cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jepara,
Jawa tengah
INDONESIA
Isti`dal : Jurnal Studi Hukum Islam
ISSN : 23560150     EISSN : 26146878     DOI : -
Core Subject : Social,
Isti`dal : Jurnal Studi Hukum Islam is a journal published by the Faculty of Sharia and Law, Islam Nahdlatul Ulama University, Jepara Indonesia. The journal focuses on Islamic law studies, such as Islamic family law, Islamic criminal law, Islamic political law, Islamic economic law, Islamic astronomy (falak studies), with various approaches of normative, philosophy, history, sociology, anthropology, theology, psychology, economics and is intended to communicate the original researches and current issues on the subject.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2022): Islamic Law" : 8 Documents clear
Persepsi Masyarakat Islam Pengguna Jasa Bank Titil Dan Lembaga Keuangan Syariah Di Troso Pecangaan Jepara Ahmad Fauzan Mubarok; Chailis Agmelia Khaeroni; Rahayu Nur Auliya; Diah Alfin Nurwahyu Lailita; Selvi Riyani
Isti`dal : Jurnal Studi Hukum Islam Vol 9, No 2 (2022): Islamic Law
Publisher : Faculty of Sharia and Law Universitas Islam Nahdlatul Ulama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/ijshi.v9i2.3491

Abstract

This study discusses the perception of the people of Troso Village in using the services of Titil Bank and Islamic Financial Institutions and the role of Islamic Financial Institutions in reducing people's use of mobile banking services. This study uses qualitative research, and uses technical analysis of interview data, observation and documentation. The results show that the people of Troso village think that Titil bank services are easier and the process is fast, this makes people not use the services of Islamic financial institutions. The factors that influence people to use bank titil are procedural factors, guarantee factors and interest factors. while people who use Islamic financial institutions are free from usury. The role that Islamic financial institutions can play is to provide financing, socialize to the Troso village community and provide educational education to the community.Penelitian ini membahas persepsi masyarakat desa troso yang dalam menggunakan jasa bank titil dan lembaga keuangan syariah serta peran lembaga keuangan syariah dalam mengurangi masyarakat menggunakan jasa bank keliling. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, dan menggunakan teknis analisis data wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan masyarakat desa troso beranggapan bahwa jasa bank titil lebih mudah dan proses yang cepat hal tersebut membuat masyarakat tidak menggunakan jasa lembaga keuangan syariah. Adapun faktor yang mempengaruhi masyarakat menggunakan bank titil ada faktor prosedur, faktor Jaminan dan faktor bunga. sedangkan Masyarakat yang menggunakan lembaga keuangan syariah yaitu terbebas dari riba. Adapun peran yang dapat dilakukan lembaga keuangan syariah adalah dengan memberikan pembiayaan, melakukan sosialisasi kepada masyarakat desa troso dan memberikan edukasi pendidikan kepada masyarat.
Integrasi Sistem Logistik Nasional Berbasis Domestic Integrated Mutualism ke dalam Sistem Inovasi Daerah (SIDa): Telaah Tafsir Qs Yusuf Ayat 43-49 Dan Qs Yasiin Ayat 55 Cahyaning Budi Utami; Faiqul Hazmi
Isti`dal : Jurnal Studi Hukum Islam Vol 9, No 2 (2022): Islamic Law
Publisher : Faculty of Sharia and Law Universitas Islam Nahdlatul Ulama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/ijshi.v9i2.3717

Abstract

Mayoritas mata pencaharian penduduk Indonesia ialah petani, sehingga Indonesia dikenal sebagai negara agraris. Namun hal tersebut belum mampu dimaksimalkan melalui pengelolaan yang terpadu dan profesional untuk kesejahteraan rakyat Indonesia. Meski produktivitas pertanian tinggi, Indonesia tetap menjadi importir produk pertanian. Melalui telaah tafsir QS Yusuf ayat 43-49 dan QS Yaasin ayat 35, penulis mencoba memberikan gagasan teknologi agraria untuk memenuhi kebutuhan pangan domestik berbasis produk pertanian dalam negeri maupun melakukan ekspor melalui integrasi Sistem Logistik Nasional ke dalam Sistem Inovasi Daerah (SIDa). SIDa di tiap daerah akan berbeda sehingga komoditas yang akan tersedia pun beraneka macam yang selanjutnya akan disimpan ke dalam Sislognas berbasis domestic integrated mutualism. Tujuan dari gagasan ini adalah menjaga kecukupan pangan dan harga yang relatif stabil tanpa dipengaruhi oleh musim ekstrim atau pada saat panen. Semua solusi yang ada merupakan hasil dari telaah tafsir QS Yusuf ayat 43-49 dan QS Yaasin ayat 35.
Gender Equality dan Urgensinya Bagi Ketahanan Keluarga di Kecamatan Bangsri Jepara Lutviani Lutviani
Isti`dal : Jurnal Studi Hukum Islam Vol 9, No 2 (2022): Islamic Law
Publisher : Faculty of Sharia and Law Universitas Islam Nahdlatul Ulama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/ijshi.v9i2.3992

Abstract

This research was motivated by; First, the implementation of PPPA Ministerial Regulation Number 6 of 2013 concerning the Implementation of Family Development Article 3, letter (a) concerning the Foundation of Legality and Family Integrity which is more specific on the Gender Partnership indicator and its Urgency in Forming Family Resilience. Second, the facts related to the growth in the number of women's workforce which is higher than that of men and indications of weak family resilience are evidenced by the high divorce rate in Jepara district. And third, data that mentions Bangsri Jepara District as the District that has the highest divorce rate in Jepara during the last two years (2020-2022). This research is intended to determine the quality of understanding and application of understanding Gender Equality in Bangsri District families. The result of this research is that the understanding of gender equality has not been fully practiced. And this concept is very urgent for efforts to strengthen family resilience.Penelitian ini dilatar belakangi oleh; Pertama, Implementasi Peraturan Menteri PPPA Nomor 6 Tahun 2013 tentang Pelaksanaan Pembangunan Keluarga Pasal 3, huruf (a) tentang Landasan Legalitas dan Keutuhan Keluarga yang lebih dispesifikkan pada indikator Kemitraan Gender dan Urgensinya dalam Pembentukan Ketahanan Keluarga. Kedua, Fakta terkait pertumbuhan jumlah angkatan kerja perempuan yang lebih tinggi dari pada laki-laki dan indikasi ketahanan keluarga yang lemah dibuktikan dengan angka perceraian tinggi di kabupaten Jepara. Dan Ketiga, data yang menyebutkan Kecamatan Bangsri Jepara sebagai Kecamatan yang memiliki angka perceraian paling tinggi di Jepara selama kurun waktu dua tahun terakhir (2020-2022). Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui kualitas pemahaman dan penerapan pemahaman Gender Equality di keluarga Kecamatan Bangsri. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa pemahaman gender equality belum sepenuhnya dipraktikkan. Dan konsep tersebut sangat urgen untuk upaya menguatkan ketahanan keluarga.
Anak Jalanan Sebagai Mustahik Zakat Dalam Perspektif Maqasid al-Syariah Ahmad Maulana Syaroni; Alfa Syahriar
Isti`dal : Jurnal Studi Hukum Islam Vol 9, No 2 (2022): Islamic Law
Publisher : Faculty of Sharia and Law Universitas Islam Nahdlatul Ulama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/ijshi.v9i2.3982

Abstract

The status of street children as zakat mustahik needs to be studied in depth, because in reality street children also need help to meet their basic needs in life, besides zakat will be able to function optimally when it can be distributed as widely as possible to those in need. In order to maximize this review, it is necessary to use the maqasid al-shariah method, with the consideration that in interpreting the texts ahkam it does not go out of the way of the syar'iyah. This study uses qualitative methods with a normative-sociological approach. Data analysis techniques use deductive methods. The results of this study can be stated that First, the exclusion of street children as mustahik zakat in letter At-Taubah 60 does not mean that it prevents them from getting zakat because when viewed from the circumstances, conditions and facts on the ground street children are also entitled to receive a share of zakat. Second, when viewed from the perspective of maqasid al-shariah, giving zakat to street children has many benefits, including protecting religion, soul, mind and property Status anak jalanan sebagai mustahik zakat perlu dilakukan kajian mendalam, karena realitasnya anak jalanan juga membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan pokok dalam kehidupannya, disamping zakat akan dapat berfungsi secara maksimal ketika dapat didistribusikan seluas-luasnya kepada pihak yang membutuhkan. Untuk memaksimalkan tinjauan ini, perlu digunakan metode maqasid al-syariah, dengan pertimbangan agar dalam menginterpretasikan nash ahkam tidak keluar dari koridor syar’inya. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif-sosiologis. Teknik analisis data menggunakan metode deduktif. Hasil dari kajian ini dapat dinyatakan bahwa Pertama, tidak termasuknya anak jalanan sebagai mustahik zakat dalam surat At-Taubah 60 bukan berarti menghalangi mereka mendapatkan zakat karena jika dilihat dari keadaan, kondisi dan fakta di lapangan anak jalanan juga berhak mendapatkan bagian dari zakat. Kedua, jika ditinjau dari perspektif maqasid al-syariah pemberian zakat terhadap anak jalanan memiliki banyak manfaat di antaranya menjaga agama, jiwa, akal, dan harta.
Efektivitas Mediasi Dalam Kasus Perceraian Di Pengadilan Agama Jepara Muhammad rizqi
Isti`dal : Jurnal Studi Hukum Islam Vol 9, No 2 (2022): Islamic Law
Publisher : Faculty of Sharia and Law Universitas Islam Nahdlatul Ulama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/ijshi.v9i2.3995

Abstract

Kajian ini dimaksudkan untuk menganalisis efektifitas praktik mediasi dalam penyelesaian kasus perceraian di Pengadilan Agama Jepara. Kajian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan normatif, dan menggunakan metode penelitian kancah (field research). Hasil kajian ini dapat dinyatakan bahwa: pertama, sebagian besar yang terdapat dalam Perma Nomor 1 Tahun 2016 sudah diterapkan di Pengadilan Agama Jepara. Kedua, praktik mediasi di Pengadilan Agama Jepara dalam perkara perceraian belum memberikan hasil yang efektif.
Konsep Kafa’ah dan Dampaknya Terhadap Ketahanan Keluarga Salma Nida
Isti`dal : Jurnal Studi Hukum Islam Vol 9, No 2 (2022): Islamic Law
Publisher : Faculty of Sharia and Law Universitas Islam Nahdlatul Ulama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/ijshi.v9i2.4020

Abstract

This research was conducted to analyze the concept of kafa'ah in marriage which supports the realization of resilience for a family. Because with this concept it is hoped that the basic foundation for building a family is on equivalence of perceptions, compatibility of views, and mutual understanding. This concept needs to be studied considering the large number of divorces as a result of problems related to equivalence. This research was carried out using qualitative methods based on literature studies. The approach is normative juridical. The results of this study indicate that kafa'ah in marriage is a driving force for the creation of husband and wife happiness and guarantees more safety from failure in the householdPenelitian ini dilakukan untuk menganalisis konsep kafa’ah dalam pernikahan yang menjadi penunjang terwujudnya ketahanan bagi sebuah keluarga. Karena dengan konsep tersebut diharapkan pondasi dasar dibangunnya keluarga adalah pada kesepadanan persepsi, kesesuaian pandangan, dan saling mengerti. Konsep tersebut perlu dikaji mengingat banyaknya perceraian sebagai akibat dari permasalahan terkait kesepadanan. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode kualitatif berbasis pada studi kepustakaan. Adapun pendekatannya adalah yuridis normatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kafa’ah dalam pernikahan merupakan pendorong terciptanya kebahagiaan suami istri serta lebih menjamin keselamatan dari kegagalan dalam berumah tangga
Penggunaan Pendekatan System Thinking dalam Penyusunan Policy Paper Penurunan Angka Kawin Anak di Jepara Mayadina Rohmi Musfiroh
Isti`dal : Jurnal Studi Hukum Islam Vol 9, No 2 (2022): Islamic Law
Publisher : Faculty of Sharia and Law Universitas Islam Nahdlatul Ulama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/ijshi.v9i2.3892

Abstract

The excessive rate of child marriage has a systemic impact on the future of children and the quality of family life. This phenomenon is shown by the number of submissions for marriage dispensation recommendations at the Religious Courts in recent years. In 2021, the main factors behind the application for a recommendation for dispensation for underage marriages are due to pregnancy (157 applications or 40.7%), avoiding adultery (155 applications or 40.2%), getting pregnant (44 applications or 11.4%) and had had sex (29 submissions or 7.5%). Of the 385 applications for a marriage dispensation recommendation, only 246 applications (63.7%) were granted by the Religious Courts. Child marriage will have a systemic impact, including decreasing the quality of life of women, children and families, increasing poverty rates and vulnerability to families. This activity aims to conduct an in-depth analysis of the factors that cause child marriage and formulate strategies and policies to reduce child marriage rates in Jepara, using the multi-stakeholder Focus Group Discussion method and the iceberg analysis model and U theory. trends, structures, mental models and sources that lead to high child marriages as well as the formulation of new mental models, program designs and policies to reduce child marriage rates in a more sustainable, comprehensive and integrated manner.
ANALISIS EFEKTIVITAS PROGRAM BULAN SEDEKAH DALAM PENINGKATAN DANA ZIS DI BAZNAS KABUPATEN JEPARA miswan ansori; Zahrotun Nafisah
Isti`dal : Jurnal Studi Hukum Islam Vol 9, No 2 (2022): Islamic Law
Publisher : Faculty of Sharia and Law Universitas Islam Nahdlatul Ulama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/ijshi.v9i2.4713

Abstract

This study aims to determine how effective the month of alms program is in increasing the collection of zakat, infaq and alms funds at BAZNAS Jepara Regency, how to collect and distribute zakat, infaq and alms funds at BAZNAS Jepara Regency and what are the supporting and inhibiting factors in the collection and distribution of zakat funds, infaq and alms at BAZNAS Jepara Regency. This research uses field research with observation, interview and documentation techniques. There are two sources of data in this study, namely primary and secondary data sources. The approach used is descriptive qualitative.The results of this study indicate that the effectiveness of the alms month program in increasing the collection of zakat, infaq and alms funds at the national zakat charity agency (BAZNAS) in Jepara Regency has not been effective due to the lack of public awareness to pay ZIS, lack of trust and lack of public understanding of the existing programs in the district. The National Amil Zakat Agency (BAZNAS) of Jepara Regency. The collection of zakat, infaq, and alms funds at the Jepara Regency National Amil Zakat Agency (BAZNAS) has been going quite well. However, in its distribution there are several inhibiting factors, including: a) the validity of the muzakki and mustahiq data b) the lack of human resources at the Jepara Regency National Amil Zakat Agency (BAZNAS) office.

Page 1 of 1 | Total Record : 8