cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh
Published by Universitas Terbuka
ISSN : 1411304X     EISSN : 24422266     DOI : -
Core Subject : Education,
Merupakan media informasi dan komunikasi para praktisi, peneliti, dan akademisi yang berkecimpung dan menaruh minat serta perhatian pada pengembangan pendidikan terbuka dan jarak jauh di Indonesia. Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Terbuka.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 16 No. 1 (2015)" : 6 Documents clear
PENGARUH PENGGUNAAN BAHAN AJAR ONLINE TERHADAP PRESTASI MAHASISWA UNIVERSITAS TERBUKA Etty Puji Lestari; Gunoro Nupikso; Etik Ipda Riyani
Jurnal Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh Vol. 16 No. 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.796 KB)

Abstract

The implementation of learning materials based on online tutorial activities at the Universitas Terbuka is not optimal yet. One obstacle that occur is the lack of information technology, the high cost of access, and time limitation. This study analyzed the effect of the implementation of materials in the online tutorial on student achievement. The sample used in this study were students of the Faculty of Economics who took a course of Economic Statistics 1, in the academic year 2013.1 and 2013.2 with totaling 279 students. This study uses correlationmethods. The results of this study indicate that the use of teaching materials in the onlinetutorial has a positive influence on student achievement. Thus, the intensity of use of onlineteaching materials should be improved. Penggunaan bahan ajar berbasis online pada kegiatan tutorial online di Universitas Terbuka ternyata belum maksimal. Beberapa kendala yang terjadi adalah kurangnya teknologi informasi yang dimiliki oleh mahasiswa, mahalnya biaya akses, dan keterbatasaan waktu. Penelitian ini menganalisis pengaruh penerapan bahan ajar online yang terdapat pada tutorial online terhadap prestasi mahasiswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi yang mengambil mata kuliah Statistik Ekonomi 1 pada tahun akademik 2013.1 dan 2013.2 yang berjumlah 279 orang. Penelitian ini menggunakan metode korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahan ajar online yang terdapat pada tutorial online memiliki pengaruh positif terhadap peningkatan prestasi mahasiswa. Dengan demikian, intensitas penggunaan bahan ajar online harus lebih ditingkatkan.
PEMODELAN PEMBIMBINGAN PRAKTIK PEMANTAPAN KEMAMPUAN PROFESIONAL (PKP) PADA MAHASISWA PENDIDIKAN JARAK JAUH MELALUI LESSON STUDY Suhartono Suhartono; Tri Darmayanti
Jurnal Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh Vol. 16 No. 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.402 KB)

Abstract

This study aims to generate an effective way of guiding the practice of Professional Capabilities Stabilization (Pemantapan Kemampuan Profesional/PKP) and is used to enhance the ability of S1 PGSD-UT student in the learning improvement. Through lesson study in PKP considered important, because theoretically, provide a way for teachers to improve learning systematically (Podhorsky, C., & Fisher, D., 2007). As the program estuary of S1 PGSD-UT program, this program is the culmination of a course that has been followed earlier by S1 students PGSD. Through PKP, students are expected to have better professional skills in applying the principles of action research (PTK) to find, analyze, and formulate learning problems encountered. The study was conducted with a participatory or emancipatory paradigm approach as set out basic concepts of participatory action reseach (McTaggart, R., 1991, Carr and Kemmis, 1990, Connole, 1993). The study was conducted in 2014 with 34 students S1 PGSD-UT as a sample. The research method using observation, learning journals, interviews, and documentaries. Results showed that the lesson study as a model for professional development of educators through collaborative learning and continuous assessment based on the principles of collegiality and mutual learning to build a learning community. Lesson study selected and implemented the guidance PKP be an effective way to improve the quality of learning and teaching in the classroom. The development of lesson study conducted and based on the "sharing" knowledge based on practice and teacher learning outcomes. Stages lesson study on mentoring PKP include six, namely: (1) forming a group lesson study, (2) determine the focus of the study, (3) plan research lesson, (4) the implementation and observation of learning, (5) to discuss and analyze the results of observation, and (6) of reflection. Guidance PKP with lesson study produced five phases, namely a phase in service training, Generic Classroom Action Research (CAR practices), studying ICT, report preparation and presentation of reports PKP. Through lesson study under the guidance of PKP increased teacher competence, quality improvement processes and learning outcomes, development of democratic learning paradigm based on constructivism to develop scientific thinking. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu cara yang efektif dalam pembimbingan praktik Pemantapan Kemampuan Profesional (PKP) dan digunakan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa S1 PGSD-UT dalam perbaikan pembelajaran. Melalui lesson study dalam PKP dianggap penting, karena secara teoretis, menyediakan suatu cara bagi guru untuk dapat memperbaiki pembelajaran secara sistematis (Podhorsky, C., & Fisher, D., 2007). Sebagai program muara dari program S1 PGSD-UT, program ini merupakan puncak dari mata kuliah yang telah di ikuti sebelumnya oleh mahasiswa S1 PGSD. Melalui PKP, mahasiswa diharapkan akan memiliki kemampuan profesional yang lebih baik dalam menerapkan prinsip-prinsip Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk menemukan, menganalisis, dan merumuskan masalah pembelajaran yang dihadapi. Penelitian dilakukan dengan pendekatan paradigma participatory atau emancipatory sebagai konsep dasar yang berangkat dari participatory action reseach (McTaggart, R., 1991, Carr and Kemmis, 1990, Connole, 1993). Penelitian dilakukan pada tahun 2014 dengan 34 mahasiswa S1 PGSD-UT sebagai sampel. Metode penelitian menggunakan teknik observasi, jurnal belajar, wawancara, dan dokumenter. Hasil menunjukkan bahwa lesson study sebagai model pembinaan profesi pendidik melalui pengkajian pembelajaran kolaboratif dan berkelanjutan berlandaskan prinsip-prinsip kolegalitas dan mutual learning untuk membangun komunitas belajar. Lesson study dipilih dan diimplementasikan pada bimbingan PKP menjadi cara efektif untuk meningkatkan kualitas belajar dan mengajar di kelas. Pengembangan lesson study dilakukan dan didasarkan pada hasil “sharing” pengetahuan yang berlandaskan pada praktek dan hasil pembelajaran guru. Tahapan lesson study pada pembimbingan PKP mencakup enam, yaitu: (1) membentuk group lesson study, (2) menentukan fokus kajian, (3) merencanakan research lesson, (4) pelaksanaan dan observasi pembelajaran, (5) mendiskusikan dan menganalisis hasil observasi, dan (6) refleksi. Bimbingan PKP dengan lesson studydihasilkan 5 fase, yaitu fase in service training, Generik PTK (praktik PKP), belajar ICT, penyusunan laporan PKP dan Presentasi hasil laporan PKP. Melalui lesson study dalam bimbingan PKP terjadi peningkatan kompetensi guru, peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran, pengembangan pembelajaran yang demokratis berbasis paradigma konstruktivisme untuk membangun pola pikir ilmiah.
AKSESIBILITAS MAHASISWA PADA TUTORIAL ONLINE PROGRAM STUDI PERPUSTAKAAN Sri Suharmini Wahyuningsih; Yanis Rusli; Arifah Bintarti
Jurnal Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh Vol. 16 No. 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.388 KB)

Abstract

Wider access to use online tutorial package (Tuton) is expected to help them understand the learning materials provided and obtain the good mark for their final exams as expected. Issues raised in this research is the involvement of students in the online tutorials provided by UT and this is associated with the student’s achievement in the final exams (UAS). The object of this research is a the students of the Library D2 study program who take three courses namely PUST2251-Non-book Materials Processing, PUST2254-Promotion of Library Services, and PUST2256-Cooperation and Networking Library in the registration period of 1214.1. The purpose of this study is to find information on the accessibility of the students to Tuton, analyzeing the relationships between Tuton accessibility and the learning evaluation (final exams). The methodology used in this research is quantitative descriptive method, by analyzing the number of access or student’s activities in Tuton and the student’s final exams results who follow the online tutorial in the registration period of 2014.1. The results show that in the majority of total access to Tuton is to their final exam marks. The participation rate of the students in Tuton very, from the lowest level, below 20 times to 300 times. Their involvement in the three courses is the same. Kemudahan bagi mahasiswa dalam menggunakan layanan tutorial online (tuton) diharapkan dapat membantu mereka memahami materi pembelajaran yang diberikan dan membantu mahasiswa memperoleh nilai ujian akhir semester sesuai yang diharapkan. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah keterlibatan mahasiswa terhadap tutorial online yang disediakan UT dikaitkan dengan prestasi mahasiswa dalam ujian akhir semester (UAS). Objek penelitian adalah mahasiswa D2 Perpustakaan pada masa ujian 2014.1 untuk tiga mata kuliah yaitu PUST2251-Pengolahan Bahan Nonbuku, PUST2254-Promosi Jasa Perpustakaan, dan PUST2256-Kerjasama dan Jaringan Perpustakaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk, mencari informasi tentang aksesibilitas mahasiswa dalam melakukan tuton, menganalisis hubungan aksesibilitas terhadap tuton dengan evaluasi belajar (ujian akhir semester). Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif, yaitu dengan menganalisis jumlah akses/kegiatan mahasiswa terhadap pelaksanaan tuton dan hasil UAS mahasiswa yang mengikuti tutorial online pada masa registrasi 2014.1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara mayoritas total akses tuton terhadap nilai UAS tidak berkaitan. Tingkat partisipasi mahasiswa terhadap tuton sangat bervariatif, dari tingkat yang paling rendah di bawah 20 kali sampai 300 kali. Tingkat keterlibatan mahasiswa dari ketiga mata kuliah adalah sama.
PROFESIONALISME FRONT OFFICE DALAM LAYANAN ADMINISTRASI DAN AKADEMIK DI UNIVERSITAS TERBUKA Sudirah Sudirah
Jurnal Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh Vol. 16 No. 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.782 KB)

Abstract

This paper is part of the research result done by the author in 2013 that covered 5 UT’s branch offices (Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka/UPBJJ-UT), namely Jakarta, Bogor, Serang, Palembang and Purwokerto. The purpose of this study was to describe the UT front office clerks’ professionalism in providing services to the students. Analysis was carried out on the factors that influence the UT front office clerks’ professionalism in providing services. This research method was a quantitative method, and the total number of the respondents were 30 UT front office personnels. The data collection was using questionnaire and interview techniques, meanwhile the data analysis was using frequency distribution and regression test. The study concluded that the professionalism of the UT front office clerks that which in the area of creativity, innovation and responsiveness was showing the score level at fairly good (73,18%). On the other hand, the factors that influenced the UT front office clerks’ professionalism were factors such as human resources, service-system, and service-strategy. The magnitude of the effect of these three main factors to the UT front office clerks’professionalism were as high as 89,2%, while the remaining 10,8% was influenced by other causes. Paper ini merupakan bagian dari hasil penelitian yang dilakukan penulis pada tahun 2013 di 5 Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka (UPBJJ-UT), yaitu Jakarta, Bogor, Serang, Palembang dan Purwokerto. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan profesionalisme petugas front office UT dalam memberikan layanan kepada mahasiswa. Analisis dilakukan terhadap faktor-faktor yang berpengaruh terhadap profesionalisme petugas front office dalam memberikan layanan kepada mahasiswa. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif. Jumlah responden yang diambil adalah sebanyak 30 responden petugas front office. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan interviu. Analisis data dengan menggunakan distribusi frekuensi dan uji statistik regresi. Hasil penelitian menyimpulkan profesionalisme petugas front office yang mencakup aspek kreativitas, inovasi dan responsivitas dapat dikatakan sudah mencapai taraf cukup baik (73,18%). Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap profesionalisme front office adalah Sumber Daya Manusia, Sistem Layanan, dan Strategi Layanan. Besarnya pengaruh ketiga faktor tersebut terhadap profesionalisme front office adalah sebesar 89,2%, sedangkan sisanya sebesar 10,8% oleh sebab-sebab lain.
EVALUASI KUALITAS SUBSTANSI BUKU MATERI POKOK (BMP) FISIP-UT Mani Festati Broto; Liestyodono B Irianto
Jurnal Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh Vol. 16 No. 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.803 KB)

Abstract

Updating learning materials is an activity that must be carried out by UT to ensure the quality accordancing with the development of science and knowledge. The process of updating learning materials involves content experts (external reviewesr), instructional designer experts, and media experts. This article is aimed at explaining the instructional design quality associated with clarity, completeness and systematic, as well as consistent and systematic presentation of the learning materials from the standpoint of external experts and students. Expert testimony and input from students showed that the quality of learning materials at FISIP developed by appling the Instructional Design Development Model (MPI) in developing the learning materials has met the standard for autonomous and independent learning activities as well as the structured and guided learning activities Pemutakhiran bahan ajar (BA) merupakan kegiatan yang wajib dilakukan oleh UT untuk menjamin kualitas BA sesuai dengan perkembangan ilmu dan pengetahuan. Proses pemuktahiran materi pembelajaran melibatkan para pakar materi (external reviewers), ahli desain instruksional, dan ahli media. Tulisan ini bertujuan menggambarkan standar kualitas desain instruksional yang mencakup kejelasan, kelengkapan dan sistematika, serta konsistensi dan kelogisan sistematika penyajian BMP FISIP-UT dari sudut pandang para pakar eksternal dan mahasiswa. Testimoni pakar dan mahasiswa menunjukkan bahwa kualitas BMP pada FISIP yang dikembangkan dengan menerapkan Model Pengembangan Desain Instruksional (MPI) dalam penulisan BMP, telah memenuhi standar kualitas akademik sehingga mampu menjamin pencapaian kompetensi mata kuliah dan standar proses pembelajaran mahasiswa yang dilakukan secara mandiri dan independen.
EVALUASI PENYELENGGARAAN PRAKTIKUM MANDIRI PROGRAM STUDI AGRIBISNIS UNIVERSITAS TERBUKA Adhi Susilo; Nurul Huda; Anak Agung Sastrawan Putra; Ludivica Endang Setijorini
Jurnal Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh Vol. 16 No. 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.766 KB)

Abstract

Agriculture Extension and Communication undergraduate study program (S1 Agribusiness) at Universitas Terbuka (UT) has been opened since 2004.Starting from the registration period of 2012.2, Agribusiness Study Program has been issuing practicum guide as a guidance for students to do their practicum indepedently. This study aims to get students' perceptions of self-practicum management regarding the implementation of independent practicum guidance and analyzet he constraints that exist in the field experienced by the students. The survey is conducted on students who took practicum during the registration periods of 2013.1 to 2014.2. A survey is conducted by questionnaires. The questionnaire asks three aspects of practicum implementation which are practicum guidance aspect, material aspect and of practical support services aspect. Students' perceptions regarding practical implementation are positive, although there are tendencies of having difficulties in understanding the practical guidelines. They feel the guideline is not systematic and lack of details.. The language used in the guideline regarded by most non-extension students as difficult to understand. Students expect the practical guide to be more detailed and clear. They said that it would be easier if at any part of the report is written in great detail of what should they fill, there should be an explanation of how the repot will be rated. Although in general students have positive perceptions, there were some students who had dificulties in accessing practical guidance, obtaining materials and tools, and having qualified and competent instructor. Another constraint felt by most of the students is the marks sometimes received behind the schedule. Mulai masa registrasi 2012.2 Program Studi Agribisnis Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Terbuka (FMIPA-UT) menerapkan pelaksanaan praktikum mandiri dan memberlakukan Panduan Pelaksanaan PraktikumMandiri yang dirancang sebagai panduan bagi peserta praktikum untuk melaksanakan praktikum secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan datapersepsi mahasiswa terhadap pedoman dan pelaksanaan praktikum mandiri, serta kendala-kendala di lapangan yang dialami oleh mahasiswa.Survei dilakukan terhadap mahasiswa yang mengambil praktikum pada masa registrasi 2013.1 sampai dengan 2014.2 dengan meminta mereka mengisi kuesioner. Kuesioner menanyakan tiga aspek dari pelaksanaan praktikum yaitu aspek pedoman praktikum, aspek materi praktikum dan aspek layanan penunjang praktikum. Persepsi mahasiswa terhadap pelaksanaan praktikum cukup positif, meskipun ada kecenderungan mahasiswa mengalami kesulitan memahami pedoman praktikum. Mereka merasakan panduan praktikum kurang sistematis dan detail. Bahasa yang digunakan dalam panduan oleh sebagian mahasiswa non penyuluh dianggap sulit dipahami. Mahasiswa mengharapkan panduan praktikum dibuat lebih detail dan jelas. Mereka mengatakan akan lebih mudah jika pada setiap bagian laporan dituliskan secara detail hal-hal yang harus mereka masukkan, jika perlu diberikan kisi-kisi penilaian laporan. Meskipun secara umum persepsi mahasiswa terhadap praktikum positif, namun masih ada sebagian mahasiswa yang mengalami kendala dalam hal mengakses panduan praktikum, memperoleh bahan dan alat praktikum serta tidak mudah mendapatkan instruktur yang kompeten. Kendala lain yang dirasakan sebagian besar mahasiswa adalah nilai praktikum yang tidak diterima sesuai jadwal.

Page 1 of 1 | Total Record : 6