cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Tuturrupa : Bertutur Apik, Berkata Rupa
ISSN : -     EISSN : 26227134     DOI : 10.24167/tuturrupa
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 78 Documents
ANALISIS PENYEBAB KOMIK LOKAL INDONESIA TIDAK LAKU DAN KURANG DI MINATI OLEH PEMBACA Leonardo Alexander Santoso
TUTURRUPA Vol 6, No 2: Februari 2024
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/tuturrupa.v6i2.11290

Abstract

Saat ini komik Indonesia sudah sangat sedikit sekali untuk peminatnya di karena kan maraknya komik luar negeri yang masuk ke Indonesia dengan ceritanya yang menarik,art style visual komik yang terlihat bagus yang membuat pembaca komik Indonesia lebih suka membaca komik luar negeri daripada membaca komik lokal indonesia.Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari aspek komik yang di sukai dan yang paling populer di Masyarakat Indonesia.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan membuat kuisioner yang berisi pertanyaan terbuka tentang topik yang di teliti dan akan di sebar ke target penelitian.Hasil penelitian menunjukan jika Masyarakat Indonesia lebih suka visual ilustrasi komik luar negeri karena terlihat bagus dan menarik,sedangkan Masyarakat Indonesia lebih suka cerita komik Indonesia karena ceritanya simpel dan mudah di pahami serta di dalam ceritanya di beri unsur komedi yang membuat pembaca merasa terhibur,namun faktor lainnya yang menyebabkan komik Indonesia tidak laku dan kurang di minati karena kurangnya promosi serta pemasaran komik Indonesia sehingga membuat masyarakat indonesia kurang informasi terkait komik Indonesia.
PERANCANGAN KOMIK BERTEMA 'DANCE K-POP ' SEBAGAI MEDIA EDUKASI KESEHATAN BAGI MAHASISWA Paul Reygen Methiw Purba; Sayid Mataram
TUTURRUPA Vol 6, No 1: Agustus 2023
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/tuturrupa.v6i1.10728

Abstract

Kesehatan adalah salah satu aspek yang sering diabaikan dalam kehidupan mahasiswa. Hal tersebut terjadi karena banyaknya kegiatan dan kewajiban kuliah yang dilaksanakan sehingga dapat menyebabkan stres dan permasalahan kesehatan lainnya. Untuk itu salah satu solusi yang ditawarkan adalah melakukan gerakan-gerakan tertentu yang mengacu pada Dance K-Pop. Sebagai media edukasi digunakan komik karena komik bisa menyampaikan pesan lewat visual dan verbal dan diurutkan menjadi sebuah cerita, sehingga lebih mudah dan menarik untuk menerima informasi. Penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif menggunakan metode ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implementation, dan Evaluation). Berdasarkan penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki ketertarikan dengan Dance K-Pop sehingga bisa dijadikan alternatif untuk mau berolahraga dan menjaga kesehatan. Hasil dari penelitian ini digunakan untuk merancang media edukasi berupa komik karena media ini lebih dinikmati mahasiswa. Setelah membaca komik ini, mahasiswa menjadi lebih paham mengenai pentingnya kesehatan dan mulai menggerakan badannya lewat media Dance K-Pop.
PERANCANGAN KOMIK EDUKATIF “KEMBALINYA ASA”GUNA MENINGKATKAN AWARENESS TERHADAP PERILAKU MANIPULATIF PADA PERTEMANAN REMAJA USIA 15-18 TAHUN DI SURAKARTA Salma Nabilah Fatharani; Jazuli Abdin Munib
TUTURRUPA Vol 8, No 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/tuturrupa.v8i2.13816

Abstract

Lingkungan pertemanan remaja seringkali menjadi arena munculnya perilaku manipulatif yang sulit dikenali dan berdampak signifikan terhadap kondisi psikologis korban. Minimnya kesadaran remaja terhadap bentuk-bentuk manipulasi psikologis mendorong perlunya media edukatif yang tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk merancang komik edukatif sebagai media utama dalam meningkatkan awareness remaja usia 15–18 tahun terhadap perilaku manipulatif dalam pertemanan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada psikolog dan guru Bimbingan Konseling, serta penyebaran kuesioner kepada siswa SMA di Kota Surakarta. Data dianalisis menggunakan pendekatan SWOT untuk menentukan strategi visual dan konten edukatif yang efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja memiliki pengalaman langsung maupun tidak langsung terhadap perilaku manipulatif, tetapi belum memiliki pemahaman yang memadai untuk meresponsnya. Komik dinilai sebagai media yang efektif dan diminati untuk menyampaikan pesan edukatif secara ringan dan kontekstual. Rancangan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan ketahanan psikologis remaja dalam menjalin relasi pertemanan yang sehat.
MEMAHAMI IMEJ PRODUK MELALUI STRATEGI KOMUNIKASI VISUAL STUDI KASUS FILM MERAH PUTIH: ONE FOR ALL Amanda Amalia
TUTURRUPA Vol 8, No 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/tuturrupa.v8i2.14580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana strategi komunikasi visual, khususnya dalam aspek narasi, membentuk imej produk pada film animasi Merah Putih: One For All. Film yang diproduksi untuk memperingati 80 tahun kemerdekaan Indonesia ini menimbulkan banyak kontroversi akibat kualitas visual dan narasi yang dianggap tidak konsisten. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui wawancara semi terstruktur dengan dosen, mahasiswa, dan praktisi desain grafis, serta studi literatur dan analisis trailer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang diterapkan tim produksi tidak berjalan efektif, terlihat dari ketidakjelasan konsep promosi, minimnya keterlibatan influencer, serta visual dan alur cerita yang belum siap dipublikasikan. Temuan juga mengungkap bahwa narasi negatif yang beredar di media sosial lebih dominan membentuk persepsi awal audiens dibandingkan kampanye resmi. Ketidaksesuaian karakter, lemahnya pengembangan cerita, dan kualitas animasi 3D memperkuat terbentuknya imej produk yang negatif. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi komunikasi visual yang tidak terencana dengan baik berkontribusi besar terhadap kegagalan suatu produk dalam membangun citra positif di mata audiens.
PERANCANGAN GUIDEBOOK “PENDAKI GUNUNG” SEBAGAI MEDIA PANDUAN AKTIVITAS DAN KESELAMATAN PENDAKIAN DI INDONESIA Muhammad Iqbal Rizki Ahdiyat; Sayid Mataram
TUTURRUPA Vol 8, No 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/tuturrupa.v8i2.12179

Abstract

Perkembangan fesyen di kalangan masyarakat dunia maupun dalam negeri terus berlangsung seiring dengan waktu. Masyarakat Indonesia kini lebih memilih atau lebih tertarik pada gaya berpakaian a la kebudayaan asing. Meskipun demikian, penggabungan fesyen tradisional dengan fesyen modern belakangan juga disebut menjadi tren. Salah satu pakaian tradisional yang umum ditemui di Indonesia adalah batik. Salah satu perpaduan fesyen yang seringkali dilakukan oleh Gen Z adalah tentang bagaimana memadukan unsur tradisional dengan pakaian modern. Namun, tidak semua generasi Z memiliki pengetahuan mengenai batik, seperti jenis-jenis batik, arti, filosofi, dan fungsi batik. Berdasarkan fenomena tersebut muncul keresahan mengenai bagaimana upaya meningkatkan pengetahuan mengenai dasar penggunaan batik, khususnya kepada generasi Z, sebagai bagian dari trend fesyen sehingga mampu meningkatkan minat terhadap kekayaan budaya Indonesia. Guna memfasilitasi upaya tersebut maka perlu dirancang suatu media yang dapat menyampaikan, untuk itu dipilih media berupa coffee table book. Metode dalam penelitian ini merupakan jenis Design and Development Research yang fokus pada perancangan dan penelitian pengembangan bersifat analisa awal sampai akhir berupa planning, production, and/or evaluation (PPE). Coffee table book yang memuat materi edukasi sekaligus hiburan tersebut akan menghasilkan sesuatu dalam benak pembaca, yaitu kepedulian terhadap material fesyen nusantara yang dimulai dari penggunaan batik sebagai salah satu elemennya.
ANALISIS MINAT KONSUMEN TERHADAP PENGGUNAAN ONOMATOPE PERTARUNGAN DALAM KOMIK SOLO LEVELING DAN THE BEGINNING AFTER THE END Lady Debora Cahyaning Sulistiyani
TUTURRUPA Vol 8, No 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/tuturrupa.v8i2.14581

Abstract

Onomatope merupakan elemen visual yang membantu pembaca memahami bunyi dan kekuatan gerakan dalam komik aksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya visual onomatope dalam komik Solo Leveling dan The Beginning After the End terhadap minat pembaca. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan kuesioner yang melibatkan 30 responden. Data dianalisis melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, uji t, dan uji f untuk melihat pengaruh masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua gaya onomatope memiliki pengaruh signifikan terhadap minat pembaca. Onomatope Solo Leveling yang tebal dan bertekstur memberikan kesan pertarungan yang kuat, sedangkan onomatope The Beginning After the End yang sederhana, bersih, dan mudah dibaca memberikan pengaruh yang lebih dominan secara statistik. Secara bersamaan, kedua komik tersebut membuktikan bahwa tampilan onomatope yang jelas dan ditempatkan dengan tepat dapat meningkatkan ketertarikan pembaca dalam mengikuti adegan pertarungan.
ANALISIS CITRA LUXURY BRAND YSL BEAUTY MELALUI STRATEGI KOMUNIKASI VISUAL DI TIKTOK Rangga Dama
TUTURRUPA Vol 8, No 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/tuturrupa.v8i2.14583

Abstract

Media sosial, khususnya TikTok, telah menjadi kanal penting bagi brand kecantikan dalam memperluas jangkauan sekaligus mempertahankan citra. Namun, karakteristik TikTok yang bersifat cepat, dinamis, dan massal menimbulkan tantangan tersendiri bagi brand mewah yang identik dengan eksklusivitas dan prestise. Dalam konteks tersebut, penelitian ini menjadi penting untuk memahami bagaimana YSL Beauty mampu menegosiasikan identitas luxury-nya di ruang digital yang egaliter melalui strategi komunikasi visual. Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi visual YSL Beauty di TikTok dalam menjaga posisinya sebagai luxury brand. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis semiotika visual, penelitian menelaah elemen estetika seperti warna, tipografi, tone, serta narasi visual yang ditampilkan dalam konten video pendek. Hasil menunjukkan bahwa YSL Beauty mampu mengadaptasi karakteristik visual mewah yang konsisten dengan identitas merek, sekaligus menyesuaikannya dengan dinamika audiens TikTok yang menekankan kreativitas, hiburan, dan interaksi. Temuan ini menegaskan bahwa strategi komunikasi visual menjadi faktor kunci dalam menjaga eksklusivitas dan kredibilitas luxury brand di platform digital yang bersifat massal, serta memberikan kontribusi penting bagi pengembangan strategi branding di era media sosial yang semakin visual dan partisipatif.
ANALISIS DESAIN VISUAL FEEDS ANTARA PIZZA HUT INDONESIA DAN GLOBAL YANG MEMPENGARUHI PERSEPSI KONSUMEN Natalie Olivia Lienandi
TUTURRUPA Vol 8, No 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/tuturrupa.v8i2.12894

Abstract

Pada era digital kini banyak sekali masyarakat yang menggunakan social media salah satunya yaitu Instagram yang disegani oleh masyarakat. Hal ini membuat Instagram menjadi salah satu platform yang cocok untuk media promosi marketing secara digital. Melalui media social tersebut brand membangun citra brand dengan menggunakan penyampaian secara desain visual yang dapat mempengaruhi persepsi konsumen. Penyampaian visual diterapkan melalui elemen visual, seperti font, warna, gambar visual, dsb. Penelitian tersebut bertujuan untuk menganalisis desain visual feeds antara pizza hut global dan pizza hut Indonesia yang dapat mempengaruhi persepsi konsumen. Maka penulis menggunakan metode analisis kualitatif dengan skala q-sort untuk penelitian. Hasil penelitian menyatakan bahwa penerapan desain visual disesuaikan dengan geografi target sasaran sehingga pendekatan melewati kultur dan gaya hidup target sasaran terasa lebih ramah dan nyaman. Lalu penerapan desain visual yang rapi dan tertata dapat mempengaruhi persepsi target sasaran terhadap kualitas dan nilai dari brand.