cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
STKIP Bina Bangsa Getsempena, Jalan Tanggul Krueng Aceh, No. 34, Rukoh, Darussalam, Banda Aceh, 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Penjaskesrek
ISSN : 23550058     EISSN : 25026879     DOI : -
Articles to be published on Penjaskesrek should follow the focus and scope of this journal. The scope of this journal is sports science.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2019)" : 15 Documents clear
MODEL LATIHAN TEKNIK DASAR FUTSAL (AS) BERBASIS PERMAINAN UNTUK ANAK USIA SMP Arrahman; Firmansyah Dlis; Yasep Setia Karrnawijaya
Jurnal Penjaskesrek Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.606 KB) | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v6i2.889

Abstract

The goal of this development research is to produce a book product model of basic futsal (AS) game-based technique skills training that can provide benefits to trainers to facilitate trainers in implementing training materials. This research uses research and development model of Research and Development from Borg and Gall which consists of ten steps in research. The experimental research design is the twogroup pretest-posttest design. Subjects in this study were junior high school students consisting of 40 students with 28 items of exercise model and 40 students were not treated. Stages in this study are: preliminary research, expert evaluation, product trial consisting of small group try-out and field try group, and test product effectiveness. The model effectiveness test uses basic engineering skill tests by comparing control and experiment groups. The experimental group was performed by pre-test before the treatments and post-test after treatment. While the control group was given pre-test and post-test but not given treatment. . The comparison test of control and experiment group with spss-16 then the control group is passing = 0.218, controlling = 0.684, dribbling = 0.456, shooting = 0.271 or p-value> 0.05 then there is no significant difference in the control group. While in the experimental group is passing = 0.000, controlling = 0.000, dribbling = 0.000, shooting = 0.000 or p-value <0.05 then there is a significant difference in the experimental group before and after treatment. Thus the application of the basic technique-based futsal (AS) skill training model for the age of junior high school needs to be done to improve the students' basic engineering skills. Abstrak Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian pengembangan ini adalah untuk menghasilkan produk buku model latihan keterampilan teknik dasar futsal (AS) berbasis permainan yang dapat memberikan manfaat kepada pelatih untuk mempermudah pelatih dalam menerapkan materi latihan. Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan Research and Development dari Borg dan Gall yang terdiri dari sepuluh langkah dalam penelitian. Rancangan penelitian eksperimen berbentuk the two group pretest-posttest design. Subjek dalam penelitian ini merupakan siswa usia SMP yang terdiri dari 40 siswa dengan 28 item model latihan dan 40 siswa tidak diberi perlakuan. Tahapan dalam penelitian ini adalah: penelitian pendahuluan, evaluasi pakar, uji coba produk yang terdiri dari small group try-out dan field try group, serta uji efektivitas produk. Uji efektivitas model menggunakan tes keterampilan teknik dasar dengan membandingkan kelompok kontrol dan eksperimen. Kelompok eksperimen dilakukan dengan memberikan pre-test sebelum treatmen dan post-test setelah treatment.Sedangkan kelompok kontrol diberikan pre-test dan post-tes namun tidak diberikan treatment..Uji perbandingan kelompok kontrol dan eksperimen dengan spss-16 adalahpassing = 0.030, controlling = 0.002, dribbling = 0.000, shooting = 0.024 atau p-value < 0.05 maka terdapat perbedaan yang signifikan pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen sebelum dan setelah pemberian treatment.Dengan demikian penerapan model latihan keterampilan teknik dasarfutsal (AS)berbasis permainan untuk usia SMP perlu dilakukan untuk meningkatkan kemampuan teknik dasar siswa. Kata Kunci: Model, Latihan, Futsal, Teknik Dasar, Permainan
MODEL PEMBELAJARAN LARI CEPAT BERBASIS PERMAINAN USIA 10-12 TAHUN Muhammad Rizwan; Bambang KS; Fahmy Fachrezzy
Jurnal Penjaskesrek Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.524 KB) | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v6i2.890

Abstract

The goal to be achieved from this research and development is to produce a learning model of sprint based game for 10-12 year olds. This research and development is conducted to get information about the development and implementation learning model of sprint based game for 10-12 year olds and to know the effectiveness of the resulting model. This research uses Research & Development (R & D) method from Borg and Gall. Subjects in this study were primary schoolage 10-12 year old of 62 children.The steps in this study are: needs analysis, expert evaluation (initial product evaluation), small group trial, and field testing. The model effectiveness test uses the sprint 30 meters test which is used to know the level of basic motion sprint of the child before and after the treatment of learning model of sprint model developed. Preliminary tests performed obtained level of basic motion sprint of students is 61.44. After given treatment learning model of sprint model obtained level of basic motion sprint of students 71.61. On the significant test the difference with spss 16 obtained mean = -1016 shows the difference of pre-test results and post-test results, t-hitung = 7.449 df = 35 and p-value = 0.00<0.05 which means there is a significant difference between before and after being given a modeling practice of learning model of sprint. This the learning model of sprint based game for 10-12 year olds is effective for improving basic motion sprint for 10-12 year olds. Abstrak Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan produk model pembelajaran lari cepat berbasis permainan usia 10-12 tahun. Penelitian dan pengembangan ini dilakukan untuk dapat memperoleh informasi tentang pengembangan dan penerapan model pembelajaran lari cepat berbasis permainan usia 10-12 tahun serta untuk mengetahui efektivitas model yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode Research & Development (R&D) dari Borg and Gall. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa SD usia 10-12 tahun yang terdiri dari 62 anak. Tahapan-tahapan dalam penelitian ini adalah : analisis kebutuhan, evaluasi ahli (evaluasi produk awal), ujicoba kelompok kecil, dan ujicoba kelompok besar ( field testing). Uji efektivitas model menggunakan tes lari 30 meter yang digunakan untuk mengetahui tingkat kemampuan gerak dasar lari cepat anak sebelum dan sesudah pemberian perlakuan model pembelajaran lari cepat yang dikembangkan. Tes awal yang dilakukan diperoleh tingkat kemampuan gerakdasarsiswa adalah 61.44. Setelah diberikan perlakuan model pembelajaran lari cepat didapatkan tingkat kemampuan gerakdasarlaricepat71.61. Pada uji signifikan perbedaan dengan spss 16 didapatkan mean= -1.016 menunjukan selisih dari hasil pre-test dan hasil post-test, hasil t-hitung= 7.449 df=35 dan p-value= 0.00< 0.05 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan perlakuan model pembelajaran lari cepat. Dengan demikian model pembelajaran lari cepat berbasis permainan usia 10-12 tahun efektif untuk meningkatkan gerak dasar lari cepat anak usia 10-12 tahun. Kata Kunci : Model, Pembelajaran, Lari Cepat, Permainan
ANALISIS PELAKSANAAN MANAJEMEN PEMUSATAN PENDIDIKAN DAN LATIHAN OLAHRAGA BAGI PUSAT PEMBINAAN LATIHAN MAHASISWA (PPLM) TARUNG DERAJAT KOTA BANDA ACEH 2019 Munzir
Jurnal Penjaskesrek Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.162 KB) | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v6i2.891

Abstract

The study aimed at: (1) Knowing the organizational structure of the Student Training Center (PPLM) fighting in Banda Aceh City level (2) Knowing the stages of the process of recruiting athletes at the Student Training Center (PPLM) fighting for Banda Aceh (3 ) Knowing the management of facilities and infrastructure in supporting the achievements of the Student Training Center (PPLM) athletes fighting in the degrees of Banda Aceh City. (4) Knowing the implementation of financial management at the Student Training Center (PPLM) fighting degrees in Banda Aceh City. (5) Knowing the implementation of the training management of the Student Training Center (PPLM) fighting for the degrees of Banda Aceh City. The research was carried out at the Student Training Center Center (PPLM) fighting for the degrees of Banda Aceh City. This study uses a qualitative descriptive method. The unit of analysis is the Center for Student Training Center (PPLM) fighting for the degrees of Banda Aceh City. The technique of data collection is through documentation studies, in-depth interviews, and observations. The data sources in this study were administrators, trainers and athletes of the Student Training Center (PPLM) fighting degrees in Banda Aceh City. The results of the study show that: the implementation of the management of the Student Training Center (PPLM) in the city of Banda Aceh is generally very good. (1) The Organizational Structure of the Student Training Center (PPLM) fights the degree of Banda Aceh City which has already been good which already has organizational elements that continue to strive to facilitate athletes to excel. (2) The recruitment process for athletes has been carried out well because it is very selective and in accordance with the criteria / mark determined by the standards of the Ministry of Youth and Sports of the Republic of Indonesia. just use what is there. (4) The implementation of financial management has been carried out properly because it is in accordance with its portion. (5) The implementation of training management at the Student Training Center (PPLM) fights the degree of Banda Aceh City has gone well. Considering the allocation of funds from the APBN and ABPD is limited to each year, so that management only maximizes in accordance with the available fund allocation. Abstrak Kajian penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui struktur organisasi Pusat Pembinaan Latihan Mahasiswa (PPLM) tarung derajat Kota Banda Aceh (2) Mengetahui proses tahapan yang dilakukan dalam perekrutan atlet di Pusat Pembinaan Latihan Mahasiswa (PPLM) tarung derajat Kota Banda Aceh (3) Mengetahui manajemen sarana dan prasarana dalam mendukung prestasi atlet Pusat Pembinaan Latihan Mahasiswa (PPLM) tarung derajat Kota Banda Aceh. (4) Mengetahui pelaksanaan manajemen keuangan di Pusat Pembinaan Latihan Mahasiswa (PPLM) tarung derajat Kota Banda Aceh. (5) Mengetahui pelaksanaan manajemen latihan Pusat Pembinaan Latihan Mahasiswa (PPLM) tarung derajat Kota Banda Aceh. Penelitian dilaksanakan di Balai Pusat Pembinaan Latihan Mahasiswa (PPLM) tarung derajat Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode diskriptif kualitatif. Unit analisisnya adalah Balai Pusat Pembinaan Latihan Mahasiswa (PPLM) tarung derajat Kota Banda Aceh. Tenik pengambilan data melalui studi dokumentasi, wawancara secara mendalam, dan observasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah pengurus, pelatih dan atlet Pusat Pembinaan Latihan Mahasiswa (PPLM) tarung derajat Kota Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pelaksanaan manajemen Pusat Pembinaan Latihan Mahasiswa (PPLM) tarung derajat Kota Banda Aceh pada umumnya sudah sangat baik. (1) Struktur Organisasi Pusat Pembinaan Latihan Mahasiswa (PPLM) tarung derajat Kota Banda Aceh sudah baik yang mana sudah memiliki unsur-unsur organisasi yang terus berupaya memfasilitasi atlet untuk berprestasi. (2) Proses perekrutan atlet sudah dilaksanakan dengan baik karena sangat selektif dan sudah sesuai dengan kriteria/bencmark yang ditentukan oleh standar Kemenpora Republik Indonesia (3) Pelaksanaan manajemen sarana dan prasarana kurang baik, hal ini dikarenakan media pendukung fasilitas atlet PPLM belum lengkap sepenuhnya dan hanya memanfaatkan apa yang ada saja. (4) Pelaksanaan manajemen keuangan telah dilaksanakan dengan baik karena sudah sesuai dengan porsinya masing-masing. (5) Pelaksanaan manajemen latihan di Pusat Pembinaan Latihan Mahasiswa (PPLM) tarung derajat Kota Banda Aceh sudah berjalan dengan baik. Mengingat alokasi dana dari APBN dan ABPD yang terbatas pada setiap tahunnya, sehingga pengelolaan hanya memaksimalkan sesuai dengan alokasi dana yang ada. Kata Kunci: Pelaksanaan Manajemen PPLM, Struktur Organisasi, Perekrutan Atlet, Manajemen Sarana Prasarana Manajemen Keuangan dan Latihan
ANALISIS PEMBANGUNAN OLAHRAGA KABUPATEN ROKAN HULU PROVINSI RIAU DITINJAU DARI SPORT DEVELOPMENT INDEKS (SDI) Ridwan Sinurat; Romika Rahayu
Jurnal Penjaskesrek Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (897.685 KB) | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v6i2.892

Abstract

The purpose of this study is to measure progress in the field of sports through the sport development index (SDI) in Rokan Hulu Regency. First, how is the willingness of Open Space Sport for the community, secondly how is the quality and quantity of Human Resources (HR) Sports in the Rokan Hulu community, third how is the community participation in sports, fourthly how is the level of physical fitness of the Rokan Hulu Regency community. This research was carried out in Rokan Hulu Regency by taking 3 Districts as research sites namely, Rambah District, Rambah HilirDistrictand Kepenuhan District. This research is an evaluation research with quantitative description method. While the data collection technique is observation in the field. The results of Open Room Index, HR index, Community Participation index and physical fitness in Rambah sub-district are 0.265. Rambah Hilir district 0.261, and Kepenuhan Diatrict 0.313. So the average result of the Sport Development Index (SDI) in Rokan Hulu Regency is 0.279. The value of 0.279 in terms of SDI Norms in the Range 0.000-0.499 is in the Low category. That is, Progress in the field of Sports Rokan Hulu Regency is still in the Low Category. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur kemajuan dalam bidang olahraga melaluisport development index (SDI) di Kabupaten Rokan Hulu.Pertama, bagaimana kesediaan Ruang Terbuka Olahraga untuk masyarakat, kedua bagaimana kualitas dan kuantitas Sumber daya manusia (SDM) Keolahragaan masyarakat Rokan Hulu, ketiga bagaimana Partisipasi masyarakat untuk berolahraga, ke empat bagaimana tingkat kebugaran jasmani masyarakat Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Rokan Hulu dengan mengambil 3 Kecamatan sebagai tempat penelitian yaitu, Kecamatan Rambah, kecamatan Rambah hilir dan kecamatan Kepenuhan. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan metode deskripsi kuantitatif. Sedangkan teknik pengumpulan data dengan observasi di lapangan. Hasil Nilai Indeks Ruang terbuka, indeks SDM, indeks Partisipasi Masyarakat dan kebugaran jasmani kecamatan Rambah adalah 0.265. Kecamatan Rambah Hilir 0.261, dan kecamatan Kepenuhan 0.313. Sehingga hasil rata-rata indeks Sport Development Indeks (SDI) kabupaten Rokan Hulu adalah 0.279. Nilai 0.279 jika ditinjau dari Norma SDI pada Rentang 0.000-0.499 berada pada kategori Rendah. Artinya, Kemajuan dalam bidang Olahraga Kabupaten Rokan Hulu masih dalam Kategori Rendah. Kata Kunci: Sport Development Index, Ruang Terbuka, Partisipasi, SDM, Kebugaran
PENGARUH METODE LATIHAN DAN KOORDINASI MATA-KAKI TERHADAP KETERAMPILAN PASSING DALAM SEPAKBOLA: (Studi eksperimen untuk ssb aldas prima inalum usia 14-16) Ricky Alfredo Silaban; Iman Sulaiman; Taufik Rihatno
Jurnal Penjaskesrek Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.555 KB) | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v6i2.893

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of exercise methods and eye-foot coordination on soccer passing skills. Samples of research of 40 athletes of SSB Aldas Prima Inalum using treatment research design by level 2 x 2. Data were analyzed using variance analysis (ANAVA) and continued with Tukey test at significance level α = 0,05.The results of this study show: (1) overall there is a difference between drill training and play method of passing pregnancy outcome ((Fo 11,70> 4,11 Ft). (2) there is interaction between exercise method and eye-foot coordination of passing skill football (Fo 15.79> 4.11 Ft). (3) there is a significant difference in passing skills athletes have high ankle coordination with those trained by the play method ((Qo 6.97> 2.86 Qt) there is no significant difference in passing skills. Athletes have high ankle coordination with those trained by the play method (Qo -0.23> 3.79 Qt). Abstrak Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode latihan dan koordinasi mata-kaki terhadap keterampilan passing sepak bola.Sampel penelitian 40 orang atlet SSB Aldas Prima Inalum dengan menggunakan rancangan penelitian treatment by level 2 x 2. Data dianalisis menggunakan analisis varians (ANAVA) dan dilanjutkan dengan uji Tukey pada taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian ini menunjukan: (1) secara keseluruhan terdapat perbedaan antara latihan drill dan metode bermain terhadap hasilketeramilan passing ((Fo 11,70>4,11 Ft). (2) terdapat interaksi antara metode latihan dan koordinasi mata-kaki terhadap keterampilan passing sepakbola(Fo 15,79 >4,11 Ft). (3) terdapat perbedaan keterampilan passing yang signifikan atlet memiliki koordinasi mata kaki tinggi dengan yang dilatih dengan metode bermain ((Qo6,97>2,86 Qt). (4) tidakterdapat perbedaan keterampilan passing yang signifikan atlet memiliki koordinasi mata kaki tinggi dengan yang dilatih dengan metode bermain ((Qo-0,23>3,79 Qt). Kata Kunci: Keterampilan Passing Sepakbola, Metode Latihan dan Koordinasi Mata-Kaki
PENGARUH LATIHAN SQUAT JUMP TERHADAP JUMP SERVICE DALAM PERMAINAN BOLA VOLI Tuti Sarwita
Jurnal Penjaskesrek Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.249 KB) | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v6i2.894

Abstract

This study discusses the importance of squat jump training in improving the ability to service jump in volleyball games. The purpose of this study was to determine the Effect of Squat Jump Training on Jump Service in Volleyball Games at KlubMAN 3 Banda Aceh City. The approach used in this study is a quantitative approach, using the Experimental method. The population that the researchers used in this study was the MAN 3 athletes in Banda Aceh City, which amounted to 10 athletes, samples taken by 10 athletes, and the instruments used were as follows, the squat jump test by jumping with both legs straightened and the squad jump test by jumping by folding both legs. In this study the data obtained through tests consisting of initial tests and final tests. In this study the data obtained as follows: From the results of the analysis before being given a squat jump exercise is 150, the average value after being given a squat jump exercise is 210. The data is processed using statistical formulas in the form of calculating the average value, standard deviation , and test two averages (ttes). Data analysis in this study used the t-test at a significant level of 0.05. The results obtained were that there was an effect of Squat Jump training on Jump Service in Volleyball Games at MAN 3 Banda Aceh City Club. With tcount test of 2.92 and ttable of 1.86, so there are significant differences between the data before and after treatment. Abstrak Penelitian ini membahas tentang pentingya latihan squat jump dalam meningkatkan kemampuan jump servis dalam permainan bola voli. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Latihan Squat Jump Terhadap Jump Service Dalam Permainan Bola VoliPada KlubMAN 3 Kota Banda Aceh. Pendekatan yang digunankan dalam penelitian ini yaitu pendekatan Kuantitatif, dengan menggunakan metode Eksperimen. Populasi yang peneliti gunakan dalam penelitian ini atlet MAN 3 Kota Banda Aceh yang berjumlah 10 atlet, sampel yang diambil 10 atlet, dan instrument yang digunakan adalah sebagai berikut, tes squat jump dengan cara melompat dengan posisi kedua kaki diluruskan dan tes squad jump dengan cara melompat dengan melipatkan kedua kaki. Dalam penelitian ini data diperoleh melalui tes yang terdiri dari tes awal dan tes akhir. Dalam penelitian ini data diperoleh data sebagai berikut: Dari hasil analisis sebelum diberikan latihan squat jump adalah sebesar 150, nilai rata-rata sesudah diberi latihan squat jump adalah sebesar 210. Data diolah dengan menggunakan rumus statistik dalam bentuk perhitungan nilai rata-rata, standar deviasi, dan uji dua rata-rata (ttes). Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji-t pada taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian yang diperoleh adalah terdapat pengaruh latihan Squat Jump terhadap Jump Service dalam permainan bola voli pada klub MAN 3 Kota Banda Aceh. Dengan pengujian thitung sebesar 2,92 dan ttabel sebesar 1,86, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara data sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Kata Kunci : Squat Jump, Jump Service
PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN (MAGANG) TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI MAHASISWA PENDIDIKAN JASMANI KESEHATAN DAN REKREASI Edi Azwar
Jurnal Penjaskesrek Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.093 KB) | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v6i2.895

Abstract

Field Experience Program (apprenticeship) is an effort to develop knowledge, skill building, and affirmation that is done through learning by doing and internship is also an early introduction effort Students to school (early exposure). This research is a type of descriptive research. The study aims to figure out the level of self-confidence Program of field experience (internship) physical education of health and recreation. The population in this study is the all-students of the USM, which has a total of 86 people. Samples in this study used the total sampling technique. The technique of data collection is done using a poll-shaped self-esteem test. Tekhnik data analysis using percentage formula. Based on the results of the study obtained, the Student confidence field experience Program (apprentice) Physical Education of Health and recreation FKIP USM, the average value of 94.18 is in the high category (good) with details as follows: (1) A total of 48 respondents were in high category with a percentage rate of 55.81%, (2) A total of 37 respondents were in medium category with a percentage rate of 43.02% (3) as much as 1 respondent was in low category with a percentage rate of 1.16%. The conclusion of this research result is high student self-confidence Program field experience (internship) physical education of Health and recreation FKIP USM can be concluded in general in the high category. Abstrak Program Pengalaman Lapangan (magang) adalah upaya pengembangan pengetahuan, pembentukan keterampilan, dan peneguhan sikap yang dilakukan melalui belajar dengan berbuat (learning by doing) dan Magang juga merupakan upaya pengenalan secara dini mahasiswa kepada sekolah (early exposure). Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat Kepercayaan diri mahasiswa Program Pengalaman Lapangan (magang) pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Magang Penjaskesrek USM berjumlah sebanyak 86 orang. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Teknik dalam pengumpulan data dilakukan menggunakan tes kepercayaan diri berbentuk angket. Tekhnik analisis data menggunakan rumus persentase. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan maka, Kepercayaan diri mahasiswa Program Pengalaman Lapangan (magang) pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi FKIP USM, rata-rata nilainya sebesar 94,18 berada pada kategori tinggi (baik) dengan rincian sebagai berikut : (1) Sebanyak 48 responden berada pada kategori tinggi dengan tingkat persentase 55,81 %, (2) Sebanyak 37 responden berada pada kategori sedang dengan tingkat persentase 43,02 % (3) Sebanyak 1 responden berada pada kategori rendah dengan tingkat persentase 1,16 %. Kesimpulan dari hasil penelitian ini yaitu tingginya Kepercayaan diri mahasiswa Program Pengalaman Lapangan (magang) pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi FKIP USM dapat disimpulkan pada umumnya berada dalam kategori tinggi. Kata Kunci : Kepercayaan Diri, Mahasiswa, Magang
PENGARUH LATIHAN 40-YARD SQUARE-CARIOCA DAN SNAKE JUMP TERHADAP KECEPATAN DAN KELINCAHAN EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA Zakir Burhan; Imam Marsudi; Yonny Herdyanto
Jurnal Penjaskesrek Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.423 KB) | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v6i2.896

Abstract

The aim of this research is to analyze (1) the effect of 40-yard square-carioca training on speed; (2) the effect of 40-yard square-carioca training on agility; (3) the effect of snake jump training on speed; (4) the effect of snake jump training on agility; (5) which one is the most effective 40-yard square-carioca exercise or snake jump for speed; (6) which one is the most effective 40-yard square-carioca exercise or snake jump for agility. The sampel of this research is soccer students extracurricular of SMA Negeri 1 Gunungsari, with 30 subjects. this study is quantitative with a quasi-experimental method. The design of this study uses only matching design, with data analysis using ANOVA. Data retrieval uses a 30 meters sprint to measure speed and agility t-test to measure agility at pretest and posttest. Furthermore, the research data were analyzed using the help of SPSS series 22.0. The results showed: (1) There is a significant effect of the 40-yard square-carioca training program on speed; (2) There is a significant effect of the 40-yard square-carioca training program on agility; (3) There is a significant influence on the snake jump training program on speed; (4) There is a significant influence on the snake jump training program on agility; (5) The most effective exercise is a 40-yard square-carioca; (6) The most effective exercise is a 40-yard square-carioca. Based on the results, we can concluded that both experimental groups have an increase to improve in speed and agility for each group after being given training. In addition, there is a better (effective) influence between the three groups seen from the increase in speed and agility through the ANOVA test, where a 40-yard square-carioca exercise gives a better influence than the snake jump and control group exercises on speed and agility. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tentang: (1) pengaruh latihan 40-yard square-carioca terhadap kecepatan; (2) pengaruh latihan 40-yard square-carioca terhadap kelincahan; (3) pengaruh latihan snake jump terhadap kecepatan; (4) pengaruh latihan snake jump terhadap kelincahan; (5) manakah paling efektif latihan 40-yard square-carioca dan snake jump terhadap kecepatan; (6) manakah paling efektif latihan 40-yard square-carioca dan snake jump terhadap kelincahan. Sasaran penelitian ini adalah siswa ekstrakurikuler sepakbola SMA Negeri 1 Gunungsari dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen semu. Rancangan penelitian ini menggunakan matching only design, dengan analisis data menggunakan ANOVA. Proses pengambilan data dilakukan dengan tes lari 30 meter dan tes agilityT-test pada saat pretest dan posttest. Selanjutnya data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan bantuan SPSS seri 22.0. Hasil penelitian menujukkan: (1) Terdapat pengaruh yang signifikan program latihan 40-yard square-carioca terhadap kecepatan; (2) Terdapat pengaruh yang signifikan program latihan 40-yard square-carioca terhadap kelincahan; (3) Terdapat pengaruh yang signifikan program latihan snake jump terhadap kecepatan; (4) Terdapat pengaruh yang signifikan program latihan snake jump terhadap kelincahan; (5) Yang paling efektif antara latihan 40-yard square-carioca dan snake jump dalam meningkatkan kecepatan adalah 40-yard square-carioca; (6) Yang paling efektif antara latihan 40-yard square-carioca dan snake jump dalam meningkatkan kelincahan adalah 40-yard square-carioca. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kecepatan dan kelincahan untuk masing-masing kelompok setelah diberikan latihan. Selain itu, terdapat pengaruh yang lebih baik (efektif) antara ketiga kelompok dilihat dari peningkatan kecepatan dan kelincahan melalui uji ANOVA, dimana latihan 40-yard square-carioca memberikan pengaruh yang lebih baik dari latihan snake jump dan kelompok kontrol terhadap kecepatan dan kelincahan. Kata Kunci : Latihan, 40-Yard Square-Carioca, Snake Jump, Kecepatan, Kelincahan
PERBANDINGAN PENGARUH PERMAINAN OLAHRAGA TRADISIONAL HADANG, TEROMPAH PANJANG, EGRANG TERHADAP PENINGKATAN DAYA TAHAN, KECEPATAN, DAN KESEIMBANGAN PADA SISWA EKSTRAKURIKULER SD IMPRES 1 TENGA KABUPATEN BIMA NTB M. Asri Ashari
Jurnal Penjaskesrek Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.938 KB) | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v6i2.897

Abstract

The purpose of this research is to observe about: (1) the influence of traditional hadang game on endurance, speed and balance, (2) the influence of terompah panjang traditicional games on endurance, speed, and balance. (3) the effect of traditional engrang game on endurance, speed, and balance, (4) the difference in influence between of tradisional hadang games, terompah panjang, engrang on the increase in physical conditions endurance, speed, and body balance. In this research the target of students is Primary School Tenga, Bima District with a sample of 28 students. The design of this study used none equivalent (pretest and post-test) control group design, and data analysis used (ANOVA) with a significant level of 0.005. In the data collection process, initial tests and final tests were carried out with tests of endurance, speed and balance. Then the data from the test results were analyzed using the help of SPSS series 22.0. From the results of this study, it was concluded that (1) the influence of traditional sports games had a significant effect with an increase in durability of 0,000, speed of 0,001 and balance of 0,000. (2) the traditional long-distance sports game has a significant effect with an increase in durability of 0.007, a speed of 0,000 and a balance of 0,000 (3) a traditional sports game with significant influence with an increase in durability of 0,000, speed of 0.011, and balance of 0,000, (4) traditional sports game groups have a long, stretched and stilts against durability with a value of 0.00, speed 000, and balance 000 with anova table. Based on the descriptives calculation to exercise which gives more improvement to the dependent variable by looking at the mean stating that traditional traditional games provide better results compared to long and stiletto play on the three variables including durability, speed, and body balance. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah mengamati tentang : (1) pengaruh permainan olahraga tradisional hadang terhadap daya tahan, kecepatan dan keseimbangan, (2) pengaruh permainan tradisional terompah panjang terhadap daya tahan, kecepatan, dan keseimbanga. (3) pengaruh permainan olahraga tradisional egrang terhadap daya tahan, kecepan, dan keseimbangan, (4) perbedaan pengaruh antara permainan olahraga tradisional hadang, terompah panjang dan egrang terhadap penigkatan kondisi fisik antara lain daya tahan, kecepatan, dan keseimbangan tubuh. Dalam penelitian ini sasarannya siswa SD Impres 1 Tenga Kabupaten Bima dengan jumlah sampel 28 siswa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode experiment semu. Rancangan penelitian ini menggunakannone equivalent ( pretest and post-tes) control group design , dan analisis data menggunakan (ANOVA)dengan taraf signifikan 0,005. Pada proses pengambilan data dilakukan tes awal dan tes akhir dengan tes daya tahan, kecepatan, dan keseimbangan. Selanjutnya data dari hasil tes di analisis menggunakan bantuan SPSS seri 22.0. Dari hasil penelitian ini maka di simpulkan bahwa (1) pengaruh permainan olahraga tradisional hadang berpengaruh signifikan dengan peningkatan daya tahan 0,000, kecepatan 0,001 dan keseimbangan 0,000. (2) permainan olahraga tradisional terompah panjang berpengaruh signifikan dengan peningkatan daya tahan 0,007, kecepatan 0,000 dan keseimbangan 0,000 (3) permainan olahraga tradisional egrang pengaruh signifikan dengan peningkatan daya tahan 0,000, kecepatan 0,011, dan keseimbangan 0,000, (4) terdapat perbedaan pengaruh antar kelompok permainan olahraga tradisional hadang, terompah panjang dan egrang terhadap daya tahan dengan nilai 0,00, kecepatan 000, dan keseimbangan 000 dengan pada tabel anova. Berdasarkan perhitungandeskriptivesuntuk meliahat latihan yang lebih memberikan peningkatan pada variabel terikat dengan dilihat dari mean menyatakan bahwa permainan tradisional hadang memberikan hasil yang lebih baik di bandingkan permainan terompah panjang dan egrang terhadap ketiga variabel antara lain daya tahan, kecepatan, dan keseimbangan tubuh. Kata Kunci : Olahraga Tradisional Hadang, Olahraga Tradisional Terompah Panjang, Olahraga Tradisional Egrang, Daya Tahan, Kecepatan, Keseimbangan.
MODEL LATIHAN PASSING BOLA BASKET BERBASIS PERMAINAN UNTUK PEMULA TINGKAT SMP Teguh Dwi Prasetya; Sudradjat Wiradihardja; Bambang Krida Suwarso; Widiastuti
Jurnal Penjaskesrek Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.854 KB) | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v6i2.898

Abstract

The purpose of this study was to create an effective model of exercise to process intelligence to improve technical skills, so that they could perform motion activities. This research was conducted for ank 13-15 years. The research method used in this study is the Research Development (R & D) method with Borg and Gall models. This research was conducted in extracurricular basketball baskets at SMP 7 Karawang, SMP 5 Karawang, SMP 2 Karawang. From the results of this study, was to issue the effectiveness of 20 items from the passing exercise model for beginner athletes. The average ball practice is the passing game given based on the exercise model is 77.87 average increase. In the significance test with SPPS 16, the results of t-count p-value = 0.000 <0.05, which means that there are significant differences in the practice of basket passing before and after using a game-based training model. Abstrak Tujuan Penelitian ini adalah untuk menciptakan model latihan yang efektif dengan variasi permainan yang mengacu pada gerak dasar passing untuk atlet pemula untuk meningkatkan keterampilan teknik, sehingga atlet pemula dapat melakukan aktivitas gerak. Penelitian ini dilakukan untuk ank berusia 13 – 15 tahun. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian pengembangan (R & D) dengan model Borg dan Gall. Penelitian ini dilakukan pada bola basket ekstrakurikuler SMPN 7 Karawang, SMPN 5 Karawang, SMPN 2 Karawang. Berdasarkan dari hasilpenelitian ini , adalah untuk menguji efektifitas 20 item dari model latihan passing untuk atlet pemula skor rata-rata latihan bola basket adalah passing game yang diberikan berdasarkan model latihan adalah 77,87 berarti nilai rata-rata peningkatan. Pada uji signifikansi dengan SPPS 16 diperoleh hasil t-hitung p-value = 0,000 <0,05 yang berarti ada perbedaan yang signifikan dalam praktik passing basket sebelum dan sesudah menggunakan model latihan berbasis permainan. Kata Kunci: Model Latihan, Permainan, Passing, Basket

Page 1 of 2 | Total Record : 15