cover
Contact Name
Siska Amelia
Contact Email
siska.kresno@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
mahardika.kresno@gmail.com
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
Jurnal Mitra Pendidikan
ISSN : 26147254     EISSN : 25500481     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Mitra Pendidikan adalah Jurnal hasil penelitian dalam bidang pendidikan. Isi jurnal ini diharapkan menjadi inspirasi para Tenaga Pendidik dalam pengembangan profesinya
Arjuna Subject : -
Articles 540 Documents
EKSPERIMEN PEMBELAJARAN MODEL THINK PAIR SHARE DENGAN TEAMS ASSISTED INDIVIDUAL TERHADAP HASIL PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA Didi Pianda
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 1 No 3 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Mei
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.927 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar matematika antara siswa yang pembelajarannya menggunakan model Think-Pair-Share (TPS) dengan Teams Assisted Individual (TAI). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMK Negeri 6 Lhokseumawe Tahun Pelajaran 2014/2015 dengan jumlah 180 siswa. Sedangkan sampel yaitu mengambil dua kelas, dimana kelas XI-NKPI sebagai kelas eksperimen I dan kelas XI-BP sebagai kelas eksperimen II. Instrumen dalam penelitian ini berupa soal uraian, hal ini untuk mengukur prestasi belajar siswa dalam matematika. Kemudian instrumen penelitian diujicobakan pada kelas XII-NKPI dan XII-BP yang bukan merupakan sampel penelitian, agar diketahui validitas dan reliabilitasnya, dan hasil uji coba instrumen diperoleh reliabilitas sebesar 0,79. Analisis data yang digunakan adalah uji-t. Berdasarkan hasil pengolahan data tes akhir, diperoleh rata-rata nilai tes akhir untuk kelas eksperimen I adalah 78,83, dan rata-rata nilai tes akhir untuk kelas eksperimen II adalah 73,75. Dengan taraf signifikan 5%, hasil uji-t menunjukkan Thitung = 4,50 dan Ttabel =1,67. Karena Thitung > Ttabel , maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya prestasi belajar matematika antara siswa yang pembelajarannya menggunakan model Think-Pair-Share (TPS) lebih baik dari pada model Teams Assisted Individual (TAI).
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE DAN EXAMPLE NON EXAMPLE DITINJAU DARI HASIL BELAJAR IPS Hendri Isyuliyanto Putro
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 1 No 5 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juli
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.64 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran Picture and Picture lebih tinggi dari model pembelajaran xample non Example dilihat dari hasil belajar IPS pada siswa kelas 4 SD Gugus Gunung Sumbing. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 4A SD Negeri 3 Sukorejo (SD Inti) dan SD Negeri 1 Karanganyar (SD Imbas dekat) sebagai kelompok eksperimen 1 kemudian siswa kelas 4B SD Negeri 3 Sukorejo (SD Inti) dan SD Negeri 2 Karangkendal (SD Imbas Jauh) sebagai kelompok eksperimen 2. Dalam penelitian ini variabelnya adalah model pembelajaran Picture and Picture dan Example non Example sebagai variabel bebas kemudian hasil belajar sebagai variabel terikat, dan pretest sebagai variabel kovariat. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan instrumen soal tes. Teknik analisis data pada hasil penelitian ini menggunakan teknik diskriptif dan teknik stastistik ANCOVA. Dari uji ANCOVA yang sudah dilakukan terhap skor posttest kelompok eksperimen 1 dan kelompok eksperimen 2 diperoleh hasil uji F hitung sebesar 77,331, pada taraf signifikansi/probaliatas 0,00 kerena nilai probalitas < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Maknanya hasil belajar IPS pada siswa kelas 4 SDN Gugus Gunung Sumbing dalam penerapan pembelajaran model Picture and Picture lebih tinggi dari pada Example non Example. Hasil belajar IPS yang signifikan didukung dengan rata-rata dari dua sampel penelitian, dari hasil belajar penerapan model Picture and Picture memperoleh rata-rata 80,48 sedangkan rata-rata hasil belajar pada penerapan model pembelajaran Example non Example memperroleh rata-rata 72,50. Artinya adalah pemberian treatment pembelajaran dengan model Picture and Picture memberikan dampak pada hasil belajar yang lebih tinggi dan berbeda dari model pembelajaran Example non Example. Saran dari penulis semoga diterima dan berkenan dengan hasil penelitian ini adalah guru dapat memilih model pembelajaran yang terbukti meningkatkan hasil belajar IPS secara signifikan.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER KELAS 4 SDN 2 TRUKO Ahmad Nafiq
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 1 No 6 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Agustus
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.173 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai siswa kelas 4 di SDN 2 Truko pada mata pelajaran IPS menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT). Jenis penelitian ini Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian dilaksanakan dua siklus, setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Pos tes dilaksanakan pada pertemuan kedua pada setiap siklus yang menggunakan soal pilihan ganda sebanyak 25 soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran NHT dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PERMAINAN ULAR TANGGA Nanik Nanik
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 1 No 8 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Oktober
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.296 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan aktivitas pembelajaran oleh guru dalam upaya meningkatkan kemampuan berbicara dengan menggunakan media permainan ular tangga. Mendeskripsikan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran menggunakan media permainan ular tangga. Mendeskripsikan hasil belajar siswa dalam kemampuan berbicara setelah digunakan media permainan ular tangga. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Ditinjau dari segi jenisnya, penelitian ini adalah studi kasus yang secara ilmiah menjelaskan kasus, dan berguna untuk menyempurnakan teori dan merekomendasikan aspek-aspek tertentu untuk penelitian berikutnya serta merupakan refleksi pengalaman manusia. Hasil penelitian adalah sebagai berikut : (1) Aktivitas Guru; Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa selama proses pembelajaran guru telah melaksanakan semua pembelajaran dengan baik, terbukti pada sebelum dan sesudah terjadi kenaikan dari nilai total 92 menjadi 98 atau rata-rata 3,83 menjadi 4,08. (2) Aktivitas Siswa; aktivitas siswa dalam pembelajaran kemampuan berbicara dengan media permainan ular tangga ini telah mencapai hasil yang maksimal. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan nilai rata-rata siswa dari 21 pada sebelum menggunakan media permainan ular tangga meningkat menjadi total 27 sesudah menggunakan media permainan ular tangga, atau dari rata-rata 3,0 menjadi 3,9. (3) Hasil Belajar Siswa; hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari total nilai 142 sebelum menggunakan media permainan ular tangga menjadi 176 sesudah menggunakan media permainan ular tangga. Atau dari rata-rata 5.92 menjadi rata-rata 8,0. Adanya peningkatan aktivitas siswa dan guru mampu memberikan motivasi dan percaya diri siswa sehingga kemampuan berbicara siswa meningkat.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CLIS (CHILDREN LEARNING IN SCIENCE) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BAGI SISWA KELAS VIII SMP N 3 GETASAN KABUPATEN SEMARANG Indah Fitriani Eka Wardani
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Januari
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.538 KB)

Abstract

Abstrak. Matematika merupakan pengetahuan yang memiliki peran sangat penting dalam membentuk manusia yang berkualitas tinggi. Kemampuan yang harus dimiliki siswa dalam mempelajari matematika salah satunya adalah kemampuan pemecahan masalah matematika. Salah satu model yang dapat mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah matematika siswa, yaitu model pembelajaran Children Learning In Science (CLIS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak pengaruh model pembelajaran CLIS terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMP N 3 Getasan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Design dan desain penelitian two group randomized subject posttest only. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP 3 Getasan Kabupaten Semarang Semester I Tahun Ajaran 2017/2018 yang terdiri dari 4 kelas. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling dan di peroleh kelas VIII A sebagai kelas kontrol yang diberi perlakuan berupa pemebelajaran tanpa menggunakan model pemebelajaran CLIS dan kelas VIII B sebagai kelas eksperimen yang diberi perlakuan berupa pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran CLIS. Penelitian ini dilaksanakan dalam pembelajaran matematika pada materi Relasi dan Fungsi. Uji hipotesis menggunakan uji Mann-Whitney U test. Keseluruhan uji menggunakan SPSS 16 dengan taraf signifikan sebesar 5%. Hasil pengujian hipotesis menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran CLIS terhadap hasil kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS 3 SEKOLAH DASAR devri Yunia Styaningrum
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 2 No 4 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi April
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.912 KB)

Abstract

Abstrak :Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah model pembelajaran Problem Based Lerning(PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPA siswa kelas 3 SD Negeri Mangunsari 05. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas 3 SDN Mangunsari 05 Salatiga. Data penelitian diperoleh melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan persentase kemampuan berpikir kritis siswa yang ini ditunjukkan dengan hasil evaluasi soal berpikir kritis siswa pada evaluasi yang mengacu pada Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang sudah ditentukan yaitu 70. Nilai rata-rata ketuntasan belajar siswa secara mengalami peningkatan, ketuntasan awal pra siklus 44% saja, setelah siklus I presentase ketuntasan meningkat menjadi 70%. Setelah dilaksanakan Siklus II presentase ketuntasan menjadi 90%. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan kemampuan berpikir krtitis siswa pada mata pelajaran IPA siswa sekolah dasar.
PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TIPE MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA GAMBAR Sri Wahyuni
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi April
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.252 KB)

Abstract

Latar belakang masalah diperoleh dari hasil mata pelajaran IPA sangat sulit bagi siswa dan menyebabkan hasil belajar siswa kurang baik. hasil belajar IPA kelas 5 SD Negeri 1 Ngrandusehingga berimplikasi pada rendahnya hasil belajar IPA. Penleiti ini bertujuan untuk mengingkatkan hasil belajar melalui model Make a Match pada siswa kelas 5 SD Negeri 1 Ngrandu kota Grobogan.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah model pembelajaran Make a Match dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran Make a Match dapat meningkatkan hasil belajar IPA. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan nilai rata-rata kelas dari 67,8% pada kondisi awal menjadi 76% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 80% pada siklus II.Jumlah siswa yang tuntas belajar meningkat dari 7 siswa atau 43,7% pada kondisi awal menjadi 10 siswa atau 62,5% pada siklus I dan meningkat menjadi 15 siswa atau 93,75% siswa tuntas pada siklus II. Dari analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran Make a Match dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Negeri 1 Ngrandu Kecamatan Geyer Kabupaten Grobogan Semester II Tahun Pelajaran 2016/2017.
PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK, DEMONSTRASI, GAYA BELAJAR UNTUK HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS KELAS XI Jodiana Kusilawati
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 2 No 6 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juni
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.988 KB)

Abstract

Model pembelajaran berbasis proyek adalah model pembelajaran yang menitikberatkan siswa melakukan tugas proyek akhir. Model pembelajaran berbasis Demonstras adalah model pembelajaran yang menitikberatkan siswa melakukan demonstrasi tugas akhir. Titik tertinggi model demonstrasi adalah tugas demonstrasi proyek. Model pembelajaran berbasis proyek dan model pembelajaran demonstrasi menghasilkan skor yang baik, dan Model tersebut terkait dengan gaya belajar siswa dan hasil belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan di dua sekolah SMK Negeri 7 Surabaya dan SMK Wachid Hasyim 2 Surabaya. Penelitian ini menggunakan teknik sampel penuh untuk semua anggota responden dengan total 143 siswa. Penelitian ini menggunakan pre-test dan post-test. Hasil penelitian ini diperoleh dengan data sebagai berikut: skor tertinggi gaya belajar kinestetik adalah26,62 yang dapat mempengaruhi hasill belajar. Skor minimum model pembelajaran berbasis proyek adalah 80, skor maksimalnya 85. Skor minimum model pembelajaran demonstrasi 65, skor maksimumnya 80.Hasilnya adalah peningkatan signifikan model pembelajaran berbasis Proyek dan Demonstrasi.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MENERAPKAN PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM MATERI PECAHAN UNTUK KELAS 5 SD Carina Dewi Tri Utaminingsih
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 1 No 4 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juni
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.057 KB)

Abstract

Salah satu topik dalam materi dalam mata pelajaran matematika adalah pecahan. Kendala yang dialami dalam pembelajaran ini adalah kurang menariknya bahan ajar yang digunakan. Tujuan dari penelitian ini untuk: (1) mendeskripsikan cara mengembangkan Modul Pembelajaran Matematika dengan Menerapkan Pendekatan Saintifik untuk kelas 5 SD Negeri 01 Jumo Kecamatan Kedungjati khususnya pada materi pecahan. (2) mengetahui apakah Modul Pembelajaran Matematika layak digunakan sebagai penunjang proses pembelajaran khususnya pada mata pelajaran Matematika yang diterapkan pada siswa kelas 5 SD Negeri 01 Jumo Kecamatan Kedungjati khususnya pada materi pecahan. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan atau yang lebih dikenal dengan Research and Development. Model pendekatan yang digunakan menggunakan sistem yang dirancang dan dikembangkan oleh Borg & Gall yang dikombinasikan dengan prosedur penyusunan modul pembelajaran. Dari kombinasi tersebut diperoleh dengan cara mengembangkan modul pembelajaran matematika ini meliputi: 1) penelitian dan pengumpulan informasi awal, 2) perencanaan, 3) pengembangan format produk awal, 4) evaluasi dan validasi, 5) uji coba awal, dan 6) revisi produk (penyempurnaan produk). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan enam yang diadopsi dari Model pendekatan yang digunakan menggunakan system yang dirancang dan dikembangkan oleh Borg & Gall lalu dikombinasikan dengan prosedur penyusunan modul pembelajaran terbukti layak digunakan sebagai bahan penunjang pembelajaran Matematika. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil validasi ahli memperoleh nilai rata-rata 53,40. Selain itu didukung dengan hasil pre-test dan post-test siswa yang ada peningkatan. Rata-rata nilai pre-test yang diperoleh oleh siswa sebesar 70,17. Sedangkan nilai rata-rata post-test yang diperoleh oleh siswa sebesar 80,17. Modul pembelajaran matematika ini dinyatakan layak digunakan untuk pembelajaran. Dengan demikian sekolah dan guru disarankan untuk mempertimbangkan untuk menggunakan modul pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan saintifik sebagai buku penunjang proses pembelajaran. Kata Kunci : Modul Pembelajaran Matematika, Pendekatan Saintifik, Kelayakan Modul Pembelajaran, Hasil Belajar Siswa.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR IPA SISWA SD DITINJAU DARI METODE MIND MAPPING DAN MODEL CONCEPT SENTENCE Kristian Aristiyono
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 1 No 5 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juli
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.616 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan hasil belajar antara penggunaan metode pembelajaran Mind Mapping dengan model pembelajaran Concept Sentence. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan desain counter balance. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas 5 di SDN Salatiga 10 dan SDN Dukuh 01. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah soal tes. Teknik analisis data menggunakan teknik Uji ANOVA dua arah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara penggunaan metode pembelajaran Mind Mapping dan model pembelajaran Concept Sentence.

Page 8 of 54 | Total Record : 540


Filter by Year

2017 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Maret Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Februari Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Januari Vol 6 No 12 (2022): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Desember Vol 6 No 11 (2022): Jurnal Mitra Manajemen Edisi November Vol 6 No 10 (2022): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Oktober Vol 6 No 9 (2022): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi September Vol 6 No 8 (2022): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Agustus Vol 6 No 7 (2022): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juli Vol 6 No 6 (2022): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juni Vol 6 No 5 (2022): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Mei Vol 6 No 4 (2022): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi April Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Maret Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Februari Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Januari Vol 5 No 12 (2021): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Desember Vol 5 No 11 (2021): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi November Vol 5 No 10 (2021): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Oktober Vol 5 No 9 (2021): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi September Vol 5 No 8 (2021): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Agustus Vol 5 No 7 (2021): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juli Vol 5 No 6 (2021): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juni Vol 5 No 5 (2021): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Mei Vol 5 No 4 (2021): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi April Vol 5 No 3 (2021): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Maret Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Februari Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Januari Vol 4 No 12 (2020): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Desember Vol 4 No 11 (2020): Jurnal Mitra Pendidikn Edisi November Vol 4 No 10 (2020): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Oktober Vol 4 No 9 (2020): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi September Vol 4 No 8 (2020): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Agustus Vol 4 No 7 (2020): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juli Vol 4 No 6 (2020): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juni Vol 4 No 5 (2020): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Mei Vol 4 No 4 (2020): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi April Vol 4 No 3 (2020): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Maret Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Februari Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Januari Vol 3 No 12 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Desember Vol 3 No 11 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi November Vol 3 No 10 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Oktober Vol 3 No 9 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi September Vol 3 No 8 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Agustus Vol 3 No 7 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juli Vol 3 No 6 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juni Vol 3 No 5 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Mei Vol 3 No 4 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi April Vol 3 No 3 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Maret Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Februari Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Januari Vol 2 No 12 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Desember Vol 2 No 11 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi November Vol 2 No 10 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Oktober Vol 2 No 9 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi September Vol 2 No 8 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Agustus Vol 2 No 7 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juli Vol 2 No 6 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juni Vol 2 No 5 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Mei Vol 2 No 4 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi April Vol 2 No 3 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Maret Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Mitra Manajemen Edisi Februari Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Januari Vol 1 No 10 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Desember Vol 1 No 9 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi November Vol 1 No 8 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Oktober Vol 1 No 7 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi September Vol 1 No 6 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Agustus Vol 1 No 5 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juli Vol 1 No 4 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juni Vol 1 No 3 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Mei Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi April Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Maret More Issue