cover
Contact Name
Arhanuddin Salim
Contact Email
arhanuddin@iain-manado.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaliqra@iain-manado.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Iqra'
ISSN : 16935705     EISSN : 28412108     DOI : -
Core Subject : Education,
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM IQRA' diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Manado bulan Juni dan Desember setiap tahun. Jurnal ini, berisi kajian seputar Pendidikan Agama Islam, Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Guru Raudhatul Atfhal, Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan Bahasa Arab.
Arjuna Subject : -
Articles 450 Documents
Modernisasi Pendidikan Islam; Telaah Pemikiran Muhammad Abduh Abdul Malik Usman; Mardan Umar
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 15, No 2 (2021)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v15i2.1599

Abstract

Modernization of Islamic Education; A Study of Muhammad Abduh's Thoughts. This paper tries to present the great ideas of Sheikh Muhammad Abduh, (Muhammad bin Abduh bin Hasan Khairullah), who is widely known as a progressive thinker, movement activist, and also an Egyptian-born mujaddid, the founder of the reform movement and modernization of Islamic education, towards modern Egypt. This study is a literature study using a qualitative approach and content analysis techniques on Muhammad Abduh's thoughts. The results of this study indicate that there is a dialectic process between Muhammad Abduh's great ideas and the Egyptian social situation, both internally by Muslims with traditional Islamic views - conventional and external situations of the European nation and its modern civilization which is currently colonizing Egypt. The idea of reforming and modernizing Islamic education includes: the conventional teaching system is only religious sciences, equipped with modern general knowledge, accompanied by curriculum improvements that combine tanziliyyah sciences with Kauniyyah sciences, (Islam and modernity), eradicating dualism and dichotomy views of science. , improvement of learning systems and methods that emphasize understanding and reasoning, as well as women's education. As a result, Egypt has become a cauldron of moderate Islamic education leaders until now
Fullday School dalam Sorotan Ilmu Sosiologi, Psikologi, dan Ekonomi Sahari Sahari
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 11, No 1 (2017)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v11i1.575

Abstract

Tulisan ini mengkaji tentang diskursus fullday school yang belakangan  ini semakin banyak dibicarakan sekaligus diperdebatkan  oleh banyak kalangan  guru. Penjelasan-penjelasan mengenai fullday school sebagian besar masih terkonsentrasi pada kebijakan politik yang dianggap kurang menguntungkan pihak lain sedangkan pendekatan keilmuan seperti sosiologi, psikologi dan ekonomi belum banyak digunakan dalam memahami wacana tersebut. Kajian ini menggunakan metode penelitian pustaka dengan pendekatan  studi komparatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa (1) Fullday school dalam perspektif  sosiologi tidak semuanya baik, karena siswa yang menghabiskan waktu dengan durasi panjang di sekolah dapat menggananggu intensitas interaksi anak. (2) Fullday school dalam perspektif psikologi  tidak boleh salah satu fungsi pun dari kejiwaan anak.  (3)  Fullday  school dalam perspektif ekonomi   akan menambah beban masyarakat dan para orangtua pada umumnya karena alasan pembiayaan. Kesimpulan dari kajian ini adalah  konsep  fullday school tidak dilandasi tujuan yang substansial untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional di jenjang sekolah dasar dan menengah.Kata Kunci : Fullday School, Sosiologi, Psikologi, Ekonomi 
Pengembangan Media Internet untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Mahasiswa Sya’riah STAIN Manado Munir Tubagus
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v7i2.609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui apakah mahasiswa Jurusan Syari’ah telah memanfaatkan internet sebagai sumber belajar. 2) Mengetahui alasan apa yang memotivasi mahasiswa Jurusan Syari’ah telah memanfaatkan internet sebagai  sumber belajar. Subyek penelitian adalah mahasiswa Jurusan Syari’ah STAIN Manado angkatan 2011, 2012. Jumlah subyek dalam penelitian ini 90 orang dengan perincian 45 mahasiswa angkatan 2011 dan 45 mahasiswa angkatan 2012 yang tersebar di Jurusan Syari’ah, terdiri dari 20 pertanyaan kuesioner. Adapun teknik yang digunakan dalam pengambilan subyek adalah dengan kriteria tertentu, yaitu teknil purposive sampling.Berdasarkan hasil analisis regresi peranan internet dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa dapat disimpulkan bahwasanya terdapat korelasi antara peranan internet dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa yang dibuktikan dengan besaran nilai koefisien korelasi sebesar 0,726 dengan sig 0,000 < 0,05 berarti berkorelasi secara signifikan. Hasil regresi diperoleh koefisien determinasi Adjusted R2 sebesar 0,726 angka tersebut memberikan petunjuk bahwa peranan internet berpengaruh terhadap motivasi belajar mahasiswa sebesar 72,60 %. Sisanya sebesar 27,40 % merupakan variasi atau pengaruh variable lain yang tidak diteliti dalam kajian ini. Misalnya, latar belakang orang tua, prasarana belajar kampus, dan buku paket belajar dan lain-lain. Hasil regresi antara peranan internet terhadap motivasi belajar mahasiswa diperoleh persamaan sebagai berikut: Besarnya koefisien konstanta (bo) = 5,933 dengan nilai t hitung sebesar 2,889 pada nilai Sig 0,000 < 0,05 yang berrati bahwa koefisien signifikan berpengaruh. Nilai bo sebesar 5,933 dapat diartikan bahwa nilai motivasi sebesar 5,933 satuan apabila peranan internet sama dengan Nol. Besar koefisien regresi variabel peranan internet (bx) = 0,105 dengan nilai t hitung sebesar 6,927 pada nilai Sig 0,000 < 0,05 yang berarti koefisien regresi untuk peranan internet adalah signifikan berpengaruh, Nilai koefisien bx sebesar 0,105 memberikan arti setiap peningkatan peranan internet dapat meningkatkan motivasi belajar sebesar 0,105 satuan. Kata Kunci: Teknologi, Internet, Motivasi Belajar Mahasiswa 
Pendidikan Keagamaan Di Era Global Rusman Langke
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 13, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v13i2.968

Abstract

AbstrakGlobalisasi memiliki pengaruh terhadap kehidupan kita memiliki dua sisi yaitu pengaruh positif maupun negatif. Untuk membentengi masyarakat, khususnya generasi muda dari berbagai pengaruh negatif globalisasi, salah satu langkah yang dapat ditempuh adalah dengan mengembangkan pendidikan keagamaan yang berwawasan global. Premis untuk memulai pendidikan keagamaan yang berwawasan gobal adalah bahwa globalisasi adalah sunatullah dan informasi atau pengetahuan tentang belahan dunia yang lain akan meningkatkan pemahaman dan kesadaran diri kita akan kebesaran Sang Pencipta.Pendidikan sebagai upaya dalam mencetak sumber daya manusia unggul, program-programnya diharapkan senantiasa berorientasi melahirkan generasi yang dewasa, berwawasan futuristik sekaligus antisipatif, serta peka dan peduli terhadap problematika yang akan muncul di masa depan. Dengan demikian, pendidikan harus dirancang sedemikian rupa yang memungkinkan para peserta didik mengembangkan potensi yang dimiliki secara alami dan kreatif dalam suasana penuh kebebasan, kebersamaan dan tanggung jawab.Kata kunci :  Pendidikan Keagamaan; Era Global.  AbstractGlobalization has an influence on our lives has two sides, namely positive and negative influences. To fortify society, especially the younger generation from the various negative effects of globalization, one step that can be taken is to develop religious education with a global perspective. The premise to start a globally-oriented religious education is that globalization is sunatullah and information or knowledge about the rest of the world will increase our understanding and self-awareness of the greatness of the Creator.Education as an effort to produce superior human resources, its programs are expected to always be oriented towards giving birth to a generation of adults, futuristic as well as anticipatory, as well as sensitive and concerned about the problems that will arise in the future. Thus, education must be designed in such a way as to enable students to develop their natural and creative potential in an atmosphere of freedom, togetherness and responsibility.Keywords :   Religious Education; The Global Era
Penerapan Pembelajaran Daring dengan Kurikulum 2013 pada Masa Pandemik COVID-19 di SMA Negeri 1 Nunukan Fawziah Zahrawati; Indah Indah
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 15, No 1 (2021)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v15i1.1409

Abstract

Application of Online Learning with 2013 Curriculum during the COVID-19 Pandemic at SMA Negeri 1 Nunukan. The online learning policy set by the government in an effort to break the chain of spreading the COVID-19 pandemic cannot be separated from various problems. This study aims to determine how the application of online learning with the 2013 curriculum during the COVID-19 pandemic. The research method was descriptive qualitative which was conducted at SMA Negeri 1 Nunukan. The sampling technique was purposive sampling. The data was collected through observation and interviews with teachers as research subjects. After the data was collected, the data was organized, read, classified, interpreted, and then visualized (presented). The results showed that there was a discontinuity in the implementation of the 2013 curriculum in online learning at SMA Negeri 1 Nunukan. This is because some teachers do not have skills in using learning technology, the learning implementation process is not in accordance with the curriculum, and there are constraints on aspects of student assessment. Based on this research, solutions are needed to improve teacher quality and other innovations in learning at SMA Negeri 1 Nunukan
Keluarga sebagai Media Pendidikan Tauhid (Telaah Atas Pemikiran Ismail Raji Al-Faruqi dan Lamya Al-Faruqi) Bekti Khudari Lantong
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 5, No 2 (2011)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v5i2.566

Abstract

Human association has had a long story which three institutions had struggled to dominate. The first is the family, which has blood and heredity for bases. The characteristic it engenders in humans are innate and immutable. Certainly, family-living engenders in humans other characteristics which are acquired through association. These, however, are not necessary. Members born to one family may successfully be brought up as members of another; but the innate characteristic remain unchanged. The family was declared by God an intrinsic order of creation. “O..Humankind, revere your Lord, Who created you of a single soul and created of it its spouse.. It is of God’s providing that He created of yourselves spouses in whom to find quiescene, and established between you love and compassion…that He generated from you and your spouses your children and grandchildren”. Parents, their children and grandchildren, and the love and compassion relation between them, constitute an immutable pattern of God creation. This is the family in its nuclear and extended forms spanning three generations. Islam not only acknowledges it but has girded it with law. Unlike any other social system, the law of Islam articulated the relations of all members of the extended family in order to insure proper functioning of all of them. Marriage and divorce, legitimacy and dependency, earnings and supports, inheritance, and the members’ mutual rights and duties have been detailed by the shari’ah.Keywords: Family, Education, Tauhid (Belief in One Supreme God) 
Analisis Transaksi Ijon Dalam Perspektif Pembelajaran Ulumul Hadis Mohamad Syakur Rahman; Muhammad Sabir
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 17, No 1 (2023)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v17i1.2503

Abstract

Analysis of Ijon Transactions in Ulumul Hadith Learning. Transaction problems that occur in society are increasingly widespread, one of which is the practice of ijon transactions (transactions of plants, fruit or seeds that are not ready for harvest). This practice is not only happening at this time, but has existed since the time of the Prophet. Ijon transactions are transactions of fruits or seeds whose maturity or maturity has not been shown, so they are still vulnerable to pests or damage. One of them is that there are transactions that are prohibited in Islam which are grouped into four, namely forbidden because of expert (contract expert), forbidden because of sighat (consent and qabul), forbidden because of ma'qud alaih (sales goods), and forbidden because of syara' (provisions).The law of transactions in Islam is originally mubah (permissible) but if there are things in it that conflict with the Shari'a, then the transaction may become unlawful. For example selling goods that are not owned or goods whose quality and size are unknown. This debt bondage transaction is still very common in the community. This practice applies more to fruits, seeds and other plants exist, but not as much to fruits. Therefore, in this paper the author refers to the discussion of debt bondage transactions in the perspective of Ulumul Hadith learning
Analisis Outcome Pendidikan: Kontribusi Lulusan Program Studi PAI Pada Madrasah dan Sekolah Menengah di Kota Manado Kusnan Kusnan
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 9, No 1 (2015)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v9i1.600

Abstract

Dalam konteks pendidikan tinggi tujuan pendidikan diarahkan untuk menghasilkan lulusan pendidikan yang mempunyai kemampuan akademik dan/atau professional untuk pengembangan ilmu pengetahuan serta peningkatan taraf hidup masyarakat. Oleh karena itu analisis tentang hasil atau outcome pendidikan merupakan suatu kajian yang cukup kompleks karena berhubungan dengan banyak faktor yang saling terkait. Penelitian ini fokus membahas tentang Analisis Outcome Pendidikan, dalam hal ini kontribusi lulusan program studi PAI pada madrasah dan sekolah menengah di kota Manado. Penelitian ini akan mengkaji bagaimana persepsi lulusan terhadap program pendidikan pada Prodi PAI, lalu kemudian tingkat kontribusi lulusan prodi PAI, serta faktor-faktor yang menentukan kontribusi lulusan. Metode yang digunakan dalam penelitian bersifat deskriptif-eksploratif dengan pendekatan kuantitatif. salah satu temuan dalam penelitian adalah tingkat efektifitas program pendidikan pada program studi Pendidikan Agama Islam Jurusan Tarbiyah STAIN Manado menurut persepsi para guru mencapai nilai 16.83 atau sekitar 84.15 % dari nilai ideal yang telah ditetapkan atau dapat dikatakan sangat tinggi. Aspek penentuan tingkat efektifitas program ini dilihat dari aspek layanan administrasi dan akademik, kebijakan dan kepemimpinan kampus, kurikulum pendidikan, kecakapan dosen dalam pembelajaran, dan fasilitas pendidikan.Kata Kunci: Analisis Outcome Pendidikan, PAI, dan Manado 
Supervisi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kualitas Kinerja Guru Di Smk Swasta Kota Manado Abdul Latif Samal
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 13, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v13i1.917

Abstract

Tujuan dari peneitian ini adalah untuk memperoleh informasi tentang mempengaruh pengawasan utama, iklim kerja sekolah, dan penguasaan materi pelajaran sejarah terhadap kualitas tes buatan guru. Penelitian ini dilakukan di SMK Swasta di Kota Manado yang melibatkan 50 (lima puluh) orang guru sejarah sebagai sampel peneitian ini. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pengawasan utama memiliki pengaruh positif langsung terhadap kualitas tes buatan guru, 2) iklim kerja sekolah memiliki pengaruh positif langsung terhadap kualitas tes buatan guru, 3) penguasaan materi pelajaran (sejarah) memiliki pengaruh positif langsung terhadap kualitas tes buatan guru, 4) pengawasan utama memiliki pengaruh postif langsung terhadap penguasaan materi pelajaran, dan 5) suasana pekerjaan sekolah memiliki pengaruh positif langsung terhadap penguasaan materi pelajaran (sejarah).Kata Kunci: Supervisi kepala sekolah, Kualitas Kinerja Guru
Menilik Dasar dan Orientasi Pendidikan Agama Islam Nasruddin Yusuf
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 3, No 2 (2009)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v3i2.557

Abstract

Pendidikan Islam adalah suatu bagian dari Agama Islam itu sendiri, karena itu Pendidikan Islam tidak boleh lari dari makna Islam yang bertujuan mencari keberhasilan hidup rohani dan materi.  Olehnya, dasar yang dipakai dalam pendidikan Islam adalah argumen-argumen nas Al-Qur’an dan hadis yang memuat secara global ataupun rinci tentang pendidikan Islam. Selain itu digunakan pula ketentuan lain yang di dalam sejarah pendidikan Islam telah teruji substansinya. Pendidikan Islam memiliki dua orientasi pokok, yaitu pertama mengabdi kepada Allah selaku khaliq dan memahami dirinya sebagai khalifah di muka bumi. Orientasi ini berguna untuk mendesain keyakinan anak didik agar tetap terbingkai dalam nilai-nilai dan moralitas Islam. Kedua, mendidik dengan memahami adanya fitrah anak didik, pada batas ini maka tidak hanya materi pendidikan Islam saja yang urgen tetapi metode dan proses pembelajaran pun menjadi penting.Kata Kunci: Nilai, Dasar, Orientasi Pendidikan Agama Islam