cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tanggul Krueng Aceh No.34 Rukoh – Darussalam, Banda Aceh 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Metamorfosa
ISSN : 23380306     EISSN : 25026895     DOI : -
Core Subject : Education,
Metamorfosa Journal (e-ISSN 2502-6895 and p-ISSN 2338-0306) is a periodic scientific publication intended for lecturers, students and educational observers to disseminate the results of studies, thoughts and research that are relevant in the fields of language, Indonesian literature and regions. Every visitor to this site can browse abstracts, read journal contents and download PDF files. Metamorfosa journal is published twice a year, July and January.
Articles 200 Documents
TINGKAT KEMAMPUAN KETERAMPILAN MENULIS SURAT DINAS PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 16 BANDA ACEH Teuku Mahmud
Jurnal Metamorfosa Vol 4 No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.055 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan suatu kajian tentang tingkat kemampuan keterampilan menulis surat dinas pada siswa Kelas VIII SMP Negeri 16 Banda Aceh Tahun Pelajaran 2015-2016. Masalah yang diajukan dalam penelitian ini adalah bagaimana tingkat kemampuan keterampilan menulis surat dinas pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 16 Banda Aceh Tahun Pelajaran 2015-2016. Tujuan penelitian ini secara umum untuk memperoleh informasi tingkat kemampuan keterampilan menulis surat dinas pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 16 Banda Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII terbagi atas tiga ruang paralel dan peneliti mengambil sampel kelas VIII3 SMP Negeri 16 Banda Aceh yang berjumlah 30 siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen tes. Tes yang diberikan pada siswa adalah menulis surat dinas. Aspek-aspek yang dinilai untuk mengukur kemampuan menulis surat dinas yaitu (1) kesesuaian isi surat, (2) kesatuan dan kepaduan paragraf, (3) ketepatan penulisan surat, (4) penggunaan ejaan, dan (5) ketepatan pilihan kata (diksi). Teknik pengolahan data dilakukan dengan teknik análisis statistik secara kuantitatif. Pengelolahan data dilakukan dengan cara mencari nilai rata-rata (mean) berdasarkan hasil menis siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rata-rata tingkat kemampuan keterampilan menulis surat dinas pada siswa adalah 82 hal ini menunjukan bahwa kemampuan keterampilan menulis surat dinas pada siswa Kelas VIII SMP Negeri 16 Banda Aceh Tahun Pelajaran 2015-2016 berada pada kategori baik.
KAJIAN PEMEROLEHAN BAHASA MASYARAKAT PANGANDARAN Avini Martini
Jurnal Metamorfosa Vol 4 No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.339 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya ketertarikan mengenai penggunaan variasi bahasa di suatu daerah. Ketika sedang mempelajari variasi, apakah itu dikaji dari segi perspektif kuantitatif atau kualitatif. Hal ini penting untuk menentukan setepat mungkin apa yang akan menjadi objek penelitian. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif analitik yang mengungkap keadaan yang sebenarnya mengenai penggunaan variasi bahasa yang terjadi di daerah Pangandaran.Karena meneliti variasi bahasa akan lebih cocok bila peneliti terjun langsung ke lapangan atau dengan kata lain peneliti mengobservasi langsung ke lapangan. Karena dengan observasi peneliti dapat langsung merasakan, melihat, dan mendengarkan gejala-gejala variasi bahasa yang terjadi di lapangan yang tentunya terjadi di lingkungan masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dilihat bahwa para partisipan dalam setiap percakapan adalah bilingual, baik pembeli, pemilik warung dan penjual rujak. Mereka menguasai dua bahasa, yaitu bahasa Sunda dan Indonesia, dengan baik. Dengan adanya peralihan bahasa, ini juga menunjukkan adanya satu peristiwa kebahasaan yang disebut dengan alih kode. Dari percakapan tersebut juga didapatkan kesaksian bahwa penduduk dan pedagang di sekitar pantai Pangandaran merupakan multilingual. Mereka setidaknya menguasai tiga bahasa, bahasa Indonesia, Sunda dan Jawa. Hal ini merupakan bagian dari variasi bahasa, variasi bahasa ini terjadi disebabkan masyarakat yang heterogen.
STRUKTUR CERITA DAN NILAI EDUKATIF DALAM CERITA NENEK DAN SEEKOR CECAK KARYA S. HARYANTO ARKOBOESONO Harfiandi; Sudarmono
Jurnal Metamorfosa Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.376 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur yang membangun cerita dan nilai-nilai edukatif yang terkandung dalam cerita Nenek dan Seekor Cecak karya S. Haryanto Arkoboesono. Data dalam penelitian diperoleh melalui cerita yang terdapat dalam buku yang diterbitkan oleh Balai Pustaka pada cetakan kelima tahun 2007. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan struktural. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan analisis dokumen yang diproses dengan melihat struktur yang dominan. Pengolahan data yang dilakukan peneliti adalah pada struktur cerita anak, yaitu pada judul cerita, tema, amanat, latar, tokoh, gaya bercerita, dan hubungan antarunsur serta nilai-nilai edukatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa struktur cerita ini berjudul Nenek dan Seekor Cicak, tema cerita adalah cinta dan kasih sayang seorang nenek kepada cucunya, amanat yang disampaikan oleh penulis dalam cerita adalah janganlah suka menganiaya, bahkan sampai membunuh sesama makhluk hidup, tokoh utama dalam cerita ini adalah Yudhy dan Nenek, latar yang digunakan dalam cerita ini secara umum di dalam rumah, cerita Nenek dan Seekor Cecak dikisahkan dengan alur maju, dan nilai-nilai edukatif yang terdapat dalam cerita ini meliputi cinta dan kasih sayang, toleransi, kejujuran, kesederhanaan, serta persatuan. Adapun manfaat dalam penelitian ini dapat menambah wawasan guru bahasa Indonesia dan anak dalam mengapresiasi cerita anak dengan memahami struktur cerita sehingga memahami dan mengamalkan nilai-nilai edukatif yang terkandung di dalamnya. Untuk itu, anak perlu mendapat pemahaman cerita untuk memperoleh nilai-nilai edukatif dalam diri anak.
KAJIAN HUMANISME DALAM NOVEL-NOVEL ACEH Hendra Kasmi
Jurnal Metamorfosa Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.123 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul Kajian Humanisme dalam Novel-Novel Aceh. Masalah yang ingin ditelaah adalah tentang gambaran nilai-nilai humanisme dalam novel-novel Aceh. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai humanisme terutama yang berhubungan dengan realitas kemanusiaan yang dikaitkan dengan kisah fiktif. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analitis dengan pendekatan struktural. Sumber data penelitian ini adalah novel Seuleusoh karya D Keumalawati, Lampuki karya Arafat Nur, Teuntra Atom karya Thayeb Loh Angen, Bidadari Hitam karya TI Thamrin, Tungku karya Salman Yoga, dan Burung Terbang di Kelam Malam karya Arafat Nur. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa novel-novel Aceh merupakan karya sastra yang sarat dengan nilai –nilai kemanusiaan. Sebagian besar novel-novel Aceh memaparkan tentang nilai-nilai humanisme yang positif. Hal ini mencerminkan tentang realitas bahwa ditengah gunjang-ganjing politik masih banyak masyarakat Aceh yang peduli terhadap nilai-nilai kemanusiaan
SIKAP BERBAHASA MAHASISWA PENUTUR BAHASA GAYO RAGAM SANTAI LINGKUNGAN STKIP BINA BANGSA GETSEMPENA BANDA ACEH Rika Kustina; Misna Lianur
Jurnal Metamorfosa Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.498 KB)

Abstract

Penelitian ini berupaya mendeskripsikansikap berbahasa mahasiswa penutur bahasa Gayo.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif.Data penelitian ini bersumber dari jawaban angket dan didukung oleh observasi.Sumber data penelitian ini adalah mahasiswa penutur bahasa Gayo yang berbahas ibu (B1) bahasa Gayo.Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode survei dan simak.Agar hasil penelitian dapat memiliki tingkat keabsahan yang tinggi, peneliti menggunakan alat banturekam berupa tape recorder dan alat tulis. Adapun data penelitian diperoleh dari hasil sebaran angket dan observasi yang dirumuskan dalam instrumen penelitian dengan 20 butir pertanyaan. Setelah data terkumpul dari hasil kuisioner dan observasi diseleksi dan diklasifikasikan berdasarkan kaidah-kaidah yang mengatur tiga ciri sikap berbahasa yaitu (1) kesetiaan berbahasa Gayo, (2) kebanggaan berbahasa Gayo dan (3) norma berbahasa Gayo. Hasil penelitian sikap berbahasa mahasiswa penutur BG dapat dikategorikan positif.
KARAKTERISTIK DAN FUNGSI MANTRA DALAM MASYARAKAT GAYO Rismawati
Jurnal Metamorfosa Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.628 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik dan fungsi mantra dalam masyarakat Gayo. Metode penelitian ini bersifat deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik mantra dalam masyarakat Gayo, yaitu diantara mantra ada yang dimulai dengan kata Bismillahirrahmanirrahim dan diakhiri dengan dengan kata Lailahaillallah, namun beberapa mantra lainnya ada juga yang berbunyi hong, hai, dan hum, mengandung rima dan irama, kata-kata yang diucapkan dan dinyanyikan dengan nada dan irama tertentu, mengandung kata-kata pujian, terdapat rayuan, mengandung kekuatan gaib dan merupakan tuturan lisan, dan diamalkan dengan matlamat tertentu. Fungsinya sebagai penunduk tumbuhan, mantra penawar rasa sakit, menundukkan roh halus, menundukkan binatang buas, mantra menundukkan manusia berfungsi untuk menarik daya pikat orang lain, mantra pagar badan, mantra rumah tangga dan mantra pengobatan.
IDENTIFIKASI PARAGRAF ARGUMENTASI DALAM KARYA BERBENTUK CERPEN PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 BANDA ACEH Teuku Mahmud
Jurnal Metamorfosa Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.73 KB)

Abstract

Masalah penelitian berkaitan dengan bagaimanakah bentuk argumentasi untuk dipahami siswa SMA Negeri 1 Banda Aceh Tahun Pembelajaran 2016-2017. Paragraf argumentasi yang harus dipahami dalam kemampuan menulis karya berbentuk cerpen. Dalam buku yang bermateri empat cakupan keterampilan berbahasa satu aspek berkaitan satu dengan yang lain untuk menjelaskan suatu ide dalam bentuk retorika maupun bentuk karya sastra. Pikiran yang menganggap paragraf harus ditiadakan dalam teks cerpen tidak betul. Siswa SMA Negeri 1 Banda Aceh masih bias disuruh mengidentifikasi jenis paragraph dalam bentuk karangan cerpen. Paragraf adalah seperangkat kalimat tersusun logis sistematis yang merupakan satu kesatuan pikiran yang relevan yang mendukung pikiran pokok yang tersirat dalam keseluruan karangan. Oleh sebab itu, pengajaran keterampilan berbahasa membutuhkan sebuah pengajaran yang kompleks, yang tidak hanya berdasarkan bentuk karangan berbentuk deskriptif. Aspek keterampilan berbahasa. Masalah utama adalah siswa menyadari bahwa bentuk argumentasi dapat digunakan dalam cerpen. Paragraf argumentasi yang dilatih kepada siswa kelas X SMA Negeri 1 Banda Aceh. Hasil penelitian adalah siswa dapat menunjukkan bentuk paragraph argumentasi dalam teks cerpen. Paragraf argumentasi dengan kemampuan menulis cerpen ada hubungan dengan latihan menandai teks cerpen yang mempunyai bentuk paragaraf argumentasi.
ANALISIS WACANA DALAM NOVEL “CINTA KALA PERANG” KARYA MASRIADI SAMBO: PENDEKATAN MIKROSTRUKTURAL DAN MAKROSTRUKTURAL Wahidah Nasution; Aris Munandar
Jurnal Metamorfosa Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.929 KB)

Abstract

Analisis wacana merupakan suatu kajian yang meneliti atau menganalisis bahasa yang digunakan secara alamiah, baik secara tulisan maupun secara lisan. Penelitian berjudul Analisis wacana dalam novel Cinta Kala Perang Karya Masriadi Sambo yang ditelaah melalui pendekatan mikrostruktural dan makrostruktural bertujuan untuk mengetahui wacana yang kohesi baik secara gramatikal maupun leksikal dan koherensi yang mencakup keseluruhan struktur teks baik konteks budaya maupun sosial. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa uraian baik kata, maupun kalimat dari setiap paragraf yang berkaitan dengan pendekatan mikrostruktural dan makrostruktural. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan novel Cinta kala Perang Karya Masriadi Sambo. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, teknik keabsahan data yang digunakan adalah teknik triangulasi, teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi. Adapun hasil penelitian berdasarkan pendekatan mikrostruktural ditemukan ada beberapa paragraf yang termasuk kohesi gramatikal yang meliputi referensi, substitusi, elipsis, paralelisme, konjungsi dan juga ditemukan beberapa paragraf tentang kohesi leksikal yang meliputi repetisi, kolokasi, antonimi sedangkan hasil penelitian melalui pendekatan makrostruktural ditemukan keseluruhan susunan wacana secara global baik dari sistem leksis dan konteks, sebagaimana dalam wacana novel terdapat konteks sosial dan budaya. Unsur yang lebih dominan muncul pada pendekatan mikrostruktural baik dari kohesi gramatikal maupun leksikal.
RAGAM BAHASA TEKNIK PADA MAHASISWA POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE Jamilah; Wahdaniah
Jurnal Metamorfosa Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.885 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik bahasa yang digunakan dalam berinteraksi. Tidak hanya karakteristik saja, tetapi juga peneliti ingin mengetahui register/bahasa khusus yang ada di bengkel tersebut. Keberagaman masyarakat dan latar belakang manusia sebagai individu menimbulkan berbagai variasi bahasa yang digunakan di dalam interaksi sosial. Salah satu bentuk variasi bahasa adalah pemakaian istilah teknik. Satu kelompok masyarakat dalam satu profesi tersebut biasanya mempunyai variasi bahasa yang khusus yang dimilikinya guna memperlancar komunikasi di kalangan mereka.Salah satu kelompok profesi yang ada dalam masyarakat adalah mahasiswa yang sedang praktik di bengkel. Berdasarkan hal tersebut rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (a) bagaimana karakteristik pemakaian bahasa dalam interaksi mahasiswa Politeknik Negeri Lhokseumawe di bengkel dan (b) bagaimana kosakata khusus yang digunakan dalam interaksi mahasiswa Politeknik Negeri Lhokseumawe di bengkel?Pendekatan yang digunakandalampenelitianiniadalahkualitatifdenganmetodedeskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah pemakaian bahasa lisan yang digunakan oleh kalangan mahasiswa di Politeknik Negeri Lhokseumawe. Objek dalam penelitian ini adalah istilah-istilah teknik di dalam perbengkelan yang digunakan oleh mahasiswauntuk berkomunikasi. Objek tersebut berupa komentar antara mahasiswa dengan teknisi dan mahasiswa dengan sesamanya dalam segala tindakan kerja di bengkel. Mahasiswa yang dijadikan sebagai sasaran adalah mahasiswa Jurusan Teknik Mesin. Data dalam penelitian ini berupa kata, frasa, singkatan, akronim, maupun istilah yang digunakan mahasiswa dalam berkomunikasi sesama anggota komunitas. Pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi dan metode teknik simak libat cakap, teknik simak bebas libat cakap, dan teknik catat.Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah Mengenai karakteristik pemakaian bahasa dalam interaksi mahasiswa di bengkel ditemukan adanya pengulangan kata (reduplikasi) dalam tuturan lisan mahasiswa. Selain itu, pemendekan atau penyingkatan istilah juga didapatkan. Karakteristik lainnya adalah ditemukannya kata sapaan dan kekerabatan antara mahasiswa dan teknisi di perbengkelan. Selanjutnya, juga ditemukan adanya kata interjeksi atau seruan yang digunakan dalam berinteraksi di bengkel. Sementara itu, tiruan bunyi juga sangat banyak ditemukan di saat mesin beroperasi di bengkel. Dengan demikian peneliti menyimpulkan bahwa kosakata khusus atau register juga sangat banyak ditemukan dalam interaksi mahasiswa di bengkel dengan teknisi dan dengan sesama mahasiswa.
TABIAT PEREMPUAN DALAM NOVEL BIDADARI HITAM KARYA TI THAMRIN Hendra Kasmi
Jurnal Metamorfosa Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.521 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudulTabiat Perempuan dalam novelBidadari Hitam Karya TI Thamrin. Masalah yang ingin di telaah adalah tentang gambaran tabiat perempuan dalam novel Bidadari Hitam karya TI Thamrin. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tentang tabiatperempuan Aceh terutama yang berhubungan dengan realitas tabiat perempuan yang dikaitkan dengan kisah fiktif. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analitis dengan pendekatan struktural. Sumber data penelitian ini adalah novel Bidadari Hitam karya TI Thamrin. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa novel Bidadari Hitam karya TI Thamrinmerupakan karya sastra yang menggambarkan tentang tabiat perempuan Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan Aceh digambarkan sebagai sosok pemberani, ambisius, dan santun. Tabiat yang menonjol dalam novel tersebut ditunjukkan pada tokoh Inong, Mak Santan, dan Fitriah. Inong sebagai tokoh sentral digambarkan sebagai perempuan teraniaya yang berniat menuntaskan dendamnya. Ia merupakan cerminan perempuan ambisius. Berbeda dengan Mak Santan yang digambarkan sebagai perempuan pemberani yang menolong orang-orang teraniaya. Ada lagi tokoh Fitriah yang digambarkan sebagai perempuan santun dan pemalu.

Page 6 of 20 | Total Record : 200