Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS KEMAMPUAN MENELAAH DAN MEREVISI TEKS DESKRIPSI Sri Maryani; Bq Desi Milandari; Murti Sari Dewi
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 10, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v10i1.815

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menelaah dan merevisi teks deskripsi pada siswa kelas VII SMP. Objek dalam penelitian ini berjumlah 29 siswa. Metode pengumpulan data dalam peneltian ini terdiri dari metode observasi, metode tugas, dan metode dokumentasi. Analisis data menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan hasil analisisnya disajikan dalam bentuk angka dan dijelaskan dalam suatu uraian dengan rumus Penilaian Acuan Patokan (PAP). Berdasarkan hasil penelitian maka diperoleh kesimpulan bahwa kemampuan menelaah dan merevisi teks deskripsi pada siswa tergolong normal, dengan rincian 41% siswa berkemampuan tinggi, 59% siswa berkemampuan sedang, 0% berkemampuan rendah, dan diperoleh IPK 65 yang berkisar antara 55 sampai dengan 65.Abstract: This study aims to describe the ability to review and revise the description text in class VII SMP students. The objects in this study were 29 students. The method of data collection in this study consisted of observation methods, task methods, and documentation methods. Data analysis uses quantitative descriptive method and the results of the analysis are presented in numerical form and explained in a description using the Standard Reference Assessment (PAP) formula. Based on the results of the study, it can be concluded that the ability to review and revise the description text in students is classified as normal, with the details 41% of high-ability students, 59% of students with moderate ability, 0% of low ability, and 65 GPA which ranges from 55 to 65.
BERBAHASA: POTRET NASIONALISME GENERASI BANGSA Sri Maryani; Erwin Erwin
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 6, No 2 (2015): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v6i2.171

Abstract

Keheterogenan dalam kehidupan berbangsa adalah suatu keniscayaan yang harus diterima sebagai realitaskekayaan budaya dan suku bangsa, serta mesti terpelihara dan terjaga oleh segenap masyarakat penggunanya.Olehkarena itu, bahasa mesti dipahami sebagai salah satu kekayaan nasional yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.Setidaknya terdapat 700 bahasa daerah yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Dengan demikian, maka bahasabahasadaerah tersebut menjadi ciri dan indentitas bagi para penuturnya. Selain bahasa-bahasa daerah tersebut,kita juga mengenal bahasa Indonesia yang berkedudukan sebagai bahasa Nasional dan bahasa Negara,sebagaimana yang tertuang dalam butir ke- 3 ikrar sumpah pemuda dan tercantum di dalam pasal 36 BAB XV UUD1945. Selain itu, kita juga dihadapkan dengan hadirnya bahasa-bahasa Asing sebagai bagian dari perkembanganarus globalisasi yang luar biasa dahsyatnya. Kondisi ini menjadi embrio terjadinya kontak bahasa yang berujungpada konsistensi dan kecenderungan berbahasa (sikap bahasa) yang berbeda-beda. Berangkat dari landasansebagaimana dideskripsikan di atas, maka dalam tulisan ini akan disajikan berbagai fenomenafaktual mengenaiekistentesibahasa Indonesia sebagai bahasa Nasional dan bahasa Negara yang tercermin dalam berbagai aktifitassosial. Beberapa hal yang akan disajikan terkait kedudukan bahasa Indonesia yang dimaksud, diantaranya: (1)Kecenderungan perilaku berbahasa;(2) pembelajaran bahasa Indonesia; dan (3) hasil Ujian Akhir Nasional (UAN);antara kualitas berbahasa danbukti nasionalisme. Secara substansial tulisan ini bertujuan untuk merefleksi realitasdan kemampuan berbahasa masyarakat Indonesia pada umumnya, guna menakar kualitas nasionalisme generasibangsa. Dengan demikian, tulisan ini diharapkan dapat menjadi ilustrasi bagi para pembaca untuk ikut berkontribusi;(a) mengapresiasi penggunaan bahasa sesuai dengan konteksnya, dan (b) mendorong berbagai pihak terkait untukberupaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan prestasi belajar Bahasa Indonesia.
PELATIHAN PEMANFAATAN APLIKASI MENDELEY DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH Hijril Ismail; Muhammad Nizaar; Sri Maryani; Nurmiwati Nurmiwati; Hidayati Hidayati; Haifaturrahmah Haifaturrahmah; Erwin Erwin
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 4 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i4.6510

Abstract

Abstrak: Mendeley adalah sebuah perangkat lunak yang dapat digunakan untuk mengintegrasikan antara citation dan reference manager dalam penulisan karya ilmiah atau artikel. Pelatihan ini bertujuan untuk melatih mahasiswa untuk membuat kutipan dan daftar pustaka dengan memanfaatkan mendeley dan meningkatkan kualitas karya ilmiah sehingga hasilnya dapat dipublikasikan di jurnal nasional maupun internasional. Metode yang digunakan dalam pelatihan pemanfaatan mendeley ini adalah ceramah dan praktek (pelatihan). Survei dilakukan dengan mendistribusikan pre-test sebelum kegiatan dan post-test setelah kegiatan kepada seluruh peserta pelatihan. Hasil pelatihan menunjukan bahwa pelatihan yang dilaksanakan dapat memberi dampak positif terutama dalam meningkatkan kecakapan untuk melakukan citation dan reference maneger dalam rangka menghasilkan karya ilmiah yang terhindar dari plagiat dan sesuai dengan perkembangan teknologi digital.Abstract:  Mendeley is a software that can be used to integrate citation and reference manager in writing scientific papers. This training aims to train students to make citations and bibliography using Mendeley and improve the quality of scientific papers so that the results can be published in national and international journals. The method used in this Mendeley utilization training is lecture and practice (training). The survey was conducted by distributing pre-test before the activity and post-test after the activity to all training participants. The results of the training show that the training carried out can have a positive impact, especially in improving skills to carry out citations and reference managers in order to produce scientific works that are free from plagiarism and in accordance with the development of digital technology.
PENDIDIKAN DAN LATIHAN PENGUATAN DIMENSI KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH DI KOTA MATARAM Maemunah Maemunah; Sri Maryani; Abdul Sakban; Syaharuddin Syaharuddin; Agus Herianto; Irma Setiawan
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.084 KB) | DOI: 10.31764/jces.v3i1.1280

Abstract

Abstrak: Kepala Sekolah memegang peranan penting dalam mengelola sekolah yang dipimpinnya. Oleh sebab itu, pemerintah telah melakukan terobosan baru guna meningkatkan kemampuan dan profesionalisme kepala sekolah melalui penguatan kepala sekolah dengan melibatkan lembaga penyelenggara diklat baik dari perguruan tinggi, pemerintah, maupun lembaga terkait lainnya. Kegiatan diklat dilakukan dengan metode diskusi kelompok berbasis lembar kerja yang harus dituntaskan oleh para peserta dengan menilai aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Hasil penilaian kinerja penyelenggaraan rata-rata sebesar 3,80, dengan nilai rata-rata sebesar 3,80, dan (4) evaluasi terhadap narasumber dan tengajar, dengan nilai rata rata sebesar 3,98.Kata Kunci: Kepala Sekolah; Peningkatan Profesionalisme; Diklat Penguatan.Abstract:  The headmaster played an important role in managing the school he led. Therefore, the Government has made a new breakthrough to improve the ability and professionalism of the headmaster through the strengthening of the school principal by involving training institutions from universities, governments, and institutions other related. Training activities are conducted by a method of discussion of worksheet-based groups that must be completed by the participants by assessing aspects of knowledge, attitudes, and skills. The results of the average maintenance performance assessment of 3.80, with an average value of 3.80, and (4) evaluation of the resource and center, with a average value of 3.98.Keywords: Headmaster; Increased professionalism; Training.
Analisis Bentuk dan Fungsi Penggunaan I’a pada Remaja di Desa Pandai Kecamatan Woha Kabupaten Bima (Kajian Sosiopragmatik) Nurmiwati nurmiwati; Sri Maryani; Akhmad H Mus
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 5, No 2: Juli 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.886 KB) | DOI: 10.31764/telaah.v5i2.2607

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan fungsi penggunaan i’a pada remaja di desa Pandai kecamatan Woha kabupaten Bima metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, wawancara, rekaman, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian ditemukan adanya penggunaan i’a pada remaja di desa Pandai dengan bentuk dan fungsi yang beragam sesuai dengan teori yang digunakan dalam penelitian ini.Bentuk i’a pada remaja di desa Pandai Kecamatan Woha Kabupaten Bima meliputi bentuk lingkungan, keadaan, sifat, dan wujud. Fungsi penggunaan i’a pada remaja di desa Pandai Kecamatan Woha Kabupaten Bima meliputi sindiran, perumpamaan, ekspresi rasa marah, ekspresi rasa kecewa, ekspresi memuji, cacian dan teguran.Abstract: This study aims to determine the form and function of the use of i'a in adolescents in Pandai village, Woha sub-district, Bima district. The data collection methods used in this study are the method of observation, interview, recording, and documentation. The data obtained were analyzed using qualitative descriptive analysis methods. From the results of the study found the use of i'a in adolescents in the village of Pandai with different forms and functions in accordance with the theory used in this study. and form. The function of the use of i'a in adolescents in Pandai village, Woha District, Bima Regency includes satire, parables, expressions of anger, expressions of disappointment, expressions of praise, scolding and reprimands
PSIKOLOGI TOKOH UTAMA DALAM NOVEL DILAN, DIA ADALAH DILANKU 1991 KARYA PIDI BAIQ Karninik Karninik; Siti Lamusiah; Sri Maryani
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 4, No 2: Juli 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.393 KB) | DOI: 10.31764/telaah.v4i2.1228

Abstract

Abstrak: Penelitian psikologi sastra memiliki peran penting dalam memberikan umpan balik dalam perwatakan yang dikembangkan dalam menganalisis karya sastra yang kental dengan masalah psikologis. Dalam psikosastra, konflik merupakan pergejolakan antara id, ego dan superego. Ketiga hal tersebut dapat ditemukan dalam sebuah karya sastra melalui tokoh-tokoh yang ditampilkan pengarang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur psikologi id, ego dan superego pada tokoh utama dalam novel Dilan, Dia Adalah Dilanku Tahun 1991 Karya Pidi Baiq. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Metode analisis data berupa identifikasi data, klasifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan unsur id, ego dan superego. Unsur psikologi id tokoh Milea yaitu id Milea memenuhi kepuasan, memenuhi kesenangan, menolak ketidak nyamanan yaitu berbohong, id Milea menangis karena memutuskan hubungannya dengan Dilan, id Milea untuk memenuhi rasa ngantuk,id Milea menolak rasa tidak nyaman. Unsur psikologi ego tokoh Milea yaitu, menggambarkan tentang mengendalikan keputusan, bentuk penalaran dalam mengambil keputusan, menyelesaian masalah. Selanjutnya unsur psikologi Superego dikelompokan ke dalam kelompok benar dan salah, hati nurani, serta merintangi dorongan id yaitu tindakan Milea yang bertingkah laku ramah, hati nurani yang merasa bersalah. Abstract: Literary psychology research has an important roles in characterization prividing which was developed in analyzing literary works that are thick with psychological problems. in psychology, conflict is a struggle between the id, the ego and the superego. these three things can be found in a literary work through the characters displayed by the author. The aim of this research are to describe the psychological elements of the id, ego and superego to the main character in the dilan novel, Dia Adalah Dilanku 1991 bye pidi baiq. the data collection method used is descriptive qualitative. Data analysis methods included the data identification, data classification, and conclusion. the results of the study found the elements of id, ego and superego. psychologies  element id milea are id milea has satisfaction, satisfies pleasure, refuses discomfort that is lying, id milea cries because she decides her relationship with dilan, id milea to satisfy drowsiness, id milea refused discomfortable feels. Psychology elements of milea's ego characters are, describes about controlling decisions, solving problems. then the elements of superego psychology are grouped into groups of right and wrong, conscience, and hinder the id's encoragement that is the act of milea who has kindly characters, feels conscience guilty.
Lesson Study For Learning Community (LSLC): Pengalaman Berharga Dalam Pengelolaan Pembelajaran Secara Terbuka Sri Rejeki; Humaira Humaira; Sri Maryani; Nizar Nizar
INOPENDAS: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 1, No 1 (2018): Inopendas : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Februari 2018)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jino.v1i1.2318

Abstract

One of the improvement of learning quality at FKIP Muhammadiyah University is by implementing Lesson Study for Learning Community (LSLC) program with several stages: (1) Organizing socialization and workshop of LSLC for lecturer of Indonesian Language and Literature Education Program, Geography Education and Education of PPKn FKIP UM Mataram, (2) Developing Chapter Design and Lesson Design, (3) Practicing open lesson activities and reflection in lectures / lessons, (4) Documenting and publishing Lesson Study, (5) Conducting monitoring and evaluation of LSLC implementation, (6) and LSLC results evaluation workshops at the faculty / department level to disseminate LSLC results, (7) Presenting scientific papers / results of LSLC activities in exchange of experience forums in National and International Seminars (ICLS). From the whole process of LSLC implementation, the value of improvement that occurs in the implementation process is 0.56 which is included in the medium category. This shows that students are happy with the implementation of LSLC program in the learning process in the classroom. In general, as for the benefits to lecturers based on the results of questionnaires and interviews with the model lecturer shows that the model lecturers understand enough about lesson study.
NGGAHI NCEMBA SEBAGAI WUJUD EKSPRISI: RELASI ANTARA BAHASA DAN PERILAKU SOSIAL MASYARAKAT Erwin Erwin; Sri Maryani
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 5, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v5i2.9966

Abstract

Abstrak: Tulisan ini menyajikan suatu temuan penelitian yang mengungkap tentang eksistensi suatu sastra lisan (folklore) sebagai realitas fungsional berbahasa. Dalam hal ini, nggahi ncemba tidak hanya dipandang sebagai suatu tridisi yang dilisankan, namun lebih dari itu dipandang sebagai wujud ekspresi berupa bahasa yang berkorelasi dengan perilaku sosial masyarakat penutur. Dalam konteks penelitian ini, prosedur penelitian yang digunakan adalah metode kualititaf dengan pendekatan etnografi, disertai dengan perangkat prosedural teknik pengumpulan dan analisis data kualitatif. Secara umum, temuan penelitian tentang nggahi nceba yang dilakukan di lingkungan masyarak etnik Donggo menunjukkan, bahwa adanya hubungan antara unit bahasa yang digunakan dalam nggahi ncemba sebagai perwujudan ekspresi dengan perilaku sosial masyarakat sebagai subjek pengguna (penutur).Abstract:  This paper presents a research finding that reveals the existence of an oral literature (folklore) as a language functional reality. In this case, ngahi ncemba is not only seen as an oral tridition, but more than that it is seen as a form of expression in the form of language that is correlated with the social behavior of the speaking community. In the context of this research, the research procedure used is a qualitative method with an ethnographic approach, accompanied by procedural tools for collecting and analyzing qualitative data. In general, the findings of research on ngahi nceba conducted in the Donggo ethnic community indicate that there is a relationship between the language units used in ngahi nceba as an expression of expression with the social behavior of the community as user subjects (speakers).
Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis STEAM untuk Siswa Sekolah Dasar Haifaturrahmah Haifaturrahmah; Romi Hidayatullah; Sri Maryani; Nurmiwati Nurmiwati; Azizah Azizah
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 6, No 2 (2020): July
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.95 KB) | DOI: 10.33394/jk.v6i2.2604

Abstract

The aim of this research is to develop and evaluate STEAM based student worksheet book (LKS). This research used Research Design, development ADDIE’s Model consisting of Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. This research had been implemented in SDN 05 Aikmel, in which the population of the study was 23 students of the third grade. It had 6 samples where the samples were taken by purpose sampling method with low, medium, and high achievement criteria. The collected data were gained by interview and questionnaire. The gained data were then analyzed by using rating scale, on a scale of 5 which were subsequently converted to qualitative data. The result of the study showed that the average value of the experts was 4, 28 with very good category, while the user response (teachers and students) was 4, 55 with a very good category. The conclusions of this research shows that STEAM based student worksheet book which is developed eligibel and can be used as a supporting learning resources for 2013 curriculum based thematic learning.
UPAYA PENERTIBAAN ADMINISTRASI ORGANISASI KEMAHASISWAAN TINGKAT FAKULTAS MELALUI PELATIHAN PENGADMINISTRASIAN SURAT-MENYURAT Akhmad Akhmad; I Made Suyasa; Sri Maryani; Fadlu Fadlu; Islahul Ummah
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 3 (2022): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i3.10050

Abstract

Abstrak: Penertiban pendokumentasiann surat masuk dan surat keluar dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Program Studi sangat perlu dilakukan, mengacu pada lemahnya administrasi yang dilakukan oleh pengurus HMPS yang ada di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Memberikan Pembinaan dalam kegiatan pelatihan sangat diperlukan oleh mahasiswa untuk meningkatkan kualitas administrasi organisasi kemahasiswaan, agar menjadi acuan.  Salah satu alat untuk mengukur keberhasilan organisasi kemahasiwaan adalah ketertiban dalam administrasi organisasi. Adapun metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah metode observasi, metode ceramah dan metode penugasan. Dari hasil kegiatan pelatihan yang dilakukan mahasiswa termotivasi dalam melakukan penertiban surat masuk dan surat keluar dalam organisasi HMPS sehingga rekam jejak kegiatan yang dilakukan dapat di data dengan sebaik mungkin. Kegiatan ini juga berdampak pada peningkatan kualitas pemahaman tentang cara mengadministrasikan surat masuk dan surat keluar terutama pada penomoran surat dan penertiban pendokumentasian surat masuk dan surat keluar.Abstract: The regulation of the documentation of incoming and outgoing letters in the organization of the Study Program Student Association is very necessary, referring to the weak administration carried out by the HMPS management within the Faculty of Teacher Training and Education. Providing coaching in training activities is needed by the students to improve the quality of student organization administration, so that it becomes a reference.  One of the tools for measuring the success of student organizations is order in the administration of the organization. The methods used in this training are observation methods, lecture methods and assignment methods. From the results of the training activities carried out by the students, they are motivated in ordering incoming and outgoing letters in the HMPS organization so that the track record of the activities carried out can be recorded as well as possible. This activity also has an impact on improving the quality of understanding of how to administer incoming and outgoing mail, especially in the numbering of letters and the regulation of documenting incoming and outgoing letters.