cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
JCE (Journal of Childhood Education)
ISSN : 25982184     EISSN : 26203278     DOI : -
JCE - Journal of Childhood Education aims to provide a forum for international researchers on applied Education and Childhood Growth. Our Journal will accept submission from all over the world. All submitted articles shall never been published elsewhere, original and not under consideration for other publication. The journal is published by Study Program of Early Childhood Islamic Education and going to Publish Twice in a Year, September and March. All accepted articles will be published on Free of an article-processing charge and will be freely available to all readers with worldwide visibility and coverage.
Arjuna Subject : -
Articles 340 Documents
ANALISIS PENERAPAN METODE LOOSE PART UNTUK MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI Indri Dwi Isnaini; Mira Pradipta Ariyanti
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 6, No 1 (2022): March-Agust
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v6i1.892

Abstract

Metode Loose Part merupakan metode pembelajaran efektif yang mampu meningkatkan kreativitas anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kreativitas anak dengan menggunakan metode Loose Partdiharapkan anak mampu berimajinasi dan percaya diri dalam pembelajaran. Anak yang percaya diri dalam berimajinasi merupakan anak yang kreatif. Metode penelitian ini merupakan jenis metode penelitian kualitatif deskriptif. Menggunakan tiga tahap pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Serta Teknik pengumpulan data dilakukan secara trigulasi data (gabungan).Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode pembelajaran Loose Part anak menjadi lebih percaya diri dalam mengkreasikan imajinasinya. Menggunakan metode Loose Part  ini anak tidak merasabahwa anak sedang belajar. Kesimpulannya metode pembelajaran Loose Part ini cocok digunakan untuk mengembangkan kreatifitas anak usia dini, karena aktivitasnya menyenangkan seperti bermain dan tidak ada tekanan untuk berkreasi.
EFEKTIVITAS METODE EDUTAINMENT DALAM MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK Safhira Alqorina
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 6, No 1 (2022): March-Agust
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v6i1.842

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi kurang berkembangnya rasa percaya diri anak kelompok B. Perbedaan pola belajar di sekolah dan di rumah ini menjadi faktor utama yang mengakibatkan rasa percaya diri anak tidak berkembang dengan maksimal, serta kegiatan-kegiatan yang dilakukan di sekolah pun kurang menarik. Maka dari itu, tujuan dilakukannya penelitian ini ialah guna mengetahui seberapa efektif metode edutainment untuk meningkatkan rasa percaya diri anak kelompok B di Taman Kanak-kanak Telkom Schools Padang. Metode pada penelitian ini digunakan  ialah kuasi eksperimen melalui desain penelitianNonequivalent control group design. Sampel dari penelitian ini menggunakan 20 anak dimana 10 anak pada kelas eksperimen dan 10 anak pada kelas kontrol. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini ialah berupa tes perbuatan. Kemudian teknik analisis data memakai uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis. Kemudian, pengujian hipotesis menggunakan uji t-test menggunakan aplikasi SPSS versi 22 for windows. Hasil dari penelitian dengan menggunakan uji t menunjukkan tingkat siginifikan sebesar 0,017. Kemudian, hasil perhitungan uji effect size dapat disimpulkan bahwa besarnya pengaruh metode edutainment untuk peningkatan kepercayaan diri anak ialah sebesar 1,36 yang tergolong tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaaan metode edutainment efektif dalam meningkatkan rasa percaya diri anak.
PENGARUH FILM ANIMASI NUSSA TERHADAP EMPATI ANAK USIA DINI DI TAMAN KANAK-KANAK liza permata sari; Yaswinda Yaswinda
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 6, No 1 (2022): March-Agust
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v6i1.797

Abstract

Empati sangatlah krusial untuk anak usia dini karena empati yakni dasar pertama kecerdasan sosial anak. Pentingnya pengembangan empati pada anak supaya anak bisa berkembang jadi manusia yang bisa bersosialisasi dengan baik, peduli pada sesamanya dan lingkup seputarnya, menghargai dan toleransi dengan perbedaan. Banyak cara yang bisa dilakukan dalam mengembangkan empati pada anak usia dini, salah satunya adalah dengan memberikan tayangan film. Di kelas eksperimen peneliti mengunakan film series animasi Nussa untuk mengembangkan empati anak dengan episode Bundaku, Tidur Sendiri Gak Takut, Marahan Nih!, Alhamdulillah Terkabul, Baik Itu Mudah dan Toleransi. Sedangkan di kelas kontrol menggunakan film animasi Riko the Series dengan episode Bermain Detektif, Ilmuan Hebat, Adab Sebelum Ilmu, Ayahku Pahlawanku, Main Air dan Sahabatku. Adapun variabel yang akan diteliti adalah empati dan film series animasi Nussa. Studi  ini tujuannya guna mencaritahu pengaruh film animasi Nussa di Taman Kanak-kanak. Studi  ini memakai pendekatan Kuantitatif dalam bentuk Quasi Eksperimen. Berlandaskan  hasil perhitungan menggunakan uji t dengan bantuan SPSS diketahui nilai Sig (2-tailed) adalah sebesar 0.019<0.05. Dengan begitu bisa disimpulkan jika film animasi Nussa berpengaruh terhadap perkembangan empati anak usia dini di Taman Kanak-kanak Pembangunan Laboratorium UNP seperti anak menolong teman dan guru yang mengalami kesulitan, menenangkan temannya yang sedang bersedih, memaafkan dan meminta maaf ketika berbuat salah, mengucapkan terima kasih, serta menghargai kemampuan atau hasil karya temannya.
MANAJEMEN KURIKULUM ANAK USIA DINI DALAM MENUMBUHKAN KARAKTER MANDIRI SISWA Muh. Hasyim Rosyidi; Hidayatul Mufidah; Nisa&#039;ul Mufaridoh
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 6, No 1 (2022): March-Agust
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v6i1.910

Abstract

Early childhood education is very important because the potential for intelligence and basic behavior of children is vulnerable at this age, the importance of this age is often referred to as the golden age. The researcher concludes that the child's development at the next stage is the child's productivity to develop according to stimulation, guidance, assistance and treatment in accordance with the level of developmental growth.Researchers know the problems and get accurate data, researchers use the method of observation (field observations), interviews or interviews and documentation. By using qualitative descriptive analysis techniques. The results of the research in curriculum management are that management functions are applied, including the curriculum management planning process that follows the Indonesian Early Childhood Education Association (HIMPAUDI). Curriculum planning is carried out with the preparation of teaching and learning process materials. The implementation of the curriculum is carried out without any necessity, but rather on direction so that students can have an independent character. The supervision and evaluation of this curriculum consists of several stages, namely: measuring the implementation of the curriculum, measuring the implementation of real activities and analyzing errors or deficiencies that exist during carrying out the curriculum, through meetings once a semester with HIMPAUDI.Inhibiting factors in curriculum managementearly childhood in improving the independent character of students, namely, students still want to be close to their parents when they are at school. Supporting factors in curriculum management improve independent character, namely students playing while learning with learning media at school and from the factor of their parents who also provide enthusiasm in the learning process.
efektivitas permainan bola kata terhadap pengembangan kosakata anak di Taman Kanak-kanak Negeri Pembina 01 lunang yunia rafita; syahrul ismet
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 6, No 1 (2022): March-Agust
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v6i1.823

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengembangan kosakata anak melalui permainan bola kata di Taman Kanak-kanak Negeri pembina 01 lunang. Penelitian ini berawal dari asumsi bahwa permainan bola kata dapat membantu mengembangkan kosakata anak. Anak belum mampu menyebutkan huruf-huruf dan belum sepenuhnya mengenal lambang-lambang huruf abjad. Anak kurang mampu merangkai huruf menjadi kata. Anak belum mampu menyebutkan huruf yang berawalan dari suku kata yang sama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berupa uji semi empiris. Semesta penelitian ini adalah kelas B1 dan B2 di TK umum Pembina 01 Lunang, dan teknik pengambilan sampelnya relatif teladan yaitu anak kelas B1 sd 10 dan anak kelas B2 sd 10. Dalam teknik pengumpulan data dilakukan tes sebagai alat yang terdiri dari hingga 4 penjelasan, dan alat pengumpulan data menggunakan laporan. Data tersebut kemudian diolah dengan menggunakan uji beda (t-test) dari SD 16.32 sampai dengan 17.26. Saat menghitung standar deviasi permainan kata, hasilnya adalah 2007, dimana jika menghitung besarnya efek menggunakan rumus Cohen, hasilnya adalah 1,9 dengan klasifikasi yang lebih tinggi.. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan permainan bola kata berpengaruh tinggi terhadap pengembangan kosakata anak di Taman Kanak-kanak Negeri Pembina 01 Lunang pada tahun ajaran 2021/2022.
PENGARUH MEDIA KINETIC SAND TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK BHAYANGKARI 06 SALIDO Husnul Fatimah
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 6, No 2 (2022): Sept-Feb
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v6i2.1067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media kinetic sand terhadap perkebangan motorik halus anak di Taman Kanak-kanak Bhayangkari 06 Salido. Media kinetic sand adalah media yang bersifat lembut, bersih, berwarna, lebih aman dan praktis bagi anak, dengan menggunakan media kinetic sand dapat meningkatkan kemampuan otot-otot kecil pada anak seperti keterampilan jari-jemari anak, mengepal, menggenggam, menekan, meremas dan menghimpit. Kegiatan konvensional yang dilakukan di Taman Kanak-kanak Bhayangkari 06 Salido seperti menulis, mewarnai, menempel, menggunting, menebalkan huruf dan menggunakan media plastisin, pensil, pensil warna selain itu belum ada menggunakan media kinetic sand dalam mengembangkan kemampuan motorik halus pada anak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang berbentuk Quasi Eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh murid Taman Kanak-kanak Bhayangkari 06 Salido, dan teknik pengambilan sampelnya Purposive Sampling, yaitu kelas B1dan B2 masing-masingnya berjumlah 10 orang anak. Teknik pengumpulan data menggunakan tes perbuatan, berupa pernyataan sebanyak 5 butir pernyataan dan teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis alat pengumpulan data digunakan lembaran pernyataan. Kemudian data di olah dengan uji perbedaan (t-test) menggunakan bantuan aplikasi IBM SPSS Statistic Data Editor.Hasil darii penelitian terlihat  bahwa varians data N-Gain untuk kelas eksperimen dalam menggunakan media kinetic sand dan kelas kontrol media plastisin adalah sama atau homogeny. Kemudian berdasarkan tabel di atas diketahui nilai sig (2-tailed) adalah sebesar 0,028<0,05. Maka terdapat perbedaan yang signifikan antara perkembangan motorik halus anak di kelas eksperimen dan kelas kontrol, sehingga menunjukan penggunaan media kinetic sand sangat berpengaruh terhadap perkembangan motorik halus anak.
PENGARUH KEGIATAN SENI MENGGULUNG KERTAS TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS DI TAMAN KANAK-KANAK Tiwi Rahayu Putri; Yulsyofriend Yulsyofriend
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 6, No 2 (2022): Sept-Feb
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v6i2.1064

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi kurang berkembangnya motorik halus anak dan penggunaan media yang kurang kreatif oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan paper quilling (seni menggulung kertas) terhadap perkembangan motorik halus anak di Taman Kanak-kanak Putih Asri Kamboja Sumedang Kabupaten Pesisir Selatan. Studi penelitian ini memakai kuantitatif dalam bentuk quasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah 34 anak Taman Kanak-kanak Putih Asri Kamboja Sumedang Kabupaten Pesisir Selatan. Teknik pengambilan sampelnya yaitu Purposive Sampling anak kelas B1 dan kelas B2, masing-masing berjumlah 11 orang anak. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian berupa indikator-indikator yang akan dicapai sebanyak 10 butir item, yang dilakukan melalui tes perbuatan. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis, alat pengumpulan data menggunakan lembaran pernyataan. Kemudian data diolah dengan uji perbedaan (t-test) menggunakan bantuan aplikasi SPSS 22.0 for windows. Hasil dari penelitian terlihat bahwa varians data N-gain untuk kelas eksperimen dalam menggunakan kegiatan paper quilling dan kelas kontrol menggunakan kegiatan melipat origami adalah sama atau homogeny. Kemudian berdasarkan tabel di atas diketahui nilai sig (2-tailed) adalah sebesar 0,004 < 0,05. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kegiatan paper quilling (seni menggulung kertas) terhadap perkembangan motorik halus anak di Taman Kanak-Kanak Putih Asri Kamboja Sumedang Kabupaten Pesisir Selatan Tahun Ajaran 2021/2022.Kata kunci:Paper Quilling;Motorik Halus;Anak Usia Dini;
PENGARUH MEDIA DONGENG “SI AMAD” TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS ANAK MENGENAL VIRUS CORONA Windi Irjayanti; Eriqa Pratiwi; Dinda Rizki Tiara
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 6, No 1 (2022): March-Agust
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v6i1.976

Abstract

stem pendidikan di Indonesia akhir-akhir ini mengalami banyak perubahan dengan adanya pandemi virus corona (covid-19) yang menyerang warga Negara Indonesia pada awal tahun 2020. Virus ini berdampak besar pada berbagai sektor salah satunya pendidikan, dimana strategi pembelajaran yang semula tatap muka menjadi daring (dalam jaringan) kini kembali lagi tatap muka, namun anak-anak masih ada yang belum memahami tentang virus corona maka perlu adanya bimbingan dan diarahkan dari orang tua dan pendidik. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti mengajak anak-anak mengenal hal-hal yang berhubungan dengan virus corona melalui media dongeng “Si Amad” yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan berfikir kritis anak dalam mengenal virus corona. Metode dalam penelitian yang digunakan adalah Kuantitatif model eksperimen. Subjek yang digunakan yaitu anak usia 5-6 tahun di RA Darul Ulum sebanyak 14 anak. Melalui penilaian pretest dan posttest dapat merekam kemampuan berfikir kritis anak dalam indikator eksplorasi pengetahuan, menyelidiki dan mengidentifikasi yang semula terdapat 6 anak (40%) yang mengenal virus corona. Pada hasil posstest setelah diberikannya perlakuan menggunakan media dongeng digital “Si Amad” lebih banyak anak yang mengetahui dan mengenal virus corona yaitu 11 anak (81%) yang dapat merespon lembar kuisioner terkait tiga indiktor dalam berfikir kritis anak. Melalui penayangan dongeng digital “Si Amad” dapat membantu anak untuk berfikir kritis dalam mengenal virus corona.
PENGARUH PENDEKATAN EKSPLORASI TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK Novia Sri Wilanda; Zulminiati Zulminiati
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 6, No 2 (2022): Sept-Feb
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v6i2.997

Abstract

Kemampuan Kognitif merupakan suatu proses berfikir yaitu kemampuan dalam menghubungkan, menilai dan mempertimbangkan suatu kejadian atau peristiwa yang terjadi di lingkungannya. Pentingya mengembangkan kemampuan kognitif pada anak sejak usia dini karena kognitif ialah komponen utama yang akan menentukan keseluruhan aspek perkembangan pada anak. Pada usia 5-6 tahun kemampuan kognitif anak berada pada tahapan praoperasional. Meliputi kemampuan dalam berfikir logis dan simbolik. Berfikir logis meliputi mengklasifikasi benda berdasarkan warna, bentuk dan ukuran, mengurutkan benda benrdasarkan ukuran paling kecil ke paling besar, berfikir simbolik mencakup menyebutkan lambang bilangan 1-20, menggunakan benda untuk berhitung, mencocokkan bilangan dengan lambang bilangan. Salah satu pendekatan pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatakan kemampuan kognitif pada anak yaitu pendekatan eksplorasi. Adapun tujuan penelitian yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pendekatan eksplorasi terhadap kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang berbentuk Quasi Eksperimen. Berlandaskan hasil perhitungan menggunakan uji t dengan bantuan SPSS 22 For Windows. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Selanjutnya berdasarkan uji t diketahui nilai sig. (2-tailed) adalah sebesar 0,002 <0,05, maka Ho di tolak dan Ha diterima. Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dalam penggunaan pendekatan eksplorasi terhadap kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina 01 Linggo Sari Baganti Pesisir Selatan Tahun Ajaran 2021/2022. Kata kunci:Kognitif; Pendekatan Eksplorasi; Anak Usia 5-6 Tahun; 
PELATIHAN PERMAINAN TRADISIONAL MELAYU PADA GURU RA SE-KOTA TANJUNGPINANG SEBAGAI MEDIA PENANAMAN PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI Nadya Nela Rosa; Lina Eka Retnaningsih
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 6, No 2 (2022): Sept-Feb
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v6i2.1151

Abstract

Perubahan kegiatan pembelajaran dari belajar dari rumah ke pembelajaran tatap muka di sekolah membawa perubahan cukup besar. Hal itu dirasakan oleh para guru di RA se-Kota Tanjungpinang. Sejak anak-anak mulai masuk ke sekolah, sikap anak menjadi ketergantungan dengan bantuan dan menjadi kurang disiplin. Perubahan perilaku disiplin dan pasifnya anak di dalam kelas membuat guru kesulitan saat melaksanakan proses pembelajaran di sekolah. Guru kebingungan memilih cara/kegiatan untuk meningkatkan disiplin dan membuat anak lebih aktif. Setelah dilaksanakan pelatihan diharapkan bisa meningkatkan kemampuan dan skill guru PAUD dalam menerapkan pelatihan permainan tradisional melayu, sehingga bisa menjawab solusi permasalahan yang dialami guru dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran di sekolah. Metode yang dipakai yaitu Asset Based Community-Driven Development (ABCD), merupakan metode yang berupaya memberdayakan masyarakat dengan mengenali aset-aset yang dimilikinya baik yang bersifat materi maupun imateri. Setelah dilaksanakan pelatihan, bermain permainan tradisional melayu di sekolah, evaluasi pelaksanaan dan monitoring penerapan Permainan tradisional melayu di beberapa lembaga PAUD, bisa dilihat bahwa pengetahuan dan kemampuan guru terhadap penerapan permainan tradisional melayu meningkat. Anak-anak semakin bersemangat dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran, kebersamaan dalam melakukan permainan membiasakan anak belajar mengenai aturan yang dibuat dan disepakati bersama dengan bermain memanfaatkan lingkungan sekitar, hal itu memudahkan guru menanamkan pendidikan karakter bagi anak.