cover
Contact Name
Muh. Fajaruddin Natsir
Contact Email
ahmadfajarislam@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jnikunhas@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : -     EISSN : 26216507     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Arjuna Subject : -
Articles 47 Documents
DIFFERENCES BETWEEN INTROVERT AND EXTROVERT PERSONALITY ON DEPRESSION LEVEL IN STUDENTS OF MEDICAL EDUCATION PROGRAMS FACULTY OF MEDICINE 2017 TANJUNGPURA UNIVERSITY Ryan Pratama Safitra
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan – Juni 2021
Publisher : Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Depression is a psychiatric disorder that affects the mood of a person, it can affect their daily life due to the feelings of deep sadness. One of the triggers of depression is personality. Personality can be divided into introvert and extrovert personality based on their interaction. The purpose of this study is to know the differences between introvert and extrovert personality on depression level in students of medical education programs faculty of medicine 2017 Tanjungpura University.The type of this research is an observational analytical research with Cross Sectional approach. A total of 34 students was involved in this experiment. Beck Depression Inventory II and Eysenck Personality Inventory-A questionnaire was used as measuring instrument. The results is respondents who have introvert personality and do not have depression symptoms (normal) are 3 people (8.8%), while respondents who have introvert personality and have depression symptoms are 13 people (38.3%). Then respondents who have extrovert personality and do not have depression symptoms (normal) are 13 people (38.2%), while respondents who have extrovert personality and have depression symptoms are 5 people (14.7%). Based on statistical tests showed p value <0.05. The conclusion in this research is there is differences between introvert and extrovert personality on depression level in students of medical education programs faculty of medicine 2017 Tanjungpura University.
PERILAKU MASYARAKAT DALAM PENGOLAHAN SAMPAH DI KEPULAUAN SPERMONDE KOTA MAKASSAR Agus Bintara Birawida
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan – Juni 2021
Publisher : Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah merupakan masalah umum yang hingga saat ini dihadapi oleh masyarakat di seluruh dunia. Banyaknya sampah yang dihasilkan dalam suatu daerah sebanding dengan jumlah penduduk, jenis aktifitas masyarakat, dan tingkat konsumsi penduduk tersebut. Pada pulau-pulau kecil terjadi pembuangan sampah dan penerimaan sampah secara langsung setiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku masyarakat dalam Pengolahan Sampah di Kepulauan Spermonde (Pulau Lae-Lae, Pulau Barrang Lompo, dan Pulau Lumu-Lumu) Kota Makassar. Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan pendekatan deskriptif. Sampel pada penelitian ini sebanyak 320 rumah tangga yang diperoleh denggan menggunakan teknik proporsional systematic random sampling. Hasil penelitian diperoleh kategori pengetahuan responden yaitu kategori tinggi (76,7%) di Pulau Lae-Lae, (83,2%) di Pulau Barrang Lompo, dan (75%) di Pulau Lumu-Lumu. Kategori sikap responden yaitu kategori positif (100%) di Pulau Lae-Lae, Pulau Barrang Lompo, dan Pulau Lumu-Lumu. Kategori tindakan responden yaitu kategori kurang (73,3%) di Pulau Lae-Lae dan (65,9%) di Pulau Barrang Lompo. Sementara Pulau Lumu-Lumu termasuk dalam kategori tindakan baik (57,5%).
ANALISIS KUALITAS BOD, COD, DAN TSS LIMBAH CAIR DOMESTIK (Grey Water) PADA RUMAH TANGGA DI KABUPATEN MAROS 2021 Muh. Fajaruddin Natsir; Amaludin; Astisa Anggi Liani; Anzakiyah Dwi Fahsa
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan – Juni 2021
Publisher : Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air merupakan bagian yang sangat penting bagi kehidupan karena digunakan dalam berbagai aktifitas sehari-hari seperti kebutuhan minum, mandi, dan mencuci. Namun, terdapat permasalahan yang menyebabkan tercemarnya air sehingga tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya yang salah satunya disebabkan oleh limbah dari domestik (rumah tangga). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis mengenai kandungan BOD, COD, dan TSS limbah domestik (grey water) pada rumah tanga di kabupaten Maros. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan sampel dilakukan pada outlet pembuangan limbah rumah tangga sebanyak tiga sampel. Hasil pengukuran akan dibandingkan dengan standar yang berlaku berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.68/Menlh.Setjen/kum.1/8/2016 Tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik. Hasil penelitian menunjukan bahwa limbah cair domestik (grey water) memiliki kadar BOD berkisar 134,9 mg/L – 197,32 mg/L; COD 320,54 mg/L – 360,78 mg/L; dan TSS 85 mg/L – 137 mg/L. Hasil analisis limbah cair domestik (grey water) ini masih belum memenuhi syarat karena melebihi baku mutu yang diperbolehkan. Penelitian ini menyarankan untuk dilakukan pengolahan terlebih dahulu limbah cair domestik (grey water) sebelum dibuang ke lingkungan.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN NOMOPHOBIA PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI UNIVERSITAS MULAWARMAN TAHUN 2019 Klara Petris Hestia
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan - Oktober 2021
Publisher : Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi smartphone yang semakin pesat mempermudah segala aktivitas manusia dan membuat individu khususnya mahasiswa merasa cemas bila jauh dari smartphone atau disebut juga nomophobia. Nomophobia atau no-mobile-phone-phobia adalah ketakutan psikologi ketika kehilangan kontak atau jauh dari smartphone. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian nomophobia pada Mahasiswa FKTI Universitas Mulawarman. Desain penelitian ini adalah cross sectional study dengan jumlah sampel sebanyak 100 mahasiswa, teknik pengambilan sampel menggunakan proporsional stratified random sampling. Analisa bivariate menggunakan Uji Chi Square dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa FKTI memiliki nomophobia pada katagori sedang (41%) dan memiliki intensitas penggunaan smartphone dalam katagori sedang (60%). Berdasarkan hasil analisa uji chi square menunjukkan ada hubungan antara intensitas penggunaan smartphone dengan kejadian nomophobia(0,000). sedangkan pada variabel jenis kelamin (0,216) dan lama kepemilikan smartphone (0,603) tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan kejadian nomophobia. Tingkat intensitas penggunaan smartphone dan nomophobia merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi adanya nomophobia. Disarankan kepada mahasiswa agar belajar dan mampu mengontrol diri dalam penggunaan smartphone dalam kehidupan sehari-hari.Kata Kunci : Nomophobia, Smartphone, Mahasiswa.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU MEMILIH MAKANAN JAJANAN DI MI ASY-SYAFI’IYAH 02 JATIBARANG BREBES Akhmad Isnawan Arifudin; Musfirah Musfirah
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan - Oktober 2021
Publisher : Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makanan merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi manusia. Pemilihan makanan jajanan pada anak usia sekolah masih buruk. Masih banyak ditemukan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) mengandung bahan tambahan pangan berbahaya, belum terjaga higienitasnya dan bebas dari kontaminasi logam berat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap dengan perilaku memilih makanan jajanan di Mi Asy-Syafi’iyah 02 Jatibarang Brebes. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini sebanyak 58 siswa dengan menggunakan teknisk sampling Totality Sampling sehingga diperoleh sampel sebesar 58 sampel. Instrument yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat (Chi-square). Berdasarkan hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara tingkat pengetahuan (P = 0,195) dan sikap (0,681) dengan perilaku pemilihan makanan jajanan. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa secara statistik tingkat pengetahuan dan sikap tidak memiliki hubungan bermakna dengan perilaku pemilihan makanan jajanan. Kata kunci: Anak sekolah, Jajanan, Sikap, Pemilihan makanan, Tingkat pengetahuan
The The Relation of Duration of Epilepsy, Seizure Frequency and AED Adherence With Cognitive Function in Epilepsy Patients: Hubungan Lama Menderita, Frekuensi Kejang dan Ketraturan Minum OAE Terhadap Fungsi Kognitif Pasien Epilepsi Kartika Nurul Fatmi
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan - Februari 2022
Publisher : Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor-faktor yang dapat menyebabkan penurunan fungsi kognitif pada pasien epilepsi adalah lama menderita epilepsi, frekuensi kejang dan keteraturan minum Obat Anti Epilepsi (OAE). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan lama menderita, frekuensi kejang dan keteraturan minum OAE terhadap fungsi kognitif pada pasien Epilepsi di Poliklinik Saraf RSUD Dokter Soedarso Pontianak. Penelitian ini bersifat analitik observasional cross sectional. Data diperoleh dari wawancara kepada penderita Epilepsi dengan menggunakan kuisioner MMSE. Subjek penelitian berjumlah 36 orang. Penelitian ini mengambil data primer di Poliklinik Saraf RSUD dr. Soedarso Kota Pontianak. Hasil penelitian ini adalah epilepsi lebih banyak terjadi pada rentang usia 18-25 tahun (30,5%), lebih banyak terjadi pada pesien berjenis kelamin laki-laki (55,6%), dengan tingkat pendidikan terakhir lebih banyak pada tingkat pendidikan SMA (44,4%), status pekerjaan pasien banyak yang tidak bekerja (50%) dan status perkawinan pasien banyak yang berstatus belum kawin (52,8%). Pada karakteristik klinis pasien epilepsi banyak yang mengalami onset pada usia dewasa yaitu 19-60 tahun (58,3%), dengan frekuensi kejang tidak sering (75%), serta sebagian besar pasien teratur minum OAE (77,8%) dan mengalami lama menderita epilepsi dengan rentang waktu 15-30 tahun (44,4%). Sebanyak 9 orang (25%) pasien epilepsi mengalami penurunan fungsi kognitif yang nyata dan sebanyak 17 orang (47,2%) mengalami kemungkinan (probable) penurunan fungsi kognitif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara lama menderita, frekuensi kejang dan keteraturan minum OAE terhadap fungsi kognitif pada penderita epilepsi di Poliklinik Saraf RSUD dr. Soedarso Kota Pontianak. Kata kunci: Epilepsi, Fungsi Kognitif, Kejang, OAE
The The Existence of Organic Pollution Decomposing Bacteria in Domestic Wastewater of Kodingareng Island: KEBERADAAN BAKTERI PENGURAI BAHAN PENCEMAR ORGANIK PADA AIR LIMBAH DOMESTIK PULAU KODINGARENG Nurlia Sila; Agus Bintara Birawida; Muh. Fajaruddin Natsir
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan - Februari 2022
Publisher : Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Masalah air limbah di Indonesia masih menjadi permasalahan serius. Air limbah domestik yang dihasilkan oleh masyarakat langsung dibuang ke badan-badan air tanpa pengolahan terlebih dahulu, salah satunya dibuang langsung ke laut oleh masyarakat pesisir dan pulau kecil. Jika ditinjau dari kualitas air limbah, bahan kimia yang terkandung terdiri dari senyawa organik dan non-organik. Air limbah di lingkungan akan berdampak negatif terhadap biota di perairan dan kesehatan manusia pada konsentrasi dan jumlah tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan mengidentifikasi keberadaan bakteri pengurai bahan pencemar organik pada air limbah domestik masyarakat Pulau Kodingareng. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif observasional dengan pendekatan deskriptif. Sampel penelitian adalah air limbah domestic (grey water) yang didapatkan dari enam titik pengambilan sampel di Pulau Kodingareng. Hasil penelitian yang didapatkan dari proses identifikasi mikrobiologi yaitu terdapat jenis bakteri yang mampu menguraikan bahan pencemar organik diantaranya Eschericia coli, Acinetobacter iwoffii, Acinetobacter haemolyticus, Proteus mirabilis, dan Pseudomonas sp.. Hasil penelitian jika ditinjau dari faktor lingkungan, didapatkan hasil pH air limbah domestik berkisar 6,1 - 8,0 sedangkan suhu berkisar 26 - 27˚C dimana angka ini merupakan kisaran pH dan suhu yang optimum untuk pertumbuhan bakteri pengurai bahan pencemar organik. Kata kunci: Bakteri pengurai, Bahan pencemar organic, pH, Suhu, Air Limbah Domestik