cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Organisasi Dan Manajemen
Published by Universitas Terbuka
ISSN : 20859686     EISSN : 24429155     DOI : -
Merupakan media informasi dan komunikasi para praktisi, peneliti, dan akademisi yang berkecimpung dan menaruh minat serta perhatian pada pengembangan organisasi dan manajemen. Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Terbuka.
Arjuna Subject : -
Articles 389 Documents
PENGARUH KOMITMEN TERHADAP PERUBAHAN PADA INTENSI KELUAR Widaharthana, I Putu Esa
Jurnal Organisasi dan Manajemen Vol 8 No 1 (2012)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was attempted to explain individual responses to change and further review the implementation of the components of any changes related to the success of organizational change. The data were analyzed using simple and hierarchical regression analysis to test the relationships among commitment to change, coping with change, and turnover intention. The results demonstrated that 5 out of 10 hypothesis were supported. The results were also demonstrated that coping with change mediate the negative relationship between commitment to organizational change and turnover intention. Penelitian ini berusaha menjelaskan respon individu untuk mengubah dan selanjutnya mengkaji pelaksanaan komponen dari setiap perubahan yang berkaitan dengan keberhasilan perubahan organisasi. Data dianalisis dengan analisis regresi sederhana dan analisis regresi hirarkis untuk menguji hubungan antara komitmen terhadap perubahan, mengatasi perubahan, dan niat keluar. Hasilnya menunjukkan bahwa 5 dari 10 hipotesis didukung. Hasil juga menunjukkan bahwa mengatasi perubahan memediasi hubungan negatif antara komitmen terhadap perubahan organisasi dan niat keluar.
CONTAGION EFFECT DAN INTEGRASI PASAR MODAL DI KAWASAN ASIA, EROPA DAN AMERIKA Robiyanto, Robiyanto; Hartanto, Aldhi Fajar
Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 14 No 1 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Capital market integration is a very interesting topic to study because it is constantly evolving along with the development of time and conditions that occur in the capital markets in the world. This study examines the integration of capital markets and the contagion effect of capital markets in Asia, Europe and America. This study uses monthly closing data of Jakarta Composite Index (JCI) for Indonesia, (KLCI) for Malaysia, PSE Composite Index (PSE) for Philippines, Straight Times Index (STI) for Singapore, SET Index (SET) for Indonesia Thailand, NIKKEI 225 for Japan, FTSE 100 for UK, DAX 30 for Germany, CAC 40 for France, IBEX 35 for Spain, Dow Jones for USA during period of January 2012 until December 2016. The result of this research is there is no comovement between capital markets of Indonesia, Malaysia, Philippines, Singapore, Thailand, Japan, UK, Germany, France, Italy, Spain and the United States. Integrasi pasar modal merupakan topik yang masih sangat menarik untuk dikaji karena senantiasa berkembang seiring dengan perkembangan waktu dan kondisi yang terjadi pada pasar modal-pasar modal yang ada di dunia. Penelitian ini mengkaji integrasi pasar modal dan contagion effect dari pasar modal di Asia, Eropa dan Amerika. Penelitian ini menggunakan data penutupan bulanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk Indonesia, Kuala Lumpur Composite Index (KLCI) untuk Malaysia, PSE Composite Index (PSE) untuk Filipina, Straight Times Index (STI) untuk Singapura, SET Index (SET) untuk Thailand, NIKKEI 225 untuk Jepang, FTSE 100 untuk Inggris, DAX 30 untuk Jerman, CAC 40 untuk Prancis, IBEX 35 untuk Spanyol, Dow Jones untuk Amerika Serikatselama periode bulan Januari 2012 sampai dengan Desember 2016. Hasil penelitian ini adalah tidak terdapat comovement antara pasar modal Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Jepang, UK, Jerman, Perancis, Italia, Spanyol, dan Amerika Serikat.
ANALISIS KOMPARASI ANTARA PENGGUNA SISTEM REGISTRASI WEB-BASED DAN NONWEB-BASED DALAM PENERIMAAN INOVASI TEKNOLOGI INFORMASI Nalurita, Nuhoni; Hendrian, Hendrian
Jurnal Organisasi dan Manajemen Vol 3 No 1 (2007)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research investigated the behavioral differences between web-based registration system’s users and manual registration system’s users. There are several difference characteristics of each user, for instance; Personal Innovativeness in the domain of Information Technology (PIIT), attitude, usefulness, ease of use, subjective norm, behavioral control, facilitating condition, and self efficacy. The samples of this research are university students in Yogyakarta. The result of this research shows that web-based registration system’s users has higher PIIT, higher positive attitude, higher subjective norm, higher behavioral control, higher facilitating condition, and higher self efficacy than manual registration system’s user. There’s no difference between manual registration system’s users and web-based registration system’s users for the usefulness perception and ease of use  
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN NASABAH BANK, PENERAPANMETODEANALYTICAL HIERARCHY PROCESS Arlian, Ujang; Lestari, Etty Puji
Jurnal Organisasi dan Manajemen Vol 11 No 2 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of the banking industry continues to progress over time. History has recorded that the banking industry advances occur after the deregulation package. Impact after the deregulation package that is increasing the number of private banks in Indonesia.Both private banks and state banks/enterprises vying to attract customers. Regional Development Bank (BPD), which has changed its name to the name of the province in Indonesia is also trying to implement a variety of strategies to encourage people to do deposits. The purpose of this study is to determine the level of satisfaction of bank customers who are in Lebong. The analytical method used is Analytical Hierarchy Process (AHP). Using four (4) criteria such as facilities, products, services, and security as a comparison between the two banks. The results showed that the criteria for the facility is a major factor in determining the level of customer satisfaction.Then followed the safety criteria for second place while the third and fourth position are the criteria of products and services.  Perkembangan industri perbankan terus mengalami kemajuan dari waktu ke waktu. Sejarah telah mencatat bahwa kemajuan industri perbankan terjadi setelah masa paket deregulasi. Dampak setelah masa paket deregulasi yaitu bertambah banyaknya bank swasta di Indonesia. Baik bank swasta maupun bank BUMN/BUMD berlomba-lomba untuk menarik nasabah. Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang telah berubah nama menjadi nama provinsi di Indonesia juga berupaya dengan menerapkan berbagai strategi untuk mengajak masyarakat melakukan simpanan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat kepuasan nasabah perbankan yang terdapat di Kabupaten Lebong. Metode analisis yang digunakan adalah Analytical Hierarchy Process (AHP). Menggunakan 4 (empat) kriteria seperti fasilitas, produk, pelayanan, dan keamanan sebagai pembanding diantara kedua bank tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria fasilitas merupakan faktor utama didalam menentukan tingkat kepuasan nasabah. Kemudian disusul kriteria keamanan diposisi kedua sedangkan diposisi ketiga dan keempat ialah kriteria produk dan pelayanan.
PENGARUH PARTISIPASI PEMAKAI DAN DUKUNGAN ATASAN TERHADAP KINERJA SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA BANK UMUM PEMERINTAH Sahusilawane, Wildoms
Jurnal Organisasi dan Manajemen Vol 10 No 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to empirically examine and analyze the influence of user participation and supervisor support to the performance of accounting information systems. The data used in this study was collected through direct surveys. Questionnaires were distributed to 100 respondents that related directly to the accounting information system, the questionnaire returns 70 results with the rate of return (70%) using multiple regression analysis as a tool to analyze. The results showed user participation in the system development process shows a significant difference between user participation with the performance of accounting information systems and supervisor support showed a significant effect on the performance of accounting information systems. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris dan menganalisis pengaruh partisipasi pengguna dan dukungan pengawas terhadap kinerja sistem informasi akuntansi. Data yang digunakan dalam penelitian ini dikumpulkan melalui survei langsung. Kuesioner dibagikan kepada 100 responden yang terkait langsung dengan sistem informasi akuntansi, kuesioner mengembalikan 70 hasil dengan tingkat pengembalian (70%) menggunakan analisis regresi berganda sebagai alat untuk menganalisis. Hasil penelitian menunjukkan partisipasi pengguna dalam proses pengembangan sistem menunjukkan perbedaan yang signifikan antara partisipasi pengguna dengan kinerja sistem informasi akuntansi dan dukungan pengawas menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja sistem informasi akuntansi.
STRUKTUR EKONOMI, KESEMPATAN KERJA DAN KETIMPANGAN PENDAPATAN DI PROVINSI JAWA TENGAH Suhartono, Suhartono
Jurnal Organisasi dan Manajemen Vol 7 No 2 (2011)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of article is to analyze the potential economic sectors, opportunity job and disparity income in Central Java. The methods using Location Quotient (LQ), Shift Share and Inequality Index Williamson. The results of LQ analysis shows that threre are potential sectors to be developed in the province of Central Java. They are agriculture, livestock, forestry and fisheries, mining and quarrying, electricity, gas and water supply, communications and transport sector, financial sector, leasing and banking services and the services sector. Shift Share analysis results that in the cities in Central Java province has been a shift or change in the economic structure of the primary sector to tertiary sector. Meanwhile, the calculation of income inequality shows that income inequality between regions in Central Java province is very high, Recommendations addressed to the local government to implement economic development with more attention to aspects of equitable distribution of income.
PENGARUH KOMUNIKASI PEMASARAN, PENGALAMAN DAN KUALITAS JASA TERHADAP CITRA DAN KEPUASAN SERTA DAMPAKNYA PADA LOYALITAS WISATAWAN NUSANTARA (SURVEI TEMPAT REKREASI AIR TERJUN DI KABUPATEN BOGOR) Siswantini, Wiwin; Ayuni, Devi; Mulyana, Andy
Jurnal Organisasi dan Manajemen Vol 13 No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study aims to get an overview of marketing communications, experience and quality of services as the cause of image formation and satisfaction and its impact on loyalty of domestic tourists in the waterfall recreation area. The object of this research is waterfalls in Bogor, namely Curug Bidadari and Curug Nangka. The number of samples acceptable in this study is 50 respondents. This number is a critical sample size in the sample measurements required through SEM Partial Least Square (PLS). From the questionnaires distributed on both waterfalls, collected 114 complete questionnaires that can be processed. The data analyzed in this research using Partial Least Square (PLS) method and using Smart PLS tools. The results showed that marketing communications significantly related to the image. This shows that interesting communication will form a positive image and encourage tourists to visit. Compared with marketing communications, experience has more role in shaping the image of the place of recreation. Service quality is significantly related to image. Service quality has the most dominant effect on image over experience and communication. Service quality is significantly related to satisfaction. Service quality is not significantly related to loyalty. The image is significantly related to satisfaction. The image is not significantly related to loyalty. Although the image does not directly affect the loyalty, but the image has an indirect effect on loyalty through satisfaction. Satisfaction is significantly related to loyalty. Of all the variables that have influence on loyalty the biggest influence is the variable of respondent satisfaction, that is the promotion of this recreation place as a place of recreation. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan gambaran terkait komunikasi pemasaran, pengalaman dan kualitas jasa sebagai penyebab terbentuknya citra dan kepuasan serta dampaknya pada loyalitas wisatawan nusantara di tempat rekreasi air terjun. Objek penelitian ini adalah tempat wisata air terjun di Bogor, yaitu Curug Bidadari dan Curug Nangka. Jumlah sampel yang akseptabel dalam penelitian ini adalah 50 responden. Jumlah ini merupakan ukuran sampel kritis dalam pengukuran sampel yang diperlukan melalui SEM Partial Least Square (PLS). Dari kuesioner yang disebar pada kedua air terjun tersebut, terkumpul 114 kuesioner lengkap yang dapat diolah. Data yang dianalisis pada penelitian ini menggunakan metode Partial Least Square (PLS) dan menggunakan tools SmartPLS. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa komunikasi pemasaran berhubungan signifikan terhadap citra. Hal ini menunjukkan bahwa komunikasi yang menarik akan membentuk citra yang positif dan mendorong wisatawan berkunjung. Dibandingkan dengan komunikasi pemasaran, pengalaman lebih berperan dalam membentuk citra tempat rekreasi. Kualitas jasa berhubungan signifikan terhadap citra. Kualitas jasa berpengaruh paling dominan terhadap citra dibandingkan pengalaman dan komunikasi. Kualitas jasa berhubungan signifikan terhadap kepuasan. Kualitas jasa tidak berhubungan signifikan terhadap loyalitas. Citra berhubungan signifikan terhadap kepuasan. Citra tidak berhubungan signifikan terhadap loyalitas. Walaupun secara langsung citra tidak berpengaruh terhadap loyalitas, tetapi citra berpengaruh tidak langsung terhadap loyalitas melalui kepuasan. Kepuasan berhubungan signifikan terhadap loyalitas. Dari semua variabel yang memiliki pengaruh terhadap loyalitas pengaruh terbesar adalah variabel kepuasan responden, yaitu promosi yang dilakukan tempat rekreasi ini sebagai suatu tempat rekreasi.
HIV PREVALENCE AND SOCIO-ECONOMIC STATUS IN SUB-SAHARAN AFRICA Priyati, Rini Yayuk
Jurnal Organisasi dan Manajemen Vol 5 No 2 (2009)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perkembangannya, HIV/AIDS bukan hanya menjadi masalah kesehatan, tetapi juga menjadi masalah sosial dan ekonomi. Kenyataannya, lebih dari 90 persen kasus HIV/AIDS ditemukan di Negara Sedang Berkembang (NSB), utamanya di Negara-negara Sub-Sahara Afrika. Hal ini menimbulkan pemikiran umum bahwa ada hubungan yang sangat erat antara HIV/AIDS dengan masalah-masalah sosial ekonomi seperti kemiskinan dan tingkat pendidikan. Dalam beberapa literatur dikemukakan bahwa pada banyak kasus di Afrika, terdapat hubungan positif antara HIV/ AIDS dan tingkat pendapatan dan tingkat pendidikan. Ini berarti bahwa, semakin tinggi taraf hidup masayarakat Afrika, semakin rentan pula mereka terhadap infeksi HIV/AIDS. Hal ini tentu bertentangan dengan pandangan yang umum di terima. Hal sebaliknya terjadi pada kasus Negara-negara Asia. Argumen yang masuk akal adalah, HIV/AIDS terjadi di Afrika ketika banyak orang belum mengetahui penyebab dan cara penyebarannya, padahal HIV/AIDS sangat berhubungan dengan gaya hidup dan mobilitas masyarakat. Masyarakat kelas menegah di Afrika adalah masyarakat yang lebih mobile dari kelompok lainnya, mereka umumnya tinggal di perkotaan atau di daerah perbatasan dengan Negara lain (sebagian besar Negara Afika tidak memiliki perbatasan laut/ landlock), sehingga resiko untuk terinfeksi menjadi lebih tinggi. Tidak seperti beberapa literatur yang membahas masalah HIV/AIDS di Afrika dengan kasus Negara per Negara, artikel ini mencoba mendekati permasalahan dengan analisis yang lebih makro, mencakup semua Negara Sub-Sahara, semua kelompok umur, dan lintas gender. Hasilnya adalah tidak adanya hubungan yang jelas antara banyaknya kasus HIV dan pendapatan per kapita. Sedangkan, pada kasus tingkat pendidikan, terdapat hubungan yang positif tetapi hubungan tersebut tidak linier.
PENGARUH KEPEMILIKAN KELUARGA, KEDEKATAN DIREKSI & KOMISARIS DENGAN PEMILIK PENGENDALI TERHADAP KOMPENSASI DIREKSI & KOMISARIS PERUSAHAAN DI PASAR MODAL INDONESIA Ulupui, I Gusti Ketut Agung; Utama, Sidharta; Karnen, Kresnohadi Ariyoto
Jurnal Organisasi dan Manajemen Vol 11 No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to examine whether family ownership and Directors Commissioner who have close relations with owner has an influence on the compensation of the Board of Directors and Commissioner. This study uses data companies listed in Indonesia Stock Exchange 2004-2006 period, indicating that the higher proportion of families in the company and the lower involvement in the management of the company, the lower the compensation of Directors and Commissioner. This means that if a family is only acting as an owner, but does not have a high involvement in the management of the company, the compensation Board of Directors and commissioner to be more optimal. In other words the family control as the owner of the Commissioner and Directorss compensation is effective. Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah apakah kepemilikan keluarga dan direksi komisaris yang memiliki kedekatan dengan pemilik mempunyai pengaruh terhadap kompensasi direksi komisaris. Penelitian ini menggunakan data perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2004-2006. Hasil menunjukkan bahwa semakin tinggi proporsi keluarga dalam perusahaan dan semakin rendah keterlibatannya dalam pengelolaan perusahaan, semakin rendah kompensasi direksi komisaris. Artinya apabila keluarga hanya bertindak sebagai pemilik namun tidak memiliki keterlibatan yang tinggi dalam pengelolaan perusahaan, maka kompensasi direksi komisaris menjadi lebih optimal. Atau dengan kata lain kontrol keluarga sebagai pemilik terhadap kompensasi direksi komisaris berjalan dengan efektif.
ANALISIS COST VOLUME PROFIT DAN METODE ACTIVITY BASED COSTING UNTUK PENJUALAN BARANG BEKAS pitoyo, rubianto
Jurnal Organisasi dan Manajemen Vol 14 No 1 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research target is to see the cost volume profit of scraps sales by using  activity based costing method for the scrap of iron, scrap of cardboard, and scrap of plastic. In this research is used qualitative approach because policy of cost volume profit analysis, needing research having the character of exploration as a mean to know the effectivity and efficiency of applying the policy of cost/expense report which have been specified by management. Cost volume profit analysis represent the method to analyse the policy operate for and marketing to net profit, by virtue relation between variable cost, fixed cost, price sell per unit, and mount the output. Activity based costing is calculation system which correlating expense with the activity using resources and also adding the costs of resources to object cost like product, service or account of relocation intermediaries expense/cost by activity conducted for the object cost. The results showed that the operating profit of used goods sales generated using Activity Based Costing method is greater than if using conventional system. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat Cost Volume Profit penjualan barang bekas dengan menggunakan metode Activity Based Costing untuk barang bekas, yaitu besi bekas, kardus bekas, dan plastik bekas. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan kualitatif dikarena kebijakan analisis biaya volume laba, memerlukan penelitian yang bersifat eksploratif dengan tujuan untuk mengetahui efektifitas dan efisiensi penerapan kebijakan pelaporan biaya yang telah ditetapkan oleh manajemen. Analisis Biaya Volume Laba merupakan metode untuk menganalisis kebijakan operasi dan pemasaran terhadap laba bersih, berdasarkan atas hubungan antara biaya variabel, biaya tetap, harga jual per unit, dan tingkat output. Activity Based Costing adalah sistem perhitungan yang mengaitkan biaya dengan aktivitas yang menggunakan sumber daya serta membebankan biaya-biaya sumber daya pada objek biaya seperti produk, jasa atau tempat penampungan biaya perantara berdasarkan aktivitas yang dilakukan untuk objek biaya tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laba operasi penjualan barang bekas yang dihasilkan menggunakan metode Activity Based Costing lebih besar dibandingkan jika menggunakan sistem konvensional.