cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
EDU-KATA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
ISSN : 23551356     EISSN : 25795015     DOI : -
Core Subject : Education,
The journal is published by the Master Program of Indonesian Language and Literature Education, Postgraduate Program, Islamic University Darul Ulum Lamongan as a medium of information, teaching facilities, and dissemination of research results, theoretical developments, and scientific writings on language, literature and learning. This journal is published twice a year: February and August; first published in February 2014.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2015): Februari 2015" : 10 Documents clear
PEMBELAJARAN ASPEK KEBAHASAAN: PROBLEM DAN SOLUSINYA Syamsul Ghufron
EDU-KATA Vol 2 No 1 (2015): Februari 2015
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Darul `Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/kata.v2i1.4447

Abstract

Dalam Kurikulum 2006 (KTSP), materi aspek kebahasaan tidak terlihat secara eksplisit baik pada kompetensi dasar (KD), standar kompetensi lulusan (SKL), maupun pada standar kompetensi (SK). Hanya saja pada KD terdapat kata-kata yang mengarah pada materi kebahasaan itu. Kata-kata yang dimaksud terbatas sebagai penjelas/keterangan yang memberikan penjelasan secara lengkap terhadap aspek keterampilan bahasa yang terdapat pada KD. Problem utama yang muncul dalam pembelajaran aspek kebahasaan di sekolah bersumber buku pelajaran yang tidak relevan dengan kurikulum dan juga tidak sesuai dengan tingkat perkembangan kejiwaan siswa. Untuk mengatasi problem tersebut, solusi yang dapat diambil di antaranya: (1) meningkatkan kompetensi guru bahasa Indonesia, (2) menyusun buku ajar kebahasaan berdasarkan kesalahan bahasa siswa, dan (3) mengadakan penelitian tentang perkembangan gramatika bahasa Indonesia anak usia sekolah.
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI INDONESIA Ah. Zakki Fuad
EDU-KATA Vol 2 No 1 (2015): Februari 2015
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Darul `Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Eksistensi dan perkembangan bahasa Arab di Indonesia mengalami transformasi dari waktu ke waktu. Sejak Islam datang bersamaan dengan bahasa Arabsebagai bahasa kitab suci (al-Qur’an) dan bahasa ritual ibadah bagi umat Islam perkembangan bahasa Arab mengalami stagnasi, hal ini disebabkan banyakproblematika dalam proses pemahaman, perkembangan dan pembelajarannya. Problematika tersebut terbagi menjadi tiga aspek: Aspek politik, aspek sosiologis dan aspek metodologis. Problematika pembelajaran bahasa Arab bisa diselesaikan dengan cara merumuskan kebijakan yang berpihak terhadap perkembangan bahasa arab, mempelajari bahasa arab dengan pendekatan continuitas dan integratif serta meningkatkan sumberdaya manusia melalui pendidikan yang profesional sehingga dapat menemukan dan memilih metode yang tepat dalam mengajarkan bahasa Arab sesuai dengan kondisi dan kultur masyarakat Indonesia.
REFLEKSI MANUSIA TERJAJAH DALAM NOVEL BUMI MANUSIA KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER: KAJIAN POSKOLONIAL sarijan sarijan
EDU-KATA Vol 2 No 1 (2015): Februari 2015
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Darul `Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/kata.v2i1.4610

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan konsep baru antara refleksi bangsa terjajah terhadap penjajah yang mendeskripsikan 1) perjuangan kedudukan manusia terjajah terhadap penjajah, 2) perjuangan keadilan manusia terjajah terhadap penjajah, dan 3) bentuk kemandirian manusia terjajah terhadap penjajah yang terdapat pada novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer dalam kajian poskolonial. Metode penelitian yang digunakan adalah metode interpretatif dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data bahwa bentuk perjuangan manusia terjajah terhadap penjajah meliputi perjuangan dalam 1) kebebasan pribadi 2) mengembangkan diri, dan 3) berjuang dalam ruang terbatas. Bentuk perjuangan keadilan manusia terjajah terhadap penjajah meliputi 1) keadilan dalam pendidikan 2) keadilan dalam hukum, dan 3) keadilan dalam status sosial. Bentuk kemandirian manusia terjajah terhadap penjajah meliputi 1) semangat belajar sendiri, 2) jiwa enterpreneur – leadership (pemimpin perusahaan) 3) semangat jatidiri, 4) memiliki kemampuan ahli bahasa, dan 5) jiwa kesetiakawanan yang tinggi.
DIALEK BAHASA JAWA DI KELURAHAN SAMBIKEREP KECAMATAN SAMBIKEREP DI WILAYAH SURABAYA BARAT Roely Ardiansyah
EDU-KATA Vol 2 No 1 (2015): Februari 2015
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Darul `Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/kata.v2i1.4611

Abstract

Dialek merupakan seperangkat bentuk ujaran setempat yang berbeda-beda, yang memiliki ciri-ciri umum dan masing-masing lebih mirip sesamanya dibandingkan dengan bentuk ujaran lain dari bahasa yang sama. Berdasarkan fenomena ini, variabel yang digunakan, yakni variabel pendidikan dan variabel usia. Akan tetapi, pendeskripsian perbedaan unsur kebahasaan Jawa di wilayah Surabaya Barat dibatasi pada kajian leksikal dan peta. Pelaksanaan penelitian langsung mewawancarai responden dan menyimak berian informan dengan mencatat dan merekam mengajukan daftar pertanyaan berjumlah 200 glos kosakata Swadesh. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini, bentuk leksikal dan peta bahasa Jawa khususnya di Kelurahan Sambikerep Kecamatan Sambikerep. Setelah dilakukan penelitian, data yang diperoleh berupa beda leksikal, yakni lima belas kata. Dengan demikian, pengajian variasi ini dilakukan pemetaan untuk melihat variasi yang muncul di tiap tempat dalam satu Keluruhan yang diamati. Pemetaan ini dapat dilakukan dengan metode berkas isoglos. Peta yang dihasilkan dapat bermanfaat untuk penyuluhan pendidikan sosial, dan dapat pula untuk melokalisasi konsep budaya tertentu yang tercermin dari kosa kata.
PERANTI KOHESI DALAM WACANA “PERATURAN DAERAH KABUPATEN BOJONEGORO NOMOR 9 TAHUN 2010 TENTANG DESA” Mustofa Efendi
EDU-KATA Vol 2 No 1 (2015): Februari 2015
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Darul `Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/kata.v2i1.4612

Abstract

Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui penggunaan peranti kohesi dalam wacana “Peraturan Daerah Kabupaten Bojonegoro Nomor 9 Tahun 2010 tentang Desa”. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu Semua perangkat desa Gajah Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro. Sedangkan objek penelitian ini yaitu peranti kohesi dalam wacana Peraturan Daerah tersebut. Data penelitian ini diperoleh dengan metode dokumentasi kemudian dianalisis dengan teknik baca-tulis. Hasil penelitian ini yaitu peranti kohesi yang digunakan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Bojonegoro Nomor 9 Tahun 2010 tentang Desa di antaranya meliputi : a. peranti kohesi gramatikal, yang terdiri dari : 1) referensi, 2) substitusi, 3) elipsis, dan 4) konjungsi. b. peranti kohesi leksikal, meliputi : 1) repetisi, 2) sinonimi, 3) antonimi, 4) hiponimi, dan 5) kolokasi.
PENGEMBANGAN BUKU AJAR BAHASA INDONESIA KELAS X SEMESTER 1 SMA/MA DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK Muhammad Nashihul Amin
EDU-KATA Vol 2 No 1 (2015): Februari 2015
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Darul `Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/kata.v2i1.4709

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk (1) mendeskripsikan proses pengembangan buku ajar, (2) mendeskripsikan kualitas buku ajar yang dikembangkan, meliputi (a) kelayakan isi, (b) kelayakan penyajian, (c) kelayakan bahasa, (d) kelayakan kegrafikaan, dan (3) mendeskripsikan implementasi buku ajar yang dikembangkan, meliputi (a) aktivitas guru, (b) aktivitas siswa, (c) hasil belajar siswa, (d) faktor-faktor pendukung, serta (e) faktor-faktor penghambat saat buku ajar Bahasa Indonesia kelas X semester 1 SMA/MA dengan pendekatan saintifik yang dikembangkan diimplementasikan di kelas. Data dikumpulkan dengan metode validasi, metode angket, metode observasi, dan metode tes. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa (1) dalam proses pengembangan buku ajar ada tujuh proses pengembangan yang sudah dilakukan, sehingga sudah layak digunakan karena sesuai dengan metode pengembangan yang ditentukan, (2) kualitas buku ajar yang dikembangkan mulai kelayakan isi, penyajian, bahasa, dan kegrafikaan adalah sangat berkualitas dan layak digunakan, (3) implementasi buku ajar yang dikembangkan sangat efektif dan layak digunakan.
FEMINISME DALAM NOVEL LA BARKA DAN CERITA KENANGAN SEKAYU KARYA NH. DINI Lathifa Akmaliyah
EDU-KATA Vol 2 No 1 (2015): Februari 2015
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Darul `Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/kata.v2i1.4710

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan secara mendalam dan nyata figur tokoh-tokoh wanita dan perjuangan para tokoh wanita dalam mewujudkan feminisme serta persamaan karakteristik dalam kedua karya Nh. Dini yaitu novel La Barka dan cerita kenangan Sekayu. Berdasarkan analisis data, dihasilkan temuan penelitian sebagai berikut: pertama, figur tokoh wanita yang ditampilkan dalam teks La barka dan cerita kenangan Sekayu adalah wanita-wanita yang tangguh, mandiri, tabah, dan berusaha lebih maju demi mewujudkan kebahagiaanya. Figur wanita dalam teks La Barka juga menampilkan wanita-wanita yang melakukan pemberontakan terhadap adat istiadat dan sistem perkawinan. Kedua, tokoh-tokoh wanita melakukan usaha dan berjuang serta menentang segala bentuk ketidakadilan untuk bisa sejajar dengan laki-laki. Ketiga, persamaan karakteristik dari kedua karya Nh. Dini adalah keduanya menampilkan bentuk ketidakadilan yang diterima tokoh wanita disebabkan oleh sistem patriarki.
EKSPRESI METAFORIS KUMPULAN PUISI CELURIT EMAS KARYA D. ZAZAWI IMRON suparno suparno
EDU-KATA Vol 2 No 1 (2015): Februari 2015
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Darul `Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/kata.v2i1.4721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis metafora dan makna filosofis yang terdapat dalam kumpulan puisi Celurit Emas karya D. Zawawi Imron dari segi ruang persepsi manusia model Haley. Data penelitian ini bersumber dari kumpulan puisi Celurit Emas karya D. Zawawi Imron yang terdiri atas 18 puisi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi teknik dokumentasi, simak, dan catat. Hasil penelitian terhadap 18 puisi karya D. Zawawi Imron berdasarkan ruang persepsi manusia model Haley ditemukan 179 simbol ungkapan metaforis yang tersebar pada sembilan kategori. Adapun makna filosofis yang terkandung pada kategori being mengungkap tentang nilai-nilai kesucian jiwa, ketenagan hati, ketulusan hati, dan kesabaran. Kategori cosmos tentang kegigihan dalam meraih cita-cita. Kategori energy tentang pentingnya mendekatkan diri kepada Tuhan. Kategori substance tentang kesabaran hati dan menegakkan nilai-nilai kebenaran. Kategori terrestrial tentang kesucian jiwa dan kesadaran diri. Kategori object tentang keteguhan hati. Kategori living menanamkan nilai-nilai kebaikan dan kejujuran. Kategori animate tentang keselarasan antara jiwa dan raga. Kategori human tentang menegakkan nilai-nilai kebenaran dan kemanusiaan.
PENGEMBANGAN BUKU PELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS TEMATIK KELAS I Nanik Trisnawati
EDU-KATA Vol 2 No 1 (2015): Februari 2015
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Darul `Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/kata.v2i1.4722

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) mendeskripsikan proses pengembangan buku pelajaran bahasa indonesia dalam pembelajaran siswa kelas satu, 2) mendeskripsikan kualitas pengembangan buku pelajaran bahasa indonesia kelas satu, 3) mendeskripsikan penerapan buku pelajaran dalam pembelajaran bahasa indonesia kelas satu. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pengembangan buku pelajaran bahasa indonesia berbasis tematik meliputi dua tahap. Tahap pertama pendefinisian meliputi analisis ujung depan, analisis siswa, analisis konsep, dan perumusan tujuan pembelajaran. Tahap kedua perancangan meliputi validasi perangkat dengan penilaian 57,5%. Pembahasan keseluruhan dari hasil respons guru terhadap buku pelajaran bahasa Indonesia berbasis tematik dengan penilaian 51,33%, nilai keseluruhan dari hasil validasi ahli terhadap buku pelajaran bahasa indonesia berbasis tematik dengan penilaian 52%. Pembahasan keseluruhan dari hasil aktivitas guru 62% dengan kriteria efektif, nilai keseluruhan dari hasil aktivitas siswa terhadap buku pelajaran bahasa indonesia berbasis tematik 48% dan hasil tes siswa dapat memenuhi kriteria keberhasilan.
KONSEP KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL LUBANG DARI SEPARUH LANGIT KARYA AFRIZAL MALNA Bambang Purnomo Setyo
EDU-KATA Vol 2 No 1 (2015): Februari 2015
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Darul `Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/kata.v2i1.4723

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep kepribadian tokoh utama terkait dengan teori psikologi paradigma psikodinamika atau psikoanalisis Sigmund Freud dan solusi yang dipakai tokoh marginal untuk mengatasi konflik batin dalam mengukuhkan kediriannya. Data-data bersumber dari cuplikan-cuplikan kalimat dalam novel yang terkait dengan perilaku, tindakan, ucapan, jalan pikiran, dan rencana hidup tokoh marginal, terutama tokoh utama, Candi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dalam novel “Lubang dari Separuh Langit” karya Afrizal Malna terdapat beberapa hal penting yang menjadi pokok kajian, yang meliputi: (1) kepribadian tokoh utama dapat dilihat dari keseluruhan perilaku tokoh utama yang tergambar dalam cerita. (2) solusi yang dipakai tokoh utama untuk mengatasi konflik batin dalam mengukuhkan kediriannya meliputi penggantian/displacement, sublimasi, melawan diri sendiri/represi, rasionalisasi, proyeksi, dan regresi.

Page 1 of 1 | Total Record : 10