cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Techne : Jurnal Ilmiah Elektroteknika
ISSN : 14128292     EISSN : 26157772     DOI : -
urnal Ilmiah Elektroteknika Techné (p-ISSN: 1412-8292, e-ISSN: 2615-7772) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer, Universitas Kristen Satya Wacana. Kajian ilmu yang tercakup dalam Jurnal Ilmiah Elektroteknika Techné adalah bidang-bidang Elektronika dan Komputer, baik yang menyangkut perangkat keras maupun perangkat lunak. Jurnal Ilmiah Elektroteknika Techné terbit online pertama kali tahun 2010. Jurnal ini terbit dua kali setahun, yaitu pada bulan April dan Oktober. Jurnal Ilmiah Elektroteknika Techné menganut prinsip Open Access, sehingga semua artikel yang dipublikasikan dapat diakses secara bebas oleh setiap pengunjung.
Arjuna Subject : -
Articles 247 Documents
Monitoring Cairan Infus Menggunakan Load Cell Berbasis Internet of Things (IoT) Phisca Aditya Rosyady; Aditya Santa Sanitya Sukarjiana; Nurina Umy Habibah; Nuni Ihsana; Ahmad Raditya Cahya Baswara; Widya Rahayu Dinata
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 22 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v22i1.345

Abstract

Pemantauan infus pada pasien di fasilitas kesehatan oleh tenaga kesehatan merupakan hal yang sangat penting karena merupakan bagian dari salah satu terapi pengobatan pasien. Hal ini menjadi sangat penting karena keterlambatan penggantian infus maupun adanya perbedaan kecepatan aliran infus pada pasien dapat berakibat fatal bagi pasien yang dirawat. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem yang bertujuan untuk memudahkan perawat dalam memantau kondisi volume infus dan jumlah tetesan infus per menit dari pasien yang dirawat. Monitoring cairan infus ini menggunakan sensor Load Cell untuk mengukur volume infus dan sensor InfraRed untuk mendeteksi jumlah tetesan infus per menit aliran. Platform web monitoring sistem ini digunakan untuk menampilkan kondisi volume infus dan tetesan per menit secara real-time. Tingkat ketelitian pengukuran sensor Load Cell mencapai 99,8%, dan sensor InfraRed mampu mendeteksi jumlah tetesan infus per menit. Platform web memiliki jeda waktu 10-30 detik dalam menampilkan hasil pengukuran, tergantung kepada kecepatan jaringan internet yang digunakan.
Perancangan Sendok Makan Parkinson dengan Metode PID berbasis Arduino Newton Onasie; Susan Sulaiman
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 22 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v22i1.346

Abstract

Parkinson's disease is a progressive disorder of the nervous system that affects the part of the brain that coordinates body movement. Tremors that often occur in the patient's hands can cause difficulty while eating. One method that can be used as assistive devices for Parkinson's sufferers is to make a spoon that can remain relatively stable. In this study, Parkinson's spoon is made equipped with an MPU6050 sensor which is used to read the rotational movement of the spoon. The read value will be forwarded to the Arduino Nano microcontroller and then calculated using the complementary filter method and the PID (Proportional Integral Derivative). Tuning on the values of Kp, Ki, and Kd in this research was done by trial and error method. In this research, the most optimal PID constant values were obtained, namely Kp = 0.7, Ki = 0.5, and Kd = 20 both on the pitch axis and roll axis. The results of the PID calculation will drive the SG90 servo motor to stabilize the spoon. Testing the percentage error of the MPU6050 sensor was carried out with 6 trials of different angles on the pitch and roll axes. The average error percentage on the pitch axis was 3.23%. and 2.583% on the roll axis. Based on testing the stability of the system against movement, spoon of Parkinson's can stabilize fairly quickly if it is moved slowly despite the initial overshoot, which the highest peak was -21,49 degrees on the pitch axis and -14,89 degrees on the roll axis. However, if the hands vibrate violently, in general the spoon still oscillates between -10 degrees and 10 degrees both on the pitch and roll axis. Keywords: Parkinson, MPU6050 Sensor, PID Controller
Mapping dan Navigasi untuk Robot Pengantar Makanan di Restoran Berbasis ROS Louise; Yohana Susanthi; Muliady
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 22 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v22i1.348

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat memungkinkan pekerjaan manusia digantikan oleh robot sehingga dapat memberikan hasil lebih konsisten dan diharapkan meminimalisir kesalahan yang terjadi. Dengan menggunakan robot turtlebot2 dan sensor RP LiDAR yang dikontrol dengan ROS sebagai framework komunikasi antar proses, telah dirancang dan direalisasikan robot yang dapat melakukan mapping, localization, path planning, navigasi, serta obstacle avoidance untuk mengantarkan makanan di restoran. Mapping dan localization dapat dicapai dengan menggunakan algoritma SLAM dengan metoda gmapping dan amcl. Algoritma path planning menggunakan algoritma Djikstra untuk menghasilkan jalur yang paling pendek untuk mencapai tujuan. Robot dapat bernavigasi sesuai jalur tersebut sehingga dapat terwujud robot pengantar makanan yang otonom. Realisasi dari perancangan sistem ini menghasilkan robot yang dapat mengantarkan makanan ke meja tujuan dan kembali lagi ke dapur secara otomatis dengan waktu rata-rata untuk meja terdekat 51 detik dan untuk meja yang terjauh 124 detik dengan tingkat keberhasilan antara 60% sampai dengan 100%. Pada proses navigasi, robot dapat menghindari halangan-halangan yang terdeteksi oleh sensor RP LiDAR dan tidak terdapat perbedaan waktu yang berarti.
Perancangan Inverter Satu Fasa Berbasis Arduino Menggunakan Metode SPWM Lia Santoso; Arizal Mujibtamala Nanda Imron; Bambang Sri Kaloko
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 22 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v22i1.351

Abstract

Pada era berkembangnya teknologi saat ini, manusia tidak dapat terlepas dari kebutuhan energi listrik yang dapat menunjang pemakaian peralatan elektronik untuk setiap kegiatan rumah tangga maupun industri. Sebagian besar kebutuhan listrik memerlukan tegangan ac untuk mengidupkan peralatan listrik. Untuk tempat yang tidak terjangkau tegangan ac dapat menggunakan inverter sebagai alat konversi tegangan. Pada beberapa kasus, saat inverter melakukan konversi tegangan ditemukan beberapa kerusakan pada komponen dan penurunan kualitas output. Rancangan inverter pada paper ini menggunakan komponen yang menyesuaikan spesifikasi alat yang akan mengurangi timbulnya kerusakan pada rangkaian inverter. Arduino Nano digunakan sebagai pembangkit sinyal Pulse-Width Modulation (PWM). Penggunaan metode Sinusoidal Pulse-Width Modulation (SPWM) digunakan untuk menghasilkan tegangan dengan karakteristik gelombang sinus. Dari hasil yang didapatkan, inverter dapat bekerja dengan baik dan tidak mengalami kerusakan, namun output yang dihasilkan belum mencapai target spesifikasi, output tegangan dan arus yang dihasilkan memilki nilai kenaikan yang lebih stabil dan lebih tahan terhadap adanya tegangan jatuh.
Perancangan Antena Mikrostrip Circular Patch dengan Inset-Feed dan Array pada Frekuensi 3.5 GHz untuk Sistem Komunikasi 5G Agam Yudi Putranto; Syah Alam; Indra Surjati; Yuli Kurnia Ningsih; Lydia Sari; Permana Andi Paristiawan
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 22 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v22i1.353

Abstract

Penelitian ini mengusulkan rancangan suatu antena yang bekerja pada frekuensi 3.5 GHz yang digunakan untuk sistem komunikasi generasi kelima. Antena dirancang dengan substrat Duroid RO5880 yang memiliki spesifikasi konstanta dielektrik = 2.2, ketebalan substrat = 1.58 mm, dan loss tangent senilai 0,0009. Substrat duroid RO5880 dipilih karena memiliki nilai konstanta dielektrik yang kecil, sehingga losses antena dapat dikurangi. Antena yang dirancang memiliki gain yang tinggi dan pola radiasi yang terarah dengan metode inset feed dan metode array. Antena yang telah ditambahkan dengan metode inset feed dan metode array memiliki luas substrat sebesar 16.2 cm2, return loss -38.96 dB, VSWR 1.18, dan gain 13.03 dB pada frekuensi 3.5 GHz. Setelah menggunakan metode inset feed, nilai return loss berhasil tereduksi hingga 95.48%, mengalami kenaikan bandwidth hingga 4.06% dan dengan menggunakan metode array nilai gain mengalami peningkatan hingga 95.93% dibandingkan dengan antena elemen tunggal. Penelitian ini dapat dijadikan rekomendasi untuk disain antena penerima pada sistem komunikasi 5G.
Identifikasi Mangga Arumanis yang Dimatangkan dengan Kalsium Karbida (CaC2) Menggunakan Metode Spektroskopi Primus Putra Wahyudi; Budi Harsono
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 22 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v22i1.368

Abstract

Penggunaan kalsium karbida (CaC2) atau karbit untuk mematangkan buah dapat berbahaya untuk kesehatan, karena pada kulit dan daging buah terdeteksi unsur logam berbahaya, seperti fosfor dan arsenik. Oleh karena itu, dibutuhkan metode yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi buah yang dimatangkan menggunakan karbit. Pada penelitian ini diusulkan sebuah metode spektroskopi untuk mengidentifikasi mangga Arumanis yang dimatangkan menggunakan karbit. Spektrum fluoresensi klorofil (ChlF) yang dipancarkan mangga saat disinari dengan sinar ungu akan diukur dan dianalisis untuk membedakan mangga yang matang alami dan mangga yang dimatangkan dengan menggunakan karbit. Dari hasil pengujian diperoleh bahwa puncak spektrum ChlF dari mangga yang matang alami lebih rendah dari pada puncak spektrum ChlF mangga yang dimatangkan dengan menggunakan karbit. Dengan memanfaatkan batas nilai rasio dua puncak pada spektrum ChlF (I683/I731 = 1,27) yang diujikan pada 120 data spektrum ChlF mangga Arumanis, diperoleh akurasi identifikasi mangga matang alami sebesar 85% dan akurasi identifikasi mangga matang karbit sebesar 80,83%.
Analisis Kinerja Sistem Modulasi Downlink LTE dan 5G pada Kanal AWGN Berbasis MATLAB Rakhmania, Amalia Eka; Harvinanda, Akhmad Mukhibuddin; Hudiono, Hudiono; Hariyadi, Aad; Hadiwiyatno; Taufik, Mochammad
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 22 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v22i2.341

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan analisis performansi downlink LTE dan 5G dengan menggunakan MATLAB. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kinerja teknik modulasi QPSK, 16-QAM, dan 64-QAM yang digunakan pada downlink LTE dan teknik modulasi QPSK, 16-QAM, 64-QAM, dan 256-QAM pada downlink 5G yang melalui kanal AWGN untuk mengetahui nilai BER pada teknik modulasi yang digunakan. Teknik multiplexing yang digunakan adalah OFDM dan CP-OFDM untuk downlink LTE dan CP-OFDM untuk downlink 5G dengan variasi cyclic prefix yang digunakan adalah kategori ”normal”. Pada downlink LTE, kinerja modulasi QPSK lebih baik dari 16-QAM dan 64-QAM. Pada OFDM, BER QPSK diperoleh 10-19 pada Eb/No 16 dB, BER 16-QAM diperoleh 10-19 pada Eb/No 20 dB dan BER 64-QAM diperoleh 10-8 pada Eb/No 20 dB. Pada CP-OFDM, BER QPSK diperoleh 10-20 pada Eb/No 16 dB, BER 16-QAM diperoleh 10-19 pada Eb/No 20 dB dan BER 64-QAM diperoleh 10-9 pada Eb/No 20 dB. Pada downlink 5G CP-OFDM, kinerja modulasi QPSK lebih baik dari 16-QAM, 64-QAM dan 256-QAM, BER QPSK diperoleh 10-24 pada Eb/No 16 dB, BER 16-QAM diperoleh 10-23 pada Eb/No 20 dB, BER 64-QAM diperoleh 10-14 pada Eb/No 20 dB, dan BER 256-QAM diperoleh 10-7 pada Eb/No 20 dB.
Perancangan Sistem Pemantau Ruang Server Secara Realtime dan Otomatis Kevin; Utomo, Darmawan; Rumaksari, Atyanta Nika
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 22 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v22i2.344

Abstract

Ruang server adalah ruangan yang memiliki standar khusus untuk menjaga hardware di dalam ruangan tersebut agar tetap beroperasi dengan aman. Salah satu contoh faktor yang telah dikerjakan pada ruang server adalah membaca suhu ruangan secara online. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperluas tipe informasi dengan pengukuran suhu, iluminasi cahaya, tekanan udara, daya terpakai, dan kelembapan ruangan, tanpa perlu mendatangi ruangan. Pengguna juga mendapat sistem peringatan dini yang realtime saat kondisi ruangan dinilai berbahaya/berisiko/mengkhawatirkan. Alat ini dirancang dengan ESP32 sebagai pusat kendali dari sensor-sensor yang terhubung, BME280 sebagai pembaca indikator untuk suhu, kelembapan, ketinggian, dan tekanan, PZEM004T sebagai pembaca indikator daya, arus, dan tegangan, sedangkan untuk pembacaan indikator cahaya menggunakan Light Dependent Resistor. Data yang terkumpul selanjutnya diunggah ke Cloud, yaitu Ubidots. Secara keseluruhan sistem pemantau ini memiliki ralat sistem sebesar 2,35 % dan waktu tanggap realtime maksimum berdasarkan pengukuran ping sebesar 300 ms.
Design of human heartbeat monitoring system based on wireless sensor networks Hidayaturrohman, Qisthi Alhazmi; Lukmana, M. Arifudin; Zaman, Akhmad Nidhomuz
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 22 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v22i2.354

Abstract

The IoT technology plays an important role in Industry 4.0 revolution. The IoT technology has potential to be implemented in the medical industry, especially for the development of telemedicine system. IoT able to send the medical sensor data wirelessly to the nearest medical facility like hospital. In this research, the author designed the heart beat monitoring system by using 802.11 communication protocol and simple web interface. The pulse sensor that used in this research was able to read the pulse rate of the human and convert it to BPM (beat per minute). It has 98.89% accuracy and 1.11% error compared to the smartwatch result. In the other hand, ESP-32 also implemented as the microcontroller as well as the sensor node of the system. It was able to send the data wirelessly from sensor node to the coordinator node. The coordinator node was also able to fetch the sensor data into the database using POST and GET method and then visualize the sensor data over web interface so the other users are able to see the visualization of the sensor data.
Rancang Bangun Alat Monitoring Output Panel Surya di Kampus Universitas Pamulang Viktor Menggunakan Internet of Things Dinata, Seflahir; Mardiansyah; Putra, Heru Ade
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 23 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v23i1.355

Abstract

Pada paper ini dilakukan perancangan dan implementasi dengan metode ZMPT11 sebagai pengukur tegangan, SCT013 sebagai pengukur arus, DHT11 sebagai pengukur kelembaban dan suhu, Nodemcu ESP822 sebagai pemroses data, dan sarana komunikasi melalui internet dengan platfrom blynk sebagai media penampil pemantau data secara online di smartphone. Hasil pengujian alat ini menunjukkan nilai rata-rata selisih pada tegangan yang berbeda-beda, nilai dari rata-rata selisih tegangan pada hari-1 sebesar 2,54, pada hari-2 sebesar 3,69, dan pada hari-3 sebesar 3,08. Pada nilai rata-rata selisih arus yang didapatkan pada hari-1 sebesar 0,02, pada hari-2 nilai rata-rata selisih yang didapatkan sebesar 0,05, dan pada hari-3 nilai rata-rata yang didapatkan sebesar 0,02. Pada nilai rata-rata selisih suhu yang didapatkan pada hari-1 0,06, pada hari-2 nilai rata-rata selisih yang didapatkan sebesar 0,10, dan pada hari-3 nilai rata-rata selisih yang didapatkan sebesar 0,11. Pada nilai rata-rata selisih kelembaban yang didapatkan pada hari-1 sebesar 0,92, pada hari-2 nilai rata-rata selisih kelembaban yang didapatkan sebesar 1,38, dan pada hari-3 nilai rata-rata selisih kelembaban yang didapatkan sebesar 1,46. Nilai rata-rata selisih keseluruhan alat pada penelitan ini berada di bawah toleransi 5% yang telah ditentukan.