cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
DINTEK
ISSN : 19793855     EISSN : 25988891     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 323 Documents
ANALISIS KESTABILAN LERENG PADA TAMBANG BATUBARA SEAM 13 UTARA DI PT. KITADIN TANDUNG MAYANG KALIMANTAN TIMUR Wiro Indra Pranata *; Muhammad Djunaidi **
DINTEK Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.511 KB)

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisa kestabilan lereng bertujuan untuk mengetahui nilai faktor keamanan lereng, dengan geometri lereng yang telah terbentuk pada saat ini dan pengaruh tinggi muka air tanah. Analisis kestabilan lereng dilakukan untuk mengetahui tingkat kestabilan lereng pada daerah penelitian saat ini dan untuk pembanding bagi penerapan bentuk lereng berikutnya. Geometri lereng yang ada di lokasi ini, untuk lereng tunggal mempunyai ketinggian antara 6 – 21 meter dengan sudut kemiringan antara 24 20’ hingga 53 97’ dan untuk lereng total mempunyai ketinggian antara 15 – 65 meter dengan sudut kemiringan lereng antara 16 7’ sampai 37 54’. Dari hasil analisis diketahui bahwa kondisi lereng tunggal daerah penelitian pada tingkat kejenuhan air jenuh total, hampir seluruhnya tidak dalam keadaan mantap dengan angka faktor keamanan di bawah 1,0 kecuali lereng f1. Untuk kondisi lereng total yang relatif mantap adalah lereng FF’ pada kondisi jenuh total dengan faktor keamanan di atas 1,0. Perhitungan untuk kondisi kering lereng tunggal umumnya dalam keadaan mantap kecuali lereng tunggal A1, A4, C1 dan D1 dengan nilai faktor keamanan di bawah 1,0 dan untuk lereng total semuanya dalam kondisi mantap. Sifat dari kekerasan lapisan overburden yang beragam dan keterbatasan dari peralatan mekanik yang dipergunakan mengakibatkan bentuk geometri lereng tambang tidak teratur.
SISTEM PAKAR MENDIAGNOSA PENYAKIT THT Rosita Kunup; Santosa **
DINTEK Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.097 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menyusun sebuah sistem pakar yang digunakan untuk diagnosis penyakit Telinga, Hidung dan Tenggorokan, dimana pengguna bisa mendiagnosis sendiri berdasar gejala yang dirasakannya. Aplikasi Sistem Pakar ini menggunakam bahasa pemograman visual basic, dengan menggunakan metode representasi kaidah produksi untuk merepresentasikan pengetahuan tentang jenis-jenis penyakit beserta gejala, Metode penelusuran yang digunakan dalam mesin inferensi menggunakan metode penelusuran(forward chaining). Hasil uji konsultasi dengan sistem ini menunjukkan bahwa sistem mampu menentukan jenis penyakit yang diderita pasien. Dan aplikasi ini menghasilkan keluaran berupa informasi penyakit yang diderita berdasarkan gejala yang dirasakan oleh pasien.
STUDI POTENSI SEBARAN SUMBERDAYA PASIR BESI DI DESA TUADA KECAMATAN JAILOLO KABUPATEN HALMAHERA BARAT, DENGAN MENGGUNAKAN METODE PENAKSIRAN NEAREST NEIGHBOUR POINT Julhija Rasai
DINTEK Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.006 KB)

Abstract

Endapan pasir besi merupakan produk dari proses kimia dan fisika dari batuan berkomposisi menengah hingga basa atau dari batuan bersifat andesitik hingga basaltic, Jenis cebakan terbentuk dalam semua waktu geologi tetapi kebanyakan pada umur Tersier dan masa kini, yang sebagian besar merupakan cadangan berukuran kecil dan sering terkumpul dalam waktu singkat karena tererosi. Salah satu metode perhitungan cadangan dengan menggunakan metode penaksiran Nearest Neighabour Poiant untuk mengestimasikan data sampel pasir besi. Nearest Neighbour Point memperhitungan nilai di suatu Block didasari oleh nilai titik paling dekat dengan Block, sedangkan titik Block yang lebih jauh memberikan nilai pembobotan nol. Penelitian ini dilakukan untuk mencaritahu kemungkinan telah terindikasi sebaran sumberdaya pasir besi dengan cadangannya di Desa Tuada dengan batasan kordinat penyebaran titik bor Selatan dan Utara. Penyebaran pasir besi mendominasi kearah Selatan dengan presentasi 9 titik bor dengan kadar MD >0.10-0.40 dan pasir mendominasi kearah Utara dengan 27 titik bor dengan kadar MD >0.20.-1.20, dari 36 titik bor dan terdiri dari 14 patok utama. Berdasarkan penaksiran dengan menggunakan metode Nearest Neighbour Point, maka dapat diketahui bahwa V volume = (luas × tebal) sebesar 1412.40, MD pasir besi 0.06 dan SG rata-rata 10.21, sehingga di jumlahkan untuk presentase tonase measured mineral resource sebanyak825.89 ton.
IMPLEMENTASI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG FAKULTAS KEDOKTERAN \ UNHAIR TERNATE Chairah Maulidyah
DINTEK Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.266 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi K3 dan faktor-faktor apa yang berpengaruh dominan terhadap penerapan K3 pada proyek Di dalam penelitian ini, perencanaan K3 dibuat berdasarkan pedoman/standar OHSAS 18001 juga sesuai dengan peraturan dan standar teknik terkait konstruksi di Indonesia bahkan juga menurut undang-undang dan peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Occupational Health and Safety Assesment Series-18001 (OHSAS 18001:2007) adalah suatu standar internasional untuk Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja yang bertujuan untuk mengelola aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada setiap proses kerja di tempat kerja yang digunakan dalam proyek pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran Unhair Ternate.
ANALISIS DEBIT BANJIR SUNGAI URU INO, KABUPATEN HALMAHERA TIMUR MENGGUNAKAN PENDEKATAN HIDROGRAF SATUAN SINTETIS (HSS) GAMMA I DAN HSS NAKAYASU Amirudin Miradj; Susanti Rahman
DINTEK Vol 13 No 1 (2020): Volume 13 No.1, Maret 2020
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1068.878 KB)

Abstract

Sungai atau aliran air yang menyediakan kemudahan hidup bagi masyarakat di sekitarnya juga bisa menjadikan masyarakat tadi menghadapi risiko bencana tahunan akibat banjir. Banjir dapat terjadi akibat naiknya permukaan air lantaran curah hujan yang diatas normal, perubahan suhu, tanggul/bendungan yang bobol, pencairan salju yang cepat, terhambatnya aliran air di tempat lain. Dalam penelitian ini, yaitu menganalisis debit puncak rancangan banjir Sungai Uru Ino dengan metode HSS Gamma I dan HSS Nakayasu pada periode ulang tertentu. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dan melakukan analisis terhadap debit pada DAS Uru Ino untuk periode ulang 2, 5, 10, 25 dan 50 tahun. Berdasarkan hasil perhitungan debit rancangan banjir DAS Uru Ino pada periode ulang tertentu menggunakan metode HSS Gamma I diperoleh debit puncak rancangan terbesar masing-masing periode ulang adalah 64.916 m3/dtk untuk periode ulang 2 tahun, 131.619 m3/dtk untuk periode ulang 5 tahun, 159.727 m3/dtk untuk periode ulang 10 tahun, 183.485 m3/dtk untuk periode ulang 25 tahun dan 195.440 m3/dtk untuk periode ulang 50 tahun, sedangkan HSS Nakayasu diperoleh debit puncak rancangan terbesar masing-masing periode ulang adalah 124.15 m3/dtk untuk periode ulang 2 tahun, 157.91 m3/dtk untuk periode ulang 5 tahun, 172.15 m3/dtk untuk periode ulang 10 tahun, 184.19 m3/dtk untuk periode ulang 25 tahun dan 190.25 m3/dtk untuk periode ulang 50 tahun
KAJIAN ANISOTROPY OF MAGNETIC SUSCEPTIBILITY (AMS) BATUAN GRANITIK SITE LOLI DONGGALA, PROVINSI SULAWESI TENGAH Muslimin 1; Muhammad Rusli M
DINTEK Vol 13 No 1 (2020): Volume 13 No.1, Maret 2020
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.106 KB)

Abstract

The measurement of Anisotropy Magnetic Susceptibility (AMS) has been carried out to determine the magnetic fabric on granitic rocks in the village of Loli, regency of Donggala, Central Sulawesi province. Specimen measured rock taken from seven stations were prepared a cylindrical shape with a diameter of 2.54 cm and a length of 2.3 cm Magnetic Hand Specimen Drill (MHSB). Measurement of susceptibility conducted using MS2 Bartington susceptibility meter is equipped with sensors MS2B. Sensor MS2B working in two frequencies (465 Hz and 4650 Hz). AMS studies performed using variations in measurements of eight directions (AMS-8). The results of measurement, the average value susceptibility of rock is 1,298x10-5 (SI), Value Degree of anisotropy (P) average of 5.8%. Based on the Flinn-type diagram shows that the magnetic minerals tend to be oblate.
KARAKTERISTIK TANAH TIMBUNAN DARI DESA DAEO SEBAGAI SUBGRADE PADA STRUKTUR PERKERASAN JALAN Fitro Darwis*; Elfira Resti Mulya
DINTEK Vol 13 No 1 (2020): Volume 13 No.1, Maret 2020
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.127 KB)

Abstract

Dalam konstruksi jalan, salah satu bagian penting dari struktur lapisan perkerasan jalan yaitu tanah dasar (subgrade) yang berfungsi untuk mendukung konstruksi perkerasan diatasnya. Pada beberapa proyek pekerjaan pembukaan jalan baru di Kabupaten Pulau Morotai menggunakan tanah timbunan yang berasal dari Desa Daeo sebagai tanah dasar. Penggunaan bahan timbunan dari Desa Daeo ini perlu diketahui karakteristik dari tanah tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui klasifikasi jenis tanah timbunan Desa Daeo dan mengetahui karakteristik tanah sebagai bahan dari struktur perkerasan jalan dalam hal ini subgrade. Metode penelitian menggunakan metode pengujian di laboratorium. Pengujian bahan tanah timbunan berdasarkan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018. Pengujian laboratorium untuk mengetahui karakteristik tanah timbunan diantaranya uji batas plastis dan indeks plastisitas tanah, uji batas cair tanah, uji analisis ukuran butir tanah, uji pemadatan standar proctor dan uji CBR laboratorium. Klasifikasi tanah mengunakan sistem klasifikasi USCS (Unified Soil Classification System). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah timbunan pilihan termasuk dalam jenis tanah lanau (MH) berdasarkan sistem klasifikasi USCS dengan tingkat kompressibilitas tinggi (high compressibility). Sifat mekanis tanah yang diteliti berupa kepadatan maksimum dan nilai CBR menunjukkan bahwa tanah yang berasal dari Desa Daeo ini sebagai tanah timbunan pilihan yang memenuhi spesifikasi umum Bina Marga tahun 2018, dimana nilai CBR desain 21% dengan nilai berat volume maksimum (d maks) sebesar 1,907 gr/cm3.
Pemodelan Litologi dan Estimasi Sumberdaya Au Epithermal Daerah Loloda, Halmahera Barat Dengan Pendekatan Metoda Estimasi Inverse Distance Weight Wawan AK Conoras; Julhija Rasai; Albert Djin
DINTEK Vol 13 No 1 (2020): Volume 13 No.1, Maret 2020
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1401.074 KB)

Abstract

Pemodelan sumberdaya dan perhitungan cadangan merupakan suatu rangkaian eksplorasi dalam bidang pertambangan. Pada penelitian ini, pemodelan sumberdaya dan perhitungan cadangan emas (Au), bertujuan untuk mengidentifikasi, menentukan suatu gambaran geologi dan mendeliniasi secara rinci mengenai ukuran, bentuk, sebaran, kualitas dan kuantitas badan bijih dalam bentuk 3D yang didapatkan dari data-data percontohan dalam kegiatan eksplorasi. Data-data yang diperlukan dari data eksplorasi untuk melanjutkan dalam pengimputan dan pengolahan adalah data koordinat titik bor (collar),data litologi, kadar (essay/geology), data arah lubang bor, dip dan azimuth (survey). Dalam pengolahan dan analiasa sumberdaya dan cadangan Au menggunakan metode estimasi IDW (Inverse Dintance Weight) dengan ukuran block model yaitu 2x2x1 meter kemudian dilakukan perhitungan berdasarkan nilai Cut of Grade (CoG). Hasil Pengolahan data dan pemodelan litologi menunjukan sebaran batuan limestone (LIM), calcareous siltstone (CST), calcareous sandstone (CSD), yang kecenderungan batuannya mengarah ke permukaan berupa suatu singkapan, selain itu terdapat berbagai jenis batuan yang tersingkap yaitu: fold breccia (FBX), dan hydrothermal breccia (HBX) yang terkandung pada batuan limestone dan silstone. Hasil Pengolahan data, estimasi sumberdaya dan perhitungan Cadangan Au menampilkan nilai CoG yang paling rendah ≥ 0,1 g/t, memiliki tonase 123.546 ton dengan kadar rata-rata 1,6 g/t, sedangkan CoG tertinggi ≥2,00 g/t memiliki tonase 24.381 ton dengan kadar rata-rata Au 4,88 g/t. Hasil perhitungn Total tonase 269.969 Ton dengan kadar Rata-rata Au 2.8 g/t.
ANALISA KEBUTUHAN AIR BERSIH DOMESTIK DAN NON DOMESTIK (STUDI KASUS PENGOLAHAN AIR KELURAHAN KALUMATA) Rais D. Hi Yusuf, ST,.M.Sc
DINTEK Vol 13 No 1 (2020): Volume 13 No.1, Maret 2020
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.377 KB)

Abstract

Dalam rangka memenuhi kebutuan air bersih semakin meningkat, dimana debit sumber air yang mengalami penurunan tiap tahun maka PDAM Kota Ternate perlu mengkaji kembali kebutuhan air bersih untuk wilayah Ternate. Salah satunya untuk wilayah kelurahan Kalumata yang merupakan salah satu Kelurahan terbesar di Kota Ternate. Agar kebutuhan masyarakat Kelurahan Kalumata akan air bersih dapat terpenuhi. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar kebutuhan air domestik dan non domestik di kelurahan kalumata sampai 10 tahun kedepan. Serta mengetahui apakah masyarakat telah puas dengan distribusi air bersih oleh PDAM.Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif untuk mengetahui kebutuhan air bersih kelurahan kalumata.Hasil penelitian yang didapat yaitu, kebutuhan air bersih kelurahan kalumata pada tahun 2028 sebesar 1175,35 m3/orang/hari. Kehilangan air sebesar 243.454,51 Liter/hari. Masyarakat Kelurahan Kalumata udah sangat puas dengan layanan yang diberikan oleh PDAM Kota Ternate.
Analisis Kinerja Dan Pengaruh Pembuatan Median Pada Jalan Pemuda Kabupaten Kolaka STA. 4+150 – 4+350 Arya Dirgantara; Fachryano .; Fadhil Zulfikri Ahmad
DINTEK Vol 13 No 1 (2020): Volume 13 No.1, Maret 2020
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.252 KB)

Abstract

Jalan Pemuda Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara telah mengalami pelebaran jalan untuk meningkatkan kapasitas dan tingkat pelayanan jalan. Pada kondisi sebelum pelebaran, jalan Pemuda memiliki lebar efektif jalur lalu lintas 6,20 m terdiri dari 2 lajur 2 arah tak terbagi (2/2 UD), dan setelah pelebaran jalan lebar efektif jalur lalu lintas menjadi 16,20 m terdiri dari 4 lajur 2 arah terbagi (4/2 D). Berdasarkan kondisi diatas, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja ruas jalan tersebut. Sehingga penulis dapat membandingkan kinerja ruas jalan sebelum dan sesudah pelebaran jalan. Dari hasil penelitian pada Jalan Pemuda mengalami kenaikan dari segi Volume Lalu Lintas sebelum pelebaran = 918,05 smp/jam, setelah pelebaran untuk arah ke Pelabuhan = 667,75 smp/jam, dan ke arah Sabilambo = 604,6 smp/jam. Kapasitas jalan sebelum pelebaran jalan = 2.293,41 smp/jam, setelah pelebaran jalan untuk arah ke Pelabuhan = 3.175,52 smp/jam, dan ke arah Sabilambo = 3.303,83 smp/jam. Derajat Kejenuhan sebelum pelebaran jalan = 0,40 dengan Tingkat Pelayanan jalan kategori B, Derajat Kejenuhan setelah pelebaran jalan ke arah Pelabuhan = 0,21 dengan Tingkat Pelayanan jalan kategori B, dan ke arah Sabilambo = 0,18 dengan Tingkat Pelayanan jalan kategori A. Tingkat Pelayanan Kinerja ruas jalan Pemuda yang semula cukup stabil menjadi lebih stabil dengan adanya peningkatan jalan.

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 01 (2025): Volume 18 No.1, Maret 2025 Vol. 17 No. 01 (2024): Volume 17 No.1, Maret 2024 Vol. 17 No. 2 (2024): Volume 17 No.2, September 2024 Vol. 16 No. 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023 Vol 16 No 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023 Vol. 16 No. 1 (2023): Volume 16 No.1 Maret 2023 Vol 16 No 1 (2023): Volume 16 No.1 Maret 2023 Vol 15 No 2 (2022): V0l. 15 No. 02 September 2022 Vol 15 No 1 (2022): V0l. 15 No. 01 Maret 2022 Vol 14 No 2 (2021): Vol. XIV No. 2 September 2021 Vol 14 No 1 (2021): Vol. XIV No. 1 Maret 2021 Vol 13 No 1 (2020): Volume 13 No.1, Maret 2020 Vol 13 No 02 (2020): VOL XIII NO. 02 SEPTEMBER 2020 Vol 12 No 2 (2019): Dintek Vol 12 No. 2 September 2019 Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019 Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019 Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018 Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018 Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017 Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017 Vol 10 No 2 (2017): DINTEK Vol 10 No 2 (2017): DINTEK Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016 Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016 Vol 1 No 2 (2008): Jurnal DINTEK volume I No 2 September 2008 Vol 1 No 2 (2008): Jurnal DINTEK volume I No 2 September 2008 Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Teknik Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Teknik More Issue