cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
telaah.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1, Pagesangan, Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Telaah
ISSN : 24772429     EISSN : 26206226     DOI : 10.31764
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Telaah adalah wadah publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Mataram. Artikel/karya tulis yang dimuat dalam jurnal ini adalah karya tulis hasil penelitian dan hasil pemikiran (telaah kritis) mengenai pendidikan, bahasa, serta sastra indonesia. Kontributor yang dapat mempublikasikan tulisanya pada jurnal ini adalah para akademisi (dosen dan guru), praktisi, dan pemerhati dibidang pendidikan, bahasa, dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2: Juli 2019" : 5 Documents clear
BENTUK ANTONIM BAHASA MODO PADA MASYARAKAT PULAU KOMODO Ayu Sugita; Akhmad H. Mus
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 4, No 2: Juli 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.862 KB) | DOI: 10.31764/telaah.v4i2.1224

Abstract

Abstrak: Peneltitan ini mengkaji tentang bentuk-bentuk antonim bahasa modo pada masyarakat Pulau Komodo Kacamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan tentang bentuk antonim bahasa modo. Mengidetifikasikan makna-makna bentuk antonim bahasa modo. Penelitian ini mengunakan metode kualitatif. Teknik yang digunakan adalah teknik observasi, teknik wawancara, teknik dokumentasi, dan teknik rekaman. Ananlisis data mengunakan deskriptif kualitatif dengan tahapan-tahapan yaitu redukasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang di temukan penelitian terkait bentuk antonim bahasa modo, Hasil penelitian menunjukan bentuk antonim bahasa modo pada masyarakat pulau komodo dapat diklarifikasikan menjadi empat yakni 1) antonim Komplementer, 2) antonim Gradabel, 3) antonim Relasional, 4) antonim Resiprokal. Keempat bentuk antonim bahasa modo masih terdapat makna antonim bahasa modo pada masyarakat pulau komodo, makna bentuk antonim bahasa modo pada masyarakat pulau komodo terdapat lima makna antonim yakni 1) oposisi Mutlak, 2) oposisi Kutub, 3) oposisi Hubungan, 4) oposisi Hierarkial, dan 5) oposisi Majemuk.  Abstract: This Peneltitan examines the form of the form of the antonym language modo on the Komodo Island community of West Manggarai Regency. The research aims to describe the form of the antonym language modo. To idealize the meanings of the form of the antonym language modo. This research uses qualitative methods. The techniques used are observation techniques, interview techniques, Documentation techniques, and recording techniques. Ananlisis data uses qualitative descriptive with the stages of data reducation, data presentation, and withdrawal of conclusions. The results of the research in the research related form of the antonym language Modo, the results showed the form of antonym language modo in Komodo Island community can be clarified into four namely 1) complementary antonym, 2) gradable antonym, 3) Relational antonym, 4) resiprocal antonym. The four forms of antonym language Modo still has the meaning of the antonym language modo on the Komodo Island community, the meaning of the form of antonym language modo on the Komodo Island community there are five meanings of antonym i.e. 1) absolute opposition, 2) polar opposition, 3) opposition relations, 4) of Hierarcial opposition, and 5) the opposition of compound.
ANALISIS PENGGUNAAN INTERJEKSI PADA NASKAH DRAMA “PESTA PARA PENCURI” KARYA JEAN ANNOULIH SADURAN RACHMAN SABUR KAJIAN LINGUISTIK Rahmawati Rahmawati
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 4, No 2: Juli 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.485 KB) | DOI: 10.31764/telaah.v4i2.1225

Abstract

Abstrak: Ungkapan kata interjeksi tidak mudah dimengerti. Kadang seorang pembaca belum paham apa yang disampaikan oleh pengarang tentang isi novel, sehingga hal ini yang membuat peneliti tentang interjeksi dalam naskah drama dan memberikan pengetahuan tentang apa itu interjeksi. Jadi, interjeksi adalah kata yang digunakan untuk  mengungkapkan perasaan seseorang maupun dalam bentuk senang, sedih, kecewa, jijik,marah,kaget,kangen dan sebagainya. Misalkanya, (wah, ngono kuwi, hah, heh, alhamdulillah dan astagfirullahalazim) yang memiliki arti yang berbeda-beda dalam setiap konteks tuturannya.. penelitian ini bertujuan yaitu untuk mengetahui bentuk-bentuk dan fungsi interjeksi yang terdapat dalam naskah drama “pesta para pencuri” karya jean Annoulih Saduran Rachman Sabur. Metode penelitian adalah deskriftif kualitatif dengan metode pengumpulan data yaitu dokumentasi dan telaan, sedangkan metode analisis data adalah identifikasi, klarifikasi, dan interpretasi.Hasil penelitian ini adalah bentuk interjeksi dalam naskah drama “pesta para pencuri” yang sudah ditemukan melalui penelitian sebanyak 9 bentuk interjeksi yaitu: Oh, hah, oh ya, ya, ah, hah,aah,ssst, dan he he he dan ungsi interjeksi ditemukan 7 fungsi interjeksi yaitu: kekecewaan, harapan, kesyukuran, keheranan, kekagetan, panggilan, dan marah atau makian. Abstract : The expression interjection is not easy to understand. Sometimes a reader does not understand what is conveyed by the author about the contents of the novel, so this is what makes researchers about the interjection in the play an provide knowledge about what is interjection. So, interjection is a word used to express someone’s feelings and in the form of happy, sad, disappointed, disgusted, angry, shocked, missed, and so on. For example, (Wow, Ngono Kuwi, Hah, Heh, Alhamdulillah and Astagfirullahalazim) which have different meanings in each context of the speech. This research aims to find out the formsand functions of the interjection contained in the drama script “party of thieves”. The work Jean Annoulih Saduran Rachman Sabur. The research method is qualitative descriptive with data collection methods, namely documentation and research, while the data analysis method is indentification, clarification, and interpretation. The result of this study are forms of interjection in the drama script “party of thieves” which have been found through research as many as 9 forms of interjection, Oh, Hah, Oh yes, Yes, Ah, Hah, Aah, Stt, and He he he and interjection function found 7 interjection functions, namely: disappointment, hope, gratitude, astonishment, shock, call, and anger or curse.
KEMAMPUAN MEMBUAT PETA KONSEP ALUR DARI BUKU FIKSI DAN NON FIKSI SISWA VIII SMP Suci Anggraini; Titin Untari; Baiq Desi Milandari
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 4, No 2: Juli 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.345 KB) | DOI: 10.31764/telaah.v4i2.1227

Abstract

Abstrak: Keterampilan berbahasa yang paling kompleks adalah keterampilan menulis. Dikatakan kompleks, karena keterampilan menulis menuntut penulis untuk dapat menyusun dan mengorganisasikan isi tulisan serta menuangkan gagasan, perasaan, dalam bentuk bahasa tulis untuk tujuan memberi tahu, meyakinkan dan menghibur para pembaca. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan membuat peta konsep alur dari buku fiksi dan non fiksi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII 3 SMP yang berjumlah 33 orang.Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, metode observasi, metode tugas, dan metode dokumentasi.Teknik analisis data menggunakan rumus Penilaian Acuan Patokan (PAP) dengan menentukan kemampuan individu dan kelompok. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan kemampuan membuat peta konsep alur dari buku fiksi dan nonfiksi bahwa kemampuan individu peserta didik yakni, 1) Kelompok berkemampuan tinggi 31 siswa (94%), kelompok berkemampuan sedang 2 siswa (6%), dan kelompok berkemampuan rendah tidak ada (0%). 2) Kemampuan kelompok siswa atau Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan nilai 80.78 berada pada kategori tinggi dengan rentang skor 70.5-89.                           Abstract: The most complex language skills are writing skills. Said to be complex, because writing skills require writers to be able to compile and organize the contents of writing and pour ideas, feelings, in the form of written language for the purpose of informing, convincing and entertaining readers. This study aims to describe the ability to make flow map concepts from fiction and non-fiction books. This type of research is a quantitative descriptive study. The subjects in this study were students of class VIII with 33 people. Data collection methods used in this study are, observation methods, task methods, and documentation methods. Data analysis techniques used the Benchmark Reference Assessment (PAP) formula by determining individual and group abilities. Based on the results of this study, it can be concluded the ability to make flow map concepts from fiction and nonfiction books for class VIII students that the individual abilities of students namely, 1) High-ability groups of 31 students (94%), capable groups moderate 2 students (6%), and low-ability groups are absent (0%). 2) The ability of a student group or Grade Point Average (GPA) with a value of 80.78 is in the high category with a score range of 70.5-89.
PSIKOLOGI TOKOH UTAMA DALAM NOVEL DILAN, DIA ADALAH DILANKU 1991 KARYA PIDI BAIQ Karninik Karninik; Siti Lamusiah; Sri Maryani
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 4, No 2: Juli 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.393 KB) | DOI: 10.31764/telaah.v4i2.1228

Abstract

Abstrak: Penelitian psikologi sastra memiliki peran penting dalam memberikan umpan balik dalam perwatakan yang dikembangkan dalam menganalisis karya sastra yang kental dengan masalah psikologis. Dalam psikosastra, konflik merupakan pergejolakan antara id, ego dan superego. Ketiga hal tersebut dapat ditemukan dalam sebuah karya sastra melalui tokoh-tokoh yang ditampilkan pengarang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur psikologi id, ego dan superego pada tokoh utama dalam novel Dilan, Dia Adalah Dilanku Tahun 1991 Karya Pidi Baiq. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Metode analisis data berupa identifikasi data, klasifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan unsur id, ego dan superego. Unsur psikologi id tokoh Milea yaitu id Milea memenuhi kepuasan, memenuhi kesenangan, menolak ketidak nyamanan yaitu berbohong, id Milea menangis karena memutuskan hubungannya dengan Dilan, id Milea untuk memenuhi rasa ngantuk,id Milea menolak rasa tidak nyaman. Unsur psikologi ego tokoh Milea yaitu, menggambarkan tentang mengendalikan keputusan, bentuk penalaran dalam mengambil keputusan, menyelesaian masalah. Selanjutnya unsur psikologi Superego dikelompokan ke dalam kelompok benar dan salah, hati nurani, serta merintangi dorongan id yaitu tindakan Milea yang bertingkah laku ramah, hati nurani yang merasa bersalah. Abstract: Literary psychology research has an important roles in characterization prividing which was developed in analyzing literary works that are thick with psychological problems. in psychology, conflict is a struggle between the id, the ego and the superego. these three things can be found in a literary work through the characters displayed by the author. The aim of this research are to describe the psychological elements of the id, ego and superego to the main character in the dilan novel, Dia Adalah Dilanku 1991 bye pidi baiq. the data collection method used is descriptive qualitative. Data analysis methods included the data identification, data classification, and conclusion. the results of the study found the elements of id, ego and superego. psychologies  element id milea are id milea has satisfaction, satisfies pleasure, refuses discomfort that is lying, id milea cries because she decides her relationship with dilan, id milea to satisfy drowsiness, id milea refused discomfortable feels. Psychology elements of milea's ego characters are, describes about controlling decisions, solving problems. then the elements of superego psychology are grouped into groups of right and wrong, conscience, and hinder the id's encoragement that is the act of milea who has kindly characters, feels conscience guilty.
ANALISIS NILAI DAN KONFLIK SOSIAL DALAM BUKU LEGENDA LALU DIA DAN LALA JINES DALAM KARANGAN H. MUCHSI HAMIM Isabela Luber Palma; Nurmiwati Nurmiwati
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 4, No 2: Juli 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.113 KB) | DOI: 10.31764/telaah.v4i2.1223

Abstract

Abstrak: Penulisan ini bertujuan untuk mendekripsikan nilai dan konflik sosial penelitian ini adalah kajian pustaka tentang nilai dan konflik sosial dalam buku legenda lalu diadan lalu jines karya hamim penelitian ini dikaji dengan teori semiotik dan teori konflik social. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode dekumentasi dan metode telah metode analisis data yang digunakan yaitu identifikasi, klasifikasi dan interpretasi. Berdasarkan hasil analisis tentang niilai dan konflik sosial, dapat diketahui berdasarkan hal: 1) nilai yang tekandung dalam legenda lalu diadan lala jines meliputi; (a) nilai pendidikan, (b) nilai moral, (c) nilai adat/tradisi (d) nilai religius/agama dan (e) nilai kepahlawanan. 2)bentuk konflik sosial yang terkandung dalam lengenda legenda lalu diadan lala jines  adalah konflik pribadi dan konflik kelompok. (a) konflik yang terjadi adalah adanya perbedaan pendapat, pertentangan, dan perselisihan tokkoh lalu Dia yang mempunyai pendirian yang kuat sehingga kerap kali memicu konflik dengan tokoh-tokoh lainya, dua jenis konflik pribadi dalam lengenda yang disebabkan oleh lalu Dianyaitu  dampak negatif, (rusak ya harta benda dan hilangnya nyawa manusia) dan dampak positif (menciptakan ikatan sosial antara pribadi yang berkonflik dan terjadi konpromi antara pihak-pihak yang berkonflik dan mencapai keadaan sepakat untuk mengakhiri  konflik), (b) konflik kelompok yaitu peperangan antara kerajaan alas dan kerajaan seran, adanya perbedaan kebudayaan yang mempengaruhi pola pemikiran kerajaan seran, adanya perbedaan kebudayaan yang mempengaruhi pola pemikiran kerajaan seran sehingga terjadi peperangan antara kedua kerajaan tersebut, peperangan inni berakhir dengan adanya solusi perdamaian kedua pihak.Abstract:  This writing aims to describe the values and social conflicts of this research. It is a literature review on values and social conflicts in the legendary books of the past, and then jines of this research work are examined with semiotic theory and social conflict theory. Data collection methods used are the method of documentation and the methods of data analysis have been used namely identification, classification and interpretation. Based on the results of the analysis of social values and conflicts, it can be known based on: 1) the values contained in the last legend of him and lala jines include; (a) educational values, (b) moral values, (c) customs / traditions values (d) religious / religious values and (e) heroic values. 2) the forms of social conflict contained in the legend of the past legend he and Lala Jines are personal conflicts and group conflicts. (a) the conflicts that occur are differences of opinion, disagreements, and disputes, and then He who has a strong stance that often triggers conflicts with other figures, two types of personal conflicts in the environment caused by the past Dian'itu negative impacts , (damage to property and loss of human life) and positive impact (creating social bonds between conflicting individuals and a compromise between parties to the conflict and reaching a state of agreement to end the conflict), (b) group conflict, namely war between kingdoms based and the kingdom of seran, there are cultural differences that influence the mindset of the kingdom of seran, there are cultural differences that affect the mindset of the seran kingdom so that war between the two kingdoms, this war ends with the existence of a peace solution for both parties.

Page 1 of 1 | Total Record : 5