cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
DINTEK
ISSN : 19793855     EISSN : 25988891     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 323 Documents
An Aplication Forcasting of Water Consumption at PDAM Tirtamarta Using Exponential Smoothing based Thematic Map Santosa, M
DINTEK Vol 10 No 2 (2017): DINTEK
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permintaan konsumsi air pada Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM ) Tirtamarta yang setiap saat bisa berubah-ubah tingkat volumenya,  maka diperlukan suatu alat bantu bagi PDAM dalam melakukan perencanaan produksi pada masa yang akan datang. forecasting diperlukan untuk membantu menentukan berapa besar permintaan yang akan terjadi, sehingga dapat diambil tindakan yang tepat untuk memenuhinya. Pada peramalan jarang ditemukan metode superior tunggal, untuk itu perlu diujicobakan beberapa metode forecasting yang sesuai yang diterapkan, sehingga dalam penelitian ini dipakai metode single exponential smoothing, double exponential smoothing dan triple exponential smoothing. Sistem informasi geografis merupakan tool yang dapat mengumpulkan, menyimpan, mengintegrasikan, mengolah, dan menganalisis objek-objek fenomena dimana lokasi geografis merupakan karakteristik yang penting sangat membantu dalam distribusi air. Pada kasus peramalan konsumsi air di PDAM Tirtamarta ini tidak ada metode yang signifikan paling baik, beberapa kecamatan mempunyai pola yang berbeda. Ada 3 metode yang menunjukkan paling tepat dalam peramalan konsumsi air yaitu single moving averages, double moving averages dan  single exponential smoothing. Sistem ini dapat memberikan informasi lokasi sumber air, reservoir, serta dapat digunakan untuk menghitung peramalan konsumsi air pada bulan yang akan datang berdasarkan wilayah  kecamatan yang terintegrasi dengan peta serta memberikan informasi visual dalam bentuk peta tematik  sehingga jumlah konsumsi air pelanggan suatu kecamatan bisa disajikan dalam bentuk visualisasi peta tematik. hal ini bisa mempermudah pihak manajemen dalam memahami informasi yang disampaikan. Output informasi dan hasil peramalan tersebut dapat digunakan sebagai informasi pendukung dalam perencanaan produksi oleh manajemen PDAM Tirtamarta.
IMPLEMENTASI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG FAKULTAS KEDOKTERAN \ UNHAIR TERNATE Maulidyah, Chairah
DINTEK Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.173 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi K3 dan faktor-faktor apa yang berpengaruh dominan terhadap penerapan K3 pada proyek Di dalam penelitian ini, perencanaan K3 dibuat berdasarkan pedoman/standar OHSAS 18001 juga sesuai dengan peraturan dan standar teknik terkait konstruksi di Indonesia bahkan juga menurut undang-undang dan peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Occupational Health and Safety Assesment Series-18001 (OHSAS 18001:2007) adalah suatu standar internasional untuk Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja yang bertujuan untuk mengelola aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada setiap proses kerja di tempat kerja yang digunakan dalam proyek pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran Unhair Ternate.
TINGKAT RECOVERY DAN ORE GRADE OPTIMUM BERDASARKAN WAKTU GERUS PADA PROSES FLOTASI BIJIH TEMBAGA DI LABORATORIUM Ichsan, Asrul R
DINTEK Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Teknik
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perolehan bijih tembaga adalah jumlah total bijih tembaga yang dihasilkan dibanding dengan jumlah tembaga yang ada pada umpan, sedangkan kadar bijih tembaga adalah kandungan mineral berharga dalam bijih tembaga tersebut. Pengujian tingkat perolehan dan kadar bijih tembaga dilakukan dengan menggunakan beberapa jenis ukuran ayakan antara lain; 212, 150, 102, 75 dan 53 mikron. Pengujian dengan jenis ukuran tersebut bertujuan untuk mengetahui ukuran ayakan dan waktu gerus yang tepat sehingga dapat menghasilkan tingkat perolehan dan kadar bijih optimum. Dari hasil pengujian dan perhitungan diperoleh tingkat perolehan tertinggi pada fraksi ukuran P80% 150 mikron yaitu 92.2%, dengan waktu gerus 25.55 menit.  Sedangkan kadar bijih tertinggi terdapat fraksi ukuran 75 mikron yaitu 17.1 % dengan waktu gerus 49.03 menit. Dengan demikian diketahui bahwa tingkat perolehan bijih tembaga yang optimal pada fraksi ukuran P80 150 mikron dan kadar bijih optimal pada fraksi ukuran P80 75 mikron.
ANALISA PERHITUNGAN BIAYA PENGUPASAN OVERBURDEN PADA ALAT BULLDOZER DI PT. ALAM RAYA ABADI KABUPATEN HALMAHERA TIMUR Suryadi, Sugria; ., Rusmansyah; Djainal, Herry
DINTEK Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Alam Raya Abadi adalah salah satu perusahaan swasta yang bergerak dibidang pertambangan yang operasi penambangannya berlokasi di Desa Batu Raja Kecamatan Wasile Kabupaten Halmahera Timur Provinsi Maluku Utara. Metode  penambangan dilakukan dengan sistim tambang terbuka (Surface Mining) yaitu dengan cara memotong punggung bukit (Open Cut Mining) dengan membuat jenjang (Bench) sehingga terbentuk front-front yang sesuai dengan kebutuhan penambangan. Dalam pelaksanaan pengupasan tanah penutup di gunakan alat mekanis yaitu bulldozer D85E.SS. Dalam menganalisa peralatan berat alat mekanis, juga dalam mengukur kemampuan alat, maka sangatlah penting memperhitungkan biaya yang dikeluarkan untuk mempekerjakan suatu alat mekanis. Jenis penelitian kuantitatif dengan jumlah pengambilan sampel (Cycle Time) sebanyak 30 data sampel. Dari hasil perhitungan didapatkan : Sedangkan kemampuan produksi alat bulldozer D85E.SS adalah 462,3 ton/hari  dengan waktu kerja efektif 8,25 jam per hari. Jadi total biaya pengupasan overburden adalah Rp. 319.903.776. 
STUDI KORELASI POROSITAS BETON TERHADAP KUAT TEKAN BETON RATA- RATA MENGGUNAKAN AGREGAT KASAR BATU ANGUS Shandy, Sary; Hermanto, Joni
DINTEK Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.665 KB)

Abstract

Agregat kasar yang berongga atau banyak memiliki pori akan mengakibatkan nilai porositas beton menjadi besar, karena rongga atau pori dari agregat kasar tersebut akan menyerap air yang berada disekelilingnya. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan agregat kasar yang berongga (batu angus), hubungan porositas beton terhadap nilai kuat tekan beton rata-rata dengan strudi ekperimen yang dilakukan pada laboratorium Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Maluku Utara. Penelitian diawali dengan persiapan material agregat kasar dan agregat halus. Agregat kasar dan halus untuk beton normal diambil dari desa Tabanga. Sedangkan untuk agregat kasar beton poros diambil dari kelurahan Kulaba. Pengujian karakteristik masing-masing material kemudian dilanjutkan dengan pembuatan benda uji silinder dengan dimensi 15x30 cm. Berdasarkan penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa semakin besar penggunaan agrgat yang mengandung pori (batu angus) pada beton maka semakin menurunkan nilai kuat tekan beton. Pengujian yang telah dilakukan dengan menggunakan agregat kasar batu Angus Kuat tekan tertinggi yang terjadi pada pada umur rencana 3 hari sebesar 18.34 Mpa, umur rencana 7 hari sebesar 7.84 Mpa, umur rencana 14 sebesar 8.18 Mpa, umur rencana 21 hari sebesar 12.28 Mpa, dan umur rencana 28 hari sebesar 9.35 Mpa, Penurunan nilai kuat tekan dikarenakan terdapatnya banyak pori pada agregat yang digunakan, sehingga mengakibatkan banyak rongga dan menurunkan kekuatan dari benda uji tersebut. Penurunan nilai kuat tekan beton rata-rata jika dibandingkan dengan beton normal adalah sebesar 76,35%.
STUDI PENCEMARAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) DAN TEMBAGA (Cu) PADA SEDIMEN LAUT DI PELABUHAN BASTIONG KOTA TERNATE PROPINSI MALUKU UTARA Nurhamiddin *, Fauziah; Hi. Ibrahim **, Marshus
DINTEK Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.911 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui status perairan di sekitar pelabuhan Bastiong, apakah sudah tercemar atau belum. Penelitian bertujuan mengukur kandungan logam Pb dan Cu pada sedimen, mengetahui tingkat kecemaranan setiap lokasi pengamatan serta membandingkannya terhadap baku mutu air laut. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai kandungan logam Pb dan Cu serta tingkat kecemaranan di perairan pantai pelabuhan Bastiong. Sampel sedimen yang di ambil dari lokasi pantai sekitar pantai pelabuhan Bastiong akan diperiksa konsentrasi Cu dan Pb menggunakan metode spektrofotometri serapan atom. Metode Spektrofotometri Serapan Atom adalah metode analisis untuk penentuan unsur-unsur logam dan metaloid yang berdasarkan pada penyerapan (absorpsi) radiasi oleh atom-atom bebas dari unsur tersebut.  Kawasan pantai sekitar pantai pelabuhan Bastiong kecamatan kota Ternate Selatan,  kota Ternate diduga telah mengalami pencemaran baik perairan pantai sekitar pelabuhan maupun sedimen laut yang ada di sekitar pelabuhan. Khususnya sedimen karena sedimen merupakan dasar dari perairan yang menjadi tempat akumulasi limbah dari ceceran limbah kapal itu sendiri maupun limbah buangan rumah tangga dan aktivitas penduduk yang bermukim di sekitar pantai.  Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terlihat perairan di sekitar pelabuhan Bastiong konsentrasi logam Cu dan Pb sudah cukup, yaitu sudah lebih besar dari batas baku mutu air laut yang dikeluarkan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 51. Tahun 2004, baik baku mutu untuk biota laut (0,008 ppm) maupun baku mutu untuk wisata bahari dan pelabuhan (0,05 ppm).  tinggi dan bisa kategorikan sudah  tercemar logam berat
DEBIT AIR LIMPASAN SEBAGAI RISIKO BENCANA PERUBAHAN LUAS SUNGAI TUGURARA DI KOTA TERNATE, PROVINSI MALUKU UTARA Rasai, Julhija
DINTEK Vol 10 No 2 (2017): DINTEK
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.687 KB)

Abstract

Sungai Tugurara adalah salah satu Daerah Aliran Sungai (DAS) pada Gunungapi Gamalama yang memiliki risiko bencana terhadap masyarakat seperti luapan banjir lahar.Sungai Tugurara berada disebelah utara Kota Ternate, tepatnya di Kecamatan Ternate Utara, yang dihuni oleh masyarakat di tiga Kelurahan yaitu, Kelurahan Tubo, Kelurahan Akehuda dan Kelurahan Dufa-Dufa.Kawasan Sungai Tugurara secara geologi merupakan daerah aliran lahar muda yang terjadi pada tahun 1840, 1897 dan 1907 dengan material tidak kompak.Kondisi tersebut apabila terjadi limpasan (runoff) dapat menyebabkan perubahan luas Sungai Tugurara.Penelitian ini menggunakan metode pengujian statistik korelasi product moment dan uji signifikan korelasi product moment. Hasil penelitian diketahui bahwa debit air limpasan berhubungan dengan perubahan luas Sungai Tugurara. Perubahan luas Sungai Tugurara menjadi lebih besar karena besarnya debit air limpasan mampuh menggerus batuan pada dinding sungai dan menyebabkan longsoran dinding sungai serta membawah material disepanjang sungai sebagai bencana luapan banjir lahar pada kawasan permukiman ditiga kelurahan pada tahun 2011. Dengan demikian perubahan luas Sungai Tugurara, terjadi sangat signifikan. Hasil uji korelasi product moment diketahui bahwa nilai koefisien korelasi sangat kuat sebesar 0.994 dan signifikan adanya nilai r hitung (rh>rt) r tabel sebesar 0.950, maka Ha diterima dan nilai koefisien dapat diberlakukan pada populasi sampel diambil.
STUDY PEMANFAATAN CITRA GOOGLE EARTH DALAM PEMETAAN AREA PERTAMBANGAN BAHAN GALIANC (NON LOGAM) DI PULAU TERNATE Rasai, Julhija
DINTEK Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.136 KB)

Abstract

ABSTRAK Bahan Galian non logam merupakan bahan baku yang menjadi penopang kebutuhan pembangunan gedung dan perumahan penduduk khususnya di Kota Ternate mengingat jumlah penduduk yang semakin hari semakin meningkat. Hal ini dikarenakan Pulau Ternate merupakan pusat kota perdagangan dan pusat pendidikan di Provinsi Maluku utara sehingga menyebabkan terjadinya urbanisasi, dimana penduduk desa berbondong ? bondong pindah ke kota. Selain itu, lokasi yang mempunyai potensi akan bahan Galian tersebut tersebar di berbagai tempat oleh karena itu perlu adanya sebuah identifikasi tentang letak dan luas area Galian tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dimana letak serta luas lokasi aktifitas peambangan bahan galian non logam  yang ada di Pulau Ternate sedangkan metodeyang digunakan dalam penelitian ini adalah penggabungan dari teknik pemetaan dengan data penginderaan jauh (Citra Google Earth)  dan metode survei dimana survei dilakukan dengan menggunakan alat berupa GPS 78 S untuk mendapatkan titik koordinat dari lokasi Galian di Pulau Ternate yang akan dikonversi menjadi data vektor (point). Ada beberapa tahapan yang dilakukan dalam pemetaan ini yaitu input data raster (citra), georeference citra, croping citra, input koordinat lapangan dan digatasi polygon area. Berdasakan hasil pemetaan yang dilakukan di Pulau Ternate terindikasiterdapat 6 lokasi Galian dengan 9 area bukaan tambang yang tersebar di berbagai tempatyaitu di Kelurahan Loto, Kelurahan Tobololo, Kelurahan Sulamadaha, Kelurahan Kalumata, Kelurahan Tarau dan Kelurahan Tubo.
ESTIMASI POTENSI KADAR NIKEL LATERIT DAERAH WEDA KABUPATEN HALMAHERA TENGAH DENGAN PENDEKATAN METODE INVERSE DISTANCE WEIGH (IDW) Djainal, Herry; Konoras, Wawan AK
DINTEK Vol 10 No 2 (2017): DINTEK
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Estimasi sumberdaya merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam kegiatan penambangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi sumberdaya nikel laterit dengan menggunakan metode estimasi Inverse Distance Weigh (IDW) untuk mengetahui pola sebaran kadar Ni dan Fe2o3 dan jumlah tonase kadar dalam bentuk tabulasi kadar berdasarkan Cut of Grade. Hasil estimasi dengan 221 jumlah lubang bor yang menggunakan metode Inverse Distance Weigh diperoleh jumlah tonase pada Upper 43.255.749 ton dan kadar rata-rata Ni 0.64%, untuk Limonit Ore 41.515.514 ton dengan kadar Ni rata-rata 1.20 %, dan jumlah tonase Saprolit Ore 116.395.320 ton dengan kadar Ni rata-rata 1.53 %.
STUDY PENERAPAN K3PADA OPERATOR ALAT BERAT ADT BELL 40D PADA TAMBANG BAWAH TANAH SITE KENCANA DI PT. NUSAHALMAHERA MINERALS KABUPATEN HALMAHERA UTARA Ahmad*, Sumardi; Umar **, Ruslan; Djainal **, Herry
DINTEK Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.173 KB)

Abstract

-

Page 8 of 33 | Total Record : 323


Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 01 (2025): Volume 18 No.1, Maret 2025 Vol. 17 No. 01 (2024): Volume 17 No.1, Maret 2024 Vol. 17 No. 2 (2024): Volume 17 No.2, September 2024 Vol. 16 No. 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023 Vol 16 No 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023 Vol 16 No 1 (2023): Volume 16 No.1 Maret 2023 Vol. 16 No. 1 (2023): Volume 16 No.1 Maret 2023 Vol 15 No 2 (2022): V0l. 15 No. 02 September 2022 Vol 15 No 1 (2022): V0l. 15 No. 01 Maret 2022 Vol 14 No 2 (2021): Vol. XIV No. 2 September 2021 Vol 14 No 1 (2021): Vol. XIV No. 1 Maret 2021 Vol 13 No 1 (2020): Volume 13 No.1, Maret 2020 Vol 13 No 02 (2020): VOL XIII NO. 02 SEPTEMBER 2020 Vol 12 No 2 (2019): Dintek Vol 12 No. 2 September 2019 Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019 Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019 Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018 Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018 Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017 Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017 Vol 10 No 2 (2017): DINTEK Vol 10 No 2 (2017): DINTEK Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016 Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016 Vol 1 No 2 (2008): Jurnal DINTEK volume I No 2 September 2008 Vol 1 No 2 (2008): Jurnal DINTEK volume I No 2 September 2008 Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Teknik Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Teknik More Issue