cover
Contact Name
Muchamad Suradji
Contact Email
jurnaldarelilmi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaldarelilmi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora
ISSN : 23033487     EISSN : 25500953     DOI : -
Core Subject : Education,
DAR EL-ILMI: Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan, dan Humaniora diterbitkan oleh Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul Ulum Lamongan. Terbit pada bulan April dan Oktober setiap tahun. DAR EL-ILMI: Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan, dan Humaniora memuat kajian-kajian ilmiah tentang pemikiran dalam bidang Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora dalam bentuk: 1) Hasil penelitian, 2) Gagasan konseptual, 3) Kajian kepustakaan, dan pengalaman praktis.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 10 No 1 (2023): April" : 12 Documents clear
ANALISIS KUALITAS INSTRUMEN ASESMEN RANAH KOGNITIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA Jihanna Amalia
Dar el-Ilmi : jurnal studi keagamaan, pendidikan dan humaniora Vol 10 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/darelilmi.v10i1.3787

Abstract

Abstract Educators need to pay attention to the extent to which the reasons underlying the quality of the assessment instrument. Assessment of student learning outcomes includes competence attitudes knowledge and skills. In this study focused on analyzing the quality of cognitive domain assessment instrument for Islamic religious education lectures with qualitative analysis technique. The research embodies a variety of literature research. Methods of data accumulation, namely the documentation section and independent review with the descriptive analysis method. The data source is in the form of secondary data from several books and journals. The results of qualitative analysis of the quality of the cognitive doamain assessment instruments in the form of multiple choice and descriptions show that: 1) the material domain is sufficient in accordance with the indicators, measurement objectivies, and level of education. However, there are still several modules that do not cover indicators comprehensively; 2) the realm of construction is clearly arranged, avoiding alternative answers, the items are not related to each other, and do not have multiple meanings; 3) the realm of communicative language, according to an enhanced spelling order, and does not contain language that offends students. Keywords: Quality Instrumen Asessment, Cognitive, Islamic Religious Education Abstrak Pendidik perlu memperhatikan sejauhmana alasan yang mendasari kualitas instrumen penilaian. Penilaian hasil belajar peserta didik mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Pada penelitian ini terfokus untuk menganalisis kualitas instrumen penilaian ranah kognitif mata kuliah pendidikan agama Islam dengan teknik analisis kualitatif. Penelitian mewujudkan ragam penelitian kepustakaan. Metode akumulasi data yaitu kajian dokumentasi. Dengan metode Analisis Isi-deskripsi. Sumber data berupa data sekunder yang bersumber dari berbagai buku, dan jurnal. Hasil analisis kualitatif kualitas instrumen asesmen ranah kognitif dalam bentuk multiple choice maupun uraian menunjukkan bahwa: 1) ranah materi sudah cukup sesuai dengan indikator, tujuan pengukuran, dan jenjang pendidikan. Namun masih terdapat beberapa modul yang belum komprehensif mencakup indikator; 2) ranah konstruksi disusun secara jelas, menghindari adanya alternatif jawaban, butir soal tidak saling berkaitan, dan tidak bermakna ganda; 3) ranah bahasa komunikatif, sesuai tatanan ejaan yang disempurnakan, dan tidak mengandung bahasa yang menyinggung peserta didik. Kata kunci : Kualitas Instrumen Penilaian, Kognitif, Pendidikan Agama Islam
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI KEGIATAN KEAGAMAAN DI SDN KEDUNGLOSARI 2 TEMBELANG JOMBANG Amalia Mega Puspita
Dar el-Ilmi : jurnal studi keagamaan, pendidikan dan humaniora Vol 10 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/darelilmi.v10i1.3952

Abstract

Pendidikan karaktermerupakanhal yang sangaturgen yang menjadikebutuhandalam dunia pendidikan,baikpendidikansecara internal maupunsecaraeksternal. Dunia pendidikan di Indonesia merupakan pendidikan yang sangat menjunjung tinggi nilai karakter ataulebihdikenaldengan tata krama,adab. Dalam pendidikan karakter ada berbagai cara dalam pelaksanaannya seperti yang ada di SDN Kedunglosari 2 Tembelang Jombang yaitu implementasi pendidikan karakter melalui kegiatan keagamaan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapanpendidikankaraktermelaluikegiatankeagamaan di SDN Kedunglosari 2 TembelangJombang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dimana pengumpulan data yang dilakukan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari hasil analisis peneliti maka diperoleh kesimpulan bahwa bentuk-bentuk pendidikan karakter yang diterapkan di SDN Kedunglosari 2 TembelangJombang yaitupembiasaan yang berbentuk kedisiplinan,kemandirian,dan kekreatifan.
KEPALA SEKOLAH/MADRASAH SEBAGAI ADMINISTRATOR DALAM MANAJEMEN PENGAJARAN BAHASA ARAB DI TINGKAT MADRASAH Khotimah Suryani
Dar el-Ilmi : jurnal studi keagamaan, pendidikan dan humaniora Vol 10 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/darelilmi.v10i1.4267

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk menjelaskan peran kepala sekolah/madrasah sebagai administrator dalam manajemen pengajaran bahasa arab di tingkat madrasah. Untuk mencapai tujuan pengajaran bahasa Arab yang telah direncanakan oleh suatu lembaga termasuk madrasah, tentunya dibutuhkan sebuah manajemen pengajaran bahasa Arab yang baik dan sesuai dengan makna dari manjemen itu sendiri yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan/pengarahan dan pengawasan/evaluasi sehingga tujuan pengajaran itu dapat tercapai seoptimal mungkin. Dalam artikel ini penulis menggunakan penelitian deskriptif yaitu dengan menyajikan gambaran lengkap dalam bentuk verbal atau numerical dan menyajikan informasi dasar mengenai suatu hubungan serta mengeksplorasi mengenai suatu fenomena dan kenyataan sosial. Berdasarkan pembahasan yang telah di tulis maka penulis memberikan garis besar bahwasannya Kepala sekolah dituntut memiliki strong leadership atau jiwa kepemimpinan yang kuat dalam dirinya, untuk mendorong semua guru agar mampu memberikan kinerja yang total dalam pembelajaran terhadap peserta didik terutama dalam pengajaran Bahasa arab di sekolah atau madrasah, sehingga akan tercapai tujuan Pendidikan dan pengajaran yang telah direncanakan.
PEMETAAN TAFSIR DARI SEGI PERIODESASI Muh. Makhrus Ali Ridho
Dar el-Ilmi : jurnal studi keagamaan, pendidikan dan humaniora Vol 10 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/darelilmi.v10i1.4356

Abstract

Sejak zaman Rasulullah SAW sampai sekarang, perkembangan tafsir sangat pesat, dengan berbagai teori tafsir dan qoidahnya. Seiring dengan perkembangan zaman, banyak teori atau beberapa metode tafsir yang berkembang, dari sinilah para ‘ulama tafsir membagi beberapa periodesasi.Masa periodesasi tafsir terbagi menjadi beberapa periode, diantaranya pada masa Nabi dan sahabat, masa tabi’in, periode mutaqoddimin, periode muta’akhirin, periode modern dan periode kontemporer. Penelitian ini memaparkan metode beberapa periodesasi baik dari sumber penafsiran, bentuk penafsiran, karakteristik penafsiran, dan lain sebagainya. Sehingga dapat ditemukan baik persamaan, perbedaan ataupun perkembangan mulai periode Nabi Muhammad SAW hingga periode Kontemporer
METODE REWARD QUIZ UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI KELAS IV SD NEGERI 2 BANYUKEMBAR WATUMALANG WONOSOBO Nur Iffani Kahirunnisa
Dar el-Ilmi : jurnal studi keagamaan, pendidikan dan humaniora Vol 10 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/darelilmi.v10i1.4492

Abstract

Abstrak Nur Iffani Khairunnisa, METODE REWARD QUIZ UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI KELAS IV SD NEGERI 2 BANYUKEMBAR WATUMALANG WONOSOBO. Skripsi, Wonosobo: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur`an Jawa Tengah di Wonosobo, 2023. Skripsi ini bertujuan untuk: 1) Untuk mengetahui bagaimana penerapan metode pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas IV SD Negeri 2 Banyukembar Watumalang Wonosobo; 2) Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam menggunakan metode reward quiz di kelas IV SD Negeri 2 Banyukembar Watumalang Wonosobo; 3) Untuk menganalisis peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode reward quiz pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas IV SD Negeri 2 Banyukembar Watumalang Wonosobo. Skripsi ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, dokumentasi dan tes. Sumber data diperoleh dari kepala sekolah, guru dan siswa kelas IV SD Negeri 2 Banyukembar Watumalang Wonosobo. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis pendahuluan berupa uji homogenitas dan uji normalitas data, kemudian analisis uji hipotesis menggunakan uji t dan uji gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Penerapan Metode Reward Quiz di dalam kelas dengan melaksanakan perencanaan dan proses pembelajaran yang mengacu pada RPP, Metode Reward Quiz tersebut diterapkan dengan cara memberikan kuis pada setiap anak setelah pembelajaran berlangsung kemudian memberikan reward kepada siswa yang bisa menjawab kuis dengan benar. Dengan metode tersebut siswa menjadi lebih antusias dalam menerima pembelajaran PAI; 2); Setelah diterapkan metode Reward Quiz terdapat perbedaan hasil belajar PAI siswa kelas IV SD Negeri 2 Banyukembar Watumalang Wonosobo. Diperoleh thitung = 4,713 > ttabel = 2,602 untuk taraf signifikan 5%; 3) Dari hasil perhitungan diperoleh nilai <g>hitung = 0,50 yang berarti terdapat peningkatan hasil belajar dengan kategori sedang. Kata Kunci : Metode Reward Quiz, Peningkatan Hasil Belajar, PAI
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI BERBASIS TEORI KONEKTIVISME DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Ii Rahmanudin
Dar el-Ilmi : jurnal studi keagamaan, pendidikan dan humaniora Vol 10 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/darelilmi.v10i1.4562

Abstract

The application of science and technology in education has two objectives. First, for the learning process activities. Second, to support administrative activities, namely the management of the education system concerned. Connectivism theory is considered a new learning theory that emphasizes interactive learning in online (online) contexts. There are four types of activities that can support connectivism learning theory, namely: aggregation, relations, creation, and sharing. Critical thinking helps students to evaluate what students learn in class. The purpose of developing students' critical thinking skills is because when students are able to think critically students can decide what to believe or do. The implications of connectivism learning theory in science and technology learning that uses digital are currently quite large to feel its influence on the development of students' critical thinking, especially in terms of student interpretation, student analysis, evaluative students, and student decision making. So the purpose of this study is to find out how Science and Technology Education Theory of Connectivism in developing students' critical thinking skills. This research uses a descriptive qualitative method with a library research approach. The data collection technique is by collecting data related to the theory of connectivism and critical thinking and analyzing the data using content analysis.
MAZHAB GOOGLE: Peran Vital Guru Fikih di Era Disrupsi Abdullah Faqih
Dar el-Ilmi : jurnal studi keagamaan, pendidikan dan humaniora Vol 10 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/darelilmi.v10i1.4728

Abstract

Para generasi milineal saat ini sudah tidak perlu repot datang kepada seorang ulama’ untuk mempertanyakan sebuah hukum yang belum diketahuinya, mereka cukup dengan searching di “Mbah Google” yang jauh lebih efektif, efisien, banyak pilihan dan lengkap dengan dasar hukumnya. Dari pemaparan di atas, muncul beberapa permasalahan yang harus segera diantisipasi oleh semua guru Agama khususnya guru Fikih, yakni; (1) semakin berkurangnya budaya tanya jawab hukum terhadap gurunya (2) rawannya murid terjebak pada “talfiq yang dilarang” (3) semakin menipisnya pengaruh madzab yang selama ini “membelenggu” cara pandang umat Islam terhadap hukum fikih. Berdasarkan permasalahan yang muncul, penulis akan menggali untuk dijadikan laporan ilmiah.Pendekatan dalam tulisan ini menggunakan metode deskriptif analitis, artinya penulis menggali, menggambarkan dan menguraikan permasalahan yang menjadi pembahasan. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah library research, yaitu riset kepustakaan. Teknik pengolahan data dilakukan dengan mengklasifikasikan, mengatur, menyaring, menimbang data-data yang bersifat dokumenter atau library research. Analisis yang penulis gunakan adalah analisis data kualitatif yaitu data yang tidak bisa diukur atau dinilai dengan angka secara langsung.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS MELALUI BUDAYA SEKOLAH DI MI TARBIYATUL ATHFAL 2 BANGERAN Retno Nuzilatus Shoimah; Adib Fatoni
Dar el-Ilmi : jurnal studi keagamaan, pendidikan dan humaniora Vol 10 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/darelilmi.v10i1.4731

Abstract

Abstract Religious character education as a means of forming and developing religious character in students. This research was conducted at MI Tarbiyatul Athfal 2 Bangeran. because this elementary school implements religious character education based on school culture. Character education is important to be implemented as early as possible. The results of previous research stated that character education is very important to be carried out in the next generation of the nation. This is because a strong character is one of the foundations for improving the quality of human resources. The quality of human resources is not only seen from an intellectual perspective, but a strong character is also very influential. This study was conducted to analyze the implementation of religious character education through school culture at MI Tarbiyatul Athfal 2 Bangeran for the 2021/2022 academic year. This study uses a qualitative type with a descriptive approach. Primary data obtained from interviews with informants, namely principals, teachers, and students. Secondary data were obtained from observations, documentation results, and supporting theories. Data collection techniques used are interviews, observation, and documentation. Analysis of research data was carried out by (1) data collection, (2) data reduction, (3) data presentation, and (4) drawing conclusions and verification. The results of the research analysis show that religious character education through school culture at MI Tarbiyatul Athfal 2 would certainly be better if the culture could be applied maximally to students so that they can proceed towards development and growth towards their respective natures, with a simple example namely shake hands with the teacher before entering the class. The relationship between school culture and culture outside of school is also very influential on the success of student learning which is driven by the function of school culture, which is a place for students to get formal education in order to create a young and quality generation. There are several results that have been achieved in inculcating religious character in the MI Tarbiyatul Athfal 2 school, namely politeness in language, manners in behavior and politeness in dress It is hoped that the results of this study can be an inspiration for teachers and schools in carrying out character education through culture school. Keywords : Religious Character, Education, School Culture Abstrak Pendidikan karakter religius sebagai sarana pembentukan dan pengembangan karakter religius pada siswa. Penelitian ini dilakukan di MI Tarbiyatul Athfal 2 Bangeran. karena sekolah dasar ini menerapkan pendidikan karakter religius yang didasari dengan budaya sekolah. Pendidikan karakter penting untuk dilaksanakan sedini mungkin. Hasil pene litian terdahulu menyatakan bahwa pendidikan karakter sangat penting untuk dilakukan pada generasi penerus bangsa. Hal ini karena karakter yang kuat menjadi salah satu dasar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kualitas sumber daya manusia tidak hanya dilihat dari segi intelektual saja, namun karakter yang tangguh juga sangat memengaruhi. Penelitian ini dilaksanakan untuk menganasilis Implemestasi Pendidikan Karakter Religius Melalui Budaya Sekolah Di MI Tarbiyatul Athfal 2 Bangeran Tahun Ajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data primer diperoleh dari hasil wawancara dengan informan, yaitu kepala sekolah, guru, dan siswa. Data sekunder diperoleh dari hasil observasi, hasil dokumentasi, dan teori yang mendukung. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisi data penelitian dilakukan dengan (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, serta (4) penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter religius melalui budaya sekolah di MI Tarbiyatul Athfal 2 tentunya akan lebih baik jika budaya tersebut dapat diterapkan secara maksimal ke dalam diri peserta didik agar mereka dapat berproses menuju perkembangan dan pertumbuhan menuju fitrahnya masing-masing, dengan contoh sederhana yakni melakukan jabat tangan dengan guru sebelum memasuki kelas. Hubungan antara budaya sekolah dengan budaya luar sekolah pun sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pembelajaran peserta didik yang didorong oleh fungsi Budaya sekolah, yang mana merupakan tempat bagi peserta didik untuk mendapatkan pendidikan secara formal demi menciptakan generasi muda dan berkualitas. Ada beberapa hasil yang telah tercapai dalam penanaman karakter religius di sekolah MI Tarbiyatul Athfal 2, yakni sopan santun dalam berbahasa, sopan santun dalam berperilaku dan sopan santun dalam berpakaian Diharapkan, hasil penelitian ini dapat menjadi inspirasi bagi guru dan sekolah dalam menyelenggarakan pendidikan karakter melalui budaya sekolah. Kata Kunci : Karakter Religius, Pendidikan, Budaya Sekolah
KONSEP PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF KH. ABDURRAHMAN WAHID Oktaviani Bella Kurniawati; Mahbub Junaidi
Dar el-Ilmi : jurnal studi keagamaan, pendidikan dan humaniora Vol 10 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/darelilmi.v10i1.4581

Abstract

Penelitian ini menjelaskan bahwa pemikiran Gus Dur dalam dunia pendidikan sangatlah Relevan khususnya pendidikan di Indonesia, sedangkan pada pendidikan sekarang ini lebih berkonsep pada kebebasan dalam belajar sesuai minat belajar. Oleh karena itu penulis menuliskan pemikiran Gus Dur bertujuan untuk: (1) untuk mengetahui pengertian pendidikan agama Islam perspektif KH. Abdurrahman Wahid. (2) untuk mengetahui tujuan pendidikan agama Islam perspektif KH. Abdurrahman Wahid. (3) untuk mengetahui kurikulum pendidikan agama Islam perspektif KH. Abdurrahman Wahid. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Library Research. Hasil dari penelitian ini adalah: bahwa konsep pendidikan Islam menurut Gus Dur konsep pendidikan yang didasarkan pada keyakinan keagamaan dan bertujuan untuk membimbing atau menghantarkan peserta didik menjadi manusia yang utuh, dan bebas dari belenggu penindasan. Terdapat tiga tujuan pendidikan Islam dalam perspektif Gus Dur yaitu pendidikan Islam berbasis modernisme, pendidikan Islam berbasis pembebasan dan pendidikan Islam berbasis kebhinekaan. Selain itu kurikulum pendidikan Islam menurut Gus Dur sebagai proses pengembangan keilmuan dan tekonologi, serta ketrampilan tidak hanya dalam cakupan yang kecil, tetapi lebih jauh lagi terhadap proses perkembangan dan perubahan.
PENERAPAN METODE STORY TELLING MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DALAM MENGEMBANGKAN SPIRITUALITAS SISWA MI MIFTAHUL ULUM Siti Rahayu Nasichatu Muslimatin; Zuli Kasmawanto
Dar el-Ilmi : jurnal studi keagamaan, pendidikan dan humaniora Vol 10 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/darelilmi.v10i1.4749

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode bercerita pendidikan sejarah untuk mengembangkan spiritualitas anak usia dini di TK ABA III Rewwin, Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan observasi, wawancara dan dokumentasi dalam pengumpulan data penelitian. Adapun analisis data menggunakan tahapan reduksi data display data dan penarikan kesimpulan.

Page 1 of 2 | Total Record : 12