cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JURNAL SERAMBI ILMU
ISSN : 16934849     EISSN : 25492306     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal Serambi Ilmu is published since 2003, consistence to publishing the orginil manuscript of educational sourced from research results, conceptual ideas, studies and application of theory or literature review that has never been sent or published in other journals anywhere
Arjuna Subject : -
Articles 507 Documents
THE RELATION OF STUDENTS’ LEARNING HABITS TOWARDS ACCOUNTING LEARNING ACHIEVEMENT (A RESEARCH ON STUDENTS GRADE XII IS SMAN 1 BANDA ACEH) Faridah Yahya Faridah Yahya; Siswandi Yunandar Siswandi Yunanda
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 11, No 2 (2010): JURNAL SERAMBI ILMU
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v11i1.463

Abstract

Abstract: This writing is intended to know 1) students’ learning habit, and 2) the relation of students’ learning habit towards learning achievement. This research’s sample is student grade XII IS that totaled thirty students. The techniques of collecting data in this research are observation, questionnaire, and documentation. Data analysis for the first goal by using Likert scale and the second goal by using moment product correlation formula. the research’s result showed that the average score from students learning habit are a) items of preparing all the requirements at night with the score 3.52, b) concentration with the score 3. 35, c) reading and making notes with the score 3. 32, d) managing study time (study schedule) with the score 3. 31, e) revising lesson’s material with the score 3.2, f) being diligent in doing homework with the score 3.14, and g) being used to visit library with the score 2. 62. However, when viewed as a whole, the average score acquired 3.31 or it can be categorized medium. Furthermore, the relation between students’ learning habit and students’ achievement obtained t value ( 5. 958) greater than table t (2.0484) on significant rate 5 %. Thus Ha accepted and Ho rejected. Keyword: learning habit, students’ achievement
PENGINTEGRASIAN KONSEPBIOKONSERVASIDALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI SEBAGAI UPAYA MENUMBUHKAN LITERASI DAN KESADARAN LINGKUNGAN DI KALANGAN SISWA Evi Apriana
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 13, No 1 (2012): JURNAL SERAMBI ILMU
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v13i1.1037

Abstract

Pengembangan kurikulum biokonservasi yang terintegrasi dalam pembelajaran biologi di SMA merupakan salah satu alternative untuk meningkatkan kepedulian masyarakat khususnya siswa SMA terhadap kelestarian sumber daya alam.konservasi keanekaragaman hayati, termasuk pengelolaan sumber daya alam hayati. Seharusnya masyarakat peduli akan pentingnya keaneka-ragaman hayati di sekitarnya, kenyataannya masyarakat rasanya kurang peduli akan lingkungan sekitar. Penebangan hutan adalah contoh paling nyata, padahal hutan merupakan benteng terakhir untuk melindungi flora dan fauna, disamping fungsinya untuk mencegah banjir dan kekeringan serta dapat mengurangi gas emisi rumah kaca penyebab pemanasan global.Atas dasar itu pentingnya menanamkan tentang konservasi lingkungan sejak dini.Oleh sebab itu pengetahuan tentang konservasi, flora dan fauna yang terancam punah sudah saatnya dimasukkan dalam muatan kurikulum mulai tingkat SD,SMP dan SMA.Pembelajaran konservasi, flora dan fauna yang terancam punah dan lingkungan hidup hendaknya disampaikan dengan menarik yang melibatkan aspek kognitif (otak, kecerdasan), afektif (perasaan), motorik (gerakan) dan sosial (hubungan antar manusia).
Analysis of Student Needs for Context-Based Teaching Materials and Creativity to Improve Science Literacy of Elementary School Students Rahmani Rahmani; Maulidar Maulidar; Ali Mustadi; Anwar Senen
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 22, No 1 (2021): JURNAL SERAMBI ILMU
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v22i1.2754

Abstract

Teaching materials are one of the important components needed in the learning process. With the appropriate teaching materials, it is hoped that it can help the smooth running of learning activities. Science is a compulsory subject for elementary school students. Science contains all things related to nature. Teaching materials that have been used in learning activities are teaching materials made by the government. The purpose of this study was to determine the needs of students for context-based teaching materials and creativity to improve the scientific literacy of elementary school students. The research subjects were students from several elementary schools in Peukan Bada District, 25 students were used as the source of interview data. Data were collected using interviews and open questionnaires for students. The research data were analyzed descriptively qualitatively. Based on the research data, it can be concluded that it is necessary to develop context-based teaching materials and creativity. Context and creativity-based teaching materials were chosen because they can facilitate students to learn, both with educators and independently. Context-based teaching materials and creativity are teaching materials that are packaged in a comprehensive and schematic manner. This study is also part of a study on the development of teaching materials on the topic of human and animal organism.
PENGUASAAN KOSAKATA BAKU BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR Isma Wirna
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 13, No 1 (2012): JURNAL SERAMBI ILMU
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v13i1.1038

Abstract

Penelitian ini berjudul “Penguasaan Kosakata Baku Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Lhoknga Kabupaten Aceh Besar”, Tujuannya untuk memperoleh infornasi tentang peberjumlah nguasaan kosakata baku siswa kelas VIII SMP Negeri Lhoknga Kabupaten Aceh Besar. Adapun hipotesispenelitian ini adalah tingkat penguasaan kosakata baku siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Lhoknga Kabupaten Aceh Besar masih rendah. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII siswa SMP Negeri 1 Lhoknga Kabupaten Aceh Besar tahun ajaran 2011/2012 yang berjumlah 102 orang, dan dijadikan sampel 34 orang (30% ). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Data diperoleh dengan menggunakan teknik tes. Pengolahan data dilakukan dengan teknik kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan kosakata baku siswa SMP Negeri 1 Lhoknga Kabupaten Aceh Besar berada pada kategori cukup, dengan nilai rata-rata 59. Dengan demikian, hipotesis yang diajukan tidak dapat diterima kebenarannya.
Meningkatkan Hasil Belajar Rangkaian R-L-C melalui Jigsaw Siswa Kelas XII TKJ.2 SMK Negeri 1 Bireuen Bima Albert
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 17, No 1 (2016): JURNAL SERAMBI ILMU
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v11i1.216

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini untuk meningkatkan hasil belajar rangkaian R-L-C melalui Jigsaw siswa kelas XII TKJ.2 SMK Negri 1 Bireuen, subyek penelitian ini adalah siswa kelas XII TKJ.2 SMK Negeri 1 Bireuen, bertujuan untuk mengetahui cara, efektifitas dan tingkat keberhasilan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada siswa kelas XII XII TKJ.2 SMK Negeri 1 Bireuen. Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 2 siklus. Setiap siklus terdiri perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, analisa data dan refleksi. Data yang terkumpul mengunakan analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Untuk analisis kuantitatif digunakan analisis deskriptif yaitu skor rata-rata dan persentase, nilai minimum dan maksimum, ketuntasan dan persentase pada setiap siklus. Sedangkan untuk analisis kualitatif dengan mengolah nilai berdasarkan rentangan nilai dan KKM dengan tes tertulis, terdiri atas 6 soal pilihan ganda rangkaian R-L-C, sedangkan mengobservasi keaktifan siswa dalam proses pembelajaran dengan mengunakan skor total aspek, skor setiap indikator, rata-rata dan kualifikasi pada setiap siklus. Salah satu  alternatif pembelajaran fisika yang inovatif dan kreaktif adalah dengan mengunakan model pembelajaran Jigsaw (maju mundur seperti gergaji). Model ini yang dikembangkan oleh Elliot Aronson’s didesain untuk meningkatkan rasa tanggung jawab siswa terhadap pembelajarannya sendiri dan juga pembelajaran orang lain. Siswa tidak hanya mempelajari materi yang diberikan, tetapi mereka juga harus siap memberikan dan mengajarkan materi tersebut kepada kelompoknya. Hasil penelitian berdasarkan nilai KKM, dari hasil belajar sejumlah 27 siswa mencapai ketuntasan berdasarkan nilai KKM 76, pada pra siklus 13 siswa (48,1%) tuntas dan 14 siswa (51,9%) tidak tuntas, sedangkan pada siklus I  siswa mencapai ketuntasan belajar sebanyak 18 siswa (66,67%) dan tidak tuntas 9 siswa (33,33%) serta pada siklus II semua siswa berjumlah 27 siswa (100%) tuntas belajar.
PENERAPAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU Maikarni Maikarni
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 16, No 2 (2015): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v22i1.510

Abstract

Abstrak Penelitian ini berjudul “Penerapan Media Gambar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pelajaran IPS Terpadu Kelas IX SMPN 2 Kota Banda Aceh”. Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah dengan menerapkan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar, aktivitas guru dan siswa dapat terlaksana dengan baik, serta ketrampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan bagaimana respon siswa terhadap penerapan media gambar. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa; (2) Untuk mengetahui aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran; (3) Untuk mengetahui keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) Untuk mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran dalam penggunaan media gambar mendapatkan hasil belajar yang baik. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX-2 SMP Negeri 2 Banda Aceh yang terdiri dari 28 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes (pre-test dan pos-test) untuk hasil belajar siswa, menggunakan lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan angket respon siswa terhadap penggunaan media gambar. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian diperoleh (1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat, pada siklus I terdapat 18 siswa yang tuntas secara individual dan 10 siswa yang tidak tuntas dari 28 orang siswa (64%), pada siklus II terdapat 24 siswa yang tuntas secara individual dan 4 siswa yang tidak tuntas dari 28 orang siswa (86%). Persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 60% pada siklus I menjadi 90% pada siklus ke II; (2) Aktitas guru dan siswa meningkat menjadi sesuai dengan persentase waktu ideal; (3) Keterampilan guru dalam penerapan penggunaan media gambar meningkat dari sedang (2,5) menjadi baik (3,7); dan (4) Respon siswa terhadap penggunaan media gambar adalah 92,9% dari 28 siswa menjawab dapat memperjelas pemahaman terhadap materi yang dipelajari dengan menggunakan media gambar. Kata kunci: media gambar, hasil belajar, ips terpadu
KEMAMPUAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM PENGELOLAAN SEKOLAH DASAR Amirzan Amirzan; Ilyas Ilyas
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 11, No 2 (2010): JURNAL SERAMBI ILMU
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepala sekolah dapat menjalankan tugas pokok dan fungsinya secara efektif, apabila ia menguasai manajemen dengan baik, sehingga pada akhirnya dapat mencapai produk pendidikan yang bermutu. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan fenomena-fenomena tentang: Kemampuan konseptual, kemampuan teknis dan kemampuan hubungan manusiawi yang dimiliki oleh kepala sekolah, dengan metode deskriptif. Sedangkan untuk memperoleh data kualitatif ditempuh dengan tehnik wawancara, dokumentasi dan observasi terhadap subjek penelitian yakni Kepala Dinas , Pengawas TK/SD dan para Kepala sekolah Dasar di Wilayah Kecamatan Kota Sigli. Pengolahan atau analisis data dengan tahapan reduksi data, display data, mengambil kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan konseptual kepala sekolah sudah baik, hal ini ditandai dengan kemampuan Kepala sekolah dalam menetapkan prioritas, sistem perencanaan, merumuskan program, visi dan misi sekolah. Selanjutnya kemampuan teknis kepala sekolah dasar juga sudah memadai karena mereka telah mampu mengimplementasikan berbagai program ke kondisi yang real. demikian pula kemampuan hubungan manusiawi yang dilakukan oleh kepala sekolah sudah terlihat ke arah yang semakin baik, karena kenyataan di lapangan membuktikan para kepala sekolah dasar mampu bekerja sama, mengindentifikasi perbedaan karakteristik serta telah memotivasi para guru dan staf sekolah agar bersungguh-sungguh dalam bekerja.
MANAJEMEN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PRAJABATAN PADA BKPP ACEH Sri Rezeki Sri Rezeki; Murniati AR Murniati AR; Cut Zahri Harun Cut Zahri Harun
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 13, No 2 (2012): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v13i2.475

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan hambatan-hambatan yang ditemukan dalam pelaksanaan manajemen pembelajaran diklat prajabatan pada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Aceh. Penelitian ini mengunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:(1) Perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran diklat prajabatan dilakukan oleh tenaga pengajar sesuai kompetensi yang ditetapkan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia; (2) Pelaksanaan pembelajaran diklat prajabatan dilakukan oleh widyaiswara sesuai kompetensi yang ditetapkan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia; (3) Evaluasi pembelajaran dilakukan untuk mengetahui kemampuan peserta dalam penguasaan materi melalui ujian tertulis setelah seluruh mata diklat dalam kurikulum diberikan; dan (4) Hambatan-hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan manajemen pembelajaran diklat prajabatan adalah kurangnya kemampuan pengelolaan pembelajaran secara efektif oleh widyaiswara, kurangnya motivasi intrinsik peserta diklat, dan kurangnya pemantauan oleh penyelenggara diklat. Kata kunci :manajemen dan pembelajaran diklat
Pengembangan Menulis Cerita Pendek Kearifan Lokal Menggunakan Model Mind Mapping Siswa SD Kota Samarinda Hani Subakti; Eka Selvi Handayani
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 21, No 2 (2020): JURNAL SERAMBI ILMU
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v21i2.1941

Abstract

Penelitian pengembangan menulis cerita pendek dengan model mind mapping kearifan lokal siswa sekolah dasar Kota Samarinda menarik untuk diteliti. Hal ini berdasarkan atas observasi lapangan yang menemukan kurangnya pemahaman siswa terhadap penulisan cerita pendek kearifan lokal. Siswa masih mengalami kesulitan dalam menemukan unsur intrinsik dan ekstrinsik dalam cerita pendek kearifan lokal itu sendiri. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan (research and development). Analisis data yang diperoleh dari pengembangan menulis cerita pendek kearifan lokal menggunakan model mind mapping siswa sekolah dasar Kota Samarinda, dapat disimpulkan memiliki kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Untuk nilai kevalidan diperoleh dari validator ahli sastra dan validator ahli pembelajaran bahasa Indonesia dengan kriteria sangat baik. Data kepraktisan diperoleh berdasarkan atas penilaian rekan sejawat yang mendapatkan kriteria sangat baik. Sementara itu, untuk keefektifan dapat dilihat dari hasil uji kelompok kecil dan uji kelompok besar yang dilakukan dalam bentuk pretest dan postest. Hasil pretest kelompok kecil menunjukan bahwa nilai masih di bawah rata-rata. Namun saat dilakukan uji kelompok besar pada postest nilai berada di atas rata-rata. Sehingga dapat disimpulkan dari aspek kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan pengembangan menulis cerita pendek menggunakan mind mapping siswa sekolah dasar di Kota Samarinda ini dapat digunakan dan diterapkan di dalam proses pembelajaran di sekolah dasar.
UPAYA INTENSITAS SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DALAM KELOMPOK KERJA GURU (KKG) UNTUK MENINGKATKAN KINERJA GURU TAMAN KANAK-KANAK BINAAN WILAYAH IV WOYLA RAYA KABUPATEN ACEH BARAT Syamsidar Syamsidar
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 17, No 2 (2016): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v27i2.125

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar upaya kepala sekolah dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) terhadap kinerja guru Taman Kanak-Kanak Binaan Wilayah IV Woyla Raya Kabupaten Aceh Barat dalam wilayah binaan. Subjek  penelitian tindakan sekolah ini  adalah kepala Sekolah dengan jumlah  kepala sekolah  sebanyak 11 Taman Kanak- Kanak. Penelitian tindakan sekolah ini dilaksanakan pada tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian tindakan sekolah ini dilaksanakan dalam kurun waktu 3 bulan yaitu dari bulan yaitu dari bulan Februari sampai dengan April 2015 pada triwulan pertama. Dilaksanakan pada waktu tersebut karena tahun pejaran baru dimulai sekolah. Penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah yang terdiri dari dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua kali binaan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan Intensitas Supervisi Akademik terhadap Kepala Sekolah dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) atau melakukan kunjungan ke setiap sekolah binaan, melakukan penilian terhadap keterlibatan Kepala Sekolah dalam pembinaan Kelompok Kerja Guru (KKG) dan melakukan penilian terhadap tanggung jawab Kepala Sekolah. Alat pengumpulan data yaitu melalui daftar penilaian intensitas, daftar pembinaan kepla sekolah dan daftar wawan cara Kepala Sekolah. Validasi data dalam penelitian tindakan sekolah ini dilakukan dengan cara memasukkan nilai-nilai yang diperoleh dari penilaian kinerja Kepala Sekolah. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Prosedur penelitian terdiri dari pra penelitian, perencanaan siklus satu, pelaksanaan tindakan siklus satu, pengamatan siklus satu, refleksi siklus satu, perencanaan siklus dua, pelaksanaan tindakan siklus dua, pengamatan siklus dua dan refleksi siklus dua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan persentase Intensitas Supervisi Akademik  Kepala Sekolah Kepala Sekolah dari rata-rata 23 pada siklus I meningkat menjadi 26,90 pada binaan II. Peningkatan Intensitas Supervisi Akademik  Kepala Sekolah mengalami peningkatan dari 28,5% pada binaan I meningkat menjadi 32,2 pada binaan II. Upaya Intensitas Supervisi Akademik Kepala Sekolah Dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) untuk Meningkatkan Kinerja Guru Taman Kanak-Kanak Binaan Wilayah IV Woyla Raya Kabupaten Aceh Barat.

Filter by Year

2010 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 24, No 2 (2023): Jurnal Serambi Ilmu Vol 24, No 1 (2023): Jurnal Serambi Ilmu Vol 23, No 2 (2022): Jurnal Serambi Ilmu Vol 23, No 1 (2022): Jurnal Serambi Ilmu Vol 23, No 1 (2022): Serambi Ilmu Vol 22, No 2 (2021): JURNAL SERAMBI ILMU Vol 22, No 1 (2021): JURNAL SERAMBI ILMU Vol 21, No 2 (2020): JURNAL SERAMBI ILMU Vol 21, No 1 (2020): Jurnal Serambi Ilmu Vol 20, No 2 (2019): JURNAL SERAMBI ILMU Vol 20, No 1 (2019): JURNAL SERAMBI ILMU Vol 20, No 1 (2019): Jurnal Serambi Ilmu Vol 30, No 2 (2018) Vol 30, No 1 (2018) Vol 19, No 2 (2018): Jurnal Serambi Ilmu Vol 19, No 2 (2018): Jurnal Serambi Ilmu Vol 19, No 1 (2018): Jurnal Serambi Ilmu Vol 19, No 1 (2018): Jurnal Serambi Ilmu Vol 28, No 1 (2017) Vol 18, No 2 (2017): Jurnal Serambi Ilmu Vol 18, No 2 (2017): Jurnal Serambi Ilmu Vol 18, No 1 (2017): Jurnal Serambi Ilmu Vol 18, No 1 (2017): Jurnal Serambi Ilmu Vol 17, No 3 (2016): Jurnal Serambi Ilmu Vol 17, No 2 (2016): Jurnal Serambi Ilmu Vol 17, No 2 (2016): Jurnal Serambi Ilmu Vol 17, No 1 (2016): Jurnal Serambi Ilmu Vol 17, No 1 (2016): JURNAL SERAMBI ILMU Vol 16, No 2 (2015): Jurnal Serambi Ilmu Vol 16, No 2 (2015): Jurnal Serambi Ilmu Vol 16, No 1 (2015): Jurnal Serambi Ilmu Vol 16, No 1 (2015): Jurnal Serambi Ilmu Vol 19, No 2 (2014) Vol 15, No 2 (2014): Jurnal Serambi Ilmu Vol 15, No 2 (2014): Jurnal Serambi Ilmu Vol 15, No 1 (2014): Jurnal Serambi Ilmu Vol 15, No 1 (2014): Jurnal Serambi Ilmu Vol 17, No 2 (2013) Vol 14, No 2 (2013): Jurnal Serambi Ilmu Vol 14, No 2 (2013): Jurnal Serambi Ilmu Vol 14, No 1 (2013): Jurnal Serambi Ilmu Vol 14, No 1 (2013): Jurnal Serambi Ilmu Vol 13, No 2 (2012): Jurnal Serambi Ilmu Vol 13, No 2 (2012): Jurnal Serambi Ilmu Vol 13, No 1 (2012): JURNAL SERAMBI ILMU Vol 13, No 1 (2012): JURNAL SERAMBI ILMU Vol 12, No 2 (2011): Jurnal Serambi Ilmu Vol 12, No 1 (2011): JURNAL SERAMBI ILMU Vol 12, No 1 (2011): JURNAL SERAMBI ILMU Vol 11, No 2 (2010): JURNAL SERAMBI ILMU Vol 11, No 1 (2010): Jurnal Serambi Ilmu More Issue