cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
ISSN : 2597520X     EISSN : 25975218     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 240 Documents
Nilai-Nilai Religius dalam Novel 30 Juz Karya Romee
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/ygnhzq78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai religius yang terkandung dalam novel 30 Juz karya Romee. Novel ini menggambarkan perjalanan kehidupan tokoh yang mengalami proses perubahan diri menuju pribadi yang lebih religius melalui penguatan keimanan, pelaksanaan ibadah, serta pembentukan akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu apa saja nilai- nilai religius yang terdapat dalam novel 30 Juz karya Romee. Kajian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif analisis kualitatif dengan pendekatan moral. Data dalam penelitian ini berupa kutipan-kutipan yang mengandung nilai religius meliputi akidah, syariah, dan akhlak, sedangkan sumber data penelitian adalah novel 30 Juz karya Romee cetakan keempat yang diterbitkan oleh Akad Media Cakrawala tahun 2025. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dengan cara membaca, menandai, mencatat, dan mengelompokkan data sesuai fokus penelitian. Teknik analisis data dilakukan melalui tahap identifikasi data, klasifikasi data, analisis, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 119 kutipan nilai religius yang terdiri atas nilai akidah sebanyak 31 kutipan, nilai syariah sebanyak 63 kutipan, dan nilai akhlak sebanyak 25 kutipan. Nilai religius yang paling dominan muncul dalam novel 30 Juz karya Romee adalah nilai syariah yang mencakup ibadah dan muamalah. Kata Kunci : Nilai-Nilai Religius, Novel, Pendekatan Moral  
Konflik Sosial Tokoh Utama dalam Novel Kresek Hitam Karya Honey Dee
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/w3brxy58

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai bentuk konflik sosial yang dialami oleh tokoh utama serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya konflik sosial dalam novel Kresek Hitam karya Honey Dee. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra dengan metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Kresek Hitam karya Honey Dee, sedangkan data penelitian berupa kutipan-kutipan yang menunjukkan adanya konflik sosial yang dialami oleh tokoh utama. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dengan cara membaca secara intensif, mencatat, serta mengklasifikasikan kutipan-kutipan yang berkaitan dengan konflik sosial. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mengidentifikasi, mengelompokkan, dan mendeskripsikan data berdasarkan teori konflik sosial.   Kata Kunci: Konflik Sosial, Literatur Sosiologi, Novel, Tokoh Utama
Kemampuan Menulis Cerita Mini Berdasarkan Pengalaman Pribadi Siswa Kelas XI SMA Muhammadiyah 4 Kota Bengkulu
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/gtp96626

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menulis kreatif siswa, khususnya dalam menyusun cerita mini yang sesuai dengan kaidah kebahasaan dan struktur yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis cerita mini berdasarkan pengalaman pribadi pada siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 4 Kota Bengkulu. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan sampel 16 siswa. Data dikumpulkan melalui instrumen tes menulis dengan aspek penilaian meliputi kesesuaian tema, kaidah kebahasaan, dan struktur cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis siswa secara keseluruhan berada pada kategori Kurang dengan nilai rata-rata 53,9. Secara rinci, aspek kesesuaian tema mencapai 80%, kaidah kebahasaan 69%, dan struktur cerita 62%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kompetensi menulis siswa masih memerlukan peningkatan yang signifikan untuk mencapai standar ketuntasan.   Kata Kunci: Cerita Mini, Kemampuan Menulis, Pengalaman Pribadi  
Kemampuan Menulis Teks Laporan Hasil Observasi Siswa Kelas X Unggul SMA Muhammadiyah 4 Kota Bengkulu
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/srkndq03

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis teks laporan hasil observasi siswa kelas X Unggul SMA Muhammadiyah 4 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian berjumlah 18 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes menulis teks laporan hasil observasi dengan instrumen berupa rubrik penilaian yang mencakup aspek struktur teks dan kaidah kebahasaan, meliputi kalimat efektif, kata baku, ejaan, dan tanda baca. Analisis data dilakukan dengan menghitung skor, nilai rata-rata, dan persentase berdasarkan skala lima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis siswa memperoleh nilai rata-rata 71,12% dengan kategori baik. Pada aspek struktur teks diperoleh rata-rata 70,65%, sedangkan aspek kaidah kebahasaan mencapai 71,60%, keduanya termasuk dalam kategori baik. Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah mampu menulis teks laporan hasil observasi dengan memperhatikan struktur dan kaidah kebahasaan. Namun, masih ditemukan beberapa kesalahan, terutama pada kelengkapan struktur serta penggunaan ejaan dan tanda baca. Oleh karena itu, kemampuan menulis siswa perlu terus ditingkatkan melalui latihan yang berkelanjutan dan pembelajaran yang lebih terarah agar hasil yang dicapai menjadi lebih optimal.   Kata Kunci: Kaidah Kebahasaan. Kemampuan Menulis, Struktur Teks, Teks Laporan Hasil Observasi
Sarkasme Dialog Tokoh Film Pengepungan di Bukit Duri
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/dp3t9t26

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan fungsi gaya bahasa sarkasme dalam film Pengepungan di Bukit Duri karya Joko Anwar serta transformasinya menjadi ironi agar sesuai dengan nilai kesantunan berbahasa. Penelitian menggunakan pendekatan stilistika dengan metode deskriptif kualitatif. Data berupa dialog tokoh yang mengandung sarkasme, dikumpulkan melalui teknik simak dan catat, kemudian dianalisis dengan reduksi, penyajian, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan lima bentuk sarkasme, yaitu sarkasme sifat, tindakan, hasil tindakan, himbauan, dan sebutan. Adapun fungsinya meliputi menyatakan penolakan, memberikan informasi, menegaskan, mengungkapkan pendapat, memberi perintah, mengajukan pertanyaan, menyampaikan perbandingan, dan sebagai sapaan. Temuan ini menunjukkan bahwa sarkasme tidak hanya berfungsi sebagai ekspresi kasar, tetapi juga sebagai strategi komunikasi yang dapat direpresentasikan menjadi bentuk yang lebih santun melalui ironi.   Kata Kunci: Bentuk dan Fungsi Sarkasme, Dialog Tokoh, Film Pengepungan di Bukit Duri
Kearifan Lingkungan dalam Novel Rindu Terpisah di Raja Ampat Karya Kirana Kejora
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/bz3xth89

Abstract

  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk dan nilai-nilai kearifan lingkungan yang terdapat dalam novel Rindu Terpisah di Raja Ampat karya Kirana Kejora. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan ekologi sastra. Data penelitian berupa kutipan-kutipan teks yang menggambarkan hubungan manusia dengan lingkungan dalam novel. Sumber data penelitian adalah novel Rindu Terpisah di Raja Ampat karya Kirana Kejora yang diterbitkan oleh Republika pada tahun 2015. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis isi secara deskriptif interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam novel tersebut terdapat berbagai bentuk kearifan lingkungan, yaitu penghormatan terhadap alam, pemanfaatan alam secara bijaksana, kesadaran terhadap keseimbangan ekosistem, serta upaya menjaga kelestarian lingkungan laut. Selain itu, ditemukan nilai-nilai kearifan lingkungan yang meliputi nilai kepedulian terhadap lingkungan, tanggung jawab terhadap alam, kesadaran ekologis, serta penghargaan terhadap alam sebagai bagian dari kehidupan manusia. Temuan penelitian menunjukkan bahwa novel Rindu Terpisah di Raja Ampat tidak hanya menyajikan cerita fiksi, tetapi juga menyampaikan pesan ekologis yang mendorong pembaca untuk menjaga kelestarian lingkungan dan hidup selaras dengan alam. Kata Kunci: Ekologi Sastra, Kearifan Lingkungan, Novel, Raja Ampat
Mitos dalam Cerita Rakyat Singaran Pati Raja Sungai Hitam Karya Elvi Ansori
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/yrejpy43

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis mitos dalam cerita rakyat Singaran Pati Raja Sungai Hitam karya Elvi Ansori, meliputi bentuk mitos, awal mula mitos, jenis mitos, dan fungsi mitos. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan struktural Lévi-Strauss. Data dikumpulkan melalui teknik baca dan catat terhadap teks cerita rakyat (2016). Hasil penelitian menunjukkan terdapat lima bentuk mitos, yaitu: mitos sumpah, mitos kesaktian tokoh, mitos benda sakti, mitos makhluk gaib, dan mitos tanda-tanda supranatural. Jenis mitos yang mendominasi adalah legenda dengan unsur mite. Fungsi mitos meliputi: pengendali perilaku dan norma sosial, penanam nilai moral dan religius, pelestari budaya dan identitas kolektif, serta pemberi rasa aman. Cerita rakyat ini mengandung nilai religius, moral, sosial, budaya, serta nilai kepahlawanan yang relevan sebagai bahan ajar Bahasa dan Sastra Indonesia. Kata Kunci: Bengkulu, Cerita Rakyat, Mitos, Singaran Pati Raja Sungai Hitam, Struktural Lévi-Strauss
Respon Pembaca Pemilik Akun Media Digital Tiktok  terhadap Struktur Novel Jakarta Sebelum Pagi Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/cwayxq59

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan respon pembaca terhadap novel Jakarta Sebelum Pagi karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie yang disampaikan melalui media sosial TikTok. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan resepsi sastra. Data berupa komentar pembaca pada unggahan TikTok yang membahas novel tersebut, yang dikumpulkan melalui teknik baca, simak, dan catat. Analisis data dilakukan dengan mengelompokkan respon berdasarkan unsur intrinsik novel, meliputi tema, alur, penokohan, latar, sudut pandang, gaya bahasa, dan amanat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon pembaca cenderung positif. Tema dinilai sebagai perpaduan romansa dan misteri yang unik, alur cerita menarik dan mampu membangun rasa penasaran, serta penokohan tokoh utama dianggap kuat dan berbeda. Latar cerita membantu pembaca membayangkan suasana, sementara sudut pandang orang pertama meningkatkan kedekatan emosional. Gaya bahasa pengarang dinilai khas dan menjadi daya tarik tersendiri. Selain itu, pembaca mampu menangkap amanat cerita, seperti pentingnya empati dan penerimaan terhadap pengalaman hidup. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembaca berperan aktif dalam memaknai karya sastra, dan unsur intrinsik novel mampu membangun keterlibatan emosional serta menghasilkan beragam interpretasi.   Kata kunci: Novel, Resepsi Sastra, Respon Pembaca, TikTok, Unsur Intrinsik
Konflik Batin Tokoh Utama dalam Film My Annoying Brothers adalah Dina Jasanti
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/jdvjc660

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami konflik batin tokoh dalam karya sastra, khususnya film.  Film My Annoying Brother mengisahkan perjalanan hidup Kemal (Angga Yunanda), seorang atlet judo nasional berbakat yang mengalami konflik batin mendalam setelah kehilangan penglihatannya akibat kecelakaan. Kondisi tersebut memunculkan berbagai pergulatan emosional dalam diri Kemal, seperti perasaan marah, kecewa, putus asa, dan kehilangan makna hidup. Konflik batin Kemal semakin kuat dengan kehadiran kakaknya, Jaya (Vino G. Bastian), seorang mantan narapidana yang dibebaskan bersyarat dan ditugaskan untuk merawat Kemal.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk konflik batin, faktor penyebab, dan penyelesaian konflik batin tokoh utama dalam film My Annoying Brother sutradara Dinna Jasanti. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Data penelitian berupa dialog dan adegan yang menunjukkan konflik batin tokoh utama dengan teknik pengumpulan data simak dan catat.  Hasil penelitian menunjukkan terdapat 83 data konflik batin yang meliputi depresi (8 data), frustasi (4 data), marah (10 data), kesedihan (15 data), kecemasan (21 data), rasa salah (9 data), dan kebimbangan (16 data). Bentuk yang paling dominan adalah kecemasan. Faktor penyebab konflik batin meliputi kebutuhan fisiologis, keamanan, sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri, dengan yang paling dominan adalah kebutuhan sosial (37 data). Penyelesaian konflik batin meliputi mencari penyebab utama, berpikir positif, berani membuat keputusan, fokus pada diri sendiri, dan berdamai dengan takdir. Temuan ini menunjukkan bahwa konflik batin tokoh utama menggambarkan proses penerimaan diri dan perkembangan karakter dalam film.   Kata Kunci: Film, Konflik Batin, Pendekatan Psikologi Sastra, Tokoh Utama
Pesan-pesan Ekologi dalam Antologi Cerita Anak Berjudul 20 Cerita Kak Awam Karya Awam Prakoso
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/26ehrq93

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pesan-pesan ekologi yang terdapat dalam antologi cerita anak 20 Cerita Kak Awam karya Awam Prakoso. Antologi cerita anak ini memuat berbagai kisah yang menggambarkan hubungan manusia dengan lingkungan serta pentingnya menjaga kelestarian alam sejak usia dini. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk pesan-pesan ekologi yang terdapat dalam antologi cerita anak 20 Cerita Kak Awam karya Awam Prakoso. Penelitian ini menggunakan kritik ekologi sastra dengan jenis penelitian kualitatif dan metode deskriptif analisis. Data dalam penelitian ini berupa kutipan narasi, dialog, dan peristiwa dalam cerita yang mengandung pesan ekologi, sedangkan sumber data penelitian adalah buku 20 Cerita Kak Awam karya Awam Prakoso yang diterbitkan pada tahun 2019. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, teknik baca, dan teknik catat. Analisis data meliputi tahap identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam antologi cerita anak tersebut ditemukan berbagai bentuk pesan ekologi yang meliputi pelestarian alam, kritik terhadap kerusakan lingkungan, hubungan harmonis antara manusia dan alam, serta nilai moral dan tanggung jawab ekologis manusia terhadap lingkungan. Pesan yang paling dominan adalah ajakan untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui perilaku sehari-hari. Pesan-pesan tersebut disampaikan melalui tokoh, latar, dan peristiwa yang dekat dengan kehidupan anak sehingga mudah dipahami oleh pembaca. Penelitian ini menunjukkan bahwa antologi 20 Cerita Kak Awam karya Awam Prakoso tidak hanya berfungsi sebagai hiburan bagi anak, tetapi juga sebagai media edukatif yang mengandung nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan. Oleh karena itu, karya sastra anak ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembelajaran untuk menanamkan kesadaran ekologis sejak dini kepada anak.   Kata Kunci: Cerita Anak, Pesan Ekologi, Ekokritik Sastra.

Filter by Year

2017 2026