cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kerinci,
Jambi
INDONESIA
Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : 26156547     EISSN : 18581080     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Tarbawi: Jurnal Ilmu Pendidikan (e-ISSN 2615-6547, p-ISSN 1858-1080 is a peer-reviewed (double blind review) journal published by Faculty of Education and Teacher Training, State Islamic Institute of Kerinci. The goal of this journal is to facilitate scholars, researchers, and teachers for publishing the original research articles or review articles. Jurnal Tarbawi published two editions in one year in July and December.
Arjuna Subject : -
Articles 273 Documents
KONSELING DENGAN PENDEKATAN RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPY UNTUK MENGATASI KEBIASAAN MEROKOK Rina Lestari
Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2018): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/tarbawi.v14i1.252

Abstract

Smoking is an act of waste and waste on property. The purpose of this study were to described: 1) smoking habits of students before giving Rational Emotive therapy? ; 2) student smoking habits after giving Rational Emotive therapy ?; and 3) the effectiveness of Rational Emotive counseling therapy in reducing students' smoking habits. This research was used pre test & post test design. The population in this research were all class X students of SMAN 3 Pekanbaru who had smoking habits with totaling 32 students. To determine the sample of this study, the researcher used purposive sampling. Then, through this technique, 5 students were used as the research sample. Besides, the data was analysed by using "t" test. Moreover, the result of this research showed that: 1) before given emotive rational counseling therapy, students smoking habits are in the high category with an average score of 92.6 and an average percentage of 77.167%; 2) after given emotive rational counseling therapy have decreased, students smoking habit are in the medium category with an average score of 66.8 and an average percentage of 55.667%; and 3) there is a significant difference between students' smoking habits before and have been given emotive rational counseling therapy that is equal to 4,691. This means that rational emotive counseling therapy is effective to reduce student smoking habits.
IMPLIKASI GURU PROFESIONAL DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA Wisnarni Wisnarni
Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2018): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/tarbawi.v14i1.253

Abstract

Teachers as professional educators must have knowledge and abilities who suitable with their profession. The professionalism criteria educators have academic qualifications and competencies who includes; (1) Pedagogic Competence, (2) Personality Competence, (3) Professional Competence, and (4) Social Competence. All of these four competencies cannot stand alone, but are mutually integrated in learning; it means that they are based on one another components which underlie other components. Besides, to establish the children with character can be carried out by direct or indirect fostering of faith, worship, and character which is carried out gradually and continuously, as early as possible in accordance to the childrens’ habit and psychology development using various approaches. Meanwhile, among the right approaches is through a habitual approach, exemplary, educative and persuasive, advice and stories that can deep the heart. As exemplified by Allah and His Messenger in educating and teaching humans. The teacher professionalism will establish synergies between the implementation of knowledge transfer activities that continue to prioritize quality with the realization of moral students who uphold religious values. Building student character by instilling habits about good things so that students become understood (cognitive domain), instill values ​​and instill what is permissible and what is not (affective domain), able to do (psychomotor domain) and set an example of life ( living model)
PENERAPAN LANGUAGE SKILLS MELALUI COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRD) DALAM PEMBELAJARAN BAHASA DI MA NEGERI 1 KERINCI Nuzmi Sasferi
Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2018): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/tarbawi.v14i1.254

Abstract

Language skills can be improved through the application of CIRC learning models, and the procedure of CIRC includes: teacher presentation, team practice, individual practice, peer preassessment, additional practice and testing. Then the last one is various activities which they elements in the CIRC learning model such as (1) reading each other's stories with group friends, (2) conclude stories, (3) listen to stories, (4) retell stories that have been read and heard in oral and written forms, (5) play drama, (6) write, edit, revise, and publish poetry with group friends.
AKHLAK YANG BURUK DALAM PERSPEKTIF ISLAM SERTA UPAYA PENGANGGULANGANNYA Ahmad Zuhdi
Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2018): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/tarbawi.v14i1.255

Abstract

Akhlak yang senantiasa melekat pada prilaku seseorang menurut norma-norma atau penilaian yang diberikan sesuai perbuatan yang dilakukan tersebut. Perbuatan itu ditentukan pula dengan kriteria-kriteria yang jelas apakah baik atau buruk. Akhlak secara umum merupakan segala bentuk perbuatan yang memiliki ciri-ciri sebagaimana disebutkan di atas, yaitu perbuatan yang dilakukan atas kehendak dan kemauan. Kehendak dan kemauan yang dilakukan seseorang bila bertentangan dengan asas-asas ajaran Islam, yakni al-Quran dan Hadis Rasulullah SAW, maka tentu prilaku tersebut tergolong pada akhlak yang buruk. Prilaku yang buruk yang dilakukan oleh seseorang sebenarnya adalah karena ketidaksanggupan dirinya mengontrol nafsunya, karena nafsunya sudah menguasai dirinya, disamping pemehaman dan pengertian baik baginya tidak jelas, sehingga perbuatan buruklah yang dianggapnya baik. Padahal prilaku buruk sebenarnya sangat membahayakan bagi dirinya dan juga masyarakat. Lemahnya kesadaran bagi seseorang yang melakukan perbuatan keji tentu akan memberikan danpak yang lebih buruk lagi. Semakin lama manusia itu membiarkan dirinya dikuasai syaitan, maka semakin jauhlah ia ddengan Allah SWT, maka semakin tebal pula hijab-hijab nafsu dihatinya, seterusnya menghilangkan harapan manusia itu untuk mema’rifatkan dirinya dengan Allah SWT
STRATEGIES USED BY GIFTED STUDENTS FOR MEMORIZING ENGLISH VOCABULARY AT ENGLISH DEPARTMENT OF IAIN PADANGSIDIMPUAN SOJUANGON RAMBE
Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2018): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/tarbawi.v14i1.256

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh sedikitnya penelitian di bidang strategi belajar kosa kata terutama yang mengeksplorasi strategi menghafal kosa kata yang digunakan oleh pelajar bahasa yang paling berhasil, padahal banyak ahli dan peneliti mengisyaratkan dan menemukan bahwa strategi menghafal kosa kata berpengaruh terhadap penguasaan kosa kata. Kemudian seterusnya diakui pula bahwa penguasaan kosa kata merupakan salah satu aspek paling menentukan terhadap kemampuan berbahasa. Oleh karena itu penelitian dilaksanakan dengan desain deskriptif kuantitatif, dengan melibatkan seluruh mahasiswa yang unggul dalam berbahasa Inggris di Jurusan Tadris Bahasa Inggris IAIN Padangsidimpuan sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian kuesioner dan wawancara, sedangkan penjaminan keabsahan data dilakukan dengan teknik cek dan ricek. Analisis dilaksanakan dengan menguraikan sejumlah pola-pola logis dan bermakna yang muncul pada jawaban kuesioner dan hasil wawancara secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan jawaban responden terhadap item-item kuesioner sangat bervariasi, meskipun demikian urutan 27 item strategi menghafal kosa kata dalam paket Scmitt dan Mc Charty (1997) berdasarkan frekuensi pemakaiannya oleh siswa ditemukan sebagai berikut: Strategi 14> 16> 20> 10= 1> 2> 23= 17= 3> 15> 12> 4> 22=11> 21= 5> 24> 25= 13> 26> 9> 6> 7> 27= 18> 8. Selain itu terdapat 8 item strategi lain yang digunakan responden untuk menghafal kosa kata Bahasa Inggris, tetapi tidak terdapat di dalam paket tersebut.
PENERAPAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA PEMBELAJARAN PAI DI MAN 1 SUNGAI PENUH Masnur Alam
Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2018): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/tarbawi.v14i1.258

Abstract

The aims of this research are to describe: (1) the advantages of Contextual Teaching and Learning (CTL) learning models; (2) Environmental material and efforts to preserve it; (3) Application of Contextual Teaching and Learning learning models in Islamic Education. This research is a field research study, with qualitative methods. The main instruments are observation, in-depth interview, and documentation. Research findings are: (1) The Contextual Teaching and Learning learning model can increase activity, creativity, independence to find material that is learned, as well as being able to explore, discuss, understand, and apply in daily life. (2) Environmental material consisting of biotic and nonbiotic which is very beneficial for living things, the effort to preserve it is by replanting, not exploiting, cutting, burning, penetrating, use must be in accordance with environmental ethics. (3) The application of the CTL model is in accordance with the existing steps, and has succeeded in activating students to seek, understand their own environmental theories, and be motivated to actualize in everyday life and be able to correlate with real life. The Islamic Educational teacher has been able to demonstrate one of the CTL principles namely making himself a model, role model, uswatun hasanah or a good example of preserving the environment.
PENDIDIKAN MULTIKULTURAL PERSPEKTIF AL-QUR'AN Tejo Waskito; Miftahur Rohman
Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2018): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/tarbawi.v14i2.260

Abstract

Islam sejatinya telah mengajarkan pemeluknya untuk menghargai perbedaan. Pada dasarnya, keragaman (etnis, budaya, agama dan lain-lain) manusia merupakan sunnatullah. Jauh sebelum pemikir orientalis mengenalkan pendidikan multikultural, Islam telah mengenal secara gamblang seperti dijelaskan dalam kitab sucinya (al-Qur’an). Pendidikan Multikultural bukanlah upaya untuk mencari sinkretisme baru, melainkan mencari titik temu diantara perbedaan-perbedaan latar belakang itu, dan menjadikan perbedaan menjadi sebuah rahmat bagi persatuan dan kesatuan umat, sehingga tercipta suatu simfoni Islam dalam bingkai nasionalisme dan pluralisme.
MANAJEMEN SEKOLAH: WUJUDKAN GURU PROFESIONAL Sumarto Pohan
Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2018): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/tarbawi.v14i2.265

Abstract

Urgensi manajemen pendidikan dapat dikaji melalui Peraturan Menteri Pendidikan yaitu Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan, pasal I ayat 1 menjelaskan “setiap satuan pendidikan wajib memenuhi standar manajemen pendidikan yakni mencakup: (1) perencanaan program, yang terdiri dari misi, visi dan tujuan, rencana kerja; (2) pelaksanaan yang meliputi: pedoman, kurikulum, kalender, struktur, pembagian tugas, peraturan/tata tertib, biaya, bidang tenaga pendidik dan kependidikan, kesiswaan; sarana dan prasarana, (3) Pengawasan dan evaluasi terdiri dari: program pengawasan, evaluasi diri, evaluasi KTSP/kurikulum, evaluasi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, dan akreditasi; (4) kepemimpinan, meliputi: tanggung jawab penegelolaan, dan peran kepemimpinan; (5) sistem informasi manajemen; (6) evaluasi. Mewujudkan guru profesional dapat melalui manajemen sekolah yang baik, diterapkan oleh Kepala Sekolah melalui kebijakan kepada seluruh warga Sekolah. Kebijakan Kepala sekolah dalam manajemen yang akan dilaksanakan harus sesuai dengan standar manajemen pendidikan yang telah disebutkan di atas yaitu mulai dari perencanaan program sampai dengan evaluasi. Tentunya guru profesional lahir dari proses manajemen sekolah yang baik, dalam tulisan ini penulis menyampaikan tentang manajemen sekolah dalam mewujudkan guru profesional yang bisa mewujudkan juga tujuan pendidikan sesuai dengan amanat UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003.
PENERAPAN KONSEP MATEMATIKA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB PADA FTK DI UIN STS JAMBI Yogia Prihartini; Wahyudi Wahyudi; Nuraini Nuraini; Muhammad Ridha DS
Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2018): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/tarbawi.v14i2.267

Abstract

Pembelajaran Bahasa Arab merupakan mata pelajaran yang mengembangkan keterampilan berkomunikasi lisan dan tulisan untuk memahami dan mengungkapkan informasi, pikiran, perasaan serta pengembangan ilmu dan teknologi dan budaya. Selain metode dan teknik dalam pembelajaran bahasa Arab, pemilihan media juga sangat perlu dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran bahasa Arab itu sendiri.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif.Adapun subjek dalam penelitian ini adalah dosen bahasa Arab dan mahasiswa Jurusan Prodi Pendidikan Matematika untuk memperoleh data penulis melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisa kemudian disajikan secara induktif, deduktif dan komperatif. Penelitian ini difokuskan untuk mendeskripsikan tentang bagaimana strategi pembelajaran Matematika dalam bahasa Arab, bagaimana konsep pembelajaran Bahasa Arab yang perlu diterapkan dalam pembelajaran Matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pembelajaran Matematika tidak hanya diterapkan dalam pembelajaran Matematika sendiri, akan tetapi dapat diterapkan dalam pembelajaran bahasa Arab seperti operasi hitung dalam penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Konsep utama yang perlu diperhatikan bagi seorang pendidik, ia harus mempersiapkan diri terlebih dahulu, kemudian baru menguasai pembelajaran yang akan diajarkan kepada anak didiknya melalui konsep memberikan banyak tamrinat, menguasai bahasa arab dan saat mengajar di dalam ruang harus berbicara dalam bahasa Arab. Perlu diketahui bahwa bahasa Arab bukan hanya diterapkan untuk berdialog saja, akan tetapi dalam pembelajaran Matematika. Serta Setiap mahasiswa diperlukan untuk belajar bahasa Arab dan mengaitkan pembelajaran bahasa Arab dengan pembelajaran lainnya, khususnya pelajaran matematika dan dengan demikian mahasiswa akan mampu mengembangkan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
PENGARUH KEGIATAN KULIAH UMUM TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP METODOLOGI PENELITIAN MAHASISWA SEMESTER 7 JURUSAN TADRIS BIOLOGI FTIK IAIN KERINCI Dewi Juita; Yusmaridi Yusmaridi
Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2018): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/tarbawi.v14i2.290

Abstract

Penelitian yang telah dilakukan bertujuan untuk mengetahui dampak peningkatan pemahaman konsep metodologi penelitian untuk mahasiswa semester 7 jurusan tadris Biologi FTIK IAIN Kerinci. Metode penelitian yang digunakan adalah pre experimental dengan desain one group pre-test post test design. Sampel pada penelitian ini adalah semua mahasiswa semester 7 yang menghadiri kegiatan kuliah umum yang berjumlah 84 orang. Kuliah umum diberikan oleh dosen-dosen yang sudah profesional di bidangnya baik itu dalam penelitian kulitatif maupun penelitian kuantitatif. Pemahaman materi metodologi penelitian mahasiswa diperoleh dari soal pemahaman konsep metodologi penelitian yang dibagikan kepada mahasiswa setelah kegiatan kuliah umum dilaksanakan. Kegiatan kuliah umum ternyata berdampak terhadap peningkatan pemahaman konsep mahasiswa\ terhadap materi metodologi penelitian yang dapat dilihat dari nilai N-Gain pemahaman mahasiswa pada masing-masing indikator. Nilai N-Gain pada indikator mencontohkan dan mengklasifikasikan adalah 0,56 dan 0,31 yang berada pada kategori sedang. Nilai N-Gain pada indikator membandingkan dan menjelaskan adalah 0,15 yang berada pada kategori rendah. Mahasiswa semester 7 lebih memahami materi karena pada kegiatan kuliah umum tersebut pemateri menyajikan masalah sesuai dengan masalah yang dihadapi mahasiswa semester 7 yang sedang menjalani proses pembuatan proposal.

Page 10 of 28 | Total Record : 273


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 2 (2025): Tarbawi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 21 No. 1 (2025): Tarbawi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 20 No. 2 (2024): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 20 No. 1 (2024): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 19 No. 2 (2023): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 19 No. 1 (2023): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 18 No. 2 (2022): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 18 No. 1 (2022): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 2 (2021): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 1 (2021): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 2 (2020): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 1 (2020): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 15 No 02 (2019): Vol 15 No 02 (2019): Jurnal Tarbawi: Jurnal Ilmu-ilmu Pendidikan Vol. 15 No. 2 (2019): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 15 No. 1 (2019): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 15 No 1 (2019): Jurnal Tarbawi: Jurnal Ilmu-ilmu Pendidikan Vol 14 No 1 (2018): Volume 14 Nomor 1 Juli 2018 Vol. 14 No. 2 (2018): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 14 No 2 (2018): Jurnal Tarbawi: Jurnal Ilmu-ilmu Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2018): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2017): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 13 No 2 (2017): Tarbawi Vol 13 No 1 (2017): Tarbawi Vol. 13 No. 1 (2017): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 13 No 1 (2017): Tarbawi Vol. 12 No. 2 (2016): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2016): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 1 No 2 (2016) Vol 1 No 2 (2016) Vol 1 No 1 (2016) More Issue