cover
Contact Name
Muhadi
Contact Email
Muhadi
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal@stikes-yrsds.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo
ISSN : 24770140     EISSN : 2581219X     DOI : http://dx.doi.org/10.29241/jmk.
Core Subject : Health,
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr.Soetomo diterbitkan oleh Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo Surabaya, sejak tahun 2015. Fokusnya adalah pada pengembangan Studi Manajemen Kesehatan yang dilakukan melalui riset perpustakaan, atau penelitian lapangan. Publikasi jurnal akademik ini dimaksudkan untuk memperkaya ilmu-ilmu Manajemen Kesehatan yang telah berkembang saat ini.
Arjuna Subject : -
Articles 267 Documents
Analisis Tingkat Kepuasaan Pasien Rawat Jalan RSIA NUN Surabaya Uktutias, Sendy Ayu Mitra
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 4, No 1 (2018): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2018
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.861 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v4i1.97

Abstract

ABSTRAK Pelayanan kesehatan yang bermutu adalah pelayanan yang sesuai dengan tingkat kepuasan pasien dan penyelenggaraanya sesuai standar dan kode etik profesi. Penelitian ini bertujuan mengukur tingkat kepuasan pasien di RSIA NUN Surabaya dengan metode importance performance analysis (IPA), dan customer satisfaction index (CSI). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan rancang bangun cross sectional. Sampel penelitian ini adalah pasien rawat jalan. Teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling. Sampel diambil pada bulan Juli sampai Agustus 2017 sebanyak 96 orang. Penilaian menggunakan kuesioner yang sudah diisi pasien. Hasil pengukuran dari responden terhadap 25 atribut pertanyaan dan 11 atribut menunjukkan ketidaksesuaian antara kinerja dan kepentingan. Uji Diagram Kartesius menunjukkan atribut bukti langsung dengan nilai kinerja 3,13 dan nilai kepentingan 4,51 sehingga berada padakuadran I dan nilai kinerja 3,19 dan nilai kepentingan 4,84 pada kuadran III, hal ini secara kinerja masing kurang dan menjadi prioritas pertama dalam perbaikan untuk menaikkan tingkat kepuasan pasien. Analisa customer satisfaction index menunjukkan nilai 82% yang berarti pasien rawat jalan puas terhadap kinerja RSIA NUN di Surabaya. Kata Kunci : Kepuasan Pasien, Importance Performance Analysis, Uji DiagramKartesius
Analisis Kebutuhan Pelatihan Pejabat Struktural Berdasarkan Training Need Asessment Di Rsud Dr. R Soedarsono Kota Pasuruan Putri, Ema Novita Ristya
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 3, No 1 (2017): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2017
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.028 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v3i1.88

Abstract

ABSTRAKPenilaian kebutuhan pelatihan adalah suatu proses kegiatan yang bertujuan untuk mengidentifikasi kesenjangan kinerja yang disebabkan oleh kekurangan pengetahuan, ketrampilan, dan sikap kerja. Penilaian kebutuhan pelatihan terdiri dari tiga tingkatan analisis yaitu organisasi, individu dan tugas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan pelatihan pejabat struktural di RSUD dr.Soedarsono berdasarkan hasil penilaian kebutuhan (Training Needs Assessment). Penelitian ini adalah penelitian deskriptif, teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Subyek penelitian ini adalah para pejabat struktural mulai dari kepala bagian, kepala bidang dan para kepala seksi dan kepala sub bagian.Berdasarkan hasil penelitian, sistem pengembangan karier masih rendah yaitu 49,2%. Penentuan kebutuhan pelatihan diperoleh dari usulan tiap pejabat dan kesenjangan antara pelatihan yang pernah diikuti dengan PMK nomor 971/2009. Prioritas 1 pelatihan yang secara organisasi dibutuhkan, dan individu mengusulkan. Prioritas 2 pelatihan yang secara individu mengusulkan, secara organisasi tidak membutuhkan. Prioritas 3 pelatihan yang secara organisasi membutuhkan, individu tidak mengusulkan. Pelatihan yang dibutuhkan antara lain kewirausahaan, rencana implementasi dan rencana tahunan, rencana aksi strategis, sistem rekrutmen pegawai, sistem remunerasi dan kepemimpinan. Berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan terhadap analisa kebutuhan pelatihan dan sistem pengembangan karier untuk pejabat struktural di RSUD dr. R Soedarsono dapat disimpulkan sistem pengembangan karier dilihat dari hasil IKK masih rendah dan Analisa kebutuhan pelatihan pejabat struktural berdasarkan training need assesment dengan analisa organisasi dan analisa individu masih kurang memadai.
Analisis Kepuasan Pelanggan Rawat Inap Puskesmas Berdasarkan Experiential Marketing Rizki, Muhammad Risya
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 1, No 1 (2015): JMK Yayasan RS.Dr. Soetomo, Oktober 2015
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.274 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v1i1.45

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah menyusun rekomendasi untuk meningkatkan loyalitas pelanggan rawat inap Puskesmas Pasrepan Kabupaten Pasuruan berdasarkan experiential marketing yang terdiri dari sense, feel, think, act dan relate.Penelitian ini adalah penelitian survei.sampel dalam penelitian ini adalah pasien yang akan pulang setelah menjalani proses rawat inap di Puskesmas Pasrepan Kabupaten Pasuruan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis pengalaman pasien terhadap sense, feel, think, dan act ada beberapa indikator akses dan proses pelayanan di Puskesmas Pasrepan yang memberikan pengalaman kurang baik kepada pasien diantaranya adalah keteduhan tempat parkir, cat dinding, kebersihan kamar mandi dan kelengkapan sarana non medis. Berdasarkan hasil analisis sense, feel, think, dan act cenderung berpengaruh terhadap relate pasien dalam hal memanfaatkan kembali layanan rawat inap dan melakukan advokasi kepada orang lain yang memerlukan layanan rawat inap. Meningkatkan loyalitas pelanggan dapat dilakukan dengan menyesuaikan sarana dan prasarana dengan standar yang ada dan dengan memperbaiki sense, feel, think, dan act pasien akan meningkatkan relate pasien terhadap rawat inap Puskesmas Pasrepan Kabupaten Pasuruan.
Pengetahuan Dan Sikap Keluarga Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Haji Surabaya Terhadap Pencegahan Infeksi Nosokomial Abubakar, Nabillah
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 3, No 2 (2017): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2017
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.904 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v3i1.79

Abstract

ABSTRAKInfeksi nosokomial adalah infeksi yang didapat seorang penderita yang sedangmenjalani perawatan rumah sakit. Sumber infeksi nosokomial dapat terjadi pada tindakan non invasif yaitu terjadi kontak antara pasien yang sedang menderita penyakit infeksi menularkan penyakit yang di derita terhadap keluarga pasien. Perantara yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi nosokomial di rumah sakit ialah faktor mikroorganisme, faktor pengobatan, faktor lingkungan, faktor tuan rumah.Salah satu faktor penyebab infeksi nosokomial yang menjadi fokus pada penelitian ini adalah infeksi nosokomial yang disebabkan oleh tuan rumah. Tuan rumah dalam penelitian ini adalah keluarga pasien rawat inap Rumah Sakit HajiSurabaya yang kurang sadar dengan personal hygiene. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penyuluhan hand hygiene dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap keluarga pasien dalam upaya pencegahan infeksi nosokomial di RS Haji Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian praexperimen dengan rancang bangun one group pretest posttest.Jumlah sampel sebanyak 20 keluarga pasien rawat inap yang diambil secara accidental sampling. Variabel yang diteliti antara lain variabel dependen adalah pencegahan infeksi nosokomial dan variabel independen adalah pengetahuan, sikap, umur, jenis kelamin dan pendidikan. Cara pengambilan data dengan menggunakan kuisioner dan dianalisis dengan menggunakan uji t sampel berpasangan. Hasil penelitian diperoleh adanya perbedaan pengetahuan dan sikap keluarga pasien di RS Haji Surabaya sebelum dan sesudah dilakukanpenyuluhan dengan media leaflet.
Pengendalian Persediaan Obat Generik Dengan Metode MMSL (Minimum-Maximum Stock Level) Di Unit Farmasi Rumah Sakit Islam Surabaya Kumalasari, Ayu; Rochmah, Thinni Nurul
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 2, No 2 (2016): JMK Yayasan RS.Dr. Soetomo, Oktober 2016
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.256 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v2i2.60

Abstract

ABSTRAK Rumah Sakit merupakan organisasi yang padat karya dan padat modal, sehingga dalam pengelolaannya harus efektif dan efisien.Salah satu yang harus dikelolah dengan baik adalah logistik obat.Di Rumah Sakit Islam Surabaya terdapat kejadian stockout obat pada jenis obat generik dengan rata-rata kejadian sebesar 56% pada bulan Juli-Desember tahun 2015.Hal ini disebabkan karena belum ada metode perencanaan dan pengendalian persediaan yang diterapkan.Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan perencanaan dengan melakukan analisis berdasarkan tingkat pemakaian obat dan melakukan peramalan dengan menggunakan metode least square dan pengendalian persediaan dengan menggunakan metode MMSL. Penelitian dilakukan di Unit Farmasi Rumah Sakit Islam Surabaya dengan rancangan cross sectional, mengggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif.Penelitian dengan menggunakan data sekunder pemakaian obat pada Tahun 2015.Variabel terikat adalah data pemakaian riil obat.Variabel bebas adalah metode perencanaan dan pengendalian persediaan yang digunakan. Hasil penelitian diperoleh bahwa di Rumah Sakit Islam Surabaya belum ada metode perencanaan dan pengendalian persediaan tertentu yang digunakan.Klasifikasi obat generik berdasarkan analisis tingkat pemakaian diperoleh hasil 28 jenis obat termasuk dalam kategori fast moving.Hasil peramalan kebutuhan Tahun 2016 akan digunakan untuk melakukan pengendalian persediaan. Hasil perhitungan metode MMSL akan diperoleh nilai stok minimum dan maksimum persediaan obat. Hasil penelitian didapatkan nilai pengendalian persediaan untuk obat generik dengan metode MMSL.Didapatkan nilai stok minimum dan maksimum obat generik serta didapatkan nilai jumlah pemesanan kembali masing-masing obat generik dengan kategori fast moving.
Determinan Keberhasilan Pengobatan Multi Drug Therapy Pada Penderita Kusta Tipe Multibaciler Rustam, Muh Zul Azhri
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 4, No 1 (2018): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2018
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.367 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v4i1.102

Abstract

ABSTRAK Pengobatan MDT pada penderita kusta tipe Multibaciler (MB) adalah kegiatan menelan minum obat MDT secara intensif selama 12 bulan bagi penderita kusta tipe MB di Provinsi Sulawesi Selatan. Penyakit kusta tipe MB tidak dapat menyebabkan kematian, akan tetapi bila tidak menjalani pengobatan MDT menyebabkan kecacatan, masalah psikososial, stigma, dan penurunan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi keberhasilam pengobatan MDT pada penderita kusta tipe MB di Provinsi Sulawesi Selatan. Metode penelitian yang menggunakan CrossSectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Random RandomSampling untuk menentukan populasi penelitian, sehingga sampel yang diperoleh terdiri dari 47 sampel untuk Kota Makassar dan Kabupaten Pangkep. Hasil penelitian menggunakan ujistatistik regresi logistic pada variabel pelayanan kesehatan; akses pelayanan kesehatan tidak ada pengaruh terhadap kepatuhan minum obat MDT(p-value= 0,082>0,05), peran petugas kesehatan ada pengaruh terhadap kepatuhan minum obat MDT (p-value= 0,003<0,05) dan ketersediaan obat ada pengaruh terhadap kepatuhan minum obat MDT(p-value= 0,001<0,05), dan faktor kepatuhan minum obat ada pengaruh terhadap pengobatan MDT (p-value= 0,000<0,05). Simpulan dari hasil penelitianinidiartikandenganpasien yang mempunyai peran petugas kesehatan yang baik dan ketersediaan obat MDT yang selalu tersedian disarana pelayanan kesehatanberpengaruhterhadapkepatuhanminumobat MDT Kata Kunci: Release From Treatment, Multi Drug Therapy, KustaTipeMulti Baciler.
Analisis Preferensi Terhadap Sosiodemografi Pada Pasien Umum Instalasi Rawat Jalan RSUD BDH Surabaya Wahyuni, Titin
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 3, No 1 (2017): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2017
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.588 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v3i1.93

Abstract

ABSTRAKPreferensi pasien menjadi penting saat sebuah pelayanan kesehatan ingin mengembangkan produk. Preferensi sendiri dimata konsumen merupakan sebuah pelayanan yang lebih efektif, lebih murah dan lebih cepat. Penelitian ini dilakukan dengan latar belakang masalah adanya jumlah penurunana pasien pada tahun 2015 dan peningkatan jumlah keluhan pada tahun yang sama. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan faktor sosiodemografi yang terdiri dari usia, pendidikan, pendapatan, jumlah anggota keluarga yang menjadi tanggungan dan penananngung biaya pengobatan. Preferensi dilakukan terhadap empat indikator yaitu sikap memprioritaskan rumah sakit sebagai pilihan utama, kemauan merekomendasikan, melakukan word of mouth positif, dan pemanfaatan ulang. Penelitian ini menggunakan rancangan potong lintang dengan tehnik survei. Unit analisis adalah pasien umum instalasi rawat jalan RSUD BDH. Waktu penelitian adalah Juni- Agustus 2016. Tehnik sampling menggunakan purposive sampling, dengan jumlah sebanyak 85 responden.Hasil dari penelitian ini adalah Preferensi pada indikator prioritas sikap memprioritaskan sebagai pilihan utama, kemauan merekomendasikan dan word of mouth memiliki kecenderungan berbeda antara sikap dan kemauan yang baik dan tidak baik, sedangkan pada indikator kemauan pemanfaatan ulang cenderung kurang berbeda.Preferensi paling baik menurut faktor sosiodemografi terdapat pada indikator usia 20 – 30 tahun, tingkat pendidikan SMA, tingkat pendapatan 2,1-3 juta, jumlah anggota yang menjadi tanggungan kurang dari 2, dan menanggung sendiri biaya pengobatannya. Kesimpulan yang didapat penelitian secara umum preferensi penelitian ini dapat dikatakan baik. Indikator yang perlu mendapat perhatian khusus adalah kemauan untuk pemanfaatan ulang.
Analisis Lingkungan Sosial Terhadap Perilaku Merokok Remaja di Kecamatan Pangarengan Kabupaten Sampang Madura Sutha, Diah Wijayanti
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 2, No 1 (2016): JMK Yayasan RS.Dr. Soetomo, April 2016
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.543 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v2i1.50

Abstract

ABSTRAKPerokok usia remaja dengan rentang usia 14-19 tahun, di Indonesia terus meningkat. Banyak faktor yang menyebabkan mereka merokok di usia muda tersebut, salah satu alasan mereka merokok agar diterima dikalangan kelompoknya yaitu lingkungan sosialnya (keluarga, teman sebaya dan guru yang merokok). Permasalahan ini jelas menjadi topik yang sangat memerlukan perhatian mengingat remaja merupakan generasi penerus bangsa yang nantinya juga menjadi penerus untuk pembangunan negara ini. Tujuan : Menganalisis kondisi lingkungan sosial terhadap perilaku merokok remaja di Kecamatan Pangarengan Kabupaten Sampang. Metode Penelitian: Jenis penelitian adalah explanatory research dengan rancangan belah lintang (cross sectional). Populasi dalam penelitian ini adalah semua pelajar remaja yang berada di Kecamatan Pangarengan Kabupaten Sampang Madura yaitu sebanyak 1.610. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan Simple Random Sampling, maka diperoleh sampel penelitian sebesar 214. Analisis data menggunakan Chi Square. Hasil : Variabel lingkungan sosial yang mempunyai hubungan yang signifikan terhadap perilaku merokok adalah semua variabel yang ada yaitu lingkungan keluarga, teman sebaya, guru, idola, dan lingkungan budaya, karena mempunyai nilai P yang lebih kecil dari α= 0,05.
Analisis Ketepatan Waktu Tunggu Pelayanan Resep Pasien JKN dengan Standar Pelayaan Minimal (SPM) Rumah Sakit Margiluruswati, Pipintri
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 3, No 2 (2017): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2017
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.478 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v3i1.84

Abstract

ABSTRAKPada laporan tahunan Farmasi RSUD Bhakti Dharma Husada tahun 2016 terdapat waktu tunggu pelayanan resep yang belum mencapai standar pelayanan minimal (SPM), yaitu untuk resep non racikan sebanyak 49% dan resep racikan sebanyak 47,1%. Hal tersebut belum sesuai dengan dalam Kepmenkes Nomor 129/Menkes/SK/II/2008 tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit. Maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketepatan waktu tunggu pelayanan resep pasien JKN dengan standar pelayanan minimalrumah sakit. Penelitian ini menggunakan metode Non Probability Accidental Sampling terhadap resep pasien rawat jalan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di UPF Rawat Jalan RSUD Bhakti Dharma Husada. Waktu penelitian dilakukan dengan jumlah sampel 100 resep dengan 82 resep non racikan dan 18 resep racikan. Penelitian dilakukan dengan pengamatan langsung dan penghitungan lama waktu tunggu pelayanan resep non racikan dan racikan.Kesimpulan dari penelitian ini yaitu waktu lama tunggu pelayanan resep non racikan mempunyai presentase 0% sesuai standar dan obat dengan presentase 67% sesuai dengan standar.
Evaluasi Kepuasan Pengguna Lulusan Terhadap Lulusan Program Studi Diploma III Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan (RMIK) Angesti, Dyan
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 1, No 1 (2015): JMK Yayasan RS.Dr. Soetomo, Oktober 2015
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.535 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v1i1.41

Abstract

ABSTRAKPeranan stake holder tidak mungkin dapat dikesampingkan, karena merekalah pihak pengguna lulusan dari STIKES Yayasan Rumah Sakit Dr. Soetomo khususnya program studi RMIK. Kebutuhan dan penilaian stake holder dapat dipergunakan sebagai bahan evaluasi oleh STIKES dalam memperbaiki kualitas lulusan, memastikan bahwa lulusan telah memiliki kemampuan dan keahlian sesuai dengan kebutuhan pengguna lulusan serta digunakan sebagai umpan balik dalam rangka meningkatkan mutu lulusan secara keseluruhan. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif, dengan menggunakan variabel Integritas, Profesionalisme, Kepribadian, Kemampuan berkomunikasi, Leadership, Penguasaan tehnologi, Kerjasama tim dan Pengendalian diri. Populasi dalam penelitian ini adalah 27 instansi pelayanan kesehatan pengguna lulusan di kota Surabaya. Waktu pelaksanaan adalah bulan Juli-September 2013. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner. Hasil dari penelitian adalah pelanggan merasa puas terhadap integritas, Profesionalisme, Kepribadian, Kemampuan berkomunikasi, Leadership, Penguasaan tehnologi, Kerjasama tim dan Pengendalian diri dari alumni STIKES yayasan RS. Dr. Soetomo. Kepuasan pelanggan tertinggi terletak pada variable kepribadian lulusan, sedangkan tingkat kepuasan terendah terletak pada variable cara komunikasi lulusan STIKES yayasan RS. Dr. Soetomo.

Page 4 of 27 | Total Record : 267