpen-cerpen tersebut merepresentasikan beragam permasalahan sosial dalam kehidupan masyarakat.   Kata Kunci: Cerpen, Konflik Sosial, Sosiologi Sastra  

Filter by Year

2017 2026