cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Dinamika Sosial Budaya
Published by Universitas Semarang
ISSN : 14109859     EISSN : 25808524     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Dinamika Sosial Budaya (JDSB) adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Semarang (LPPM USM), jurnal ini melingkupi bidang ilmu ekonomi, bidang ilmu manajemen, akuntansi, bidang ilmu hukung dan bidang ilmu psikologi.
Arjuna Subject : -
Articles 370 Documents
Habitus Penggunaan Aplikasi Kencan Online Dalam Upaya Pencarian Pasangan Bayu_Wishnu, Mochamad Bayu Wishnu
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 1 (2023): Juni (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i1.4208

Abstract

Perkembangan globalisasi yang begitu cepat dan masif, membuat individu terus berinovasi dalam menciptakan hal-hal yang baru dan terkini. Hal baru tersebut adalah, Dating Apps. Dating Apps atau aplikasi kencan online, merupakan terobosan baru yang membantu individu yang ingin melakukan kencan dengan individu lainnya. Dalam aplikasi dating apps atau kencan online ini, tiap individu bebas memilih lawan jenis yang sesuai dengan keinginan nya tersebut. Habitus daripada penggunaan dating apps ini pun semakin banyak. Mengingat, aplikasinya tersedia dalam berbagai gawai pintar saat ini yang berbasis Android ataupun IOS. Aksesnya yang semakin mudah dan cepat, tentu membuat tiap individu ini semakin mudah untuk menggunakannya. Terlebih, banyak individu   yang terkadang tidak memiliki waktu untuk mencari pasangan. Dalam Internet, identitas tiap individu tidak bisa divalidasi mengenai kebenarannya. Identitas Virtual ini terkadang lah yang menjadi kendala dalam penggunaan aplikasi kencan online.    
PERANAN TENGKU SAID NOERDIN DALAM MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN DI PELALAWAN (1945-1950) Sofindra, Viola Enjela; Bunari, Bunari; Fikri, Asyrul
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 1 (2023): Juni (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i1.4071

Abstract

Abstrak: Tengku Said Noerdin merupakan salah satu tokoh di bidang militer yang bertugas dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia di Pelalawan (1945-1950). Tengku Said Noerdin lahir di Pelalawan pada tanggal 10 Agustus 1921 dari orang tua yang bernama Tengku Said Oesman dan Tengku Syarifah Khatijah. Tengku Said Noerdin adalah anak kedua dari enam bersaudara yang memiliki peran dalam mempertahankan kemerdekaan di Pelalawan (1945-1950). Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui latar belakang kehidupan Tengku Said Noerdin, (2) untuk mengetahui peranan Tengku Said Noerdin dalam mempertahankan kemerdekaan di Pelalawan (1945-1950), (3) untuk mengetahui akhir perjuangan Tengku Said Noerdin dalam mempertahankan kemerdekaan di Pelalawan (1945-1950). Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode Kualitatif. Data dikumpulkan melalui metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan 4 komponen analisis yaitu penyusunan data, klasifikasi data, pengelolahan data, dan menganalisis serta menyimpulkan hasilnya. Hasil dari penelitian ini adalah peranan Tengku Said Noerdin dalam mempertahankan kemerdekaan di Pelalawan yang pada awalnya hanya anak keturunan raja kerajaan Pelalawan yang bercita cita untuk menjadi seorang tentara dan akhirnya bisa menjadi kurir informasi untuk kemerdekaan Indonesia   ke Pelalawaan menuntunnya untuk menjadi Tentara Keamanan Rakyat atau TKR hingga ditunjuk oleh Hasan Basri untuk mengikuti sekolah di Resimen IV setelah Tengku Said Noerdin Menyelesaikan sekolahnya di Resimen IV Tengku Said Noerdin pun dipercaya untuk memegang kompi KPG IV Pelalawan sebagai Komandan Sektor pada saat itu. Pada 1 September 1977 Tengku Said Noerdin resmi diberikan hak pensiunnya beliau juga bergabung sebagai anggota Dewan Paripurna Daerah Legiun Veteran Republik Indonesia.
TINJAUAN TERHADAP TRADISI SEDEKAH BUMI DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Putri, Shekar Aulia
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 1 (2023): Juni (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i1.4309

Abstract

Indonesia is a country rich in unique and or arguably eccentric customs or traditions. One of the traditions that are still attached or still preserved by the community is the tradition of the earth or nyadran. In Kunti Village, Andong District, Boyolali Regency, the village alms tradition is held by the community once a year and usually this tradition is held after harvest expressing gratitude for the rice harvest from the community to Allah SWT who bestows sustenance by bestowing the rice harvest, as well as the purpose of this tradition is to clean the village from all logs or disasters and the community can also see the closeness to Allah SWT with blessings. This tradition, apart from being a form of cultural preservation by the community, also has an aspect to unite between citizens so that harmony is created in society, such as principle 3, namely "PERSATUAN INDONESIA". The earth alms ceremony is held to strengthen the solidarity of the people with one another.
Pengaruh Pandemi Covid-19 Terhadap Kasus Kriminalitas Di Kota Ngawi fahlevi, muhammad reza
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 1 (2023): Juni (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i1.4202

Abstract

Saat terjadi pandemi Covid-19 seperti saat ini menyebabkan berbagai masalah di segala sektor. Terutama pada sektor ekonomi, dalam masa seperti ini masyrakat dipaksa untuk Stay At Home dengan keadaan tanpa bekerja. Dalam keadaaan tersebut masyarakat yang sedang dalam keadaan kekurangan dan harus memenuhi kebutuhan hidupnya sehingga mereka terpaksa melakukan tindak kriminal untuk memenuhi kebutuhan hidup dia ataupun keluarganya. Selain itu kebijakan yang di ambil oleh pemerintah untuk membebaskan sebagian tahanan juga berkontribusi dalam meningkatnya angka kriminalitas di masa pandemi di kota Ngawi. Penulisan artikel ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh apa yang menyebabkan meningkatnya kasus kriminalitas pada masa pandemic Covid-19 di Kota Ngawi. Dalam penelitian ini mengunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomologi. Penelitian ini berupaya mengungkap makna yang telah ada dan dampak dari hal tersebut di masyarakat. Data-data berupa hasil riset yang di ambil di beberapa tempat dengan mamanfaatkan media atau artikel yang berhubungan dengan fenomena kriminalitas di masa pandemi ini. Observasi juga di lakukan guna mendapatkan data yang akurat dan dapat mengetahui fenomena-fenomena yang sebenarnya terjadi di masyarakat lalu menghubungkannya dengan aspek yang sesuai.Pada saat ini pemerintah sudah melakukan upaya berupaha usaha terhadap masyarakat yang terkena dampak pandemic Covid-19 yang berupa bantuan, namun angka kriminalitas di masyarakat tetap terus meningkat, untuk itu dalam penelitian ini di fokuskan pada pengaruh pandemi Covid-19 terhadap meningkatnya kasus kriminalitas yang terjadi di Kota Ngawi.
Pengembangan LKPD berbasis Android Untuk Mata Pelajaran Sejarah Kelas XII FIKRI, ASYRUL
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 1 (2023): Juni (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i1.3845

Abstract

LKPD can help prepare students for school exams or daily tests. The focus of development is on history subjects for class XII (twelve) students. The LKPD contains material and practice questions. The method used in this research is a research and development method using a software development approach in this case is android-based software. The development of android-based LKPD for History Subject Class XII uses the ADDIE model, namely Analysis (analysis), Design (design), Development (development), Implementation (implementation), and Evaluation (evaluation). The data analysis technique used in this research is descriptive analysis, namely by calculating the percentage value of the validation results. The results of the research and discussion are; The assessment from material experts regarding android-based LKPD for Class XII History Subjects obtained an average value of all indicators of 4.20. Based on this assessment, the teaching materials are declared Eligible to use; Assessments from media experts regarding android-based LKPD for Class XII History Subjects obtained an average score of 4.5 in the "Very Eligible" category; and the trial was conducted at SMAN 1 Rumbio Jaya in class XII with 30 students. Students' assessment of the Android-based LKPD obtained an average value of all indicators of 4.0. Based on these data, the Android-based LKPD was declared "Eligible" to use.
STRATEGI PETUGAS PENYULUH KOPERASI LAPANGAN (PPKL) PROVINSI BANTEN TERHADAP EKSISTENSI DIGITALISASI KOPERASI DIMASA PANDEMI COVID-19 kiky, rizki amalia; Amiludin, Amiludin; Aditya, Toddy
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 1 (2023): Juni (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i1.4369

Abstract

PPKL (Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan) adalah ujung tombak gerakan pendampingan koperasi di lapangan dan PPKL adalah sebagai Informator, Enumerator (pendataan koperasi), Motivator, Mentor (Pendamping) koperasi serta Mediator (Penghubung/Jembatan) koperasi dengan stakeholder .Ppkl pun di dalam peranannya berkewajiban untuk membimbing dan membina koperasi yang di dalam masa pandemi ini terdapat berbagai penurunan kinerja nya bahkan anjlok dalam perekonomiannya yang menyebabkan perintah pun mengalami rating yang cukup serius, disinilah peran ppkl menjadi sangat penting sebagai ujung tombak dari pemerintahan itu sendiri guna menegakkan kembali kenormalan perekonomian di masa pandemi ini serta mengedukasikan kepada Koperasi tentang pentingnya strategi digitalisasi sebagai salah satu acuan cara guna mendapatkan pencerahan dan berbagai solusi terhadap permasalahan yang terjadi saat ini . Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif , penelitian ini diproses dengan cara wawancara dan observasi medalam serta survey langsung yang kemudian di analisis lalu mendapatkan kesimpulan , Namun penelitian ini pun secara garis besar belum membawa dampak yang cukup baik bagi Dinas Koperasi provinsi Banten   dikarenakan penelitian ini barulah saja diuji coba oleh 1 orang PPKL saja yaitu PPKL Kota Tangerang Binaan Lintas Provinsi Banten, ini dinilai belum terlalu akurat karena harus melalui proses panjang guna untuk menyetarakan program-program dari dinas koperasi provinsi Banten itu sendiri, akan tetapi penelitian ini bisa dijadikan sebagai contoh awal mula yang baik yang bisa di contoh oleh PPKL lain dan di sesuaikan dengan Program Dinas Koperasi itu sendiri dengan berjalannya waktu guna memperbaiki roda perekonomian koperasi itu sendiri.
agrarianisasi dan Konflik Agraria Mengubah Sosial Budaya Masyarakat Pedesaan Putra, Arvian Messianik
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 1 (2023): Juni (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i1.4209

Abstract

Seiring dengan peningkatan populasi dan perkembangan struktur ekonomi, kebutuhan lahan kegiatan non pertanian cenderung meningkat. Kecenderungan Hal ini membuat konversi lahan pertanian sulit dihindari lahan pertanian adalah karena pembangunan perumahan meningkat setiap tahun. Hal ini lah yang membuat sawah dipindahkan berfungsi sebagai bangunan. Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah deagrarianisasi dan konflik graria mengubah sosial budaya masyarakat pedesaan. Artikel ini ditulis menggunakan metode studi literatur. Hasil penelitian adalah deagrarianisasi dan konflik graria memang mengubah sosial budaya masyarakat pedesaan
Sejarah Perkembangan Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah 3 Terpadu Pekanbaru Kholil, Nurda
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 1 (2023): Juni (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i1.4167

Abstract

Abstrak : Skripsi ini berjudul Sejarah Perkembangan Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah 3 Terpadu Pekanbaru 2003-2019 . Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) bagaimana sejarah berdirinya SMK Muhammadiyah 3 Terpadu Pekanbaru. (2) bagaimana perkembangan SMK Muhammadiyah 3 Terpadu Pekanbaru pada tahun 2003-2019. (3) apa faktor pendorong dan faktor penghambat SMK Muhammadiyah 3 Terpadu Pekanbaru pada tahun 2003-2019. Penelitian ini menggunaan pendekatan historis, metode pengumpulan data dengan kajian lapangan berupa dokumentasi dan wawancara serta studi arsip dan pustaka. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 3 Terpadu Pekanbaru. Setelah data di kumpulkan, pengujian data dilakukan dengan kritik sumber yaitu dengan menguji keaslian sumber dan membandingkan antara data yang satu dengan yang lain, seperti membandingkan hasil wawancara dengan bukti tertulis. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa pada awal berdirinya SMK Muhammadiyah 3 Terpadu Pekanbaru merupakan   SMK Muhammadiyah 1 Kampus 2 Panam-Pekanbaru, yang mulai beroperasi pada tahun 2003, dengan membuka 2 jurusan, yaitu: (1) Jurusan Teknik Mekanik Otomotif. (2) Jurusan Teknik Elektronika. pada tahun pelajaran 2008/2009 dibukalah jurusan Teknik Informatika.   Kemudian pada tahun 2010 diurus cikal bakal pendirian SMK Muhammadiyah 1 kampus 2 Panam menjadi SMK Muhammadiyah 3 Terpadu Pekanbaru. Hasil penelitian ini yaitu, (1) SMK Muhammadiyah 3 Terpadu Pekanbaru berdiri pada tahun 2003 sebagai sekolah kampus jauh dari SMK Muhammadiyah 1 Pekanbaru yang terletak di pasar bawah (2) SMK Muhammadiyah 3 Terpadu mengalami perkembangan yang cukup pesat beberapa tahun, pada beberapa aspek seperti bangunan dan sarana prasarana, namun mengalami pasang surut pada aspek jumlah pelajar. (3) faktor pendukung SMK Muhammadiyah 3 Terpadu Pekanbaru adalah peran dan semangat para pendiri serta guru, dan mendapat dukungan dari masyarakat dan juga pemerintah sewaktu awal pertumbuhan SMK Muhammadiyah 3 Terpadu pekanbaru. Faktor yang menjadi penghambat SMK Muhammadiyah 3 Terpadu Pekanbaru adalah keterbatasan guru, ruangan dan gedung pembelajaran di masa-masa awal perintisan.    
TRAGEDY OF THE COMMONS DI KAWASAN GEOPARK : FAKTOR PENYEBAB DAN SOLUSI Asih, Karsiyati
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 1 (2023): Juni (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i1.4312

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran aktivitas penambangan pasir oleh masyarakat sekitar geopark yang mana penulis melihat terdapat indikasi tragedy of the commons dalam aktivitas tersebut. Peneliti juga ingin memahami faktor penyebab masyarakat melakukan penambangan pasir illegal, serta solusi untuk mengatasi hal tersebut. Pendekatan studi kasus digunakan untuk memahami kondisi dan permasalahan yang terjadi. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan penambang, sopir pengangkut, masyarakat sekitar dan kepala desa. Dari hasil temuan diketahui bahwa penambang aktif menggunakan mesin sedot dengan alasan kelangkaan pasir. Dalam sepuluh tahun terakhir, jumlah penambang yang semakin bertambah berbanding terbalik dengan ketersediaan pasir yang semakin berkurang sehingga menyebabkan sulitnya proses pengambilan pasir. Kegiatan penambangan masih dilakukan hingga kini bahkan ketika dampak lingkungan dan sosial mulai dirasakan masyarakat sekitar sungai. Kegiatan penambangan yang terus-menerus berdampak pada ketersediaan air tanah di sekitar sungai, erosi tebing sungai saat musim hujan, kerusakan DAS (Daerah Aliran Sungai) hingga perpecahan pendapat antar masyarakat. Pemerintah sudah menetapkan aturan penambangan galian C dan keputusan mengenai perlindungan alam di kawasan geopark tetapi hal tersebut ternyata tidak menghentikan kegiatan penambangan pasir. Selain karena pengawasannya yang longgar, keterdesakan ekonomi diketahui menjadi faktor utama penduduk sekitar tetap melakukan kegiatan penambangan pasir walaupun kondisinya semakin sulit.
ANALISIS KASUS KEKERASAN DALAM PENDIDIKAN (STUDI KASUS PENGANAYAAN GURU TERHADAP SISWA DI JOGOROTO-JOMBANG) Astiyan Putra, Noval Perdana
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 1 (2023): Juni (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i1.4204

Abstract

Secara garis besar, tindakan kekerasan dapat didefinisikan sebagai suatu tindakan yang dapat merugikan orang lain, baik itu secara fisik maupun secara psikis. Kekerasan tidak hanya berbentuk sebagai eksploitasi secara fisik semata, tetapi juga berbentuk mengenai eksploitasi psikis. Tindak kekerasan memang tidak pernah diinginkan oleh siapapun, apalagi di dalam suatu lembaga pendidikan yang sepatutnya dalam menyelesaikan suatu masalah dapat dilakukan melalui cara yang edukatif. Dalam melakukan penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif. Kekerasan dalam pendidikan merupakan hal yang sering sekali terjadi di negara Indonesia ini, banyak sekali kasus kasus kekerasaan yang melibatkan antara tenaga pendidik dengan peserta didik. Hakikat antara seorang guru dan siswa yaitu dengan adanya hubungan komunikasi timbal balik yang berlangsung secara independen, tanpa ada tekanan di setiap masing-masing pihak. Guru merasa nyaman untuk membelajarkan siswa, sementara siswa sendiri merasa mendapat kebebasan dalam belajar.