cover
Contact Name
Muh. Fajaruddin Natsir
Contact Email
ahmadfajarislam@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jnikunhas@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : -     EISSN : 26216507     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Arjuna Subject : -
Articles 47 Documents
The Effect Of Delay Of Clamping Umbilical Cord On Hemoglobin Level Of Newborn Baby In The Working Area Of Puskesmas Sipatana Gorontalo City Yusni Podungge Politeknik Kesehatan kemenkes Gorontalo Jurusan Kebidanan Email : yusnipodungge@poltekkesgorontalo.ac.id YUSNI PODUNGGE
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2019): Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan - Februari 2019
Publisher : Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.076 KB)

Abstract

ABSTRACTAnemia of iron deficiency is a type of anemia often occurred on baby and its highest occurrence recorded on baby aged 6 to 24 months. There is 50% of babies suffred anemia in the age of 12 months. The anemia of iron deficiency is associated with insufficient storage of iron on the baby that disturbs development of mental and cognitive for after adult development. Time of clamping the umbilical cord plays a vital role in determining iron adequacy in a newborn baby. The research aimed to analyze the effect of the delay of clamping the umbilical cord on the hemoglobin level of the newborn baby in the working area of Puskesmas Sipatana, Gorontalo City.It is pre-experimental research with static group comparison. The population of the research was all newborn babies in the working area of Puskesmas Sipatana, while its samples were 30 babies selected through application of purposive sampling. The independent variable was the delay of clamping umbilical cord used independent t-test statistical test.Finding of the research found average Hb level of the newborn baby who was handled with the delay of clamping umbilical cord was 21,80 gr/dl and it was higher than a group of immediate clamping umbilical cord for 17,48 gr/dl. The result of data analysis obtained p-value = 0,000 and due to the p-value 0,000 was lower than 0,05; thus it affirmed to reject Ho and to accept Ha.In conclusion, there was a significant effect of the delay of clamping umbilical cord on hemoglobin level of the newborn baby in the working area of Puskesmas Sipatana. Keywords: Delay of clamping umbilical cord, Hemoglobin level of baby.
HYGIENE DAN SANITASI DEPOT AIR MINUM ISI ULANG DI KECAMATAN CAMPALAGIAN KABUPATEN POLEWALI MANDAR Makmur Selomo; Muhammad Fajaruddin Natsir; Agus Bintara Birawida; Sitti Nurhaedah
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan - Oktober 2018
Publisher : Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.803 KB)

Abstract

Kebutuhan konsumsi masyarakat terhadap air minum isi ulang dari Depot Air Minum semakin tinggi, disebabkan karena lebih praktis, hygienis, mudah didapat, dan harganya juga relatif terjangkau. Sebagai salah satu Kecamatan di Kabupaten Polewali Mandar, Campalagian memiliki 9 depot air minum isi ulang sebagai salah satu alternatif untuk memenuhi kebutuhan konsumsi air minum masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi hygiene dan sanitasi depot air minum isi ulang di Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar.Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan instrumen lembar observasi hygiene dan sanitasi depot. Lembar observasi yang digunakan diadopsi dari Permenkes RI No. 43 Tahun 2014 tentang Hygiene Sanitasi Depot. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 5 depot memenuhi syarat kelaikan fisik  dan  4 depot tidak memenuhi syarat kelaikan fisik.  Kesimpulan penelitian ini adalah beberapa aspek hygiene dan sanitasi yang perlu diperhatikan adalah aspek kebersihan dan perilaku penjamah serta ketersediaan sarana sanitasi dasar, antara lain: sarana pembuangan air limbah (SPAL), tempat pembuangan sampah, dan sarana cuci tangan.
ANALISIS SPASIAL EFEKTIVITAS FOGGING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MAKROMAN, KOTA SAMARINDA Syamsir Syamsir
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan - Oktober 2018
Publisher : Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.234 KB)

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. DBD menjadi momok yang menakutkan karena penularannya dapat berlangsung cepat dalam suatu wilayah. Bahkan dalam satu bulan, jumlah kasus DBD pada wilayah endemik bisa mencapai puluhan manusia yang terinfeksi virus dengue. Pemaksimalan program pengendalian DBD di dinas kesehatan dan puskesmas setempat menjadi kunci utama dalam menanggulangi penyebaran DBD. Namun menjadi kendala saat ini sehingga membuat belum efektifnya program pengendalian DBD di Kota Samarinda yaitu belum adanya prediksi ilmiah tentang letak wilayah rentan DBD di Kota Samarinda, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Makroman. Sehingga program pengendalian DBD seperti fogging belum mampu mengurangi kasus DBD secara signifikan. Penelitian ini menggunakan analisis observational dengan desain cross sectional. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis spasial dengan metode buffer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus DBD hampir tersebar di seluruh wilayah kerja Puskesmas Makroman. Berdasarkan wawancara dengan petugas puskesmas, radius fogging sekitar 200 meter dari tempat pelaksanaan fogging. Setelah dilakukan analisis spasial dengan metode buffer maka didapatkan radius fogging hanya menjangkau sebagian kecil wilayah kerja Puskesmas Makroman yang terindikasi wilayah rawan DBD. Pelaksanaan program fogging yang tidak berdasarkan pada wilayah rentan DBD mengakibatkan tidak efektifnya pencegahan DBD. Oleh karena itu, dibutuhkan pemetaan penyakit DBD berbasis spasial untuk mengetahui wilayah yang rentan DBD sehingga dapat menjadi acuan dalam penentuan lokasi fogging.Kata kunci: Spasial, Fogging, Dengue, Aedes aegypti.
PENGARUH PENYULUHAN CTPS TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN SISWA SDN 169 BONTO PARANG DESA BARANA Muhammad Fajaruddin Natsir
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan - Oktober 2018
Publisher : Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.878 KB)

Abstract

Salah satu indikator dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat adalah CTPS . Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) merupakan cara cuci tangan dengan sabun untuk mencegah berbagai penyakit. CTPS dilakukan untuk memutus mata rantai penularan penyakit. Masyarakat menganggap CTPS tidak penting, mereka cuci tangan pakai sabun ketika tangan berbau, berminyak dan kotor. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan CTPS terhadap pengetahuan siswa SDN 169 Bonto Parang Desa Barana Kecamatan Bangkala Barat Kabupaten Jeneponto. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan menggunakan rancangan one group pretest-posttest design. Subjek penelitian ini adalah siswa SD kelas IV dan V di SDN 169 Bonto Parang. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 siswa. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh melalui hasil pretest dan post-test menunjukkan nilai taraf signifikan sebesar p=0,000 < 0,05, maka disimpulkan bahwa ada perbedaan antara pengetahuan responden penyuluhan PHBS tentang CTPS sebelum penyuluhan dengan pengetahuan responden tentang punyuluhan PHBS tentang CTPS setelah penyuluhan. Siswa diharapkan dapat mempunyai kesadaran yang tinggi dalam melakukan kebiasaaan CTPS untuk mencegah terjadinya penyakit-penyakit pada anak.
ANALISIS MIKROORGANISME AIR MINUM ISI ULANG PADA DISPENSER DI RSUD Dr. M. HAULUSSY KOTA AMBON khasrul tsani waliulu; Muh. Fajaruddin Natsir; Ruslan La Ane
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2019): Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan - Februari 2019
Publisher : Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.024 KB)

Abstract

Masyarakat menggunakan dispenser untuk memudahkan penyajian Air Minum Isi Ulang (AMIU). Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU)  menjadi pilihan masyarakat membeli kebutuhan minum. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kualitas AMIU pada dispenser dilihat dari parameter E.coli dan Coliform, perlakuan penukaran galon, lama penyimpanan stok dan penggunaan AMIU, serta kebersihan dispenser. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan exhaustive sampling yaitu total populasi sebagai sampel sebanyak 16 petugas, sampel alat dispenser menggunakan purposive sampling berjumlah 16 unit. Hasil pemeriksaan sampel AMIU dispenser enam sampel memenuhi syarat dan 10 sampel tidak memenuhi syarat. Pemeriksaan sampel AMIU pada tiga depot terdapat Depot C memenuhi syarat sedangkan Depot A dan B  tidak memenuhi syarat. Dari 16 sampel dispenser dua dispenser menggunakan Depot A, empat dispenser menggunakan Depot B, dan 10 dispenser menggunakan Depot C. Penggunaan AMIU dari Depot C tesebut enam sampel tidak mengandung E.coli ataupun Coliform  sedangkan empat sampel mengandung E.coli dan Coliform, terdapat E.coli ataupun Coliform setelah digunakan pada dispenser. Kesimpulan penelitian adalah dari tiga DAMIU yang digunakan DAMIU A dan B tidak layak dikonsumsi, 16 sampel AMIU dispenser yang diperiksa terdapat enam sampel memenuhi syarat dan 10 sampel tidak memenuhi syarat.Kata kunci: Mikroorganisme, air minum dispenser
The Effect Of Providing Information On Implant Installation Procedures To The Anxiety Level Of The Implant Acceptor Candidate In Gorontalo City PUSPITA SUKMAWATY RASYID
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2019): Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan - Februari 2019
Publisher : Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.873 KB)

Abstract

Fear of pain during insertion of Impant is a major source of anxiety for many women, even though the actual pain experienced is not as severe as imagined. Providing information on Implant installation procedure is one of the ways that can be done to reduce the level of anxiety.This study aims to analyze the effect of providing information on Implant installation procedure to the anxiety level of the Implant acceptor candidate in Gorontalo City.This type of research is Experimental Research with pretest posttest design. The number of respondents was 30 people, which were observed by the level of anxiety before and after being given information on Implant installation procedure. This study uses the Consecutive Sampling method. The independent variable is the providing information on Implant installation procedure and the dependent variable is the anxiety level of the Implant acceptor candidate.The results of the study based on paired sample T-test analysis with significance levels α = 0.05 were obtained by the effect of providing information on Implant installation procedure to the anxiety level of Implant acceptor candidates in Gorontalo City with the acquisition of the p value is 0,000 with α = 0, 05.Conclusion; There is the Effect of Providing Information on Implant Installation Procedures to the Anxiety Level of Implant Acceptor Candidates in Gorontalo City. Keywords: Information on Installation, Anxiety, Implant Contraception
KONDISI SANITASI RUMAH, PERILAKU KESEHATAN DAN KEJADIAN DIARE MASYARAKAT PESISIR DI DESA PIRU Johan huliselan; Makmur Selomo; Ruslan La Ane
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2019): Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan - Februari 2019
Publisher : Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.347 KB)

Abstract

Penyakit diare di Kabupaten Seram Bagian Barat masih merupakan masalah kesehatan masyarakat setiap tahunnya, pada tahun 2014 tercatat bahwa penyakit diare menempati urutan ke tiga berdasarkan data 10 penyakit terbanyak  di Puskesmas Piru. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran kondisi sanitasi rumah, perilaku kesehatan dan kejadian diare pada masyarakat pesisir di Desa Piru Kabupaten Seram Bagian Barat. Jenis penelitian deskritif dengan jumlah sampel yaitu 169 responden. Metode yang digunakan dengan mengamati kondisi sanitasi rumah yang ada pada masyarakat pesisir dan kemudian melakukan wawancara dengan menggunakan kuesioner, Hasil penelitian ini menunjukan bahwa responden yang memiliki sarana pembuangan sampah yang memenuhi syarat yaitu sebanyak 61 orang (36,1 %), tidak memenuhi syarat sebanyak 108 orang (63,1 %). Adapun responden yang memiliki, sarana pembuangan air limbah yang memenuhi syarat yaitu sebanyak  26 orang (15,4 %), yang tidak memenuhi syarat sebanyak 143 orang (84,6 %), dan responden yang terkena diare yaitu sebanyak 108 orang (63,9 %) dan tidak mengalami diare yaitu sebanyak 61 orang (36,1 %), penelitian ini menyimpulkan bahwa perlu diperhatikan syarat-syarat dalam pembuatan saluran air limbah, dan pembinaan tentang pengolahan sampah serta penyuluhan tentang diare dari instasi terkait.
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Tatanan Rumah Tangga Masyarakat Desa Parang Baddo Muh. Fajaruddin Natsir
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2019): Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan - Februari 2019
Publisher : Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.165 KB)

Abstract

Program PHBS di Rumah Tangga merupakan upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga agar tahu, mau dan mampu mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan di masyarakat. PHBS di Rumah Tangga dilakukan untuk mencapai Rumah Tangga berperilaku hidup bersih dan sehat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perilaku hidup bersih dan sehat pada tatanan rumah tangga masyarakat di Desa Parang Baddo meliputi faktor predisposing (pengetahuan), enabling (observasi), dan behavior (perilaku). Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Dilaksanakan pada 2 dusun yang terdapat di desa Parang Baddo yaitu dusun Parang Bianara dan dusun Parang Baddo. Pengumpulan data dilakukan dengan instrumen penelitian berupa kuesioner yang terdiri dari pertanyaan mengenai indikator PHBS. Penelitian ini menggunakan analisis univariat. Dari dua dusun yang diteliti, dengan sampel sebanyak 147 Rumah tangga, terlihat bahwa indikator yang memiliki pencapaian tertinggi yakni indikator Kepemilikan jamban dan konsumsi sayur dan buah. Pencapaian hasil yang didapatkan yakni dusun Parang Baddo sebesar 63,2% dan Parang Bianara 58,65 Bila dibandingkan dengan target PHBS Kementerian Kesehatan 70%, angka yang didapatkan oleh kedua dusun tersebut masih dibawah target. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada masyarakat desa Parang Baddo khususnya dusun Parang Baddo dan Parang Bianara masih dibawah standar target Kementerian Kesehatan.
IDENTIFIKASI FORMALIN PADA MAKANAN MENGGUNAKAN EKSTRAK KULIT BUAH NAGA Sinta Ratna Dewi
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan - Juni 2019
Publisher : Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.668 KB)

Abstract

Formaldehid atau disebut juga formalin merupakan zat kimia berbahaya bagi manusia sehingga sangat dilarang digunakan sebagai bahan baku makanan, tetapi masih banyak produsen makanan seperti dalam pembuatan mie basah, lontong, ketupat, tahu, bakso, sosis, bahkan dalam pembuatan kecap masih menggunakan bahan formalin sebagai bahan tambahan untuk mengawetkan makanan. Penggunaan bahan ini dimaksudkan agar bahan makanan yang dijual bisa disimpan dalam jangka lama dan tidak mudah rusak. Metodologi yang digunakan pada penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional study dengan mengumpulkan data primer berupa pengujian sampel makanan yang diambil secara purposive random sampling. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi formalin pada bahan makanan yang mengandung formalin yang terdapat dibeberapa pasar tradisional di Samarinda dengan menggunakan ekstrak bahan alami yaitu ekstrak kulit buah naga.  Dari hasil penelitian pengujian formalin dengan uji menggunakan kulit buah naga ditemukan 6 sampel positif mengandung formalin antara lain pentol bakso, ikan asin dan udang rebon Kata kunci: identifikasi, formalin, kulit buah naga
Tingkat Pendapatan, Metode Pengasuhan, Riwayat Penyakit Infeksi dan Risiko Kejadian Stunting di Kota Samarinda Tanti Asrianti Naim; Nurul Afiah; Dwi Muliyana; Risva Risva
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan - Juni 2019
Publisher : Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.576 KB)

Abstract

Nutritional problems in Indonesia, especially in children are still quite high. Nutritional problem in children including stunting with high proportion of 37,2%. This was an observational analytical study with a retrospective method to determine the risk of stunting in underfive years old children (toddler) based on the level of family income, parenting method, and history of infectious diseases in children on the working area of Juanda Public Health Center Samarinda, 2018. The population in this study was toddlers on the working area of Juanda Public Health Center Samarinda with 99 respondents consisting of 33 cases and 66 controls. The results showed that families with lower to middle income levels had a four times greater risk of stunting compare to middle to upper income level families (OR: 3,877; 95%CI: 1,329-11,310). The parenting method and history of infectious diseases did not show a significant relationship with the incidence of stunting in this research. Further research is needed to investigate other factors for stunting, include environmental factors