cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pemikiran Sosiologi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2021): July" : 5 Documents clear
Covidiot di Masyarakat Post-Truth: Dari Anti-Otoritarianisme ke Anti-Religiusitas Abdullah Muslich Rizal Maulana; M. Kharis Majid; Tonny Ilham Prayogo; Tistigar Sansayto
Jurnal Pemikiran Sosiologi Vol 8, No 1 (2021): July
Publisher : Departemen Sosiologi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jps.v8i1.68010

Abstract

This article aimed to elaborate on 'Covidiot' as discourse emerged within the Post-Truth Society and how it is linked to 'Anti-Authoritarianism' and 'Anti-Religiousity'. It turns out that Covidiot is considered as one of the lethal ignorance practised by the global communities,  refuting parts or the whole COVID-19 protocols regulated by the government while at the same time distributing the massive number of hoaxes. In order to enquire into the discussion, Researcher utilized the 'Discourse-Analysis' method uncovering the ideological substance of Covidiot, starting from its definition and history, followed by an analysis concerning a relationship between COVID-19 and the Post-Truth era. The research continued with a proper comprehension regarding the impact of Covidiot on society and ended with a reflection regarding how Covidiot symbolized an act of 'Anti-Authoritarianism' and 'Anti-Religiousity'. This paper concluded that Covidiot in the Post-Truth society is in urgent demand of the sustained approach from government officers and religious figures to successively educate society further about the jeopardy of Covidiot.
Dampak Psikologis Janda Perkawinan Model Komunitas Samin Studi Kasus di Kudus Jawa Tengah Moh Rosyid; Lina Kushidayati
Jurnal Pemikiran Sosiologi Vol 8, No 1 (2021): July
Publisher : Departemen Sosiologi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jps.v8i1.68246

Abstract

The purpose of this article is portraying psychological impact of divorce for Samin people whose marriage is unregistered. Data are gathered through observation and interview among the leader and Samin people. Samin people do not register their marriage and thus, they do not undertake the regulation on the minimum age for marriage. Once divorce occurs, the wife receives psychological impacts: rumors of cohabitation (kumpul kebo), does not receive inheritance, rumors of illegal marriage. Some of Samin people try to find the way to have marriage certificate, thus register their community as a local religion. On April 25th, 2019, for the first time, the Office for Civil Affairs of Kudus issued marriage certificate for Samin people. Kudus government should pay attention to the minority rights.
Internalisasi Budaya Gotong Royong Sebagai Identitas Nasional Nelly Marhayati
Jurnal Pemikiran Sosiologi Vol 8, No 1 (2021): July
Publisher : Departemen Sosiologi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jps.v8i1.68407

Abstract

Saat ini budaya gotong royong sedang mengalami entropi budaya. Dimana sistem nilai dari budaya tersebut masih ada, namun sistem sosial yang ada didalam budaya tersebut tidak mampu lagi memotivasi dan mengontrol perilaku yang ada di masyarakat. Tujuan tulisan ini adalah menawarkan sebuah gagasan berupa internalisasi nilai-nilai budaya gotong royong sehingga diharapkan masyarakat Indonesia tidak hanya memahami dan mengingat kembali budaya gotong royong tetapi juga memahami nilai yang terkandung dan menjadikan budaya tersebut sebagai identitas yang melekat khususnya ke dalam diri setiap individu. Jika seluruh masyarakat Indonesia menjadikan gotong royong sebagai identitas diri sebagai bangsa Indonesia maka secara otomatis identitas diri tersebut akan menjadi identitas nasional. Jenis penelitian ini adalah study pustaka yang mencoba menghasilkan sebuah gagasan atau ide baru dengan cara menganalisis data yang dikumpulkan dari buku-buku dan karya ilmiah tentang gotong royong dan identitas nasional. 
Volunteer Tourism sebagai Pilihan Konsumsi Leisure Pemuda Kontemporer: Antara Altruisme dan Komodifikasi Khansa Nur Husna; M. Falikul Isbah
Jurnal Pemikiran Sosiologi Vol 8, No 1 (2021): July
Publisher : Departemen Sosiologi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jps.v8i1.69117

Abstract

Volunteer tourism adalah program yang memadukan kesukarelawanan dengan turisme. Akhir-akhir ini, program semacam ini semakin popular di Indonesia, terutama menarik minat mahasiswa atau kaum muda. Beberapa studi telah mengkritik volunteer tourism sebagai aktifitas kesukarelawan yang bias kelas, mereproduksi cara pandang kolonialis, dan rendahnya kredibilitas untuk memberikan dampak dan kelestarian pada masyarakat di lokasi program. Artikel ini mengeksplorasi konteks sosial ekonomi atas perkembangan pesat volunteer tourism di Indonesia dan apa yang mendasari pemuda Indonesia memilih untuk terlibat di dalamnya. Data penelitian ini dihasilkan melalui serangkaian observasi, wawancara, studi literatur dan dokumentasi baik secara online maupun offline pada penyelengara program volunteer tourism dan juga pemuda yang ikut serta dalam volunteer tourism. Penelitian ini menunjukkan bahwa volunteer tourism di Indonesia akhir-akhir ini berkembang pesat dalam konteks sosial ekonomi yang sedang mengalami peralihan dari non-leisure  consumption menuju leisure  consumption. Peralihan pola konsumsi ini juga didukung dengan digitalisasi dan juga masifnya perkembangan pasar leisure  baru di Indoesia. Penelitian ini juga menemukan bahwa terdapat dua nilai yang mengemuka dari volunteer tourism, yakni semangat altruisme pemuda dan nuansa komodifikasi program ini untuk keuntungan penyelenggara dan para peserta.
Kearifan Lokal dan Finansial Masyarakat Temon Sesudah Pembebasan Lahan YIA Chiquitha Tiara Fithiadi Sedjati; Qonita Luthfia Alimah; Langit Gemintang Muhammad Hartono; Salsabila Nur Aini; Malik Anwar; Derajad Sulistyo Widhyharto
Jurnal Pemikiran Sosiologi Vol 8, No 1 (2021): July
Publisher : Departemen Sosiologi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jps.v8i1.69249

Abstract

Tujuan dari tulisan ini adalah untuk melihat bagaimana kearifan lokal memainkan peran dalam keputusan ekonomi masyarakat dan bagaimana kearifan lokal dapat diintegrasikan dalam literasi finansial melalui pendekatan kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mendapatkan  mendalam dari sudut pandang subjek terhadap suatu fenomena. Hasil penelitian adalah (1) kearifan lokal masih berperan penting dalam keputusan ekonomi masyarakat. Nilai gemi, nastiti, dan ngati-ngati serta filosofi tuna satak bathi sanak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. (2) Mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam literasi finansial bukan berarti semata-mata mengikuti nalar masyarakat, tetapi berusaha untuk berusaha untuk menyelaraskan nilai tersebut dengan prinsip ekonomi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5