cover
Contact Name
Yopi Andry Lesnussa, S.Si., M.Si
Contact Email
yopi_a_lesnussa@yahoo.com
Phone
+6285243358669
Journal Mail Official
barekeng.math@yahoo.com
Editorial Address
Redaksi BAREKENG: Jurnal ilmu matematika dan terapan, Ex. UT Building, 2nd Floor, Mathematic Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Pattimura Jln. Ir. M. Putuhena, Kampus Unpatti, Poka - Ambon 97233, Provinsi Maluku, Indonesia Website: https://ojs3.unpatti.ac.id/index.php/barekeng/ Contact us : +62 85243358669 (Yopi) e-mail: barekeng.math@yahoo.com
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan
Published by Universitas Pattimura
ISSN : 19787227     EISSN : 26153017     DOI : https://search.crossref.org/?q=barekeng
BAREKENG: Jurnal ilmu Matematika dan Terapan is one of the scientific publication media, which publish the article related to the result of research or study in the field of Pure Mathematics and Applied Mathematics. Focus and scope of BAREKENG: Jurnal ilmu Matematika dan Terapan, as follows: - Pure Mathematics (analysis, algebra & number theory), - Applied Mathematics (Fuzzy, Artificial Neural Network, Mathematics Modeling & Simulation, Control & Optimization, Ethno-mathematics, etc.), - Statistics, - Actuarial Science, - Logic, - Geometry & Topology, - Numerical Analysis, - Mathematic Computation and - Mathematics Education. The meaning word of "BAREKENG" is one of the words from Moluccas language which means "Counting" or "Calculating". Counting is one of the main and fundamental activities in the field of Mathematics. Therefore we tried to promote the word "Barekeng" as the name of our scientific journal also to promote the culture of the Maluku Area. BAREKENG: Jurnal ilmu Matematika dan Terapan is published four (4) times a year in March, June, September and December, since 2020 and each issue consists of 15 articles. The first published since 2007 in printed version (p-ISSN: 1978-7227) and then in 2018 BAREKENG journal has published in online version (e-ISSN: 2615-3017) on website: (https://ojs3.unpatti.ac.id/index.php/barekeng/). This journal system is currently using OJS3.1.1.4 from PKP. BAREKENG: Jurnal ilmu Matematika dan Terapan has been nationally accredited at Level 3 (SINTA 3) since December 2018, based on the Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Republik Indonesia, with Decree No. : 34 / E / KPT / 2018. In 2019, BAREKENG: Jurnal ilmu Matematika dan Terapan has been re-accredited by Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Republik Indonesia and accredited in level 3 (SINTA 3), with Decree No.: 29 / E / KPT / 2019. BAREKENG: Jurnal ilmu Matematika dan Terapan was published by: Mathematics Department Faculty of Mathematics and Natural Sciences University of Pattimura Website: http://matematika.fmipa.unpatti.ac.id
Articles 1,248 Documents
PEMODELAN TINGKAT KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PROSES PELAYANAN PEMBUATAN SURAT IZIN MENGEMUDI DI SATLANTAS POLRES AMBON MENGGUNAKAN REGRESI LOGISTIK ORDINAL Wattimena, Abraham Z.; Talakua, Mozart W.; Temartenan, Vanbasten
BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 11 No 2 (2017): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan
Publisher : PATTIMURA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.763 KB) | DOI: 10.30598/barekengvol11iss2pp85-94

Abstract

menggunakan analisis regresi logistik ordinal. Tujuan penelitian ini adalah menentukan model yang dapat digunakan untuk menganalisa faktor-faktor yang signifikan berpengaruh terhadap tingkat kepuasan masyarakat dalam proses pelayanan pembuatan SIM di Satlantas Polres Ambon. Sebanyak 102 responden disurvei terhadap empat variabel yang diamati yakni: cara pelayanan, jalur birokrasi, biaya pengurusan, dan informasi pengurusan. Hasil persamaan regresi logistik ordinal dari empat variabel yang diteliti terdapat tiga variabel bebas yang berpengaruh secara signifikan mempengaruhi tingkat kepuasan masyarakat dalam pelayanan pembuatan SIM di Satlantas Polres Ambon. Variabel tersebut adalah carapelayanan (𝑋1), biaya pengurusan (𝑋3), dan informasi pengurusan (𝑋4). Sehingga model regresi logistik ordinal yang terbentuk untuk tingkat kepuasan masyarakat adalah:𝐿𝑜𝑔𝑖𝑡 ( 𝑌0 ) = 12,932 + 0,477 X1 + 0,327 X3 + 0,562 X4𝐿𝑜𝑔𝑖𝑡 ( 𝑌1 ) = 14,968 + 0,477 X1 + 0,327 X3 + 0,562 X4𝐿𝑜𝑔𝑖𝑡 ( 𝑌2 ) = 17,031 + 0,477 X1 + 0,327 X3 + 0,562 X4Penelitian ini selain menganalisa kepuasan masyarakat akan tetapi sebagai bahan masukan bagi kantor Satlantas Polres Ambon dalam mengevaluasi kinerja dan mengambil kebijakan untuk dapat terus mengutamakan kepuasan masyarakat.
APLIKASI METODE FUZZY C-MEANS UNTUK MENENTUKAN TINGKAT PENGANGGURAN Rahakbauw, Dorteus L.; Sinay, Lexy J.; Enus, Vilomina
BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 11 No 2 (2017): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan
Publisher : PATTIMURA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.493 KB) | DOI: 10.30598/barekengvol11iss2pp95-100

Abstract

Pada penelitian ini Algoritma Fuzzy C-Means digunakan untuk menentukan tingkat pengangguran pada 11 kabupaten di Provinsi Maluku. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Jumlah Penduduk, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK), Jumlah Angkatan Kerja, Penduduk Usia 15 Tahun ke Atas, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dengan 11 kabupaten yaitu kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Maluku Tenggara (MTr), Maluku Tengah (MTh), Buru (B), Kepulauan Aru (KA), Seram Bagian Barat (SBB), Seram Bagian Timur (SBT), Maluku Barat Daya (MBD), Buru Selatan (BS), Ambon (A), Tual (T). Hasil penelitian yang diperoleh berdasarkan pengelompokan cluster dengan (Kota, Derajat Keanggotaan) adalah Cluster I : (MTB ; 0,9768), (MTr ; 0,8175), (B ; 0,9982), (SBB ; 0,7808), (SBT ; 0,8483), Cluster II : (KA ; 0,6426), (MBD ; 0,9946), (BS ; 0,9587), (T ; 0,9900) dan Cluster III : (MTh ; 0,9986), (A ; 0,9986). Cluster I merupakan kabupaten – kabupaten yang termasuk dalam pengangguran tingkat rendah, Cluster II merupakan kabupaten – kabupaten yang termasuk dalam pengangguran tingkat sedang, dan cluster III kabupaten – kabupaten yang termasuk dalam pengangguran tingkat tinggi.
PERAMALAN CURAH HUJAN DI KOTA AMBON MENGGUNAKAN METODE HOLT-WINTERS EXPONENTIAL SMOOTHING Sinay, Lexy J.; Pentury, Thomas; Anakotta, D.
BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 11 No 2 (2017): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan
Publisher : PATTIMURA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.323 KB) | DOI: 10.30598/barekengvol11iss2pp101-108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meramalkan curah hujan bulanan di Kota Ambon menggunakan metode Holt-Winter Exponential Smoothing. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data curah hujan bulanan pada periode Januari 2005 – Desember 2016. Data tersebut merupakan hasil pengamatan Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Ambon. Hasil analisis data menyatakan bahwa curah hujan bulanan di Kota Ambon mengandung pola musiman. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa model Holt-Winter berdasarkan metode musiman perkalian merupakan modelyang sesuai untuk meramalkan data curah hujan bulanan di Kota Ambon karena memiliki nilai SSE/RMSE yang kecil.Peramalan menggunakan model Holt-Winter menunjukkan bahwa curah hujan di Kota Ambon mengalami peningkatan pada tahun ke depan
PENGGUNAAN METODE ANALISIS KOMPONEN UTAMA UNTUK MEREDUKSI FAKTOR-FAKTOR INFLASI DI KOTA AMBON Noya van Delsen, Marlon S.; Wattimena, Abraham Z.; Saputri, Susantri
BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 11 No 2 (2017): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan
Publisher : PATTIMURA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.155 KB) | DOI: 10.30598/barekengvol11iss2pp109-118

Abstract

Principal Component Analysis (PCA) merupakan suatu teknik statistik untuk mengubah dari sebagian besar variabel asli yang digunakan dan saling berkorelasi satu dengan yang lainnya, menjadi satu set variabel baru yang lebih kecil dan saling bebas (tidak berkorelasi lagi). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi inflasi di Kota Ambon dengan mernggunakan analisis komponen utama. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini ada 10 variabel, yaitu Bahan makanan (𝑋1), Makanana jadi, minuman, tembakau, rokok (𝑋2), Perumahan, air, listrik, gas, bahan bakar (𝑋3), Sandang (X4), Kesehatan (𝑋5), Pendidikan, rekreasi, olahraga (𝑋6), Transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan (𝑋7), Nilai Tukar (𝑋8), Ekspor (𝑋9) dan Impor (𝑋10). Berdasarkan hasil penelitian terlihat dari 10 (sepuluh) variabel, yang terbentuk menjadi satu faktor utama yang mempengaruhi Inflasi di Kota Ambon, yaitu faktor Kebutuhan Ekonomi dengan total varian (comulative percent of variance) sebesar 77, 778%.
ANALISIS CLUSTER DENGAN MENGGUNAKAN METODE K-MEANS UNTUK PENGELOMPOKKAN KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI MALUKU BERDASARKAN INDIKATOR INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA TAHUN 2014 Talakua, Mozart W.; Leleury, Zeth A.; Taluta, A. W.
BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 11 No 2 (2017): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan
Publisher : PATTIMURA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.037 KB) | DOI: 10.30598/barekengvol11iss2pp119-128

Abstract

Pembangunan manusia merupakan suatu tujuan utama untuk mengukur keberhasilan sebuah negara. Salah satu aspek penting untuk mengukur tingkat pembangunan manusia adalah masyarakat yang unggul dari segi kuantitas dan kualitas, maka dilihat dari tiga dimensi kehidupan yaitu peluang hidup, pengetahuan, dan kehidupan yang layak. Penelitian ini membahas tentang pemanfaatan algoritma k-means untuk mengelompokkan kabupaten/kota di Provinsi Maluku berdasarkan kemiripan karakteristik daerah yang ditinjau dari lima ukuran Indeks Pembangungan Manusia (IPM). Lima ukuran tersebut adalah Angka Harapan Hidup (AHH), Angka Melek Huruf (AMH), Rata-rata Lama Sekolah (RLS), dan Pengeluaran Per Kapita (PPK). Terdapat tiga cluster berdasarkan IPM yaitu: cluster 1: Kota Ambon, yang mempunyai angka IPM sangat maksimal. Cluster 2: MTB, Kepulauan Aru, SBB, SBT, MBD, dan Bursel, yang mempunyai angka IPM, AHH, AMH, RLS, dan PPK. Cluster 3: Malra, Malteng, Buru, Tual mempunyai angka IPM. AHH, AMH, RLS dan angka PPK. Berdasarkan angka Indeks Pembangunan Manusia, Angka Harapan Hidup, Angka Melek Huruf, Angka Rata-rata Lama Sekolah dan angka Pengeluaran Per Kapita, disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada tahun 2014.
ANALISIS PERMINTAAN KONSUMEN TERHADAP KONSUMSI MINYAK TANAH RUMAH TANGGA DI DESA PELAUW DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS REGRESI BERGANDA Aulele, Salmon N.; Talakua, Mozart W.; Tuasikal, B.
BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 11 No 2 (2017): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan
Publisher : PATTIMURA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.72 KB) | DOI: 10.30598/barekengvol11iss2pp129-138

Abstract

Analisis regresi berganda adalah persamaan regresi yang melibatkan dua atau lebih variabel dalam analisa. Tujuannya adalah untuk menghitung parameter-parameter estimasi dan untuk melihat apakah variabel bebas mampu menjelaskan variabel terikat dan memiliki pengaruh. Variabel yang akan diestimasi adalah variabel terikat, sedangkan variabel-variabel yang mempengaruhi adalah variabel bebas. Dari variabel-variabel bebas pada penelitian ini, diperoleh model regresi linier berganda untuk menggambarkan permintaan minyak tanah di desa pelauw adalah sebagai berikut:𝑌 􀷠 = −0,794 + 0,001𝑋1 + 1,211𝑋2 + 0,164𝑋3 − 0,048𝑋4Dimana variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap variabel dependen adalah harga minyak tanah diikuti dengan variabel jumlah anggota keluarga, harga kayu bakar dan pendapatan rumah tangga per bulan.
PERBANDINGAN ALGORITMA HILL CLIMBING DAN ALGORITMA ANT COLONY DALAM PENENTUAN RUTE OPTIMUM Ilwaru, Venn Y. I.; Sumah, Tesa; Lesnussa, Yopi Andry; Leleury, Zeth A.
BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 11 No 2 (2017): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan
Publisher : PATTIMURA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.706 KB) | DOI: 10.30598/barekengvol11iss2pp139-150

Abstract

Optimasi adalah pencarian nilai-nilai variabel yang dianggap optimal untuk mencapai hasil yang diinginkan. Untuk memecahkan masalah optimasi tersebut, tentunya diperlukan algoritma yang handal. Algoritma Hill Climbing dan Algotrima Ant Colony adalah metode dari sekian banyak metode kecerdasan buatan untuk menyelesaikan permasalahan optimasi. Karena algoritmanya yang cukup sederhana, metode Hill Climbing telah banyak diterapkan dalam berbagai aplikasi. Disamping itu metode Hill Climbing juga mengefisienkan penggunaan memori yang besar. Algoritma Ant Colony adalah algoritma yang diadopsi dari perilaku koloni semut. Secara alamiah koloni semut mampu menemukan rute terpendek dalam perjalanan dari sarang ke tempat-tempat sumber makanan, berdasarkan jejak kaki pada lintasan yang telah dilewati. Dari hasil penelitian yang dilakukan dengan menggunakan algoritma Hill Climbing dan Algoritma Ant Colony diperoleh rute optimum ferry di Pulau Ambon, Pulau Seram, dan Pulau-Pulau Lease yang berbeda. Pada Algoritma Hill Climbing diperoleh rute yang optimal yaitu Tulehu – Wainama – Umeputih – Wailey – Amahai - Nalahia dengan jarak tempuh 126 Km, sedangkan menggunakan Algoritma Ant Colony diperoleh rute yang optimal yaitu Tulehu – Wainama – Umeputih – Wailey – Amahai – Nalahia - Tulehu dengan jarak tempuh 197 Km
PENERAPAN TEORI KONGRUENSI DALAM PERMAINAN NIM Tehuayo, L.; Leleury, Zeth A.; Kondo Lembang, Ferry
BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 11 No 2 (2017): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan
Publisher : PATTIMURA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.233 KB) | DOI: 10.30598/barekengvol11iss2pp151-162

Abstract

Permainan NIM adalah permainan tradisional yang menggunakan strategi sebagai elemen utamanya. Permainan ini dimainkan oleh dua pemain dimana setiap pemain secara bergantian mengambil paling sedikit suatu objek dengan aturan-aturan tertentu. Kemenangan permainan Nim terletak pada banyaknya objek yang tersedia dan strategi yang digunakan dalam mengambil objek tersebut. Dalam permainan NIM, pemain yang mengambil objek terakhir adalah pemain yang memenangkan permainan. Penelitian ini menyajikan tujuh buah permainan Nim: Nim Maksima, Nim Satu-Tiga, Nim Satu-Empat, Nim Satu-Dua-Empat, Nim Satu- Tiga-Empat, Nim Satu-Tiga-Lima-Tujuh dan Nim Tiga-Lima-Tujuh-Sembilan. Pada permainan Nim ini, peranan Matematika dalam teori bilangan Khususnya teori kongruensi adalah cara dalam menentukan strategi kemenangan untuk permainan Nim.
ETNOMATEMATIKA PADA PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK DAN GASING KHAS KEBUDAYAAN SUNDA Febriyanti, Chatarina; Prasetya, Rendi; Irawan, Ari
BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 12 No 1 (2018): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan
Publisher : PATTIMURA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.802 KB) | DOI: 10.30598/vol12iss1pp1-6ar358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan hal-hal apa saja yang terdapat unsur matematika pada kebudayaan sunda khususnya pada permainan tradisonal yang ada di Purwakarta. Dalam masyarakat sunda disadari atau tidak, banyak masyarakat yang menggunakan matematika dalam permainan anak. Metode dalam penelitian ini adalah survey eksplorasi dengan pendekatan kualitatif dimana instrument yang digunakan adalah lembar observasi, pedoman wawancara, studi literatur dan konsultasi dengan pakar etnomatematika. Hasil dari penelitian ini adalah dalam permainan anak khas kebudayaan sunda yaitu Engklek terdapat unsur geometri datar, yaitu persegi, persegi panjang dan setengah lingkaran dalam petakan yang digunakan dalam permainan. Selain itu terdapat pula unsur membilang pada permainannya. Sedangkan untuk gasing terdapat unsur matematika berupa tabung yang bentuk permainanya seperti tabung. Dalam proses permainannya terdapat unsur pendidikan karakter berupa kebersamaan, kejujuran, sportivitas dan lain-lain.
KORELASI MULTIVARIABEL ENSO, MONSUN DAN DIPOLEMODE TERHADAP VARIABILITAS CURAH HUJAN DI MALUKU Elake, Alexander Y.; Talahatu, Merlin; Nanlohy, Pieldrie
BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 12 No 1 (2018): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan
Publisher : PATTIMURA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.14 KB) | DOI: 10.30598/vol12iss1pp7-16ar359

Abstract

Analisis korelasi multivariabel antara curah hujan diMaluku (Ambon, Tual, dan Saumlaki) dengan anomali suhu the El Niño Southern Oscillation (ENSO) di daerah Niño 3.4 Samudera Pasifik, angin Monsun di wilayah Maluku serta anomali suhu Dipole Mode Event (DME) di Samudera Hindia telah dilakukan dengan analisa korelasi parsial dan berganda. Analisis tersebut dilakukan untuk data selama 10 tahun kalender yaitu dari Januari 2005 – Desember 2014 yang meliputi dua periode kejadian El Niño (tahun 2006/07 dan 2009/10), dua tahun fasa ENSO Normal (2005 dan 2013), dan tiga periode La Niña (2007/08, 2010/11, dan 2011/12). Pengaruh interaksi ENSO, Monsun dan Dipole Mode terhadap curah hujan Maluku ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi berganda (rb1) yang berkisar antara 0,748 – 0,999 dan nilai koefisien penentu berganda (rpb1) dengan kisaran 55,9–99,8% pada fasa El Niño. Sedangkan untuk fasa ENSO Normal nilainya berturut-turut rb2 = 0,807–0,905 dan rpb2 = 64,6 – 81,9%, dan untuk fasa fasa La Niña adalah rb3 = 0,674–0,964 dan rpb3 = 45,4– 92,9%. Pengaruh ENSO yang dominan terhadap curah hujan Ambon terlihat pada fasa El Niño dan fasa La Niña, sedangkan Monsun lebih dominan pada ENSO Normal. Untuk Tual, pengaruh ENSO, Monsun, dan Dipole Mode sama-sama terlihat pada fasa El Niño dan fasa La Niña, sedangkan Monsun lebih dominan dari Dipole Mode pada ENSO Normal. Sementara pengaruh Dipole Mode sangat dominan terhadap curah hujan Saumlaki.

Page 13 of 125 | Total Record : 1248


Filter by Year

2007 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 20 No 1 (2026): BAREKENG: Journal of Mathematics and Its Application Vol 19 No 4 (2025): BAREKENG: Journal of Mathematics and Its Application Vol 19 No 3 (2025): BAREKENG: Journal of Mathematics and Its Application Vol 19 No 2 (2025): BAREKENG: Journal of Mathematics and Its Application Vol 19 No 1 (2025): BAREKENG: Journal of Mathematics and Its Application Vol 18 No 4 (2024): BAREKENG: Journal of Mathematics and Its Application Vol 18 No 3 (2024): BAREKENG: Journal of Mathematics and Its Application Vol 18 No 2 (2024): BAREKENG: Journal of Mathematics and Its Application Vol 18 No 1 (2024): BAREKENG: Journal of Mathematics and Its Application Vol 17 No 4 (2023): BAREKENG: Journal of Mathematics and Its Applications Vol 17 No 3 (2023): BAREKENG: Journal of Mathematics and Its Applications Vol 17 No 2 (2023): BAREKENG: Journal of Mathematics and Its Applications Vol 17 No 1 (2023): BAREKENG: Journal of Mathematics and Its Applications Vol 16 No 4 (2022): BAREKENG: Journal of Mathematics and Its Applications Vol 16 No 3 (2022): BAREKENG: Journal of Mathematics and Its Applications Vol 16 No 2 (2022): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 16 No 1 (2022): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 15 No 4 (2021): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 15 No 3 (2021): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 15 No 2 (2021): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 15 No 1 (2021): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 14 No 4 (2020): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 14 No 3 (2020): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 14 No 2 (2020): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 14 No 1 (2020): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 13 No 3 (2019): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 13 No 2 (2019): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 13 No 1 (2019): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 12 No 2 (2018): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 12 No 1 (2018): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 11 No 2 (2017): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 11 No 1 (2017): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 10 No 2 (2016): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 10 No 1 (2016): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 9 No 2 (2015): BAREKENG : Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 9 No 1 (2015): BAREKENG : Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 8 No 2 (2014): BAREKENG : Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 8 No 1 (2014): BAREKENG : Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 7 No 2 (2013): BAREKENG : Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 7 No 1 (2013): BAREKENG : Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 6 No 2 (2012): BAREKENG : Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 6 No 1 (2012): BAREKENG : Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 5 No 2 (2011): BAREKENG : Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 5 No 1 (2011): BAREKENG : Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 1 No 2 (2007): BAREKENG : Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 1 No 1 (2007): BAREKENG : Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan More Issue