cover
Contact Name
Muhadi
Contact Email
Muhadi
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal@stikes-yrsds.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo
ISSN : 24770140     EISSN : 2581219X     DOI : http://dx.doi.org/10.29241/jmk.
Core Subject : Health,
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr.Soetomo diterbitkan oleh Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo Surabaya, sejak tahun 2015. Fokusnya adalah pada pengembangan Studi Manajemen Kesehatan yang dilakukan melalui riset perpustakaan, atau penelitian lapangan. Publikasi jurnal akademik ini dimaksudkan untuk memperkaya ilmu-ilmu Manajemen Kesehatan yang telah berkembang saat ini.
Arjuna Subject : -
Articles 293 Documents
Pemanfaatan Pendaftaran Online (Antrian) Pelayanan Kesehatan dengan Mobile-JKN pada Masyarakat di Provinsi Bali Wirajaya, Karma Maha
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 11, No 2 (2025): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v11i2.2283

Abstract

The Mobile-JKN application is one form of BPJS Kesehatan innovation that can be accessed via smartphone. This application provides convenience for JKN-KIS participants in obtaining health services. However, in reality, many people still do not know the online registration (queue) feature for health services using Mobile-JKN so that the utilization of Mobile-JKN is still low by the community in accessing health services. The purpose of this study is to determine the determinants of the utilization of online queues for health services with mobile JKN. This study is an analytical study through a cross-sectional approach with research data collection for 2 months. The research sample is the community of mobile JKN users in the province of Bali who meet the inclusion and exclusion criteria. The sample size is 100 respondents and is analyzed using logistic regression. Based on the results of the analysis, all aspects of Performance Experancy, facilitating conditions, social influence, obtained less than good results. In addition, the usefulness of online queues for health services with mobile JKN also showed less than good results, namely 66.4%. Factors that influence the utilization of online queues with mobile JKN are from the aspect of effort expectancy, namely with a p value <0.0001, while the aspects of performance expectancy, facilitating condition and social influence do not affect the utilization of online queues with mobile JKN. The factor that is most related to the utilization of online registration (queue) with mobile JKN is the aspect of effort expectancy.
Penggunaan Rekam Medis Elektronik Meningkatkan Akurasi dan Efisiensi Pendokumentasian Klaim Pelayanan Jaminan Kesehatan Markam, Hosizah Markam; Agustin, Karisna Agustin; Mustikawati, Intan Silviana
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 11, No 2 (2025): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v11i2.2203

Abstract

Pendokumentasian klaim pelayanan jaminan kesehatan sangat penting karena berdampak pada penerimaan dan penolakan klaim. Masalah pendokumentasian di Indonesia menyebabkan tertundanya pembayaran klaim pelayanan jaminan kesehatan setiap bulannya sekitar 2,5% - 47,7% yang menyebabkan kas rumah sakit terganggu. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh budaya organisasi dan keterikatan kerja terhadap pendokumentasian klaim pelayanan jaminan kesehatan yang dimediasi penggunaan rekam medis elektronik di RSKD Duren Sawit. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif kausalitas dengan desain penelitian cross-sectional yang dilakukan pada bulan Juni – Juli 2023. Populasi penelitian ini adalah seluruh dokter fungsional di RSKD Duren Sawit yang berjumlah 74 orang dengan teknik purposive sampling yaitu dokter penanggung jawab pelayanan yang berjumlah 40 orang dan respon rate 85% (34 responden). Variabel budaya organisasi, keterikatan kerja serta penggunaan rekam medis elektronik (RME) menggunakan data primer melalui kuesioner dengan respon skala 1–4 dan pendokumentasian klaim pelayanan jaminan kesehatan menggunakan data sekunder. Analisis data penelitian menggunakan Structural Equation Modelling (SEM). Dari total 34 responden sebagian besar perempuan (70,6%), usia <40 tahun (41,2%), dengan masa kerja 2 - <5 tahun (32,4%). Hasil penelitian ini menunjukkan penggunaan RME merupakan variabel mediator antara keterikatan kerja dengan pendokumentasian klaim pelayanan jaminan kesehatan. Keterikatan kerja berpengaruh terhadap penggunaan RME, dan penggunaan RME berpengaruh terhadap pendokumentasian klaim layanan jaminan kesehatan. Implikasi penelitian adalah penggunaan RME diperlukan untuk peningkatan kualitas pendokumentasian klaim pelayanan jaminan kesehatan
Analisis Keberhasilan Implementasi Kebijakan Rekam Medis Elektronik: Perspektif Struktur Birokrasi Sugiarto, Puput; Purnami, Cahya Tri; Jati, Sutopo Patria
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 11, No 2 (2025): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v11i2.2389

Abstract

All healthcare facilities are required to implement Electronic Medical Records (EMR). The implementation of this policy faces various challenges, one of which is the bureaucratic structure in hospitals. This study aims to analyze the success of EMR implementation with a focus on the aspect of bureaucratic structure based on George Edward III's policy implementation model. This research uses a qualitative method with a case study approach conducted in three type C hospitals. Data were collected through in-depth interviews, non-participatory observations, and documentation studies involving 13 informants, which included the head of the medical records installation, the head of the information technology installation, medical recorders and health information, information technology officers, and the head of the medical services department. Hospitals that form special teams for EMR implementation have more controlled and efficient processes compared to hospitals that rely on existing organizational structures. The presence of a special team facilitates coordination, socialization, and training of healthcare personnel in the use of EMR. Meanwhile, hospitals that do not form a special team experience obstacles in coordination and delays in system adoption, despite receiving support from the system developers. An effective bureaucratic structure plays a crucial role in the successful implementation of EMR. Therefore, hospitals are advised to form a special team for the implementation of EMR to accelerate system adoption and improve the quality of healthcare services.
Determinan Yang Mempengaruhi Minat ODHIV Melakukan Tes Viral Load Di Kabupaten Tulungagung Idawati, Candra; Suhita, Byba Melda; Kusumawati, Prima Dewi
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 11, No 2 (2025): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v11i2.2308

Abstract

Tes viral load adalah tes yang digunakan untuk mengukur jumlah virus HIV di dalam darah pada pasien yang telah didiagnosis HIV positif untuk melihat bagaimana kondisi pasien setelah mendapat terapi ARV dan dapat membantu mendeteksi kegagalan ART lebih dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor determinan yang mempengaruhi minat ODHIV melakukan tes viral load di Kabupaten Tulungagung. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ODHIV On ARV yang ada di Kabupaten Tulungagung dengan jumlah 1.149 dan sampel yang terpilih dengan cluster random sampling sejumlah 297 responden. Hasil penelitian menyatakan terdapat pengaruh yang signifikan antara akses layanan periksa terhadap minat tes viral load dengan nilai p-value 0,004; dukungan sebaya terhadap minat tes viral load dengan nilai p-value 0,038; dukungan keluarga terhadap minat tes viral load dengan nilai p-value 0,006; peran petugas terhadap minat tes viral load dengan nilai p-value 0,047.Terdapat pengaruh secara simultan antara akses layanan periksa, dukungan sebaya, dukungan keluarga dan peran petugas terhadap minat tes viral load. Faktor yang paling mempengaruhi minat tes viral load adalah peran petugas dengan nilai Exp(B) = 2,564. Studi referensi menyatakan faktor yang mempengaruhi minat seseorang melakukan pemeriksaan kesehatan antar lain umur, pendidikan, pengetahuan, akses terhadap informasi, akses ke pelayanan kesehatan, dukungan tenaga kesehatan dan sosial budaya. Selain itu penelitian yang lain menunjukkan pengaruh orang lain (sebaya, keluarga, sosial) terhadap minat melakukan pemeriksaan kesehatan. Diharapkan kepada ODHIV untuk terus terlibat aktif dalam pengobatan dan tes viral load dengan memanfaatkan semua fasilitas dan dukungan yang tersedia.Kata kunci : akses layanan, dukungan, peran petugas, minat tes VL
Intensitas Merokok Dengan Nilai Arus Puncak Ekspirasi Pada Remaja Saharani, Fina Aulia; Isnaini, Nur
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 11, No 2 (2025): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v11i2.2374

Abstract

Merokok menjadi salah satu faktor penurunan fungsi paru, terutama pada remaja. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara derajat merokok dengan hasil arus puncak ekspirasi pada remaja. Desain penelitian adalah observasional analitik dengan pendekatan potong lintang. Populasi penelitian sebanyak 90 orang dengan sampel yang diambil 74 siswa laki-laki kelas XI SMK Ma’arif NU 1 Wangon, yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Kriteria inklusi adalah siswa laki-laki perokok aktif (≥1 batang/hari selama ≥1 tahun) dan bersedia menjadi responden, sedangkan eksklusi meliputi siswa dengan penyakit pernapasan akut/kronis, pengguna rokok elektrik, dan tidak hadir saat penelitian. Intensitas merokok diukur dengan Indeks Brinkman, sedangkan nilai arus puncak ekspirasi menggunakan alat peak flow meter. Data dianalisis dengan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi p
Determinan Kinerja Petugas Rumah Sakit Klaim Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan Ismawati, Nidiya; Sudiyanto, Henry; Anggreni, Dhonna
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 11, No 2 (2025): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v11i2.2370

Abstract

The performance of officers in BPJS Kesehatan claims plays a crucial role in ensuring the smooth administration of services in hospitals. The high number of pending claims reflects problems with individual abilities, support systems, and internal hospital management. This study aims to analyze the influence of ability, motivation, and opportunity factors on the performance of BPJS Kesehatan claims officers at Kamar Medika Hospital, Mojokerto. This study employs a cross-sectional, observational, and analytical method. The study population is all officers involved in the BPJS Kesehatan claims process. A sample of 56 respondents was selected using a simple random sampling technique. The data instrument was a questionnaire, which was then analyzed using the Chi-Square test and Logistic Regression. The results showed that most respondents had a high level of ability (58.9%), high motivation (64.3%), high opportunity (67.9%), and high performance (67.9%). The results of the Chi-Square test showed that ability (p-value = 0.036), motivation (p-value = 0.033), and opportunity (p-value = 0.010) significantly influenced the performance of officers in BPJS Kesehatan claims. Multivariate testing revealed that ability had a significant influence on officer performance (p-value = 0.042). The ability factor significantly influenced employee performance in BPJS Health claims at Kamar Medika Hospital, Mojokerto
Dampak Pelaksanaan Program Pendidikan Gizi terhadap Produktivitas dan Kesehatan Pekerja Saputra, Rizki Iwari
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 11, No 2 (2025): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v11i2.2348

Abstract

Workforce productivity is one of the key indicators driving a country's economic growth. Several companies in Indonesia have reported issues related to workers’ nutrition and productivity. One example is PT XYZ Indonesia, which in 2024 reported that 73% of its employees were classified as overweight or had obesity grade 1, while 30% had elevated blood glucose levels. This study aims to analyze the impact of a nutrition education program on workers’ health indicators. An experimental design with an intervention approach was employed to evaluate the effectiveness of the nutrition education program as a strategy to improve worker productivity and health. The intervention was carried out over a period of eight weeks. The study population comprised employees of PT XYZ Indonesia, and a purposive sampling method was used to select 100 participants, divided evenly into intervention and control groups. The paired t-test results showed a significant increase in nutrition knowledge scores among the intervention group after completing the program (p < 0.05). A positive correlation was observed, indicating that improved nutritional understanding was closely associated with increased work productivity. A regression coefficient value of 0.56 (p = 0.003) further indicated that workers in the intervention group had higher health status scores compared to those in the control group.
Kontribusi Faktor Kebiasaan Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terhadap Kejadian ISK Simtomatik dan Asimtomatik pada Ibu Hamil Sutarto Sutarto; Ratna Dewi Puspita Sari; Winda Trijayanthi Utama; Nanda Fitri Wardani; Reni Indriyani
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 12, No 1 (2026): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2026
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v12i1.2516

Abstract

Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan kondisi umum pada ibu hamil dan dapat menyebabkan komplikasi obstetri jika tidak ditangani dengan baik. Selain faktor biologis, aspek lingkungan dan perilaku juga berkontribusi terhadap terjadinya ISK; namun, faktor-faktor seperti kualitas air minum dan kebiasaan buang air kecil relatif kurang mendapat perhatian, terutama di lingkungan perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara jenis air minum, pola buang air kecil, dan usia ibu dengan kejadian ISK pada ibu hamil di Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional dan dilakukan di lima puskesmas di Kota Bandar Lampung dari Mei hingga Oktober 2025. Sebanyak 136 ibu hamil pada trimester kedua dan ketiga dipilih menggunakan stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur, observasi perilaku terkait kesehatan, dan pemeriksaan urinalisis berdasarkan parameter leukosit dan nitrit. Analisis data dilakukan secara berurutan menggunakan analisis univariat, analisis bivariat dengan uji Chi-square, dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi ISK (Infeksi Saluran Kemih) pada ibu hamil adalah 28,3%. Analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara jenis air minum dan pola buang air kecil dengan kejadian ISK (p<0,05), sedangkan usia ibu tidak berhubungan secara signifikan. Analisis multivariat mengidentifikasi jenis air minum sebagai faktor yang paling dominan, dengan ibu hamil yang mengonsumsi air minum tidak aman memiliki risiko 2,6 kali lebih tinggi terkena ISK dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi air minum aman (OR=2,6; p=0,035). Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan akses terhadap air minum aman, bersamaan dengan penguatan pendidikan perilaku kesehatan, harus diintegrasikan ke dalam layanan perawatan antenatal untuk mencegah ISK pada ibu hamil.
Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk Peningkatan Mutu Layanan Laboratorium Endang Budianingsih; Herniwati Herniwati; Arif Susanto; Jasrida Yunita
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 12, No 1 (2026): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2026
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v12i1.2574

Abstract

Laboratorium klinik merupakan lingkungan kerja dengan berbagai potensi bahaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan SMK3 dalam upaya peningkatan mutu layanan di Laboratorium Klinik X di Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dan dilaksanakan pada Januari–Februari 2026. Informan utama meliputi analis laboratorium, petugas pengambil sampel, petugas administrasi pelayanan, dan petugas kebersihan, sedangkan informan pendukung berasal dari dinas ketenagakerjaan dan dinas kesehatan. Validitas data dilakukan melalui triangulasi sumber, metode, dan data, dengan analisis menggunakan content analysis. Hasil menunjukkan bahwa penerapan SMK3 telah dilakukan melalui kebijakan K3, perencanaan program, penyediaan alat pelindung diri, serta penerapan SOP sesuai standar ISO 45001:2018. Implementasi juga didukung pemantauan mutu layanan melalui berbagai indikator kinerja. Namun, masih terdapat kendala seperti keterbatasan SDM, peningkatan beban kerja, serta perlunya penguatan pengawasan dan evaluasi berkelanjutan
Development of SIGAGA: An AI-Based Early Screening System for Kidney Disease in Adolescents Uun Nurjannah; Erlena Erlena; Nita Syamsiah
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 12, No 1 (2026): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2026
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v12i1.2409

Abstract

Chronic kidney disease (CKD) is an increasing public health concern, with early detection being essential to prevent disease progression. Conventional screening methods are often invasive and require laboratory facilities, limiting their accessibility for adolescents. Methods: This research employed a Research and Development (R&D) design using the Waterfall and Prototype models to develop Sigaga, an artificial intelligence (AI)-based early screening application for kidney disease. The dataset included facial images to detect edema, lifestyle and health history data collected via standardized electronic questionnaires (WHO/CDC), and sleep quality assessed using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Convolutional Neural Networks (CNN) were applied to analyze facial images, while Random Forest/Gradient Boosting models processed questionnaire data. The results were integrated using ensemble learning. A pilot test was conducted with 100 adolescents in Karawang, Indonesia. Results: Most respondents were 18 years old (58%), female (88%), and of Sundanese ethnicity (55%). Questionnaire analysis showed that 42% of respondents were at moderate risk, strongly influenced by poor sleep quality (82%) and low water intake (87%