cover
Contact Name
Sri Rahayu
Contact Email
srirahayuatirfiyah@gmail.com
Phone
+6285379034482
Journal Mail Official
srirahayuatirfiyah@gmail.com
Editorial Address
Jl.Tentara Pelajar Mudal Boyolali 57351
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kebidanan
Core Subject : Science,
ABSTRAK Latar Belakang : Involusi uterus adalah suatu proses dimana uterus kembali ke kondisi sebelum hamil. Proses ini dimulai segera plasenta lahir akibat kontraksi otot-otot polos uterus (Ambarwati, 2009). Senam nifas adalah latihan jasmani yang dilakukan setelah melahirkan, dimana fungsinya adalah untuk mengembalikan kondisi kesehatan, untuk mempercepat penyembuhan, mencegah timbulnya komplikasi, memulihkan dan memperbaiki regangan pada otot – otot setelah kehamilan (Ervinasby, 2008). Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Pengaruh senam nifas terhadap involusi uterus pada ibu post partum Di Puskesmas Mariana Kabupaten Banyuasin tahun 2020. Metodologi : Penelitian ini Merupakan penelitian Kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen dengan rancangan pretest posttest dengan kelompok kontrol (pretest-posttest with control group). Hasil : Hasil Penelitian menunjukan bahwa rerata involusi uterus pada kelompok Kontrol (Tidak melakukan senam Nifas) adalah 5,30+0,67 cm, rerata kelompok perlakuan (melakukan Senam Nifas) adalah 3,00+1,05 cm. Analisis kemaknaan dengan uji Mann Withney menunjukkan bahwa nilai p = 0,000. Hal ini berarti bahwa kedua kelompok sesudah diberikan perlakuan, rerata Involusi Uterus berbeda secara bermakna (p<0,05). Kesimpulan : Involusi uterus kelompok kontrol (Tidak melakukan senam) sesudah/Pengukuran ke dua terjadi penurunan involusi uterus dan Involusi uterus kelompok Perlakuan (melakukan senam nifas) sesudah senam nifas terjadi penurunan involusi uterus secara signifikan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa Ada pengaruh senam nifas terhadap involusi uteri.
Articles 387 Documents
PENGARUH PEER EDUCATION TERHADAP PENINGKATAN SIKAP DALAM PENCEGAHAN HIV/AIDS PADA REMAJA DI SMK N 1 TENGARAN: THE EFFECT OF PEER EDUCATION ON IMPROVING ATTITUDES IN HIV/AIDS REVENTION IN ADOLESCENTS AT SMK N 1 TENGARAN Emy Kurniawati; Devita Novia Sari; Hana Rosiana Ulfah; Bambang Sudono Dwi Saputro
Jurnal Kebidanan VOLUME 17, NO.02 DESEMBER 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v17i02.951

Abstract

ABSTRAK : HIV/AIDS masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius baik secara global maupun nasional. Remaja merupakan kelompok usia yang rentan karena berada dalam masa transisi dan eksplorasi diri yang tinggi terhadap hal-hal baru termasuk perilaku seksual berisiko. Rendahnya sikap remaja terhadap pencegahan HIV/AIDS menjadi salah satu faktor penyebaran penyakit HIV/AIDS. Intervensi pendidikan kesehatan dengan pendekatan peer education dinilai efektif karena informasi disampaikan oleh teman sebaya, yang dianggap lebih dapat diterima oleh remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sebelum dan sesusah Peer Education. Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Quasi Experimental dan memakai metode pretest posttest one group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK N 1 Tengaran. Pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan pengambilan sampel 36 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data diolah menggunakan program SPSS untuk menganalisis univariat dan bivariat dengan distribusi frekuensi dan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan sikap yang signifikan tentang HIV/AIDS dengan hasil uji statistik: Mean Difference = -18,97, t = -19,63, dan p = 0,00. Hal ini menunjukkan bahwa ada peer education efektif dalam meningkatan sikap dalam pencegahan HIV/AIDS sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh peer education terhadap peningkatan sikap siswa dalam pencegahn HIV/AIDS. Kata Kunci: Peer Education, Sikap HIV/AIDS, Remaja
PENGARUH SOSIALISASI BUKU KIA TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG BUKU KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) DI DESA CEPOGO KECAMATAN CEPOGO KABUPATEN BOYOLALI Ardiani Sulistiani; Titik Wijayanti; Sugiyarti Sugiyarti
Jurnal Kebidanan VOLUME 17, NO.02 DESEMBER 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v17i02.952

Abstract

ABSTRAK : Latar belakang. Buku KIA merupakan alat untuk mendeteksi secara dini adanya gangguan atau masalah kesehatan ibu dan anak, alat komunikasi dan penyuluhan dengan informasi yang penting bagi ibu. Sosialisasi khusus tentang buku KIA belum pernah dilakukan di Desa Cepogo Kecamatan Cepogo, sosialisasi hanya diberikan secara singkat pada awal pemberian buku KIA di Trimester I. Tujuan penelitian. untuk mengetahui pengaruh sosialisasi buku kia terhadap pengetahuan ibu hamil tentang buku kesehatan ibu dan anak (KIA). Metode penelitian. Jenis penelitian kuantitatif, desain pra eksperiment rancangan one-group pretest-posttest design. Populasi seluruh ibu hamil yang berada di Desa Cepogo Kecamatan Cepogo sejumlah 37 ibu hamil. Sampel seluruh ibu hamil sejumlah 37 ibu hamil teknik sampel total sampling. Instrumen berupa kuesioner dan buku KIA. Analisis data dengan uji wilcoxon. Hasil penelitian. Pengetahuan ibu hamil tentang buku KIA sebelum diberikan sosialisasi buku kesehatan ibu dan anak (KIA) menunjukkan mayoritas memiliki pengetahuan cukup yaitu 18 responden (48,6%). Pengetahuan ibu hamil tentang buku KIA setelah diberikan sosialisasi buku KIA mayoritas memiliki pengetahuan baik yaitu 19 responden (51,4%). Hasil uji wilcoxon diperoleh p value 0,000<0,05 sehingga ada pengaruh sosialisasi buku KIA terhadap pengetahuan ibu hamil tentang buku KIA. Simpulan. Ada pengaruh sosialisasi buku KIA terhadap pengetahuan ibu hamil tentang buku KIA di Desa Cepogo Kecamatan Cepogo. Menjadikan masukkan untuk ibu hamil agar meningkatkan pengetahuan tentang buku KIA sehingga dapat dimanfaatkan dengan baik. Kata Kunci : Sosialisasi, Buku Kesehatan Ibu Dan Anak (KIA), Pengetahuan
GERAKAN SADAR OSTEOPOROSIS : SKRINING DAN EDUKASI KESEHATAN TULANG BAGI PEREMPUAN USIA ? 40 TAHUN DI DESA PUCANGAN, KARTASURA Sulastri Sulastri; Soffin Ganung Rahmatrisna; Diva Rahmawati
Jurnal Kebidanan VOLUME 17, NO.02 DESEMBER 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v17i02.958

Abstract

ABSTRAK : Osteoporosis adalah masalah kesehatan masyarakat signifikan, terutama yang mempengaruhi wanita berusia di atas 40 tahun. Inisiatif "Gerakan Sadar Osteoporosis" diluncurkan di Desa Pucangan, Kartasura untuk meningkatkan kesadaran osteoporosis dan mempromosikan kesehatan tulang melalui edukasi dan skrining. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas program tersebut dalam meningkatkan pengetahuan, penyerapan skrining, dan perilaku pencegahan di kalangan perempuan berusia ?40 tahun di lingkungan pedesaan. Desain studi metode campuran digunakan. Data kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur pra dan pasca intervensi yang menilai pengetahuan, sikap, dan penyerapan skrining osteoporosis di antara 96 wanita berusia ?40 tahun. Data kualitatif dari diskusi kelompok fokus dan wawancara informan kunci mengeksplorasi faktor kontekstual yang mempengaruhi implementasi program dan pengalaman peserta. Skrining melibatkan pengukuran ultrasound kuantitatif (QUS) dan penilaian risiko klinis. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan, kesadaran, dan perilaku pencegahan setelah intervensi. Penyerapan skrining meningkat dari 18% menjadi 54% (p<0,001), dengan deteksi dini faktor risiko osteoporosis substansial. Edukasi yang disesuaikan budaya dan keterlibatan masyarakat meningkatkan kepuasan peserta serta mengatasi hambatan literasi dan budaya. Kesimpulannya, program ini efektif meningkatkan kesadaran dan skrining osteoporosis di kalangan perempuan usia ?40 tahun di desa tersebut. Model berbasis komunitas ini berpotensi diterapkan secara berkelanjutan dalam pencegahan osteoporosis di lingkungan pedesaan. Kata kunci: Osteoporosis, Kesadaran, Skrining, Pendidikan, Kesehatan Wanita, Kesehatan Pedesaan
HUBUNGAN STUNTING DENGAN PERKEMBANGAN PADA ANAK BALITA STUNTING USIA 2-5 TAHUN DI DESA CANDI PUSKESMAS AMPEL BOYOLALI Triani Yuliastanti; Novita Nurhidayati; Siti Marfuah
Jurnal Kebidanan VOLUME 17, NO.02 DESEMBER 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v17i02.960

Abstract

ABSTRAK : Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bawah lima tahun) sehingga anak terlalu pendek untuk seusianya, tetapi baru nampak setelah anak usia 2 tahun. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting di Jawa Tengah turun menjadi 17,1% dari 20,7% pada tahun sebelumnya. Dampak dari stunting sendiri salah satunya yaitu keterlambatan perkembangan kognitif, motorik, dan kemampuan berbicara. Dari studi pendahuan yang dilakukan di desa Candi pada 10 balita stunting didapatkan 2 balita kategori severely stunted dengan perkembangan meragukan, 8 balita kategori stunted 4 diantaranya dengan perkembangan meragukan dan 4 lainnya dengan perkembangan sesuai. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan stunting dengan perkembangan pada balita stunting usia 2-5 tahun di Desa candi Puskesmas Ampel Boyolali. Jenis penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita stunting usia 2-5 tahun di Desa Candi Puskesmas Ampel Boyolali pada bulan April 2025 sebanyak 33 balita. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purpossive sampling dengan jumlah sampel 32 balita stunting usia 2-5 tahun di Desa Candi Puskesmas Ampel Boyolali. Hasil dalam penelitian ini ditemukan dua kategori perkembangan, yaitu balita stunting dengan kategori severely stunted sebanyak 4 balita (12.5%) dengan perkembangan meragukan dan 28 balita dengan kategori stunted, 13 balita (40.6%) mengalami perkembangan meragukan dan 15 balita (46.9%) mengalami perkembangan sesuai. Hasil analisis data menunjukkan p-value 0.046 (p<0.05). Simpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara stunting dengan perkembangan pada anak balita stunting usia 2-5 tahun di desa Candi Puskesmas Ampel Boyolali. Kata Kunci : Stunting, Perkembangan, Balita
EFEKTIVITAS PEMBERIAN JUS BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) DAN TABLET ZAT BESI (FE)TERHADAP PENINGKATAN KADAR HB PADA IBU HAMIL TRIMESTER 3 Dwi Khalisa; Nurhasanah Nurhasanah; Nanda Taura Maharani
Jurnal Kebidanan VOLUME 18, NO.01 JUNI 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v18i01.920

Abstract

ABSTRAK : Latar belakang: Anemia pada Ibu hamil sangat terkait dengan mortalitas dan morbiditas pada ibu dan bayi. Data anemia berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 berjumlah 27,7%, Apabila konsentrasi hemoglobin (HB) dalam kehamilan trimester 3 <11 mg/dl maka ibu hamil dikatakan anemia. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis peningkatan kadar HB pada Ibu hamil Trimester 3 terhadap pemberian jus buah naga dan tablet Fe. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan Quasi Eksperimental Design dan pendekatan non-randomized pretest posttest control group design. Penelitian ini dibagi menjadi 2 kelompok dengan jumlah 15 orang per kelompok yaitu kelompok A diberikan jus buah naga dan kelompok B diberikan tablet Fe dimana tiap kelompok dilakukan pemeriksaan kadar Hb sebelum dan setelah perlakuan. Hasil Penelitian terlihat semua responden sebelum diberikan tablet Fe memiliki kadar Hb kategori sedang berjumlah 15 orang (100%), sedangkan setelah mengkonsumsi tablet Fe selama 15 hari Sebagian besar responden mengalami penurunan kadar hb menjadi ringan berjumlah 14 orang (93,3%) Kesimpulan: Terdapat pengaruh dalam kenaikan kadar Hb pada kelompok yang diberikan tablet Fe maupun Jus buah naga dengan peningkatan kadar Hb dengan p value <0,05. Kata Kunci: Kehamilan, Hemoglobin, Jus Naga, Kadar Hb, Tablet Fe
EFEKTIVITAS MODUL “KADER SAHABAT ASI” DAN BUKU KIA TERHADAP PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN KADER DI PUSKESMAS WONOGIRI II Wahyuningsih; Bima Suryantara; Siti Maimunah
Jurnal Kebidanan VOLUME 18, NO.01 JUNI 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v18i01.984

Abstract

ABSTRAK : Latar Belakang: ASI eksklusif sebagai bagian penting dari 1000 hari pertama kehidupan menjadi prioritas penting dalam penerapannya. Kader sebagai tangan panjang tenaga kesehatan memberi peran penting dalam pencapaiannya. Modul “Kader Sahabat ASI” diberikan pada kader sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan cakupan pemberian ASI eksklusif yang saat ini di angka 62% di Puskesmas Wonogiri II. Tujuan penelitian: mengidentifikasi efektivitas modul “Kader Sahabat ASI” dan buku KIA terhadap pengetahuan kader di Puskesmas Wonogiri II. Metode Penelitian: Jenis penelitian kuantitatif, desain quasi eksperimen, pendekatan pre-post test with control group design. Sampel penelitian ada 30 kader yang dipilih melalui tehnik purposive sampling. Sampel terbagi menjadi 2 kelompok yakni kelompok intervensi yang diberikan modul “Kader Sahabat ASI” dan kelompok kontrol yang diberi buku KIA. Analisis data bivariat menggunakan uji wilcoxon dan data multivariat menggunakan uji mann witney. Hasil Penelitian: P-value pada kelompok modul “Kader Sahabat ASI” <0,001. Sedangkan kelompok kontrol p-value 0.010. Hasil uji mann whitney menunjukkan jika p-value <0,001. Kesimpulan: Modul “Kader Sahabat ASI’ dan buku KIA sama-sama efektif meningkatkan pengetahuan. Keduanya bisa digunakan sebagai alat bantu pendampingan oleh bidan pada kader secara berkala dalam peningkatan pengetahuan tentang ASI eksklusif. Kata Kunci: Modul “Kader Sahabat ASI”, Buku KIA, Pengetahuan, Kader
EFEKTIFITAS AROMA TERAPI LAVENDER UNTUK MENGURANGI RASA NYERI SAAT PEMASANGAN IUD DI DESA BANGSRI, KARANGPANDAN, KARANGANYAR Gipfel Remedina; Mutik Mahmudah
Jurnal Kebidanan VOLUME 18, NO.01 JUNI 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v18i01.993

Abstract

ABSTRAK Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kesehatan reproduksi dan mengendalikan laju pertumbuhan penduduk. Salah satu metode kontrasepsi jangka panjang yang memiliki efektivitas tinggi adalah Intra Uterine Device (IUD). Pentingnya penggunaan metode nonfarmakologis dalam manajemen nyeri sebagai bagian dari pelayanan kesehatan yang holistik dan berpusat pada pasien. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektifitas aroma terapi lavender untuk mengurangi rasa nyeri saat pemasangan IUD di Desa Bangsri, Karangpandan, Karanganyar. Desain penelitian ini quasi eksperimen dengan 2 kelompok yaitu kelompok kontrol (ibu dengan pemasangan IUD tanpa diberikan aroma terapi lavender) dan kelompok perlakuan (ibu dengan pemasangan IUD dengan diberikan aroma terapi lavender). Teknik Sampling yang digunakan adalah total sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita usia produktif yang melakukan pemasangan KB IUD pada bulan juli – agustus 2025 sejumlah 20 aseptor KB IUD bertempat di aula Desa Bangsri Kecamatan Karangpandan, Karanganyar dalam kegiatan safari KB. Nilai rata-rata tingkat nyeri pada kelompok kontrol sebesar 7,10 yang termasuk dalam kategori nyeri berat, sedangkan pada kelompok intervensi sebesar 4,20 yang termasuk dalam kategori nyeri sedang. Analisa data dilakukan dengan cara univariat dan bivariat mengguanakan uji paired sample T-test di peroleh nilai signifikan p-value sebesar 0,000 (p<0,05), kesimpulan: bahwa pemberian aroma terapi lavender berpengaruh secara signifikan terhadap penurunan tingkat nyeri. Kata Kunci : Keluarga Berencana, Aroma Terapi Lavender, Intra Uterine Device (IUD)
APLIKASI EXTRA VIRGIN OLIVE OIL (EVOO) PADA PERAWATAN PAYUDARA IBU NIFAS SEBAGAI UPAYA PREVENTIF TRAUMA PUTING DAN PENINGKATAN PRODUKSI ASI DI DESA PURWOKERTO WILAYAH KERJA PUSKESMAS PATEBON Maria Stefania; Iin Wiranti; Widyah Setiyowati; Desi Wijayanti Eko Dewi
Jurnal Kebidanan VOLUME 18, NO.01 JUNI 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v18i01.994

Abstract

Abstrak : Masa nifas merupakan periode penting yang menentukan keberhasilan menyusui. Trauma puting susu dan rendahnya produksi ASI menjadi penyebab utama kegagalan pemberian ASI eksklusif. Extra Virgin Olive Oil (EVOO) mengandung asam oleat, polifenol, squalene, dan vitamin E yang memiliki sifat emolien, antiinflamasi, dan antioksidan sehingga berpotensi mencegah trauma puting serta meningkatkan produksi ASI. Data WHO tahun 2023 menunjukkan cakupan ASI eksklusif global masih di bawah target 50%, sedangkan Kementerian Kesehatan RI tahun 2025 melaporkan cakupan ASI eksklusif di Indonesia mencapai 72,3%, dengan trauma puting sebagai salah satu penyebab penghentian menyusui dini. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi berjumlah 35 ibu nifas, dengan 30 responden yang memenuhi kriteria inklusi dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi dilakukan melalui aplikasi EVOO pada payudara dua kali sehari selama tujuh hari. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi kondisi puting, skala nyeri NRS, dan catatan frekuensi menyusui. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai P=0,000 (p<0,05), yang berarti pemberian EVOO secara signifikan menurunkan trauma puting dan meningkatkan produksi ASI. EVOO dapat direkomendasikan sebagai alternatif perawatan payudara alami pada ibu nifas. Kata Kunci: Extra Virgin Olive Oil (EVOO), Perawatan Payudara, Trauma Puting, Produksi ASI, Ibu Nifas
INOVASI PROGRAM PEMBERDAYAAN KELUARGA MELALUI PELATIHAN KEPERAWATAN MANDIRI UNTUK PENANGANAN LUKA DIARESIS DI RUMAH Sarwoko Sarwoko; Titik Anggraeni
Jurnal Kebidanan VOLUME 18, NO.01 JUNI 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v18i01.999

Abstract

ABSTRAK : Latar Belakang: Luka diaresis memerlukan penanganan tepat untuk mencegah komplikasi seperti infeksi. Keterbatasan waktu rawat inap menuntut kemandirian keluarga dalam perawatan luka di rumah. Di wilayah Puskesmas Gladagsari II Boyolali, studi pendahuluan menunjukkan 34,0% keluarga memiliki pengetahuan kurang dan 40,7% tidak terampil dalam perawatan luka secara aseptik. Tujuan: Mengetahui pengaruh inovasi program pemberdayaan keluarga melalui pelatihan keperawatan mandiri terhadap pengetahuan, sikap, dan keterampilan keluarga dalam penanganan luka diaresis di rumah. Metode penelitian: Penelitian kuantitatif dengan desain pra-eksperimental (one group pretest-posttest). Sampel berjumlah 103 responden keluarga pasien di wilayah kerja Puskesmas Gladagsari II yang diambil melalui teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisis data menggunakan uji Paired Sample t-test. Hasil penelitian: Sebelum intervensi, sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup (39,8%), sikap negatif (55,3%), dan tidak terampil (40,7%). Sesudah pelatihan, mayoritas responden memiliki pengetahuan baik (68,9%), sikap positif (81,6%), dan kategori terampil (75,7%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value < 0,05 pada seluruh variabel (pengetahuan, sikap, dan keterampilan), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan. Kesimpulan: Pelatihan keperawatan mandiri berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan keluarga dalam penanganan luka diaresis di wilayah kerja Puskesmas Gladagsari II. Saran: Program pemberdayaan keluarga perlu diterapkan secara rutin sebagai upaya meningkatkan kemandirian masyarakat dalam perawatan kesehatan di rumah. Kata Kunci: Pemberdayaan Keluarga, Pelatihan Keperawatan Mandiri, Luka Diaresis
The EFEKTIVITAS KOMBINASI AROMATERAPI LAVENDER DAN MUSIK KLASIK TERHADAP KECEMASAN IBU BERSALIN DI PUSKESMAS GEMUH I Lestari Puji Astuti; Evi Purna Pujiastuti; Fauziah Winda Gurnita
Jurnal Kebidanan VOLUME 18, NO.01 JUNI 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v18i01.1001

Abstract

ABSTRAK : Pendahuluan : Kecemasan pada ibu bersalin kala I dapat meningkatkan persepsi nyeri, ketegangan otot, dan berpotensi menghambat kemajuan persalinan. Intervensi nonfarmakologi yang mudah diterapkan diperlukan untuk membantu ibu lebih rileks, salah satunya kombinasi aromaterapi lavender dan musik klasik. Tujuan penelitian: Mengetahui efektivitas kombinasi aromaterapi lavender dan musik klasik terhadap tingkat kecemasan ibu bersalin di Puskesmas Gemuh Metode: Penelitian kuantitatif pre-eksperimental dengan desain 8. Sampel berjumlah 30 ibu bersalin kala I fase aktif (pembukaan 4–7 cm). Tingkat kecemasan diukur menggunakan kuesioner HARS sebelum dan sesudah intervensi. Intervensi diberikan selama 20 menit menggunakan diffuser lavender dan musik klasik. Analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Sebelum intervensi, mayoritas responden mengalami kecemasan sedang (93%). Setelah intervensi, mayoritas mengalami kecemasan ringan (77%) dan sisanya kecemasan sedang (23%). Uji Wilcoxon menunjukkan penurunan kecemasan signifikan (Z = -4,583; p-value = 0,000). Kesimpulan: Kombinasi aromaterapi lavender dan musik klasik efektif menurunkan tingkat kecemasan ibu bersalin kala I di Puskesmas Gemuh I. Kata kunci: Aromaterapi Lavender, Musik Klasik, Kecemasan, HARS, Ibu Bersalin Daftar Pustaka : 67 (2016-2025)