cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
DINTEK
ISSN : 19793855     EISSN : 25988891     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 323 Documents
Studi Identifikasi Potensi Pertambangan Bahan Galian Pasir dan Batu di Wilayah Kecamatan Sahu Timur dan Ibu Selatan Kabupaten Halmahera Barat Razak Karim; Wawan A.K Conoras
DINTEK Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1776.133 KB)

Abstract

Identification of potential minerals, is a preliminary activity in the inventory of potential mineral resources in an area. In this study, the process of identifying sand and rock excavation was carried out in the area of ​​East Sahu Subdistrict and South Ibu District, West Halmahera, North Maluku Province. This study uses the preliminary exploration method step approach which is carried out by mapping the excavation material and observations and sampling in the field. The results of the study showed that the research area consisted of Volcanic Geomorphic units and Geomorphic Fluvial Units. Where volcanic geomorphic units are formed due to volcanic activities that are dated / quarterly. This unit is filled with quarterly volcanic rock units, consisting of volcanic breccia rocks occupying 25% of the research area. This lava rock also has an area of ​​7-9% of the area of ​​investigation. Whereas for Alluvial deposits containing coastal sand deposits and volcanic breccia it has an area of ​​only 2-3% of the total area of ​​investigation. The remaining 62% is filled by tuffa rock units which are pyroclastic material in the form of falling pyroclastic and glide / flow pyroclastic. In addition, this volcanic material can be used as building materials such as home foundations, stone temples / decorative stones, road foundation, for road pavement even as asphalt road mixtures. Abstrak Identifikasi potensi bahan galian, merupakan suatu kegiatan pendahuluan dalam menginventarisir potensi sumberdaya bahan galian disuatu wilayah. Dalam penelitian ini, proses identifikasi bahan galian pasir dan batuan dilaksanakan di wilayah Kecamatan Sahu Timur dan Ibu Selatan kabupaten halmahera barat provinsi maluku utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan tahapan metoda eksplorasi pendahuluan yang dilakukan dengan cara pemetaan bahan galian dan pengamatan serta pengambilan sampel dilapangan. Hasil penelitian memperlihatkan pada daerah penelitian terdiri dari satuan Geomorfik Vulkanik dan Satuan Geomorfik Fluvial. Dimana satuan Geomorfik vulkanik terbentuk akibat adanya aktivitas – aktivitas gunung api yang berumur recen/kuarter. Satuan ini diisi oleh satuan batuan vulkanik kuarter, terdiri dari batuan breksi vulkanik menempati 25% dari luas wilayah penelitian. Batuan lava ini juga memiliki luasan 7-9% dari luas wilayah penyelidikan. Sedangkan untuk endapan Alluvial yang berisikan endapan pasir pantai dan breksi vulkanik memiliki luasan hanya 2-3% dari luas wilayah penyelidikan. Sisanya sekitar 62% diisi oleh satuan batuan tuffa yang merupakan material piroklastik berupa piroklastik jatuhan maupun piroklastik luncuran/aliran. Selain itu juga material vulkanik ini dapat dimanfaatkan sebagai material bangunan seperti pondasi rumah, batu temple / batu hias, dasar pondasi jalan, untuk perkerasan jalan bahkan sebagai material campuran jalan aspal.
Analisis Jenis Pertanyaan Berbahasa Indonesia pada Question and Answering System Menggunakan Metode Support Vector Machine (SVM) Sakinah Sudin; Hartarto Joenadi; Joan Santosa
DINTEK Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.283 KB)

Abstract

Analisis jenis pertanyaan berbahasa Indonesia pada Question and Answering system penting untuk dilakukan guna memprediksi kecocokan pada kelas pertanyaan. Karena setiap pertanyaan berbahasa Indonesa tidak semuanya mengandung awalan kata tanya apa, siapa, mengapa, dimana, kapan dan bagaimana (5W+1H). Dalam penelitian ini terdapat tiga tahap, yaitu : pengumpulan dataset, preprocessing dan melakukan training dan uji coba. Penelitian ini penulis menggunakan algoritma TF-IDF dan metode Support Vector Machine (SVM) untuk klasifikasi. Hasil percobaan yang dilakukan menunjukkan tingkat akurasi klasifikasi mencapai 97%. Kemudian evaluasi kinerja system yang dibangun dengan model confusion matrix memperoleh nilai rata-rata 97% pada data uji 20% dan data latih 80%.
STUDI KORELASI POROSITAS BETON TERHADAP KUAT TEKAN BETON RATA- RATA MENGGUNAKAN AGREGAT KASAR BATU ANGUS Sary Shandy; Joni Hermanto
DINTEK Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.665 KB)

Abstract

Agregat kasar yang berongga atau banyak memiliki pori akan mengakibatkan nilai porositas beton menjadi besar, karena rongga atau pori dari agregat kasar tersebut akan menyerap air yang berada disekelilingnya. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan agregat kasar yang berongga (batu angus), hubungan porositas beton terhadap nilai kuat tekan beton rata-rata dengan strudi ekperimen yang dilakukan pada laboratorium Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Maluku Utara. Penelitian diawali dengan persiapan material agregat kasar dan agregat halus. Agregat kasar dan halus untuk beton normal diambil dari desa Tabanga. Sedangkan untuk agregat kasar beton poros diambil dari kelurahan Kulaba. Pengujian karakteristik masing-masing material kemudian dilanjutkan dengan pembuatan benda uji silinder dengan dimensi 15x30 cm. Berdasarkan penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa semakin besar penggunaan agrgat yang mengandung pori (batu angus) pada beton maka semakin menurunkan nilai kuat tekan beton. Pengujian yang telah dilakukan dengan menggunakan agregat kasar batu Angus Kuat tekan tertinggi yang terjadi pada pada umur rencana 3 hari sebesar 18.34 Mpa, umur rencana 7 hari sebesar 7.84 Mpa, umur rencana 14 sebesar 8.18 Mpa, umur rencana 21 hari sebesar 12.28 Mpa, dan umur rencana 28 hari sebesar 9.35 Mpa, Penurunan nilai kuat tekan dikarenakan terdapatnya banyak pori pada agregat yang digunakan, sehingga mengakibatkan banyak rongga dan menurunkan kekuatan dari benda uji tersebut. Penurunan nilai kuat tekan beton rata-rata jika dibandingkan dengan beton normal adalah sebesar 76,35%.
PENATAANKAWASAN WISATA BATU ANGUS KOTA TERNATE DENGAN PENDEKATAN KONSEP KETERPADUAN DAN OPTIMALISASI LAHAN Rais D Hi Yusuf
DINTEK Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1096.971 KB)

Abstract

Aspek kenyamanan wisatawan di Kawasan Wisata Batu Angus belum dipenuhi.Hal ini dikarenakan kawasan wisata Batu Angus belum memiliki fasilitas penunjang yang memadai untuk mendukung aktifitas wisatawan.Fasilitas penunjang ataua menitas merupakan salah satu faktor yang sangat vital dalam mendukung dan berkembangnya suatu destinasi wisata.Kawasan Wisata Batu Angus dihadapkan oleh berbagai permasalahan yang terkait dengan fasilitas penunjang seperti: 1. Akses Jalan dalam Kawasan Parkir; 2. Fasilitas Penerangan, Signage/ papan Informasi; 3. Fasilitas Penunjang Akomodasi, Restoran Kuliner; 4. Fasilitas Service lainnyaberupa WC/KM. KamarGantidll. Sejumlah fasilitas penunjang di atas belum tersedia secara memadai di kawasan wisata tersebut.Maka dari itu, penelitian ini membahas model pengembangan kawasan wisata dengan pendekatan Keterpaduan dan Optimalisasi Lahan di KawasanWisataBatu Angus, Kota Ternate.Model pengembangan ini lebih mengarah pada fasilitas penunjang untuk mendukung aktifitas rekreasiwisatawan. Tujuan dari penelitian ini adalah tersususunya sebuah arahan (Guideline) strategi Pengembangan dan Arahan Desain (Design Guideline)Obyek Wisata Kawasan Batu Angus secarakomprensif, berupakonseppengembangan, meliputi: Atraksi, Amenitas, Infrastruktur, dan lingkungan. Dengan demikian maka target khusus yang diharapkan adalah melalui penelitian dapat berkontribusi terhadap pengembangan Kawasan Wisata Batu Angus terutama penyediaan fasilitas penunjang untuk mendukung kegiatan berwisata di kawasan tersebut. Penelitian ini mengunakan Metode metode Rasional atau synoptic method kerap disebut dengan metode yang sistematik atau konprehensif.Untuk mendapatkan suatu hasil penelitian yang optimal dan menjawab permasalahan yang telah dirumuskan, maka dalam penelitian ini menggunakan pendekatan perencanaan kawasan yang diuraikan dalam tahapan-tahapan sebagai berikut: yaitu tahap pertama persiapan, tahap kedua survey lapangan, tahap ketiga analisis data, tahap keempat konsep perencanaan dan pengembangan, dan tahap kelima Peranacangan Arahan Desain
Choice Model of The Modes of Marine Transportation with Regretion Logistic Method (Case Study in North Island, Maluku) Fachmi Buamona; Agus Widodo; Imam Nurhadi Purwanto
DINTEK Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.983 KB)

Abstract

Transportation method was first proposed by FL.Hitchcock in 1941. Presented in a study of The Distribustion of a Product From Several Sources to Numerous Localities. The use of maximum likelihood method (MLE) is to estimate the parameters of binomial logistic regression model, which has been investigated by Aragon et al (1992), Cabrera et al (2005) also Grigolon et al (2014). Linear regression model used in this study is a binomial logistic regression model. The aim of this study; Getting estimates or predictor factors mempengaruhui election marine transportation modes and models of sea transport modal choice as well as getting the SWOT analysis of the factors marine transport modal choice ferry and speedboat in North Maluku. From the results of data analysis statistical tests that have significant levels of very influential is the travel time Generated bivariate binary logistic regression model for marine transport modes ferry and speedboat. Marine transportation mode indicator strategy ferries total internal strengths and weaknesses of (-0.48) and total indicator of external opportunities and threats strategy of (0.49). Indikato modes of transport speedboats total-internal strategy indicator of the strengths and weaknesses (-0.40) and total indicators of external opportunities and threats strategy of (0.36).
BIAYA INVESTASI ALAT MUAT EXCAVATOR HITACHI ZAXIS 200 PADA PENAMBANGAN BIJIH NIKEL DI PT. SINAR KARYA MUSTIKA KABUPATEN HALMAHERA TENGAH PROVINSI MALUKU UTARA MUHAMMAD DJUNAIDI *; ABDUL KADIR D ARIF **
DINTEK Vol 12 No 2 (2019): Dintek Vol 12 No. 2 September 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.856 KB)

Abstract

PT. Sinar Karya Mustika adalah salah satu perusahaan kontraktor yang melakukan aktivitasnya di bidang tambang nikel yang memiliki wilayah ijin usaha pertambangan di Desa Elfanun Kecamatan Pulau Gebe Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara dengan luas area kerja 849.79 Ha. Kegiatan penambangan yang dilakukan dengan menggunakan metode open pit mining dengan target produksi ore/nikel sebesar 200.000 Ton/Bulan. Metode yang digunakan yaitu pengamatan secara langsung dilapangan dan pengumpulan biaya-biaya, seperti: biaya kepemilikan, investasi alat, Harga alat, Biaya Operasional. Berdasarkan hasil perhitungan, maka hasil perhitungan biaya investasi (beli - sewa) adalah dimana biaya investasi yang dikeluarkan selama kegiatan penambangan. Maka dari hasil perhitungan cash flow untuk biaya sewa alat dari perusahaan untuk tahun pertama sampai tahun ke-3 adalah sebesar Rp. 2.364.075.672, sedangkan untuk hasil perhitungan biaya cash flow beli alat baru di tahun pertama adalah sebesar Rp. 2.458.411.181 dan untuk di tahun ke 2-3 adalah sebesar Rp 958.411.181. Dan dari hasil perhitungan analisis pemilihan biaya investasi (beli - sewa) Excavator Hitachi Zaxis 200 dimana biaya pengeluaran sewa alat untuk perusahaan pada tahun pertama lebih menguntungkan dibandingkan beli atat, namun ditahun ke 2-3 biaya beli alat baru lebih menguntungkan dibandingkan dengan biaya sewa alat karena pada tahun ke-2 dan tahun ke-3 hanya biaya produksi yang di hitung.
KORELASI PENINGKATAN PENDUDUK TERHADAP KAWASAN TERBANGUN DI DAS TUGURARA GUNUNGAPI GAMALAMA KOTA TERNATE Julhija Rasai
DINTEK Vol 12 No 2 (2019): Dintek Vol 12 No. 2 September 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.387 KB)

Abstract

Sungai Tugurara merupakan salah satu dari sekian banyak Daerah Aliran Sungai (DAS) yang berada dikawasan gunungapi Gamalama di Kota Ternate, yang diapit oleh tiga kelurahan yaitu Kelurahan Tubo, Kelurahan Akehuda dan Kelurahan Dufa-Dufa. Penelitian ini menggunakan metode analisis GIS serta pengujian statistik korelasi product moment dan uji signifikan korelasi product moment. Peningkatan penduduk berkorelasi dengan perubahan luas kawasan terbangun pada Kelurahan Tubo dan Kelurahan Dufa-Dufa yang semakin mengarah ke hulu Sungai Tugurara. Luas kawasan terbangun berubah menjadi lebih luas setiap tahunnya sejak tahun 2008-2016, karena pertumbuhan penduduk dari kelurahan itu sendiri seperti meningkatnya angka perkawinan, kelahiran dan menurunya tingkat kematian serta meningkatnya migrasi menyebabkan kawasan terbangun semakin bertambah dan mengarah ke hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Tugurara, gunungapi Gamalam di Kota Ternate. Hasil uji korelasi Product Moment terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara variabel peningkatan penduduk dengan perubahan luas kawasan terbangun di dua kelurahan tersebut. Kata Kunci: Peningkatan Penduduk, Kawasan Terbangun, DAS Tugurara.
INTERPRETASI TAHANAN JENIS BAWAH PERMUKAAN DAERAH MOROTAI MENGGUNAKAN GEOLISTRIK SCHLUMBERGER CONFIGURATION VERTICAL ELECTRICAL SOUNDING 1D Wawan A.K Conoras *; Julhija Rasai **; Husaen Salahu ***
DINTEK Vol 12 No 2 (2019): Dintek Vol 12 No. 2 September 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.323 KB)

Abstract

Air merupakan salah satu sumber kebutuhan manusia sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan keterdapatan air tanah pada lapisan batuan atau tanah dibawah permukaan, pada beberapa desa di daerah Pulau Morotai Provinsi Maluku Utara. Pada penelitian ini menggunakan metoda Geofisika aktif tahanan Jenis / Geolistrik dengan Konfigurasi Schlumberger VES 1D, kemudian dari hasil pengukuran di lakukan perhitungan analisa data tahanan jenis, kemudian mengiterpretasi nilai hasil tahanan jenis sebenanya pada tiap lapisan serta interpretasi atau pendugaan posisi airtanah. Hasil analisa dan interpretasi data tahanan jenis pada penelitian ini menampilkan pada Desa Waya bula, lapisan pembawa air tanah kualitas bagus (akuifer) terdapat pada kedalaman AB/2= 8 m Pasir, pasir kasar, kerikil tidak berlempung dengan nilai tahanan jenis >70 Ωm. Pada Desa Buo-buo, lapisan pembawa air tanah kualitas rendah sampai menengah terdapat pada kedalaman AB/2= 3 - 4 m Pasir, kerikil sedikit lempung dengan nilai tahanan jenis 16.17 - 45.80 Ωm. Pada Desa Cendana, lapisan pembawa air tanah terdapat pada kedalaman AB/2= 12 m, hasil interpretasi pada lapisan ini, diduga terdapatnya batugamping dan pasir kasar dengan nilai tahanan jenis 440.03 Ωm. Pada Desa Sangowo, lapisan pembawa air tanah (akuifer) kualitas menengah sampai sangat bagus terdapat pada kedalaman AB/2= 4 - 10m dengan jenis lapisan Pasir kasar, kerikil sedikit lempung dengan nilai tahanan jenis 36.02 - 306.87Ωm. Pada Desa Saleh, lapisan pembawa air tanah kualitas menengah sampai sangat rendah terdapat pada kedalaman AB/2= 8 - 10m. Pada lapisan ini terdapat Pasir kasar, kerikil sedikit lempung dengan nilai tahanan jenis 20.15 - 51.65Ωm.
EFEKTIVITAS TINGKAT PELAYANAN DALAM PENGELOLAAN AIR BERSIH PADA PERUSAHAN DAERAH AIR MINUM PDAM DESA SAKETA KECAMATAN GANE BARAT Muhammad Usamah; Fazrin Djaib
DINTEK Vol 12 No 2 (2019): Dintek Vol 12 No. 2 September 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.53 KB)

Abstract

PDAM sebagai satu-satunya instansi yang menjadi tumpuan harapan dalam peningkatan pelayanan air bersih perpipaan bagi masyarakat selaku konsumen air bersih yang antara lain menyangkut jaminan untuk memperoleh pelayanan air bersih dengan kuantitas, kualitas dan kontinuitas yang layak serta harga yang terjangkau. Namun dalam pendistribusian air bersih kepada pelanggan belum dapat memberikan tingkat pelayanan yang merata dan efektif dalam hal kuantitas, kontinuitas dan Kualitas. Bertitik tolak dari uraian diatas maka perlu dikaji melalui suatu penelitian untuk menjelaskan bagaimana efektivitas tingkat pelayanan air bersih PDAM Desa Saketa ditinjau dari indikator kualitas pelayanan yaitu kuantitas aliran air, kontinuitas dan kualitas serta tingkat kehilangan air yang dialami. Kualitas air yang memenuhi syarat atau standar yang berlaku dari parameter fisik, biologis dan kimiawi. Untuk kontinuitas air bersih harus tersedia 24 jam per hari, atau setiap saat diperlukan. Kebutuhan air tersedia dan untuk kuantitas yang dikehendaki adalah yang memenuhi standar kebutuhan air untuk Desa dan Kecamatan. Untuk mengkaji masalah tersebut maka dilakukan dengan menggunakan metode analisa deskriptif dimana peneliti mengungkapkan secara komprehensif kondisi yang ada. Berdasarkan hasil penelitian data kualitas air yang ditinjau dari sifat fisik telah memenuhi syarat naum untuk sifat biologisnya tidak memenuhi standar karena mengandung bakteri caliform melebihi ambang batas yang diperbolehkan dan perlu dilakukan chlorinasi untuk menurunkan pH yang juga akan mengatasi permasalahan parameter bakteriologi. Dari kuantitas air pada PDAM Desa Saketa hanya terdapat 46,84% responden yang menyatakan air yang didistribusikan memenuhi kebutuhan akan air bersih. Sedangkan untuk kontinuitas air yang mengalir secara kontinyu selama 24 jam/hari hanya 77,22% dari total responden yang terlayani selama 24 jam/hari. Maka dikatakan tingkat pelayanan PDAM Desa Saketa masih kurang efektif.
ANALISIS PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI Rais D Yusuf
DINTEK Vol 12 No 2 (2019): Dintek Vol 12 No. 2 September 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.961 KB)

Abstract

Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) adalah bagian dari sistem manajemen secara keseluruhan yang meliputi struktur organisasi, perencanaan, tanggung jawab, pelaksanaan, prosedur, proses dan sumber daya yang dibutuhkan bagi pengembangan penerapan, pencapaian, pengkajian dan pemeliharaan kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja guna terciptanya tempat kerja yang selamat, aman, efisien dan produktif. Pada penelitian ini, metode yang digunakan untuk mengolah data adalah Metode Kuantitatif, Analisis Univariat dan Metode Deskriptif Kualitatif. Kuantitatif ialah pengukuran berdasarkan teori-teori yang sudah ada, sedangkan analisis univariat ialah analisis terhadap satu variabel. Kedua metode ini dipakai untuk mengukur tingkat keberhasilan penerapan SMK3 pada proyek pembangunan GIS 150 Kv Ternate berdasarkan hasil penyebaran kuesioner. Sedangkan metode deskriptif kualitatif adalah penggambaran terhadap suatu permasalahan, sedangkan kualitatif ialah cara penyajian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keberhasilan penerapan sistem manajamen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) pada proyek konstruki pembangunan GIS 150 kv Ternate.

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 01 (2025): Volume 18 No.1, Maret 2025 Vol. 17 No. 01 (2024): Volume 17 No.1, Maret 2024 Vol. 17 No. 2 (2024): Volume 17 No.2, September 2024 Vol. 16 No. 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023 Vol 16 No 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023 Vol. 16 No. 1 (2023): Volume 16 No.1 Maret 2023 Vol 16 No 1 (2023): Volume 16 No.1 Maret 2023 Vol 15 No 2 (2022): V0l. 15 No. 02 September 2022 Vol 15 No 1 (2022): V0l. 15 No. 01 Maret 2022 Vol 14 No 2 (2021): Vol. XIV No. 2 September 2021 Vol 14 No 1 (2021): Vol. XIV No. 1 Maret 2021 Vol 13 No 1 (2020): Volume 13 No.1, Maret 2020 Vol 13 No 02 (2020): VOL XIII NO. 02 SEPTEMBER 2020 Vol 12 No 2 (2019): Dintek Vol 12 No. 2 September 2019 Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019 Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019 Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018 Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018 Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017 Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017 Vol 10 No 2 (2017): DINTEK Vol 10 No 2 (2017): DINTEK Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016 Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016 Vol 1 No 2 (2008): Jurnal DINTEK volume I No 2 September 2008 Vol 1 No 2 (2008): Jurnal DINTEK volume I No 2 September 2008 Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Teknik Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Teknik More Issue