Articles
13 Documents
Search results for
, issue
"Vol 6 No 1 (2014): September 2014"
:
13 Documents
clear
Implementasi Pendidikan Life Skill di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi
Zainal Abidin
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol 6 No 1 (2014): September 2014
Publisher : IAI Darussalam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (288.875 KB)
Di era globalisasi dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), pondok pesantren juga dituntut untuk lebih meningkatkan kualitasnya, baik dibidang keagamaan, intelektual, maupun life skill yang mumpuni, sehingga eksistensi pondok pesantren tetap kokoh. Selain itu, dengan anggapan bahwa tidak semua lulusan pondok pesantren akan menjadi ulama atau kiai, dan memilih lapangan pekerjaan di bidang agama, maka keahlian-keahlian lain seperti pendidikan keahlian dan ketrampilan yang merupakan bagian dari life skill perlu diberikan kepada santri sebelum santri terjun ke tengah-tengah masyarakat sebenarnya. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi pendidikan life skill di pondok pesantren Darussalam Blokagung Tegalsari Banyuwangi. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian Kualitatif. dengan analisis induktif. Sedangkan metode pengumpulan data peneliti menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan data-data yang diperoleh setelah mengadakan penelitian dan menganalisa setiap data-data yang diperoleh peneliti, maka dapat ditemukan bahwa; implementasi komponen pendidikan life skill sudah ada di pondok pesantren Darussalam Blokagung Tegalsari Banyuwangi. Dalam system pendidikan pondok pesantren Darussalam, Pendidikan life skill diimplementasikan dalam porsi tersendiri, dalam artian, tidak tersusun dalam satuan kurikulum pada jenjang pendidikan yang ada di pondok pesantren. Pendidikan life skill diterapkan dalam bentuk kegiatan-kegiatan extra kurikuler dimana tidak semua santri diwajibkan untuk mengikutinya, namun tergantung pada kesadaran dari pribadi santri untuk mengikutinya atau tidak.
Tipologi Kepemimpinan Politik Gus Dur
Abu Naim
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol 6 No 1 (2014): September 2014
Publisher : IAI Darussalam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (331.367 KB)
Gus Dur juga menjadi presiden negara yang sangat unik dan fenomenal, bagaimana tidak, dalam kurun waktu yang tidak lebih dari dua tahun ketika menjabat sebagai presiden, Gus Dur mampu me-reshuflle lebih dari sepuluh menteri yang berada dalam jajaran kabinetnya tersebut. Tidak hanya itu, beberapa tokoh menteri tersebut justru merupakan tokoh-tokoh besar dari partai yang berpengaruh dalam perpolitikan pada waktu itu. Hal yang menarik untuk diketahui adalah bagaimana pola kepemimpinan politik yang sebenarnya dilakukan oleh Gus Dur, bagaimana bisa seorang Gus Dur yang selama ini dianggap raja kontroversial serta nyleneh, ternyata di mata masyarakat begitu besar pengorbananya, dimanakah letak kebajikan yang telah diberikan oleh Gus Dur, serta bagaimana pula tipe kepemimpinan yang baik itu menurut kacamata masyarakat. Menggunakan pendekatan penelitian kualitatif untuk mendapatkan data yang konfrehensif tentang tipologi kepemimpinan politik Gus Dur dihasilkan kesimpulan penelitian bahwa tipologi kepemimpinan Politik Gus Dur adalah pemimpin kharismatik-transformasional, hal ini berdasarkan beberapa fakta dan data-data politik yang dilakukan Gus Dur lebih mengarah pada pola perilaku kharismatik- transformasional.
Pengembangan Kreativitas Siswa Melalui Belajar Kelompok
Siti Nurhidayatul Hasanah
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol 6 No 1 (2014): September 2014
Publisher : IAI Darussalam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (369.159 KB)
Creativity constitutes someone ability to bear something new, well as idea and also relative reality opus in contrast to what does preexist. Each studying activity always aims, therefore aim actually that wants at reaches from creativity result study it change who tanpak will pass through behaviour or step-up on achievement that at gets, but exists supporting Factor in proteges learned creativity, namely motivates (thruster), and its resistor factor is no ambition and studying yen on self protege. And to develop protege creativity exists one of learning form that corresponds to philosophy of approaching kontruktivis is kooperatif's learning. kooperatif's learning encourages student to get active ala interaction and positive deep agglomerate. available three membelajarkan's deep strategies students with agglomerate system, amongst those; Pair-Share (Coupled strategy then shared). Both of; Jigsaw (student does two functions). Third; Split-class discussion (constituting learning strategy by divides class as two to do discussions). And learning with agglomerate system can take in protege plots, formulate, work, and finding and evaluates selftaught result in one group of this studying experience, protege will get to develop self for creative.
Implementasi Pendidikan Karakter dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMA Darussalam Blokagung Banyuwangi
Moh. Harun AlRosid
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol 6 No 1 (2014): September 2014
Publisher : IAI Darussalam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (428.642 KB)
Nilai-nilai pendidikan karakter perlu ditumbuhkembangkan peserta didik yang pada akhirnya akan menjadi cerminan hidup bangsa Indonesia. Oleh karena itu, sekolah memiliki peranan yang besar dalam pengembangan pendidikan karakter karena peran sekolah sebagai pusat pembudayaan melalui pendekatan pengembangan budaya sekolah (school culture). Studi dalam penelitian ini mengenai Implementasi Pendidikan Karakter Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Darussalam Blokagung Banyuwangi. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah tentang perencanaan guru dan implementasi pendidikan karakter pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Artinya penelitian ini berusaha mengungkapkan secara obyektif dan sistematis fakta-fakta atau peristiwa yang terkait dengan munculnya gejala-gejala dari yang menjadi pusat perhatian penelitian. Penelitian ini berusaha untuk mengembangkan pengetahuan yang lebih mendalam atau pencarian makna-makna dibalik munculnya gejala yang terkait dengan subyek penelitian
Kontribusi Sistem Informasi Manajemen (SIM) dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Pendidikan pada STAI Darussalam Banyuwangi
Eko Budiywono
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol 6 No 1 (2014): September 2014
Publisher : IAI Darussalam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (287.413 KB)
Sistem informasi manajemen merupakan sarana yang tepat yang dapat mengantarkan organisasi informasi mengkoordinasikan segenap aspek kebutuhan pelanggan, sebagai pihak yang menerima layanan pendidikan. Lembaga pendidikan memanfaatkan sistem informasi manajemen sebagai penunjang layanan pendidikan. Dengan adanya sistem informasi manajemen, informasi yang ada tersusun dengan baik, sehingga sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Akibatnya organisasi informasi pada sebuah lembaga dapat bekerja dengan baik, karena didukung oleh akurasi yang diterima pelanggan. Artinya sistem informasi manajemen mempunyai peran signifikan, karena dapat membantu menyajikan data yang akurat, cepat dan fleksibel. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui peranan SIM dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan. 2) Untuk mengetahui strategi BAAK dalamrangka meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan. Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif kualitatif. Penentuan informan dilakukan dengan menggunakan teknik “snow-ballâ€(bola salju). Sedangkan pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun analisis datanya menggunakan analisis domain dan taksonomi untuk mengungkapkan strategi-strategi yang diterapkan oleh BAAK STAI Darussalam Banyuwangi untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di pesantren.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Informasi Manajemen (SIM), dalam hal ini lebih banyak dijalankan oleh BAAK, yang dikelola dengan baik dengan memaksimalkan fungsi-fungsi manajemen dapat meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan, khususnya di STAI Darussalam Banyuwangi.
Penerapan Model Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Lingkaran Kelas VIII di MTs. Al-Amiriyyah Blokagung Tahun Ajaran 2013/2014
Nawal Ika Susanti;
Miftachul Fauzi
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol 6 No 1 (2014): September 2014
Publisher : IAI Darussalam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (445.581 KB)
Model pembelajaran adalah suatu pola atau langkah-langkah pembelajaran tertentu yang diterapkan agar tujuan atau kompetensi dari hasil belajar yang diharapkan akan cepat tercapai dengan lebih efektif dan efisien. Model Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) merupakan model pembelajaran yang membantu guru mengaitkan antara materi yang di ajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimiliki dengan penerapan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa melalui model Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) di kelas VIII D MTs. AL Amiriyyah Blokagung materi Lingkaran. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, yaitu dari setiap siklus terdiri dari 3 kali pertemuan dan pada pertemuan terakhir digunakan untuk evaluasi. Instrumen pengumpulan datanya menggunakan metode observasi, tes dan dokumentasi. Pelaksanan dari siklus I ke siklus II mengalami kenaikan. Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I mencapai 73,14 dan persentase nilai ketuntasan hasil belajarnya adalah 77,14%, sedangkan nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus II adalah 79,14 dan persentase ketuntasan hasil belajarnya 88,58%. Keaktifan siswa pada siklus I pertemuan pertama mencapai 70,83% dan pertemuan kedua mencapai 75,00%, sedangkan pada siklus II pertemuan pertama adalah 77,08% dan pertemuan kedua adalah 81,25%.
Dampak Remitan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah Asal
Muhamad Annas
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol 6 No 1 (2014): September 2014
Publisher : IAI Darussalam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (257.876 KB)
Studi ini bertujuan mengetahui pengaruh pemanfaatan remitan buruh migran pada pertumbuhan ekonomi daerah asal dan dukungannya bagi pengembangan wilayah sehingga dapat ditempuh suatu langkah produktif yang positif dalam pemanfaatan remitan selanjutnya. Metode Penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah metode survei dengan anlisis deskriptif kuantitatif sebagai berikut: 1. Analisis Hubungan Besaran Remitan dengan Pertumbuhan Ekonomi Wilayah; 2. Analisis Sebaran dan Besaran Remitan Buruh Migran; 3. Analisis Pengembangan Wilayah di Kabupaten Banyuwangi. Metode Penelitian ini menggunakan Research question, studi ini dibatasi dengan mengambil kasus studi di Kecamatan Muncar, Kecamatan Cluring, Kecamatan dan Purwoharjo. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Korelasi antara remitan dengan pertumbuhan ekonomi yang ditunjukan dengan peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sangat erat dan signifikan. Pemanfaatan remitan berdampak pada pertumbuhan ekonomi, peningkatan pendapatan buruh keluarga buruh migran, kesadaran memperbaiki tingkat pendidikan, penyerapan tenaga kerja baru, kesadaran akses informasi dan komunikasi. Dan transformasi/perubahan sosial (misalnya : gaya hidup dan gengsi)
Penerapan Metode Muhadasah dalam Pembelajaran Bahasa Arab Guna Peningkatan Keberhasilan Siswa Kelas XI MA. Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu Lowokwaru Malang
Ilham Nur Kholiq
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol 6 No 1 (2014): September 2014
Publisher : IAI Darussalam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (290.707 KB)
Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui kemampuan siswa Kelas XI MA. Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu Lowokwaru Malang dalam pembelajaran bahasa Arab, khususnya dalam kemahiran berbicara. Penerapan Metode muhadasah dalam Mata Pelajaran Bahasa Arab Guna Meningkatkan Ketrampilan Kalam Siswa Kelas XI MA. Hidayatul Mubtadiin merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan Perencanaan Tindakan, Implementasi Tindakan, Observasi dan Interpretasi, Analisis ,Refleksi, Siklus Penelitian dan Penyusunan Instrumen. Sedangkan data penelitian diambil dari Pengamatan Partisipasi, Observasi Aktifitas Kelas dan Metode Wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode muhadasahdalam pembelajaran bahasa arab, mempunyai efektifitas yang cukup besar. Karena selain membiasakan murid untuk mendengarkan cara berbicara bahasa Arab, juga mampu mendapatkan kosakata yang baru. Selain itu juga metode muhadasah mampu memberikan motivasi belajar dan mempelajari unsur unsur bahasa Arab.
Penguatan Kesehatan Reproduksi di Komunitas Muslim Kabupaten Banyuwangi
Zulfi Zumala Dwiandriani;
M. Alaika Nasrullah
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol 6 No 1 (2014): September 2014
Publisher : IAI Darussalam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (327.954 KB)
Fenomena kesehatan reproduksi dan seksualitas di pesantren sangat beragam, mulai dari mitos terkait organ reproduksi (antara lain, jika melihat organ reproduksi akan menimbulkan kerusakan pada mata), kebersihan umum seperti kamar mandi dan kebersihan diri yang rentan terkena IMS, hingga fenomena Mairil di pesantren. Rumusan masalah berdasarkan latar belakang di atas adalah “bagaimana penguatan kesehatan reproduksi di komunitas muslim Kabupaten Banyuwangi?â€. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara interview dan focus group discussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan kesehatan reproduksi di komunitas muslim kabupaten Banyuwangi dapat di identifikasi melalui Pemahaman tentang Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas, Persoalan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas Remaja, Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas (PKRS) di Pesantren, Kebijakan dan Strategi Penguatan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas Remaja, dan Prospek Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas (PKRS) Remaja
Proses Dakwah Lintas Budaya di Desa Karangdoro
Abdi Fauji Hadiono
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol 6 No 1 (2014): September 2014
Publisher : IAI Darussalam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (354.369 KB)
Menggunakan strategi dakwah, penelitian ini diarahkan pada 2 hal pokok, yaitu ingin mengetahui pelaksanaan adat hajatan tujuh hari yang ada di Desa Karangdoro Kecamatan Tegalsari Kabupaten Banyuwangi dan ingin mengetahui proses dakwah lintas budaya yang ada di desa tersebut terkait dengan pelaksanaan adat hajatan tujuh hari.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. dengan observasi partisipatif dan wawancara. Populasi penelitian ini adalah sebagian masyarakat Blokagung Tegalsari Banyuwangi. Untuk menjawab permasalahan penelitian tersebut, peneliti menggunakan pendekatan penelitian kualitatif lapangan dengan jenis penelitian perspektif dakwah. Sumber data dalam penelitian ini adalah sebagian masyarakat Blokagung yang diambil lewat sampel. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Sedangkan analisis data adalah Reduksi Data, Display Data, dan Deskripsi Data. Dari hasil penelitian, dapat ditemukan bahwa, pelaksanaan hajatan tujuh hari bertujuan untuk mendo’akan saudara atau kerabat yang meninggal agar diberi keselamatan. Adapun proses dakwahnya dengan menyelipkan mauidhoh hasanah di awal acara tahlil dan ada juga yang di akhir tahlil.