cover
Contact Name
Sri Rahayu
Contact Email
srirahayuatirfiyah@gmail.com
Phone
+6285379034482
Journal Mail Official
srirahayuatirfiyah@gmail.com
Editorial Address
Jl.Tentara Pelajar Mudal Boyolali 57351
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kebidanan
Core Subject : Science,
ABSTRAK Latar Belakang : Involusi uterus adalah suatu proses dimana uterus kembali ke kondisi sebelum hamil. Proses ini dimulai segera plasenta lahir akibat kontraksi otot-otot polos uterus (Ambarwati, 2009). Senam nifas adalah latihan jasmani yang dilakukan setelah melahirkan, dimana fungsinya adalah untuk mengembalikan kondisi kesehatan, untuk mempercepat penyembuhan, mencegah timbulnya komplikasi, memulihkan dan memperbaiki regangan pada otot – otot setelah kehamilan (Ervinasby, 2008). Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Pengaruh senam nifas terhadap involusi uterus pada ibu post partum Di Puskesmas Mariana Kabupaten Banyuasin tahun 2020. Metodologi : Penelitian ini Merupakan penelitian Kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen dengan rancangan pretest posttest dengan kelompok kontrol (pretest-posttest with control group). Hasil : Hasil Penelitian menunjukan bahwa rerata involusi uterus pada kelompok Kontrol (Tidak melakukan senam Nifas) adalah 5,30+0,67 cm, rerata kelompok perlakuan (melakukan Senam Nifas) adalah 3,00+1,05 cm. Analisis kemaknaan dengan uji Mann Withney menunjukkan bahwa nilai p = 0,000. Hal ini berarti bahwa kedua kelompok sesudah diberikan perlakuan, rerata Involusi Uterus berbeda secara bermakna (p<0,05). Kesimpulan : Involusi uterus kelompok kontrol (Tidak melakukan senam) sesudah/Pengukuran ke dua terjadi penurunan involusi uterus dan Involusi uterus kelompok Perlakuan (melakukan senam nifas) sesudah senam nifas terjadi penurunan involusi uterus secara signifikan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa Ada pengaruh senam nifas terhadap involusi uteri.
Articles 361 Documents
KEPUASAN PASIEN JAMINAN PERSALINAN PADA PELAYANAN PERSALINAN OLEH BIDAN DESA DI KABUPATEN PATI Ni’amah, Siti
Jurnal Kebidanan VOLUME 08 No.01, JUNI 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v8i01.196

Abstract

Siti Ni’amah 1)  1)  Akademi Kebidanan Bakti Utama Pati E-mail: Sni39amah@yahoo.co.idABSTRAKJaminan Persalinan (Jampersal) bertujuan untuk menurunkan AKI (Angka Kematian Ibu) melalui peningkatan akses pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan, namun AKI di Kabupaten Pati  meningkat setelah ada program Jampersal. Hasil studi pendahuluan menunjukkan ketidakpuasan pasien terhadap pelayanan persalinan jampersal oleh bidan desa. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien jampersal pada pelayanan persalinan oleh Bidan Desa di Kabupaten Pati. Jenis penelitian observasional dengan  pendekatan  cross sectional. Jumlah populasi adalah seluruh  pasien jampersal di Kabupaten Pati. Responden  yang  diteliti 90 ibu bersalin dengan jampersal yang dipilih secara purposive dengan kriteria inklusi. Pengumpulan data dengan observasi dan angket dengan kuesioner terstruktur. Data dianalisis secara kuantitatif menggunakan uji rank spearman dan regresi logistik berganda. Sebagian besar  responden (60%) merasa tidak puas dengan pelayanan persalinan jampersal. Mutu pelayanan dalam dimensi reliability dipersepsikan baik 51,1% responden, mutu pelayanan dalam dimensi responsveness dipersepsikan baik 51,1% responden, mutu pelayanan dalam dimensi assurance dipersepsikan baik 51,1% responden , mutu pelayanan dalam dimensi empathy dipersepsikan baik 67,8% responden, mutu pelayanan dalam dimensi tangibles dipersepsikan baik 65,6% responden. Ada hubungan reliability (p=0,001), responsiveness (p=0,001), assurance (0,011), empathy (0,020), tangibles (p=0,001), terhadap kepuasan pasien.  Faktor yang paling kuat berhubungan dengan kepuasan pasien jampersal adalah reliability selanjutnya berturut-turut tangibles, empathy dan assurance secara bersama-sama berhubungan dengan kepuasan. Kesimpulan : Sebagian besar  responden merasa tidak puas dengan pelayanan persalinan jampersal, faktor yang mempengaruhi kepuasan adalah reliability (kehandalan), responsiveness (cepat tanggap), assurance (jaminan)  , empathy (perhatian), tangibles (bukti langsung) dengan kepuasan pasien jampersal.Kata kunci            :  Kepuasan pasien jampersal, Mutu Pelayanan Persalinan, Bidan Desa PATIENT SATISFACTION DELIVERY GUARANTEE ON MATERNITY SERVICES BY A VILLAGE MIDWIFE IN PATI REGENCY ABSTRACTDelivery Guarantee (Jampersal) aims to reduce maternal mortality (MMR) by increasing access to delivery assistance by health professionals, but MMR in Pati regency increased after Jampersal program. Results of preliminary studies show patient dissatisfaction with service delivery Jampersal the village midwife. The purpose of this study was to analyze factors associated with patient satisfaction Jampersal to service delivery by village midwives in Pati regency. an observational study with cross sectional approach. Total population is all patients Jampersal in Pati regency. Respondents who studied 90 women giving birth with Jampersal selected purposively to the inclusion criteria. The collection of data through observation and questionnaires with a structured questionnaire. Data were analyzed quantitatively using the Spearman rank test and multiple logistic regression. The majority of respondents (60%) were dissatisfied with the service delivery Jampersal. Quality of service in good perceived reliability dimension of 51.1% of respondents, the quality of service in the dimensions of perceived good responsveness 51.1% of respondents, quality assurance services in the dimensions of perceived good 51.1% of respondents, quality of service in good perceived empathy dimension 67.8% respondents, quality of service in both tangibles dimension perceived 65.6% of respondents. There is a connection reliability (p = 0.001), responsiveness (p = 0.001), assurance (0.011), empathy (0,020), tangibles (p = 0.001), to client satisfaction. Factors most strongly correlated with patient satisfaction Jampersal is the next consecutive reliability tangibles, empathy and assurance jointly associated with satisfaction. Conclusion: The majority of respondents were dissatisfied with the service delivery Jampersal, factors affecting satisfaction is reliability (reliability), responsiveness (quick response), assurance (assurance), empathy (attention), tangibles (direct evidence) with Jampersal patient satisfaction.Keywords: Patient satisfaction Jampersal, Quality of Service Delivery, village midwives
IMPLEMENTASI PROGRAM PERENCANAAN PERSALINAN DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI DENGAN DETEKSI DINI IBU HAMIL RESIKO TINGGI Mulyati ,A.Md.Keb.; Triani Yuliastanti
Jurnal Kebidanan Vol 4 No.2 Desember 2012
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v4i2.102

Abstract

IMPLEMENTASI PROGRAM PERENCANAAN PERSALINAN DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI DENGAN DETEKSI DINI IBU HAMIL RESIKO TINGGI Mulyati & Triani Yuliastanti Akademi Kebidanan Estu Utomo Boyolali ABSTRAK Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) merupakan salah satu upaya untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan angka kematian bayi baru lahir melalui pengisian dan pemasangan stiker di rumah ibu hamil untuk memantau secara intensif, sehingga apabila terjadi kesakitan dan kematian ibu dan bayi dapat dicegah. Tujuan umum dari program ini untuk meningkatkan cakupan dan mutu kesehatan bagi ibu hamil dan bayi baru lahir melalui peningkatan peran aktif keluarga dan masyarakat dalam merencanakan persalinan yang aman dan persiapan menghadapi komplikasi dan tanda bahaya kebidanan bagi ibu sehinggga melahirkan bayi yang sehat dengan harapan komplikasi dapat dicegah dan diatasi secara dini. Deteksi dini faktor risiko dalam kehamilan merupakan upaya yang baik untuk mencegah terjadinya komplikasi dalam kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan implementasi Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) dengan deteksi dini ibu hamil resiko tinggi. Penelitian yang dilakukan menggunakan rancangan penelitian metode survei analitik, pendekatan waktu yang digunakan croos sectional atau potong silang. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil di Desa Penggung pada bulan Juli 2012 sebanyak 31 orang, dengan teknik total sampling dan analisa data Chi Square. Hasil perhitungan Chi Square dengan menggunakan program SPSS versi 16.0 diperoleh bahwa nilai X2 hitung 16,952 dan p value = 0,000, berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara implementasi Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) dengan deteksi dini ibu hamil resiko tinggi. Kata Kunci : Implementasi P4K, Deteksi dini ibu hamil resiko tinggi.
EFEKTIVITAS KELAS IBU HAMIL TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG BUKU KIA Wijayanti, Titik; Setiyaningsih, Atik
Jurnal Kebidanan VOLUME 10. No. 01, JUNI 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v10i01.299

Abstract

ABSTRAKTingginya Angka Kematian Ibu (AKI) di Boyolali terlihat dari data tahun 2014 sebesar 93,05/100.000 kelahiran hidup.  Penyebab kasus kematian di Boyolali tersebut karena ekalmsi, perdarahan, infeksi dan lain-lain. (Dinkes Kab. Boyolali, 2014). Kematian ibu dapat dicegah apabila dapat dilaksanakan penanganan secara cepat dan tepat. Penanganan cepat dapat dilakukan apabila penyakit dapat dideteksi secara dini. Pengetahuan tentang deteksi dini dapat diperoleh melalui kelas ibu hamil di tingkat desa yang merupakan program dari pemerintah yang dicanangkan sejak tahun 2009. Salah satu media yang digunakan pada saat kelas ibu hamil adalah buku KIA. Di dalam buku KIA terdapat berbagai informasi tentang kesehatan ibu dan anak termasuk deteksi dini komplikasi/ penyulit. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan rancangan One group pretest-posttest,  dimana kelompok ibu hamil diberikan pre test terlebih dahulu, kemudian diberikan perlakukan kelas ibu hamil 4x pertemuan dan diakhiri dengan post test. Populasi sejumlah 31 orang ibu hamil dengan responden 30 ibu hamil, diambil dengan tehnik purposive sampling. Penelitian dilakukan di desa Kragilan, Mojosongo, Boyolali.  Analisis data  menggunakan paired t test. Hasil penelitian menunjukan pada saat pre test, responden yang memiliki pengetahuan tentang Buku KIA pada kategori baik (76% - 100%) sebanyak 3 responden (10%), dan pada saat post test, pengetahuan responden tentang buku KIA pada kategori baik mengalami peningkatan menjadi 20 responden (66,7%). Hasil analisis data menunjukkan nilai ρ-value (0,00) < α (0,05) yang artinya kelas ibu hamil efektif meningkatkan pengetahuan tentang Buku KIA. Nilai corelation 0,856 menunjukkan bahwa kelas ibu hamil memiliki pengaruh yang erat terhadap peningkatan pengetahuan tentang Buku KIA.Kata kunci : kelas ibu hamil, pengetahuan tentang buku KIA    EFFECTIVENESS OF PREGNANT WOMEN CLASS ON IMPROVEMENT KNOWLEDGE ABOUT KIA BOOKABSTRACTThe high maternal mortality rate (MMR) in Boyolali is seen from 2014 data of 93.05 / 100,000 live births. The cause of death cases in Boyolali is due to ekalmsi, bleeding, infection and others. (Health Office Boyolali District, 2014). Maternal death can be prevented if handling can be done quickly and accurately. Fast treatment can be done if the disease can be detected early. Knowledge of early detection can be obtained through pregnant women's classes at the village level which is a government program proclaimed since 2009. One of the media used during the pregnant mother's class is the KIA book. In KIA books there are various information about maternal and child health including early detection of complications / complications. This research is a quasi experiment research with One group pretest-posttest design, where group of pregnant mother is given pre test first, then given treatment class of 4x pregnant woman meeting and ending with post test. The population of 31 pregnant women with respondents 30 pregnant women, taken with purposive sampling technique. The study was conducted in the village of Kragilan, Mojosongo, Boyolali. Data analysis using paired t test. The result of the research shows that in the pre test, respondents who have knowledge about KIA Book in good category (76% - 100%) are 3 respondents (10%), and at post test, the knowledge of respondents about KIA book in good category has increased to become 20 respondents (66.7%). The result of data analysis shows the value of ρ-value (0,00) <α (0,05), which means the maternal class is effective to increase the knowledge of KIA Book. The value of corelation 0.856 indicates that the class of pregnant women has a close influence on the increased knowledge of the KIA Book.Keywords: class of pregnant mother, knowledge of KIA book
KONTRIBUSI PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN SIKAP TENTANG DETEKSI DINI TANDA BAHAYA KEHAMILAN Widiyastuti, Nurul Eko; Eka Rini, Sri Madya Bhakti
Jurnal Kebidanan VOLUME 08 No.01, JUNI 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v8i01.201

Abstract

Nurul Eko Widiyastuti 1), Sri Madya Bhakti Eka Rini 2)1) 2) Stikes Estu Utomo BoyolaliE-mail: 1nurul_ew@yahoo.co.id,  2srimadya_eub@yahoo.co.idABSTRAKTarget pencapaian pemeriksaan kehamilan khususnya K1 dan K4 tahun 2013 di Indonesia yaitu 95% untuk K1 dan 90% untuk K4. Cakupan kunjungan ibu hamil K4 propinsi Jawa Tengah tahun 2013 adalah  92,13% dan target K4 propinsi Jawa Tengah tahun 2013 sebesar 80%. Data kabupaten Boyolali tahun 2014 untuk K1 85% sedangkan K4 80% (Dinkes Kabupaten Boyolali, 2014). Faktor-faktor yang berperan dalam keberhasilan program kesehatan keluarga tentang cakupan K1 dan K4 adalah kesadaran ibu hamil yang tinggi untuk melakukan pemeriksaan kehamilan dan melakukan deteksi dini terhadap tanda bahaya kehamilan. Metode Penelitian : Penelitian yang dilakukan ini merupakan penelitian Ex-postfacto dengan pendekatan causal comparative research dan menggunakan teknik sampling Purposive Random Sampling yaitu 50 responden. Instrumen penelitian menggunakan alat kuesioner untuk mengetahui pengetahun dan sikap responden yang sebelumnya sudah dilakukan uji validitas dan reabilitas. Analisa data menggunakan analisis regresi. Hasil Penelitian : Dari hasil uji statistik diperoleh nilai correlation coefficien 0.349 dengan Sig. 0.013, hal ini menunjukan bahwa nilai ρ < 0,013 berarti bahwa terdapat tingkat hubungan yang rendah sebesar 0.349 atau 34,9 % antara pengetahuan dengan sikap ibu hamil trimester III tentang deteksi dini tanda bahaya kehamilan. Adjusted R Square 0,484 berarti 48,4% variabel sikap dapat dijelaskan oleh variabel pengetahuan, sedangkan sisanya (100% - 48,4% = 51,6%) dijelaskan oleh sebab-sebab lain diluar model, misalnya dukungan keluarga, motivasi bidan dan sebagainya. Kesimpulan : Pengetahuan sebagian besar dalam kategori baik yaitu ada 22 orang dengan presentase 44 %. Sikap pada penelitian ini sebagian besar dalam kategori mendukung yaitu sebanyak 24 responden dengan presentase 48 %. Hal ini berarti semakin tinggi pengetahuan maka sikap semakin baik atau mendukung.Kata Kunci : pengetahuan, sikap, ibu hamil trimester III, deteksi dini, tanda bahaya kehamilan.CONTRIBUTION OF KNOWLEDGE PREGNANT MOTHER TRIMESTER III WITH ATTITUDE ON EARLY DETECTION OF DANGER SIGNS OF PREGNANCY ABSTRACTTarget achievement pregnancy examination, especially K1 and K4 in 2013 in Indonesia, namely 95% to 90% for the K1 and K4. Coverage of pregnant women visit K4 Central Java province in 2013 was 92.13% and the target K4 Central Java province in 2013 amounted to 80%. Boyolali district data for K1 2014 K4 85% while 80% (DHO Boyolali, 2014). Factors that play a role in the success of the family health program on K1 and K4 coverage is a high awareness of pregnant women for antenatal and early detection is the danger signs of pregnancy. Methods: This research is a research Ex-postfacto with causal comparative research approach and using purposive sampling technique Random Sampling of 50 respondents. The research instrument using a questionnaire to determine the knowledge and attitudes of respondents who have previously tested the validity and reliability. Analysis of data using regression analysis. Results: From the test results obtained by statistical correlation value coefficien 0.349 with Sig. 0013, indicating that the value ρ <0.013 means that there is a low degree of correlation of 0.349 or 34.9% between knowledge and attitude of third trimester pregnant women about early detection of danger signs of pregnancy. Adjusted R Square .484 means that 48.4% variable attitude can be explained by the variable knowledge, while the rest (100% - 48.4% = 51.6%) is explained by other causes outside the model, such as family support, motivation and so forth midwife , Conclusion: Knowledge majority in both categories are 22 people with a percentage of 44%. The attitude in this study mostly in the category of supporting as many as 24 respondents with a percentage of 48%. This means that the higher the better knowledge of the attitude or support.Keywords: knowledge, attitudes, third trimester pregnant women, early detection, danger signs of pregnancy.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG MANFAAT TABLET FE DI DESA CANDI, KECAMATAN AMPEL, KABUPATEN BOYOLALI Wahyu Tri Utami; Dwi Anita Apriastuti
Jurnal Kebidanan VOLUME 5 NO.1 JUNI 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v5i2.107

Abstract

GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG MANFAAT TABLET FE DI DESA CANDI, KECAMATAN AMPEL, KABUPATEN BOYOLALI Wahyu Tri Utami & Dwi Anita A Akademi Kebidanan Estu Utomo Boyolali ABSTRAK Salah satu penyebab kematian maternal tidak langsung adalah anemia. Frekuensi anemia dalam kehamilan di negara-negara yang sedang berkembang lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara yang sudah maju karena defisiensi makanan memegang peranan yang sangat penting dalam timbulnya anemia. Pemberian tablet tambah darah selama kehamilan merupakan salah satu cara yang paling cocok bagi ibu hamil untuk meningkatkan kadar Hb sampai tahap yang diinginkan, karena sangat efektif dimana satu tablet mengandung 60 mg Fe. Untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang manfaat tablet Fe di Desa Candi Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yaitu suatu penelitian dengan tujuan untuk membuat gambaran tentang suatu keadaan obyektif dengan data kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 53 responden dengan teknik pengambilan Total Sampling. Analisa data dalam penelitian ini adalah analisa univariate yaitu analisa yang menggunakan satu variabel. Karakteristik responden terbanyak usia 20 – 35 tahun sebanyak 47 (88,7%) responden; Tingkat pendidikan responden terbanyak adalah SD sebanyak 31 (58,5%) responden; Sumber informasi terbanyak adalah dari tenaga kesehatan sebanyak 35 (66,0%) responden; dan 4) Tingkat pengetahuan terbanyak adalah pengetahuan kurang sebanyak 38 (71,7%). Kata Kunci : Pengetahuan Ibu Hamil, Manfaat Tablet Fe
PENGARUH PEMBERIAN STIMULASI TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK UMUR 12-24 BULAN DI DESA LEMBU, BANCAK Utaminingtyas, Farida
Jurnal Kebidanan VOLUME 11. No.02, Desember 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v11i02.348

Abstract

ABSTRAKMasa balita adalah periode penting dalam tumbuh kembang anak. Tumbuh kembang anak yang optimal salah satunya dipengaruhi oleh faktor stimulasi. Anak yang mendapatkan stimulasi terarah, teratur dan dilakukan sejak dini akan lebih cepat berkembang dibandingkan dengan anak yang kurang atau terlambat mendapatkan stimulasi. Kurangnya stimulasi dapat mengakibatkan keterlambatan perkembangan dan kesulitan untuk mengembangkan potensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh pemberian stimulasi terhadap perkembangan anak umur 12-24 bulan di Desa Lembu, Bancak. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain analitik prospektif kohort pada anak umur 12-24 bulan. Sampel yang digunakan sebanyak 15 responden kelompok intervensi dan 15 responden sebagai kelompok kontrol, instrumen yang digunakan kuesioner dan lembar observasi KPSP. Analisis data menggunakan statistik nonparametrik dengan uji Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil penelitian ini terdapat pengaruh yang signifikan pemberian stimulasi pada perkembangan anak umur 12-24 bulan pada kelompok intervensi dengan nilai p < 0,05, dan tidak terdapat pengaruh stimulasi pada perkembangan anak umur 12-24 bulan pada kelompok kontrol dengan nilai p > 0,05. Tidak terdapat pengaruh stimulasi pada perkembangan anak umur 12-24 bulan sebelum perlakuan pada kedua kelompok dengan nilai p=0,094. Terdapat pengaruh stimulasi pada perkembangan anak umur 12-24 bulan setelah perlakuan pada kedua kelompok dengan nilai p=0,000.Kata kunci: stimulasi, perkembangan, 12-24 bulan, KPSPTHE EFFECT OF GIVING THE STIMULATION IN DEVELOPING OF 12-24-MONTH-OLD CHILDREN AT LEMBU VILLAGE IN BANCAK ABSTRACTThe toddler's period is an important period in the growing child threshold. The growth of child, one of them is affected by stimulation’s factors. The children who get a directional stimulation, well-ordered, and performed early, they will develop quickly comparing to the children who are less or late for stimulation. Lack of stimulation can result in developmental delay and difficult in developing their potential. The study aimed to identify the influence of stimulating on the development of 12-24-month-old children in Lembu Village, Bancak. The method used on this study was an analytic observational with prospective analytic design of cohorts in 12-24-month-old child. The participants of the study were used 15 intervention group respondents and 15 respondents as control groups. The instruments used questionnaires and KPSP observation sheets. The data analysis used nonparametric statistics with the Wilcoxon and Mann Whitney tests. The results of this study contained a significant effect of stimulating on the development of 12-24-month aged children in intervention groups with a value of p < 0.05, and there was no stimulation effect on the development of 12-24-month aged children in control groups with a value of p > 0,05. There was no stimulation effect on the development of 12-24 months old children before treatment of both groups with p=0,094 value. There was a stimulation effect on the development of 12-24 months old children after treatment of both groups with  p=0,000 value.Keyword: Stimulation, Development, 12-24 months children, KPSP
HUBUNGAN SIBLING RIVALRY DENGAN PENYESUAIAN SOSIAL PADA ANAK USIA 11 – 12 TAHUN DI SD 02 GENUK UNGARAN KABUPATEN SEMARANG ,, Masruroh; Ramadhana, Riska Nur
Jurnal Kebidanan VOLUME 08 No.02, DESEMBER 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v8i02.215

Abstract

ABSTRAKSibling Rivalry adalah permusuhan dan kecemburuan antara saudara kandung yang menimbulkan ketegangan diantara adik dan kakak. Hal ini tak dapat disangkal bahwa perselisihan antar adik dan kakak akan selalu ada. Sibling rivalry akan terlihat ketika umur mereka 3-5 tahun dan terjadi lagi pada umur 8-12 tahun pada usia sekolah.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan sibling rivalry dengan penyesuaian sosial pada anak usia 11-12 tahun di SD Negeri 02 Genuk Ungaran Barat Kabupaten Semarang.Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh anak  usia 11-12 tahun di yang mempunyai adik di SD Negeri 02 Genuk Ungaran Barat Kabupaten Semarang bulan Agustus 2016 sebanyak 39 anak. Jumlah sampel 39 responden dengan teknik sampling menggunakan total sampling.Alat pengambilkan data menggunakan kuesioner dan uji yang dilakukan menggunakan uji chi square.Hasil  penelitian menunjukkan sebagian besar responden tidak mengalami sibling rivalry  sebanyak 24 responden (61,5%) dan yang mengalami sibling rivalry sebanyak 15 responden (38,5%). Sebagian besar responden penyesuaian sosialnya baik sebanyak 23 responden  (59,0%) dan penyesuaiannya buruk sebanyak 16 responden (42,0%). Ada hubungan antara sibling rivalry dengan penyesuaian sosial pada anak usia 11-12 tahun di SD Negeri 02 Genuk Ungaran Barat Kabupaten Semarang  nilai p 0,025 < =0,05.Ada hubungan antara sibling rivalry dengan penyesuaian sosial pada anak usia 11-12 tahun di SD Negeri 02 Genuk Ungaran Kabupaten Semarang Kata kunci    :      Sibling rivalry, penyesuaian sosial                         PATIENT SATISFACTION DELIVERY GUARANTEE ON MATERNITY SERVICES BY A VILLAGE MIDWIFE IN PATI REGENCYABSTRACTSibling Rivalry is animosity and jealousy between siblings cause tension between brother and sister. It is undeniable that the dispute between the brothers and sisters will always be there. Sibling rivalry will look when they are 3-5 years of age and again in the age of 8-12 years at school age.To know the relationship sibling rivalry with social adjustment in children aged 11-12 years in 02 primary schools Genuk West Ungaran Semarang District.This research is a correlation with cross sectional approach. The population of all children aged 11-12 years in having a sister in SD Negeri 02 Genuk West Ungaran Semarang District in August 2016 as many as 39 children. Total sample of 39 respondents by using a sampling technique total sampling. Pengambilkan tool data using questionnaires and tests were performed using chi square test.The results showed that most respondents do not experience sibling rivalry as much as 24 respondents (61.5%) and those with sibling rivalry as much as 15 respondents (38.5%). Most respondents good social adjustment as much as 23 respondents (59.0%) and poor adjustment as much as 16 respondents (42.0%). There is a relationship between sibling rivalry with social adjustment in children aged 11-12 years in 02 primary schools Genuk West Ungaran Semarang District p value 0,025 <_ = 0.05.There is a relationship between sibling rivalry with social adjustment in children aged 11-12 years in 02 primary schools Genuk West Ungaran Semarang District.Keywords: Sibling Rivalry, social adjustment
HUBUNGAN PEMBERIAN SUSU FORMULA DENGAN OBESITAS PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI KECAMATAN MANDIRAJA KABUPATEN BANJARNEGARA Febriana Triastuti; Tri Anasari Akademi Kebidanan YLPP Purwokerto
Jurnal Kebidanan VOLUME 5 NO.1 JUNI 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v5i2.112

Abstract

HUBUNGAN PEMBERIAN SUSU FORMULA DENGAN OBESITAS PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI KECAMATAN MANDIRAJA KABUPATEN BANJARNEGARA Febriana Triastuti & Tri Anasari Akademi Kebidanan YLPP Purwokerto ABSTRACT Excessive weight gain in infants can make it have a health problem, one of which is obesity. Obesity is a disorder characterized by accumulation of excess body fat tissue. Bottle fed children will be obese by age five or six years. Infant formula can lead to obesity because it has more short chain saturated fatty acids, whereas unsaturated fats only 3%. The purpose of this research to find out the correlation of giving the formula milk and the obesity in the children in age 5-6 year olds at Early Childhood Education School Sub district of Mandiraja. The type of this research was observational by using the approach of case control. Population in this research was all the children of age 5-6 year olds. The sample of each group is 58 children. Procedure of taking sample for the group of case used the total sampling and the group of control used the simple random sampling. Research instrument used the questionnaire and observation. Data analysis used the chi-square. The most of respondent consumed the formula milk 71 respondents (61.2%). Group of case and group of control each of them 58 cases (50%). There was the correlation between the giving of formula milk and the obesity in the children of 5-6 year olds at Early Childhood Education School Sub district of Mandiraja (p value = 0.000 and OR = 4.26). There was the correlation between the giving of formula milk and the obesity in the children of age 5-6 year olds at Early Childhood Education School Sub district of Mandiraja. Every health officer would be better in order to not giving the Baby Formula Milk and/or other baby product that can impede the program of giving Exclusive Breast Milk except for the baby with the medical indication condition, baby does not has mother or mother is isolated from the baby. Keywords : Formula Milk, obesity, children of 5-6 year olds
STUDI DESKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG KONTRASEPSI IUD DI PUSKESMAS DANUREJAN 2 KOTA YOGYAKARTA Rahmawati, Dechoni; Shanti, Elvika Fit Ari
Jurnal Kebidanan VOLUME 11. No.02, Desember 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v11i02.352

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Angka Kematian Bayi dan Balita di Indonesia dalam 5 tahun terakhir yaitu 19/1000 kelahiran, sedangkan untuk Angka Kematian Pasca Neonatal (AKPN) telah terjadi penurunan dari 15/1000 menjadi 13/1000 kelahiran hidup, angka kematian anak juga turun dari 44/1000 menjadi 40/1000 kelahiran hidup. Hal ini mengakibatkan pertumbuhan penduduk indonesia semakin meningkat. Oleh karena itu usaha untuk menekan laju pertumbuhan sangatlah penting program-program yang ditawarkan pemerintah harus di dukung oleh masyarakat seperti halnya KB, penggunaan alat kontrasepsi, penundaan usia perkawinan dan lain-lain. Sehingga penurunan laju pertumbuhan penduduk diharapkan menurun. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran pengetahuan wanita usia subur (WUS) tentang kontrasepsi IUD di wilayah kerja Pusat Kesehatan Masyarakat Danurejan 2, Yogyakarta. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan 70 responden. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan tingkat pengetahuan WUS tentang kontrasepsi IUD dikategorikan tingkat pengetahuan baik sebanyak 49 responden (70,0%), tingkat pengetahuan cukup sebanyak 14 responden (20,0%), dan tingkat pengetahuan kurang sebanyak 7 responden (10,0%). Kesimpulan: Pengetahuan Wanita Usia Subur tentang kontrasepsi IUD di area kerja Puskesmas Danurejan 2 di Kota Yogyakarta, sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik 49 responden (10,0%).Kata kunci: Pengetahuan, Wanita Usia Subur (WUS), Kontrasepsi IUD DESCRIPTIVE STUDY OF MOTHER’S KNOWLEDGE ABOUT LEVEL IUD CONTRACEPTION IN DANUREJO COMMUNITY HEALTH CENTER 2, YOGYAKARTA CITYABSTRACTBackground: Infant and Toddler Mortality in Indonesia in the last 5 years, which is 19/1000 births, while for Post-Neonatal Mortality Rates (AKPN) there has been a decrease from 15/1000 to 13/1000 live births, the child mortality rate has also dropped from 44 / 1000 to 40/1000 live births. This resulted in increasing population of Indonesia. Therefore, efforts to reduce the rate of growth are very important programs offered by the government must be supported by the community such as family planning, the use of contraception, delaying the age of marriage and others. So that the decline in population growth rate is expected to decrease. Objective: To find a picture of the knowledge of women of childbearing age (WUS) about contraceptive IUDs in the work area of the Danurejan Public Health Center 2, Yogyakarta. Research Methods: This type of research is quantitative descriptive research. The sampling technique used purposive sampling with 70 respondents. Data analysis uses univariate analysis. Results: The results showed that based on the level of knowledge of WUS about contraceptive IUD categorized the level of good knowledge as many as 49 respondents (70,0%), the level of knowledge was as much as 14 respondents (20,0 %), and the level of knowledge was less as much as 7 respondents (10,0 %). Conclusion: Knowledge of Fertile Age Women about IUD contraception in the work area of the Danurejan 2 Public Health Center in Yogyakarta City, most of the respondents had good knowledge of 49 respondents (70,0%).Keywords: Knowledge, Fertile Age Women (WUS), IUD Contraception
PENGARUH METODE ROLE PLAY TERHADAP PENCAPAIAN HASIL UJIAN ASUHAN KEBIDANAN I DENGAN METODE OSCA Sarwoko Akademi Kebidanan Estu Utomo Boyolali
Jurnal Kebidanan Volume 1 No. 2 Desember 2009
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v1i1.66

Abstract

PENGARUH METODE ROLE PLAY TERHADAP PENCAPAIAN HASIL UJIAN ASUHAN KEBIDANAN I DENGAN METODE OSCA Sarwoko Akademi Kebidanan Estu Utomo Boyolali Abstrak Ujian utama akhir pendidikan diploma III kebidanan dengan metode OSCA di Jawa Tengah menghasilkan angka kelulusan yang rendah (tahun 2008, 66.74%). Upaya untuk meningkatkan angka kelulusan telah dilakukan melalui berbagai  metode pembelajaran, baik ceramah, diskusi, maupun praktik di laboratorium, tetapi belum tampak ada perbaikan. Menurut teori, metode role play dapat memperbaiki pencapaian hasil ujian mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode role play terhadap pencapaian hasil ujian asuhan kebidanan I. Penelitian ini merupakan studi eksperimental kuasi dengan rancangan after only with control design. Populasi sasaran adalah mahasiswa akademi kebidanan. Sampel dipilih dari mahasiswa Akademi Kebidanan Estu Utomo Boyolali jalur umum semester II tahun 2009. Sejumlah 47 mahasiswa dari kelas A mendapatkan metode role play, dan 48 mahasiswa dari kelas B mendapatkan metode konvensional. Variabel hasil yang diteliti adalah pencapaian hasil OSCA asuhan kebidanan I, baik pengetahuan maupun ketrampilan mahasiswa tentang pokok bahasan pemeriksaan obstetrik. Variabel perancu yang diperhitungkan motivasi belajar. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan check list. Data dianalisis dengan model analisis regresi linier ganda, dengan program SPSS versi 16. Hasil penelitian menunjukkan metode pembelajaran role play mampu menghasilkan nilai pengetahuan dan ketrampilan asuhan kebidanan I mahasiswa yang lebih tinggi daripada metode konvensional (b= 9.55; p= 0.007 untuk pengetahuan; b= 8.20; p= 0.000 untuk ketrampilan). Disimpulkan bahwa metode pembelajaran role play mampu meningkatkan hasil ujian pengetahuan dan ketrampilan asuhan kebidanan I bahasan pemeriksaan obstetrik setelah mengontrol pengaruh motivasi belajar. Disarankan untuk menerapkan metode role play di akademi kebidanan lainnya untuk meningkatkan hasil ujian OSCA.   Kata Kunci :   role play, ujian OSCA, asuhan kebidanan I