cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Organisasi Dan Manajemen
Published by Universitas Terbuka
ISSN : 20859686     EISSN : 24429155     DOI : -
Merupakan media informasi dan komunikasi para praktisi, peneliti, dan akademisi yang berkecimpung dan menaruh minat serta perhatian pada pengembangan organisasi dan manajemen. Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Terbuka.
Arjuna Subject : -
Articles 389 Documents
ANALISIS FLYPAPER EFFECT PADA BELANJA DAERAH KABUPATEN DAN KOTA DI PROVINSI BANTEN Fitri Amalia
Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 11 No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.266 KB)

Abstract

This study aims to identify the flypaper effect on the country and city in Banten Province in 2010-2013. The main objective of this research is to provide empirical evidence for the occurrence of flypaper effect on General Allocation Fund (DAU) and Local Revenue (PAD ) to Regional Expenditure (BD) of country/city in Banten Province. In this case, the dependent variable used is the shopping area while the independent variable is PAD and DAU. Object of research include 8 counties and cities in Banten Province with data source Realisasi Budget Report 2010-2013. Design research using model hypothesis testing using secondary data in the form of panel data. The method of analysis of data used is multiple regression.This research result indicates that (1) PAD and DAU simultaneously influence significantly to regional expenditure, (2) PAD and DAU partially influential significantly against regional expenditure, (3) there is no flypaper effect on contry and city in Banten in the 2010-2013. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi terjadinya flypaper effect pada belanja daerah kabupaten dan kota di Provinsi Banten tahun 2010-2013.Tujuan utama dari penelitian ini adalah memberikan bukti empiris terjadinya flypaper effect pada Dana Alokasi Umum (DAU) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap Belanja Daerah kabupaten/kota di Provinsi Banten. Dalam hal ini, variabel dependen yang digunakan adalah belanja daerah sedangkan variabel independennya adalah Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum. Objek penelitian meliputi 8 kabupaten dan kota di Provinsi Banten dengan sumber data yang diperoleh dari Laporan Realisasi APBD 2010-2013. Desain penelitian menggunakan model pengujian hipotesis dengan menggunakan data sekunder dalam bentuk data panel. Adapun metode analisis data yang digunakan adalah regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) PAD dan DAU secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Belanja Daerah, (2) PAD dan DAU secara parsial berpengaruh secara signifikan terhadap Belanja Daerah, (3) tidak terjadi flypaper effectpada kabupaten dan kota di Provinsi Banten pada tahun 2010-2013.
ANALISIS KOMPARASI BIAYA PENDIDIKAN ANTARA METODE TRADISIONAL DENGAN ACTIVITY BASED COSTING SYSTEM PADA MADRASAH DINIYAH AL-BURHANIYAH Alfi Syahr, Zulfia Hanum; Purwanti, Ari; Agung Ulupui, I Gusti Ketut
Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 12 No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.864 KB)

Abstract

The purpose of this study are describing how the cost of education per month in Madrasah Diniyah Al-Burhaniyah with the traditional method and the method of Activity Based Costing System (ABC) and also showing the effectiveness and efficiency of management system in Madrasah Diniyah. In this study, the research object is the cost of education with the traditional method and the method of Activity Based Costing system (ABC) at Madrasah Diniyah Al-Burhaniyah in academic year of 2011/2012 until 2013/2014. The analysis used are quantitative analysis of the cost of education with the traditional method and the method of Activity based Costing System (ABC) and the analysis of the effectiveness and efficiency. Activities at Madrasah Diniyah Al-Burhaniyah can be grouped into two categories, namely, main activity and supporting activities. Costs arising from all of the activities is then calculated by the traditional method and the method of Activity Based Costing system (ABC). The results of the calculation of the cost of education with the traditional method and the method of Activity Based Costing System (ABC) is mostly same. The effectiveness and efficiency management of the Madrasah Diniyah Al-Burhaniyah can be seen from learning service, facilities, costing system, and public participation. The traditional method is more appropriate to use in Madrasah Al-Burhaniyah Diniyah because the calculation steps are much simpler and the result is as same as the method of Activity Based Costing system (ABC). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana biaya pendidikan per bulan di Madrasah Diniyah Al-Burhaniyah dengan metode tradisional dan metode Activity Based Costing system(ABC) serta mengetahui keefektifan dan efisiensi dari pengelolaan Madrasah Diniyah. Pada penelitian ini yang menjadi objek penelitian adalah biaya pendidikan dengan metode tradisional dan metode Activity Based Costing system (ABC) pada Madrasah Diniyah Al-Burhaniyah pada tahun ajaran 2011/2012 hingga 2013/2014. Analisis yang digunakan adalah analisis kuantitatif untuk perhitungan biaya pendidikan dengan metode tradisional dan metode Activity based Costing system (ABC) serta analisis efektifitas dan efisiensi. Aktivitas pada Madrasah Diniyah Al-Burhaniyah dapat dikelompokkan dalam dua kategori yaitu, aktivitas utama dan aktivitas penunjang. Biaya yang muncul dari semua aktivitas tersebut kemudian dihitung dengan metode tradisional dan metode Activity Based Costing system (ABC). Hasil perhitungan biaya pendidikan dengan metode tradisional dan metode Activity Based Costing system(ABC) hampir sama. Perhitungan tingkat efektifitas dan efisiensi dapat dilihat dari faktor, layanan belajar, sarana-prasarana, pembiayan dan partisipasi masyarakat. Metode tradisional lebih tepat digunakan di Madrasah Diniyah Al-Burhaniyah karena langkah perhitungannya lebih sederhana dan hasilnya hampir sama dengan metode Activity Based Costing system (ABC).  
PENGARUH MOTIVASI, GAYA KEPEMIMPINAN DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KPPN PERCONTOHAN JAMBI, BANGKO DAN MUARA BUNGO Suranto, Suranto; Lestari, Etty Puji
Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 10 No 2 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.359 KB)

Abstract

Treasury Office Pilot Jambi, Bangko and Muara Bungo require high performance to provide excellent service to stakeholders in the region. Work motivation encourage a person to perform the activity and effect on employee performance. This study aims to analyze the influence of variables of work motivation, leadership styles and disciplines working on employee performance on Treasury Office Pilot Jambi, Bangko, and Muara Bungo. The independent variables are work motivation, leadership styles and disciplines working mean while employee performance as dependent variable. The sampling technique using the census method, where all the population being sampled. Data were analyzed using multiple linear regression. The results of the study in line with the study of theory used in this research is to work motivation variables according to Herzberg's theory that that can form a personal motivation to improve performance in achieving the goals of the organization, leadership style variable in line with the theory of Goal Line developed by Robert House where leadership style can help employees to improve their performance. As for the variable labor discipline in line with the opinion of labor discipline Hasibuan which will affect the performance of the employee. The results of the study showed that the variables of work motivation, leadership styles and work discipline has a significant influence on the performance of employees at the Treasury Office Pilot Jambi, Bangko and Muara.   KPPN Percontohan Jambi, Bangko dan Muara Bungo memerlukan kinerja yang tinggi untuk memberikan pelayanan yang prima kepada stakeholder di wilayah kerjanya. Kinerja pegawai dipengaruhi oleh motivasi kerja yang merupakan pendorong bagi seseorang untuk melakukan aktivitas dangaya kepemimpinan yaitu cara pemimpin memanfaatkan kekuatan yang tersedia untuk memimpin para pegawainya serta disiplin kerja yang merupakan kesadaran dan kesediaan pegawai menaati semua peraturan yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari variabel motivasi kerja, gaya kepemimpinan dan disipilin kerja terhadap kinerja pegawai pada KPPN Percontohan Jambi, Bangko dan Muara Bungo. Variabel yang digunakan adalah motivasi kerja, gaya kepemimpinan dan disiplin kerja sebagai variabel bebas dan kinerja pegawai sebagai variabel terikat. Teknik pengambilan sampel adalah dengan menggunakan metode sensus, dimana semua populasi menjadi sampel. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian sejalan dengan kajian teori yang dipakai dalam penelitian ini yaitu untuk variabel motivasi kerja sesuai dengan teori Herzberg bahwa motivasi dapat membentuk pribadi yang dapat meningkatkan kinerja dalam pencapaian tujuan organisasi, untuk variabel gaya kepemimpinan sejalan dengan teori Jalur Sasaran yang dikembangkan oleh Robert House dimana gaya kepemimpinan dapat membantu pegawai untuk meningkatkan kinerjanya. Sedangkan untuk variabel disiplin kerja sejalan dengan pendapat Hasibuan dimana disiplin kerja akan berpengaruh pada kinerja pegawai yang bersangkutan. Dengan demikian hasil penelitian bahwa variabel motivasi kerja, gaya kepemimpinan dan disiplin kerja mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai pada KPPN Percontohan Jambi, Bangko dan Muara Bungo.
PENGARUH DESENTRALISASI FISKAL TERHADAP DISPARITAS PENDAPATAN REGIONAL DI INDONESIA TAHUN 2001-200 Muhammad Andry Nurman
Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 9 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.593 KB)

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimanakah pengaruh desentralisasi fiskal terhadap disparitas pendapatan regional di Indonesia selama periode 2001-2008. Studi dilakukan terhadap Kabupaten/Kota di Indonesia yang merupakan titik tolak dari desentralisasi di Indonesia. Sampel yang diteliti sebanyak 253 Kabupaten/Kota. Variabel yang digunakan sebagai proxy dari desentralisasi fiskal adalah: belanja langsung (desentralisasi pengeluaran), serta PAD, DAU dan Dana Bagi Hasil (desentralisasi penerimaan). Studi menggunakan pendekatan data panel dan alat analisis Least Square Dummy Variables (LSDV) atau juga dikenal sebagai Fixed Effect Model (FEM) dan Newey West Method atau juga dikenal sebagai HAC (heteroscedasticity-and autocorrelation-consistent) untuk menghilangkan heteroskedastisitas dan autokorelasi. Hasil studi menunjukkan bahwa variabel belanja langsung telah mampu untuk mengurangi disparitas pendapatan regional, sebaliknya DAU justru mengakibatkan meningkatnya disparitas pendapatan regional. Terdapat indikasi bahwa penyebab utamanya adalah adanya missallocated di dalam mekanisme alokasi DAU. Sementara itu variabel PAD dan Dana Bagi Hasil tidak berpengaruh signifikan terhadap disparitas pendapatan regional.   This study aims to analyze how the influence of fiscal decentralization on regional income disparity in Indonesia during the period 2001-2008. Studies conducted on municipalities in Indonesia. 253 municipalities are used as samples. The variables used as proxies of fiscal decentralization are: direct expenditure (expenditure decentralization), and PAD, DAU and DBH (revenue decentralization). The study is using panel data approach and Least Square Dummy Variables (LSDV) as an analytical tool or also known as the Fixed Effect Modeland Newey West method or also known as HAC (heteroscedasticity-and Autocorrelation-consistent) to remove heteroscedasticity and autocorrelation. The study shows that direct expenditure variable has been able to reduce regional income disparities, on the contrary DAU has increased regional income disparity. There are indications that the main cause is the presence missallocated in DAU allocation mechanism. Meanwhile, PAD and DBH have no significant effect on regional income disparities.
ANALISIS PENGARUH MEKANISME INTERNAL DAN EXTERNAL CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP PROFITABILITAS DAN KEBIJAKAN DIVIDEN PERUSAHAAN (Studi Empiris Pada Perusahaan Go Publik di Pasar Modal Indonesia) Christiana Fara Dharmastuti
Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 9 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.528 KB)

Abstract

Kebijakan dividen, merupakan suatu topik yang menarik untuk diteliti meskipun terjadi banyak perdebatan dengan pendekatan berbagai teori mengenai dividen. Dalam penelitian ini kebijakan dividen akan dikaji melalui teori keagenan dengan memperhatikan pengaruh dari corporate governance perusahaan, khususnya melalui pemisahan mekanisme corporate governance secara internal maupun eksternal (Gillan, 2006) yang dimediasi oleh profitabilitas perusahaan. Penelitian dilakukan pada semua perusahaan non keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2007-2010. Penyelesaian estimasi path model dan pengujian hipotesis menggunakan program AMOS 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme internal corporate governance yang diukur dari komisaris independen dan rasio kompensasi eksekutif ternyata tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan, sedangkan mekanisme external corporate governance yang diukur dari stabilitas dan prosentase kepemilikan institusi berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Kondisi ini menunjukkan bahwa external corporate governance memiliki kekuatan yang lebih besar untuk melakukan monitoring dan memberikan pengaruh atas kebijakan keuangan perusahaan. Kebijakan dividen, merupakan suatu topik yang menarik untuk diteliti meskipun terjadi banyak perdebatan dengan pendekatan berbagai teori mengenai dividen. Dalam penelitian ini kebijakan dividen akan dikaji melalui teori keagenan dengan memperhatikan pengaruh dari corporate governance perusahaan, khususnya melalui pemisahan mekanisme corporate governance secara internal maupun eksternal (Gillan, 2006) yang dimediasi oleh profitabilitas perusahaan. Penelitian dilakukan pada semua perusahaan non keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2007-2010. Penyelesaian estimasi path model dan pengujian hipotesis menggunakan program AMOS 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme internal corporate governance yang diukur dari komisaris independen dan rasio kompensasi eksekutif ternyata tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan, sedangkan mekanisme external corporate governance yang diukur dari stabilitas dan prosentase kepemilikan institusi berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Kondisi ini menunjukkan bahwa external corporate governance memiliki kekuatan yang lebih besar untuk melakukan monitoring dan memberikan pengaruh atas kebijakan keuangan perusahaan. Dividend policy is an interesting topic to be discussed despite the fact that there are contentious arguments on theories about dividend. In this research dividend policy will be viewed through the agency theory by considering the effect of the company's corporate governance, in particular through the separation mechanism of internal and external corporate governance (Gillan, 2006) which are mediated by profitability. The study was conducted by all non-financial companies at the Indonesia Stock Exchange from 2007 to 2010. AMOS 16.0 program is used in estimating the completion path model and testing hypotesis. The results shows that the mechanisms of internal corporate governance via the existence of independent commissioner and executive compensation can not significantly influence the company's financial performance, while mechanisms of external corporate governance as measured by the stability and the percentage of institutional ownership significantly influence the companys financial performance. This indicates that the external corporate governance has a greater power to monitor and influence the financial policies of the company.
PERILAKU INVESTOR INDIVIDU DALAM PEMBUATAN KEPUTUSAN INVESTASI SAHAM: EFEK DISPOSISI DAN INFORMASI AKUNTANSI Elizabeth Lucky Maretha Sitinjak
Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 9 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1063.777 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh efek disposisi, pengaruh interaksi efek disposisi dengan perlakuan informasi akuntansi untuk pengambilan keputusan investasi di pasar saham. Dalam rangka untuk lebih mengetahui perbedaan antara perilaku pria dan wanita dalam mengambil keputusan untuk berinvestasi di pasar saham. Metode penelitian ini menggunakan kuasi experimental 2x2 Acak Blok ( RB - 22 ) ANOVA dan ANCOVA Within - Subject. Desain blok terbentuk dari banyak frekuensi perdagangan saham simulasi menggunakan program perdagangan kebajikan. Blok transaksi yang paling banyak di blok 1 dan paling sedikit melakukan transaksi di blok 4. Populasi investor individu domestik dan subyek eksperimen terdiri dari 120 investor individu, 70 dari Jakarta, 33 dari Semarang, dan 17 dari Yogyakarta. Quasi eksperimen dilakukan selama 45 menit. Penelitian menunjukkan ada efek disposisi sebelum dan sesudah perlakuan informasi akuntansi. Ada kecenderungan untuk menjual saham winner lebih cepat daripada saham losser. The purpose of this study was to investigate the influence of the disposition effect, the interaction effect of the disposition effect with treatment of accounting information for investment decision in the stock market. In order to better know the difference between the behavior of men and women in making decisions to invest in the stock market. This research method using a quasi-experimental 2x2 Randomized Block (RB-22) ANOVA and ANCOVA Within-Subject Design. Block design is formed of many frequencies simulated stock trading using virtue trade program. Block most frequent transactions in block 1 and block are seldom undertakes transactions on block 4. The population of domestic individual investors and quasi experimental subjects consisted of 120 individual investors, 70 from Jakarta, 33 from Semarang, and 17 from Yogyakarta. The total time is 45 minutes quasi experiment.The results of this research showed there is a disposition effect before and after treatment of accounting information. There is a tendency to release their winner stock faster than losser stock.
ANALISIS PENGARUH TINGKAT PENGUNGKAPAN TERHADAP LIKUIDITAS SAHAM Irma Irma
Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 9 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.75 KB)

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengaruh tingkat pengungkapan informasi perusahaan terhadap tingkat likuiditas saham yang diwakili oleh indikator-indikatornya seperti spread relatif, total depth dan depth to relatif spread. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis konten dalam menghasilkan indeks pengungkapan dengan menggunakan data saham perusahaan yang terdaftar di Kompas 100. Analisis regresi digunakan dalam menguji pengaruh tingkat pengungkapan terhadap likuiditas saham. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa tingkat pengungkapan memiliki hubungan negatif dengan spread relatif, artinya adalah semakin tinggi tingkat pengungkapan informasi perusahaan, maka tingkat spreadrelatif saham akan semakin rendah. Sebaliknya semakin tinggi tingkat pengungkapan informasi, maka tingkat total depth dan depth to relatif spread saham akan semakin tinggi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa spread relatif yang rendah, total depth yang tinggi dan depth to relatif spread yang tinggi menghasilkan likuiditas saham yang tinggi juga. Kesimpulannya, pengungkapan informasi yang dilakukan oleh perusahaan pada laporan tahunan masih menjadi perhatian investordalam berinvestasi. The purpose of this study is to evaluate the effect of disclosure level on liquidity indicators, such as relative spread, total depth, and depth to relative spread.This study adopts content analysis approach in generating disclosure index using data from annual reports of firm listed in Kompas 100. This study uses regression analysis in testing the effect of disclosure level to liquidity indicators.This study provide empirical evidence to support the effect of disclosure level to liquidity indicators. This study finds that firms with higher disclosures have lower relative bid-ask spreads, higher total depth, and higher depth to relative spread, resulting in unambiguous conclusion regarding disclosure quality and disclosure quality. These result lead to a conclusion that disclosure in annual reports still be a matter of consideration interest and important to investor.
PENGARUH RISIKO KREDIT DAN EFISIENSI OPERASIONAL TERHADAP KINERJA BANK (Studi Empirik pada Bank yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia) Bambang Sudiyatno
Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 9 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.14 KB)

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh risiko kredit dan efisiensi operasional, terhadap kinerja bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2007-2010. Risiko kredit diproksi dengan Loan to Deposit Ratio (LDR), dan efisiensi operasional diproksi dengan Capital Adecuacy Ratio (CAR) dan Biaya Operasi (BOPO), sedangkan kinerja bank diproksi dengan Return on Asset (ROA). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor mana, dari risiko kredit dan efisiensi operasi yang pengaruhnya lebih besar terhadap kinerja bank. Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 96 perusahaan perbankan selama tahun 20072010, yang dipilih dengan metode purposive sampling. Untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan dilakukan proses pengumpulan data melalui dokumentasi. Tehnik analisis data dilakukan dengan analisis regresi linier berganda, untuk mengetahui adanya pengaruh CAR, BOPO, dan LDR terhadap ROA. Hasil analisis menunjukan bahwa rasio keuangan, yang terdiri dari rasio CAR dan LDR berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap ROA. Sedangkan BOPO berpengaruh negative dan signifikan terhadap ROA. Kemampuan prediksi dari tiga variabel tersebut terhadap ROA sebesar 18,8% sebagaimana yang telah ditunjukan oleh adjusted R square sebesar 0,188. This study examined the effect of credit risk and operational efficiency on the performance of banks listed on the Indonesia Stock Exchange between 2007-2010.Credit risk proxied by Loan to Deposit Ratio (LDR), and operational efficiency proxied by Capital Adecuacy Ratio (CAR) and Operating Costs (BOPO), while the bank's performance proxied by Return on Assets (ROA). The purpose of this study was to identify which factors, from credit risk and operating efficiencies greatest influence on the performance of banks. Samples taken in this study were 96 banking companies during the years 2007 to 2010, were selected by purposive sampling method. To get the required information, performed the data collection process through documentation. Technical data was analyzed by linear regression analysis, to determine the influence of CAR, BOPO, LDR toward ROA. The results of the analysis showed that the financial ratios, which consists of the ratio of CAR and LDR positive effect but not significant to ROA. While BOPO negative and significant effect on ROA. Predictive ability of the three variables on ROA of 18.8% as has been shown by the adjusted R-square of 0,188.
DAMPAK PARIWISATA TERHADAP PENDAPATAN DAN TINGKAT KESEJAHTERAAN PELAKU USAHA DI KAWASAN WISATA PANTAI NATSEPA, PULAU AMBON Lilian Sarah Hiariey; Wildoms Sahusilawane
Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 9 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.069 KB)

Abstract

Pengembangan kawasan objek wisata Pantai Natsepa berpotensi didukung oleh sumber daya pesisir. Objek wisata Pantai Natsepa terletak di Desa Suli pulau Ambon. Keberhasilan dari objek wisata sangat tergantung pada peran penting dari masyarakat di daerah sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi usaha yang berdampak terhadap pendapatan masyarakat yang memanfaatkan jasa objek wisata pantai Natsepa, (2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pendapatan masyarakat yang memanfaatkan jasa objek wisata pantai Natsepa, (3) menganalisis tingkat kesejahteraan rumah tangga masyarakat yang menggunakan jasa objek wisata pantai Natsepa. Analisis data meliputi (1) analisis deskriptif, (2) analisis regresi ganda dengan spesifikasi-log menggunakan teknik Stepwise, dan (3) analisis indikator kesejahteraan SUSENAS-BPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi pendapatan kelompok rumah tangga yaitu, jumlah anggota keluarga, tingkat pengeluaran, dan curahan waktu kerja. Berdasarkan tingkat kesejahteraan sebagian besar rumah tangga yang memanfaatkan jasa objek wisata pantai Natsepa mempunyai tingkat kesejahteraan sedang yaitu persentase sebesar 75%, kemudian tingkat kesejahteraan tinggi dengan persentase sebesar 22% dan yang terkecil yaitu tingkat kesejahteraan rendah dengan persentase sebesar 3%. Development of tourism site of the Natsepa beach is potentially supported by its coastal resources. The beach is located in Suli village of Ambon island. The success of the tourism site depends on the important role of the community in surrounding area of the beach. This study aimed to (1) identify businesses that have impact on income level from people that utilize the Natsepa beach, (2) analyze factors that affect the level of income of the people, and (3) analyze households welfare of the people utilize the beach. Collected data were analyzed by using descriptive analysis, multiple regression analysis with the stepwise techniques, and welfare analysis based on the indicators of SUSENAS-BPS. Results showed that the factors affecting the households income were number of family members, level of expenditure, and time spent in working. Based on the welfares indicators, 75% of the households classified into moderate level of welfare, 22% into high level, and only 3% into the low level of welfare.
ANALISIS PENGARUH KEMAKMURAN, UKURAN PEMERINTAH DAERAH, INFLASI, INTERGOVERNMENTAL REVENUE DAN KEMISKINAN TERHADAP PEMBANGUNAN MANUSIA DAN PERTUMBUHAN EKONOMI Tumpal Manik
Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 9 No 2 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.574 KB)

Abstract

This research is to examines the effect of direct and indirect significantly exogenous wealth, provincial government size, inflation, intergovernmental revenue and poverty population on economic growth through the endogenous variable of human development index, the number of sample used this research is one hundred thirty two during 2008-2011 in 32 Province of Indonesia. Analysis of the research model was tested through path analysis 1) the classical assumption test, 2) correlation coefficient, regression coefficient and the residual path coefficient value and 3) analysis of interpretation through F-test and T-test. Interpretation of the results of the first-line modeling research showed that the significant direct effect on human development is wealth 41,2%, the governments size 76,7% and poverty population -92,8%. While the model both indirect paths, there is no effec of variable to economic growth through on human development. Simultaneous effect 86,6% to economic growth with residual coefficient (p?1) 0,810 and p?2 0,366 Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh langsung dan pengaruh tidak langsung secara signifikan variabel eksogen kemakmuran, ukuran pemerintah daerah, inflasi, intergovernmental revenue dan kemiskinan penduduk terhadap variabel endogen pertumbuhan ekonomi melalui indeks pembangunan manusia, dengan data sekunder sebanyak 132 data tahun 2008-2011 di 32 Propinsi Indonesia. Analisis penelitian melalui model analisis jalur diuji melalui 1) uji asumsi klasik, 2) nilai koefisien korelasi, koefisien regresi, koefisien jalur dengan residual, 3) analisis interpretasi melalui uji-F dan uji-T. Hasil interpretasi penelitian model jalur pertama menunjukkan bahwa yang berpengaruh signifikan secara langsung terhadap pembangunan manusia adalah kemakmuran 41,2%; ukuran pemerintah daerah 76,7% dan kemiskinan penduduk -92,8%. Sedangkan model jalur kedua secara tidak langsung, tidak ada varibel yang berperpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi melalui pembangunan manusia. Secara simultan berpengaruh sebesar 86,6% terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai koefisien residual (p?1) sebesar 0,810 dan nilai p?2 sebesar 0,366