cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
DINTEK
ISSN : 19793855     EISSN : 25988891     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 323 Documents
KORELASI PENINGKATAN PENDUDUK TERHADAP KAWASAN TERBANGUN DI DAS TUGURARA GUNUNGAPI GAMALAMA KOTA TERNATE Rasai, Julhija
DINTEK Vol 12 No 2 (2019): Dintek Vol 12 No. 2 September 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.387 KB)

Abstract

Sungai Tugurara merupakan salah satu dari sekian banyak Daerah Aliran Sungai (DAS) yang berada dikawasan gunungapi Gamalama di Kota Ternate, yang diapit oleh tiga kelurahan yaitu Kelurahan Tubo, Kelurahan Akehuda dan Kelurahan Dufa-Dufa. Penelitian ini menggunakan metode analisis GIS serta pengujian statistik korelasi product moment dan uji signifikan korelasi product moment. Peningkatan penduduk berkorelasi dengan perubahan luas kawasan terbangun pada Kelurahan Tubo dan Kelurahan Dufa-Dufa yang semakin mengarah ke hulu Sungai Tugurara. Luas kawasan terbangun berubah menjadi lebih luas setiap tahunnya sejak tahun 2008-2016, karena pertumbuhan penduduk dari kelurahan itu sendiri seperti meningkatnya angka perkawinan, kelahiran dan menurunya tingkat kematian serta meningkatnya migrasi menyebabkan kawasan terbangun semakin bertambah dan mengarah ke hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Tugurara, gunungapi Gamalam di Kota Ternate. Hasil uji korelasi Product Moment terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara variabel peningkatan penduduk dengan perubahan luas kawasan terbangun di dua kelurahan tersebut.   Kata Kunci: Peningkatan Penduduk, Kawasan Terbangun, DAS Tugurara.
PEMETAAN POTENSI PERTAMBANGAN BAHAN GALIAN PASIR DAN BATU DI WILAYAH KECAMATAN JAILOLO TIMUR KABUPATEN HALMAHERA BARAT Karim, Razak
DINTEK Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1652.448 KB)

Abstract

ABSTRACT The availability of data and information on the potential of mineral resources has a very important role in supporting investment in mining business activities. To realize this, the researchers collaborated with the West Halmahera District Government to conduct an investigation of Potential and Mapping Identification of the Sand and Stone Minerals Areas, especially in East Jailolo Subdistrict. The problem is how to provide basic data information regarding the potential of the existing minerals on site, both for the government, the private sector, businessman and the public community. And how potential of the minerals can be utilized optimally in the context of increasing mining business activities, and increasing Regional Original Income. The methodology and scope of this activity is to identify potential locations for economical of minerlas extraction. Technically, a study of the potential preparation of minerals is carried out through research and analysis of rock samples and conditions at the location of the investigation include geological, technical and distribution aspects. From the results of field investigations and analysis of actual conditions obtained; (1) At the location of the investigation found several types of potential rock and sand minerals in the form of volcanic rocks, the availability of which is almost completely spread throughout the investigation area. (2) These volcanic rocks are acidic to intermediate rocks, some of which are found fresh, and some are weathered. (3) This rock is found in the steep morphology of the hills to be very steep because of the very good condition of the rock characteristics. (4) The characteristics of these rocks include ; has water resistance, spesific gravity of 2.3-2.7 and compressive strength of 600?2400 kg/cm2, where these volcanic rocks can be used as home foundations materials, stone temples/ornamental stones, road coatings and foundations, and for other building materials. From the results of the investigation it is recommended that all parties manage the potential of the stone and sand, this can be done to provide income in the form of taxes and levies to the regional government.
SISTEM INFORMASI DATA PAJAK KENDARAAN RODA DUA PADA KANTOR SAMSAT KOTA TERNATE Umagapi, Darman
DINTEK Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pajak merupakan hak proregtif pemerintah ,iuran wajib yang dipungut oleh pemerintah kepada masyarakat. Perkembangan teknologi mendorong manusia untuk mengatasi berbagai masalah yang timbul disekitar kita. Penelitian ini bertujuan untuk mempercepat proses pengolahan data dan penyajian sistem informasi yang lebih akurat untuk mempermudah pekerjaan dan efisiensi waktu. Kantor Samsat Ternate merupakan suatu instansi pemerintah yang melayani masyarakat dalam bidang pembayaran Pajak Kendaraan Roda Dua. Aplikasi pengolahan data Pajak Kendaraan Roda Dua yang digunakan pada Kantor Samsat Kota Ternate dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic. Hasil dari perancangan sistem informasi ini dapat mempermudah pemakai dalam mengambil suatu keputusan.
UPAYA PENAGGULANGAN DAMPAK NEGATIF AKIBAT KEGIATAN PABRIK PEREMUK BATU GAMPING DI PT. SELO LINTANG JAYA YOGYAKARTA Djunaidi, Muhammad; Arif, Abd Kadir D
DINTEK Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.614 KB)

Abstract

Abstrak Tujuan dari penulisan ini, yaitu seberapa besar dampak yang diakibatkan oleh kegiatan pabrik peremukan, baik dampak positif atau dampak negatif sehingga dapat dipakai sebagai pedoman untuk melakukan pencegahan terhadap dampak negatif yang mungkin akan terjadi dan juga melakukan upaya peningkatan dampak positif agar menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat Kebisingan dengan kriteria sangat jelek (90 - 92 dB) terjadi diwilayah pabrik peremukan, padahal Nilai Ambang Batas (NAB) untuk wilayah pabrik sebesar 85 dB, Kebisingan dengan kriteria jelek (80 - 82 dB), sebagian besar (90 %) terjadi di wilayah tegalan tanpa penghuni (areal pabrik peremuk) sehingga dampak yang terjadi tidak begitu berpengaruh penting terhadap masyarakat, Kebisingan dengan kriteria sedang (60 - 69 dB), berada di wilayah bagian barat dan utara dari pabrik peremukan batugamping. Kebisingan dengan kriteria baik (50 - 59 dB), berada di wilayah bagian timur dari pabrik peremukan batugamping
STUDI ANALISIS PELAT BETON BERTULANG MENGGUNAKAN PROGRAM SAFE DAN ETABS Priambod, Yudit Agus; Umasangaji, Ihwanudin
DINTEK Vol 10 No 2 (2017): DINTEK
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan sains dan teknologi telah terdapat program pemodelan struktur yang dengan kelebihan serta keunggulannya dapat membantu bagi para insinyursipil  diantaranya adalah program SAFE dan ETABS.Kedua program ini masing ? masing mempunyai kelebihan dan kekurangan dalam mendesain model struktur pelat beton bertulang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil analisis momen pelat beton serta tulangan pelat beton bertulang dengan menggunakan program SAFE dan ETABS. Ada tiga pemodelan struktur yang digunakan yaitu semua dua bentang pelat untuk tipe I dengan perbandingan ly/lx = 1, tipe II dengan ly/lx =1.5 dengan sisi lx sejajar, dan tipe III dengan ly/lx =1.5 dengan sisi ly sejajar.  Dari hasil analisis momen pelat beton untuk tipe I dengan ly/lx=1, program ETABS masih dapat dipakai karena hasilnya cukup konservatif namun tidak untuk tipe II dan III khusunya momen lapangannya. Hasil analisis tulangan pelat beton untuk tipe I dengan ly/lx=1, program ETABS masih dapat dipakai karena hasilnya cukup konservatif dibansing SAFE namun tidak untuk tipe II dan III khusunya momen lapangannya dimana ly/lx=1.5.
KAWASAN TERBANGUN SEBAGAI BENCANA DAS TUGURARA GUNUNGAPI GAMALAMA DI KOTA TERNATE Rasai, Julhija
DINTEK Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.393 KB)

Abstract

Potensi bencana longsor dinding sungai dan bencana lainnya di DAS Tugurara gunungapi Gamalama, sangat membahayakan masyarakat di dua kelurahan target secara administrasi yaitu Kelurahan Tubo dan Kelurahan Dufa-Dufa. Permasalahannya adalah peningkatan kawasan terbangun semakin meningkat setiap tahunnya ke-arah hulu sungai Tugurara atau ke-puncak gunungapi Gamalama aktif dengan potensi bencana yang ada. Analisis Geographic Information System (GIS) sebagai salah satu metode perolehan data citra Google Earth dan data survey lapangan yang di uji menggunakan pendekatan korelasi product moment serta uji signifikan korelasi product moment. Hasil penelitian diketahui bahwa peningkatan kawasan terbangun semakin meningkat setiap tahunnya dan semakin mengarah ke hulu Sungai Tugurara atau ke-puncak gunungapi Gamalama. Kondisi geologi yang berisiko bencana longsor di DAS Tugurara serta ancaman erupsi gunungapi aktif dan banjir lahar, terlihat seakan tidak berdampak membahayakan bagi masyarakat di dua kelurahan
BAHASA PEMROGRAMAN GAMBAS DALAM PLATFORM SISTEM OPERASI LINUX Asagaf, Djafar
DINTEK Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Teknik
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gambas adalah sistem yang berbasis pemograman Visual yang berjalan sistem operasi Linux, yang mirip dengan Visual Basic yang berjalan di sistem operasi windows.  dimana gambas tersebut lahir dari inspiras visual basic sehingga sedikit menyerupai visual basic, dengan gambas kita bisa mendesain program GUI, mengakses database MySQL atau PostgreSQL, dan membuat aplikasi untuk desktop KDE, dan menterjemahkan program ke banyak bahasa, menciptakan aplikasi networjk dan banyak lagi. Mengapa gambas digunakan sebagai alternatif  utama para programmer tidak lain adalah gambas merupakan software yang free, untuk programmer Visual basic lebih mudah mempelajarinya karena sangatlah mirip selain itu juga gambas berjalan di sistem operasi linux yang perolehannya di dapatkan secara legal dan open source gambas sehingga programmer dapat mengembangkannya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang pemograman gambas dan dapat mengetahui kelebihan pemograman Gambas dibandingkan dengan pemograman lain di platform Windows. Dalam pemograman gambas salah satunya yang utama adalah bagaimana membuat aplikasi dan pengolahan access database sehingga bahasa pemograman gambas dapat meningkatkan efisiensi dan legalitas software khususnya di Indonesia
KLASIFIKASI SUMBERDAYA ENDAPAN NIKEL LATERIT DAERAH PULAU OBI, HALMAHERA SELATAN DENGAN PENDEKATAN RELATIVE KRIGING STANDARD DEVIATION (RKSD) Conoras, Wawan A.K
DINTEK Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.337 KB)

Abstract

Klasifikasi sumberdaya mineral ialah suatu hal yang sangat penting dalam bidang eksplorasi  terutama dalam  penaksiran  cadangan. Penelitian ini dilakukan pada endapan Nikel laterit Pulau Obi dengan pemodelan geometri endapan bijih nikel laterit dan kemudian dilakukan klasifikasi sumberdaya yang mengacu pada standar klasifikasi sumberdaya mineral dari SNI 4726:2011 dengan pendekatan RKSD berdasarkan data estimasi Ordinary Kriging. Hasil Klasfikasi Sumberdaya, jumlah Total sumberdaya tonase dan kadar rata-rata yaitu sumberdaya measured (Terukur) 414.016 ton Ni 1.69% Fe 23.34%, indicated (Terunjuk) 1.318.375 ton Ni 1.23 Fe 36.16 dan jumlah sumberdaya Inferred (Tereka) 98.672 ton Ni 1.01% Fe 44.73%.
PENATAANKAWASAN WISATA BATU ANGUS KOTA TERNATE DENGAN PENDEKATAN KONSEP KETERPADUAN DAN OPTIMALISASI LAHAN Yusuf, Rais D Hi
DINTEK Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1096.971 KB)

Abstract

Aspek kenyamanan wisatawan di Kawasan Wisata Batu Angus belum dipenuhi.Hal ini dikarenakan kawasan wisata Batu Angus belum memiliki fasilitas penunjang yang memadai untuk mendukung aktifitas wisatawan.Fasilitas penunjang ataua menitas merupakan salah satu faktor yang sangat vital dalam mendukung dan berkembangnya suatu destinasi wisata.Kawasan Wisata Batu Angus dihadapkan oleh berbagai permasalahan yang terkait dengan fasilitas penunjang seperti: 1. Akses Jalan dalam Kawasan Parkir; 2. Fasilitas Penerangan, Signage/ papan Informasi; 3. Fasilitas Penunjang Akomodasi, Restoran Kuliner; 4. Fasilitas Service lainnyaberupa WC/KM. KamarGantidll. Sejumlah fasilitas penunjang di atas belum tersedia secara memadai di kawasan wisata tersebut.Maka dari itu, penelitian ini membahas model pengembangan kawasan wisata dengan pendekatan Keterpaduan dan Optimalisasi Lahan di KawasanWisataBatu Angus, Kota Ternate.Model pengembangan ini lebih mengarah pada fasilitas penunjang untuk mendukung aktifitas rekreasiwisatawan. Tujuan dari penelitian ini adalah tersususunya sebuah arahan (Guideline) strategi Pengembangan dan Arahan Desain (Design Guideline)Obyek Wisata Kawasan Batu Angus secarakomprensif, berupakonseppengembangan, meliputi: Atraksi, Amenitas, Infrastruktur, dan lingkungan. Dengan demikian maka target khusus yang diharapkan adalah melalui penelitian dapat berkontribusi terhadap pengembangan Kawasan Wisata Batu Angus terutama penyediaan fasilitas penunjang untuk mendukung kegiatan berwisata di kawasan tersebut. Penelitian ini mengunakan Metode metode Rasional atau synoptic method kerap disebut dengan metode yang sistematik atau konprehensif.Untuk mendapatkan suatu hasil penelitian yang optimal dan menjawab permasalahan yang telah dirumuskan, maka dalam penelitian ini menggunakan pendekatan perencanaan kawasan yang diuraikan dalam tahapan-tahapan sebagai berikut: yaitu tahap pertama persiapan, tahap kedua survey lapangan, tahap ketiga analisis data, tahap keempat konsep perencanaan dan pengembangan, dan tahap kelima Peranacangan Arahan Desain
OPTIMASI RECOVERY EMAS DAN PERAK DENGAN SIANIDASI PADA DEPOSIT BIJIH EMAS KADAR RENDAH DI PT. NUSA HALMAHERA MINERALS DAERAH GOSOWONG KABUPATEN HALMAHERA UTARA, PROVINSI MALUKU UTARA Sarempa1, Apriani; Isjudarto**, Ag.
DINTEK Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.841 KB)

Abstract

ABSTRAK Pemodelan dan estimasi Sumberdaya nikel laterit bertujuan untuk mengetahui penyebaran sumberdaya yang ditampilkan dalam bentuk blok model serta mengetahui hasil estimasi nikel laterit yang akurat dan komersial dari suatu endapan. Hasil pemodelan dan estimasi sumberdaya memprsentasikan bentuk dan penyebaran dari endapan mineral sehingga memudahkan dalam melakukan penambangan serta dapat memperkirakan batas-batas penambangan berdasarkan hasil pemodelan dan estimasi sumberdaya. Data yang digunakan dalam pemodelan dan estimasi sumberdaya nikel laterit terdiri dari data bor hasil eksplorasi, koordinat bor, dan klasifikasi kadar eksplorasi. Metoda Pengolahan dan analisa data menggunakan pemodelan dan Metode estimasi sumberdaya nikel laterit menggunakan pendekatan metode Inverse Distance Weight (IDW) dan Ordinary kriging dengan ukuran grid terbesar 25 M³ dan model ukuran blok 25 M x 25 M tebal blok 3 M dan ukuran blok terkecil 12,5 M x 12, 5 M tebal block terkecil 1.5.  Hasil estimasi Sumberdaya Ni metode Inverse Distance Weight (IDW) dengan total tonase sebesar 1,221,090 ton kadar Ni 1.96, kadar Fe 15.91, dan Total hasil estimasi metode Ordinary kriging1,604,063 dengan kadar Ni 1.52 dan kadar Fe 20.01 ton. Berdasarkan hasil estimasi, dilakukan perbandingan kedua metode terhadap data bor eksplorasi (data Komposit kadar Ni). Dari grafik  hasil perbandingan terlihat pola grafik kadar kadar Ni yang lebih cenderung mengikuti pola grafik kadar data bor eksplorasi/ data komposit Ni adalah pola grafik data dari metode Ordinary kriging dibandingkan pada metode Inverse Distance Weight.

Page 9 of 33 | Total Record : 323


Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 01 (2025): Volume 18 No.1, Maret 2025 Vol. 17 No. 01 (2024): Volume 17 No.1, Maret 2024 Vol. 17 No. 2 (2024): Volume 17 No.2, September 2024 Vol. 16 No. 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023 Vol 16 No 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023 Vol 16 No 1 (2023): Volume 16 No.1 Maret 2023 Vol. 16 No. 1 (2023): Volume 16 No.1 Maret 2023 Vol 15 No 2 (2022): V0l. 15 No. 02 September 2022 Vol 15 No 1 (2022): V0l. 15 No. 01 Maret 2022 Vol 14 No 2 (2021): Vol. XIV No. 2 September 2021 Vol 14 No 1 (2021): Vol. XIV No. 1 Maret 2021 Vol 13 No 1 (2020): Volume 13 No.1, Maret 2020 Vol 13 No 02 (2020): VOL XIII NO. 02 SEPTEMBER 2020 Vol 12 No 2 (2019): Dintek Vol 12 No. 2 September 2019 Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019 Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019 Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018 Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018 Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017 Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017 Vol 10 No 2 (2017): DINTEK Vol 10 No 2 (2017): DINTEK Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016 Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016 Vol 1 No 2 (2008): Jurnal DINTEK volume I No 2 September 2008 Vol 1 No 2 (2008): Jurnal DINTEK volume I No 2 September 2008 Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Teknik Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Teknik More Issue