cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 62 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 3 (2021): Juni" : 62 Documents clear
PENDAMPINGAN SISWA TERDAMPAK COVID-19 MELALUI MEDIA ANIMASI SEBAGAI INOVASI PEMBELAJARAN ONLINE Yudha, Firma; Aziz, Abdul; Tohir, Mohammad
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 3 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i3.4555

Abstract

Abstrak: Program pendampingan ini dilakukan pada objek salah satu siswa Madrasah Ibtida’iyah dengan tujuan untuk membantu peran guru dan orang tua dalam memberikan bimbingan dan pengawasan dalam kegiatan pembelajaran anak terdampak penyakit menular virus corona atau Covid-19 serta menciptakan inovasi kreatif dalam pembelajaran dengan berbasis media animasi. Secara umum, metode pendampingan ini menggunakan metode PAR (Participatory Action Research) hal ini dilakukan dengan tiga tahapan meliputi; persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Teknis prosedur laporan kegiatan disusun dalam bentuk naratif deskriptif. Ketercapaian dari pendampingan ini yaitu efektifitas penerapan media animasi dalam pembelajaran online berhasil, hal ini dapat diindikasi dengan berkembangnya habituasi pendidikan dan peningkatan motivasi belajar. Sehingga dapat menjadi solusi alternatif bagi siswa yang merasa jenuh dalam pembelajaran di rumah dan menginginkan sistem pembelajaran yang lebih menarik. Abstract:  This assistance program is carried out on the object of one of the students of Madrasah Ibtida'iyah with the aim of assisting the role of teachers and parents in providing guidance and supervision in learning activities of children affected by a corona virus contagious disease or Covid-19 and creating creative innovations in learning based on animation media . In general, this mentoring method uses the PAR (Participatory Action Research) method this is done in three stages, including; preparation, implementation and evaluation. Technical procedures for reporting activities are arranged in a descriptive narrative form. The achievement of this assistance is the effectiveness of the application of animation media in online learning can be said to be successful, this can be indicated by the development of educational habituation and increased motivation to learn. So that it can be an alternative solution for students who feel bored in learning at home and want a more interesting learning system.
PEMURNIAN MINYAK ATSIRI AKAR WANGI MENGGUNAKAN DESTILASI TAMBAHAN BAHAN KACA Mutoffar, Muhamad Malik; Yunianto, Imam; Mansur, Juliana; Thayyibi, Ashif Dzilfiqar; Nurhayati, Ai
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 3 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i3.4396

Abstract

Abstrak: Wangi Persada merupakan kelompok tani akar wangi terletak di daerah Kp. Legok Pulus Ds. Sukakarya Samarang Garut telah menjadi mitra Sekolah Tinggi Teknologi Bandung dalam melakukan kegiatan pengabdian masyarakat. Analsisi masalah yang terjadi di lapangan, yaitu penyulingan minyak atsiri dan kejernihannya, petani masih melakukan penjualan minyak keruh, atau menjaul tumbuhan akar wangi dikebun pada tengkulak dari pada diolah menjadi minyak atsiri, dikarenakan alat penyulingan dan harga minyak keruh yang selama masih belum berpihak pada petani atau dibanderol dengan harga murah. Tim Abdimas bertindak merancang dan menerapkan metode penyulingan secara fisika dengan redestilasi untuk proses pemurnian minyak menggunakan bahan kaca, pembakarannya menggunakan heater dan energi listrik sebagai sumber energinya. Hasil pemurnian yang optimal didapatkan dari kombinasi minyak keruh dan ditambahkan air (aquades). Minyak atsiri yang sudah jernih dapat meningkatkan harga jual dari minyak atsiri yang masih keruh/hitam. Rendemen sisa destilasi dapat dimanfaatkan oleh masyarakat menjadi produk turunannya melaui home industri, sehingga dapat mempengaruhi dan meningkatkan perekonomian petani minyak atsiri akar wangi. Abstract:  Wangi Persada is a vetiver farmer group located in the area Kp. Legok Pulus Ds. Sukakarya Samarang Garut has become a partner of the Sekolah Tingi Teknologi Bandung carrying out community service activities. Analysis of the problems that occur in the field, namely the distillation of essential oils and their clarity, farmers are still selling turbid oil, or selling vetiver plants in the garden to pirates instead of being processed into essential oil, due to distillation equipment and the price of turbid oil which has not been on the side of farmers or at a low price. The Abdimas team designed and implemented physical refining methods with redistillation for the process of refining oil using glass, combustion using a heater and electrical energy as the energy source. The optimal purification results are obtained from a combination of turbid oil and water. Essential oils that are clear can increase the selling price of essential oils that are still cloudy/black. The residual yield of distillation can be utilized by the community into derivative products through the home industry, so that it can affect and improve the economy of vetiver essential oil farmers.
PENDAMPINGAN KELOMPOK BELAJAR BAHASA INGGRIS DI MASA PANDEMI COVID-19 Kuspiyah, Hastuti Retno; Zulaikah, Zulaikah; Nuriah, Amik Ludfatun
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 3 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i3.4690

Abstract

Abstrak: Pendampingan kelompok belajar Bahasa Inggris dimasa pandemi Covid-19 dilakukan sebagai wujud solusi terkait permasalahan yang timbul akibat pandemi pada dunia pendidikan dan membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaranya. Pendampingan siswa melalui  bimbingan kelompok belajar dilakukan dirumah warga setempat. Ini adalah daerah dengan zona hijau sebagaimana pemerintah daerah tetapkan maka kegiatan dilakukan secara face to face dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Kelompok belajar terdiri dari tiga kelompok dengan menyesuaikan kelasnya; yaitu kelompok 1 adalah kelas X dengan 9 siswa, kelompok 2 adalah kelas XI dengan 6 siswa dan kelompok 3 adalah kelas XII dengan 10 siswa. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dari test yang diberikan dengan adanya beda pada total correct answer dan average score (points) pada masing-masing kelompok belajar sebelum dan sesudah memperoleh pendampingan. Sehingga bimbingan belajar dirumah menjadi satu dari sekian metode alternatif dalam meningkatkan motivasi dan prestasi belajar serta memberikan pengetahuan belajar yang atraktif serta menumbuhkan kesiapan siswa dalam menghadapi perkembangan IPTEK dimasa pandemi Covid-19 dengan KBM secara online. Abstract:  Assistance in English learning groups during the Covid-19 pandemic was carried out as a form of solution to problems arising from the pandemic in the world of education and to assist the government in breaking the chain of distribution. Student assistance through study group guidance is carried out at local residents' homes. This is an area with a green zone as the local government has determined, so activities are carried out face to face while still paying attention to health protocols. The study group consists of three groups by adjusting the class; namely group 1 is class X with 9 students, group 2 is class XI with 6 students and group 3 is class XII with 10 students. The results of this activity indicate an increase in learning outcomes from the tests given with differences in the total correct answer and average score (points) in each study group before and after receiving assistance. So that home tutoring is one of the alternative methods in increasing motivation and learning achievement as well as providing attractive learning knowledge and growing students' readiness in facing the development of science and technology during the Covid-19 pandemic with online learning services.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS EPUB3 SIGIL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN TECHNO-PEDAGOGICAL GURU SEKOLAH MENENGAH Ramadhani, Rahmi; Mazaly, Muhammad Rizky; Setiawati, Titin
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 3 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i3.4596

Abstract

Abstrak: Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bertujuan untuk (1) memberikan pelatihan dan pendampingan pengembangan e-modul berbasis EPUB3 SIGIL untuk meningkatkan kemampuan techno-pedagogical guru sekolah menengah, dan (2) meningkatkan kemampuan guru sekolah menengah dalam menggunakan bahan ajar digital selama pembelajaran jarak jauh (PJJ) berbasis teknologi di masa New Normal. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan 3 cara, yakni workshop, demonstrasi dan pendampingan. Peserta kegiatan PKM berjumlah 24 orang guru yang terdiri dari guru sekolah menengah pertama dan guru sekolah menengah atas. Evaluasi kegiatan PKM dilakukan melalui angket/kuisioner yang diberikan sebelum dan setelah kegiatan PKM dilaksanakan. Analisis data dilakukan secara kuantitatif deskriptif. Hasil yang diperoleh diantaranya (1) terdapat peningkatan pemahaman guru sekolah menengah terkait bahan ajar digital (e-modul) dan pembelajaran berbasis teknologi sebesar 68,11% (kategori baik); dan (2) terdapat peningkatan keterampilan guru sekolah menengah dalam mengembangkan e-modul berbasis EPUB3 SIGIl sebesar 69,30% (kategori baik). Abstract: The Community Partnership Program (PKM) aims to (1) enhance secondary school teachers' techno-pedagogical capabilities by providing training and mentoring on the creation of EPUB3 SIGIL-based e-modules, and (2) improve secondary teachers' ability to use digital teaching materials during technology-based distance learning (PJJ) in the New Normal period. Workshops, demonstration and mentoring are the three methods used to carry out activities. There were 24 teachers in all, with junior high and senior high school teachers among them. PKM activities are evaluated using questionnaires provided before and after they are carried out.The data is analyzed descriptive qualitatively. The results include (1) Secondary teachers' comprehension of digital teaching materials (e-modules) and learning based on technology improved by 68,11% (good category); and (2) secondary teachers' skills in designing EPUB3 SIGIl-based e-modules improved by 69,30% (good category).
PELATIHAN PERANGKAT DESA DALAM PENGGUNAAN SISTEM PENGADUAN ONLINE BERBASIS WEB (EC-RESOLVER) UNTUK MENUJU DESA DIGITAL Mahendra, Gede Surya; Nugraha, Putu Gede Surya Cipta
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 3 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i3.4481

Abstract

Abstrak: Menyambut implementasi dari Industri 4.0 di Indonesia, melalui praktik e-government, berbagai sektor telah mengembangkan beragam inovasi untuk pelayanan publik, salah satunya pada sektor pelayanan pengaduan. Untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat, penggunaan e-complaint harus digunakan dengan lebih baik, disosialisasikan lebih luas, diajarkan penggunaannya baik oleh perangkat desa sebagai pengelola sistem dan juga masyarakat sebagai pengguna untuk dapat menyampaikan informasi yang terjadi dengan lebih cepat dan selalu dapat digunakan 24 jam. Tujuan yang ingin dicapai adalah Desa Kukuh dapat memiliki sarana e-complaint dengan penggunaan yang luas, dapat digunakan secara efektif dan efesien, dan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dengan mengusung e-government dengan baik. Metode pelaksanaan pengabdian ini berupa pemberian pelatihan penggunaan EC-Resolver. Hasil kegiatan pelatihan dan pengembangan EC-Resolver pada Desa Kukuh adalah implementasi EC-Resolver serta pengelolaan komplain dapat ditingkatkan yang semula manual menjadi digital dengan pendokumentasian komplain lebih baik dan efesien. Pelaksanaan pelatihan mencapai 79,6% dalam kategori baik. Dari pelatihan ini didapatkan peningkatan kemampuan mitra dalam penggunaan teknologi untuk pengelolaan e-complaint. Abstract: Welcoming the implementation of Industry 4.0 in Indonesia, through e-government practices, various sectors have developed various innovations for public services, one of which is the complaint service sector. To increase the convenience of the community, the use of e-complaint must be better used, more widely disseminated, taught its use both by village officials as system managers and also by the community as users to be able to convey information that occurs more quickly and always be used 24 hours. The goal to be achieved is that Kukuh Village can have e-complaint facilities with wide use, can be used effectively and efficiently, and can improve service quality by properly promoting e-government. The method of implementing this service is in the form of providing training in the use of the EC-Resolver. The result of the training and development of the EC-Resolver in Kukuh Village is that the implementation of the EC-Resolver and complaint management can be improved from being manual to digital by documenting complaints better and more efficiently. The implementation of training reached 79.6% in the good category. From this training, it was found that the partners' ability to use technology for e-complaint management was increased.
SOSIALISASI KEPATUHAN PROTOKOL KESEHATAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 Sari, Dewi Perwito; Rahayu, Asti; Mukti, Asri Wido; Suwarso, Laila M. I.
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 3 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i3.4307

Abstract

Abstrak: Pandemi covid 19 telah menjangkit di 222 negara di dunia termasuk Indonesia. Upaya terbaik yang dapat dilakukan guna mencegah penularan Covid-19 adalah dengan mendorong agar seluruh warga terlibat aktif dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 melalui perubahan perilaku. Perubahan perilaku yang diharapkan terutama patuh terhadap protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yang sering dikenal dengan istilah 3M, yaitu_memakai_masker, menjaga_jarak, dan mencuci tangan dengan sabun. Melalui kegiatan pengabdian dengan metode ceramah dan tanya jawab, tim pengabdi memberi edukasi kepada 27 orang siswa di SMK Kesehatan Yannas Husada Bangkalan. Pengetahuan siswa sebagai peserta diukur menggunakan kuisioner yang diberikan sebelum_dan_sesudah kegiatan_berlangsung. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa tentang protokol kesehatan 3M sebesar 44,1%. Abstract: The Covid 19 pandemic has infected 222 countries in the world, including Indonesia. The best effort must be provided to prevent the transmission of Covid-19 in order to encourage all citizens to be involved in the prevention and handling of Covid-19 through habits and life style. The expected habits and life style changes aim to increase the compliance of Covid-19 preventive health protocol, which was often known as 3M, (facemask, social distancing and hand hygiene). Through community service activities with the lecture and discussion method, the service team provided education to 27 students at the Yannas Husada Health Vocational School, Bangkalan. Students' knowledge as participants was measured using a questionnaire given before and after the activity took place. The results of this activity indicated an increase in students' knowledge of 3M's health protocols by 44.1%.
DESAIN DAN PEMBUATAN ALAT CUCI TANGAN DALAM MEMUTUS RANTAI PENYEBARAN COVID-19 Badjuka, Bun Yamin
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 3 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i3.4635

Abstract

Abstrak: Wabah Corona Virus Disease (Covid-19), telah melanda dunia melalui penyebarannya yang masif. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk memutus penyebaran Covid-19, yaitu cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, memakai masker, dan menjaga jarak. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendesain dan membuat alat cuci tangan tanpa harus memutar keran air sehingga dapat meminimalisir kontak tangan dengan benda dan dapat menarik minat masyarakat untuk mencuci tangan secara intensif di Kelurahan Heledulaa Selatan. Metode kegiatan dilakukan dengan 3 tahapan yaitu observasi, sosialisasi dan evaluasi. Hasil kegiatan: Setelah dilakukan observasi pada masyarakat, kegiatan ini berhasil meningkatkan minat masyarakat sebesar 90% dalam hal cuci tangan, serta  kegiatan ini disambut baik oleh pemerintah Kecamatan Heledulaa Selatan, karena dinilai sangat membantu program pemerintah dalam memutus penyebaran Covid-19. Selain itu, dengan tambahan roda pada kaki dari alat cuci tangan, masyarakat menjadi lebih mudah dalam memindahkan alat tersebut. Abstract: The Corona Virus Disease (Covid-19) outbreak has swept the world through its massive spread. The government has made various efforts to stop the spread of Covid-19, namely washing hands using soap and running water, wearing masks, and maintaining distance. The purpose of this activity is to design and manufacture hand washing tools without having to turn the water tap so as to minimize hand contact with objects and attract people to wash their hands intensively in Kelurahan Heledulaa Selatan. The method of activity is carried out in 3 stages, namely observation, socialization and evaluation. Results of the activity: After conducting observations in the community, this tanning activity succeeded in increasing community interest by 90% in terms of washing hands, and this activity was welcomed by the South Heledulaa District government, because it was considered very helpful for government programs in cutting the spread of Covid-19. In addition, with the addition of wheels on the feet of the hand washing equipment, it is easier for people to move the tool.
EDUKASI PEMANFAATAN TOGA DENGAN METODE HIDROPONIK UNTUK PENANGGULANGAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT WILAYAH KELURAHAN JOHAR BARU Adin Hakim Kurniawan; Ulya Safrina; Yusmaniar Yusmaniar; Nanang Kurnia; Nur Hasanah Ahniar
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 3 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.168 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i3.4989

Abstract

Abstrak: Permasalahan pada masyarakat di wilayah Johar Baru adanya peningkatan kondisi hipertensi dan penurunan pendapatan, oleh karena itu  tim pengabmas memiliki gagasan atau ide memberikan bimbingan teknis pengelolaan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dengan metode hidroponik. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dan perilaku masyarakat melalui edukasi pemanfaatan toga untuk penanggulangan hipertensi di masa pandemi Covid 19 Metode yang digunakan adalah metode ceramah dan diskusi secara virtual meeting serta demonstrasi secara tepat. Hasil kegiatan menunjukkan kelompok kader PKK dan tokoh masyarakat Kelurahan Johar Baru memberikan respon yang sangat positif terhadap kegiatan ini. Jumlah warga kelurahan Johar Baru berdasarkan usia kurang dari 50 tahun sebanyak 17 orang (56.67%) dengan riwayat pendidikan menengah (SLTP/SLTA) sebesar 20 orang (66.67%). Responden yang memiliki IMT lebih dari 25 kgBB sebanyak 60.00%. Persentase responden dengan aktivitas olahraga secara rutin (83.33%).Jenis tanaman hipertensi yang paling banyak ditanam adalah seledri (54,50%), dan persentase responden yang memahmi teknik menanam TOGA sebagian besar memahmi cara menanam Toga secara baik dan benar (83.33%). Abstract: The problem in Johar Baru area is that there is an increase in hypertension and decreased income, therefore community service team has an idea or idea of providing technical guidance on management of Family Medicinal Plants (TOGA) using the hydroponic method. This community service program aims to improve knowledge and community behavior through education use of toga to treat hypertension during Covid 19 pandemic. The method used is lecture and discussion method using virtual meetings and demonstrations appropriately. The results of activity showed that the PKK cadre group and community leaders in Johar Baru Village gave a very positive response to this activity. The number of residents in Johar Baru sub-district based on age category less than 50 years is 17 people (56.67 with history of secondary education (SLTP / SLTA) more than 20 people (66.67%). Respondents who have a BMI of more than 25 kgBB are 60.00%. Percentage respondents who have regular sports activities are 83.33%. Types of hypertension plants planted by Johar Baru residents are celery plants as much as 54.50%, the number and percentage of respondents who understand the techniques of planting medicinal plants in the family mostly understand how to plant Toga properly and correctly ( 83.33%).
PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN JARAK JAUH DAN PELATIHAN GOOGLE CLASSROOM PADA MATERI PARAGRAPH WRITING Pranoto, Yohanes Heri; Inharjanto, Anselmus; Ratnaningsih, Paskalina Widiastuti; Clara, Catharina; Leovani, Ega
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 3 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i3.4564

Abstract

Abstrak: Pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama pandemi telah mendapatkan banyak evaluasi dari setiap institusi atau satuan pendidikan. Seperti kebanyakan sekolah, Seminari Menengah Santo Paulus Palembang sebagai dormitory school juga mengalami tantangan dalam menjalankan pembelajaran dengan tetap mengutamakan mutu. Satu kebijakan yang diambil adalah program seminaris diaspora - siswa tinggal di paroki asal mereka atau unit pastoral terdekat dengan tempat tinggal mereka. Selama program diaspora, seminaris tetap mendapatkan materi belajar dan pendampingan rohani yang memadahi dan berkesinambungan, baik dari pamong seminari maupun pastor paroki tempat mereka tinggal. Melalui program ini, siswa mendapatkan pendampingan tentang self-management selama pembelajaran jarak jauh dan bagaimana penggunaan media google classroom dalam proses pembelajaran secara umum dan dalam English writing secara khusus. Kegiatan dilakukan dengan metode workshop, pendampingan, dan praktik. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan tes. Peserta kegiatan adalah siswa kelas akhir (rethorica) yang berjumlah 37 orang yang diselenggarakan pada bulan Juli – September 2020. Umpan balik dari peserta memberikan gambaran bahwa 2 materi tersebut dapat diterima oleh siswa dan aplikasi google classroom pada kegiatan writing dapat berjalan dengan lancar. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil kuesioner dan hasil tes English writing peserta. Abstract: The distance learning during the pandemic has been assessed by many educational institutions. St. Paul Minor Seminary, like other schools, also has been challenged in carrying out learning while still prioritizing the quality. One of the policies taken is the diaspora seminarian program – the students live in their home parishes or pastoral units closest to their place of residence. During the diaspora program, seminarians still get adequate and sustainable learning materials and spiritual assistance. For the success of this program and through this program, students will receive assistance on self-management during distance learning and how to use google classroom media in the learning process in general and in English writing specifically. The program was carried out by lecturing, mentoring, and practicing. The instruments used were questionnaires and tests. Participants in the activity are 37 final class students held in July - September 2020. By the end, feedbacks from participants gave the emphasis that the 2 materials were accepted by students and the google classroom application in writing activities could run with smooth. This can be seen from the results of the questionnaire and the results of the participants' English writing tests.
EDUKASI PEMANFAATAN TOGA DENGAN METODE HIDROPONIK UNTUK PENANGGULANGAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT WILAYAH KELURAHAN JOHAR BARU Kurniawan, Adin Hakim; Safrina, Ulya; Yusmaniar, Yusmaniar; Kurnia, Nanang; Ahniar, Nur Hasanah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 3 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i3.4412

Abstract

Abstrak: Permasalahan pada masyarakat di wilayah Johar Baru adanya peningkatan kondisi hipertensi dan penurunan pendapatan, oleh karena itu  tim pengabmas memiliki gagasan atau ide memberikan bimbingan teknis pengelolaan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dengan metode hidroponik. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dan perilaku masyarakat melalui edukasi pemanfaatan toga untuk penanggulangan hipertensi di masa pandemi Covid 19 Metode yang digunakan adalah metode ceramah dan diskusi secara virtual meeting serta demonstrasi secara tepat. Hasil kegiatan menunjukkan kelompok kader PKK dan tokoh masyarakat Kelurahan Johar Baru memberikan respon yang sangat positif terhadap kegiatan ini. Jumlah warga kelurahan Johar Baru berdasarkan usia kurang dari 50 tahun sebanyak 17 orang (56.67%) dengan riwayat pendidikan menengah (SLTP/SLTA) sebesar 20 orang (66.67%). Responden yang memiliki IMT lebih dari 25 kgBB sebanyak 60.00%. Persentase responden dengan aktivitas olahraga secara rutin (83.33%).Jenis tanaman hipertensi yang paling banyak ditanam adalah seledri (54,50%), dan persentase responden yang memahmi teknik menanam TOGA sebagian besar memahmi cara menanam Toga secara baik dan benar (83.33%). Abstract: The problem in Johar Baru area is that there is an increase in hypertension and decreased income, therefore community service team has an idea or idea of providing technical guidance on management of Family Medicinal Plants (TOGA) using the hydroponic method. This community service program aims to improve knowledge and community behavior through education use of toga to treat hypertension during Covid 19 pandemic. The method used is lecture and discussion method using virtual meetings and demonstrations appropriately. The results of activity showed that the PKK cadre group and community leaders in Johar Baru Village gave a very positive response to this activity. The number of residents in Johar Baru sub-district based on age category less than 50 years is 17 people (56.67 with history of secondary education (SLTP / SLTA) more than 20 people (66.67%). Respondents who have a BMI of more than 25 kgBB are 60.00%. Percentage respondents who have regular sports activities are 83.33%. Types of hypertension plants planted by Johar Baru residents are celery plants as much as 54.50%, the number and percentage of respondents who understand the techniques of planting medicinal plants in the family mostly understand how to plant Toga properly and correctly ( 83.33%).