cover
Contact Name
Ahadiyat Yugi R., SP., MSi., D.Tech.Sc.
Contact Email
psi.faperta@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ahadiyat_yugi@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Agrin : Jurnal Penelitian Pertanian
ISSN : 14100029     EISSN : 25496786     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Agrin provides facilities for publishing articles or quality papers in the form of research results in various aspects of agriculture and agricultural commodities widely including ; agronomy, agroecology, plant breeding, horticulture, soil science, plant protection, agribusiness, agroforestry, food science and technology , agricultural techniques, agricultural innovations, agricultural models and agricultural biotechnology. This journal is published twice a year, ie the April and October. The Agrin Journal invites researchers, academics and intellectuals to contribute critical writing and contribute to the development of agricultural science.
Arjuna Subject : -
Articles 303 Documents
ISOLASI BAKTERI LOKAL LAHAN MARGINAL DAN KARAKTERISASI BERDASARKAN LAJU PERTUMBUHAN PADA MEDIA MENGANDUNG BUPROFEZIN Hadi, Sapto Nugroho; Widiyawati, Ida; Dewi, Prita Sari
Agrin Vol 22, No 2 (2018): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.82 KB) | DOI: 10.20884/1.agrin.2018.22.2.465

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengisolasi bakteri lokal dari tanah marjinal dari KabupatenBanyumas dan untuk melihat tingkat pertumbuhannya pada media yang mengandung buprofezin 0 ppm, 5 ppm,10 ppm dan 15 ppm. Bakteri diisolasi dari empat sampel tanah dari tanah marginal Desa Srowot, Desa Karangrao,Desa Tanggeran, dan Desa Pagaralang di Kabupaten Banyumas. Populasi bakteri dan koloni makromorfologidiamati untuk menentukan koloni bakteri dominan. Bakteri dominan ditanam pada media NB selama 26 jam untukmelihat kurva pertumbuhan. Bakteri dengan kurva pertumbuhan terbaik kemudian diinkubasi pada media NB yangmengandung buprofezin 0 ppm, 5 ppm, 10 ppm, dan 15 ppm untuk melihat laju pertumbuhan selanjutnya. Variabelyang diamati adalah populasi bakteri tanah, karakter makromorfologi bakteri, laju pertumbuhan bakteri pada mediatanpa pestisida, dan laju pertumbuhan bakteri pada media mengandung buprofezin. Dalam penelitian ini, empatkoloni bakteri dominan, yaitu, SR2, KR1, TG4, dan PA11 diisolasi dari 26 koloni yang tumbuh pada media NAyang mengandung buprofezin 2 ppm. Pengamatan laju pertumbuhan pada media NB tanpa pestisida menunjukkankoloni SR2 memiliki laju pertumbuhan terbaik. Koloni SR2 yang ditumbuhkan pada media NB yang mengandungbuprofezin menunjukkan bahwa koloni dapat beradaptasi dan tumbuh pada konsentrasi buprofezin 5 ppm.Kata kunci: bakteri lahan marginal, Banyumas, buprofezinABSTRACTThe aim of this study is to isolate local bacteria of marginal land from Banyumas regency and to see it’sgrowth rate on media containing buprofezin 0 ppm, 5 ppm, 10 ppm and 15 ppm. Bacteria were isolated from foursoil samples from marginal land of Srowot Village, Karangrao Village, Tanggeran Village, and PagaralangVillage of Banyumas Regency. Bacterial populations and macromorphologic colonies were observed fordetermination of dominant bacterial colonies. The dominant bacteria were grown on NB media for 26 hours tosee the growth curve. Bacteria with the best growth curve then incubated on NB media containing buprofezin 0ppm, 5 ppm, 10 ppm, and 15 ppm to see further growth rate. The variables observed were the population of soilbacteria, the character of the macromorphology of the bacteria, the rate of bacterial growth in the media withoutpesticides, and the rate of bacterial growth in the media containing buprofezin. In this study, four dominantbacterial colonies, namely, SR2, KR1, TG4, and PA11 were isolated from 26 colonies grown on NA mediacontaining buprofezin 2 ppm. Observation of growth rate on NB media without pesticide showed colony of SR2has the best growth rate. Colony SR2 was growth on NB media containing buprofezin showed the colony can adaptand grow at 5 ppm buprofezin concentration.Keyword: Marginal Land Bacteria, Banyumas, Buprofezin
EFEKTIVITAS KNO3 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KANDUNGAN VITAMIN C KALE Agustin, Heny; Ichniarsyah, Annisa Nur
Agrin Vol 22, No 1 (2018): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.082 KB) | DOI: 10.20884/1.agrin.2018.22.1.458

Abstract

Kandungan vitamin C yang tinggi pada kale membuat sayuran ini menjadi primadona. Berbagai upaya padateknik budidaya dengan penambahan pupuk kalium dalam bentuk KNO3 dilakukan dengan harapanmampumeningkatkan pertumbuhan dan kandungan vitamin C nya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiefektivitas KNO3 pada berbagai konsentrasi terhadap pertumbuhan dan kandungan vitamin C pada kale. Penelitiandilaksanakan dari Januari hingga Oktober 2017 dengan menggunakan dua jenis kale yaitu Nero Toscana (kultivardaun hijau) dan Curly Scarlet (kultivar daun ungu) tanpa dimaksudkan untuk membandingkan keduanya.Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor yaitu konsentrasi KNO3 yang terdiri atas5 taraf: tanpa KNO3 (kontrol), 2 g/L, 4 g/L, 6 g/L, 8 g/L. Karakter pertumbuhan, hasil panen dan kandunganvitamin C diamati pada penelitian ini. Hasil percobaan menunjukkan bahwa pemberian KNO3 secara umum tidakmemberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan dan hasil panen kale hijau. Namun aplikasi KNO3dengankonsentrasi 8 g/L berhasil meningkatkan kandungan vitamin C dibandingkan seluruh perlakuan dengan rata-rata120.29 mg/100 g dari lima kali panen. Puncak vitamin C sebesar 152.18 mg/100 g terjadi saat kale hijau dipanenpada usia 175 hari setelah tanam (HST). Sementara pada kale ungu pemupukan KNO3 dengan konsentrasi 8 g/Lmampu meningkatkan tinggi tanaman lebih besar 6.18 cm dan luas daun lebih besar 14.19 cm2 dibandingkankontrol tetapi tetap tidak berdampak pada hasil panennya. Kandungan vitamin C pada kale ungu berhasilditingkatkan dengan perlakuan KNO3 8 g/L dengan rata-rata 141.13 mg/100 g dari lima kali panen. Puncak vitaminC sebesar 182.3 mg/100 g terjadi saat kale ungu dipanen pada usia 85 HST.Kata kunci:kale Nero Toscana, kale Curly Scarlet, pupuk kalium, waktu panenABSTRACTKale contains high vitamin C and makes it become a vegetables that are in great demand. One of variousefforts on cultivation techniques such as the application of potassium fertilizer was done to improve growth andincrease vitamin C content. This research aimed to observe the effectiveness of KNO3 in various concentrationson growth and vitamin C content. The research was done from January-July 2017, using two varieties of kale;Nero Toscana (green-leaf cultivar) and Curly Scarlet (purple-leaf cultivar) without intending to compare bothvarieties. Research design used was 1-factor randomized group design (KNO3 concentration) consists of 5 levels:without KNO3 (control), 2 g/L, 4 g/L, 6 g/L, and 8 g/L. Characteristics of growth, yields and vitamin C contentwere observed in this study. From the results, it can be seen that the application of KNO3 generally did not givesignificant effect on growth and yield. However, the application of 8 g/L KNO3 concentration successfullyincreased the vitamin C content compared to other treatments with average of 120.29 mg/100 g of five harvests.The highest vitamin C content was 152.18 mg/100 g obtained at 175 days after planting. The application of KNO3on purple kale at 8 g/L KNO3 concentration was able to increase its height about 6.18 cm and leaf area meter at14.19 cm2 compared to control. However, the application did not give significant effect on its yield. The vitaminC content of purple kale could be increased with KNO3 application at 8 g/L with average of 141.13 mg/100 g offive harvests. The highest vitamin C content (182.63 mg/100 g) obtained at 85 Days After Planting.Key words: Nero Toscana, Curly Scarlet, potassium fertilizer, growth and yield
EFEK ANTIVIRAL RIBAVIRIN DALAM PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN EKSPLAN BAWANG PUTIH CV. LUMBU HIJAU, CV. LUMBU KUNING DAN CV. TAWANGMANGU Karjadi, Asih K.; Gunaeni, Neni
Agrin Vol 22, No 2 (2018): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.383 KB) | DOI: 10.20884/1.agrin.2018.22.2.445

Abstract

Tanaman bawang putih (Allium sativum L) termasuk dalam genus Allium yang diperbanyak secara vegetatifmelalui umbi. Virus merupakan salah satu penyakit penting yang perlu dipecahkan pada pembiakan vegetatif ini.Teknik inkonvensional kultur jaringan yang dikombinasikan dengan kemoterapi dapat membantu menghilangkanpenyakit virus. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari beberapa konsentrasi antiviral ribavirin dimedia MS terhadap pertumbuhan dan perkembangan shoot tip Bawang putih cv Lumbu Hijau, cv. Lumbu Kuning,cv. Tawangmangu. Percobaan dilakukan di laboratorium kultur jaringan, Balai Penelitian Tanaman Sayur(Balitsa), pada bulan Mei hingga Juli 2015. Sasaran penelitian adalah untuk menghasilkan tanaman bebas virusdengan menggunakan teknik kultur jaringan yang dikombinasikan dengan kemoterapi. Varibel yang diamatiadalah pertumbuhan dan perkembangan planlet bawang putih. Hasil dari penelitian (1) Kontaminasi kulturumumnya disebabkan oleh bakteri dan jamur dengan persentase 10 % sampai dengan 30%. (2) Penambahanantiviral ribavirin, semakin tinggi konsentrasi persentase tumbuh dan berkembang semakin rendah untuk ketigakultivar (3) Pengamatan secara visual penambahan antiviral ribavirin dan kultivar tidak berpengaruh pada jumlahtunas, rata-rata dari satu eksplan tumbuh satu tunas untuk ketiga kultivar (4). Penambahan antiviral ribavirin dankultivar tidak mempengaruhi pertumbuuhan daun, akar ketiga kultivar (5).Hasil pengujian virus dengan teknikDAS ELISA persentase kultur yang terinfeksi 54.55% sampai dengan 100 %.Kata kunci: bawang putih (Allium sativum L); antiviral ribavirin; kultivarABSTRAKThe garlic (Allium sativum L) belonging to the genus Allium, propagated in vegetative through bulb. Inthe plants propagated by vegetative technique, virus is an important disease to be solved. The tissue culturetechniques in combination with chemotheraphy could eliminate virus diseases. The experiment carried out in thelaboratory tissue culture, Balai Penelitian Tanaman Sayur (Balitsa) on May untill July 2015. The experiment aimsto observe the effect of several antiviral ribavirin concentration in MS medium on growth and development shoottip cv. Lumbu hijau , cv. Lumbu kuning , cv. Tawangmangu. It’s main goal is to produce virus-free plants usingtissue culture techniques combined with chemotheraphy. The variables observed were the growth and developmentof garlic plantlets. The results of the experiment are; (1). Culture contamination were generally caused by bacteriaand fungi with a percentage of 10% to 30%. (2) In the high concentration of antiviral ribavirin gave results ondecreasing growth and development of the three garlic cultivar (3) On visual observation, cultivar and antiviralribavirin has no effect on the number of shoots, each explants were growing one shoot. (4). The added of antiviralribavirin and cultivar does not affect on growth the three garlic cultivar . (5) The results of the test virus byserological test DAS ELISA techniques the percentage of infected culture were 54.55% to 100%.Key word : Garlic (Allium sativum L); Antiviral ribavirin; cultivar
RESPON HASIL TANAMAN SORGUM (Sorghum bicolor L. Moench) TERHADAP PUPUK ORGANIK CAIR DAN JARAK TANAM DI JATINANGOR JAWA BARAT Ruminta, Ruminta; Wahyudin, Agus; Ramdani, Aditya
Agrin Vol 22, No 2 (2018): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.82 KB) | DOI: 10.20884/1.agrin.2018.22.2.464

Abstract

Tujuan penelitian adalah mempelajari pengaruh interaksi antara dosis pupuk organik cair dan jarak tanamterhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sorgum (Sorghum bicolor L. Moench). Penelitian dilakukan di StasiunLapangan Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran, Jatinangor Jawa Barat. Lokasi ini memiliki ketinggiansekitar 760 meter di atas permukaan laut, tipe tanah inseptisol dan tipe iklim Oldeman C3 pada tahun 2012.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial, dua faktor perlakuan dantiga ulangan. Faktor pertama adalah dosis pupuk organik cair yang terdiri dari tiga taraf: 1,5 l / ha; 3 l / ha; dan 6l / ha. Faktor kedua adalah jarak tanam yang terdiri dari tiga taraf: 25 cm x 25 cm; 50 cm x 25 cm; dan 75 cm x 25cm. Pengamatan terdiri dari komponen hasil dan hasil tanaman sorgum. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwaantara jarak tanam dan dosis pupuk cair memberikan efek interaksi terhadap berat malai sorgum. Perlakuan pupukorganik cair dengan dosis 6 l / ha dan jarak tanam pada level 50 cm x 25 cm memberikan efek terbaik terhadapberat malai sorgum (94,90 g). Pengaruh mandiri jarak tanam pada level 50 cm x 25 cm memberikan hasil terbaikterhadap bobot biji per tanaman (71,31 g). Perlakuan pupuk organik cair dan jarak tanam memberikan efek yangsama terhadap panjang malai, berat 1000 butir, persentase bobot biji per tanaman, indeks panen, dan hasil perlahan.Kata kunci: pupuk organik cair, jarak tanam, hasil, sorgumABSTRACTThe objective of research was to study the effect of interaction between dosage of liquid organic fertilizerand plant spacing on growth and yield of Sorghum (Sorghum bicolor L. Moench). Research was carried out atAgriculture Faculty Field Station, Padjadjaran University, Jatinangor West Java. The site has an altitude about760 meter above sea level, inceptisols soil type and C3 climate type of Oldeman in 2012. The experiment used aRandomized Block Design (RBD) with factorial pattern, two factor of treatment and three replications. The Firstfactor was dosage of liquid organic fertilizer which consist of three levels: 1,5 l/ha; 3 l/ha; dan 6 l/ha. The Secondfactor was plant spacing consist of three levels: 25 cm x 25 cm; 50 cm x 25 cm; and 75 cm x 25 cm. Observationsconsist of components of yield and yield of sorghum plants. The results of this experiment showed that betweenplant spacing and dosage of liquid fertilizer give an interaction effect to panicle weight of sorghum. Treatment ofliquid organic fertilizer at dosage 6 l/ha and plant spacing at level 50 cm x 25 cm gave the best effects on panicleweight sorgum (94,90 g). Single effect treatment of plant spacing at level 50 cm x 25 cm gave the best result tograin weight per plant (71,31 g). Treatment of liquid organic fertilizer and plant spacing give the same effect topanicle length, weight of 1000 grain, percentage of kernels weight per plant, harvest index, and yield per field.Key words: liquid organic fertilizer, plant space, yield, sorgum
EFEKTIVITAS PEMBERIAN HARA MIKRO MELALUI MEDIA DAN DAUN PADA TANAMAN KANGKUNG (Ipomea reptans Poir) Subrata, Bhaskara Anggarda Gathot; Darsan, Stefany
Agrin Vol 22, No 1 (2018): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.034 KB) | DOI: 10.20884/1.agrin.2018.22.1.457

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian hara mikro melalui akar dan daun. Penelitiandilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal. Perlakuan berupa kontrol,pupuk mikro lewat media, pupuk mikro lewat daun. Masing-masing perlakuan diulang 6 kali. Media tanam berupapasir yang sudah dimasukan ke dalam bak penanaman, setelah itu tanam benih kangkung dengan jarak 10x10 cmpada setiap bak. Lalu aplikasikan pupuk melalui media atau daun seminggu sekali. Pengamatan yang dilakukanmeliputi tinggi tanaman dan kehijauan daun dengan SPAD 502 untuk tiap minggunya; aktivitas nitrate reduktase,kandungan klorofil a, klorofil b, dan klorofil total, bobot kering batang, bobot kering tajuk, bobot kering daun,bobot kering akar, luas daun (LD), serta analisis pertumbuhan tanaman, meliputi nisbah laju daun (NLD), luasdaun khas (LDK), bobot daun khas (BDK). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, pemberian pupuk cairmelalui media maupun daun belum mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung. Perlakuanpada daun cenderung menunjukan hasil yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan pada media pada semuaparameter pengamatan.Kata kunci: efektivitas, hara mikro, akar dan daunABSTRACTThe aim of this research is to know the effectiveness of micro nutrient giving through root and leaf. Theresearch was conducted by using Completely Randomized Design (CRD) of single factor. Treatment of control,micro-fertilizer through the media, micro-fertilizer through the leaves. Each treatment was repeated 6 times.Planting media in the form of sand that has been inserted into the tub of planting, after that plant the seeds ofkangkung with a distance of 10x10 cm in each tub. Then apply the fertilizer through the media or leaves once aweek. Observations included plant height and greenery of leaves with SPAD 502 for each week; nitrate reductaseactivity, chlorophyll a, chlorophyll b, and total chlorophyll, dry weight of stalk, dry weight of canopy, leaf dryweight, root dry weight, leaf area, and plant growth analysis, including leaf rate ratio, typical leaf area, typicalleaf weight. Based on the research that has been done, the application of liquid fertilizer through the media andleaves has not been to increase the growth and yield of kangkung. Treatment on the leaves tend to show higherresults than treatment on media at all observation parameter.Keywords: effectiveness, micro nutrients, roots and leaves
Pengaruh Jarak Tanam dan Pemberian Dosis Pupuk Kandang Sapi Terhadap Peertumbuhan Bawang Merah (Allium ascalonicum.L) JUWANDA, MUHAMMAD
Agrin : Jurnal Penelitian Pertanian Vol 22, No 1 (2018): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2018.22.1.364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk upaya peningkatan produksi dan hasil budidaya tanaman bawang merah yang berwawasan lingkungan dengan pemanfaatan pupuk kandang sapi dan pengaturan jarak tanam.Penelitian dilaksanakan selama 8 bulan daribulan Januari sampai dengan Agustus 2015.Penelitian dilakukan di lahan sawah Brebes, Kabupaten Brebes, jenis tanah alluvial dengan ketinggian tempat kurang lebih 50 m dpl. Penelitian ini merupakan percobaan faktorial 4 x 3 dengan rancangan lingkungan adalah rancangan acak kelompok. Faktor pertama adalah Jarak Tanam : J1 =   20 cm x 20 cm, J2 =   20 cm x 15 cm, J3 =   20 cm x 10 cm. Faktor yang kedua adalah takaran pupuk kandang sapi yaitu K0  =  0ton/ha, K1  = 10 ton/ha, K2 = 20 ton/ha, K3 = 30 ton/ha. Data hasil pengamatan dianalisis dengan uji F untuk mengetahui keragamannya dan apabila ada perbedaan nyata dilanjutkan dengan DMRT dengan tingkat kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil umbi segar dan kering bawang merah per hektar terbanyak diperoleh pada tanaman dengan perlakuan jarak tanam 20 x 15 cm dengan hasil 20,56 t/ha (umbi segar) dan 18,63 t/ha (umbi kering).Kata kunci : bawang merah, jarak tanam, pupuk kandang[U1]  sapi  [U1]pupuk kandang sapi
PEMANFAATAN JAMUR PARASIT DAN EKSTRAK GULMA UNTUK MENGENDALIKAN NEMATODA SISTA KUNING Globodera rostochiensis PADA TANAMAN KENTANG Manan, Abdul; Munadjat, Achmad
Agrin Vol 16, No 2 (2012): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.058 KB) | DOI: 10.20884/1.agrin.2012.16.2.131

Abstract

Penelitian ini betujuan mengetahui jenis dan dosis jamur parasit yang potensial mengendalikanGlobodera rostochiensis, dan jenis serta konsentrasi ekstrak gulma yang potensial mengendalikan G.rostochiensis. Penelitian ini terdiri dari 2 sub penelitian dengan menggunakan Rancangan faktorial: 1). Ujipotensi jamur parasit untuk mengendalikan G. rostochiensis, faktor pertama yang dicoba adalah jenis jamurparasit yaitu : Paelomyces lilacinus, Verticilium sp., Trichoderma sp., Glyocladium sp., Sedangkan faktor keduayang dicoba adalah dosis yaitu: 10g /pot, 15g/pot, 20g/pot, 2). Uji potensi ekstrak gulma untuk mengendalikanG. rostochiensis, faktor pertama yang dicoba adalah jenis ekstrak gulma yaitu: Ageratum, Eupatorium, Cyperus.Sedangkan faktor yang kedua adalah konsentrasi ekstrak yaitu 10 %, 20 %, 30%. Hasil penelitian menunjukkanbahwa : Semua perlakuan jamur parasit yang dicoba berpotensi mengendalikan G. rosthochiensis, Paelomyceslilacinus mampu menekan 64,89% populasi sista dalam tanah, Verticilium sp 60,85%, Trichoderma sp 49,63%,dan Glyocladium sp 67,1%,2), belum didapatkan dosis jamur parasit yang efektif mengendalikan G.roshochiensis, Eupatorium dan Cyperus berpotensi mengendalikan G. rosthochiensis, eupatorium mampumenekan 39,6% populasi sista dalam tanah, sedangkan Cyperus 52,37%, belum didapatkan konsentrasi ekstrakgulma yang efektif mengendalikan G. roshochiensis.Kata kunci: Globodera rostochiensis, jamur parasit, pestisida nabatiABSTRACTThis research aimed at knowing kinds and dosage of parasitic fungi for controlling the nematodepotentially, kinds and concentration of weed exctract for controlling the nematode potentially. This researchwas consisted of two sub-experiment by using Factorial Design , 1). Test of parasitc fungi potency forcontrolling nematode, the first factor tested was kinds of enemies i.e.: Paelomyces lilacinus, Verticilium sp.,Trichoderma sp., Glyocladium sp., and the second one was dosage of the parasitic fungi i.e; 10g /pot, 15g/pot,20g/pot, 2). Test of weed exctract potency for controlling nematode, the first factor was kinds of weed extracti.e.: Ageratum weed, Eupatorium weed, nut grass, and the second one was concentration of weed extract i.e; 10%, 20%, 30 %. The result of research showed that 1). All treatment tested were potentially parasitic fungi forcontrolling nematode, P. lillacinus reduced 64.89% of nematode cyst in the soil, Verticilium sp. 60.85%, ,Trichoderma sp. 49.63%,and Glyocladium sp. 67.1%, the effective dosage of parasitic fungi for controllingnematode unknown yet, eupatorium weed and cyperus were potentially weed extract for controlling nematode,eupatorium weed reduced 39,6% of nematode cyst in the soil, and cyperus 52,37%, the effective concentration ofweed exctract for controlling nematode unknown yet.Key words: Globodera rostochiensis, parasitic fungi, botanical pesticides
APLIKASI MIKORIZA DAN AZOLLA TERHADAP KEBUTUHAN AIR DAN HASIL BAWANG MERAH PADA LAHAN MARJINAL begananada, begananda
Agrin Vol 23, No 1 (2019): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.93 KB) | DOI: 10.20884/1.agrin.2019.23.1.433

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh pupuk hayati mikoriza + azolla dengan pengurangan dosis anjuran pupuk N, P, dan K terhadap kebutuhan air, titik layu permanen, porositas, berat jenis isi, berat jenis partikel dan hasil tanaman bawang merah pada tanah ultisol. Rancangan percobaan yang digunakan adalah RAK dan diulang tiga kali. Faktor yang dicoba adalah (1) dosis pupuk hayati mikoriza + azolla dengan 3 taraf, yaitu: H1 = 10 g pupuk mikoriza + 0 g pupuk azolla, H2 = 20 g pupuk mikoriza + 10 g pupuk azolla, dan H3 = 30 g pupuk mikoriza + 20 g pupuk azolla per tanaman, dan (2) pengurangan dosis anjuran pupuk N, P dan K yang terdiri P0= pengurangan 0%, P1= pengurangan 25%, dan P2 = pengurangan 50%. Variabel yang diamati yaitu air tersedia, berat jenis isi, berat jenis partikel, porositas, batas cair, batas berubah warna, tinggi tanaman, bobot umbi segar, bobot umbi kering per polibag. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk hayati mikoriza + azolla dapat menurunkan kebutuhan air tanaman, bobot umbi kering dan berat jenis isi tetapi tidak berpengaruh pada berat jenis partikel, porositas, titik layu permanen, tinggi tanaman, dan bobot umbi segar. Kombinasi perlakuan terbaik yaitu pupuk hayati mikoriza + azolla 30 g per tanaman dan pengurangan dosis anjuran pupuk N, P dan K sekitar 43%. Kata Kunci : Bawang merah, kebutuhan air, Mikoriza, Azolla
PENINGKATAN PERTUMBUHAN DAN ANTOSIANIN PADI HITAM (Oryza sativa ‘cempo ireng’) DENGAN PUPUK KANDANG Dewi, M.Sc.St, Dr. Kumala
Agrin Vol 23, No 1 (2019): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.294 KB) | DOI: 10.20884/1.agrin.2019.23.1.425

Abstract

Nowdays people tend to consume good healthy diets such as black rice. Black rice contain anthocyanin that acts as antioxidant. High demand of black rice in the market need to synchronize with high production that can be fulfil by fertilizer application. This research conducted to evaluated growth and yield of black rice ‘Cempo Ireng’ by cytokinin and manure application. Research was start in November 2015-Mei 2016 at Sangihe District. The treatment was arranged by dosage of manure 0, 5, 10, 15 ton ha-1 and incubated for two week. The results of this study showed that manure can affect the growth and yield of black rice.
AKLIMATISASI TANAMAN ANGGREK PHALAENOPSIS PADA PENGGUNAAN JENIS MEDIA TANAM DAN KONSENTRASI PUPUK DAUN YANG BERBEDA indriani, erni
Agrin Vol 23, No 1 (2019): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.666 KB) | DOI: 10.20884/1.agrin.2019.23.1.429

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui jenis media tanam dan konsentrasi pupuk daun Farmer terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman anggrek Phalaenopsis. Penelitian dilaksanakan di rumah plastik Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas dengan ketinggian tempat ± 250 m dpl. Desa Banjarsari Kulon berdasarkan letak astronomis berada pada 7,36˚ Lintang Selatan (LS) dan 109,24˚ Bujur Timur (BT). Penelitian dilaksanakan dari bulan Desember 2017 sampai Maret 2018 dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan dua faktor perlakuan yaitu jenis media tanam (pakis, sabut kelapa dan akar kadaka) dan konsentrasi pupuk daun Farmer (0, 1, 2 dan 3 ml/l). Variabel yang diamati adalah jumlah klorofil daun, luas daun, peningkatan jumlah daun, diameter batang, intensitas cahaya, suhu, kelembaban dan jumlah stomata. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji F, apabila terdapat keragaman dilanjutkan Uji Jarak Berganda Duncan (p=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media tanam sabut kelapa menghasilkan jumlah stomata tanaman anggrek Phalaenopsis tertinggi yaitu sebesar 39,79 stomata/mm2 dibandingkan media tanam akar kadaka (35,77) dan pakis (34,96). Perlakuan konsentrasi pupuk daun Farmer 1 ml/l dan 2 ml/l menghasilkan peningkatan jumlah daun lebih banyak pada tanaman anggrek Phalaenopsis yaitu sebesar 1,20 dan 1,19 helai dibandingkan konsentrasi 0 ml/l (1,11 helai) dan 3 ml/l (1,12 helai).Kata Kunci: Phalaenopsis, media tanam dan pupuk daun.farmer