cover
Contact Name
Arhanuddin Salim
Contact Email
arhanuddin@iain-manado.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaliqra@iain-manado.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Iqra'
ISSN : 16935705     EISSN : 28412108     DOI : -
Core Subject : Education,
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM IQRA' diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Manado bulan Juni dan Desember setiap tahun. Jurnal ini, berisi kajian seputar Pendidikan Agama Islam, Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Guru Raudhatul Atfhal, Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan Bahasa Arab.
Arjuna Subject : -
Articles 450 Documents
Konsep Link and Macth pada Lembaga Pendidikan Islam menuju Masyarakat Industri Modern Sulfa Potiua
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v10i2.595

Abstract

Pendidikan pada dasarnya merupakan sesuatu yang kongkret, spontan, dan tidak direncanakan tetapi langsung berhubungan dengan keperluan hidup. Dengan kata lain, dalam situasi yang belum mengenal sistem sekolah, sifat pendidikan pada dasarnya bersifat linked and macthed. Link and Macth dipopulerkan oleh Mendikbud Wardiman Joyonegoro pada tahun 1990-an. Pada era Wardiman ini, Link and Macth betul-betul menjadi mantra di setiap diskusi pendidikan. Tidak mengutip dua kata itu, berarti tak tahu dunia pendidikan. Sehingga konsep link and macth terus menerus menjadi inti dari dunia pendidikan. Problema pendidikan waktu itu dan hingga kini adalah tak adanya keberkaitan dan keberpadanan dengan dunia kerja.Kata Kunci: link and match, lembaga pendidikan, masyarakat modernpendidikan pada dasarnya merupakan sesuatu yang kongkret, spontan, dan tidak direncanakan tetapi langsung berhubungan dengan keperluan hidup. Dengan kata lain, dalam situasi yang belum mengenal sistem sekolah, sifat pendidikan pada dasarnya bersifat linked and macthed. Link and Macth dipopulerkan oleh Mendikbud Wardiman Joyonegoro pada tahun 1990-an. Pada era Wardiman ini, Link and Macth betul-betul menjadi mantra di setiap diskusi pendidikan. Tidak mengutip dua kata itu, berarti tak tahu dunia pendidikan. Sehingga konsep link and macth terus menerus menjadi inti dari dunia pendidikan. Problema pendidikan waktu itu dan hingga kini adalah tak adanya keberkaitan dan keberpadanan dengan dunia kerja.
PERAN GURU DALAM PENGELOLAAN PEMBELAJARAN Agustini Buchari
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 12, No 2 (2018)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v12i2.897

Abstract

AbstrakDalam pengelolaan pembelajaran, guru memegang peran yang sangat penting. Guru merupakan pelaksana proses belajar-mengajar sehingga keberhasilan pengajarannya sangat menentukan keberhasilan pendidikan pada umumnya. Hasil kajian teoretik menunjukkan bahwa pengelolaan pembelajaran (learning management) dalam tugas-tugas fungsional guru akan terlaksana secara efektif dan efisien apabila guru mampu melakukan perannya sebagai manajer of instruction dalam menciptakan situasi belajar melalui pemanfaatan fasilitas belajar-mengajar.Kata kunci:  Peran guru, pengelolaan, pembelajaran AbstractIn learning management, teachers play a very important role. The teacher plays an important role as an agent Gin learning process, so that then the successful in teaching was greatly determine the successful of education in general. The results of theoretical research indicated that learning management in teachers’ functional tasks would be very effective and efficient if the teachers are able to perform their role as managers of instruction in creating learning situations through the use of teaching and learning facilities.Keywords:  Teacher's role, management, learning
The Contribution of Education in the Family to Form Muslim Personality Qualified Ahmad Suradi; Nopian Gustari; Nilawati Nilawati
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 15, No 1 (2021)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v15i1.1395

Abstract

The Contribution of Education in the Family to Form Muslim Personality Qualified. This article describes about the contribution of education in the family to form muslim personality qualified. The family has an important role in determining the progress of a nation, so they theorize that the family is a very important unit in society. Therefore, all kinds of community depravity is the result of weak family institutions. For a child the family is the first and foremost place for growth and development. The main function of the family is as a vehicle to educate, nurture and socialize children, develop the ability of all its members in order to perform its functions in the community well, and, to provide satisfaction and a healthy environment in order to achieve prosperous family. The family is the earliest and most effective place to run the functions of the education and welfare. If the family fails to teach the truth, the spirit, the desire to be the best, and master the basic abilities. Because the failure of the family in shaping the character of the child will result in the growth of people with bad character or not character.
Agama Sebagai Suatu Terapi Bagi Remaja (Suatu Pendekatan Psikologi Pendidikan) Zubaidah Al-Bugis
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 3, No 1 (2009)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v3i1.552

Abstract

Agama adalah merupakan kebutuhan hidup manusia yang tidak dapat di tawar-tawar meskipun untuk sementara waktu dapat saja di tunda akan tetapi untuk menghindarinya adalah tidak mungkin. Kebutuhan terhadap agama sebagai suatu kebutuhan mutlak, pasti diperlukan dan merupakan kebutuhan psikhis atau kejiwaan yang secara natural terdapat dalam watak natur manusia yang membutuhkan rasa aman, kasih sayang, penghargaan, rasa bebas, kekuatan, mengontrol dan rasa berhasilRemaja yang dikatakan sebagai manusia yang memiliki konflik kejiwaan yang sangat rawan, kesimpang siuran kepribadian, mental yang labil, mudah terombang ambing, sangat membutuhkan bimbingan agama.  Karena dengan  Moral Islami (Baca: bimbingan agama) melalui pembinaan keagamaan remaja dalam segala dimensinya yang mencakup pembinaan keyakinan yang mengacuh pada keyakinan tauhid, pembinaan akhlak, dalam segala arah meliputi akhlak kepada Allah, akhlak kepada sesama manusia dan akhlak kepada alam lingkungan, maka kehidupan manusia akan berada dalam kelapangan. Kata Kunci: agama, remaja, psikologi pendidikan
Pendidikan Toleransi Berbasis Pembelajaran Kontekstual Kearifan Lokal Masyarakat Imam Sofii; Yunus Salik
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 16, No 2 (2022)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v16i2.1838

Abstract

Tolerance Education Based on Local Wisdom Contextual Learning. This research uses the ethnographic method. Interview technique, interviewed informants came from several groups. Researchers also interviewed 6 community leaders. The social relations in the Sukamaju community show a harmonious multiethnic social relationship. The role of local Luwu culture cannot be separated from multiethnic harmony. As a newcomer, the Sukamaju transmigration community always prioritizes peace. Local wisdom in Tana Luwu for example; Sipakatau means humanizing each other, Sipakalebbi means mutual respect, Sipakaingge 'which means reminding each other of Sipakatou (an expression of mutual love). Cultural values are the glue for the creation and maintenance of religious harmony in Tana Luwu. The value of local wisdom in Tana Luwu is in line with the values of pluralism that grow and develop in Indonesia
Gerakan Pesantren Kombos di Manado dalam Merespon Arus Post-Nasionalisme Almunawar Bin Rusli
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v10i1.586

Abstract

Pesantren Kombos was established in 1977. From the new order era to reformation, pesantren Kombos have contributed to socio-religious life in multicultural society in Manado (Islam 128.483 %, Christian 254.912 %, Catholic 20.602 %, Hindu 692 %, Buddha 2.224 %, and Konghucu 499 %). Since the 9/11 attacks in the United States and the Bali bombings in October 2002 in Indonesia, pesantren have been the focus of international attention. Foreigner called Islamic education as breeding grounds for terrorist. Acts of radicalism and terrorism (postnasionalism) commited by Abu Bakar Baa’syir and Abdullah Sungkar has made pesantren become training institutions of jihad against the West under Jamaah Islamiyah group as Sidney Jones’s observation. Other religions are taught from the perspective of a particular religion. This model of religious education has been challenged especially after the 1998 political reform. Through literature study, the result of this research indicates that the situation in Manado looks stable even not trapped in actions of radicalism and global terrorism. To respond postnasionalism, pesantren Kombos in Manado build three major movements, namely ideology-political movement, demographic-accomodative movement, and programmatic-assosiative movement. Those three movements are using humanist, rational, and functional approach. Thus, in summary, pesantren Kombos has a cosmopolitan character that is actualized in the system Torang Samua Basudara and Si Tou Timou Tumou Tou.Keywords : Movement, Pesantren Kombos, Postnasionalism
Implementasi Model dan Metode Mengajar dalam Pendidikan Islam Nurhayati Nurhayati
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 6, No 1 (2012)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v6i1.618

Abstract

Model dan metode pengajaran memilki arti penting, karena dengannya menjadi wahana keberhasilan tujuan pendidikan. Penerapan model dan metode mengajar yang tidak tepat, berakibat pada kegagalan pendidikan. Model dan metode pengajaran initelah lama dipraktekkan Rasulullah SAW, ketika beliau berda di Makkah dan Madinah, model dan metode pengajaran inilah yang kemudian menjadi cikal bakal munculnya model dan metode pengajaran masa kini. Karena itulah, uraian tentang model dan metode mengajar sangat menarik untuk dikaji secara cermat dan mendalam.Kata kunci: model, metode, pendidikan Islam
Quran-Based Inquiry Learning: An Analysis of the Pedagogical Values of QS. Al-An'am 75-79 and QS. Al-Ghasiyah 17-21 for Enhancing Students' Rational Faith Zidny Hikmatiar; Cucu Surahman; Elan Sumarna; Muhammad Aldam Shaka Pradipta; Hadiana Nasrullah
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 20, No 1 (2026)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v20i1.4008

Abstract

Although the Qur'an emphasizes rational contemplation in developing faith (aqidah), modern Islamic education often relies on dogmatic approaches that neglect active cognitive engagement. To address this gap, this study formulates a Qur'an-based inquiry learning model conceptually grounded in QS. Al-An'am (75–79) and QS. Al-Ghasyiyah (17–21). Applying qualitative thematic analysis to representative classical and modern Qur'an exegeses, this research extracts Islamic pedagogical (tarbawy) values through source triangulation. The findings identify four core pedagogical components: (1) positioning the learner as an active cognitive agent, (2) redefining the educator as an inquiry facilitator, (3) contextualizing learning objects within immediate reality, and (4) designing scaffolded reflection processes. These components are epistemologically anchored in the Qur'anic concepts of ro'a (existential awareness) and nazhara (intense empirical observation). Unlike secular Western inquiry models, this synthesized Qur'an-based framework integrates systematic empirical observation with transcendental realization, successfully facilitating a cognitive transition from inherited imitation (taqlid) to conscious belief. These insights offer concrete implications for curriculum design and teacher training, presenting a novel pedagogical framework that harmonizes critical reasoning with spiritual growth in the modern era.
Ritual dan Spiritualitas Keagamaan Mahasiswa Muslim di Wilayah Minoritas Plural Sulaiman Mappiasse; Nur Islah Uwen
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v14i2.1371

Abstract

Salah satu bentuk kesejahteraan dan kebahagiaan adalah kematangan spiritualitas, termasuk spiritualitas keagamaan. Tulisan ini mengkaji asosiasi antara pluralitas keagamaan lingkungan,  tingkat  ritualitas,  dan  spiritualitas  keagamaan  mahasiswa  Muslim. Penelitian ini menggunakan survei yang melibatkan sampel sebanyak 235 mahasiswa yang dipilih menggunakan metode sampeling sederhana terklaster. Data dianalisa menggunakan Partial Leat Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil analisa  menunjukkan  bahwa  pluralitas  keagamaan  lingkungan  dimana  mahasiswa tumbuh  besar  memiliki  hubungan  positif  yang  signifikan  dengan  sikap  mereka terhadap  ritual  Islam,  tetapi  negatif  dengan  komitmen  mereka.  Selain  itu, sikap mereka terhadap ritual Islam  berhubungan positif secara   signifikan dengan spiritualitas  teologis  mereka.  Lebih  jauh  lagi,  kematangan  spiritualitas  teologis mereka  berhubungan  positif  secara  signifikan  dengan  spiritualitas  eksistensial mereka. Terakhir, melalui kematangan spiritualitas teologis, sikap mereka terhadap ritual Islam memiliki asosiasi positif yang signifikan dengan spiritualitas eksistensial mereka. Kami mendiskusikan makna dan implikasi asosiasi ini.
PENGEMBANGAN METODE PENGAJARAN BAHASA ARAB Adri Lundeto
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 2, No 2 (2008)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v2i2.543

Abstract

Pengembangan metode pengajaran bahasa Arab ham;a dapat dilakukan oleh seorang guru yang kreatif dan inovatif yang selalu memperhatikan prinsip-prinsip pengajaran bahasa dan mampu mengumpulkan gagasan/ide untuk diramu dari hal-hal yang biasa menjadi luar biasa.Oleh karena itu, dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Arab dibutuhkan sosok guru kreatif dan inovatif dalam menerapkan pendekatan dan metode pembelajaran yang efektif. Untuk tujuan itulah tulisan ini mengkaji pengemhangan metode pembelajaran yang efektif digunakan dalam proses pembelajaran khususnya pembelajaran bahasa Arab.Kata Kunci: Metode, pembelajaran bahasa Arab