cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman
ISSN : 20892608     EISSN : 26140527     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 211 Documents
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DAN RELEVANSINYA TERHADAP KETERAMPILAN ABAD XXI DALAM INTERPRETASI LORO BLONYO Uji Windiatmoko, Doni
TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol 9 No 1 (2020): TARBIYAH ISLAMIYA
Publisher : Education for Islamic Studies Department, Islamic University of Majapahit (Universitas Islam Majapahit) Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.25 KB) | DOI: 10.36815/tarbiya.v9i1.637

Abstract

ABSTRACT The purpose of this article is to describe the interpretation of the Loro Blonyo statue in a Javanese traditional house. The statue is a transformation of the teaching of Manunggaling Kawula Gusti. This research is a literature study. On the other hand, loro blonyo contains the value of character education that is relevant to XXI Century Skills. The research method in the form of literature study. The results showed that the placement of the Loro Blonyo statue was a representation of Manunggaling Kawula Gusti teachings. The loro blonyo statue and Javanese traditional house emphasize the importance of harmony. Placement of the statue which is placed in the middle senthong commonly called pasren, reflects the focal point of the meeting of the two lines. The vertical line as a form of human servitude to God, while the horizontal line is the collectivity of human relationships with others and the natural surroundings. The loro blonyo statue is also a figure from the form of kawula, while the joglo house is a channel to the highest place, God. The statue of a pair of bride and groom is placed side by side so that the souls of Dewi Sri and Raden Sadhana are present in the house to provide happiness, prosperity, and new life (fertility). The value of character education obtained is religious value, tolerance, democratic, social care, and care for the environment. Meanwhile, for the XXI century skills that can be described are learning and innovation skills, digital literacy skills, and life skills and career skills.   Keywords: Loro Blonyo?s Statues; Manunggaling Kawula Gusti; Character Education; XXI Century Skills  
PENDEKATAN ANTROPOLOGI MENUJU KESEJAJARAN DALAM STUDI AGAMA Yaqin, Ainul
TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol 6 No 1 (2017): Pebruari
Publisher : Education for Islamic Studies Department, Islamic University of Majapahit (Universitas Islam Majapahit) Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1953.033 KB)

Abstract

Salah satu pendekatan dalam mengkaji Islam adalah antropologi. Antropologi merupakan ilmu yang mempelajari makhluk antropos atau manusia. Jika agama diperuntukkan untuk kepentingan manusia, maka sesungguhnya persoalan persoalan manusia adalah juga merupakan persoalan agama. Dalam Islam manusia digambarkan sebagai khalifah Allah di muka bumi. Secara antropologis ungkapan ini berarti bahwa sesungguhnya realitas manusia menjadi bagian realitas ketuhanan. Disini terlihat betapa kajian tentang manusia yang menjadi pusat kajian antropologi, menjadi sangat penting.  Demikianlah antropologi sebagai sebuah metodologi keilmuan memiliki keunggulan untuk mengungkap hal hal tersembunyi yang disimpangkan dari makna asalnya. Antropologi membongkar berbagai mitos yang selama ini membebani pemikiran manusia sehingga memberikan kesempatan kepada agama apapun untuk berdiri sama tinggi dan sejajar dengan agama agama lain.
KONSEP DIRI PESERTA DIDIK DAN HUBUNGANNYA DENGAN SIKAP DISIPLIN Ainul Yaqin, Masruroh dan
TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol 6 No 2 (2017): Agustus
Publisher : Education for Islamic Studies Department, Islamic University of Majapahit (Universitas Islam Majapahit) Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.299 KB)

Abstract

Keberhasilan proses pendidikan di sekolah salah satunya bergantung pada tingkat kedisiplinan peserta didik dalam mematuhi peraturan sekolah. Tinggi rendahnya sikap disiplin peserta didik dipengaruhi oleh konsep dirinya. Oleh sebab itu, penelitian ini dimaksudkan untuk membuktikan keterkaitan sikap disiplin dengan konsep diri. Berdarkan uji linieritas, diketahui bahwa konsep diri dan sikap disiplin memiliki hubungan linier. Adapun hasil uji korelasi diketahui menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan, tetapi rendah atau hampir tidak ada korelasi.
KONTRIBUSI MORAL KEPEMIMPINAN SISWA DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR Mohammad Ali Rohmad, Zainul Mustofa dan
TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol 6 No 2 (2017): Agustus
Publisher : Education for Islamic Studies Department, Islamic University of Majapahit (Universitas Islam Majapahit) Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.832 KB)

Abstract

Hasil belajar siswa di sekolah salah satunya bergantung pada tingkat moral kepemimpinan siswa anggota organisasi. Oleh sebab itu, penelitian ini dimaksudkan untuk membuktikan keterkaitan sikap moral kepemimpinan siswa anggota organisasi IPNUâ?? IPPNU terhadap hasil belajar pendidikan agama Islam. berdasarkan uji linieritas, diketahui bahwa moral kepemimpinan siswa anggota organisasi dan hasil belajar pendidikan agama Islam memiliki hubungan linier. Adapun hasil uji korelasi diketahui menunjukkan terdapat hubungan yang rendah.
RELASI ISLAM DAN MULTIKULTURALISME DI INDONESIA Ridwan, Mujib
TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol 7 No 1 (2018): Pebruari
Publisher : Education for Islamic Studies Department, Islamic University of Majapahit (Universitas Islam Majapahit) Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.047 KB) | DOI: 10.36815/tarbiya.v7i1.160

Abstract

Fakta bahwa Islam dan budaya merupakan kekayaan bangsa Indonesia yang membanggakan, akhir-akhirini sedikit mengalami goncangan dan ancaman. Islam yang seharusnya hadir menjadi agama rahmatan lil alamin,dianggap sebagian anak bangsa bertentangan dengan budaya lokal. Oleh karena itu, tantangan pemeluk islam di Indonesia adalah bagaimana ajaran Islam dan kearifan budaya dapat berjalan seiring dan seirama. Tantangan ini mengharuskan pemeluk islam untuk menggali dalil-dalil dan fakta sejarah bahwa islam adalah agama rahmatan lil alamin, yang tidak bertentangan dengan kearifan budaya bangsa
MELACAK JEJAK SPIRITUALITAS MANUSIA DALAM TRADISI ISLAM DAN BARAT Rozi, Syaikhu
TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol 7 No 2 (2018): Agustus
Publisher : Education for Islamic Studies Department, Islamic University of Majapahit (Universitas Islam Majapahit) Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.541 KB) | DOI: 10.36815/tarbiya.v7i2.222

Abstract

Jejak-jejak spiritualitas manusia dapat ditemukan tidak hanya dalam tradisi keilmuwan Islam, namun juga tradisi keilmuwan Barat. Jejak spiritualitas dalam tradisi keilmuwan Barat dapat dilacak dalam perkembangan pengetahuan sejak era Yunani sampai post Modernisme, baik dalam pemikiran filsafat, theologi bahkan juga dalam sains modern seperti psikologi maupun neurologi. Jejak spiritualitas manusia dalam tradisi keilmuwan Islam dapat dilacak dalam pemikiran (khususnya) tentang Tuhan, penciptaan Alam semesta, manusia serta hubungan diantara ketiganya, dalam semua aspek dan dimensi keilmuwan Islam, tetapi lebih khusus dalam theologi, filsafat dan tasawwuf.
PERMAINAN TREASURE HUNT SEBAGAI SEBUAH STRATEGI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB Nuha, Ulin
TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol 7 No 2 (2018): Agustus
Publisher : Education for Islamic Studies Department, Islamic University of Majapahit (Universitas Islam Majapahit) Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.415 KB) | DOI: 10.36815/tarbiya.v7i2.230

Abstract

Pembelajaran akan terasa sangat menjenuhkan jika di dalamnya tidak disertai dengan adanya pemakaian media-media pembelajaran oleh seorang guru. Dengan adanya media pembelajaran kegiatan pembelajaran akan berlangsung dengan sangat menyenangkan. Selain itu, dengan adanya media dalam kegiatan pembelajaran, materi ajar yang disampaikan oleh guru pun akan lebih mudah diterima dengan maksimal oleh peserta didik. Kaitannya dengan pembelajaran bahasa Arab, ia adalah salah satu mata pelajaran yang menjadi momok â??menakutkanâ? bagi sebagian peserta didi. Oleh karenanya diperlukan adanya media-media yang mungkin berupa permainan untuk menciptakan pembelajaran bahasa Arab yang enjoy dan menyenangkan. Salah satunya adalah permainan â??Treasure Huntâ? ini, ia dihadirkan dalam pembelajaran bahasa Arab agar proses pembelajarannya terasa enjoy dan menyenangkan tanpa adanya tekanan bagi peserta didik. â??Treasure Huntâ? ini adalah sebuah permainan berburu mencari harta karun yang kemudian diadopsi ke dalam pembejaran bahasa Arab. Para siswa dalam satu kelas dibagi ke dalam beberapa kelompok yang kemudian setiap kelompok memulai perburuan harta karun yang isinya berupa mufradat berbahasa Arab untuk dihafalkan dan untuk dirangkai menjadi kalimat yang baik dan benar dan kemudian diucapkan secara lisan. Permainan â??Treasure Huntâ? ini akan sangat melatih kemampuan istimaâ??, kalam, qiraâ??ah, dan kitabah, serta menambah perbendaharaan kosakata berbahasa Arab peserta didik.
MANAJEMEN BUDAYA ORGANISASI MADRASAH ADIWIYATA Sudarto Murtaufiq, Victor Imaduddin Ahmad
TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol 9 No 1 (2020): TARBIYAH ISLAMIYA
Publisher : Education for Islamic Studies Department, Islamic University of Majapahit (Universitas Islam Majapahit) Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.906 KB) | DOI: 10.36815/tarbiya.v9i1.678

Abstract

ABSTRACT This study is aimed at answering the following three research questions: firstly how is the implementation of organizational culture management in MAN 1 Lamongan; secondly, how is the organizational culture model in MAN 1 Lamongan and thirdly how are its implications. The implementation of organizational culture management in MAN 1 Lamongan includes four aspects, namely environmentally friendly policies, integrated environment-based curriculum implementation, participatory-based environmental activities and the management of environmentally friendly supporting infrastructure. The organizational culture model includes four components; firstly, the determination of the values ??and vision of the madrasa, secondly, internalizing the vision of all stakeholders; thirdly the conceptual embodiment; fourthly, the behavior embodiment and fifthly, the embodiment of symbolization. In terms of the implications of organizational culture management in MAN 1 Lamongan, there is an increase in quality in three aspects, firstly, from the environmental aspect, it could be concluded that MAN 1 Lamongan has increasingly become more qualified; secondly, from the aspect of students, there is an increase in environmental awareness that includes three aspects, namely cognitive, psychomotor and affective. And thirdly from the aspect of the level of satisfaction of education services, there is an increase in the IKP points, which in 2018 amounted to 73,634 and in 2019 amounted to 74,514.   Keyword: Management, Organizational Culture, Madrasah
PERSPECTIVE OF ISLAMIC EDUCATION TO VALUE CONTINUITY AND CULTURE Ahdar, Abd. Halik, Musyarif
TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 10 No. 2 (2020)
Publisher : Education for Islamic Studies Department, Islamic University of Majapahit (Universitas Islam Majapahit) Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTEducation is a conscious and deliberate effort to create anatmosphere of learning and the learning process so that learners areactively developing the potential for him to have the spiritual strength ofreligious, self-control, personality, intelligence, noble character, and theskills needed themselves and society. Education continues throughout theages and absolutely mumust be carried out by each individual. Islamiceducation as an activity that can never be separated from personal andsocial life. Islamic education encourages people to maintain the existenceof Islamic normative values and positive cultural values. The article istalking about perspective of Islamic Education to contunity value andculture. The task of Islamic education is the development of potential,cultural inheritance, and interaction between culture and potential. Toachieve this, students must be fostered to become adults, that is, they havethe level of humanization, the level of homanization, the complete level,the internalization of values, and the level of self-reliance; while theFunction of Islamic Education is as an instrument of maintaining anddeveloping cultural values and community norms (Islam) and as a meansof making changes (innovation) through science and skills. Islamiceducation is essentially a process of cultural formation and transformation.The mission of Islamic education is internalization of cultural values intoeducational activities, education as a vehicle for the socialization ofcultural values, closing the space of contamination of negative globalcultural influences, and developing cultural values of work ethics. Thestrategy of Islamic education is learning orientation, flexible organization excellent service, and continuous and accommodating.
PEMANFAATAN OPEN EDUCATION RESOURCES PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMA UNGGULAN BPPT AL-FATTAH LAMONGAN Hamangku Alam Gumelarin Kodrat, Evi Fatimatur Rusydiyah
TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 10 No. 2 (2020)
Publisher : Education for Islamic Studies Department, Islamic University of Majapahit (Universitas Islam Majapahit) Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKOpen Education Resources adalah salah satu wujud dari perkembangan media pembelajaran di era modern, sumber pembelajaran terbuka bertujuan meningkatkan mutu pendidikan dan memudahkan proses pembelajaran. Melalui jaringan internet sumber pembelajaran terbuka sangat mudah diakses untuk semua elemen masyarakat mulai dari siswa, guru, dan lembaga instansi lain. Pemanfaatan sumber pembelajaran terbuka bergantung pada kompetensi penggunannya sejauh mana kemampuan pengguna dalam memanfaatkan sumber pembelajaran terbuka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, tujuan penelitian ini untuk mengetahui kompetensi, faktor pendukung dan penghambat guru PAI di SMA Unggulan Bppt Al-Fattah Lamongan dalam pemanfaatan open education resources pada mata pelajaran pendidikan agama islam. Hasil dari penelitian ditemukan bahwa kompetensi guru PAI di SMA Unggulan Bppt Al-Fattah Lamongan sudah cukup baik, dengan memanfaatkan sumber pembelajaran yang dicari melalui internet dapat mengintegrasikan kurikulum, modul serta perangkat pembelajaran lain. Faktor pendukung pemanfaatan open education resources yaitu, sumber pembelajaran terbuka sangat mudah diakses untuk semua orang, kebebasan berinovasi dari berbagai sumber, adanya peluang bagi sesama guru untuk berkolaborasi dalam penggunaan sumber pembelajaran terbuka sehingga mampu mensinergikan kurikulum serta bahan ajar lain untuk meningkatkan mutu pendidikan. Faktor penghambat dari pemanfaatan sumber pembelajaran terbuka adalah keterbatasan alat bantu media teknologi, kemampuan guru dalam penggunaan sumber pembelajaran terbuka,dan jaringan internet yang lemah.Kata kunci : Sumber pembelajaran terbuka, kompetensi, Guru PAI.

Page 6 of 22 | Total Record : 211