cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Techne : Jurnal Ilmiah Elektroteknika
ISSN : 14128292     EISSN : 26157772     DOI : -
urnal Ilmiah Elektroteknika Techné (p-ISSN: 1412-8292, e-ISSN: 2615-7772) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer, Universitas Kristen Satya Wacana. Kajian ilmu yang tercakup dalam Jurnal Ilmiah Elektroteknika Techné adalah bidang-bidang Elektronika dan Komputer, baik yang menyangkut perangkat keras maupun perangkat lunak. Jurnal Ilmiah Elektroteknika Techné terbit online pertama kali tahun 2010. Jurnal ini terbit dua kali setahun, yaitu pada bulan April dan Oktober. Jurnal Ilmiah Elektroteknika Techné menganut prinsip Open Access, sehingga semua artikel yang dipublikasikan dapat diakses secara bebas oleh setiap pengunjung.
Arjuna Subject : -
Articles 247 Documents
Penguat Kelas D tanpa Tapis untuk Subwoofer Budihardja Murtianta
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 21 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v21i2.326

Abstract

Pada penelitian ini dirancang penguat kelas D tanpa tapis untuk subwoofer berdasarkan teori-teori dan perhitungan-perhitungan elektronika. Penguat kelas D tanpa tapis mempunyai rugi-rugi daya lebih kecil dan dimensi rangkaian lebih kecil daripada penguat kelas D tradisional. Penguat ini terdiri dari untai pembanding, pembangkit gelombang segitiga, dan penguat daya yang bekerja sebagai pensakelaran. Subwoofer mempunyai kemampuan menghasilkan gelombang suara yang sangat rendah dan membutuhkan daya penggerak cukup besar. Penguat kelas D tanpa tapis untuk subwoofer ini dirancang untuk mempunyai tanggapan frekuensi 20 Hz-200 Hz dengan daya ±35 W dan mempunyai penguatan tegangan sebesar 15 kali pada beban 8 ?. Hasil perancangan diukur dengan menggunakan Circuit Maker. Hasil pengukuran menunjukkan daya penguat sebesar 35,9 W saat arus masukan 1,7 A dan penguatan tegangan 14,9 kali pada masukan maksimal 2 V dan mampu menghasilkan gelombang suara 200 Hz ke bawah.
Design of Crop Leaf Area Measurement using Webcam and Raspberry Pi Hidayat; Muhammad Mahardiansyah
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 21 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v21i2.327

Abstract

This paper describes an electronic system for measuring the number of leaves and the total leaf area. This system is built to make it easier for users to compute several leaves and measure leaf area electronically. The number of leaves and leaf area are used to determine the level of fertility of a plant. Several important factors in measuring leaf area are the accuracy and the speed of measurement. The stages conducted in this research consist of needs analysis, design, implementation and testing. The system built uses a mini PC Raspberry Pi as the data processor and a webcam to capture images. Moreover, the image is processed using Binary threshold and Otsu threshold methods. The results showed that the designed system was functioning properly with an error rate of 0% for the number of leaves calculation and a 0.39% error rate in the of leaf area measurement.
Analisis Kualitas Jaringan Wi-Fi di Lantai 7 Gedung Menara USM Menggunakan Ekahau Site Survey Aziz Fatakhunnaim; Jayati Ari Endang; Muliandhi Puri
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 21 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v21i2.328

Abstract

Teknologi Wi-Fi merupakan sebuah media penghantar komunikasi data tanpa kabel yang bisa digunakan untuk komunikasi atau mentransfer data dengan kemampuan yang sangat cepat. Hal ini dikarenakan teknologi Wi-Fi dapat meningkatkan mobilitas pengguna serta dapat mengatasi keterbatasan dari teknologi jaringan komputer yang menggunakan media kabel. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis dan merencanakan jumlah dan penempatan access point. Proses pengambilan data awal performansi kualitas jaringan menggunakan metode walktest. Parameter pengambilan data menggunakan Signal Strength, Signal to Noise Ratio (SNR), Throughput, dan Data Rate. Model propagasi COST-231 Multiwall digunakan untuk menghitung link budget, jari-jari access point dan pathloss agar mendapatkan jumlah access point yang optimal. Hasil dari perhitungan selanjutnya disimulasikan menggunakan perangkat lunak Ekahau Site Survey untuk mengetahui performansi kualitas jaringan Wi-Fi yang sudah dirancang. Berdasarkan perhitungan didapatkan total 16 buah access point digunakan mendapatkan performansi kualitas jaringan yang optimal. Hasil simulasi berdasarkan penambahan access point mendapatkan hasil yang lebih optimal dengan nilai signal strength > -45 dBm sebesar 56,4%.
Perancangan Prototype Smart Indoor Greenhouse IoT untuk Membantu Permasalahan Budidaya Tanaman Selada di Kota Kupang Budihardja Murtianta; Stevano Danis Ronaldo; Deddy Susilo
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 21 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v21i2.331

Abstract

Greenhouse merupakan sebuah bangunan tempat tanaman dibudidayakan untuk melindungi tanaman dari kondisi lingkungan yang ekstrim dan hama yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman. Namun, suhu di dalam greenhouse umumnya lebih panas pada siang hari. Penggunaan sistem pendinginan dengan metode misting menggunakan mist maker yang dihembuskan dengan kipas DC mampu menurunkan suhu dan menaikkan kelembaban udara dalam greenhouse. Penggunaan LED putih sebagai pengganti sumber cahaya dari matahari dapat membantu karena spektrum yang dihasilkan oleh LED putih mirip dengan sinar matahari. Pada penelitian ini dirancang alat smart indoor greenhouse yang dapat mengontrol suhu, kelembaban tanah, dan waktu penyinaran secara otomatis maupun manual. Alat yang dirancang menggunakan ESP32 DevKit V1 sebagai mikrokontroler, DHT11 untuk mendeteksi suhu dan kelembaban udara, serta capacitive soil moisture sensor untuk mendeteksi kelembaban tanah. Alat ini juga dapat menampilkan kondisi greenhouse di LCD I2C 16×2 dan pada aplikasi blynk di smartphone menggunakan internet. Pengujian alat ini dilakukan dalam jangka waktu 30 hari dan menggunakan delapan tanaman selada. Dari hasil pengamatan diperoleh empat selada yang ditanam menggunakan alat ini jauh lebih baik daripada empat selada tanpa menggunakan alat ini.
Sistem Informasi Proses dan Hasil Produksi Berbasis Web Grant Andrie; Handoko; Hartanto Kusuma Wardana
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 22 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v22i1.288

Abstract

Efficiency is one of the main keys for a company to be able to develop in the industrial era 4.0. In the manufacturing industry, such as company X, which still uses production records, it will be difficult for companies to obtain fast and accurate information. In this paper, an information system is designed and realized to record production processes and results and process them into information that can be used by companies to support decision making. This system is made using PHP language and the result is a web application. Information will be displayed in the form of tables and reports from the relevant documents. The designed information system can increase the efficiency of recording and processing production process information up to 2 (two) times.
Design of LTE-Wi-Fi Aggregation with Multiple Wi-Fi APs for Heterogenous Network Eddy Wijanto; Marsellinus Bachtiar Wahju; Ronald Sukwadi
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 22 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v21i2.333

Abstract

The growth in mobile data traffic is forcing network operators to find ways to deliver higher bandwidth, better coverage, and better quality of service (QoS) at lower development costs. One method that can be used to meet this need is the aggregation technique. Aggregation techniques that run on several different technologies are called heterogeneous networks (HetNet). Recently, some advanced technologies have been proposed to aggregate different long-term evolution (LTE) carriers or different radio access technologies (RAT) to generate higher bandwidth. Many efforts have been made to improve the throughput of heterogeneous networks. One of the factors that affects the maximum LTE-WLAN aggregation (LWA) throughput is the Wi-Fi access point (AP) signal strength. Since the power of small cells is very low, the LWA range is not very large, so the LWA range needs to be increased. This paper proposes the solution that can be implemented by using multiple Wi-Fi Aps scheme. From the experiments, it found that LWA with multiple Wi-Fi APs has better signal strength than LWA with a single Wi-Fi AP. LWA with multiple Wi-Fi APs further increase the coverage of the network.
Rancang Bangun Maximum Power Point Tracking pada Panel Surya dengan Metode Incremental Conductance Menggunakan Zeta Konverter Mahmudatul Ula; Arief Rahmadani
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 22 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v22i1.334

Abstract

Maximum Power Point Tracking (MPPT) is a method of maintaining the maximum output power of solar panels when the power of the solar panel changes over time due to the influence of the load or intensity of sunlight. This research proposed designing MPPT on photovoltaic using the Incremental Conductance method. The incremental Conductance method controls the duty cycle when the voltage and current change values ?I/?V>-I/V. This system uses one solar panel with a power capacity of 100 Wp, a ZETA converter as a DC-DC converter to lower the voltage, and used a load 12V/5W DC lamp. From the tests that have been carried out, the tracking time for MPPT Incremental Conductance is 4,5 seconds with a maximum power of 63,9015 Watt with irradiation of sunlight 813 W/m2. The average power without MPPT is 51,215 Watt, and by using MPPT Incremental Conductance, the average power is 57,274 Watt. So, there is an increase in power when using the MPPT Incremental Conductance control.
Analisis Pemakaian Energi Listrik di Kantin Kampus 2 Universitas Pamulang Heri Kusnadi; Hafidz Nurfadilah; Mardiansyah; Romdhoni
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 22 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v22i1.338

Abstract

Energi listrik merupakan salah satu kebutuhan yang sangat penting untuk kehidupan serta dibutuhkan dalam berbagai kegiatan. Seiring perkembangan zaman kebutuhan listrik akan meningkat dengan adanya peningkatan dan perkembangan baik dari jumlah penduduk, jumlah investasi, perkembangan teknologi termasuk didalamnya perkembangan dunia pendidikan untuk semua jenjang pendidikan. Universitas Pamulang merupakan salah satu lembaga pendidikan yang memiliki kantin dengan konsumsi energi listrik cukup besar dengan total daya terpasang 24.700 VA (24,7 kVA) yang terbagi dalam 19 kios aktif dan 3 kios tidak aktif, dimana masing-masing kios memiliki daya 1.300 VA. Pada penelitian ini dilakukan analisis kapasitas, kebutuhan, dan biaya energi listrik di kantin belakang Kampus 2 UNPAM. Hasil dari penelitian ini  memperlihatkan perbandingan rekening listrik dengan hasil analisis dari perhitungan beban, perhitungan energi dan perhitungan kapasitas daya terpakai. Hasilnya dapat dilihat hasil dari rekening listrik lebih besar dari pada hasil analisis, hal tersebut terjadi karena hasil analisis yang dihitung ideal sehingga tidak mengetahui pemakaian yang tidak terkontrol serta faktor dari jam nyala yang berlebihan sehingga menyebabkan pemakaian energi pada peralatan listrik menjadi besar dan adanya tambahan biaya beban dari pihak PLN persero.
Bearing Fault Detection Menggunakan Metode Wavelet Berbasis Labview Romdhoni; Mardiansyah; Heri Kusnadi
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 22 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v22i1.340

Abstract

Untuk dapat mengetahui dan mendeteksi jenis dan tingkat kerusakan bearing pada motor induksi dapat dilakukan dengan menganalisis sinyal getarannya. Pada penelitian ini, akan dianalisis jenis kerusakan bearing yang diakibatkan oleh kerusakan lokal atau yang terdistribusi ditunjukan oleh adanya getaran dengan frekuensi tertentu yang muncul. Sedangkan tingkat kerusakan yang umumnya diketehui dari besarnya ampitude getarannya. Metode yang digunakan untuk mendeteksi kerusakan bearing adalah dengan mengukur karakteristik getaran mengunakan sensor accelerometer dan menggunakan analisis wavelet berbasis labview, dalam domain waktu maupun domain frekuensi yang terjadi pada arah putaran radial. Percobaan untuk mengetahui spektrum getaran akibat kerusakan bearing pada motor induksi dengan cara dimodifikasi atau sengaja dirusak pada bearing tersebut. Analisis perbandingan getaran antara bearing yang berkondisi baik dan yang dibuat cacat pada bagian inner race, outer race dan ball bearing secara bertingkat sehingga dapat ditentukan jenis dan tingkat kerusakan pada bearing tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa sinyal vibrasi yang dihasilkan dari getaran bearing yang baik mendekati harmonik (sinusoidal), sedangkan yang rusak sinyal getarannya berbentuk stokastik (random). Untuk menentukan jenis kerusakan inner race, outerrace dan ball bearing harus disinkronkan antara frekuensi getaran dan perhitungan yang berdasarkan data aquisi dari parameter bantalannya, yaitu diameter lintasan innering dan outering, jumlah ball bearing dan putaran poros.
Aplikasi Pemandu Kurir Pengiriman Paket untuk Menentukan Tujuan Terdekat dengan Metoda Dijkstra Berbasis Android sugeng sugeng; Gregorius Christierl Bree Kumoro
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 22 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v22i1.342

Abstract

Perkembangan usaha jasa kurir atau pengiriman paket merupakan salah satu bisnis dibidang layanan pengantaran atau pengiriman jasa. Semakin meningkatnya perkembangan usaha maka diperlukan juga jasa pengiriman barang, salah satu faktor ketidakpuasan konsumen disebabkan oleh keterlambatan pengiriman barang. Jasa pengiriman barang ini adalah jasa yang dapat memenuhi kebutuhan manusia akan sebuah efeisiensi, Jasa ini juga sangat menguntungkan masyarakat karena tingkat efektif yang tinggi yang dimana penerima hanya menunggu dirumah tanpa harus datAng ke toko, oleh karena itu adanya satu masalah yang sering ditemui pada saat ini adalah sulitnya kurir untuk tahu mana jalan yang terdekat dan alamat penerima untuk pengiriman paket yang terdekat dengan lokasi kurir saat ini. Pada penlitian ini, penulis mengangkat tema tentang aplikasi pemandu kurir pengiriman paket untuk menentukan rute perjalanan yang terdekat menggunakan metoda dijkstra. Tujuan pembuatan aplikasi ini yaitu untuk dapat memberikan solusi terhadap masalah kurir dalam menentukan jalur tercepat mencapai lokasi penerima paket dari lokasi kurir saat ini. Aplikasi yang dikembangkang dibuat menggunakan bahasa program java dalam bentuk aplikasi android. Metoda yang digunakan untuk mencari rute tercepat dari posisi kurir menuju lokasi penerima paket adalah menggunakan metoda dijkstra. Metoda dijkstra diimplementasikan dalam aplikasi dengan bantuan map, dimana dalam map tersebut dibuat node-node yang menjadi titik acuan perhitungan metoda dijkstra. Aplikasi ini dicoba juga dalam mencari rute terdekat penerima paket yang ada didalam jalan sempit atau area jalur gang perkampungan. Berdasarkan pengujian yang dilakukan maka didapatkan hasil pengujian yang tepat dalam mencari rute terpendek.