Articles
141 Documents
PERANCANGAN ANTENA MIKROSTRIP PATCH SEGIEMPAT PERIPHERAL SLIT MENGGUNAKAN METODE ARRAY 1x4 UNTUK APLIKASI RADAR MARITIM FREKUENSI 3,2 GHZ
Muhammad Zulfadli;
Indra Surjati;
gunawan tjahjadi
Jurnal Kajian Teknik Elektro Vol 3, No 2 (2018): JKTE Vol 3 No 2 (September-Februari 2019)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1396.855 KB)
Radar maritim adalah stasiun radar bergerak yang dipakai diatas kapal laut sehingga dapat mencakup daerah yang luas di wilayah perairan Indonesia. Radar maritim digunakan untuk mengawasi perairan laut Indonesia. Salah satu subsistem radar maritim adalah antena, Antena berfungsi memancarkan gelombang elektromagnetik ke udara bebas. Untuk menghasilkan coverage area yang luas diperlukan antena dengan gain yang tinggi. Berdasarkan kondisi tersebut maka pada penelitian ini akan diusulkan penggunaan metode patch segiempat peripheral slit dengan metode array 1x4. Metode patch segiempat peripheral slits berguna untuk menghasilkan antena yang bekerja pada frekuensi 3,2 GHz. Metode array 1x4 berguna untuk meningkatkan gain antena tanpa merubah fasa dari sinyal. Hasil simulasi bandwidth yang didapatkan pada empat elemen peripheral slits sebesar 550 MHz (3,001 GHz–3,553 GHz) dengan persentase bandwidth sebesar 17,25%. Hasil simulasi pada frekuensi tengah 3,2 GHz menghasilkan nilai return loss sebesar -59,53 dB dengan VSWR 1,002 dan gain sebesar 12,12 dB.
PROTOTYPE PEMARKIRAN MOBIL MELINGKAR OTOMATIS
Akbar Sanjani;
Rosalina Rosalina;
Harry Ramza
Jurnal Kajian Teknik Elektro Vol 4, No 1 (2019): JKTE Vol 4 No 1 (Maret-Agustus 2019)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (733.576 KB)
Keterbatasan area parkir membuat pengemudi memasukkan kendaraannya ke gedung bertingkat. Area parkir ruang sempit memiliki banyak masalah ketika kondisi penuh dari sistem parkir dan itu menciptakan kerusakan kendaraan ketika mereka melakukan parkir dan mengambilnya kembali. Tidak tersedianya informasi dari slot parkir menyebabkan waktu parkir lama. Berdasarkan masalah ini, telah dibuat prototipe sistem parkir melingkar otomatis yang mirip dengan bangunan melingkar. Prototipe dapat menampung delapan kendaraan roda empat dengan empat kendaraan di setiap lantai. Sistem parkir bekerja secara otomatis ketika pengguna hanya memasukkan kendaraan ke dalam slot parkir pertama (siaga), dan aktivasi sistem parkir dengan menggunakan RFID (identifikasi frekuensi radio). Hasil pengujian sistem parkir melingkar otomatis menunjukkan dan menginformasikan ketersediaan slot parkir. Waktu penempatan kendaraan sampai pengambilan adalah 469,5875 detik. Prototipe dirancang dengan menerapkan mikrokontroler Arduino dan aktuator lainnya. Skala komparatif antara prototipe dengan jumlah ukuran nyata 1: 1222 cm3 telah ditemukan.
PERANCANGAN PEMBANGKIT TENAGA SURYA FAKULTAS TEKNIK UHAMKA
Emilia Roza;
Mohammad Mujirudin
Jurnal Kajian Teknik Elektro Vol 4, No 1 (2019): JKTE Vol 4 No 1 (Maret-Agustus 2019)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1076.581 KB)
Gedung Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Prof. DR HAMKA (FT UHAMKA) terletak di jalan merdeka no 6 Jakarta Timur, terdiri atas 5 lantai. Energi listrik FT UHAMAKA disuplay oleh PLN dengan kapasitas daya sebesar 345 kVA. Sedangkan rata-rata penggunaan listrik FT UHAMK per hari adalah 567.20 kWh. Intensitas radiasi harian di Indonesia rata-rata mencapai 4.8 kWh/m2 sangat berpotensi sebagai sumber penghasil energy listrik jika memanfaatkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) sebagai catu daya tambahan. Sistem PLTS yang direncanakan sebesar10% system PLTS hybrid dengan suplai listrik PLN untuk mensuplai energy listrik di FT UHAMKA yang direncanakan. Daya PLTS yang akan dibangkitkan perhari adalah 56.723 kWp, yang akan dihasilkan dari 92 panel surya dengan kapasitas panel surya adalah 150 Wp.
PERANCANGAN ANTENA MICROSTRIP PATCH MULTI BAND (2,4 GHZ – 5,4 GHZ) DENGAN TEKNIK ARRAY LOG PERIODIC
William Kristianto;
Indra Surjati;
Gunawan Tjahjadi
Jurnal Kajian Teknik Elektro Vol 4, No 1 (2019): JKTE Vol 4 No 1 (Maret-Agustus 2019)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1081.886 KB)
Penelitian ini mengusulkan perancangan antena mikrostrip yang memiliki frekuensi kerja ganda (Multiband) pada rentang frekuensi 2.4 GHz, 3.4 GHz, 4.4 GHz dan 5.4 GHz dengan patch berbentuk persei panjang (Rectangular) menggunakan subtrat FR – 4 Epoxy dengan nilai εr = 4.3 , h = 1.6 mm dan loss tangent = 0.0265. Untuk menghasilkan antena dengan multiband pertama kali dilakukan perhitungan dimensi untuk masing – masing patch pada rentang frekuensi kerja yang sudah ditentukan lalu dilakukan proses simulasi untuk masing – masing patch sampai mendapatkan VSWR ≤ 2 dan return loss ≤ - 10 dB. Setelah itu masing – masing patch disusun kedalam sebuah subtrat dengan menggunakan metode array log periodic. Setelah patch tersebut digabungkan, selanjutnya dilakukan proses iterasi untuk melihat nilai VSWR dan Return Loss pada frekuensi kerja yang diinginkan. Dari hasil penelitian ini jarak antar masing – masing patch sangat menentukan nilai VSWR dan return loss yang dihasilkan pada antena tersebut.
PENGEMBANGAN ROBOT PEMADAM API BERKAKI “UROITA-18”
Muhammad Ramdani;
Sahrudin Sahrudin;
Supardi Atisina;
Eddy Ramdan;
Oktarina Heriyani;
Harry Ramza
Jurnal Kajian Teknik Elektro Vol 4, No 1 (2019): JKTE Vol 4 No 1 (Maret-Agustus 2019)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Robot UROITA–18 merupakan robot berkaki yang berfungsi sebagai robot pemadam api. Robot ini merupakan prototipe awal yang telah dikembangkan dan dilengkapi dengan sensor ultrasonik sebanyak 8 buah, sensor deteksi boneka SHARP GPY sebanyak 1 buah, sensor infra-merah sebanyak 40 buah, dan sensor aktivasi suara 1 buah. Mekanisme gerak menggunakan konsep kaki serangga yaitu Coxa, Femur dan Tibia. Pada robot ini hanya menggunakan kaki Coxa dan Femur untuk melakukan gerakan dengan perubahan derajat perpindahan sebesar 200. Untuk gerakan kaki Femur keatas, posisi sudut awal sebesar 900 ke 1100, gerak kebawah dari posisi 1100 ke 900. Nilai tersebut juga digunakan untuk pergerakan kaki Coxa, 900 ke 1100 untuk gerak maju dan 1100 ke 900 untuk gerak mundur. Dimensi robot UROITA–18 adalah 20 cm panjang, 13 cm lebar dan 15 cm tinggi serta struktur mekanik yang digunakan menggunakan kerangka plat alumunium dan acrylic. Robot ini telah dipertandingkan pada Kontes Robot Pemadam Api (KRPAI) tahun 2018 di UniversitasTarumanagara, Jakarta.
ANALISIS SISTEM PENTANAHAN JARINGAN GARDU INDUK 150 KV PT BEKASI POWER CIKARANG
Joni Welman Simatupang;
Agus Riyanto
Jurnal Kajian Teknik Elektro Vol 4, No 1 (2019): JKTE Vol 4 No 1 (Maret-Agustus 2019)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (885.263 KB)
Sistem pentanahan merupakan salah satu bentuk sistem proteksi terintegrasi ketenagalistrikan dari gangguan yang dapat membuat kerusakan pada peralatan listrik sehingga berakibat pada putusnya kontinuitas pelayanan daya ke konsumen. Tulisan ini memaparkan hasil analisis dari penelitian terhadap sistem pentanahan elektroda batang jaringan gardu induk 150 KV di PT Bekasi Power Cikarang. Eksperimen dilakukan dengan mengukur nilai tahanan kaki menara dengan menggunakan alat digital earth tester. Rangka-rangka menara dihubungkan dengan sistem pentanahan grid yang ditambah dengan satu batang elektroda. Nilai aktual pentanahan yang diperoleh dari pengukuran adalah 1.21 Ω (maksimal) dan 1.13 Ω (minimal). Nilai pentanahan yang diperoleh tersebut masih dalam rekomendasi SNI 04-0225-2000, “Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2000” yang disingkat dengan PUIL 2000. Kesimpulannya, semakin kecil nilai pentanahan yang diperoleh maka semakin baik sistem pentanahan dan proteksinya.
SISTEM PENGAMANAN RUMAH BERBASIS SMS DAN KAMERA VC0706 DENGAN MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ARDUINO UNO
Muhammad Ridwan;
Kukuh Aris Santoso
Jurnal Kajian Teknik Elektro Vol 4, No 1 (2019): JKTE Vol 4 No 1 (Maret-Agustus 2019)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1239.807 KB)
Dari segi teknologi, saat ini dapat memenuhi segala kebutuhan manusia, baik dari ilmu pengetahuan, industri dan gaya hidup. Di lain sisi banyaknya tindak kejahatan mengintai lingkungan sekitar rumah. Sistem pengamanan rumah berbasis SMS dan kamera VC0706 dengan menggunakan mikrokontroler arduino uno menggunakan metode rancang bangun yang dilakukan oleh pencuri dengan masuk ke dalam rumah melalui pintu dan mengambil kendaraan bermotor, barang mewah seperti perhiasan dan barang elektronik. Sistem pengamanan rumah berfungsi sebagai peringatan dini dan monitoring apabila terjadinya pencurian di rumah. Dengan adanya sistem pengamanan rumah berbasis SMS dan kamera VC0706 dengan menggunakan mikrokontroler arduino uno diharapkan dapat mengurangi tindak kejahatan di lingkungan rumah dan pemilik rumah dapat mengetahui pelaku pencurian dalam rumahnya dengan cepat yaitu mengetahui dengan adanya notifikasi SMS, buzzer berbunyi dan lampu LED yang menyala dan mati sejenak serta petugas keamanan dapat menangkap pelaku pencurian dalam rumah dengan tepat dengan adanya gambar yang diambil oleh kamera serial VC0706 serta hasil resolusi gambar yang diambil oleh kamera VC0706 dapat dipilih sesuai selera, yaitu 160x120 piksel (kecil), 320x240 piksel (sedang) dan 640x480 piksel (besar).
RANCANG BANGUN SISTEM PENYIRAMAN OTOMATIS UNTUK TANAMAN BERBASIS ARUDUINO DAN KELEMBABAN TANAH
Syah Alam;
Herwan Tony;
I Gede Agus Darmawan
Jurnal Kajian Teknik Elektro Vol 4, No 1 (2019): JKTE Vol 4 No 1 (Maret-Agustus 2019)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1092.761 KB)
Perkembangan tanaman dan tumbuhan dipengaruhi oleh beberapa hal salah satunya adalah intensitas penyiraman air menggunakan pompa. Pada umumnya pompa yang digunakan adalah manual yang harus dioperasikan oleh manusia. Penelitian ini mengusulkan prototipe rancang bangun pompa motor AC bertenaga surya yang dikendalikan dengan menggunakan mikrokontroller yang dapat bekerja secara otomatis jika terjadi perubahan pada tingkat kelembaban tanah sehingga pompa dapat bekerja secara otomatis tanpa harus dikendalikan oleh manusia. Sumber tenaga listrik bagi pompa air dihasilkan dari solar panel jenis monocrystalline 50WP sedangkan untuk pendeteksi kelembapan menggunakan sensor soil moisture SEN0193 dan mikrokontroller yang digunakan adalah jenis arduino uno. Dari hasil pengujian di lapangan pada panel surya 50 WP mendapatkan nilai arus pada panel surya 1,2 A dan tegangan 20,98 V pada saat kondisi matahari terik dan dapat bekerja selama 11 jam / hari. Pompa dapat bekerja secara otomatis untuk mengalirkan air ke tanaman setelah mendeteksi tanah dalam kondisi lembab (sedikit basah). Dai hasil yang diperoleh, prototipe yang dirancang telah sesuai dengan kriteria yang ditetapkan dan dapat diterapkan untuk sistem penyiraman otomatis pada tanaman.
PENERAPAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA DI LAHAN PERTANIAN TERPADU CISEENG PARUNG-BOGOR
Rosalina, Rosalina;
Sinduningrum, Estu;
Fayakun, Kun
JURNAL KAJIAN TEKNIK ELEKTRO Vol 4, No 1 (2019): JKTE Vol 4 No 1 (Maret-Agustus 2019)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Teknologi surya yang disebut juga dengan photovoltaic dibentuk dalam sebuah modul surya yang terbentuk dari bahan semikonduktor.Bahan semikonduktor mampu menghantarkan arus listrik ketika ada energi kinetik yang menggerakkan partikel elektron di dalamnya ke pita konduksi.Dalam hal ini cahaya matahari mengandung gelombang elektromagnetik atau energi foton yang mampu menghasilkan energi kinetik untuk melepaskan ikatan elektron pada semikonduktor sehingga menimbulkan arus listrik. Dalam periode penelitian kali ini prioritas kearah penerapan teknologi konversi energy listrik dari energy cahaya matahari diubah ke listrik, matahari akan mengisi baterai DC dan kemudian akan diubah oleh inverter menjadi AC, metode yang akan digunakan dalam penelitian adalah perhitungan besar sudut matahari terhadap sel matahari persatuan waktu maka akan diketahui lamanya pengisian baterai secara kontinu, sehingga secara otomatis tegangan keluaran AC dari baterai sebagai sumber energy listrik yang akan dipakai untuk menyalakan lampu jalan dan perangkat listrik lainnya. Hasil pengujian modul surya (photovoltaic) diharapkan akan menghasilkan daya perjam = Wh dengan memakai baterai DCMF 12V 70Ah sebesar 840 Wh, ini berarti baterai bisa menyediakan ±840 W selama 1 jam. Hal ini dikarenakan photovoltaic saat mengikuti arah pergerakan matahari akan selalu memposisikan photovoltaic untuk tetap menghadap matahari sehingga tetap akan dapat menangkap pancaran matahari secara maksimal.
EVALUASI SISTEM INSTALASI DAYA LISTRIK PADA GEDUNG BANK INDONESIA LHOKSEUMAWE ACAEH
Fauzaan, Muhammad
JURNAL KAJIAN TEKNIK ELEKTRO Vol 4, No 2 (2019): JURNAL KAJIAN TEKNIK ELEKTRO Vol.4 No.2 (September - Februari ) 2019
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (694.886 KB)
Instalasi listrik adalah suatu bagian penting yang terdapat dalam sebuah bangunan gedung yang berfungsi sebagai penunjang kenyamanan penghuninya. Dalam merancang suatu instalasi lintrik ada acuan yang digunakan, antara lain PUIL 2000 (Persyaratan Umum Instalasi Listrik) dan Installation Guide Schneider. Dengan melakukan tinjau lapangan guna mengetahui cara instalasi listrik dan mengetahui standarisasi yang diterapkan pada gedung. Dari hasil peninjauan diperoleh data yang yang sesuai dengan tema penelitian. Serta Studi literatur dilakukan untuk mempelajari buku-buku, jurnal, artikel-artikel dan laporan tugas akhir sebagai referensi yang berhubungan dengan tema penelitian Kemudian melakukan perhitungan untuk menentukan kebutuhan daya total yang dihitung, sehingga bisa menentukan arus beban, perhitungan ukuran penghantar (Cable Sizing), menentukan rating proteksi atau Circuit Breaker yang diketahui dari arus beban dikali faktor safety. dihasilkanlah gambar dan analisa Kebutuhan daya listrik keseluruhan untuk gedung BI LHOKSEUMAWE Aceh dapat diperoleh dari pengelompokkan beban-beban pada gedung BI LHOKSEUMAWE Aceh dari sistem instalasi peralatan listrik.