cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Al-'Adl
ISSN : 19794916     EISSN : 26155540     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Al-'Adl merupakan Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Syariah IAIN Kendari. Al-'Adl secara spesifik mempublikasikan tulisan ilmiah baik naskah ilmiah maupun hasil penelitian yang berorientasi pada masalah hukum Islam dan pranata sosial serta kajian keislaman lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 290 Documents
Kemiskinan Menurut Al-Qur'an Muh Daming K.
Al-'Adl Vol 1, No 1 (2008): Al-'Adl
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3860.445 KB) | DOI: 10.31332/aladl.v1i1.523

Abstract

beberapa bentuk kemiskinan, misalnya miskin harta, miskin kemauan, miskin keterampilan, miskin morat, miskin sumber daya dan lain sebagainya. Al-Qur'an menggunakan beberapa terminologi yang berbeda untuk menunjuk pada konteks kemiskinan tersebut, misalnya dengan menggunakan kata maskanah (miskin) dan faqr (tidak memiliki tenaga/ kemampuan) yang berarti kemiskinan karena faktor ketidak mampuan secara fisik. Lebih lanjut penulis mengemukakan bahwa ada tiga macam wujud kemiskinan, yaitu : 1) Kemiskinan jiwa (rohani), 2) Kemiskinan materi, dan 3) Kemiskinan yang berarti kebutuhan manusia akan al-Khaliq penciptanya.Kata Kunci : Kemiskinan materi, kemiskinan rohani, masakin, faqir, imlaq, ailat, dhai'f, mustadh'af
Penerapan Perda Bernuansa Syariat Islam (Kajian tentang Penerapan Perda Bernuansa Syariat Islam di Bulukumba Sulawesi Selatan Ashadi L Diab
Al-'Adl Vol 2, No 1 (2009): Al-'Adl
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2725.053 KB) | DOI: 10.31332/aladl.v2i1.859

Abstract

This research elaborates three points which are: what is the background of applying sharia Islam-bassed local regulation in Bulukumba? What are responses to applying it? And what are the effects for Muslims society and non-Muslims in Bulukumba? For achieving those purposes, this research uses a qualitative approach and data are analyzed through multistage and multilevel ways using purposive sampling. The ways for collecting data are documentation, observation, and in-depth interview. This research uses Arskal’s theory (level of operating sharia Islam).            The results of the research show that there are three background ideas for applying sharia Islam-based local regulation that is historical awareness, political factors and a social reality that neglect religious values.  After applying sharia Islam-based local regulation, the level of criminality decreased sharply. Based on my research, the applying sharia Islam-based local regulation just is able to practice in ordinary crime and never touch what called as the extraordinary crime of corruption. The district regulation also has had a bad effect on inter-religious relations
Problematik Perkawinan Di Bawah Umur di Kota Kendari Kamaruddin Kamaruddin
Al-'Adl Vol 10, No 2 (2017): Al-'Adl
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.614 KB) | DOI: 10.31332/aladl.v10i2.702

Abstract

The study entitled problematic marriage under Age in Kendari will be discussed and restricted to the issue of underage marriage is problematic particularly in the city of Kendari. Based on the description in the background of the problem can be formulated formulation of the problem posed in this study is: 1.How can the objective conditions of underage marriage in the city of Kendari? 2. What factors are affecting the underage marriage in the city of Kendari? 3. How Efforts are being made to the impact of underage marriages in the city of Kendari. The research objective is 1. To know and analyze the objective conditions of underage marriage in the city of Kendari. 2. To identify and analyze the factors that influence underage marriage in the City of Kendari.3. Know and analyze the impact of efforts made against underage marriage in the city ofKendari. Based on the explanation and discussion of the results of research related to underage marriages in Kendari, it can be concluded as follows: 1. Objective conditions underage marriage in Kendari is still going on and is still done by the residents of the mostly occurs due to pregnancy early, the fact is certainly contrary to the Law No. 1 of 1974 and the legal theory positivisme.2.The factors that influence underage marriage in Kendari are (1) low education, (2) a weak economy, (3) public awareness is still lacking, (4) cultural or environmental. 3. Efforts to do in reducing the impact of underage marriage is a massive socialization, bring awareness to the children of the bride about the benefits and dangers of underage marriage.
KAJIAN FILSAFAT HUKUM ISLAM DALAM Al-QURAN Muhammad Hasdin Has
Al-'Adl Vol 8, No 2 (2015): Al-'Adl
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.655 KB) | DOI: 10.31332/aladl.v8i2.359

Abstract

Tulisan ini mengungkap hakikat , sejarah dan fungsi hukum Islam serta hubungannyadengan al-Quran dan Hadis. Hukum Islam selalu terpojok oleh opini negatifemasyarakat non muslim dan memposisikannya sebagai hukum irrasional dan penuhkekerasan. Tulisan ini menggambarkan hikmah dan bagaimana seharusnya hokumIslam dipahami. Dengan pendekatan sejarah dan tafsir, penulis menggunakan motedediskriptif analisis tentang filsafat hukum Islam dan hasilnya bahwa filsafat hukumislam terbagi kepada dua rumusan, yaitu falsafah tasyri dan falsyafah syariah.Falsafah tasyri: Falsafah yang memancarkan hukum Islam atau menguatkannya danmemeliharanya. Falsafat syari’ah: Filsafat yang di ungkapkan dari materi-materihukum Islam, seperti ibadah, muamalah, jinayah, uqubah dan sebagainya. Filsafat inibertugas membicarakan hakikat dan rahasia hukum Islam. Dalam perkembangannyafilsafat hukum Islam ini berdasar dari al-Quran dan hadis yang berusahamempertemukan ajaran Islam dengan hasil-hasil pemikiran para filosuf Yunani, dantasawuf Islam yang berbaur dengan berbagai macam unsur: India, Parsi, Cina danYunani. Sehingga mengindikasikan bahwa mempergunakan akal dan pikiran atauberpikir falsafi itu sangat perlu dalam memahami berbagai persoalan.Kata Kunci: filsafat, hukum, Islam, al-Quran.
PERDAMAIAN (ISLAH) DALAM PROSES PENYELESAIAN SENGKETA KONTRAK BISNIS SYARI’AH Umi Rohmah
Al-'Adl Vol 7, No 1 (2014): Al-'Adl
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.162 KB) | DOI: 10.31332/aladl.v7i1.208

Abstract

AbstrakSengketa dalam pemenuhan kontrak bisnis syariah merupakan salah satu persoalan yangtidak mungkin dihindari jika terjadi wanprestasi, namun tidak semua sengketa perludiselesaikan di pengadilan meskipun saat ini Pengadilan Agama atau Pengadilan Negerimemiliki kewenangan untuk menyelesaikannya. Dading sebagaimana dikenal denganistilah islah dan telah dianjurkan dalam hukum Islam menjadi salah satu alternatifpenyelesaian yang realtif lebih efektif dan efisien dilakukan dalam menyelesaian sengketakontrak bisnis Islam, sehingga perlu digali akar permasalahan, proses, dan metodepenyelesaian sengketa kontrak bisnis syariah yang tepat.Key word: islah, dading, penyelesaian sengketa, sengketa bisnis, syariah.
Kontekstualisasi Hukum Berperspektif Perempuan di Peradilan Agama Hj Asni
Al-'Adl Vol 9, No 2 (2016): Al-'Adl
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.378 KB) | DOI: 10.31332/aladl.v9i2.675

Abstract

This study focused on the urgency of the Religious Courts role in providing protection for the rights of women. Female perspective important to presented in Religion Court decision because the ideas that the protection of women in the Marriage Law and the Compilation of Islamic Law and other legal products need a application in a court. In addition, laws related to women, sometimes has special characteristics so that the position of women in certain cases important to get the defense of the judge. The decisions of the Religious Court must be deep elaborated beside applying the legal norms contained in the law to protect the rights of women. Therefore, we need specific strategies such as emphasized the need for the law by the judge as well as the importance of women's awareness of their own on their rights.
Peminggiran Perempuan dalam Pernikahan (Kasus Nikah Sirri dan Nikah Usia Dini) Muhammad Gazali Rahman
Al-'Adl Vol 10, No 1 (2017): Al-'Adl
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.715 KB) | DOI: 10.31332/aladl.v10i1.693

Abstract

Sirri clearly has no legal power, each husband and wife do not have Deed of Marriage, the government in this case Office of Religious Affairs (for the Muslims) do not give them Quotation Deed of Marriage as a handle and evidence has been conducted legitimate marriage. Negative impact for woman (wife) if in the journey of fostering household happening disharmony, disputes, quarrel until happened domestic violence (KDRT), a wife feel tortured and depressed live with her husband, whereas during marriage husband and wife already have joint property Controlled by her husband, a woman as a wife would not be able to claim her rights by filing a lawsuit in the Religious Courts for not having legitimate proof of her marriage. Similarly, with an early age marriage, which is one partner, both men and women are not old enough or under age, then the marriage that looked "forced" it could be. It could have a negative impact on both parties (male and female). Although it is casuistic, it is women who are generally more likely to feel the impact. With early marriage, access for women to continue their education to a higher level will be dashed, as well as the enormous chances of domestic violence that affects more women due to immaturity in addressing household problems.
IMPLEMENTASI PERATURAN BERSAMA MENTERI AGAMA RI DAN MENTERI DALAM NEGERI RI NOMOR 9 DAN 8 TAHUN 2006 TENTANG PEMELIHARAAN KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DI SULAWESI TENGGARA Laode Abdul Wahab
Al-'Adl Vol 8, No 1 (2015): Al-'Adl
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.475 KB) | DOI: 10.31332/aladl.v8i1.350

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan masukan kepada pelaksana tugas-tugaspemerintahan di Sulawesi Tenggara dalam pelayanan dan pengaturan perilaku umatberagama sesuai dengan Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri DalamNegeri Nomor 9 dan Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pedoman Pelaksanaan TugasKepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dalam Pemeliharaan Kerukunan UmatBeragama, Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama, dan PendirianRumah Ibadat. Dengan menggunakan metode penelitian hukum sosiologis danpendekatan hokum empiris, hasil penelitian menujukkan bahwa secara umumkerukunan beragama dan bermasyarakat di lingkungan masyarakat SulawesiTenggara relatif masih terpelihara dengan baik dan terhindar dari kasus-kasusSARA (suku, agama, ras, antar golongan) seperti yang dialami oleh beberapaprovinsi yang ada di tanah air. Berbagai potensi konflik di Sulawesi Tenggaraseperti pendirian rumah ibadah, perayaan hari besar keagamaan, perkawinan bedaagama, kegiatan aliran sempalan dan radikalisme agama, serta konflik sosial politiklainnya, terus diidentifikasi dan dideteksi sedini mungkin dengan mencarikansolusi dan hal ini telah menjadi semacam menjadi ‘kesepakatan sosial’. Suasanadan kondisi kerukunan agama yang relatif baik di Sulawesi Tenggara tersebut tidakdapat dilepaskan dari peran para pihak. Kendati sangat disadari apabila diabaikanakan berpotensi memicu terjadinya konflik. Penelitian ini merekomendasikan agarperan-peran yang konkrit, intensif, terarah dan kontinu terkait penguatan danpenciptaan kerukunan umat beragama dan bermasyarakat hendaknya terusdidorong oleh segenap komponen dan lapisan sosial di Sulawesi Tenggarautamanya pemerintah daerah, kelompok agama maupun kelompok masyarakattermasuk penguatan pada aspek keberpihakan kebijakan anggaran pada APBNmaupun APBD dalam merealisasikan niat suci ini.Kata Kunci : Implementasi, Peraturan, Kerukunan, Umat, Beragama.
HIJAB DAN JILBAB MENURUT HUKUM FIKIH Jasmani Jasmani
Al-'Adl Vol 6, No 2 (2013): Al-'Adl
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.655 KB) | DOI: 10.31332/aladl.v6i2.199

Abstract

AbstrakHijab dan jilbab adalah hal yang membentuk prillaku muslimah saat ini. Dahulu, hijabtidak begitu menarik perhatian umat Islam, walau ia adalah salah satu perintah syara' bagimuslim perempuan.Hijab dan jilbab sebagai hal yang fenomenal mengundang pertanyaan, apakah iamerupakan kesadaran beragama bagi kaum muslim perempuan, atau adalah trend baruberbusana, ataukah kedua-duanya.Berkaitan dengan hal di atas, dibutuhkan sebuah pencerahan secara akademik denganmenelusuri hukum hijab dan jilbab menurut hukum fikih. Dengan cara ini kontroversitentang hijab dan jilbab di tengah-tengah masyarakat Indonesia dan di dunia Islam lainnyadapat dpahami dan dan selanjutnya disikapi secara arif.Kata kunci: Hijab, jilbab, fikih
Perlindungan Saksi dalam Sistem Peradilan Pidana Asrianto Zainal
Al-'Adl Vol 1, No 2 (2008): Al-'Adl
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.589 KB) | DOI: 10.31332/aladl.v1i2.844

Abstract

This study aims to describe the protection of witnesses in the criminal justice process by using qualitative approach data obtained through literature study results analysis indicates that the witness including victim witness is a party that contributes greatly in the criminal justice process, therefore, should have the protection as suspects and defendants so that their testimony can be given well so that with the guarantee then the judiciary can be implemented properly so that not only can achieve procedural but also substantive justice.