cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Dinamika Sosial Budaya
Published by Universitas Semarang
ISSN : 14109859     EISSN : 25808524     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Dinamika Sosial Budaya (JDSB) adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Semarang (LPPM USM), jurnal ini melingkupi bidang ilmu ekonomi, bidang ilmu manajemen, akuntansi, bidang ilmu hukung dan bidang ilmu psikologi.
Arjuna Subject : -
Articles 376 Documents
PENGARUH LABA AKUNTANSI, UKURAN PERUSAHAAN DAN LIKUIDITAS TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN SEKTOR ENERGI DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2019-2021 Febrianti, Silvi; Widowati, Amerti Irvin
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 24 No. 2 (2022): Desember (2022)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v24i2.6409

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Laba Akuntansi, Ukuran Perusahaan dan Likuiditas terhadap return saham. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2021.Pemilihan sampel data pada penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling dan dihasilkan sampel sebanyak 66 data sampel. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sumber data sekunder yaitu mengumpulkan laporan keuangan atau annual report(laporan tahunan) yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia atau masing-masing webiste perusahaan. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan analisis yang sudah dilakukan dalam penelitian ini, dapat diambil kesimpulan bahwa laba akuntansi berpengaruh terhadap return saham dengan nilai signifikansi 0,001. Sedangkan ukuran perusahaan dan likuiditas tidak berpengaruh terhadap return saham dengan nilai signifikansi 0,295 dan 0,446.
Corona (Comunitas Rondo Merana): Dominasi Struktur melalui Bahasa Media di Indonesia Setiawan, Yuliyanto Budi
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 24 No. 2 (2022): Desember (2022)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v24i2.6464

Abstract

Topik yang muncul di media tergantung pada bagaimana pemilihan bahasa media yang digunakan. Konten yang diunggah di media, akan mempengaruhi cara pandang konsumen media. Berdasarkan kajian sebelumnya, pemilihan kata dalam bahasa media populer di Indonesia sarat dengan label negatif, ketika media menginformasikan berbagai hal tentang janda (rondo), maka dikhawatirkan khalayak media akan menerimanya, sebagai sesuatu yang dianggap biasa. Menurut catatan peneliti, belum ada penelitian sebelumnya yang mengkaji bahasa media populer yang isinya mengaitkan virus dengan pelabelan dan merendahkan janda. Terdapat kebaruan dalam penelitian ini, karena mengkritisi bahasa lagu dangdut berjudul Corona yang tega menyamakan Corona sebagai Comunitas Rondo Merana (Komunitas Janda Merana). Penelitian ini menggunakan Analisis Wacana Kritis Fairclough untuk mengungkap unsur-unsur ideologis teks lagu tersebut. Penelitian ini menghasilkan beberapa temuan, pertama bahasa lagu ini sewenang-wenang, sehingga kehadiran lagu tersebut jelas tidak etis, dan tidak memiliki empati terhadap janda dan juga korban virus Corona. Kedua, Pelakor sebenarnya terkait dengan karakter seseorang dan tidak boleh disematkan pada janda. Kesimpulannya, ketika pelabelan janda dilakukan, dan digunakan oleh mereka yang memiliki kekuasaan secara struktural dalam masyarakat, maka proses pelabelan janda akan memiliki konsekuensi negatif jangka panjang pada identitas sosial janda.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN ROTI GEMBONG TANDUK DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN pramucitra, sinta; Prihastomo, Natanael Ruddy; Mahendra, Virgian Novi
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 24 No. 2 (2022): Desember (2022)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v24i2.6311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Roti Gembong Tanduk telah melakukan strategi komunikasi pemasaran dengan baik dan benar dalam meningkatkan penjualan. Landasan teori yang digunakan dalam melakukan penelitian ini menggunakan teori Intregrated Marketing Communications yang terdiri dari lima metode, yaitu periklanan, hubungan masyarakat dan publisitas, pemasaran langsung, promosi penjualan, penjualan personal. Dalam penelitian ini dengan beberapa teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara secara mendalam, studi pustaka. Informan dalam penelitian ini terdiri dari empat informan. Teknik penelitian kualitatif yang digunakan penelitian ini mengikuti pendekatan Huberman and milles (1994) Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Roti Gembong Tanduk telah melakukan strategi pemasaran dengan baik, sehingga penjualan yang dilakukan Roti Gembong Tanduk sangat meningkat.
TRADISI SADRAN DI TENGAH PANDEMI COVID-19 (STUDI DI DESA PLUKISAN KECAMATAN CEPOGO KABUPATEN BOYOLALI) Yani, Irma
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 1 (2023): Juni (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i1.4341

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk prosesi upacara sadranan di tengah pandemi covid-19 di desa plukisan. Metode penelitian yang digunakan untuk pengumpulan data adalah diskriptif kualitatif dengan wawancara, observasi, dokumentasi dan studi kepustakaan. Peneliti mengkaji prosesi upacara sadranan di tengah pandemi didesa plukisan dan nilai-nilai filosofis dalam prosesi upacara sadranan di desa plukisan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa masyarakat desa plukisan memiliki keyakinan dan pemahaman yang kuat terhadap tradisi sadranann sehingga masyarakat bersatu padu melestarikan budaya leluhur dengan tetap berpegang pada protokol kesehatan di tengah pandemi, nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam prosesi upacara sadranan merupakan salah satu unsur wadah silaturahim. Kesimpulan yang dapat diambil adalah dengan keyakinan dan pemahaman yang kuat prosesi upacara sadranan di desa plukisan tetap berlangsung dengan ramah di tengah pandemi covid-19 sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan.  AbstractThis study aims to identify the form of the sadranan ceremony procession in the midst of the covid-19 pandemic in Plukisan village. The research method used for data collection is descriptive qualitative with interviews, observation, documentation and literature study. Researchers investigated the sadranan ceremony procession in the midst of a pandemic in Plukisan village and philosophical values in the sadranan ceremony procession in Plukisan village. The results of this study state that the people of Plukisan village have a strong belief and understanding of the sadranan tradition so that the community unites in preserving ancestral culture while still adhering to the health protocol in the midst of a pandemic, the philosophical values contained in the ceremonial procession in Plukisan village are the embodiment of gratitude. to God, praying for ancestral spirits, giving alms, and maintaining relationships with the community because the sadranan ceremony procession is an element of the forum for friendship. The conclusion that can be drawn is that with strong belief and understanding the sadranan ceremony procession in Plukisan village continues in a friendly manner in the midst of the covid-19 pandemic as a form of gratitude to God.
Budaya Praktik Senioritas Di Perumnas Rw.02 Depok Sinaga, Petrus Alesandro
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 1 (2023): Juni (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i1.4207

Abstract

Senioritas menjadi sebuah kata yang memiliki makna ganda. Kebanyakan dari orang-orang menilai seniortias baik bagi kedesiplinan. Tetapi tidak sedikit juga orang yang melihat atau memiliki pandangan bahwa senioritas merupakan hal yang memiliki banyak dampak negaitfnya. Lingkungan perumahan nasional Rw.02 adalah lingkungan perumahan yang biasa pada umumnya. Namun keadaan sosialnya saat dulu lumayan keras. Hingga akhirnya terbentuk budaya senioritas di perumahan nasional Rw.02. Budaya seniortias dalam lingkup lingkungan perumahan ini lebih mengarah ke negatif. Bagaiman perlakuan mereka yang senior terhadap juniornya dinilai tidak baik. Dalam lungkungan Rw.02 ini senioritas yang dijunjung ialah dari factor umur. Tindakan senioritas tidak jauh atau dekat dengan fenomena bullying serta stratifikasi sosial. Di mana mereka yang berumur lebih kecil atau muda menjadi sasaran atau korban dari praktik seniortias. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Hasilnya, terdapat perubahan budaya dalam masyarakat perumahan ini. Senioritas yang dahulu besar sekarang menurun seiring dengan waktu yang telah dilalui. Hal itu dibuktikan dari perilaku mereka yang sudah tua dan masih kecil.
STUDI LITERATUR KEBUDAYAAN KEMISKINAN PADA PENGEMIS DI PERKOTAAN Mahdiyah, Nisrina
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 1 (2023): Juni (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i1.4020

Abstract

Kemiskinan sudah menjadi permasalahan sosial di berbagai negara berkembang, seperti Indonesia. Kemiskinan sejak lama kerap dijadikan sebagai kebudayaan kemiskinan oleh strata bawah, salah satunya yaitu pengemis. Pada penelitian ini dengan menggunakan studi literatur akan mengkaji kebudayaan kemiskinan yang dilakukan pengemis di Indonesia, dengan memaparkan hasil bacaan berupa penelitian terdahulu dan refleksi dari beberapa buku yang terkait. Fokus dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kebudayaan kemiskinan pada masyarakat miskin di beberapa wilayah perkotaan di Indonesia. Penelitian dengan studi literaur ini akan  mengaitkan perspektif milik Oscar Lewis mengenai kebudayaan kemiskinan dengan kebudayaan kemiskinan pada pengemis di perkotaan. Disebutkan pada kajian literatur ini, walaupun penduduk miskin lebih banyak di pedesaan, tetapi di perkotaan juga sering kali ditemui penduduk miskin seperti pengemis. Pertumbuhan kota juga mempengaruhi tingkat kemiskinan pada suatu kota, karena intensitas pertambahan penduduk tinggi tidak diiringi dengan peningkatan fasilitas umum ataupun dari pelayanan sosial, begitupun dengan lapangan kerja dan kesempatan kerja yang kurang merata di tengah pertambahan penduduk.  Kata kunci : kebudayaan kemiskinan; pengemis; kota
MENGKAJI MAKNA SOSIOLOGI BUDAYA MENURUT PERSPEKTIF ISLAM BESERTA TEORI-TEORINYA Rahmah, Nur fitriyah
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 1 (2023): Juni (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i1.4291

Abstract

ABSTRAK  Pada dasarnya, sosiologi budaya (budaya) adalah cabang sosiologi yang mempelajari budaya dari sudut pandang sosial (sosiologis). Kebudayaan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Bahkan, masyarakat tidak mungkin tidak berhubungan dengan hasil- hasil kebudayaan. Islam masuk ke Indonesia tidak dalam kondisi hampa budaya. Telah ada budaya setempat yang berkembang dalam masyarakat Indonesia. Hal ini melahirkan akulturasi budaya antara ajaran Islam dan budaya masyarakat setempat. Di sisi lain, tata cara pelaksanaan ajaran Islam lebih bercorak keindonesiaan (lokal) dan tidak sepenuhnya sama dengan wilayah aslinya di Timur Tengah. Islam mempunyai dua aspek, yakni segi agama dan segi kebudayaan. Dengan demikian, ada agama Islam dan ada kebudayaan Islam. Dalam pandangan ilmiah, antara keduanya dapat dibedakan, tetapi dalam pandangan Islam sendiri tak mungkin dipisahkan. Antara yang kedua dan yang pertama membentuk integrasi. Demikian eratnya jalinan integrasinya, sehingga sering sukar mendudukkan suatu perkara, apakah agama atau kebudayaan. Misalnya nikah, talak, rujuk, dan waris. Dipandang dari kacamata kebudayaan, perkara-perkara itu masuk kebudayaan. Tetapi ketentuanketentuannya berasal dari Tuhan.  
FENOMENA BELANJA ONLINE PADA REMAJA DI MASA PANDEMI COVID-19 Zuraidah, Ken Izzah
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 1 (2023): Juni (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i1.4200

Abstract

Di masa pandemic covid-19 saat ini, mengharuskan segala sector untuk melakukan segala kegiatan dari rumah mulai dari sector ekonomi, social, Pendidikan, dan lain-lain. Apalagi pada saat pemerintah membuat kebijakan seperti pembatasan social berskala besar (PSBB) atau pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang memiliki level yang berkelanjutan untuk memutus rantai penyebaran covid-19 pada saat sedang dipuncak kasus. Selain saat PSBB dan PPKM masyarakat boleh untuk melakukan kegiatan seperti biasa namun tetap menerapkan prosedur protocol Kesehatan seperti memakai masker, mencucui tangan, dan menjaga jarak dimana Masyarakat dapat melakukan kegiatan di tempat yang seharusnya. Pada masa PSBB dan PPKM level 1 hingga 4 seluruh sector perdagangan di mall ditutup, sedangkan diperdagangan luar hanya boleh buka sampai pukul delapan malam. Sehingga banyak pedagang baik yang berjualan  makanan, baju, alat-alat yang diperlukan untuk sehari-hari memilih untuk membuka lapak pada situs online atau online shop. Sejalan dengan perkembangan tekonologi dan informasi saat ini yang semakin maju memberikan kemudahan bagi para pekerja khususnya bagi para pedagang untuk menjual secara online dan juga bagi masyarakat yang bisa merubah perilaku dalam beradaptasi dengan teknologi saat ini memudahkana untuk menjangkau situs-situs atau aplikasi online shop. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi fenomena belanja online pada remaja di masa pandemic. Metode penelitian ini menggunakan kajian atau studi literatur dari penelitian-penelitian terdahulu dan juga relevan dengan judul penelitian. Teori yang yang digunakan juga memiliki kesamaan pada tema penelitian, yaitu teori fenoemenologi oleh A. Schutz.   Hasil dari penelitian ini ialah mayoritas masyarakat lebih memilih menggunakan online shop untuk berbelanja kebutuhan dan keinginan mereka. Adapun beberapa faktor yang mempengaruhi   masyarakat dalam berbelanja online yaitu kenyamanan, kepercayaan,   keamanan, harga yabg terjangkau, dan tidak memakan waktu panjaang.    
AKTIVITAS PEREKONOMIAN ETNIS TIONGHOA DI SIAK SRI INDRAPURA PADA MASA ORDE BARU (1966-1998) Manungkalit, Nurhaini
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 1 (2023): Juni (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i1.3821

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kegiatan ekonomi masyarakat etnis Tionghoa di Siak Sri Indrapura pada masa Orde Baru (1966-1998), dimana ruang gerak masyarakat Tionghoa di seluruh wilayah Indonesia pada saat itu sangat terbatas, secara kombinasi. dengan dikeluarkannya peraturan yang terus mempersempit ruang gerak masyarakat etnis Tionghoa di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang terdiri dari pengumpulan sumber sejarah yang relevan (heuristik), kemudian sumber data yang terkumpul diperiksa atau diteliti keaslian sumbernya, baik dalam bentuk maupun isi (verifikasi), kemudian tahap interpretasi fakta sejarah. ditemukan (interpretasi) dilakukan.) kemudian sejarah ditulis dari semua fakta sejarah yang diurutkan berdasarkan waktu terjadinya (historiografi). Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui apa yang melatarbelakangi kedatangan masyarakat etnis Tionghoa ke Siak, (2) untuk mengetahui bagaimana kegiatan ekonomi masyarakat etnis Tionghoa pada masa Orde Baru di Siak Sri Indrapura, dan (3) untuk mengetahui bagaimana pedagang etnis Tionghoa di Siak Sri Indrapura beradaptasi dengan kebijakan pemerintah pada masa Orde Baru
ANALISIS PENGARUH SITUASIONAL KERJA DAN KOMPETENSI TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA KANTOR BUPATI KABUPATEN PIDIE Akmal, Syamsul
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 1 (2023): Juni (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i1.4356

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Pengaruh Situasional Kerja dan Kompetensi terhadap Efektivitas Kerja Pegawai pada Kantor Bupati Kabupaten Pidie. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh situasional kerja dan kompetensi terhadap efektifitas kerja pegawai di kantor Bupati Kabupaten Pidie serta untuk mengetahui variabel dominan yang berpengaruh terhadap efektivitas kerja pegawai di kantor Bupati Kabupaten Pidie. Penelitian ini dilaksanakan pada kantor Bupati Kabupaten Pidie yang terletak di Jalan Prof Moh. Ibrahim, Sigli, Kabupaten Pidie. Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai kantor Bupati Kabupaten Pidie yaitu 144 orang pegawai, kemudian diambil sampel sebanyak 50% dari populasi atau 72 orang pegawai. Metode pengumpulan data dilakukan melalui kepustakaan dan penelitian lapangan.   Teknik pengumpulan data terdiri dari wawancara dan kuesioner. Dalam menjelaskan hubungan antara variabel independen dengan dependen, model yang digunakan adalah model regresi berganda, yang dapat dinyatakan sebagai berikut :  Å¶ = a + b1X1+ b2X2 + e. Berdasarkan output SPSS diperoleh model regresi berganda dalam bentuk persamaan sebagai berikut: Y =   4.807+ 0.258X1+ 0.180X2.   Variabel Situasional Kerja (X1) mempunyai pengaruh yang paling dominan terhadap Efektivitas Kerja Pegawai Kantor Bupati Kabupaten Pidie. Secara simultan diperoleh nilai Fhitung9.823 > Ftabel3.773, menunjukkan bahwa variabel Situasional Kerja (X1) dan Kompetensi (X2) secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap Efektivitas Kerja Pegawai Kantor Bupati Kabupaten Pidie. Variabel Situasional Kerja (X1) diperoleh nilai thitung 2.731 > ttabel 1.994, artinya bahwa variabel Situasional Kerja (X1) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kerja pegawai pada Kantor Bupati Kabupaten Pidie. Variabel Kompetensi (X2) diperoleh nilai thitung 2.778 > ttabel 1.994, dengan demikian variabel Kompetensi secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Efektivitas Kerja Pegawai pada Kantor Bupati Kabupaten Pidie. Indeks determinasi masing-masing variabel Situasional Kerja (X1) dan Kompetensi (X2) terhadap variabel Efektivitas kerja   Pegawai (Y) diperoleh sebesar 22.2% yang berarti bahwa varisi variabel bebas dapat menjelaskan variabel tidak bebas sebesar 22.2% sedangkan selebihnya yaitu 77.8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.